Anda di halaman 1dari 4

IV.

METODE PELAKSANAAN
4.1 Tempat dan Waktu
Fieldtrip Dasar Perlindungan Tanaman dilakukan lahan brokoli Dusun
Krajan, Desa Sumberbrantas, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Jawa Timur
pada Hari Sabtu, 19 November 2016 pukul 08.00-12.00 WIB.
4.2 Alat dan Bahan berserta fungsi
4.2.1 Alat dan fungsi

NO

Alat

Fungsi

Alat tulis

Untuk mencatat hasil pengamatan.

Sweep net

Pitfall

Untuk menangkap serangga di lapang


Untuk menangkap serangga di daerah

Yellow trap

Kamera

bawah tanaman/ permukaan tanah.


Untuk menjebak serangga di daerah atas
tanaman/ serangga terbang.
Untuk mendokumentasikan pengamatan.

4.2.2 Bahan dan fungsi


NO

Bahan

Kapas

Alkohol 70%

Plastik 1kg

Form interview

Kresek hitam

Fungsi
sebagai media perantara alkohol untuk
membius serangga.
untuk membius serangga
Untuk wadah serangga yang telah
ditangkap
Untuk bahan kuisioner proses wawancara
Untuk wadah beberapa sampel serangga
yang didapat dari hasil pengamatan

4.3 Pengamatan
4.3.1 Pengamatan Hama,Musuh Alami,dan Serangga lain.
a. Sweepnet

b. Pitfall

c. Yellowtrap

d. Pengamatan secara Langsung

Pengamatan hama,musuh alami,dan serangga lain yang dilakukan pada saat


field trip dilakukan secara menyeluruh pada lahan brokoli dan diamati setiap baris
pada pertanaman brokoli dengan melihat kondisi tanaman dan media tanamnya.
Untuk penggunaan alat (Sweepnet) dilakukan secara merata pada setiap
baris-baris pertanaman brokoli.Kemudian jika hama,musuh alami,ataupun
serangga lain sudah teperangkap dalam sweepnet, ambil menggunakan tangan dan
masukkan ke dalam kantong plastik yang telah diberi kapas dengan kandungan
alkohol,untuk membius serangga tersebut. Penggunaan sweepnet dapat dilakukan
karena tinggi tanaman yang kurang dari 1 meter sehingga memungkinkan untuk
melakukan sweeping pada lahan brokoli.
Untuk penggunaan Yellowtrap dan Pitfall dilakukan pada titik-titik dimana
kedua alat tersebut di letakkan. Jika ada serangga,musuh alami,ataupun hama di
kedua alat tersebut,masukkan serangga ke dalam plastik(untuk serangga dalam
pitfall),sedangkan yellowtrap dapat di dokumentasikan pada setiap sisi untuk
mengetahui serangga apa yang menempel pada yellowtrap.
4.3.2 Pengamatan Penyakit

Pengamatan penyakit dilakukan dengan cara mengamati setiap baris


pertanaman brokoli dari kondisi daun, batang dan buah. Dengan mencatat nama
penyakit pada tanaman kemudian mendokumentasikan menggunakan kamera.
4.3.3 Pengolahan Tanah/ Faktor Edafik

Pengolahan tanah pada lahan terebut dilakukan secara tradisional,yaitu


dengan cara mencangkul. Dari narasumber yang kami dapat, kebanyakan didalam
tanah tersebut terdapat mikroorganisme seperti cacing yang berfungsi untuk
menggemburkan tanah.
4.3.4 Pengamatan Pengendalian yang Dilakukan oleh Petani

Pengendalian yang dilakukan petani di lahan brokoli tersebut adalah


penyemprotan pestisida. Petani menggunakan pestisida antrocol dan trivia.
Penyemprotan pestisida ini dilakukan dengan alat handsprayer. Caranya ialah
mengisi alat tersebut dengan air yang telah tercampur dengan pestisida sebanyak 4
liter. Kemudian semprotkan secara merata pada tanaman brokoli. Penyemprotan
pestisida dilakukan seminggu 1 kali secara rutin.