Anda di halaman 1dari 11

PROPOSAL KEGIATAN TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK

I.

II.

TOPIK : Tebak Gambar & Fungsinya

LATAR BELAKANG

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendefenisikan kesehatan sebagai


keadaan sehat fisik, mental, sosial bukan semata-mata tanpa penyakit atau
kelemahan. Orang yang memiliki kesejahteraan emosional, fisik dan sosial dapat
memenuhi tanggung jawab kehidupan, berfungsi dengan efektif dalam kehidupan
sehari-hari, dan puas dengan interpersonal dan diri mereka sendiri.
Kesehatan jiwa merupakan suatu kondisi sehat emosional, psikologis dan
sosial yang terlihat dari hubungan interpersonal yang memuaskan, perilaku dan
koping yang efektif, konsep dirii positif dan kestabilan emosional. Kesehatan jiwa
dipengaruhi oleh banyak faktor. Faktor tersebut antara lain otonomi dan
kemandirian, memaksimalkan potensi diri, menoleransi ketidakpastian hidup,
harga diri, menguasai lingkungan, orientasi realitas dan manajemen stress.
Terapi aktivitas kelompok diperlukan dalam praktik perawatan jiwa untuk
mengatasi gangguan interaksi dan komunikasi serta merupakan salah satu
keterampilan teraupetik. Terapi aktivitas kelompok merupakan bagian dari terapi
modalitas yang berupaya meningkatkan psikoterapi dengan sejumlah klien dalam
waktu yang bersamaan terapi aktivitas kelompok memiliki dua tujuan umum,
yaitu tujuan teraupetik dan tujuan rehabilitas.
Tujuan teraupetik untuk memfasilitasi interaksi, mendorong sosialisasi
dengan lingkungan (hubungan dengan luar diri klien), meningkatkan stimulus
realitas dan respon individu, memotivasi dan mendorong fungsi kognitif dan
afektif, meningkatkan rasa dimiliki, meningkatkan rasa percaya diri dan belajar
cara baru dalam menyelesaikan masalah. Sedang tujuan rehabilitatif untuk
meningkatkan kemampuan untuk ekspresi diri, meningkatkan kemampuan empati,
meningkatkan ketrampilan sosial, serta meningkatkan pola penyelesaian masalah.

III.

TUJUAN
Tujuan umum : klien mampu melatih konsentrasi
Tujuan khusus :
Klien mampu memahami perintah dari leader
Klien mampu berkoordinasi dengan klien yang lain untuk melaksanakan
perintah leader
Klien mampu mempertahankan kontak mata saat berinteraksi dengan klien
yang lain
Klien mampu mengikuti aturan selama permainan
Klien mampu mengemukakan pendapat tentang permainan yang telah
dilakukan

1.
2.
3.
4.
5.

IV.

LANDASAN TEORI

Terapi Aktivitas Kelompok


Terapi aktivitas kelompok adalah terapi modalitas yang dilakukan perawat
kepada sekelompok klien yang mempunyai masalah keperawatan yang sama.
Aktivitas yang digunakan sebagai terapi, dan kelompok digunakan sebagai target
asuhan. Didalam kelompok terjadi dinamika interaksi yang saling bergantung,
saling membutuhkan dan menjadi laboratorium tempat klien berlatih perilaku baru
yang adaptif untuk memperbaiki perilaku lama yang maladaptif.
Tahapan-tahapan dalam Terapi Aktivitas Kelompok (TAK)
1) Pre kelompok
Dimulai dengan membuat tujuan, merencanakan siapa yang menjadi leader,
anggota, tempat dan waktu kegiatan kelompok akan dilaksanakan serta
membuat proposal lengkap dengan media yang akan digunakan beserta dana
yang dibutuhkan.
2) Fase awal
Pada fase ini terdapat tiga tahapan yang terjadi, yaitu orientasi, konflik atau
kebersamaan.
a. Orientasi
Anggota mulai mencoba mengembangkan sistem sosial masing-masing,
leader mulai menunjukkan rencana terapi dan mengambil kontrak dengan
anggota.
b. Konflik
Merupakan masa sulit dalam proses kelompok, anggota mulai memikirkan
siapa yang berkuasa dalam kelompok, bagaimana peran anggota, tugasnya
dan saling ketergantungan yang akan terjadi.

c. Kebersamaan
Anggota mulai bekerjasama untuk mengatasi masalah, anggota mulai
menemukan siapa dirinya.
1. Fase kerja
Pada tahap ini kelompok sudah menjadi tim;
1) Merupakan fase yang menyenangkan bagi pemimpin dan
anggotanya
2) Perasaan positif dan negatif dapat dikoreksi dengan hubungan
saling percaya yang telah terbina.
3) Semua anggota bekerjasama untuk mencapai tujuan yang telah
disepakati
4) Tanggung jawab merata, kecemasan menurun, kelompok lebih
stabil dan realistis.
5) Kelompok mulai mengeksplorasi lebih jauh sesuai dengan tujuan
dan tugas kelompok dalam menyelesaikan tugasnya.
6) Fase ini ditandai dengan penyelesaian masalah yang kreatif.
Petunjuk untuk leader pada fase ini :
1. Intervensi leader didasari pada kerangka kerja teoritis, pengalaman ,
personality dan kebutuhan kelompok serta anggotanya.
2. Membantu perkembangan kebuthan kelompok dan mempertahankan
batasannya, mendorong kelompok bekerja pada tugasnya.
3. Intervensi langsung ditujukan untuk menolong kelompok mengatasi masalah
khusus.
4. Fase terminasi
Ada dua jenis terminasi, yaitu terminasi akhir dan terminasi sementara.
Anggota kelompok mungkin mengalami terminasi prematur, tidak sukses atau
suskses. Terminasi dapat menyebabkan kecemasan, regresi dan kecewa. Untuk
menghindari hal ini, terapis perlu mengevaluasi kegiatan dan menunjukkan sikap
betapa bermaknanya kegiatan tersebut, menganjurkan anggota untuk memberi
umpan balik pada tiap anggota.
Terminasi tidak boleh disangkal, tetapi harus tuntas didiskusikan. Terapi
aktivitas kelompok harus dievaluasi, bisa melalui pre dan post-test.

V. SASARAN
1. Peserta adalah lien yang dirawat diruang dolok martimbang
2. Kriteria inklusi :
1) Klien yang sudah mampu berinterkasi dengan klien lain.
2) Klien dengan kondisi yang stabil
3) Klien bersedia mengikuti permainan
4) Proses seleksi peserta
a. Menyeleksi klien sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan
b. Mengidentifikasi nama klien dan masalah keperawatan yang dialami
c. Membuat kontrak waktu dengan klien
d. Membagi klien dalam dua kelompok sesuai dengan nomor urut
ganjil dan genap.

VI.

PENGORGANISASIAN
1. Leader
: Bobby Sinaga
2. Co Leader
: Lailati Qodriah
3. Observer
:Helniawati Saragih, Putri Jojor Simanjuntak, Marisahat
Hutasoit
4. Fasilitator
:Fransiska Harianja, Feni Sitindaon, Novita Butar-butar,
Julianti Siahaan, Reni Manurung, Asi Marulitua.

Uraian Tugas :
Leader (Bobby Sinaga)
1. Membuka kegiatan terapi aktivitas kelompok
2. Memperkenalkan asal institusi dan tim perawat
3. Memberi kesempatan kepada peserta untuk memperkenalkan diri (nama dan
ruangan)
4. Menjelaskan topik dan tujuan permainan
5. Mengarahkan dan memimpin jalannya permainan
6. Menetralisir keadaan jika terjadi masalah

Co- Leader (Lailati)

1.
2.
3.
4.

Menjelaskan tata cara permainan


Membagi kelompok bermain
Memberikan reward bagi kelompok yang menyelesaikan perintah dengan cepat
Membagikan hadiah

Fasilitator (Fransiska Harianja, Feni Sitindaon, Novita Butar-butar, Julianti


Siahaan, Reni Manurung, Asi Marulitua.)
1.
2.
3.
4.

Mempersiapkan tempat bermain


Mempersiapkan dan menyediakan alat dan media permainan
Mempersiapkan hadiah peserta
Memotivasi klien

Observer (Helniawati Saragih, Putri Jojor Simanjuntak, Marisahat Hutasoit)


1.
2.
3.
4.
5.

Menjelaskan kriteria penilaian permainan


Mengawasi jalannya kegiatan sesuai rencana
Mencatat peserta yang aktif dan pasif dalam kelompok
Menilai kelompok dan menentukan pemenangan
Mengumumkan pemenang

VII.

WAKTU DAN TEMPAT

Hari/ Tanggal : Senin/ 05 Desember, 2016


Pukul

: 10.00 wib

Tempat: Ruang makan Kamboja

VIII.
1.

2.

PROSES PELAKSANAAN
Fase orientasi (10 menit)
Leader membuka kegiatan dan memperkenalkan tim perawat lainnya
Leader memotivasi peserta untuk memperkenalkan diri secara bergantian
Leader menjelaskan topik dan tujuan kegiatan
Leader menyerahkan tugas kepada co-leader untuk menjelaskan tata cara
permainan dan hadiah bagi pemenang
Fasilitator membagi peserta menjadi dua kelompok setiap kelompok terdiri
dari lima orang
Fasilitator memberikan alat permainan pada masing-masing kelompok
Co-leader menyerahkan tugas pada fasilitator untuk memberikan aba-aba
permainan dimulai.
Fase Kerja (25 menit)

Fasilitator memberikan aba-aba untuk memulai permainan


Fasilitator memotivasi peserta TAK
Observasi menilai masing-masing kelompok
Observasi mengawasi jalannya kegiatan pertama sesuai batas waktu yang
diberikan
Fasilitator menghentikan waktu permainan ketika waktu sudah habis
Observer meberikan penilaian kpada peserta TAK.

3. Fase terminasi (10 menit)


Observer memberikan penilaian sesuai dengan kriteria pemenang
Observer mengumumkan peserta yang menang dan alasan peserta tersebut
menang
Co leader menyerahkan hadiah
Leader meminta klien untuk mengekspresikan apa yang dirasakan setelah
mengikuti TAK
Leader menutup permainan
Fasilitator membersihkan dan mengumpulkan data
Tim perawat mengantar klien ke ruangan masing-masing

IX.
FASE EVALUASI
1. Menanyakan perasaan klien setelah mengikuti TAK
2. Memberikan pujian atas keberhasilan kelompok
3. Menanyakan kepada klien tentang manfaat tujuan TAK

X.
ANTISIPASI MASALAH
1. Jika saat permainan berlangsung pasien diam saja maka fasilitator memberikan
motivasi
2. Bila klien menginggalkan permainan tanpa pamit :
a. Panggil nama klien
b. Tanya alasan klien meninggalkan permainan
c. Berikan penjelasan tentang tujuan permainan dan berikan penjelasan pada
klien bahwa klien dapat melaksanakan keperluan setelah itu klien boleh
kembali lagi.

NAMA PESERTA
NO
1
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.

Nama Peserta
Tn. A
Tn. D
Tn. T
Tn. P
Tn. S
Tn. Z
Tn. T
Tn. S

Ruangan
Dolok Martimbang
Dolok Martimbang
Dolok Martimbang
Dolok Martimbang
Dolok Martimbang
Dolok Martimbang
Dolok Martimbang
Dolok Martimbang

Keterangan
Halusinasi Pendengaran
Halusinasi Pendengaran
Halusinasi Pendengaran
Halusinasi Pendengaran
Halusinasi Pendengaran
Halusinasi Pendengaran
Halusinasi Pendengaran
Halusinasi Pendengaran

KRITERIA PENILAIAN
NO
1.
2.
3.
4.

Penilaian
Ketepatan waktu
Kekompakan tim
Mengikuti peraturan
Ketepatan waktu yang disampaikan

Kelompok I

Keterangan :
Ketepatan waktu

: 25 poin

Kekompakan tim

: 25 poin

Mengikuti peraturan : 25 poin


Ketepatan dalam menebak gambar

: 25 poin

Maka dari hasil penelitian tim observer didapatkan hasil


Juara I

Juara II

Juara III

XI.

SKEMA RUANGAN

MEJA PEMBIMBING

Kelompok II

Keterangan

: Peserta TAK

: Leader

: Fasilitator

: Co- leade

: Observer
XII.

PENUTUP

Kegiatan terapi aktivitas kelompok ini diharapkan mampu mencapai


tujuan. Hasil yang diharapkan adanya interaksi dan sosialisasi antar klien-klien
juga diharapkan mengekspresikan perasaan yang sedang dihadapinya secara
adaptif.

Pembimbing Lapangan

Tim Penulis

( H. Safaruddin, Skep, Ners )

(Kelompok)

PROPOSAL KEGIATAN

TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK ( TAK )


TEBAK GAMBAR

D
I
S
U
S
U
N
OLEH
1. Asi Marulitua

7. Lailati Qodriah

2. Bobby Sinaga

8. Marisahat Hutasoit

3. Feni Sitindaon

9. Novita Butar-butar

4. Fransiska Harianja

10. Putri Jojor Simanjuntak

5. Helnia Saragih

11. Hetty

6. Julianti Siahaan

12. Reni Manurung

Dosen Pembimbing

: H. Safaruddin.Skep.Ners

AKADEMI KEPERAWATAN ABDI FLORENSIA


PEMATANGSIANTAR
TA. 2016/2017