Anda di halaman 1dari 4

PRA RANCANGAN PABRIK KIMIA METIL KLORIDA DENGAN

PROSES HIDROKLORINASI METANOL MENGGUNAKAN KATALIS


ALUMINA GEL KAPASITAS 15.000 TON/TAHUN

TUGAS AKHIR
Diajukan sebagai salah satu syarat
Untuk memperoleh gelar sarjana Teknik Kimia Jurusan Teknik Kimia

Disusun oleh :
Ismail Sunny
Rifki
Derrian

JURUSAN TEKNIK KIMIA


FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
UNIVERSITAS JAYABAYA
JAKARTA

2016-2017
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Pendirian Pabrik
Perkembangan industri kimia di Indonesia cenderung mengalami peningkatan
pembangunan setiap tahunnya baik secara kuantitas maupun kualitas. Hal tersebut
menyebabkan kebutuhan bahan baku maupun bahan penunjang lainnya akan meningkat.
Pembangunan industri merupakan hal yang sangat penting untuk mengurangi
kecenderungan Indonesia terhadap hasil impor dari luar negeri yang mengakibatkan akan
mengurangi pengeluaran devisa negara khususnya pembangunan dalam bidang industri
kimia yaitu metil klorida.
Metil klorida atau disebut juga merupakan salah satu bahan kimia yang sangat
penting dan biasanya digunakan untuk pembuatan silokon, nahan insektisida, bahan baku
metil selulosa dan bahan anesthetic pada obat-obatan. Kebutuhan metil klorida semakin
meningkat setiap tahunnya yang masih diimpor dari luar negeri. Seitar 13% dari metil
klorida digunakan sebagai pengental dan pengikat dalam obat-obatan, pelengkapan
mandi, dan pembuatan produk formulasi semen. Metil klorida juga digunakan dalam
produksi senyawa surfaktan tertentu seperti dimetil ammonium klorida yang biasa
ditemukan pada pelembut pakaian (Hanbook 2014).
No
1
2
3
4
5
6
7

Industri
Silikon
Tetramethyllead
Buthyl Rubber
Pertanian
Metil Selulosa
Gua ternary amin
Lain-lain

Tahun
1970
38%
38%
5%
19%

1974
50%
30%
5%
15%

1989
74%
2%
7%
6%
5%
24%
(Kirk and Othmer 1997)

Metil klorida (CH3Cl) adalah senyawa gas tidak berwarna yang disertakan sebagai
cariran yang bertekanan rendah. Klorometana dalam jumlah besar diproduksi secara
alamai di lautan melalui sinar matahari terhadap biomassa dan klorin yang terkandung
dalam air laut. Namun, klorometana yang digunakan dalam industry diproduksi secara
sintesis. Kebanyakan klorometana dibuat dengan cara mereaksikan methanol dengan
hydrogen klorida dengan persamaan reaksi sebagai berikut :
CH3OH + HCl CH3Cl + H2O

(Hanbook 2014).

1.2 Kebutuhan Pabrik


Kebutuhan metil klorida sangat besar yang saat ini masih mengimpor untuk mencukupi
kebutuhan di dalam negeri dengan mengimpor dari luar negeri yaitu dari Amerika Serikat
maupun negara Eropa lainnya. Dengan adanya pabrik metil klorida akan menimbulkan
perekonomian melalui keuangan dan penghasilan Negara yang meningkat serta dapat
mngurangi jumlah impor metil klorida yang saat ini masih disuplay dari luar negeri. Hal
positif yang ditimbulkan untuk masyarakat dari pembangunan pabrik ini dapat menciptakan
lapangan pekerjaan sehingga jumlah pengangguran masyarakat Indonesia dapat
diminimalisir.
Bahan baku utama metil klorida yaitu methanol dan hydrogen klorida, bahan baku
tersebut mudah didapatkan dari pabrik-pabrik yang ada di dalam negeri.

panjatkan
kepada
Allah
SWT
Muhammad
serta
Nabi
rahmat
dan
karuniaNya,
penulisan
sehingga
Tugas
Akhir
Tema
yang
dipilih
dalam
kegiatan
praktik
kerja
bulan
Februari
sampai
April
Analisis
2015
Kadar
ialah
dalam
Sediaan
Kaplet
Suplemen
Spektrofotometri
Secara
Novell
Pharmaceutical
Laboratories.
terima
pihak
yang
kasih
telah
kepada
membantu
laporan
yaitu
kepada
Tugas
Akhir
Ibu
Lina
ini,
Noviyanti
dosen
Lina
Indriati,
pembimbing
S.Farm,
dan
Apt
dan
selaku
lapang
pembimbing
serta
Ibu
Armi
Wulanawati,
Koordinator
Keahlian
Analisis
Program
Kimia.
Penulis
juga
kasih
analis
kepada
serta
helper
rekan
staff,
Quality
Control
Pharmaceutical
Laboratories
yang
ucapkan
banyak
terima
keluarga
bapak,
ibu,
segala
dukungannya
baik
semangat,
serta
doa
moril,
materil,
yang
telah
diberikan
PRAKATA
banyak
selama
kerja
lapang,
seluruh
rekan
Kimia
48
mahasiswa
Analisis
anggota
LONPALA
yang
telah
semangat
memberikan
dan
doa.
membantu
kasih
kepada

Beri Nilai