Anda di halaman 1dari 25

PERAYAAN NATAL POUKAD

Tema: Hari Ini Telah Lahir Bagimu Juruselamat


Yaitu Kristus Tuhan di Kota Daud (Lukas 2:11)
Sub Tema: Karya Damai Sejahtera Allah Hadir
Bagi Semua (Lukas 2:14)

Sabtu, 10 Desember 2016

PANPEL PERMAMA

Jadwal Rangkaian Acara Natal POUKAD


N

Waktu

Kegiatan

Penanggungjaw

ab

15.3016.45

Penyambutan
Tamu

Penerima Tamu
Jofian Anaktototy

16.4517.00

Doa Persiapan

Seksi Acara

17.0017.05

Pembukaan

Master of
Ceremony

17.0517.10

Laporan Ketua
Panitia

MC+Bu Buce
Leasa

17.1017.15

Sambutan
Ketua POUKAD

MC+Ibu Ivon Oley

17.1517.20

Sambutan
Perwakilan Ortu

MC+ Prof. Andy


Piliang

17.2019.35

Ibadah

Liturgos+Pelayan
Firman

19.3519.45

Pemutaran
Video

MC+Seksi Acara

19.4519.55

Tarian Perang
OMDA IMAPA

MC+Bung Bernard

1
0

19.5520.05

Pembagian
Shakes+Bingkis

MC+Seksi Acara

an Natal

I.

II.

1
1

20.0520.20

Doorprize

MC+Seksi Acara

1
2

20.2020.25

Penutup

MC+Seksi
Konsumsi

1
2

20.2520.30

Doa Penutup

MC+Seksi Acara

Susunan Acara
1. Pembukaan
Ucapan Selamat Datang Oleh MC
2. Laporan Ketua Panitia
3. Sambutan-Sambutan
Ketua POUKAD
Perwakilan Orang Tua
4. Ibadah Natal
5. Penutup
Pemutaran Video
Tarian Perang Dari OMDA IMAPA
Pembagian Bingkisan Natal
Tarian Dari OMDA GAMANUSTRATIM
Doorprize
Ucapan Penutup Oleh MC
Tata Ibadah

1. Ajakan Beribadah
Liturgos 1: Malam ini tak seindah malam di
Betlehem. Malam di mana Yesus
dilahirkan. Kandang domba menjadi
rumah-Nya dan palungan hewan
tempat
tidur-Nya.
Dalam
kesederhanaan Ia datang untuk
manusia. Karya damai sejahtera-Nya
Ia nyatakan bagi seluruh ciptaan-Nya.
Liturgos 2: Malam ini tak seindah malam di
Betlehem. Malam di mana Yesus
dilahirkan.
Kain
lampin
menjadi
pakaian-Nya
dan
suara
hewan
kegirangan menyambut kelahiranNya. Dalam kesederhanaan Ia datang
untuk
manusia.
Karya
damai
sejahtera-Nya
Ia
nyatakan
bagi
seluruh ciptaan-Nya.
Liturgos 1: Walaupun dalam kesederhanaan Ia
datang menyapa kita, namun bukti
cinta dan kasih-Nya yang menjadi
alasan kehadiran-Nya. Marilah dengan
penuh sukacita, kita menyambut Dia,
Yesus Kristus Putra Natal. Karena
Dialah Sang Juruselamat kita.
Paduan Suara PERMAMA: Mae Ito Supu Yesus
2. Menghadap Yesus Putra Natal
Trio Hosana: Oh Holly Night
Litugos 1: Dan engkau Betlehem, tanah Yehuda,
engkau sekali-kali bukanlah yang

terkecil
diantara
mereka
yang
memerintah
Yehuda,
karena
dari
padamulah akan bangkit seorang
pemimpin,
yang
akan
menggembalakan umat-Ku Israel
Liturgos 2: Tetapi engkau, hai Betlehem Efrata,
hai yang terkecil di antara kaumkaum Yehuda, dari padamu akan
bangkit bagi-Ku seorang yang akan
memerintah
Israel,
yang
permulaannya sudah sejak purbakala,
sejak dahulu kala.
Liturgos 1: Sesungguhnya, seorang perempuan
muda
mengandung
dan
akan
melahirkan seorang anak laki-laki,
dan
ia
akan
menamakan
Dia
Imanuel.
(Terdengar suara bayi yang menangis
menandakan kelahiran Yesus yang lahir)
Liturgos 2: Hari ini telah lahir bagimu
Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di
kota Daud. Sang juruslamat yang
dinantikan telah lahir; datang dalam
kesederhanaan dan keprihatinan
namun penuh kemuliaan. Marilah
kita bersama-sama datang memuji
dan menyembah Dia.
(Nyanyian KJ 92:1-3 Malam Kudus Ayat 1 hanya
dinyanyikan oleh Anak-Anak Sekolah Minggu,
selanjutnya ayat 2 dan 3 dinyanyikan oleh
jemaat, sambil pembakaran lilin oleh
perwakilan yang telah ditentukan)

1. Malam kudus, sunyi senyap; dunia terlelap.


Hanya dua berjaga terus ayah bunda mesra
dan kudus; Anak tidur tenang, Anak tidur
tenang.
2. Malam kudus, sunyi senyap. Kabar Baik
menggegap; bala sorga menyanyikannya,
kaum gembala menyaksikannya: Lahir Raja
Syalom, lahir Raja Syalom!
3. Malam kudus, sunyi senyap. Kurnia dan
berkat
tercermin bagi kami terus di wajahMu, ya
Anak kudus, cinta kasih kekal, cinta kasih
kekal
Vocal Group: Anak-Anak Sekolah Minggu Seribu
Lilin
3. Votum dan Salam di Malam Natal
(Jemaat Berdiri)
Liturgos 1: Bangsa yang berjalan di dalam
kegelapan telah melihat terang yang
besar, mereka yang diam di negeri
kekelaman atasnya terang telah
bersinar.
Jemaat: Engkau telah menimbulkan banyak
sorak-sorak, dan sukacita yang besar,
mereka telah bersukacita di hadapa-Mu,
seperti sukacita diwaktu panen, seperti
orang-orang bersorak-sorak di waktu
membagibagi jarahan.
Liturgos 2: Sebab kuk yang menekannya dan
gandar yang di atas bahunya serta

tongkat sipenindas telah Kaupatahkan


seperti pada hari kekalahan Midian.
Sebab setiap sepatu tentara yang
berderap-derap dan setiap jubah yang
berlumuran darah akan menjadi
umpan api.
Liturgos 1: Sebab seorang Anak telah lahir untuk
kita, seorang putera telah diberikan
untuk kita, lambang pemerintahan
ada di atas bahunya, dan nama-Nya
disebutkan orang: Penasehat Ajaib,
Allah yang perkasa, Bapa Yang Kekal,
Raja Damai.
Jemaat: Besar kekuasaan-Nya, dan damai
sejahtera tidak akan berkesudaan di
atas tahta Daud dan di dalam
kerajaannya , karena Ia mendasarkan
dan mengokohkannya dengan keadilan
dan kebenaran dari sekarang sampai
selama-lamanya.
Liturgos 1&2: Yesus sebagai bayi natal yang
diurapi akan menerangi ibadah ini
dengan
kemuliaan-Nya,
sehingga
ibadah penghayatan Natal POUKAD
saat ini ditabiskan hanya di dalam
nama Allah yang adalah Bapa, Putra
dan Roh Kudus. Amin
(Nyanyikan bersama, Dia Lahir Untuk Kami,
Sambut Sang Raja dan KJ 109:1-2 Hai Mari
Berhimpun)
KJ 109:1-2 Hai Mari Berhimpun
1. Hai mari, berhimpun dan bersukaria!
Hai mari semua ke Betlehem!

Lihat yang lahir, Raja Balasorga!


Sembah dan puji Dia, sembah dan puji Dia,
Sembah dan puji Dia, Tuhanmu!
2. Terang yang Ilahi, Allah yang sejati,
t'lah turun menjadi manusia.
Allah sendiri dalam rupa insan!
Sembah dan puji Dia, Sembah dan puji Dia
Sembah dan puji Dia, Tuhanmu!

Sambut Sang Raja


Mari kita sambut Sang Raja
Mari kita Puji namaNya
Dia yang maha Mulia
Dia yang maha Kuasa
Yesus,Yesus,Yesus namaNya
Puji Hosana.... 3x Mulia namaNya
Puji Hosana.... 3x Mulia namaNya
Dia Lahir Untuk Kami
Dia lahir untuk kami. Dia mati untuk kami
Dia bangkit untuk kami semua
Dia itu Tuhan kami. Dia itu Allah kami
Dia Raja diatas segala Raja
Dia itu firman Allah yang turun ke bumi
Yang jadi sama dengan manusia
Dia Yesus sobat kami. Dia Yesus Tuhan kami
Sang Penebus Juruslamat dunia
(Jemaat duduk)

4. Penghayatan Kasih Yesus Putra Natal


Solois: Lancyfolia Rumaropen Indahnya Natal
di Hatiku
(Sambil video kelahiran Yesus ditayangkan,
narasi dibacakan, diiringi instrumen lagu
Kau Tuhanku Penebusku)
Liturgos 2: Mari kita renungkan kembali Natal
pertama, saat Kristus dilahirkan,
dimana peristiwa natal ini bukan
terjadi di Yerusalem, melainkan di
kota kecil Betlehem; bukan di istana
mewah melainkan di kandang domba
yang berbau; bukan di singgasana
melainkan di palungan tempat makan
binatang. Apakah memakai jubah
kebesaran?
Tidak,
melainkan
dibungkus dengan lampin. Kristus
lahir dalam kesederhanaan. Dia
terlahir
bukan
dari
keturunan
bangsawan, melainkan melalui garis
keturunan yang tidak sempurna;
Tamar seorang perempuan sundal,
Rahab seorang pelacur, Rut seorang
Moab; yang adalah orang kafir.
Batsyeba
perempuan
yang
melahirkan Salomo karena diperkosa.
Yusuf seorang tukang kayu dan Maria
seorang yang tertindas.
Liturgos 1: Dari garis keturunan yang tidak
sempurna inilah, Kristus lahir. Kristus
lahir dari keluarga tidak berada dan
sederhana. Masih ada lagi, para

gembala yang bukan siapa-siapa,


tidak dikenal, yang dianggap tidak
ber-Tuhan
dipilih
Allah
untuk
merayakan kelahiran bayi Natal
bahkan diutus untuk memberitakan
kabar sukacita yang telah mereka
saksikan. Kristus lahir ditengahtengah mereka yang memiliki status
sosial terendah dalam masyarakat.
Karena itu, marilah kita merayakan
natal dengan kesederhanaan tetapi
bermakna dan berguna bagi sesama.
Seperti para gembala, marilah kita
mengabarkan berita dan makna natal
kepada semua manusia disegala
tempat dan waktu.
Liturgos 2: Berita Natal itu kembali menyapa kita
dengan situasi yang berbeda dari
situasi pada 2000 tahun yang lalu.
Sekarang, Natal berada dalam situasi
dunia
modern;
dimana
ilmu
pengetahuan dan teknologi memiliki
peranan yang sangat penting dalam
kehidupan manusia. Walaupun berada
dalam situasi yang berbeda, namun
berita dan makna natal masih tetap
sama,
yaitu
kedatangan
sang
penyelamat dunia. Tergantung dari
kita sendiri untuk mengahayati berita
dan makna natal sekarang ini.
(Nyanyikan bersama refrein lagu Kau
Tuhanku Penebusku)
Hari bahagia Kau datanglah

Kau lahir di dunia


Kau datanglah Kau datanglah
Kau Penebus dosa
Semuanya bergembira
Dengar kabar bahagia
Engkau datang ke dunia
Kau Penebus dosa
Liturgos 1: Natal kembali menyapa. Natal kembali
bergema. Natal yang sama dengan
situasi yang berbeda. Tentu saja
setiap orang memaknai natal secara
berbeda
pula.
Pusat-pusat
perbelanjaan; mall, department store,
supermarket dan toko-toko kecil sibuk
menata diri dengan pernak-pernik
Natal., memberikan diskon besarbesaran, bahkan memberikan banyak
bonus dan souvenir sebagai hadiah
natal
kepada
siapa
saja
yang
berbelanja.
Stasiun
televisi
menawarkan berbagai program acara
natal yang menarik perhatian. Bahkan
kecanggihan teknologi internet yang
semakin
mudah
diakses
selalu
menawarkan hal-hal yang menarik
bagi kita. Tidak hanya itu, kemeriahan
Natal juga diwarnai dengan pesta
kembang
api
yang
menyilau
diangkasa
dan
mengenyangkan
beribu mata. Namun apakah ini berita
dan
makna
natal
yang
sesungguhnya? Sangat disayangkan
kalau yang menjadi pusat perhatian
kita dalam menghayati Natal adalah

10

hiasan-hiasan yang cantik, baju-baju


yang modis, pohon terang, tetapi
bukan sang bayi yang lahir itu.
Liturgos 2: Marilah kita merayakan natal dengan
kesederhanaan
namun
memiliki
kesan yang dalam. Natal yang dapat
memberikan kebahagiaan kepada
saudara-saudara
kita
yang
berkekurangan
dan
tidak
seberuntung
kita.
Natal
yang
bermakna dan berdampak kepada
semua
orang
disekeliling
kita.
Apakah Dia yang telah datang
dengan
kesederhanaan,
mengharapkan agar ulang tahunnya
dirayakan
dengan
penuh
kemewahan dan kemegahan? Yang
diinginkan-Nya, melalui kelahiranNya kita dapat hidup bersama dan
melakukan apa yang difirmankanNya.
Liturgos 1: Dalam kemuliaanNya Dia datang
untuk kita dan dalam kemuliaanNya
Dia mengharapkan kita hidup dalam
damai sejahtera. Sungguh mulia dan
agung
namaNya.
Pujilah
dan
tinggikanlah Dia.
(Nyanyikan bersama PKJ 2:1-1 Mulia-Mulia
NamaNya)
Mulia, mulia namaNya.
Bagi Yesus kemuliaan, puji, sembah!
Mulia, kekuasaanNya

11

Membri berkat bagi jemaat,


Bersyukurlah!
Pujilah, tinggikanlah Rajamu Yesus.
Dialah selamanya Sang Raja benar!
Mulia, mulia namaNya!
Sang Penebus, Mahakudus, Mahabesar.
Paduan Suara: GAMANUSRATIM White
Christmas
5. Pengakuan Dosa Dan Berita Anugerah
Dari Yesus Putra Natal
(Sambil video tentang perbuatan dosa
manusia ditayangkan melalui infokus,
lampu dipadamkan sebagai simbol
manusia hidup dalam dosa, selanjutnya
narasi pengakuan dosa dibacakan)
Liturgos

Liturgos

1: Seperti gelapnya ruangan ini,


begitulah
gelapnya
hati
kami.
Walaupun terang selalu mewarnai
hidup kami, namun hati ini kadang tak
terang.
Walaupun terang menjadi
dasar bagi tiap langkah kaki kami,
namun kadang terang tak menjadi
dasar tumpuan kaki ini. Walaupun
terang menuntun mata ini untuk
bekerja, namun mata ini kadang tak
memberi terang.
2:
Seperti gelapnya ruangan ini,
begitulah gelapnya hati kami. Hati
yang gelap untuk melihat sesama,

12

untuk memberi, untuk menolong dan


untuk mengangkat mereka yang
hidup sebatang kara, mereka yang
diterlantarkan oleh anak dan orang
tua, mereka yang tertindas karena
ketidakadilan, mereka yang dibunuh
dan
membunuh,
mereka
yang
berjuang dan menengadah tangan
untuk bertahan hidup di jalanan, di
angkutan-angkutan umum, di tempattempat keramaian, diskotik, mall dan
tempat-tempat lainnya. Hati yang
gelap karena ingin menang sendiri, iri,
sombong, dendam dan amarah.
Dalam kegelapan hati ini, kami
datang menghadap Engkau ya Kristus
sumber terang. Kami menantikan
terangMu hadir untuk menerangi
hidup kami. Hadirlah ya Kristus.
Liturgos 1: Sejauh timur dari barat, demikianlah
dijauhkan-Nya kita dari dosa dan
pelanggaran kita. Jauh ke dalam tubir
laut, demikianlah dilepaskan-Nya kita
dari dosa kita. Sebab itu, marilah
dengan penuh kerendahan hati, kita
mengaku dosa kita kepada Kristus
dan memohon pengampunan-Nya.
(Jemaat mengaku dosa sambil diiringi instrumen
lagu Sejauh Timur Dari Barat
setelah pengampunan dosa, lampu
dinyalakan)
Liturgos 2: Hati gelap itu, berubah menjadi
terang.
Tapi,
apakah
dapat

13

memancarkan terang selamanya?


Apakah akan tetap bertahan untuk
menyinari sekeliling kita? Semua tak
akan pernah terjadi, jika tak ada
Kristus sumber terang itu. dalam
kegelapan hati kita, Kristus datang ke
dunia untuk menerangi hati kami
akibat dosa. Tergantung di kayu salib,
adalah wujud kasihNya bagi kita.
Dalam pengasihan-Mu kami mohon
tuntunlah kami untuk melakukan
firman-Mu dalam hidup kami.
Doa Bersama dengan mengucapkan Doa
Fransiskus dari Asisi
Tuhan, jadikanlah aku alat damai sejahteraMu,
Agar di tempat kebencian, aku membawa kasih;
Di tempat penghinaan, aku membawa ampun;
Di tempat perselisihan, aku membawa
kerukunan;
Di tempat kesesatan, aku membawa kebenaran;
Di tempat kebimbangan, aku membawa
pengharapan;
Di tempat kegelapan, aku membawa terang;
Dan di tempat dukacita, aku membawa sukacita.
Tuhan, agar kami tidak hanya ingin dihibur,
tetapi terlebih ingin menghibur.
Tidak hanya ingin dimengerti, tetapi menaruh
pengertian;
Tidak hanya ingin disayangi, tetapi terlebih ingin
mengasihi.
Karena dengan merelakan diri, kami menjadi
kaya;

14

Dengan kehilangan diri, kami memperoleh


selamat;
Dengan mengampuni, kami menerima ampun
Dan dengan mati kami lahir pula untuk selamalamanya. Amin
(Nyanyian KJ 105:1,2 dan 3 Ya Anak Kecil)
1

Ya Anak kecil, ya Anak lembut,


Engkau diutus BapaMu
dan dari sorga mulia
Kau jadi hamba terendah,
ya Anak kecil, ya Anak lembut.

Ya Anak kecil, ya Anak lembut,


segala dosa Kautebus;
Kauhantar kami, umatMu,
ke haribaan BapaMu,
ya Anak kecil, ya Anak lembut.

Ya Anak kecil, ya Anak lembut,


Kau turun dari takhtaMu;
Engkau beri bahagia
pengganti duka dunia,
ya Anak kecil, ya Anak lembut

6. Berita Hidup Baru Dari Yesus Putra Natal


(Jemaat berdiri, sebagai tanda kesiapan
untuk melakukan Berita Hidup Baru)
Liturgos 1: Keselamatan itu telah nyata. Firman
telah menjadi daging, kemuliaan
Tuhan melingkupi alam raya dan

15

terang-Mu telah menyinari hidup


kami. Hati yang beku telah dicairkan.
Mulialah nama-Mu, kami puji Dikau,
seperti
malaikat
yang
mengungkapkan kemuliaan-Mu.
Liturgos 2: Kemuliaan bagi Allah ditempat yang
maha tinggi, damai dibumi diantara
manusia yang berkenan kepada-Nya.
Gloria bagi nama-Mu yang Maha
Kudus.
Engkau
datang
memperdamaikan manusia dengan
diri-Mu. Lihatlah, kesempurnaan kini
telah lahir, bumi penuh dengan
sukacita.
Liturgos 1: Alam raya berkumandang, dari
lembah ke lembah, dari bukit ke bukit.
Sudut-sudut kota dan alam-alam desa
seluruhnya bergemuruh menyuarakan
keagungan Sang Raja yang telah lahir.
Lihatlah, Aku menjadikan segala
sesuatu menjadi baru, itulah FirmanMu yang saat ini telah nyata.
Kemuliaan bagi Engkau ditempat
yang maha tinggi.
(Nyanyikan bersama KJ 101:1-3 Alam Raya
Berkumandang)
1

Alam raya berkumandang, oleh pujian


mulia;
dari gunung, dari padang, kidung
malaikat bergema:
Glo ria, in excelsis Deo!
Glo ria, in excelsis Deo!

16

Hai gembala, karna apa, sambutan ini


menggegar?
Bagi Maharaja siapa, sorak sorgawi
terdengar?
Glo ria, in excelsis Deo!
Glo ria, in excelsis Deo!
Sudah lahir Juruslamat, itu berita
lagunya. Puji dan syukur dan hormat,
dipersembahkan padaNya.
Glo ria, in excelsis Deo!
Glo ria, in excelsis Deo!
(Jemaat duduk)
Paduan Suara Halak Kita: The Lord Bless and
Keep You dan The Majesty And Glory of Your
Name

7. Pelayanan firman

1 Doa dalam bentuk lagu KJ 56:1 Datanglah


Kepadaku Ya Roh Kudus
Datanglah kepadaku, ya Roh Kudus;
Datanglah kepadaku, ya Roh Kudus.
Brilah api dalam hati;
Hidupku penuhilah, ya Roh Kudus. Amin
Pembacaan Firman
3 Khotbah Natal

17

Paduan Suara PAPARISA


8. Persembahan Hidup di Malam Natal
Liturgos 2:
Ada yang memberi karena ingin menguasai;
Ada yang memberi karena merasa berhutang budi;
Ada yang memberi karena ada ketakutan;
Ada yang memberi karena mencari nama;
Ada yang memberi karena ingin mendapat;
Ada yang memberi karena sedang dilihat
sesamanya;
Ada yang memberi karena mencari penghiburan
batin;
Ada yang memberi untuk membungkus kebusukan
hati.
Liturgos 1: Berbahagialah orang yang memberi
karena pengalaman batinnya dengan
Yesus Kristus, sehingga la memberi
dengan penuh sukacita dan bukan
untuk
diberi,
melainkan
untuk
kemuliaan Yesus Kristus!
(Masing-masing membawa persembahan
pada tempat yang disediakan diiringi lagu PKJ
147: ,2 dan 3 Di Sini Aku Bawa Tuhan)
1 Di sini aku bawa, Tuhan,
persembahan hidupku, semoga berkenan.
Berapalah nilainya, Tuhan, dibandingkan
berkatMu yang tlah Kau limpahkan.
Trimalah, Tuhan, O trimalah, Tuhan!
2 Tanganku yang kecil, ya Tuhan,
belum mencari makan sendiri, ya Tuhan.
Terimalah hatiku, Tuhan, menjadi

18

persembahan yang Tuhan perkenan.


Trimalah, Tuhan, O trimalah, Tuhan!
3 Kuingat firmanMu, ya Tuhan,
yang mengajarkan kami mengingat yang
kecil:
Berkati semuanya, Tuhan, supaya
persembahan tetap mengalir trus.
Trimalah, Tuhan, O trimalah, Tuhan!
Liturgos

2:
Marilah
kita
menyerahkan
persembahan kita dalam doa. Dalam
sukacita bersama saat ini ya Yesus
Putra
Natal,
kami
telah
membawakan
persembahan
kepadaMu. Terimalah ya Yesus
Kristus dan berkatilah menjadi
persembahan yang hidup bagi
sesama dan dunia ini. Melalui
peristiwa kelahiranMu ya Yesus
Kristus, kami mohon, pakailah kami
sebagai alat pelayananMu ditengahtengah dunia ini. Amin

Puisi Natal: Anak Sekolah Minggu


9. Syafaat Natal
Paduan Suara
Sejahtera
10.

PERMAMA:

Bagimu

Damai

Berkat Dari Yesus Putra Natal


(Jemaat berdiri dan menyanyikan bersama
KJ 120: 1 Hai Siarkan di Gunung)

19

Reef: Hai, siarkan di gunung, di bukit dan dimana


jua,
hai, siarkan di gunung, lahirnya Almasih!
1. Di waktu kaum gembala, menjaga dombanya,
terpancar dari langit, cahaya mulia.
2. Gembala sangat takut ketika mendengar
Nyayian bala surga gempita menggegar.
Pelayan Firman:
Hidup adalah tantangan
Hidup adalah perjuangan
Hidup adalah keindahan
Hidup adalah impian
Hidup adalah kegembiraan
Hidup adalah pemberian
Hidup adalah penderitaan
Inilah pandangan-pandangan hidup tiap manusia,
namun yang pasti jadikanlah hidupmu sebagai
pemberian terindah untuk Tuhan.
PF: Roma 12 : 1 karena itu saudara-saudara,
demi kemurahan Allah aku menasihatkan
kamu, supaya kamu mempersembahkan
tubuhmu sebagai persembahan yang hidup,
yang kudus dan yang berkenan kepada
Allah; itu adalah ibadahmu yang sejati.
PF:
Pergilah dengan damai sejahtera dan
terimalah berkat Tuhan. Tuhan di depanmu
untuk menunjukkan jalan yang benar. Tuhan
di sampingmu untuk memelukmu dan
melindungimu dari bahaya. Tuhan di
belakangmu untuk menyelamatkanmu dari
rancangan orang jahat. Tuhan ada di
bawahmu untuk menyelamatkanmu jika

20

kamu jatuh. Tuhan ada di dalammu untuk


menghiburmu jika kamu sedih. Tuhan ada di
sekelilingmu untuk membelaimu jika orang
ingin menyerangmu. Allah yang mahakuasa
memberkatimu. Amin
J

AminAminAminAminAmin(2x)
(Lagu Jabat Tangan)
Joy To The World
Joy to the World , the Lord is come!
Let earth receive her King;
Let every heart prepare Him room,
And Heaven and nature sing,
And Heaven and nature sing,
And Heaven, and Heaven, and nature sing.
Joy to the World, the Savior reigns!
Let men their songs employ;
While fields and floods, rocks, hills and plains
Repeat the sounding joy,
Repeat the sounding joy,
Repeat, repeat, the sounding joy.
Feliz Navidad
Feliz Navidad
Feliz Navidad
Feliz Navidad
Prospero Anoy Felicidad
Feliz Navidad
Feliz Navidad
Feliz Navidad
Prospero Anoy Felicidad

21

I wanna wish you a Merry Christmas


I wanna wish you a Merry Christmas
I wanna wish you a Merry Christmas
From the bottom of my heart
We wanna wish you a Merry Christmas
We wanna wish you a Merry Christmas
We wanna wish you a Merry Christmas
From the bottom of our heart
We Wish You a Merry Christmas
We wish you a Merry Christmas
We wish you a Merry Christmas
We wish you a Merry Christmas and a happy new
year
Good tidings we bring to you and your kin
Good tidings for Christmas and a happy new year
We wish you a Merry Christmas
We wish you a Merry Christmas
We wish you a merry Christmas and a happy new
yea

Susunan Pendukung Acara Natal


1 Master of Ceremony
2 Pelayan Firman
Pdt. David Rumayara
3 Liturgos
Jamez Pakniany
Alin Wattimena
4 Penerima Tamu

22

Jofian Anakatoty
Anna Sanmas
Oliv Lesiasel
Dana Batlajery
5 Kantoria
Ninda Albertus
Ella Leha
Maria
6 Pemain Musik
Usi Astrid
Julian Soselissa
Julio Rohi
Riski Taopan
7 Dokumentasi
Nessa Latupeirissa
Algan Lakuy
8 Trio Hosana
9 Anak-Anak Sekolah Minggu Sektor 27
10 OMDA IMAPA
11 OMDA GAMANUSRATIM
12 Paduan Suara Halak Kita Sumatera Utara
13Paduan Suara PAPARISA
14 Paduan Suara PERMAMA
PERSATUAN MAHASISWA MALUKU
(PERMAMA-BOGOR)

Mengucapkan:

23

SELAMAT MERAYAKAN NATAL


25 DESEMBER 2016
&
SELAMAT MEMASUKI TAHUN BARU 2017

DAMAI NATAL BERSAMAMU

24