Anda di halaman 1dari 10

MAKALAH ISU GLOBAL YANG ADA DI INDONESIA

PENGHENTIAN SEMENTARA PEMBUKAAN LAHAN GAMBUT RAPP


DINILAI MENGECEWAKAN

DISUSUN OLEH
Dian Agusti Rahman
Zikra

1512061

1512037

PROGRAM STUDI TEKNIK KIMIA BAHAN NABATI


POLITEKNIK ATI PADANG
TAHUN AJARAN 2015-2016

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT karena atas


segala nimat dan hidayah-Nya penulis dapat menyelesaikan makalah
yang berjudul Isu Lingkungan. Salawat serta salam senantiasa
tercurahkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, yang menjadi
tauladan bagi kita semua.
Selesainya makalah ini tidak terlepas dari bantuan berbagai pihak
dan penulis hanya dapat mengucapkan terimakasih atas pengarahannya.
Penulis berharap semoga segala bantuan yang telah diberikan kepada
penulis mendapatkan balasan dari Allah SWT.
Penulis menyadari bahwa dalam makalah ini masih jauh dari
kesempurnaan. Kritik dan sara penulis butuhkan untuk menjadi lebih baik.
Semoga makalah yang sederhana ini mampu memberi manfaat bagi
penulis dan teman-teman lainnya. Terimakasih
Padang, 14 September 2016

Penyusun

DAFTAR ISI
KATA
PENGANTAR................................................................................
........
DAFTAR
ISI ..............................................................................................
........
BAB I
PENDAHULUAN............................................................................
......1
1.1 Latar Belakang.....................................................................................
1.2 Rumusan Masalah...............................................................................
1.3 Tujuan Penulisan .................................................................................
1.4 Manfaat Penulisan ................................................................................
BAB II
PEMBAHASAN..............................................................................
......
2.1 Isu global yang ada di
Indonesia....................................................................
2.2.
Solusi .....................................................................................................
2.3
Hasil.........................................................................................................
BAB III
PENUTUP ....................................................................................
.....
3.1 Kesimpulan..........................................................................................
3.2 Saran....................................................................................................
DAFTAR
PUSTAKA ....................................................................................
.

BAB I
PENDAHULUAN
1.1

Latar Belakang
Dewasa ini banyak isu global yang terjadi di negara kita namun
luput dari perhatian kita. Hal itu dikarenakan kurangnya minat baca
generasi muda. Dari tahun ke tahun tidak nampak adanya perubahan.
Isu global sesungguhnya merupakan isu yang sangat kuas karena
kompleksitas permasalahannya menyangkut aspek-aspek krusial dan
beraneka ragam dari multidisiplin ilmu ekonomi, politik, social dan budaya
dan tentunya dari kelompok ilmu-ilmu eksata yang berkaitan langsung
dengan studi physical environment itu sendiri, seperti: biology, chemistry,
geology, forestry dan sebagainya.
Seiring dengan petambahan penduduk dan perkembangan
berbagai industri, maka isu global sudah harus mendapat perhatian
khusus generasi muda, apalagi para pencari kerja.
Indonesia menjadi salah satu negara berkembang yang disorot oleh
dunia internasional karena jumlah SDM dan SDAnya yang melimpah,
apalagi sekarang ini Indonesia sudah tergabung dalam Masyarakat
Ekonomi Asean (MEA), dimana tenaga kerja kita tidak hanya akan
bersaing dengan yang ada di dalam negeri namun juga luar negeri. Untuk
itulah kami membuat makalah ini agar kami dan para pembaca dapat

bertambah pengetahuannya, sehingga tidak canggung lagi menghadapi


persaingan global.
1.2

Rumusan Masalah
1.
Apakah isu global yang ada di Indonesia?
2.
Apakah solusi dari isu global tersebut?
3.
Apakah hasil yang didapat dari solusi yang diberikan?

1.3
1.
2.
3.

Tujuan Penulisan
Menjekaskan dan mengidentifikasi terkait isu-isu global.
Mengemukakan sulusi dari isu global.
Mengemukakan hasil dari solusi isu global.

1.4

Manfaat Penulisan
Penyusun berharap, setelah membaca makalah Isu Global ini
maka dapat menambah wawasan dan mengetahui isu-isu global saat ini.

2.1 Isu Global

BAB II
PEMBAHASAN

Hasil pertemuan antara Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan


(KLHK), Badan Restorasi Gambut (BRG) dan PT Riau Andalan Pulp and Paper
(RAPP)

dinilai

mengecewakan.

Pertemuan

yang

digelar

pasca

kisruh

penghadangan Kepala BRG, Nazier Foead, masuk ke konsesi PT RAPP di Desa


Bagan Melibur, Pulau Padang, Kepulauan Riau, 5 September 2016 itu belum
mencerminkan ketegasan pemerintah. Dalam pertemuan itu, PT RAPP diminta
menghentikan sementara pembukaan lahan dan kanal di lahan gambut Desa
Bagan Melibur selama tiga bulan sampai peta hidrologis rampung. "Harusnya
pemerintah menghentikan permanen kegiatan pembangunan kanal-kanal di

lahan gambut Pulau Padang oleh PT RAPP," kata Woro Supartinah, Koordinator
Jikalahari.

Dalam

konferensi

pers

di

Jakarta,

Selasa

(13/9/2016),

Woro

mengatakan, salah satu alasan kuat penghentian permanen adalah surat edaran
S 494/MENLHK-PHPL/2015 yang berisi larangan pembukaan lahan gambut. Kisruh
penghadangan Kepala BRG minggu lalu sekaligus mengungkap bahwa PT RAPP
masih melakukan praktik pembukaan lahan gambut. Dasar kedua adalah surat
edaran S 495/2015 tentang instruksi pengelolaan gambut dan surat edaran
Menteri

LHK

661/Menlhk-Setjen/Rokum/2015.

Menurut

dua

surat

itu,

perusahaan HTI dilarang membuka lahan gambut untuk penanaman baru


walaupun sudah mengantongi izin konsesi. PP 71 tahun 2014 juga menyatakan
bahwa gambut dikategorikan rusak bila terdapat drainase buatan di gambut
fungsi lindung serta muka air tanah di gambut fungsi budidaya lebih dari 40 cm.
Jaringan Masyarakat Gambut Riau (JMGR) juga menyayangkan keputusan
penghentian sementara pembukaan lahan dan kanal di Desa Bagan Melibur.
Menurut Isnadi Esnan, Sekjen JMGR, PT RAPP jelas membuka wilayah gambut
yang punya kedalaman 5-12 meter antara Juli-Agustus 2016. "Itu kategori
gambut yang harusnya dilindungi," katanya.

2.2 Solusi
Pemerintah perlu lebih tegas dalam menindak perusahaan yang masih
melakukan perusakan di area gambut. Surat edaran yang diberikan misalnya,
perlu menyertakan sanksi. Selama ini, surat hanya berisi larangan dan
enforcement-nya juga kurang gencar. Korporasi melihatnya sebagai sesuatu
yang tidak wajib. Terkait RAPP, pemerintah harus menindak tegas dengan
mencabut izin dan meminta RAPP merestorasi kawasan. Melakukan pembasahan
kembali pada area gambut yang dikelolanya serta mengumumkan upaya "Phase
out" dari budidaya yang menggunakan drainase di lahan gambut.

2.3 Hasil
Setelah pemerintah bersikap tegas dalam menindak perusahaan yang
masih melakukan perusakan di area gambut, banyak perusahaan yang jera
melakukan

pelanggaran. Surat

edaran

yang

diberikan

misalnya,

perlu

menyertakan sanksi. Selama ini, surat hanya berisi larangan dan enforcementnya juga kurang gencar. Korporasi melihatnya sebagai sesuatu yang tidak wajib.
Jadi saat pemerintah menyertakan saksi maka korporasi akan memberikan
perhatian khusus. Terkait RAPP, stelah pemerintah menindak tegas dengan
mencabut izin dan meminta RAPP merestorasi kawasan. Para pemeran korporasi
tidak akan bisa menganggap remeh peraturan yang telah diteapkan dan
menimbulkan efek jera. Melakukan pembasahan kembali pada area gambut yang
dikelola

serta

mengumumkan

upaya

"Phase

out"

dari

budidaya

yang

menggunakan drainase di lahan gambut. Akan memberikan dampak yang lebih


baik pada lingkunagan dan efisien.

PENUTUP

3.1

Kesimpulan

Hasil pertemuan antara Kementerian Lingkungan Hidup dan


Kehutanan (KLHK), Badan Restorasi Gambut (BRG) dan PT Riau Andalan
Pulp and Paper (RAPP) dinilai mengecewakan. Karena seharusnya
pemerintah menghentikan secara permanen dan menindak tegas pelaku
pembukaan lahan. Karena mereka membuka lahan bahkan di daerah
gambut yang harus dilindungi
Maka dari itu pemerintah harus mengambil beberapa langkah untuk
mengurangi dampak pembukaan lahan gambut dan menindak tegas para
pelakunya.
3.2

Saran

Kita harus selalu memperbaharui sumber informasi kita miliki, agar


saat tes masuk maupun sudah bekerja nanti kita tidak bengong dan
mempermalukan diri sendiri.

DAFTAR PUSTAKA
www.kompas.com
http://kumpulanmakalah94.blogspot.co.id/2016/01/makalah-isu-lingkungan.html