Anda di halaman 1dari 4

HASIL SURVEI AKREDITASI

RSUD H. HANAFIE MUARA BUNGO


TGL. 13 16 NOVEMBER 2016
1. SKP 1
Stempel harus jelas
Tanggal SK Direktur harus dibuat
2. SKP 2
Tulisan pada komunikasi telepon harus huruf besar
semua
Contoh untuk simulasi percakapan dokter dan
perawat
3. SKP 3
7 benar obat disetiap ruang tindakan obat diruangan
(Nurse Station)
Pendelegasian pengaplusan obat dari apoteker ke
perawat
Disetiap ruangan ada minimal. 1 asisten apoteker
4. SKP 4
Pelatihan managemen kamar operasi untuk kepru OK
dan OKE
Pelatihan kamar bedah minimal. 60%
Pelatihan CSSD yang terbaru harus ada
5. SKP 5
Pemeriksaan uji kuman untuk sterilisasi alat
Pemeriksaan uji kuman disemua unit rawat inap dan
penunjang
Pelatihan IPCN Advance
Cuci tangan semua petugas rumah sakit
Dokumentasi cuci tangan dan 5 moment cuci tangan
6. SKP 6
Kebijakan prosedur pengurangan cedera jika sudah
jatuh agar tidak cidera lebih lanjut.

1. HPK 1
Hak pasien harus disampaikan dengan lengkap,
tidak boleh ada yang dihilangkan
Tata naskah stempel harus dipinggir dan harus ada
tanggal.
HPK 7 s.d 11 harus tidak dibuat karena tidak ada
penelitian di RS.
Penjelasan
dan
implementasi
memang
harus
dijelaskan oleh petugas, dan akan dibuktikan
langsung.
MOU dengan Departemen Agama harus ada 5 agama
yang bekerjasama dengan rumah sakit
Kebijakan pengadaan MOU dengan
Hak pasien dalam privasi saat mengantar pasien ke
ruangan (harus dibuat kebijakan dan SPO)
Loker penyimpanan barang berharga pasien harus
ada (harus dibuat kebijakan dan SPO)
Tidak boleh menggunakan nama orang pada tempat
pemasangan CCTV.
Catatan
pada
satpam
tentang
daftar
nama
pengunjung. Solusi pengurangan pintu masuk dan
penambahan jumlah satpam saat ini.
Tempat penyimpanan rekam medis pasien.
Sumpah petugas rekam medis di rumah sakit sendiri.
Leaflet
yang
berhubungan
dengan
hak
dan
kewajiban pasien.
2. HPK 2
Pemilihan second opinion terhadap DPJP harus ada
Edukasi pasien tentang tenaga yang memberikan
pelayanan (dokter, perawat, katim, dll), penggunaan
tempat tidur.
Sk tim nyeri di rumah sakit
3. HPK 3
Buat tim humas pasien dengan dilengkapi kontak
person
Alur penyelesaian complain pasien secara lisan dan
tulisan
sampai
direktur
yang
tidak
bisa
menyelesaikan
4. HPK 4

5. HPK 5
6. HPK 6
Pelatihan Servis excelant yang terbaru 2016 lengkap
dengan daftar hadir dan pelaporannya.
Jalur evakuasi harus dibuat dan menyamaikan secara
efektif
Identitas klarifikasi harus jelas (nama, jam, tanggal
dan paraf petugas)
7. HPK 7
Protap tindakan harus dibuat dan direvisi 2 s.d 3
tahun sekali disampaikan dengan pasien secara
efektif dan jelas.
1. PPI
Tata naskah SK Komite PPI no. surat harus lengkap
Nama petugas gizi yang didalam SK komite PPI
Dokumen tidak boleh dilobangi
Program kerja IPCN harus sesuai SK terbaru
Dokumentasi PPI harus di print, undangan, daftar
hadir, notulen & foto
Notulen rapat harus ditanda tangani notulen dan
diketahui oleh pemimpin rapat.
Tanda silang tidak boleh pada pelaporan harus tanda
contreng atau betul
Laporan ILO belum ada
Program anggaran PPI harus diakomodir/diminta dari
bagian yang mempunyai anggaran masing-masing
Indikator untuk steril alat harus ada
Sterilisasi harus di satu tempat dengan alat yang
sama
Mencuci di loundri harus memakai air panas
Panduan dan SPO pembersihan kamar jenazah dan
ambulance jenazah
MOU penambahan cerobong insensrator masih
dalam proses
Profil PPI
Pelaporan ke direktur harus ditanda tangani oleh
ketua komite PPI
Tata naskah pengetikan harus seragam
Uji kultur sensitifitas kuman dalam penggunaan
antibiotik belum ada
Tempat khusus peracikan obat harus ada dan harus
dibuat surat pendelegasian dari apoteker ke
perawat.
SPO sampling makanan
Pemeriksaan kualitas udara dikamar operasi harus
diperiksa setelah pembangunan gedung

Program vaksinasi karyawan diruangan tertentu.


Tanggal, logo, no. dokumen disesuaikan dengan SPO
yang terbaru
Leaflet berhubungan dengan etika batuk dan APD