Anda di halaman 1dari 45

i

KEMENTERIAN PENDIDIKAN MALAYSIA

kurikulum bersepadu dini

Usul al-Din
Dokumen Standard Kurikulum

Tingkatan 3
Terbitan Terhad
Kementerian Pendidikan Malaysia
Bahagian Pembangunan Kurikulum
Mei 2015
i

Terbitan 2015
Kementerian Pendidikan Malaysia
Hak Cipta Terpelihara. Tidak dibenarkan mengeluar ulang mana-mana bahagian artikel, ilustrasi dan isi kandungan buku ini dalam
apa juga bentuk dan dengan cara apa jua sama ada secara elektronik, fotokopi, mekanik, rakaman atau cara lain sebelum mendapat
kebenaran bertulis daripada Pengarah, Bahagian Pembangunan Kurikulum, Kementerian Pendidikan Malaysia, Aras 4-8, Blok E9,
Parcel E, Kompleks Pentadbiran Kerajaan Persekutuan, 62604 Putrajaya.

ii

v
vi
vii
1

1
2
3
3
3

5
6
6
8
9

9
10
iii

11
11
14
20
26
29
33

iv

RUKUN NEGARA
BAHAWASANYA Negara kita Malaysia mendukung cita-cita hendak:
Mencapai perpaduan yang lebih erat dalam kalangan seluruh masyarakatnya;
Memelihara satu cara hidup demokratik;
Mencipta satu masyarakat yang adil di mana kemakmuran negara
akan dapat dinikmati bersama secara adil dan saksama;
Menjamin satu cara yang liberal terhadap tradisi-tradisi
kebudayaannya yang kaya dan berbagai corak;
Membina satu masyarakat progresif yang akan menggunakan sains
dan teknologi moden;
MAKA KAMI, rakyat Malaysia, berikrar akan menumpukan seluruh tenaga dan usaha
kami untuk mencapai cita-cita tersebut berdasarkan prinsip-prinsip yang berikut:
KEPERCAYAAN KEPADA TUHAN
KESETIAAN KEPADA RAJA DAN NEGARA
KELUHURAN PERLEMBAGAAN
KEDAULATAN UNDANG-UNDANG
KESOPANAN DAN KESUSILAAN

FALSAFAH PENDIDIKAN KEBANGSAAN

Pendidikan di Malaysia adalah suatu usaha berterusan ke arah lebih


memperkembangkan

potensi

individu

secara

menyeluruh

dan

bersepadu untuk melahirkan insan yang seimbang dan harmonis dari


segi

intelek, rohani, emosi dan jasmani, berdasarkan kepercayaan

dan kepatuhan kepada Tuhan. Usaha ini adalah bertujuan untuk


melahirkan

warganegara

berketerampilan,
berkeupayaan
sumbangan

Malaysia

berakhlak
mencapai

terhadap

yang

mulia,

kesejahteraan

keharmonian

dan

berilmu

pengetahuan,

bertanggungjawab
diri

serta

dan

memberikan

kemakmuran

keluarga,

masyarakat dan negara

Sumber: Akta Pendidikan 1996 (Akta 550)

vi

pengajaran dan pembelajaran. Oleh yang demikian

KATA PENGANTAR

diharapkan guru-guru dapat menggunakan dokumen


Kurikulum Bersepadu Dini dan Kurikulum Bersepadu
Tahfiz adalah kurikulum Agama Islam yang dilaksanakan
di

Sekolah Agama Bantuan Kerajaan (SABK) yang

berdaftar di bawah Kementerian Pendidikan Malaysia.


Matlamat menjadikan Kurikulum Bersepadu Dini dan
Kurikulum

Bersepadu

Tahfiz

sebagai

standard ini semaksimum mungkin

supaya matlamat

pelaksanaan KBDKBT untuk melahirkan modal insan


yang menguasai asas ilmu Agama dan bahasa Arab
sebagai

persediaan

untuk

menjadi

ulama

yang

berpengetahuan tinggi dan luas akan tercapai.

kurikulum

kebangsaan adalah untuk melahirkan generasi ulama

Akhir

sekali

Bahagian

Pembangunan

Kurikulum

dan cendekiawan Islam pada masa akan datang.

merakamkan setinggi-tinggi penghargaan dan terima


kasih kepada semua pihak yang telah menyumbangkan

Dokumen Standard Kurikulum Bersepadu Dini dan

kepakaran dan tenaga untuk menghasilkan Kurikulum

Kurikulum Bersepadu Tahfiz merupakan transisi kepada

Bersepadu Dini dan Kurikulum Bersepadu Tahfiz.

pelaksanaan Kurikulum Sekolah Menengah (KSSM)


yang akan dilaksanakan sepenuhnya pada tahun 2017.
Oleh itu kurikulum ini digubal dalam bentuk pernyataan
standard. Pernyataan Standard terdiri daripada standard
kandungan dan standard pembelajaran yang perlu
dicapai oleh murid dalam suatu tempoh persekolahan.

Dokumen Standard Kurikulum ini juga merupakan


sumber rujukan kepada guru dalam melaksanakan

Dr. SARIAH BINTI ABD. JALIL


Pengarah
Bahagian Pembangunan Kurikulum

vii


.
.


.
.



.

.

.
.

:
. \





.
.




1

.




.

.

.

.
/


.

.


.
.

.
.
.
.
. .

.
.


:
.


.

.
.
.
.

.
.
.
.




.

.
.

.
:


:
. .

:
. .
. -
.

.-

.-

- -

.
.

- .-
- .-
- .-
- .-
- .
- .
- .-
- .-
- .
- .-

.
:
.

.
.
.
.
.
.
.
.
.

.

:
.

.

:
.




.
.



.



.
7

.
.
.
.
.
.
.
.
.



.

.

.
.

.

/ .
.
.
.
.
.
.
.
.


.
:
. .
..

.

. :

.
.
8

.
.

.
.
.
.
.
.
.
.
.
.

.
.
.
.

.
.

.
.
.
.
.
.
.
.


( )
.

.
.
.
.
.

.
:
.

.
.
.
.

.
9


.
- .-

10


.1

:
-

.
.
.
.
.
.
.
.

.

.

11

.

.

.

.

.

.
- - .

:
-

.
.
.

.

.

12


:
-

:
- -


:


.
.
.

- .-

.

.

.

.
.
.
.

13


.2


.
.
:

().
:
".
"
.
.
.
.

.
.
(.)
.
.
14


.
.

.
.
().
:
"."

.
.
.
.
4.2

.
.
:
"."
15

"."
.
.
.
:

.
.
"" .
.
.

.
.
.
:
.
"."
16


"."

"."
.
.


:-

.
.
( .)
:
.
"."

.
.
.

:-

.
.
17

().
:
.
"."
"."
.
.
. : .

.

:
.
"."
"."
.
.
18

.
.
:-
( .)
:
" ."
"."
.
.

19


.3

:
.


.
.
.
:
" ".
.
.
.
.

:
.

.
.
.
.
:
20

" ".
" ".
.
.
.
.
:
.

.
.
.
:
" ".
".

"
.
.
.
21

.
.
.
:
" ".
"

".

".

"

.
.

.
.
.
:
" ".
" ".
.

22

.
.
:

.
.
.
.
.
.

.
.
.
:
"" "".
" ".
.
.

23

.
.
:

.
.
.
:
" ".
.
.
.

.
.
.
:
.
.

24


.
.
:

.
.
.
.
:

".
"
.
.
.
.

25

.4

.

:
.
.
.
.
.
.

.
:
.
.
.
.

26

.
.
:
.
.
.
.


.
:
.
.
.

.
.
27


:
.
.
.
.

28

.5

.
.
.
.
.
.

.
.
.
.
.

.
.
.
.
29

.
.
:

.
.
.
.
.

.
.
.
.

.
.
.
.
30

.
.
.
.

.

.
.

.
.
.
.

.
.
.
.
.
31


()





( )


:








:





( )
: :


( )

32

5
6


:

:

.
( )
:

( )
()



:




()
( )
:




()
( )




: -
:

( )

33

11


()

:









( )


:
:




( )

34

35