Anda di halaman 1dari 12

PERTANYAAN DAN JAWABAN PRESENTASI

PERKEMBANGAN PESERTA DIDIK

KELOMPOK 1
Materi : Karakteristik dan perbedaan individu
Sesi Tanya jawab :
1. Bagaimana kita memerlakukan orang dewasa yang bersikap kekanakkanakan? (Jumartina)
Jawab

:
Kita harus memerlakukan dengan baik, dan merangkulnya

atau tidak membedakan nya, karena pada dasarnya, kenapa anak tersebut
memiliki sikap yang demikian? Itu karena linkunganlah yang memaksakan dia
untuk bertindak demikian, terutama linkungan keluarga yang mendidik si
anak tersebut dari kecil ( Dea Fitri K,)
2. Kenapa orang bisa susah bersosialisasi? (Vionita Oktari)
Jawab

:
Salah satu faktor besar yang mempengaruhi penyebab orang

tersebut kurang sosialisasi yaitu faktor linkungan teman sebaya dan faktor
linkungan keluarga. Kalau faktor linkungan teman sebaya, mungkin kaarena
besarnya pengaruh teknologi media sosial, yang menyebabkan si anak
tersebut lebih fokus kepada dunia tersebut daripada dunia yang lebih nyata,
sehingga si anak tersebut menjadi antisosial. Faktor kedua yaitu keluarga,
faktor ini biasanya dipengaruhi cara bersosialisasi di dalam keluarga misalnya
apakah di keluarga tersebut menanamkan nilai demokratis atau tidak pada
setiap pengambilan keputusan. Dan apabila kita menemukan salah satu teman

kita bersikap demikian, kita seharusnya merangkulnya bukan dijauhi dan


menganggap dirinya aneh. (Bekti Vidya Harjo P)
Materi : Perkembangan nilai, moral dan sikap
Sesi Tanya jawab :
1. Bagaimana cara mengatasi anak yang memiliki moral yang baik akan tetapi
sikapnya buruk? (Renny S)
Jawab

Dalam menangani permasalah ini kita harus mengatahui

moral dan sikap. moral adalah ajaran tetang baik, buruk perbuatan dan
kelakuan, akhlak dan sebagainya. Sikap adalah kesediaan bereaksi individu
terhadap suatu hal. Oleh sebab itu moral lah yang menentukan sikap itu.
Dalam menangani masalah ini kita harus merangkul anak tersebut dengan
pendekatan persuasif, sehingga lambat laun anak tersebut dapat berubah
menjadi baik. Selain itu dengan pendekatan persuasiflah kita akan tahu
penyebab anak itu

kenapa berbuat demikian apakah karena faktor

linkungankah, atau dari keluarganya. Sehingga pada akhirnya dapat


membimbing anak tersebut kea rah yang benar. (Nur Cahyani)

2. Apakah linkungan juga mempengaruhi perkembangan? (Husna)


Jawab : Linkungan memang mempengaruhi dalam perkembangan, karena
linkungan meningkatkan pemahaman dalam menilai memilik moral dan
bersikap, seperti kata pepatah, apabila kita berteman dengan tukang parfum
kita akan ikut wangi, namun apabila kita berteman dengan tukang las kita pun
akan terpecik apinya. Jadi, pengaruh linkungan berperan penting dalam
perkembangan (Cindy Yulia Artha Prasetya)

KELOMPOK II
Materi : Perkembangan kehidupan pribadi
Sesi tanaya jawab :
1. Apa yang menyebabkan pada anak yang perilakunya tidak sesuai dengan
lingkungan tempat ia beradaptasi, contohnya ada pada anak yang sehabis dari
pesantren perilakunya tidak menunjukkan anak keluaran pesantren yang pada
semestinya ? ( Dea fitri kinanti )
Jawab : Yang menyebabkan hal tersebut dapat terjadi adalah ada pendapat
yang mengatakan bahwa itu semua adalah tergantung dari niat apabila dari si
anak tidak niat yang kuat dalam dirinya maka apa yang diberikan kepaqdanya
tidak akan teralisasi dalam dirinya. Dari hal tersebut juga dapat menyangkut
pautkan mengenai kehendak dari orang tua yang tidak dapat untuk selalu
memaksakan kehendak terhadap anak, sebagai orangtua seharusnyalah
mengetahui bakat anak apa kesenangannya di maa sehingga ia mempunyai
perasaan untuk melakukan tugasnya dilingkungan manapun ia berada dan
tentunya dengan pengarahan yang baik ,dan sambil berdoa kepadanya
sehingga hidayah itu ada pada si anak dan apabila memang dia berada pada
tempat yang kurang nyaman baginya lama kelamaan ia pun akan
menumbuhkan perasaan terhadap lingkungannya sehingga ia dapat merasakan
kenyamanan dan antara lingkungan dengan dirinya dapat terealisasikan.
Kemudian ada juga yang mengatakan bahwa hal tersebut dapat terjadi dari
orangtua yang ia menyeru kepada kebaikan anaknya tetapi ia belum
memberikan tauladan terlebih dahulu kepada anaknya, sehingga tidak
terealisasikan kepada diri anak tersebut perihal lingkungan ia tempat
beradaptasi.

2. Bagaimana apabila pada pembiasaan yang diperlukan dalam upaya


pengembangan kehidupan pribadi diantaranya ada satu aspek yang tidak dapat
terealisasikan pada kehidupan pribadi tersebut ? ( Jumartina )
Jawab : Jikalau ada kekurangan atau ada aspek yang tidak dapat terealisasikan
pada upaya pengembangan kehidupan pribadi tersebut adalah sesungguhnya
pada pengembangan kehidupan pribadi tersebut tetap akan berjalan, tetapi
hanya saja perjalanan pengembangannya tidak akan sistematis sebaik apabila
semua aspek yang ada terealisasikan terhadapi diri pribadi tersebut, misalkan
pada anak yang pintar dalm akademik tetapi ia kurang memiliki sosialisasi di
masyarakat yang kurang maka akan ada kesenjangan sosial di lingkungannya
yang itu berdampak kurang baik pada hakikat manusia yang mana kita ini
termasuk individu sosial yang kita membutuhkan bantuan orang lain pada
kehidupan kita.
KELOMPOK III
Materi : Pertumbuhan dan perkembangan remaja
Sesi Tanya jawab :
1.

Mengapa pada klasifikasi kebutuhan, kebutuhan individu-sosial dengan


kebutuhan primer dipisahkan padahal seseorang sebagai individu maupun
sosial tentu memiliki kebutuhan individu yang termasuk di dalamnya ?
( Arnika bahri )
Jawab : Karena pemisahan tersebut berdasarkan kategori yang berbeda.
Kebutuhn individu-sosial dimaksudkan untuk berinteraksi dan bersosialisasi
dengan sesamanya, sedangkan kebutuhan primer merupakan kebutuhan
sehari-hari yang diantaranya sandang, pangan, dan papan yang wajib dipenuhi

bila tidak dapat mengancam kehidupan seseorang tersebut. ( Rizka hayati )


2. bagaimana perubahan kelamin atau psikologis alami perempuan menjadi lakilaki atau sebaliknya ? ( Reza fahlevi )

Jawab : Dalam tubuh manusia pasti terdapat sistem-sistem dalam tubuh yang
berbeda. Dan dari situ bisa ada hormon-hormon yang harusnya tidak ada
menjadi ada. Jadi hal tersebut yang dapat mempengaruhi psikologis seseorang
dari perempuan menjadi laki-laki dan befitu juga sebaliknya. ( Reny septiana )
3. Apa yang menjadikan dasar perbedaan penetapan usia remaja untuk setiap
ilmuan ? ( Desy meliawati )
Jawab : karena setiap ilmuan memiliki kriteria sendiri dalam menentukan usia
remaja dengan mengambil sample didaerah tertentu. ( Anita sari SW )

KELOMPOK IV
Materi : pertumbuhan fisik peserta didik
Sesi Tanya jawab :
Pertanyaan 1.
a. Seorang remaja putri mengalami yang namanya menstruasi. Pada menstruasi
menyebabkan timbulnya jerawat pada wajah remaja putri. Hormon apakah
yang menyebabkan timbulnya jerawat pada remaja putri tersebut ? ( Sari,
kelompok 6 )
b. Apakah ada faktor faktor lain yang menyebabkan pertumbuhan fisik pada
remaja selain dari stress ?( Sari, kelompok 6 )
Jawaban (Andi Rima Sartika) :
a. Salah satu penyebab timbulnya jerawat adalah hormon. Hormon yang
mempengaruhi timbulnya jerawat pada remaja putri adalah hormon androgen.
Oleh sebab itu, jerawat hormonal sering diderita oleh mereka yang masih
remaja dan sedang menstruasi. Namun ada penyebab lain timbulnya jerawat
yaitu stress, kurangnya menjaga kebersihan diri karena sering beraktifitas

diluar ruangan, mengkonsumsi kacang-kacangan dan lain sebagainya.( Andi


rima ssartika )
b. Ya ada. Stress bukanlah salah satu faktor pada pertumbuhan fisik pada remaja.
Namun, faktor-faktor yang mempengaruhi selain itu adalah keluarga, gizi,
status sosial ekonomi, kesehatan dan jenis kelami. Misalnya saja pada
keluarga, seorang remaja yang selalu dibentak/dimarah oleh kedua orang
tuanya akan mempengaruhi pertumbuhan psikisnya dan menghambat pula
pada pertumbuhan fisiknya. Lalu gizi yang berkaitan erat dengan status sosial
ekonomi, jika remaja yang terlahir dari keluarga yang status sosialnya tinggi
(kaya) otomatis orang tua dari remaja tersebut akan memberikan gizi yang
baik kepada anaknya dengan memberikan makanan 4 sehat 5 sempurna.
Berbeda dengan remaja yang terlahir dari keluarga yanng berstatus sosial
ekonomi rendah (miskin), orang tuana tidak mampu memberikan makanan
yang bergizi dengan anaknya tersebut, sehingga pertumbuhan fisik anak
tersebut terhambat.( Andi rima sartika )
Pertanyaan 2.
Bagaimana cara anda menyikapi remaja yang masih berfikiran seperti anak
anak dan begitupun sebaliknya jika anak - anak yang telah berfikiran seperti
orang dewasa ? Masita Novianty (Kelompok 5)
Jawab : Berfikir dewasa adalah suatu proses dimana seseorang sudah bisa
memahami diri sendiri dan memahami variasi sifat-sifat dari orang lain. Selain
itu juga mereka juga dapat bersifat objektif dalam menilai dan memandang
suatu hal. Seorang anak yang sudah bisa berfikir dewasa sangat penting dalam
kehidupan karena mereka akhirnya bisa menjadi pribadi yang baik bagi orang
lain. Seseorang dikatakan belum berfikir dewasa apabila masih ada sifat-sifat
seperti manja, selalu mencari perhatian ataupun egois. Hal ini bisa berakibat
buruk kepada hubungan si anak dengan orang lain karena mereka akan selalu

mementingkan dirinya sendiri. Cara mengatasi anak yang seperti ini adalah
dengan membimbing mereka agar bisa memahami diri mereka sendiri. Lalu,
memberi tahu mereka dampak dari sifat mereka tersebut serta membantu
menanamkan rasa tanggung jawab misalnya dengan memberi mereka
kesempatan untuk menjadi pemimpin. (Nur Fadillahtul Jannah)
Pertanyaan 3.
Remaja pada umumnya yang bersekolah memiliki tugas-tugas dari guru
sehingga membuat mereka mudah menjadi stress. Apakah faktor stress
tersebut berdampak secara langsung pada pertumbuhan fisik remaja tersebut ?
Jelaskan !( Irmayasari, Kelompok 6 )
Jawab : Pertumbuhan fisik adalah perubahan fisik yang terjadi dan merupakan
gejala primer dalam pertumbuhan remaja. Perubahan-perubahan fisik
meliputi; perubahan ukuran tubuh, perubahan proporsi tubuh, munculnya ciriciri kelamin primer dan ciri kelamin sekunder. Stress adalah merupakan suatu
kondisi ketegangan yang akan bisa mempengaruhi emosi, proses berpikir dan
kondisi diri seseorang. Stress yang terlalu besar dapat mengancam
kemampuan seseorang untuk menghadapi lingkungannya. Stress bisa
berdampak langsung pada pertumbuhan fisik remaja.
Hormon stres yang dikeluarkan tubuh ketika beban berlebihan datang, hal ini
akan bisa memengaruhi kemampuan kelenjar thymus untuk menstimulasi dan
mengatur aktivitas leukosit (sel darah putih). Terganggunya aktifitas sel darah
putih ini lah yang akan bisa menurunkan imunitas dan daya tahan tubuh akan
menurun. Salah satu fungsi leukosit ini adalah memerangi berbagai jenis virus
bakteri yang masuk ke dalam tubuh. Bila terganggu maka otomatis tubuh
akan lebih mudah untuk terserang berbagai jenis penyakit yang berkaitan
dengan imunitas tubuh sendiri yang akhirnya akan berdampak pada
pertumbuhan fisiknya.( Prita pratiwi biantoro )

KELOMPOK V
Materi :
Sesi Tanya jawab :
1

. Jelaskan perbedaan orang terdidik, cerdas and intelektual? (penanya : Prita


pratiwi)

Jawab :
1

Terdidik memilki ciri-ciri yaitu 1. Lebih bangga berkompetensi (memiliki


ilmu pengetahuan yang baik 2. Lebih bangga berdisiplin 3. Lebih tahan
mental menghadapi kesulitan dalam hidup 4. Lebih jujur dan dapat dipercaya
(karakter yang baik dan integeritas yang baik) 5. Lebih memiliki pola pikir
yang rasional dan ilmiah 6. Lebih bangga bertanggung jawab 7. Lebih terbiasa
bekerja keras 8. Lebih memiliki kepedulian terhadap sesamanya 9. Not
Conflict but consensus (Lebih mengutamakan berdiskusi daripada berdebat)
10. Lebih hormat pada aturan 11. Lebih menghormati hak-hak orang lain 12.
Lebih memiliki moral etika yang baik 13. Lebih suka bekerjasama dalam team
14. Selalu lebih membuat persiapan sebelum bekerja 15. Lebih rendah hati
dan tahu berterimakasih 16. Lebih memiliki rasa percaya diri 17. Lebih

menjaga harkat dan martabat keluarga.


kecerdasan adalah kemampuan general manusia untuk melakukan tindakantindakan yang mempunyai tujuan dan berpikir dengan cara rasional. Selain
itu, kecerdasan dapat ju ga diartikan sebagai kemampuan pribadi untuk
memahami, melakukan inovasi , dan memberikan solusi terhadap dalam

berbagai situasi. Dan cerdas belum tentu intelektual serta cerdas belum tentu
3

berani tampil di depan umum


intelektual adalah istilah umum yang digunakan untuk menjelaskan sifat
pikiran yang mencakup sejumlah kemampuan, seperti kemampuan menalar,
merencanakan, memecahkan masalah, berpikir abstrak, memahami gagasan,
menggunakan bahasa, dan belajar. Kecerdasan erat kaitannya dengan
kemampuan kognitif yang dimiliki oleh individu. Kecerdasan dapat diukur
dengan menggunakan alat psikometri yang biasa disebut sebagai tes IQ. Ada
juga pendapat yang menyatakan bahwa IQ merupakan usia mental yang
dimiliki manusia berdasarkan perbandingan usia kronologis. Dan inteletual itu
pasti cerdas serta berani tampil di depam umum.

Apa perbedaan antara bakat dan kesukaanan ? Bagaimana cara


mengembangakan bakat anak yang tidak terlihat ? (penanya : Rizka Hayati)
Jawanb :
1 Bakat adalah dasar seseorang untuk belajar dalam tempo yang relatif
pendek dibandingkan dengan orang lain, dan hasilnya lebih baik.
Bakat juga potensi yang dimiliki seseorang sebagai bawaan sejak lahir.
Sedangkan kesukaan adalah sesuatu yang tidak tetap dan dapat
berubah-ubah sesuai dengan hasrat diri. Namun jika kesukaan terus2

menerus dilatih lama-kelamaan akan menjadi hobi dan suatu keahlian.


Cara mengembangkan bakat anak yang tidak terlihat
a Melihat tingkah laku anak. Seperti harus mengetahui anak
b
c

lebih berminat pada hal-hal apa ?


Mengikuti perkembangan anak dengan cermat
Memberikan berbagai macam stimulus atau rangsangan pada
anak, misalnya dengan memberikan les atau permainan yang

d
e

variatif
Melakukan tes psikologi (tes bakat)
Jangan memaksakan kehendak pada anak, yang harus
diutamakan adalah minat bakat anak

Dukungan dari dalam keluarga, lingkungan dan lingkungan


pendidikan adalah hal yang sangat penting untuk menunjang

bakat anak.
Berikan fasilitas yang memadahi untuk mengembangkan
bakatnya.

KELOMPOK VI
Materi : Perkembangan social dan bahasa
Sesi Tanya jawab :
PERTANYAAN
1. Dari : Ryan hadi syahputra
Bagaimana cara mengatasi remaja yang susah menyesuaikan diri dengan
Lingkungan?
Jawab:
Kita sebagai guru harus membantu siswa tersebut agar bisa bersosialisasi
dengan orang lain juga dengan teman-temannya. Misalkan dengan cara kita
membentuk kelompok belajar agar siswa tersebut terbiasa dengan temannya
sehingga dia akan terbiasa bersosialisasi dengan teman-temannya yang lain.
Sebagai siswa juga harus menerima tanpa memilih-milih teman, baik dari segi
reputasi, status sosial, penampilan maupun prestasi. Sebaliknya sebagai siswa
kita harus saling mendukung, dan selalu membuka diri untuk teman-teman
yang lain.
2. Dari : Annisa nur adnin
Bagaimana

pergaulan

remaja

dalam

menetapkan

pilihan

kelompok

berdasarkan moral dan social ekonomi ?


Jawab :
Moral adalah kebiasaan atau tingkahlaku atau perbuatan suatu individu entah
itu baik atau buruk. Misalnya saja beberapa anak di kelas yang tidak

menyukai guru yang sama membentuk kelompok, sehingga setiap jam


pelajaran guru tersebut membuat onar atau keributan sehingga mengganggu
waktu pelajaran. Disini, guru sebagai pengajarlah yang harus mengintrospeksi
diri, apa yang kurang dari dirinya, sehingga anak-anak tersebut tidak suka
sewaktu dia mengajar. Contohya saja dari segi, model pembelajarannya yang
tidak menyenangkan atau juga si guru tersebut terlalu keras dalam mengajar.
3. Dari : Andi rima
Faktor perkembangan umur anak 3-4 tahun berbahasa dengan dewasa tetapi
jarang bersosialiasasi diluar dan bagaimana anak yang memiliki IQ tinggi ?
Jawab :
Walaupun anak itu jarang bersosialisai diluar tetapi ia mempunyai keluarga
dirumahnya dan itu bisa berpengaruh dalam ia berbahasa lalu biasanya anak
yang seperti itu anak yang sering ditinggal ibunya bekerja dan dititipkan ke
penitipan anak

atau pengasuh anak. Anak yang ber-IQ tinggi, seperti

orang dewasankarena dia mencontoh orang-orang dewasa yang ada di


sekitarnya. Contohnya ada anak kecil yang sudah tau cara merokok.

KELOMPOK VII
Materi : perkembangan emosi
Sesi Tanya jawab :
Pertanyaan
1. Nur Fadillahtul Jannah
Pertanyaan : Apa dampak kekerasan orang tua terhadap anak
Jawab : Dapat menyebabkan terganggunya mental dan psikologis, sehingga
anak cenderung tumbuh menjadi seorang pemberontak dikarenakan adanya
kekerasaan fisik dari orang tuanya. Lingkungan anak akan berpengaruh,

misalnya saat berteman dengan orang lain ada yang melakukan kesalahan
sehingga ia cenderung melakukan kekerasan terhadap anak
2. Rizki Facthurrozi
Pertanyaan : Bagaimana cara mengatasi emosi yang tidak terkontrol
Jawab : Ketika sudah marah sebaiknya darus DIAM. Jangan biarkan
mulut mengeluarkan suara atau kata-kata yang tidak sopan kemungkinan hal
ini terjadi secara refleks. Tetapi sebenarnya masih bisa dikontrol atau
dikendalikan. Selanjutnya ambil nafas panjang dari rongga hidung, tahan
selama 10 detik, lalu lewat mulut kenapa demikian, ketika marah, darah
mengalir keatas, tapi waktu kita ambil nafas, oksigen akan masuk keruang
otak dan akan membuat kita menjadi rileks dan tenang.