Anda di halaman 1dari 23

Tugas Ekonomi Manajerial

STRUKTUR PASAR : PERSAINGAN SEMPURNA,MONOPOLI DAN


PERSAINGAN MONOPOLISTIK

DISUSUN OLEH :
KELOMPOK 1
Isnaeni

(A21114013)

Ekawati

(A21114022)

Fauziah Mufidah

(A21114504)

A. Alya Amaliah

(A21114514)

JURUSAN MANAJEMEN
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS HASANUDDIN
2016
KATA PENGANTAR

Segala puji bagi Allah swt. Karena berkat rahmat, taufik dan hidayah-Nya
sehingga kami dapat menyelesaikan makalah Ekonomi Manajerial berjudul
Struktur Pasar : Persaingan Sempurna,Monopoli Dan Persaingan
Monopolistik ini.
Makalah ini membahas tentang struktur pasar secara

terperinci

sehingga diharapkan bahwa pembaca akan lebih memahami tentang


Analisis Permintaann itu sendiri.
Kami menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan
dan masih memiliki banyak kekurangan dan oleh karena itu saran dan
kritik yang membangun tetap kami harapkan untuk perbaikan di masa
yang akan datang.

Makassar, September 2016

Kelompok 1

Ekonomi Manajerial | 2

DAFTAR ISI
Kata Pengantar.....................................................................................2
Daftar Isi...............................................................................................3
PENDAHULUAN.....................................................................................4
A. Latar Belakang............................................................................4
B. Rumusan Masalah.......................................................................4
C. Tujuan Penulisan..........................................................................4
PEMBAHASAN...................................................................................5
A.
B.
C.
D.
E.

Struktur Pasar dan Tingkat Persaingan.......................................6


Persaingan Sempurna.................................................................9
Persaingan dalam Perekonomian Global...................................11
Monopoli....................................................................................13
Persaingan Monopolistik............................................................16

PENUTUP.............................................................................................21
A. Kesimpulan................................................................................21
B. Saran.........................................................................................22
DAFTAR PERTANYAAN...23
DAFTAR PUSTAKA...............................................................................24

Ekonomi Manajerial | 3

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Struktur pasar mengacu pada lingkungan persaingan dimana
pembeli dan penjual produk berinteraksi. Biasanya struktur pasar
dibagi menjadi empat jenis. Pasar Persaingan sempurna pada kutub
ekstrim yang satu, pasar monopoli pada kutub ekstrim yang lain dan
pasar

persaingan

monopolistic

serta

oligopoly

yang

berada

ditengah-tengahnya.
Jenis jenis struktur atau organisasi pasar didefinisikan berdasarkan jumlah
serta ukuran pembeli dan penjual produk, jenis produk yang dibeli dan dijual, tingkat
mobilitas sumber daya, serta tingkat pengetahuan tentang harga, biaya, dan kondisi
permintaan dan penawaran yang dimiliki oleh agen agen ekonomi.
B. Rumusan Masalah
1. Bagaimana Struktur Pasar dan Tingkat Persaingan ?
2. Bagaimana pasar Persaingan Sempurna ?
3. Bagaimana Persaingan dalam Perekonomian Global ?
4. Bagaimana pasar Monopoli ?
5. Bagaimana pasar Persaingan Monopolistik ?
C. Tujuan Penulisan
1. Mengetahui Struktur Pasar dan Tingkat Persaingan
2. Mengetahui pasar Persaingan Sempurna
3. Mengetahui Persaingan dalam Perekonomian Global
4. Mengetahui pasar Monopoli
5. Mengetahui pasar Persaingan Monopolistik

BAB II
PEMBAHASAN
A. STRUKTUR PASAR DAN TINGKAT PERSAINGAN
Ekonomi Manajerial | 4

Dalam dunia nyata, proses dimana tingkat harga dan output ditentukan sangat
dipengaruhi oleh struktur pasarnya. Pasar (Market) terdiri atas pembeli dan penjual
actual maupun potensial suatu produk tertentu. Struktur pasar mengacu
pada lingkungan persaingan dimana pembeli dan penjual produk
berinteraksi.
Biasanya struktur

pasar

dibagi

menjadi

empat

jenis.

Pasar

Persaingan sempurna pada kutub ekstrim yang satu, pasar monopoli


pada kutub ekstrim yang lain dan pasar persaingan monopolistic
serta oligopoly yang berada ditengah-tengahnya.
Jenis jenis struktur atau organisasi pasar didefinisikan berdasarkan jumlah serta
ukuran pembeli dan penjual produk, jenis produk yang dibeli dan dijual, tingkat
mobilitas sumber daya, serta tingkat pengetahuan tentang harga, biaya, dan kondisi
permintaan dan penawaran yang dimiliki oleh agen agen ekonomi.
Ciri ciri pasar di atas digunakan untuk mendefinisikan empat jenis struktur pasar
sebagai berikut :
1. Persaingan sempurna adalah bentuk organisasi pasar dimana (a) terdapat banyak
pembeli dan penjual suatu produk, masing masing terlalu kecil untuk
mempengaruhi harga suatu produk, (b) produknya bersifat homogen, (c) terdapat
mobilitas sumber daya yang sempurna, (d) agen ekonomi meliki pengetahuan
yang sempurna tentang kondisi pasar.
2. Monopoli adalah bentuk organisasi pasar di mana hanya ada satu perusahaan yang
menjual sebuah produk yang tidak memiliki subtitusi dekat.
3. Persaingan monopolistik mengacu pada kasus di mana terdapat banyak penjual
produk yang terdiferensiasi dan perusahaan perusahaan cukup mudah keluar dan
masuk ke dalam industri dalam jangka panjang.
4. Oligopoli adalah kasus ketika terdapat sedikit penjual sebuah produk yang
homogen ataupun terdiferensiasi.
Monopoli, persaingan monopolistic dan oligopoly sering disebut sebagai persaingan
tidak sempurna (Imperfect Competition) untuk membedakannya dari pasar
persaingan sempurna.

B. PERSAINGAN SEMPURNA
Pada bagian ini akan dijelaskan secara rinci arti persaingan sempurna,
memperlihatkan bahwa di dalam persaingan sempurna harga pasar dan kuantitas
sebuah produk ditentukan secara eksklusif oleh kekuatan permintaan dan penawaran
Ekonomi Manajerial | 5

produk tersebut, serta kita akan membahas bagaimana sebuah perusahaan menentukan
tingkat output terbaiknya dalam jangka pendek dan jangka panjang, pada suatu tingkat
harga yang berlaku.
a. Arti dan Nilai Penting Persaingan Sempurna
1. Terdapat banyak Penjual dan Pembeli suatu Produk
Dalam pasar persaingan sempurna terdapat banyak penjual dan pembeli suatu
produk, dan masing-masing penjual dan pembeli terlalu kecil ukurannya
dalam hubungannya dengan pasar. Akibatnya, mereka tidak mampu
memengaruhi harga produk tersebut. Ini berarti bahwa perubahan jumlah
output yang dihasilkan suatu perusahaan tidak akan memberikan pengaruh
yang jelas terhadap harga pasar produk itu.
2. Produk yang dihasilkan bersifat Homogen
Produk yang dihasilkan oleh setiap perusahaan dalam persaingan sempurna
bersifat homogen, identik, atau terstandarisasi secara sempurna. Contohnya
adalah gandum musim dingin kelas A. Sebagai akibatnya, pembeli tidak bisa
membedakan antara output satu perusahaan dengan yang lainnya, sehingga
mereka tidak peduli dari mana harus memperoleh produk tersebut, hal ini tidak
hanya mengacu kepada ciri fisik produk itu, tetapi juga lingkungan tempat
pembelian tersebut dilakukan (misalnya keramahan penjual dan lokasi
penjualan).
3. Dalam pasar persaingan sempurna, mobilitas sumber daya bisa terjadi secara
sempurna. Artinya, pekerja dan faktor produksi lainnya dapat dengan mudah
bergerak secara geografis dari suatu pekerjaan ke pekerjaan lainnya, dan dapat
bereaksi dengan cepat terhadap insentif berupa uang.
4. Pengetahuan tentang Pasar Sempurna
Terakhir, dalam pasar persaingan sempurna, konsumen, pemilik faktor
produksi, dan perusahaan dalam pasar, memiliki pengetahuan yang sempurna
terhadap tingkat harga biaya biaya serta peluang peluang ekonomi secara
umum saat in dan saat yang akan datang.
b. Penentuan Harga dalam Pasar Persaingan Sempurna
Dalam pasar persaingan sempurna, harga sebuah produk ditentukan pada
perpotongan antara kurva permintaan pasar dan kurva penawaran pasar produk
itu. Jika harga pasar suatu produk ditentukan oleh perpotongan kurva permintaan
dan penawaran pasar produk itu, perusahaan dalam persaingan sempurna
merupakan pengambil harga (Price Taker).Artinya, perusahaan tersebut
menerima harga dari produk tersebut apa adanya dan tidak memiliki kekuatan
Ekonomi Manajerial | 6

untuk mempengaruhi harga itu dengan cara mengubah tingkat output dan
penjualan produk.
Gambar 1. Tingkat harga keseimbangan dan Tingkat Permintaan yang
dihadapi perusahaan dalam Pasar Persaingan Sempurna (dimana QD= 625
25P dan QS = 175 + 15P)

Harga keseimbangan bagi produk tersebut, P = $45, ditentukan oleh perpotongan


kurva permintaan dan penawaran dalam pasar persaingan (yaitu dalam perpotongan D
dan S ) yang ditunjukkan oleh titik E. Perusahaan dalam pasar persaingan sempurna
selanjutnya meupakan pengambil harga dan menghadapi kurva permintaan yang
elastisitasnya tak terhingga yaitu d pada tingkat P = $45. Karena perusahaan itu dapat
menjual berapa pun produk yang dihasilkannya pada tingkat P = $45, perubahan
dalam pendapatan total untuk setiap perubahan dalam unit output atau pendapatan
marginal (MR) juga sama dengan $45.
Dengan demikian, kita dapat menggambarkan kurva permintaan produk yang
dihadapi oleh suatu perusahaan bersifat horizontal. Jika harga produk besifat tetap,
perubahan dalam pendapatan marginal (MR) juga besifat tetap dan sama dengan harga
produk tersebut. Dengan kata lain, bagi perusahaan dalam pasar persaingan
sempurna :
P = MR
c. Analisis Jangka pendek Perusahaan Persaingan Sempurna
Dalam jangka pendek, beberapa jenis input(faktor produksi) bersifat tetap dan hal
ini menimbulkan biaya tetap, yaitu biaya yang harus ditanggung, terlepas dari
berproduksi atau tidaknya perusahaan tersebut. Karena itu, meskipun dalam
jangka pendek menderita kerugian, perusahaan tersebut masih tetap lebih baik
berproduksi, sejauh kerugian tersebut lebih kecil dibanding biaya tetapnya. Jadi,
tingkat output paling optimum bagi perusahaan dalam jangka pendek adalah suatu

Ekonomi Manajerial | 7

tingkat di mana perusahaan tersebut memaksimukan labanya atau meminimumkan


kerugiannya.
Tingkat output terbaik bagi perusahaan tersebut adalah pada saat penerimaan
marginalnya (MR) sama dengan Biaya Marginal (MC) jangka pendeknya.

Gambar 2. Analisis Jangka Pendek untuk Perusahaan Persaingan Sempurna

Pada d, tingkat output terbaik adalah 4 unit dan ditunjukkan dalam panel atas oleh
titik E, yaitu ketika P = MR = MC, dan perusahaan tersebut memperoleh laba
Ekonomi Manajerial | 8

sebesar EA = $10 per unit dan laba total sebesar EABC = $40. Pada d panel
bawah, tingkat output terbaik adalah 3 unit dan ditunjukkan oleh titik E yaitu
ketika perusahaan mengalami kerugian sebesar FE = $10 per unit dan kerugian
total sebesar FECB = $30. Pada titik E, perusahaan tersebut meminimumkan
kerugiannya. Titik tutup ditunjukkan oleh titik H. Bagian yang menanjak dari
kurva MC diatas kurva AVC (titik tutup) adalah kurva penawaran jangka pendek
perusahaan itu (bagian kurva MC yang bergaris tebal dan bertanda s pada panel
bawah).
d. Kurva Penawaran Jangka Pendek Perusahaan dan Pasar Persaingan
Sempurna
Jika harga bersifat tetap, kurva penawaran atas sebuah produk dalam suatu pasar
persaingan sempurna dapat diperoleh dengan menjumlahkan secara horizontal
kurva penawaran masing-masing perusahaan dalam pasar.
e. Analisis jangka panjang Perusahaan Persaingan Sempurna
Dalam jangka panjang semua input dan biaya produksi bersifat variable dan
perusahaan dapat menentukan skala pabrik yang optimum atau paling tepat untuk
menghasilkan tingkat output terbaik. Tingkat output terbaik adalah tingkat dimana
harga sama dengan biaya marginal jangka panjang (Long run Marginal
Cost_LMC) perusahaan. Tingkat Skala pabrik yang optimum adalah tingkat
dimana kurva biaya total rata-rata jangka pendek (short run average total Cost
SATC) perusahaan bersinggungan dengan kurva biaya rata-rata jangka panjang
perusahaan pada tingkat output terbaik.
Gambar 3. Keseimbangan jangka panjang dari perusahaan dan industry
persaingan sempurna

Tingkat output terbaik bagi perusahaan dalam pasar persaingan sempurna pada
tingkat output P = $25 adalah 4 unit dan ditunjukkan oleh titik E*, yaitu ketika P =
Ekonomi Manajerial | 9

MR = LMC = titik terendah LAC. Karena perusahaan bisa bebas dan mudah
untuk keluar masuk pasar, semua laba atau kerugian dalam pasar akan hilang
dengan sendirinya, dan perusahaan memproduksi pada titik terendah kurva LACnya. Perusahaan akan beroperasi pada skala pabrik yang ditentukan oleh SATC
pada titik terendahnya sehingga juga tercapai SMC=LMC.

C. PERSAINGAN DALAM PEREKONOMIAN GLOBAL


a. Permintaan dan Penawaarn Domestik, Impor dan harga
Perusahaan domestik yang ada di berbagai industri menghadapi persaingan yang
ketat dari luuar negeri. Kebanyakan barang barang buatan AS, saat ini bersaing
dengan barang sejenisnya dari luar negeri di pasar luar negeri, dan pada gilirannya
bersaing dengan barang buatan dalam negeri di pasar luar negeri.
Gambar 4. Konsumsi, Produksi dan Impor dalam kondisi Perdagangan
Bebas

Jika tidak terdapat perdagangan, keseimbangan terjadi pada titik E, ketika Dx dan
Sx berpotongan, sehingga Px = $5 dan Qx = 400. Jika terdapat perdagangan bebas
dan harga yang berlaku di pasar dunia adalah Px = $3, konsumen domestic akan

Ekonomi Manajerial | 10

membeli AC = 600X, yang terdiri atas AB = 200X yang diproduksi dalam negeri
dan BC = 400X yang diimpor.

b. Nilai Tukar Dolar dan Daya Saing Internasional Perusahaan-perusahaan AS


Pasar valuta asing bagi suatu mata uang misalnya dolar AS, terwujud dan
dibentuk di berbagai lokasi tempat dolar diperjualbelikan dalam mata uang negara
lain.berbagai pusat moneter internasional ini dihubungkan dengan jaringan
telepon dan teleks serta selalu berhubungan satu sama lain. Tingkat dimana mata
uang yang satu ditukar dengan mata uang lainnya disebut nilai tukar. Ini adalah
harga sebuah unit mata uang asing dihitung dalam mata uang domestik. Misalnya,
nilai tukar (R) antara dolar AS dengan euro(), mata uang 12 negara European
Monetary Union-EMU ( Austria, Belgia, Finlandia, Prancis, Jerman, Yunani,
Irlandia, Italia, Luksemburg, Belanda, Portugal, dan Spanyol) adalah jumlah dolar
yang diperlukan untuk membeli satu euro. Artinya R =$/. Jadi R=$/= 1, ini
berarti bahwa dibutuhkan 1 dolar untuk membeli 1 euro.
Dalam system nilai tukar mengambang (Flexible Exchange Rate) seperti yang
dianut AS sekarang ini, harga dollar dari Euro ditentukan oleh perpotongan antara
kurva permintaan dan penawaran pasar Euro.
Gambar 5. Pasar Valuta Asing dan nilai Tukar Dollar

Ekonomi Manajerial | 11

Sumbu vertical mengukur harga dollar dari euro ( R = $/ ) dan sumbu horizontal
mengukur jumlah euro. Dalam system nilai tukar mengambang, nilai tukar
keseimbangan adalah R = 1 dan jumlah euro keseimbangan yang dibeli dan dijual
adalah 300 juta per hari. Ini ditunjukkan oleh titik E yang merupakan
perpotongan kurva permintaan dan penawaran AS atas Euro.
D. MONOPOLI
a. Sumber Terjadinya Monopoli
Monopoli adalah sebuah bentuk organisasi pasar dimana hanya terdapat sebuah
perusahaan

yang menjual produk, padahal produk tersebut tidak memiliki

subtitusi yang dekat.


Ada empat alasan dasar munculnya monopoli, yaitu:
1. Perusahaan mungkin menguasai persedian bahan baku yang dibutuhkan untuk
memproduksi barang.
2. Perusahaan tersebut bisa jadi memiliki hak paten atau hak cipta yang melarang
perusahaan lain menggunakan proses produksi tertentu atau melarang
menghasilkan produk yang sama.
3. Dalam industri tertentu, bisa saja terjadi skala ekonomi (artinya, kurva biaya
rata rata jangka panjangnya bisa menurun) jika jumlah output yang

Ekonomi Manajerial | 12

dihasilkan cukup besar, sehingga hanya terdapat satu perusahaan yang


memenuhi kebutuhan seluruh pasar.
4. Monopoli bisa terjadi akibat adanya hak monopoli pemerintah. Dalam kasus
ini, sebuah perusahaan didirikan sebagai penghasil atau distributor tunggal
sebuah barang atau jasa tetapi harus dibawah regulasi pemerintah.
b. Penentuan harga dan output Jangka pendek dalam pasar Monopoli
Karena seorang monopolis adalah penjual tunggal sebuah produk yang tidak
memiliki subtitusi dekat, ia menghadapi kurva permintaan pasar atas produk itu
yang memiliki kemiringan negatif. Ini berarti bahwa seseorang monopolis dapat
menjual lebih banyak unit produknya hanya dengan menurunkan harga. Karena
itu, pendapatan marginalnya lebih kecil daripada harga produk dan kurva
marginalnya berada dibawah kurva permintaan yang dihadapinnya.
Gambar 6. Penentuan Harga dan Output jangka pendek oleh seorang
Monopolis

Tingkat output paling menguntungkan bagi seorang monopolis dalam jangka


pendek adalah 500 unit dan ditunjukkan oleh titik E, dimana MR = MC pada Q =
500, P = $11 (titik A pada kurva D), dan ATC = $8 (titik F), sehingga monopolis
tersebut memperoleh laba per unit sebesar AF = $3 dan laba total sebesar AFBC =
$1.500 (daerah yang diarsir).
c. Penentuan harga dan output Jangka panjang dalam pasar Monopoli
Dalam jangka panjang, semua input dan biaya produksi bersifat variabel. Dan
seorang monopolis dapat menentukan skala pabrik yang optimum untuk
memproduksi tingkat output terbaik. Seperti halnya dalam kasus persaingan
Ekonomi Manajerial | 13

sempurna, tingkat output terbaik bagi seseorang monopolis ditentukan padda saat
P=LMC, dan skala pabrik yang optimum adalah pada saat kurva SATC
bersinggungan dengan kurva LAC pada tingkat output terbaiknya. Namun, tidak
seperti dalam pasar persaingan sempurna, perusahaan baru terhalang untuk masuk
dalam pasar monopoli, sehingga seorang monopolis bisa memperoleh laba
ekonomis dalam jangka panjang. Karena masuknya perusahaan terhalang, seorang
monopolis juga tidak akan berproduksi pada tingkat terendah kurva LAC.
Ketika monopolis tadi berada dalam kesimbangan jangka panjang, dia juga akan
dan harus berada dalam keseimbangan jangka pendek (MR=SMC), tetapi hal
sebaliknya tidak berlaku.
Gambar 7. Penentuan Harga dan Output Jangka Panjang oleh seorang
Monopolis

Tingkat output paling tepat bagi monopolis tersebut dalam jangka panjang adalah
700 unit dan ditunjukkan oleh titik E, yaitu ketika MR = LMC. Pada Q = 700, P =
$9 (titik A pada kurva D). Monopolis itu mengoperasikan skala pabrik yang
optimum (ditunjukkan oleh kurva SATC dalam figure) pada titik F pada tingkat
biaya rata-rata $5. Monopolis tersebut akan mempeoleh laba jangka panjang per
unit sebesar AF = $4 dan laba total sebesar AFBC = $2.800.
d. Perbandingan Monopoli dengan Persaingan Sempurna
Persaingan sempurna lebih efisien dibanding monopoli hanya jika titik terendah
pada kurva LAC terjadi pada tingkat output yang sangat kecil dibanding
keseluruhan permintaan pasar sehingga banyak perusahann dapat beroperasi dan
hanya jika berproduknya bersifat homogen sehingga persaingan sempurna bisa
terjadi. Sering kali ini bukanlah masalahnya. Artinya, sering kali diperlukan
Ekonomi Manajerial | 14

sebuah operasi berskala sangat besar untuk menghasilkan produk secara efisien,
dan dengan demikian hal tersebut membatasi hanya sedikit perusahaan saja yang
bisa beroperasi.

Gambar 8. Biaya Sosial dari Monopoli

Dalam pasar persaingan sempurna, kurva LMC = LAC mempresentasikan kurva


penawaran pasar. Karena itu, keseimbangan terjadi pada titik E, ketika Q= 1000
unit, P = $6 (titik E pada kurva D), ENG = $5.000 mempresentasikan surplus
konsumen (yaitu perbedaan antara apa yang rela dibayarkan konsumen dengan
apa yang sesungguhnya dibayar untuk 1.000 unit produk tersebut), dan semua
perusahaan mencapai titik impas. Jika pasar tersebut dimonopoli, tingkat output
terbaik adalah 500 dan ditunjukkan oleh titik E, yaitu ketika MR = LMC, dan P =
$11 (titik H pada kurva D). Laba Monopolis adalah HENT = $2.500, surplus
konsumen adalah HTG = $ 1.250. Dengan kerugian masyarakat yang ditanggung
masyarakat (terjadi karena penggunaan sumber daya yang kurang efisien ) adalah
EEH = $1.250.
E. PERSAINGAN MONOPOLISTIK
a. Arti dan Nilai penting Persaingan Monopolistik
Pasar persaingan monopolistik sebagai bentuk organisasi pasar dimana terdapat
banyak penjual dari sebuah produk heterogen atau terdiferensiasi, dan masuk atau
Ekonomi Manajerial | 15

keluarnya perusahaan baru ke dalam industri agak mudah dalam jangka panjang.
Produk terdiferensiasi adalah produk produk yang mirip, tetapi tidak indentik
dan memenuhi kebutuhan dasar yang sama.
Seperti yang tersirat dari namanya, persaingan monopolistik adalah campuran
antara persaingan dan monopoli. Unsur persaingan berasal dari kenyataan bahwa
dalam pasar persaingan monopolistik, terdapat banyak penjual produk yang
terdiferensiasi, dan masing masing terlalu kecil untuk mempengaruhi yang lain.
Unsur monopoli timbul dari produk yang terdiferensiasi (artinya, bahwa produk
yang dijual oleh setiap penjual agak berbeda dengan penjual lainnya). Namun,
kekuatan monopoli yang dihasilkan sangatlah terbatas, karena tersedia bnayak
produk substitusi yang dekat.
b. Penentuan Harga dan Output Jangka Pendek dalam Pasar Persaingan
Monopolistik
Karena perusahaan persaingan monopolistik menghasilkan produk yang
terdiferensiasi, kurva permintaan yang dihadapinya memiliki kemiringan negatif,
tetapi karena terdapat banyak produk subtitusi yang dekat untuk produk itu, kurva
permintaanya sangat elastis terhadap perubahan harga. Elastisitas harga terhadap
permintaan semakin tinggi, kalau diferensiasi produk semakinn sedikit. Seperti
halnya dalam monopoli, karena kurva permintaan yang dihadapi perusahaan
memiliki kemiringan negatif dan linear, maka kurva pendapatan marginalnya
berada di bawah kurva permintaan, yang memotong sumbu harga pada titik yang
sama dan memiliki kemiringan absolut 2 kali lipat kurva permintaan. Seperti juga
perusahaan dalam struktur pasar lain yang telah dibahas, tingkat output terbaik
dari perusahaan monopolistik dalam jangka pendek, dicapai ketika pendapatan
marginal sama dengan biaya marginal, sepanjang harga melebihi biaya variabel
rata-rata.
Gambar 9. Penentuan Harga dan Output Jangka Pendek dalam Pasar
Persaingan Monopolistik

Ekonomi Manajerial | 16

Tingkat output terbaik jangka pendek bagi perusahaan persaingan sempuna adalah
6 unit dan ditunjukkan oleh titik E, ketika MR = MC. Pada Q = 6, dan P = $9 (titik
A pada kurva D) dan ATC = $7 (titik F), sehingga perusahaan tersebut
memperoleh laba per unit sebesar AF = $2 dan laba total sebesar AFBC = $12
(daerah yang diarsir).
c. Penentuan Harga dan Output Jangka Panjang dalam Pasar Persaingan
Monopolistik
Jika perusahaan dalam pasar persaingan monopolistik memperoleh laba dalam
jangka pendek atau akan memperoleh laba dalam jangka panjang dengan
menggunakan skala pabrik yang optimum untuk berproduksi pada tingkat output
terbaik mereka, lebih banyak perusahaan akan memasuki pasar dalam jangka
panjang. Ini berarti kurva permintaan yang di hadapi oleh setiap perusahaan
monopolistik dalam pasar begeser ke sebelah kiri , hingga akhirnya bersinggungan
dengan kurva LAC perusahaan. Jadi, dalam jangka panjang, semua perusahaan
persaingan monopolistik hanya mencapai titik impas dan berproduksi pada bagian
kurva LAC yang memiliki kemiringan negatif (dan tidak pada titik terendah
sebagaimana dalam kasus pasar persaingan sempurna).
Gambar 10. Penentuan Harga dan Output Jangka Panjang dalam Pasar
Persaingan Monopolistik

Ekonomi Manajerial | 17

Tingkat output terbaik bagi perusahaan dalam pasar persaingan monopolistic


dalam jangka panjang adalah 4 unit dan ditunjukkan oleh titik E, ketika MR =
LMC = SMC dan P = LAC = SATC = $6 (titik A), sehingga perusahaan tersebut
mencapai titik impas. Hal ini berbeda dengan tingkat output terbaik 7 unit yang
ditunjukkan oleh titik E, ketika MR = LMC dan P = LAC = $5 (titik E) dalam
keseimbangan jangka panjang pada perusahaan persaingan sempurna.
d. Variasi

Produk

Dan

Beban

Penjualan

Dalam

Passar

Persaingan

Monopolistik.
Dalam pasar persaingan monopolistik, sebuah perusahaan dapat meningkatkan
pengeluarannya untuk meningkatkan variasi produk dan usaha penjualan, agar
dapat meningkatkan permintaan atas produknya dan membuat produknya menjadi
lebih tidak elastis terhadap perubahan harga. Variasi produk mengacu kepada
perubahan dalam beberapa ciri produk yang dilakukan oleh perusahaan persaingan
monopolisstik, untuk menjadikan produknya lebih menarik bagi konsumen.
Misalnya, produsen bisa saja mengurangi kandungan gula dalam sereal untuk
sarapan dan memasukkan hadiah kejutan kecil ke dalam setiap paket produk.
Beban Penjualan (Selling Expenses) adalah semua beban yang dikeluarkan oleh
perusahaan untuk mengiklankan produk, meningkatkan armada penjualannya,
memperbaiki layanan, dan sebagainya.
Gambar 11. Keseimbangan Jangka Panjang Perusahaan Persaingan
Monopolistik dengan Adanya Beban Penjualan

Ekonomi Manajerial | 18

Kurva D dan MR, sebagaimana LAC* dan LMC*, lebih tinggi dibanding yang
ada pada gambar 10 karena biaya variasi produk dan usaha penjualan lebih besar.
Sekalipun dalam jangka pendek usaha-usaha tersebut dapat meningkatkan laba
perusahaan, dalam jangka panjang perusahaan pada titik Impas. Hal ini
ditunjukkan pada titik A*, dimana Q = 5 unit dan P = LAC* = $8, dan MR =
LMC* (titik E*).

Ekonomi Manajerial | 19

BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
1. Jenis jenis struktur atau organisasi pasar didefinisikan berdasarkan jumlah serta
ukuran pembeli dan penjual produk, jenis produk yang dibeli dan dijual, tingkat
mobilitas sumber daya, serta tingkat pengetahuan tentang harga, biaya, dan
kondisi permintaan dan penawaran yang dimiliki oleh agen agen ekonomi.
Berdasarkan strukturnya, pasar dibedakan menjadi pasar persaingan sempurna,
Oligopoli, Monopoli dan Persaingan Monopolistik.
2. Ciri-ciri pasar persaingan sempurna adalah Produk yang dihasilkan oleh setiap
perusahaan

bersifat homogen, identik, atau terstandarisasi secara sempurna,

mobilitas sumber daya bisa terjadi secara sempurna, dan , dalam pasar persaingan
sempurna, konsumen, pemilik faktor produksi, dan perusahaan dalam pasar,
memiliki pengetahuan yang sempurna terdapat tingkat harga biaya biaya serta
peluang peluang ekonomi secara umum saat in dan saat yang akan datang.
3. Perusahaan domestik yang ada di berbagai industri menghadapi persaingan yang
ketat dari luuar negeri. Kebanyakan barang barang buatan AS, saat ini bersaing
dengan barang sejenisnya dari luar negeri di pasar luar negeri, dan pada gilirannya
bersaing dengan barang buatan dalam negeri di pasar luar negeri.
4. Monopoli adalah sebuah bentuk organisasi pasar dimana hanya terdapat sebuah
perusahaan

yang menjual produk, padahal produk tersebut tidak memiliki

subtitusi yang dekat. Ada empat alasan dasar munculnya monopoli, yaitu:
pertama, perusahaan mungkin menguasai persedian bahan baku yang dibutuhkan
untuk memproduksi barang. Kedua, perusahaan tersebut bisa jadi memiliki hak
paten atau hak cipta yang melarang perusahaan lain menggunakan proses produksi
tertentu atau melarang menghasilkan produk yang sama. Ketiga, dalam industri
tertentu, nisa saja terjadi skala ekonomi (artinya, kurva biaya rata rata jangka
Ekonomi Manajerial | 20

panjangnya bisa menuru) jika jumlah output yang dihasilkan cukup besar,
sehingga hanya terdapat satu perusahaan yang memenuhi kebutuhan seluruh pasar.
5. Pasar persaingan monopolistik sebagai bentuk organisasi pasar dimana terdapat
banyak penjual dari sebuah produk heterogen atau terdiferensiasi, dan masuk atau
keluarnya perusahaan baru ke dalam industri agak mudah dalam jangka panjang.
Produk terdiferensiasi adalah produk produk yang mirip, tetapi tidak indentik
dan memenuhi kebutuhan dasar yang sama.
B. Saran
Pengetahuan tentang Struktur pasar adalah salah satu materi penting dalam ekonomi
manajerial dan dapat membantu decision maker dalam pengambilan keputusan sesuai
struktur pasar dimana peusahaan mereka berada sehingga dalam hal ini mahasiswa
harus benar-benar memahami materi tersebut agar dapat mengambil keputusan yang
tepat di masa yang akan datang.

DAFTAR PERTANYAAN
1. Apa yang dimaksud dengan Struktur pasar dan bagaimana jenis-jenis pasar
berdasarkan struktur pasarnya ?
2. Bagaimana ciri-ciri pasar Persaingan Sempurna ?
Ekonomi Manajerial | 21

3. Bagaimana Penentuan harga dalam pasar persaingan sempurna ?


4. Bagaimana kemampuan perusahaan dalam pasar persaingan sempurna dalam
mempengaruhi tingkat harga ?
5. Diketahui :
QD = 625 25P
QS = 175 + 15P
Berapakah tingkat harga pada pasar persaingan sempurna ?
6. Bagaimana ciri-ciri Pasar Monopoli ?
7. Apa-apa saja sumber terjadinya Monopoli ?
8. Bagaimana kemampuan perusahaan dalam pasar Monopoli dalam mempengaruhi
tingkat harga ?
9. Bagaimana ciri-ciri pasar persaingan Monopolistik ?
10. Bagaimana cara perusahaan dalam pasar persaingan monopolistic membuat
produknya menjadi lebih tidak elastis terhadap perubahan harga ?

DAFTAR PUSTAKA
Salvatore, Dominick.2012.Managerial Economics dalam Perekonomian
Global.Salemba Empat : Jakarta.

Ekonomi Manajerial | 22

Ekonomi Manajerial | 23