Anda di halaman 1dari 8

Laporan Observasi Lapangan Ke Pukesmas Kaluku Bodoa

Pada hari Sabtu yang lalu bertanggal 4 Maret 2013, saya


bersama 10 lagi teman sekolompok telah ditugaskan untuk
melakukan tugasan bioetik iaitu melakukan observasi terhadap
segala aktivitas yang berlaku di puskesmas yang telah ditugaskan
yaitu di puskesmas kecematan KALUKU BODOA.Ahli kelompok
kami terdiri daripada AMIR FARID BIN AMINUDDIN, MOHAMAD
NURAMIN BIN MASROM, NURATHIFAH BINTI MOHD ZAKI, NABILAH
BINTI ROSDI WAN HANI NADIAH BINTI W JUSOF, NURHIJRAH BINTI
ZIN ,ANDI MUHAMMAD ALIF, SITTI AISYAH WAHYUNI PARAWANSA,
EVELYN NATASYA LOTISNA, ZAKIRUNALLAH KARUNIA SITI NOR
AZIMAH BINTI ZAINAL, dan MUHAMMAD TAUFIK BIN AWANG
Pada jam 7.30 pagi, kami berkumpul di rusunawa UNHAS
untuk menunggu ahli teman sekelompok yang lain hadir. Setelah
ahli kelompok kami kesemua nya hadir, kami pun bertolak ke
puskesmas berkenaan. Ahli kelompok wanita pergi menaiki mobil
yg dibawa oleh Siti Aisyah manakala laki-laki menaiki motor.
Kawasan puskemas tersebut berdekatan dengan kawasan ujung
tanah berhampiran Losari. Setelah 30 puluh minit perjalan kami
semua pun sampai ke puskesmas Kaluku Bodoa. Kami disambut
oleh pekerja puskesmas tersebut yang bernama Ibu Rahmah
dengan mesra dan baik hati. Pertama sekali kami dibawa bertemu
dengan kepala puskesmas tersebut iaitu Drg. Clara .ketua
kelompok kami memberi surat kebenaran dari UNHAS kepada
dokter tersebut. Selepas itu dokter tersebut menerima tugasan
yang akan kami lakukan dengan senang kerna dokter tersebut
juga merupakan lepasan mahasiswa UNHAS. Kami seterusnya
memperkenal diri kami masing-masing dan tempat asal kami.
Drg. Clara ternyata senang kerna ada diantara kami yang berasal
dari Malaysia. Bilangnya ini dapat mengeratkan hubungan antara
dua Negara.

Setelah itu beliau menyuruh ibu Rahmah membawa kami


melihat satu persatu bagian di puskesmas tersebut. Bagian yang
tersedia di puskesmas tersebut antaranya adalah bagian dokter
umum, bagian bidan, bagian tatausaha, bagian apotek, bagian
labrotarium, bagian gigi, bagian bidan dan bagian gizi. Ibu
Rahmah memperkenalkan kesemua kakitangan yang ada di
pukesmas tersebut. Mereka semua menyambut kami dengan
senyuman. Setelah habis melihat sekitar kawasan dan bagian
puskesmas, kami seterusnya diberi peluang melakukan observasi
ke mana-mana bagian. Oleh kerna kami mempunya 10 anggota,
maka kami membahagikan kepada 2 kelompok. Kelompok 1 akan
mengobservasi di bagian gizi ,lab, bidan, gigi, dan apotek.

Manakala kelompok 2 akan melakukan observasi di bagian


dokter umum, bagian tatausaha dan mewawancara dokter,
perawat dan pasien yang ada di puskesmas tersebut. Saya
bersama Amir Farid, Aisyah, Eve, Andi Alif dan Nabilah tergolong
dalam kelompok 1manakala selebihnya di kelompok 2. Kami
pertama dahulu melakukan observasi di bagian bidan. Di situ
tidak terdapat pasien, maka kami teruskan dengan
mewawancara bidan-bidan yang ada di situ. Sebelum itu kami
memperkenal diri kami dahulu satu persatu. Selepas itu kami
menyoal berapa ramaikah pasien yang datang setiap hari dan
bagaimana prosedurnya memeriksa ibu hamil dan prognosis ibu
yang setelah melahirkan. Ibu Faridah yang merupakan salah
seorang bidan di situ memberitahu setiap hari lebih kurang 20 ibu
hamil dan ibu yang telah melahirkan datang untuk melakukan
pemeriksaan. Di bagian bidan dianggotai 3 orang bidan dan
seorang dokter yang bertugas.
Selepas hamper 15 menit mewawancara, kami meneruskan
tugas kami di bagian laboratorium. Di situ, ada 2 laboran yang
bertugas. Kami juga mewawancara salah seorang laboran di situ.
Kami bertanya apakah test yang sering dilakukan laboratorium
tersebut. Ibu Asmawati, laboran di situ memberitahu mereka tidak
melakukan test pemeriksaan di sini kerna alat dan tempat yang

tidak kondusif. Dia bilang jika terdapat tes atau pemeriksaan yang
harus dilakukan mereka akan menghantar tes tersebut ke
puskesmas yang lebih besar iaitu pukesmas Tanah Baru di Ujung
Tanah. Tes yang sering dilakukan adalah tes vidal dan macammacam lagi. Ibu Asamawati bilang mereka di situ bukan sahaja
bertugas di laboratorium, tetapi sebagai perawat, dan pembantu
kerja di puskesmas. Ini kerna kekurangan tenaga kerja di
puskesmas tersebut. Dia bilang kami disini serba boleh kerna
semuanya kami buat.
Setelah puas mewawancara kami teruskan observasi kami
ke bagian gigi. Di bagian tersebut kami disambut dengan mesra
sekali oleh dokter gigi yang bertugas di bagian tersebut iaitu Drg.
Cynthia. Oleh kerna tiada juga pasien yang melakukan
pemeriksaan, maka kami hanya mewawancara Dr. Cynthia.
Pertama sekali kami menanyakan sarana di poliklinik gigi
tersebut. Beliau bilang sarana di sini cukup. Setiap hari lebih
kurang 20 orang pasien gigi yang mendaftar untuk melakukan
pemeriksaan dan rawatan di poli gigi tersebut. Tambah beliau
lagi, rawatan yang sering didapatkan oleh pasien adalah rawatan
cabut dan tampal gigi. Selain bertugas di puskesmas Drg. Cynthia
juga bertugas member penyulah kepada masyarakat setempat
terutama di sekolah-sekolah tentang kesihatan gigi.
Habis mewawancara dr. Cynthia, kami meneruskan tugasan
kami dengan mewawancara seorang pasien yang datang untuk
mendapatkan rawatan. Pasien tersebut sebenarnya datang untuk
memeriksa bayinya dan telah habis diperiksa oleh dokter yang
bertugas dan sedang dalam proses mahu mangambil obat di
apotek. Kami pertama sekali memperkenal kan diri kami dan
seterusnya mananyakan soalan. Ibu Haina, bagaimana pendapat
ibu perihal pelayanan kesihatan di puskesmas ini ibu, .
Pelayanannya baik sekali, dokter di sini semuanya ramah dan
mesra. Pelayanan apotek nya juga pantas dan tidak perlu
menunggu lama. Pokoknya puskesmas ini bagus deh. Jawab Ibu

Haina. Berakhirnya wawancara bersama pasien maka berakhirlah


tugasan saya di Puskesmas Kaluku Bodoa itu.
Selepas semuanya selesai kami sekelompok bergambar
kenang-kenangan bersama seluruh kakitangan puskesmas
kalukubodoa. Mereka kelihatan begitu mesra dan peramah. Akhir
sekali kami bergambar bersama kepala puskesmas tersebut. Drg.
Clara di kantornya. Setelah itu kami berjumpa setiap pekerja di
puskesmas tersebut untuk mengucapkan terima kasih atas
kerjasama yang diberikan dan ingin mengucapkan selamat
tinggal. Kami mengucapkan ribuan terima kasih kepada Drg Clara
dan ahlinya kerna begitu supportif terhadap tugas kami dan
memmbantu kami menyiapkan tugasan bioetik yang diberikan.
Seterusnya kami pun pulang ke tempat tinggal masing-masing
meninggalkan memori yang cukup indah bersama kakitangan
PUSKESMAS KALUKU BODOA.

Pada pendapat saya, observasi lapangan yang dilakukan


amat bermanfaat kepada mahasiswa kedokteran. Ini kerna
mahasiswa dapat lebih mengenal dini lingkungan layanan
kesihatan dengan segala komplesitasnya. Mahasiswa juga bisa
memahami pola interaksi yang terjadi pada hubungan di
lingkungan profesi kesehatan, terutama komunikasi yang terjadi.
Selain itu, mahasiswa juga dapat memahami nilai-nilai yang
mendukung perilaku professional yang harus dimiliki seorang
dokter. Secara kesimpulannya, program ini amat membantu saya
dalam lebih mendekatkan diri lagi dalam profesi kedokteran dan
menambah ilmu softsklill dalam diri yang perlu ada dalam diri
setiap orang yang bergelar DOKTER.