Anda di halaman 1dari 13

Indikator Keterampilan Berfikir Kritis:

1.1 Memfokuskan pertanyaan


- Mengidentifikasi suatu permasalahan
1. Asam askorbat (Vitamin C) merupakan penyumbang terbesar dari prekursor oksalat
hingga 30 % dalam tubuh. Manusia tidak mampu
melakukan metabolisme oksalat (ion C2O42-),
sehingga

harus

dikeluarkan

melalui

ginjal.

Sementara itu pada kawasan daerah berkapur, air


yang banyak dimanfaatkan masyarakat banyak
mengandung kapur, dalam hal ini adalah air sadah
tetap yang banyak mengandung ion Ca2+ dan Mg2+. Konsumsi air minum yang banyak
mengandung ion Ca2+ dalam kurun waktu yang cukup lama tentunya menjadi sangat
berbahaya. Jika kalian diminta untuk menentukan kemungkinan apa yang terjadi apabila
seseorang di daerah tersebut apabila diketahui ia gemar mengkonsumsi vitamin C dalam
waktu yang cukup lama, maka:
a. Jika didasarkan pada konsep kelarutan dan pengendapan, jelaskan reaksi
kesetimbangan yang terjadi pada ilustrasi di atas!
b. Apabila diketahui konsentrasi maksimum CaC2O4 yang dapat larut kedalam air
murni adalah 4.10-5 mol/L. Jika ke dalam air murni dilarutkan 2,56 gram padatan
CaC2O4 hingga diperoleh larutan sebanyak 100 ml, maka tentukanlah berapa %
padatan tersebut yang akan melarut! (Ar C=12, O=16, Ca=40)
Jawaban :
a. Konsep Pengendapan
Konsumsi vitamin C berlebih akan menyumbang terbentuknya sisa metabolisme oksalat
(C2O42-) secara berlebih, dan kemudian dibuang mellui ginjal. Konsumsi air yang banyak
mengandung Ca2+ memicu terbentuknya endapan oksalat menurut reaksi berikut.
Ca2+ (aq) + C2O42- (aq)
CaC2O4 (s)
Qsp CaC2O4 = [Ca2+] [C2O42-]
Qsp CaC2O4 > Ksp CaC2O4 : Terbentuk endapan
Qsp CaC2O4 = Ksp CaC2O4 : Mulai terbentuk endapan
Qsp CaC2O4 < Ksp CaC2O4 : Tidak terbentuk endapan
Konsumsi vitamin C berlebihan, memicu pembentukan ion oksalat berlebih, dan apabila
diperparah dengan konsumsi air yang banyak mengandung Ca2+ akan memicu
terbentuknya endapan oksalat berupa endapan CaC2O4 yang dapat menghambat saluran
kencing, sehingga menyebabkan penyakit batu ginjal.

b. Kelarutan CaC2O4 dalam air murni adalah 4.10-5 mol/L.


gram
= 2,56 gram
volume = 100 ml
Mr CaC2O4 = 128
gram 1000
.
M=
Mr
ml
2,56 1000
.
128 100

M=

M = 0,2 mol/L
% CaC2O4 yang dapat larut =

4.105
.100 =
1
2.10

0,02 %

Indikator Keterampilan Berfikir Kritis:


3.3 Membuat dan menilai penilaian yang berharga
- Menerapkan prinsip/rumus
2. Andi merupakan seorang analis kimia yang bekerja pada sebuah perusahaan farmasi
yang memproduksi obat antasida. Jika dalam kemasan antasida tersebut tertera
kandungan antasida tersebut adalah senyawa Mg(OH) 2 sebesar 60 %. Jika Andi ingin
menghitung harga Ksp larutan Mg(OH)2 dalam antasida tersebut, dengan cara
melarutkan 4,25 mg tablet antasida dalam air hingga volume 1 L. (Mr Mg(OH)2 = 58)
a. Tentukan harga tetapan hasil kali kelarutan larutan Mg(OH)2 tersebut!
b. Jika dalam larutan tersebut ditambahkan asam klorida tetes demi tetes, apakah yang
akan terjadi?
a. Hubungkan dengan manfaat senyawa Mg(OH)2 sebagai obat maag?Buatlah
kesimpulan dari dari jawaban kalian!
Jawaban :
a. Tetapan hasil kali kelarutan
Massa Antasida = 4,25 mg
Massa Mg(OH)2 = 4,25 mg x 60 % = 2,55 mg = 2,55.10-3 gram
M Mg(OH)2 = 2,55.10-3 / Mr . 1000/ mL
= 2,55.10-3 / 58 . 1000/ 1000 = 4,4.10-5 mol/L
Mg(OH)2
Mg2+ + 2 OH4,4.10-5
4,4.10-5
8,8.10-5
Ksp Mg(OH)2

b. Mg(OH)2 (aq)

= [Mg2+] [OH-]2
= (4,4.10-5).(8,8.10-5)2
= 3,4.10-13
Mg2+(aq)

+ 2 OH-(aq)

HCl H+ + ClMg(OH)2 + HCl MgCl2 + H2O


Akan terjadi interaksi antara H+ dan OH- membentuk H2O. Interaksi ini menyebabkan
pergeseran kesetimbangan larutan jenuh Mg(OH)2. Jika OH- semakin berkurang, reaksi
kesetimbangan akan bergeser ke arah kanan, sehingga endapan Mg(OH)2 akan semakin
larut seiring penambahan HCl.
c. Penyakit maag biasanya disebabkan karena produksi asam lambung (HCl) berlebih
sehingga kondisi lambung terlalu asam dan menyebabkan nyeri pada lambung.
Penambahan Mg(OH)2 dapat mengurangi kadar keasaman pada lambung.
Indikator Keterampilan Berpikir Kritis
3.2 Menginduksi dan mempertimbangkan suatu induksi
- Mengeneralisasikan
3. Pada sebuah kegiatan praktikum, Rudi ingin membuktikan kelarutan dari Ba(OH) 2 pada
beberapa perlakuan. Jika Rudi mempunyai tiga buah gelas kimia. Gelas (1) berisi 100
mL aquades, gelas (2) berisi larutan dengan pH 11, dan gelas (3) berisi larutan dengan
pH = 13. Kemudian masing-masing gelas dimasukkan 2 gram Ba(OH) 2. Coba bantu Rudi
dalam menganalisis apa yang terjadi. (Mr Ba(OH)2 = 171)
a. Bandingkan kelarutan Ba(OH)2 dalam masing-masing gelas?Manakah yang
memiliki harga kelarutan yang paling besar? Jika Ksp Ba(OH)2 = 7 x 10-22.
b. Buatlah kesimpulan mengenai kelarutan berdasarkan hasil analisismu!
Jawaban:
a. Kelarutan Ba(OH)2 dalam air
Ba(OH)2
Ba2+ + 2 OHs
s
2s
2+
Ksp Ba(OH)2
= [Ba ] [OH-]2
-22
7 x 10
= 4s3
22
3 7 . 10
s
=
mol / L
4

3 175. 1024

mol / L

s
= 5,5. 10-8 mol / L
Kelarutan Ba(OH)2 dalam larutan pH 11
pH = 11, pOH = 3,
[OH-] = 10-3 mol/L
Ba(OH)2
Ba2+ + 2 OHs
s
10-3
2+
Ksp Ba(OH)2
= [Ba ] [OH-]2
7 x 10-22
= (s) (10-3)2

s
= 7.10-16 mol / L
Kelarutan Ba(OH)2 dalam air
pH = 13, pOH = 1,
[OH-] = 10-1 mol/L
Ba(OH)2
Ba2+ + 2 OHs
s
10-1
Ksp Ca(OH)2
= [Ca2+] [OH-]2
-22
7 x 10
= (s) (10-1)2
s
= 7.10-20 mol / L
b. Kelarutan Ba(OH)2 dalam air > dalam larutan pH 11 > dalam larutan pH 13.
Semakin tinggi harga pH maka Harga kelarutan Ba(OH)2 akan semakin kecil.
Indikator Keterampilan Berpikir Kritis
5.1 Menentukan suatu tindakan
- Memilih kriteria untuk mempertimbangkan penyelesaian
- Merumuskan alternatif penyelesaian
4. Pada liburan semester gasal Ikhsan berlibur di rumah neneknya yang tinggal di kampung
di daerah pegunungan kapur. Ketika Ikhsan mandi merasa sabun yang ia gunakan sukar
berbuih. Ini mengindikasikan bahwa air di kawasan tersebut merupakan air sadah. Air
sadah yang mempunyai kesadahan tetap biasanya mengandung garam klorida, seperti
CaCl2. Jika didasarkan pada prinsip kelarutan dan hasil kali kelarutan. Bantulah Ikhsan
untuk mengatasi permasalahan tersebut, agar air yang dikonsumsi tidak mengandung
sadah.
a. Bagaimana cara menghilangkan air sadah tetap yang aman jika dikaitkan dengan
prinsip kelarutan?dan tuliskan reaksi kesetimbangan yang terjadi?
b. Jika diketahui harga Ksp CaCO3 = 3,6 .10-9, tentukan harga kelarutannya dalam air!
Jawaban:
a. Prinsip kelarutan dan hasil kali kelarutan pada penghilangan air sadah tetap
Pemberian soda kue atau natrium bikarbonat (NaHCO 3) kemudian dipanaskan dan akan
terbentuk endapan CaCO3, dan kemudian disaring. Sehingga air siap dikonsumsi dan
terbebas dari kesadahan.
Reaksi kesetimbangan :
HCO3- CO32- + H2O + CO2
Ca2+ (aq) + CO32-(aq)
CaCO3 (s) (endapan putih)
b. Ksp CaCO3 = 3,6 .10-9
Kelarutan dalam air
CaCO3 (s)
Ca2+ (aq) + CO32-(aq)
s
s
s

Ksp CaCO3
3,6 .10-9
s

= [Ca2+] [CO32-]
= s2
= 6.10-5 mol/L

Indikator Keterampilan Berpikir Kritis


3.3 Membuat dan menilai penilaian yang berharga
- Menerapkan prinsip/rumus
5. Sebuah kegiatan studi tour berkesempatan untuk berkunjung di Goa Maharani di
kawasan WBL Lamongan. Andi bersama teman-temannya merasa sangat senang karena
dapat melihat indahnya ciptaan Tuhan berupa gumparan stalaktit dan stalagmite pada
dinding goaa yang sangat memikat mata. Seorang Guide menjelaskan bahwa proses
pembentukan stalaktit dan stalakmit merupakan proses puluhan tahun, dimana penyusun
utamanya adalah batuan kapur yaitu kalsium karbonat (CaCO3). Kalsium karbonat
sendiri merupakan garam yang sukar larut dengan harga Ksp sebesar 3,6 x 10-9.
a. Tuliskan reaksi kesetimbangan larutan jenuhnya
b. Tentukan harga kelarutan CaCO3 dalam larutan CaCl2 0,001 M
Jawaban:
a. Reaksi kesetimbangan larutan jenuh
CaCO3 (s)
Ca2+ (aq) + CO32-(aq)
b. Ksp CaCO3 = 3,6 x 10-9
CaCO3 (s)
Ca2+ (aq) + CO32-(aq)
s
s
s
2+
CaCl2
Ca
+ 2 Cl0,001 M
0,001 M
0,001 M
2+
Ksp CaCO3
= [Ca ] [CO32-]
3,6 .10-9
= 0,001 . s
s
= 3,6.10-6 mol/L

Indikator Keterampilan Berfikir Kritis:


1.2 Memfokuskan pertanyaan
- Mengidentifikasi suatu permasalahan

6. Penyidikan Pembunuhan

Seorang polisi dalam memecahkan suatu tindak kejahatan biasanya mencari bukti dengan
mengenali sidik jari pelaku yang tertinggal di tempat kejadian perkara. Pada saat pelaku
menyentuh suatu benda maka sidik jari akan tertinggal pada benda tersebut. Pada bekas
sentuhan pelaku pasti meninggalkan suatu zat seperti NaCl yang berasal dari keringat
pelaku. Sidik jari dapat diketahui dengan menyemprotkan larutan AgNO 3 pada benda
yang disentuh. Penggunaan larutan AgNO3 ini didasarkan pada konsep pelarutan dan
pengendapan.
Jika kalian diminta untuk menentukan apa yang terjadi apabila benda yang disentuh
tersebut disemprot dengan AgNO3 berlebih, serta tuliskanlah persamaan tetapan
kesetimbangannya!
Jawaban:
AgNO3 Ag+ + NO3NaCl Na+ + ClAg+(aq) + Cl- (aq)

AgCl (s)

Apabila sidik jari yang mengandung garam NaCl disemprotkan AgNO 3 maka akan
membentuk endapan putih AgCl, sehingga akan membentuk pola sidik jari yang dapat
diamati oleh penyelidik polisi tersebut.
Ag+(aq) + Cl- (aq)

AgCl (s)

Ksp AgCl = [Ag+] [Cl-]

Indikator Keterampilan Berpikir Kritis


2.1 Mempertimbangkan sumber apakah dapat dipercaya atau tidak
- Menyesuaikan dengan sumber
- Memberikan alasan
- Kebiasaan berhati-hati
7. Pada industri pembuatan roti, kalium bromat (KBrO3)biasanya ditambahkan sebagai bibit
pengembang.

Sejak

tahun

1999

melalui

peraturan

menteri

kesehatan

No.

1168/MENKES/PER/X/1999 penggunaanya dilarang keras karena bersifat karsinogenik.


Namun masih terdapat beberapa produk roti impor yang terindikasi masih menggunakan
kalium bromat. Ilham seorang analis mencoba menguji beberapa sampel roti dengan

menambahkan larutan BaCl2 untuk menguji ada tidaknya kandungan kalium bromat
dalam roti.
(Sumber : https://indocropcircles.wordpress.com/2014/03/31/inilah-10-makanan-buatanamerika-yang-paling-ditolak-di-negara-lain/)
a. Jika didasarkan pada prinsip kelarutan, bagaimana proses identifikasi yang
dilakukan oleh Ilham?Jelaskan reaksi kesetimbangannya!
b. Berapakah konsentrasi kalium bromat pada sampel jika dilakukan penambahan
BaCl2 2.10-2 M, hingga terbentuk endapan! Ksp Ba(BrO3)2 = 2,4.10-4
Jawaban:
a. KBrO4 K+ + BrO3BaCl2 Ba2+ + 2 ClBa2+(aq) + 2 BrO3-(aq)

Ba(BrO3)2 (s)

Penambahan larutan BaCl2 encer dapat mengendapkan ion Bromat dan membentuk endapan
Ba(BrO3)2, sehingga dapat membuktikan adanya kalium bromat yang ada di roti.
b. KBrO4 K+

+ BrO3-

BaCl2 Ba2+ + 2 Cl2.10-2


2.10-2 4.10-2
Ba2+(aq) + 2 BrO3-(aq)
Ba(BrO3)2 (s)
Terbentuk endapan : Qsp > Ksp
Qsp Ba(BrO3)2 = Ksp Ba(BrO3)2
[Ba2+] [BrO3-]2 = 2,4.10-4
2.10-2 [BrO3-]2
= 2,4.10-4
- 2
[BrO3 ]
= 1,2.10-2
[BrO3-]
= 0,1 mol/L
Indikator Keterampilan Berpikir Kritis
3.3 Menginduksi dan mempertimbangkan suatu induksi
- Mengeneralisasikan

8. Seorang dektektif dalam kasus kejahatan. Berdasarkan hasil pemeriksaan ditemukan


racun pada air minum korban. Setelah dilakukan penyelidikan dan pengkajian yang lebih
dalam mereka menemukan bahwa zat beracun itu adalah senyawa XY. Zat beracun itu
memiliki kelarutan sebesar 0,013 mol/L. Apabila diketahui data harga Ksp beberapa
senyawa yang dicurigai sebagai berikut:
Kode
Senyawa
Ksp

A
TlBr
3,6 x 10-6
B
TlCl
1,8 x 10-4
C
PbBr2
4,0 x 10-10
D
NiS
3,2 x 10-19
a. Analisislah data penemuan detektif tersebut untuk mengidentifikasi rumus kimia
senyawa beracun tersebut.
b. Jika sudah teridentifikasi, hitung kelarutan zat tersebut jika 1.2 mg zat tersebut
dilarutkan dalam sampel hingga 100 mL larutan. (Mr TlBr = 284,5, Mr TlCl = 240,
Mr PbBr = 287, Mr NiS = 90,5)
Jawaban:
a. Kelarutan dari masing-masing zat
Kode

Senyawa

Ksp

TlBr

3,6 x 10-6

Tl+ + Br-

TlBr
Ksp TlBr

= [Tl+][Br-]

Ksp TlBr

= s2

TlCl

3,6.106

1,8 x 10-4

Tl+ + Cl-

TlCl
Ksp TlCl

= [Tl+][Cl-]

Ksp TlCl

= s2

PbBr

1,8.104

= 1,3.10-2 mol/L

4,0 x 10-10

Pb2+ + 2Br-

PbBr
Ksp PbBr

= [Pb2+][Br-]2

Ksp PbBr

= 4s3

NiS

NiS

= 1,8.10-4 mol/L

Ni2+ + S2-

4.1010
4

= 1.10-3,3 mol/L

3,2 x 10-19

Ksp NiS

= [Ni2+][S2-]

Ksp NiS

= s2

3,2.1019

= 5,6.10-10 mol/L

Senyawa beracun tersebut adalah senyawa TiCl.


b. 1,5 mg TiCl dilarutkan hingga volume 100 ml lautan.
gram 1000
M = Mr TiCl . ml
M=

1,2. 102 1000


.
240
100

= 5.10-4 mol/L

Kelarutan TiCl = 5.10-4 mol/L


Indikator Keterampilan Berpikir Kritis
4.1 Mendefinisikan istilah dan mempertimbangkan suatu definisi
- Mengidentifikasi asumsi
9. Budi membuat suatu larutan yang terdapat ion-ion Ba 2+, Mg2+, dan Pb2+ pada ketiga
wadah yang berbeda dengan konsentrasi masing-masing zat adalah sama yaitu 0,01 M.
Apabila ke dalam larutan tersebut di tetesi dengan larutan Na2CO3 2.10-5 M.
Bantulah Budi untuk memprediksi, endapan apa yang akan terbentuk terlebih dahulu
akibat penambahan larutan Na2CO3 tersebut!
Ksp BaCO3
= 2,6.10-9
Ksp MgCO3
= 6,8.10-6
Ksp PbCO3
= 7,4.10-14
Jawaban :
BaCO3

Ba2+ + CO32-

MgCO3

Mg2+ + CO32-

PbCO3

Pb2+ + CO32-

Ksp BaCO3

= [Ba2+][CO32-]

2,6.10-9= 1.10-2 . [CO32-]


[CO32-]

= 2.6.10-7 mol/L

Ksp MgCO3

= [Mg2+][CO32-]

6,8.10-6= 1.10-2 . [CO32-]


[CO32-]

= 6,8.10-4 mol/L

Ksp PbCO3

= [Pb2+][CO32-]

7,4.10-14

= 1.10-2 . [CO32-]

[CO32-]

= 7,4.10-12 mol/L

Maka endapan yang akan terbentuk lebih dahulu adalah secara berurutan adalah endapan dari
PbCO3, BaCO3, MgCO3.

Indikator Keterampilan Berpikir Kritis


3.4 Membuat dan menilai penilaian yang berharga
- Menerapkan prinsip/rumus
10. Asam cuka atau asam asetat (CH3COOH) merupakan bahan tambahan yang berfungsi
sebagai pemberi rasa asam pada makanan. Jika Adul mencampurkan 100 ml larutan
CH3COOH 0,05 M dengan larutan 100 ml NaOH 0,05 M, dan kemudian campuran
tersebut tersebut ditetesi larutan encer CaCl 2 dan penetesan diakhiri ketika mulai
terbentuk endapan putih Ca(OH)2. Jika diketahui harga Kw = 10 -14, Ka CH3COOH=10-5,
dan Ksp Ca(OH)2 = 4 . 10-16, maka coba kalian bantu Andi dalam menentukan
konsentrasi [Ca2+] yang digunakan untuk menetesi campuran larutan tersebut hingga
tepat jenuh!
Jawaban :
100 ml CH3COOH 0,002 M + 100 ml NaOH 0,002 M
CH3COOH + NaOH CH3COONa + H2O
Mula :

20 mmol

20 mmol

Reaksi :

20 mmol

20 mmol 20 mmol

Sisa

20 mmol

[CH3COONa] = 20 mmol / 200 ml = 0,1 mol/L


(Hidrolisis)
[OH-] =

Kw
[C H 3 COONa ]
Ka

1014
0,1
105

= 10-5

20 mmol
20 mmol

Ksp Ca(OH)2 = 4.10-16


Ca(OH)2

Ca2+ + 2 OH-

Ksp Ca(OH)2 = [Ca2+] [OH-]2


4.10-16

= [Ca2+] (10-5)2

[Ca2+]

= 4.10-6 mol/L

Indikator Keterampilan Berpikir Kritis


4.2 Mendefinisikan istilah dan mempertimbangkan suatu definisi
- Mengidentifikasi asumsi
11. Pada suatu kegiatan praktikum, dalam beaker glass Siska memiliki larutan yang
mengandung ion Fe3+ dan ion Zn2+ masing-masing memiliki konsentrasi 0,01 M. Siska
ingin memprediksi harga pH yang sesuai dengan menambahkan gas amoniak untuk
memisahkan memisahkan ion Fe2+ dan ion Zn2+ melalui proses pengendapan ion Fe
menjadi Fe(OH)2 sehingga ion Zn2+ tetap beaker glass. Jika diketahui Ksp Fe(OH) 2 =
4,8.10-17, Ksp Zn(OH)2 = 3.10-17. Coba kalian bantu Siska untuk memperkirakan pH yang
sesuai untuk melakukan pemisahan tersebut!
Jawaban:
NH3 + H2O NH4OH
NH4OH NH4+ + OHFe2+ + 2 OH-

Fe(OH)2

Syarat Agar mengendap


Ksp Fe(OH)2 = Qsp Fe(OH)2 = 4,8.10-17
Qsp Fe(OH)2 = [Fe3+] [OH-]2
4,8.10-17

= (0,01) . [OH-]2

[OH-]

2 4,8. 1015

= 6,9.10-8

pOH = - log 6,9.10-8 = 8 log 6,9


pH = 6 + log 6,9
pH yang sesuai untuk mengendapkan Fe(OH)2 adalah 6 + log 6,9
Ke dalam campuran larutan dialiri gas NH3 hingga pH larutan 6 + log 6,9

Indikator Keterampilan Berpikir Kritis


5.2 Menentukan suatu tindakan
- Memilih kriteria untuk mempertimbangkan penyelesaian
- Merumuskan alternatif penyelesaian

12. Sebuah riset pencemaran logam berat di kawasan pantai utara yang dilakukan Tim
balitbang-jateng yang dilaksanakan oleh Yulianto dkk. sangat mengkhawatirkan. Kadar
pencemaran logam berat Pb, Cu, Zn menunjukkan nilai kategori tinggi, hampir di
sepanjang air laut kawasan pantura. Kondisi ini tentunya sangat membahayakan,
utamanya pada para petani garam krosok di kawasan pantura. Garam yang diproduksinya
justru dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan jika dikonsumsi. Pemurnian
menjadi hal mutlak yang harus dilakukan guna mengurangi polutan di garam tersebut.
(Sumber: Yulianto dkk. 2006. Penelitian Tingkat Pencemaran Logam Berat Di Pantai
Utara

Jawa

Tengah.

Semarang:

Balitbang-Jateng.

Di

unduh

di

https://

www.balitbangjateng.go.id/ tanggal 20 Januari 2016)


Bagaimana langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk mengurangi kadar cemaran
dalam garam krosok dengan menggunakan prinsip kelarutan dan hasil kali kelarutan,
melalui penambahan soda kue yang Anda ketahui?Jelaskan!
Jawaban:
Prinsip pemurniannya dengan dilakukan penambahan soda kue / NaHCO3
Garam krosok dilarutkan dalam air, kemudian dipanaskan agar semua larut, kemudian saring
untuk menghilangkan kotoran.
Tambahkan soda kue hingga terbentuk larutan jenuh (terentuk endapan), maka logam-logam
yang tidak diinginkan akan terendapkan sesuai dengan reaksi berikut.
NaHCO3 Na+ + HCO3HCO3- CO32- + H2O + CO2
Pb2+ + CO32-

PbCO3 (s)

Cu2+ + CO32-

CuCO3 (s)

Zn2+ + CO32-

ZnCO3 (s)

Kemudian endapan tersebut disaring.

Tambahan :
Air sadah tetap banyak mengandung ion Ca2+ sehingga sabun yang dilarutkan kedalamnya
sukar berbuih. Pada analisis suatu sampel air sadah, dalam 1000 mL sampel mengandung
0,065 M ion Ca2+. Jika pada suhu 270C tekanan 1 atm, ke dalam sampel tersebut dialirkan gas
amoniak, (diasumsikan gas NH3 yang dialirkan tidak merubah volume larutan secara
signifikan). Sesaat sebelum pengendapan mulai terjadi, berapa banyak volume gas amoniak
yang ditambahkan. (Ksp Ca(OH)2=6,5.10-6)
Jawaban:
NH3 + H2O

NH4+ + OH-

Ca2+ + 2 OH-

Ca(OH)2

Syarat Tepat Mengendap : Qsp = Ksp


Qsp Ca(OH)2 = [Ca2+][OH-]2

= 6,5.10-6

= 0,065 [OH-]2

= 6,5.10-6

[OH-]

= 10-2

NH3 + H2O

NH4+ + OH-

10-2

10-2

pV=nRT
V

=nRT/p
= 10-2 . 0,082 . 300 / 1
= 0,246 L
= 246 mL gas NH3

Anda mungkin juga menyukai