Anda di halaman 1dari 61

Amrulloh, SE., M.

Si
Pengantar Akuntansi
Proses Penyesuaian

BAB 3
A. PROSES PENYESUAIAN
1. Karakteristik proses penyesuaian
Ketika menyiapkan laporan keuangan, masa ekonomis perusahaan dibagi
berdasarkan periode waktu, misalnya bulanan, triwulan atau tahunan. Konsep periode
akuntansi (Accounting period concept), mengharuskan pendapatan dan beban
dilaporkan pada periode yang tepat, akuntan mengacu pada International Financial
Reporting Standarts (IFRS) yang mengharuskan penggunaan akuntansi berbasis akrual.
Dalam Akuntansi berbasis akrual, pendapatan dicacat dalam laporan laba-rugi pada
saat pendapatan tersebut dihasilkan (earned). Sebagai contoh, pendapatan dilaporkan
pada saat layanan telah diberikan kepada pelanggan. Kas yang telah atau belum diterima
dari pelanggan selama periode. Konsep akuntansi yang mendukung pencatatan
pendapatan seperti ini disebut konsep pengakuan pendapatam( revenue recognition
concept).
Pada akuntansi berbasis akrual, beban dilaporkan pada periode yang sama dengan
pendapatan yang terkait dengan beban tersebut. Sebagai contoh, gaji karyawan
dilaporkan sebagai beban pada periode saat karyawan menyediakan jasa untuk
pelanggan, yang tidak harus sama waktunya dengan saat gaji dibayarkan. Konsep
akuntansi yang mendukung pencatatan pendapatan dan beban yang terkait dengan
pendapatan tersebut pada periode yang sama disebut konsep pemadanan atau prinsip
pemadanan.
Meskipun PSAK mengharuskan penggunaan akuntansi berbasis akrual, beberapa
perusahaan menggunakan akuntansi berbasis kas. Dalam akuntansi berbasis kas,
pendapatan dan beban dilaporkan dalam laporan laba-rugipada periode ketika kas
diterimaatau dikeluarkan. Sebagai contoh, biaya( imbalan dicatat ketika kas diterima
dari klien, sementara upah dicatat saat kas dibayarkan kepada karyawan.
Perusahaan jasa atau perusahaan dagang berskala kecil dapat menggunakan
akuntansi berbasis kas karna mereka sedikit memiliki piutang dan utang. Sebagai contoh
pengacara, dokter dan agen properti sering menggunakan basis kas. Bagi mereka, basis
kas akan menghasilkan laporan keuangan yang mirip dengan laporan yang disiapkan
menggunakan basis akrual. Namun, bagi kebanyakan perusahaan besar, akuntansi
berbasis kas tidak akan menghasilkan laporan keuangan yg akurat untuk memenuhi

kebutuhan para pengguna. Oleh karna ituka, basis akrual yang akan digunakan pada
buku ini.

Proses Penyesuaian
Pada akhir periode akuntansi, banyak saldo akun dibuku besar yang dapat dilaporkan
tanpa perubahan apapun dalam laporan keuangan, sebagai contoh, saldo akun kas dan akun tanah
biasanya adalah jumlah yang dilaporkan dilaporan posisi keuangan.
Meskipun demikian beberapa akun memerlukan updating untuk bebrapa alasan.
1. Beberapa beban tidak dicatat secara harian. Sebagai contoh bahaan habis pakai (supplies) akan
memerlukan banyak ayat jurnal dengan jumlah yg kecil-kecil. Selain itu jumlah nilai bahan habis
pakai umumnya tidak diperlukan.
2. Beberapa pendapatan dan Beban direalisasi dengan berlalunya waktu dan bukan transaksi yang
terjadi secara khusu.
3. Beberapa Beban Mungkin belum dicatat.

Analisis dan Pemukhtahiran akun-akun pada akhir periode sebelum laporan keunagn
disiapkan disebut Proses Penyesuaian. Ayat jurnal yang memukhtahirkan saldo akun pada akhir
periode akuntansi disebut Jurnal Penyesuaian. Seluruh ayat jurnal penyesuaian memengaruhii
paling tidak satu akun laba rugi dan satu akun laporan posisi keuangan. Jadi ayat jurnal
penyesuaian akan selalu melibatkan akun pendapatan atau beban dan akun asset atau liabilitas.

Jenis Akun yang memerlukan Penyesuaian


Ada empat jenis akun yang memerlukan penyesuaian, yaitu :
1. Beban dibayar dimuka
2. Pendapatan diterima dimuka
3. Pendapatan yang m,asih akan diterima
4. Beban yang masih harus dibayar

BEBAN DIBAYAR DIMUKA adalah beban yang akan datang yang awalnya dicatat sebagai aset
karna kasnya telah dibayarkan, padahal jasa atau barangnya belum diterima. Aset ini kemudian
berubah menjadi beban. Seiring berjalannya waktu melalui kegiatan normal usaha. Ssebagai
iklustrasi, digunakan transaksi dari Solusi NET dari BAB 2 sebagai berikut;
1 Des, Solusi Net membayar premi polis asuransi satu tahun sebesar Rp. 2.400.00.
Pada tanggal 1 desember, pembayaran dicacat sebagai debit untuk asuransi dibayar dimuka dan
kredit untuk kas senilai Rp. 2.400.000. Pada akhir esember, hanya Rp.200.000 (Rp. 2.400.000
dibagi 12 bulan) dari premi asuransi yang telah berakhirdan menjadi beban. Asuransi dibayar
dimuka yang tersisa Rp. 2.200.000 akan menjadi beban pada periode akuntansi berikutnya.
Dengan demikian, beban asuransi adalah sebesar Rp. 200.000 untuk bulan desember dan dicatat
menggunakan jurnal penyesuaian.
Transaksi
Pembayaran dimuka suatu beban dimasa mendatang dicacat sebagai aset

Kas
dibayarkan

ketika kas dibayarkan. Transaksi dicatat sebagai debit akun beban

sebagai

dibayar dimuka dan kredit akun kas.

uang

muka

beban

Analisis

Ayat Jurnal
Beban dibayar dimuka

Xxx

Kas

Xxx

Dampak persamaan akuntasi


ASET

LIABILITAS

Ekuitas Pemilik

Penyesuaian
PAda suatu akhir periode, penyesuaian diperlukan untuk meng update akun beban dibayar dimuka.
Analisis
Akun beban dibayar dimuka menurun (dikredit) sejumlah yang menjadi beban atau telah

terpakai dan akun beban terkait meningkat.


Ayat Jurnal penyesuaian
Beban

Xxx
Beban dibayar dimuka

Xxx

Pendapatan diterima dimuka


Adalah penerimaan awal atas pendapatan masa depan dan dicatat sebagai liabilitas ketika kas
diterima. Pendapatan diterima dimuka ini kemudian berubah menjadi pendapatan seiring dengan
berlalunya waktu atau melalui operasi normal usaha. Sebagai ilustrasi digunakan transaksi oleh
solusiNet pada1 desmber:
1 Des. SolusiNet Menerima Rp.360.000. Dari pelnaggan untuk sewa tanah selama tiga bulan.
Pada tanggal 1 desember, solusiNet mencatat debit untukkas dan kredit untuk pendapatan
sewa ditrima dimuka senilai Rp. 360.000. Pada akhir desember, hanya Rp. 120.000( Rp.360.000
dibagi tiga bulan) dari pendapatan sewa diterima dimuka, Rp. 240.000. Akan menjadi pendapatan
ditahun berikutnya. Dengan demikian Rp. 120.000 adalah pendapatan bulan desember dan harus
dicatat dengan jurnal penyesuaian.
Contoh lain adalah uang kuliah yang diterima dimuka oleh universitas, biaya pelayanan
tahunan yang diterima oleh pengacara, premi yang diterima dimuka oleh perusahaan asuransi dan
uang berlangganan majalah yang diterima dimuka oleh penerbit majalah.

Pendapatan yang masih akan diterima


Adalah pendapatan yang telah dihasilkan, tetapi kas belum diterima. Biaya untuk jasa
pengacara atau jasa dokter yang telah diberikan namun belum ditagihkan adalah pendapatan yang
masih akan diterima. Sebagai ilustrasi digunakan contoh dari SolusiNet dengan salah satu
pelanggannya.
15 Des. SolsiNet telah menandatangani perjanjian dengan rahmat dimana SolusiNet akan menagih
rahmat setiap ytanggal 15 setiap bulan untuk jasa yang diberikan dengan harga Rp. 20.000/ jam.
Sejak tanggal 16 s/d 30 desember, SolusiNet memberikan 25 jam layanan kepada perusahaan
Rahma. Meskipun pendapatan sejumlah Rp. 500.000(25 jam x Rp. 20.000) telah terjadi dan
berhak diperoleh., pendapatan ini tidak akan ditagih sampai 15 Januari. Demikian pula dengan kas,
kas tidak akan diperoleh sampai perusahaan Rhmat membayar tagihan. Dengan demikian

sejumlah Rp. 500.000 pendapatan yang masih akan diterima dan Rp. 500.000 pendapatan jasa
harus dicatat dengan jurnal penyesuaian pada 31 Desember.
Contoh lain dari pendapatan yang masih akan diterima adalah piutang bunga atas wesel tagih
dan piutang sewa atas bangunan yang disewakan kepada orang lain.

Beban yang masih harus dibayar


Adalah beban yang telah terjadi tapi belum dicatat dan belum dibayarkan. Upah yang sudah
waktunya dibayar pada karyawan pada akhir periode tetapi belum dibayarkan adalah beban yang
masih harus dibayar. Sebagai ilustrasi, digunakan transaksi oleh solusi Net dengan karyawannya.
31. Des SolusiNet berutang upah kepada karyawannya sebesar Rp. 250.000 untuk hari senin dan
selasa, 30 dan 31desember.
SolusiNet membayar gaji sejumlah R.950.000 pada 13 desember dan 1.200.000 pada 27
desember 2014. Pembayaran ini mencakup pembayaran dua periode mingguanyang berakhir pada
tanggal-tanggal tersebut. Pada 31desember 2014, solusi net berutang atas gaji karyawannya
sebesar Rp. 250.000 ini akan dibayar pada 10januari 2015., namun demikian gaji yang terutang
telah terjadi pada desember 2014. Sehingga gaji akruan(Utang Gaji) sejumlah Rp. 250.000 harus
dicatat menggunakan jurnal penyesuaian 31 desember. Contoh lain dari beban yang masih harus
dibayar meliputi utang bunga atas wesel bayar dan utang pajak.

JURNAL PENYESUAIAN
untuk meng ilustrasikan jurnal penyesuaian pada tanggal 31 desember 2014 digunakan daftar
saldo yang belum disesuaikan oleh SolusiNet ditampilan 5. Bgan akun baru solusiNet yang
dikembangkan dari bagan akun sebelumnya ditunjukkan ditampilan 6. Akun-akun tambahan yang
digunakan dibab ini akan ditunjukan dengan cetak tebal. Ketentuan untuk debit kredit ditunjukan
ditampilan 3 pada bab 2 digunakan untuk mencatat penyesuaian.

BEBAN DIBAYAR DIMUKA


Beban habis pakai pada 31 desember 2014, daftarsaldo yang belum disesuaikan milik
SolusiNet menunjukan sakdo akun bahan abis pakai sebesar Rp. 2.000.000. Selain itu akun beban
dibayar dimuka menunjukan nilai Rp. 2.400.000. Masing-masing akun tersebut membutuhkan

jurnal penyesuaian.
Saldo akun habis pakai SolusiNet pada tanggal 31 Desember 2014 adalah Rp.2.000.000
sebagian bahan abis pakai( seperti Pulpen, kertas, CD ROM, kosong) digunkan selama bulan
Desember, dan sebagian lagi belum terpakai

Akun laporan posisi keuangan

AKUN LAPORAN LABA-RUGI

1. Aset

4 PENDAPATAN

11 KAS

41 PENDAPATAN JASA

12 PIUTANG USAHA

42 PENDAPATAN SEWA

13 BAHAN HABIS PAKAI

5 BEBAN

14 ASURANSI DIBAYAR DIMUKA

51 BEBAN GAJI

15 TANAH

52 BEBAN SEWA

18 PERALATAN KANTOR

53 BEBAN PENYUSUTAN

19

AKUM.

PENY.

PERALATAN

54 BEBAN UTILITAS

KANTOR
55 BEBAN BAHAN ABIS PAKAI
2. LIABILITAS
56 BEBAN ASURANSI
21 UTANG USAHA
57 BEBAN LAIN-LAIN
UTANG GAJI
23 SEWA DITERIMA DIBAYAR DIMUKA
3. EKUITAS PEMILIK
31 MODAL CINTA CITA
32 PRIVE

SolusiNet
Daftar Neraca saldo yang belum
disesuaikan
31 desember 2014
Debit
Kas

2.065.000

Piutang usaha

2,220,000

Bahan Habis pakai

2,000,000

Asuransi dibayar dimuka

2,400,000

Tanah

20,000,000

Peralatan Kantor

1,800,000

Kredit

Utang Usaha

900.000

Sewa diterima dimuka

360.000

Modal

25.000.000

Prive

4.000.000

Pendapatan Jasa

16.340.000

Beban Upah

4.275.000

Beban sewa

1.600.000

Beban Utilitas

985.000

Beban Bahan habis pakai

800.000

Beban lain-lain

455.000

Satu dari jumlah tersebut dapat diketahui, maka bagiuan yang lain dapat diitung. Biasanya lebh
mudah untuk menentukan biaya siaa bahan abis pakai pada akhir bulan daripada mencatat
penggunaannya secara harian.

Disumsikan pada tanggal 31Desember jumlah sisa bahan habis pakai sebesar Rp. 760.000 jumlah
yang akan dipindahkan dari akun aset ke akun beban adalah Rp. 1.240.000 yang dihitung sebagai
berikut:
BAHAN HABIS PAKAI YANG TERSEDIA SELAMA DESEMBER

Rp. 2.000.000

SISA BAHAN HABIS PAKAI, 31 Desember 2014

Rp. 760.000

Bahan Habis Pakai yang digunakan

Rp. 1.240.000

Pada akhir desember, Akun Beban Bahan Habis pakai seharusnya didebut Rp. 1.240.000 dan
akun bahan abis pakai dikredit Rp. 1.240.000 unutuk mencatat pemakaian selama bulan desember.
Ayat jurnal penyesuaian dan akun T untuk bahan habis pakai dan beban habis pakai adalah sebagai
berikut:
Tanggal

Keterangan

Ref.

Debit

kredit

post
2014

31

Beban bahan habis pakai

55

Bahan Habis pakai

14

1.240.000

Des
1.240.000

Asuransi dibayar dimuka


Saldo debit Rp. 2.400.000 dalam akun asuransi dibayar dimuka SolusiNet mencerminkan
pembayaran dimuka pada tanggal 1 desember untuk asuransi 12 bulan. Pada akhir bulan desember
akun beban asuransi seharusnya didebit dan asuransi dibayar dimuka seharusnya dikredit Rp.
200.000 yaitu beban asuransi untuk satu bulan. Ayat jurnal penyesuaian dan akun T untuk asuransi
dibayar dimuka
31

Beban Asuransi
Asuansi dibayar dimuka

56
15

200.000
200,000

Setelah Jurnal penyeuaian dicatat dan diposting ke buku besar akun asuransi dibayar dimuka
memiliki saldo debit Rp. 2.200.000. Sldo ini mencerminkan aset yang akan menjadi beban dimasa
mendatang. Akun beban habis pakai memiliki saldo debit Rp. 200.000 yaitu beban untuk periode
ini.
Jika jurnal penyesuaian atas beban habis pakai(Rp. 1.240.000) dan beban asuransi
Rp.200.000 tadi tidak dicatat, laporan keuangan yang disiapkan per tanggal 31 Desember akan
menjadi salah saji. Dalam laporan laba-rugi, saldo beban habis pakai dan beban asuransi akan
kurang catat secara total sebesar Rp. 1.440.000(Rp. 1.240.000+Rp. 200.000) dan laba bersih akan

lebih dicatat Rp.1.440.000. Dilaporan posisi keuangan, saldo bahan habis pakai dan asuransi
dibayar dimuka akan lebih catat secara total sebebsar Rp.1.440.000, karena laba bersih
meningkatkan ekuitas pemilik, modal Cinta cita juga akan lebih catat Rp.1.440.000 dipaoran
posisi keuangan. Hal yang akan terjadi pada laporan laba-rugi dan laporan possisi keuangan jika
jurnal penyesuaian tersebut tidak dibuat adalah sebagai berikut:
Jumlah
Salah Saji

Laporan Laba-Rugi
Pendapatan disajikan dengan benar

Rp. XXX

Beban kurang catat sebesar

(1.440.000)

Laba Bersih lebih catat sebesar

1.440.000

Laporran posisi keuangan


Aset lebih catat sebesar

1.440.000

Liabilitas disajikan dengan benar

Rp. XXX

Ekuitas pemilik lebih catat sebesar

1.440.000

Jumlah Liabilitas dan ekuitas pemilik lebih catat


Sebesar

1.440.000

Pembayaran dimuka atas suatu beban kadang dilakukan diawal periode dimana seluruhnya akan
habis pakai pada periode yang sama. Untuk meng ilustrasikan digunakan transaksi oleh SolusiNet
pada tanggal 1 Desember.

1 Des. SolusiNet membayar sewa sebesar Rp.800.000


Pada tanggal 1 desember, pembayaran sewa mencerminkan aset sewa dibayar dimuka. Namun,
sewa dibayar dimuka tersebut berkurang setiap hari secara proporsional, dan pada akhir bulan
desember, tidak akan ada aset tersisa. Dalam kasus seperti ini, pembayaran sebesar Rp.800.000
dicatat sebagai beban sewa bukan sebagai sewa dibayar dimuka. Dengan demikian maka tidak
diperlukan ayat jurnal penyesuaian pada akhir periode.

Pendapatan diterima dimuka


Berdasarkan daftar saldo yang belum disesuaikan dari SolusiNet pada tanggal 31 desember,
saldo akun sewa diterima dimuka adalah Rp.360.000. Saldo ini mencerminkan peerimaan sewa
tiga bulan pada tanggal 1 Desember untuk bulan desember, Januarin dan Februari. Pada akhir
bulan desember., sewa untuk satu bulan telah dihasilkan. Sehingga, akun sewa diterima dimuka
seharusnya didebit sebesar Rp.120.000 dan akun pendapatan sewa seharusnya dikredit Rp.120.000.
Nilai Rp.120.000 mencerminkan pendapatan sewa untuk satu bulan Rp.360.000/3.
Ayat Jurnal Penyesuaiannya sebagai berikut :
Sewa diterima dimuka

120.000

Pendapatan sewa

120.000

Pendapatan yang masih akan diterima


Selama satu periode akuntansi, sebagian pendapatan dicatat hanya sat kas diterima. Jadi pada
akhir periode akuntansi, ada pos pendapatan yang telah dihasilkan tapi belum dicatat. Untuk kasus
ini jumlah pendapatan tersebut perlu dicatat dengan mendebit akun aset dan mengkredit akun
pendapatan.
Sebagai ilustrasi, SolusiNet menandatangani perjanjian dengan perusahaan Rahmat pada
tanggal 15 Des. Perjanjian tersebut menyatakan bahwa SolusiNet akan menyediakan jasa
konsultasi komputer melalui telepon dan memberikan bantuan pada karyawan Rahmat. Jasa yang
disediakan akan ditagihkan pada Rahmat pada tanggal 15 setiap bulan dengan biaya Rp.20.000 per
jam. Per 31 Des, SolusiNet telah memberikan 25 Jam jasa kosultasi pada perusahaan Rahmat,.
Pendapatan Sebesar Rp.50.000(25 jam X Rp.20.000) akan difakturkan dan dibayar januari.
SolusiNet telah mengakui pendapatan dibulan desember.
Klaim kepada pelanggan atas pembayaran sebesar Rp.500.000 adalah piutang usaha. Dengan
demikian akun piutang usaha didebit sebesar 500.000 dan akun pendapatan jasa dikredit 500.000.
Ayat Jurnal Penyesuaiannya adalah sebagai berikut:
Piutang usaha
Pendapatan Usaha

500.000
500.000

Beban upah yang masih harus dibayar


Beberapa jenis jasa biasanya dibayar setlah digunakan, Sebagai Contoh, beban upah
diakumulasi per jam dan per hari, namun pembayaran mungkin dilakukan secara mingguan, dua
mingguan atau bulanan. Pada akhir periode akuntansi, jumlah terutang yang masih harus dibayar
adalah beban dan merupakan liabilitas.
Sebagai contoh, jika hari terakhoir dari periode pembayaran gaji bukan merupakan hari
terakhir periode akuntansi, beban upah yang terjadi dan liabilitas terkait harus dicatat
menggunakan ayat jurnal penyesuaian. AJP ini perlu dinuat agar beban dicatat dengan tepat yaitu
pada periode terjadinya.
Sebagai Ilustrasi, SOlusiNet membayar karyawannya dua minggu sekali. Pada bulan
desember, SolusiNet mbayar 950.000 pada tanggal 13 desember dan 1.200.000 pada tanggal 27
desember. Pembayaran tersebut meliputi pembayaran pada akhir periode.
Pada tanggal 31 desember, SolusiNet Mempunyai utang untuk membayar upah karyawannya
sebesar Rp.250.000 untuk hari senin dan selasa, 30-31 Desember, Dengan demikian akun beban
upah meningkat (didebit) sebesar Rp.250.000 dan akun utang upah dikredit 250.000. AJPnya
sebagai berikut :
Beban upah
Utang Gaji

250.000
250.000

Beban Penyusutan
Aset tetap ( Fixed asset) adalah sumber daya fisik yang dimiliki dan digunakan oleh
perusahaan dan bersifat permanen atau memiliki masa manfaat yang panjang. Contoh dari Aset
tetap termasuk tanah, bangunan, dan peralatan. Sebenarnya aset tetap merupakan jenis beban
dibayar dimuka jangka panjang. Namun, sifat dan masa manfaatnya yg panjang, aset ini dibayar
terpisah dari beban dibayar dimuka lainnya, seperti bahan habis pakai dan asuransi dibayar
dimuka.
Aset tetap, seperti peralatan kantor, digunakan seperti bahan habis pakai, yaitu untuk
menghasilkan pendapatan. Namuntidak seperti bahan habis pakai, terjadinya penurunuan peralatan
(aset) dalam hal kuantitas/ fisik tidak dapat terlihat secara kasat mata. Alih-alih, seiring berlalunya
waktu peralatan akan kehilangan kemampuannya untuk memberikan manfaat bagi penggunanya.
Penurunan manfaat ini disebut penyusutan atau depresiassi

Semua aset tetap kecuali tanah, akan kehilangan manfaatnya, penurunan manfaat aset yang
dipakai untuk menghasilkan pendapatan, dicatat sebagai beban, meskipun demikian penurunan
dalam aset tetap sulit diukur. Oleh karna alasan ini, sebagian dari biaya aset tetap dicatat sebagai
beban setiap tahun sepanjang masa manfaatnya. Beban periodik ini disebut beban penyusutan.

Ada beberapa jenis penyusutan aktiva tetap, antara lain:


1. Penyusutan (Depreciation) adalah alokasi sistematik jumlah yang dapat
disusutkan dari suatu aktiva tetap berwujud sepanjang masa manfaatnya.

2. Amortisasi (Amortization) adalah alokasi sistematik biaya perolehan aktiva tak


berwujud (misalnya patent, goodwill, trademark, franchise, dll) selama masa
manfaatnya. Menurut PSAK, periode amortisasi tidak boleh melebihi 20 tahun
berdasarkan pertimbangan bahwa dalam 20 tahun sudah banyak perkembangan
yang terjadi sehingga untuk tenggang waktu selebihnya aktiva tidak berwujud
diprediksi tidak lagi memiliki manfaat keekonomian

3. Deplesi (Depletion) adalah proses penyusutan biaya perolehan atas sumber daya
alam yang dimiliki perusahaan ke dalam periode akuntansi yang memperoleh
manfaatnya. Biaya yang dikapitalisasi biasanya meliputi biaya penguasaan,
eksplorasi, dan pengembangan.
Akun akumulasi penyusutan disebut akun kontra, karena akun tersebut dikurangi dari akun
aset pasangannya dilaporan posisi keuangan. Salod normal akun kontra adalah kebalikan dari akun
yang dikuranginya,. Jadi saldo norma akumulasi penyusutan adalah kredit.
Nama yang biasa digunakan unuk aset tetap dan akn aset kontra terkait aladah sebagai berikut

Aset Tetap

Aset Kontra

Tanah

Tidak ada-tidak disusutkan

Gedung

Akumulasi penyusutan-gedung

Perlatan Kantor

Akumulasi penyusutan- Peralatan kantor

Peralatan Toko

Akumulasi Penyusutan-peralatan Toko

Pada tanggal 31 Desember 2014, daftar saldo yang belum disesuaikan milik SolusiNet
mengindikasikan bahwa SolusiNet memiliki dua aset tetap yaitu Tanah dan peralatan Kantor.
Tanah tidak mengalami penyusutan. Namun jurnal penyesuaian dicatat untuk penyusutan
peralatan kantor bulan Desember. Asumsikan jika peralatan kantor menyusut sebesar Rp.50.000
selama bulan desember, akun beban penyusutan meningkat (didebit Sebesar 50.000 dan akum.

Peny. Peralatan kantor dikredit sebesar 50.000. Ajpnya sebagai berikut :


Beban Penyusutan

50.000

Akum. Peny. Peralatan Kantor

50.000

Persamaan Akuntansi
Aset=Peralatan Kantor Rp. 1.800.000
Ekuitas Pemilik= Beban Penyusutan 50.000 (D)
Akum.peny. Perlatan kantor 50.000 (K)

Setelah ayat jurnal penyesuaian dicatat dan diposting, akun peralatan kantor masih mempunyai
saldo sebesar 1.800.000. Nilai ini adalah biaya perolehan peralatan kantoryang dibeli pada tanggal
4 desember. Akun akumulasi penyusutan peralatan kantor mempunyai saldo kresit sebesar 50.000.
Perbedaan anatara dua saldo tersebut adalah biaya perolehan peralatan kantor yang belum
didepresiaasi. Jumlah ini 9 Rp.1.750.000 disebut nilai buku aset, atau nilai buku bersih yang
dihitung sebagai berikut;
Nilai buku Aset = Biaya Perolehan Peralatan kantor - Akum.Peny. Peralatan kantor
= Rp.1.800.000 - Rp.50.000
= Rp.1750.000

Ringkasan Proses Penyesuaian

Ringkasan penyesuaian dasar ini, termasuk jenis penyesuaian, ayat jurnal penyesuaian,
dan pengaruh penyesuaian dalam

laporan keuangan terdapat pada tampilan 8. Ayat

jurnal penyesuaian untuk SolusiNet terdapat pada tampilan 9. Ayat jurnal penyesuaian
diberi tanggal per hari terakhir periode tersebut. Alan tetapi, kaena proses
pengumpulan informasi mengenai penyesuain membutuhkan waktu, maka ayat jurnal
biaanya dicatat pada tanggal setelah hari terakhir periode. Setiap ayat jurnal biasanya
didukung oeh penjelasan.
Ayat-ayat jurnal penyesuaian oleh solusinet yang telah diposting ke buku besar
dapat dilihat pada tampilan 10. Penyesuain yang ditunjukan dengan warna
tampilan 10 untuk membedakan dari

di

transaksi lainnya.

Contoh Latihan 3-8 Dampak Mengabaikan Penyesuain


Untuk tahun yang berakhir pada 3 Desember 2015, Mega Medika tidsk memasukan ayat jurnal penyesuain
untuk (1) pendapatn diterima di muka Rp 8.600.000 yang telah dihasilkan, (2) pendapatan diterima yang
belum ditagih Rp 12.500.000, dan (3) gaji yang terutang Rp 2.900.000. tunjukan seluruh kesalan pada (a)
pendapatan, (b) beban, dan (c) laba bersih untuk tahun 2015.

Jawaban latihan 3-8

a. Pendapatan kurang catat sebesar Rp 21.100.000 (Rp 8.600.000 + Rp 12.500.000)


b. Beban kurang catat sebesar Rp 2.900.000
c. Laba bersih kurang catat sebesar Rp 18.200.000 ( Rp 8.600.000 + Rp 12.500.000 Rp 2.900.000)

T A M P I LA N 8

Ringkasan Penyesuaian
BEBAN DIBAYAR DI MUKA

Contoh

Alasan
Penyesuian

Ayat Jurnal
Penyesuain

Contoh
SolusiNet

dari

Dalam Ribuan

Dampak
Laporan
Keuangan jika Jurnal
Penyesuaian
Diabaikan

Rupiah

Bahan
habis
pakai,
asuransi
dibayar
dimuka

Beban dibayar di Beban


muka (aset) telah
Aset
digunakan
aau
K.
dikonsumsi dalam
operasi bisnis.

D.

Beban Bahan Habis Laporan Laba Rugi:


Pakai
1.240
Pendapatan
tidak
Bahan
habis tampak
pakai 1.240
Beban kurang cepat
Beban
Asuransi
Laba bersih lebih catat
200
Asuransi
dimuka

Dibayar
200

Laporan
Keuangan :

Posisi

Aset lebih catat


Liabilitas
terdampak

tidak

Ekuitas
pemilik
(modal) Lebih catat

PENDAPATAN DITERIMA DI MUKA


Sewa
diterima
dimuka
langganan
majalah
diterim
dimuka,
pendapata
n
jasa
diterima
di muka

Kas
diterima Liabilitas
sebelum
jasa D.
diberikan dicatat
Pendapatan
sebagai liabilitas.
K.
Sebagian jasa telah
diberikan sebelum
akhir
periode
akuntansi.

Sewa
Muka

diterima
120

Pendapatan sewa

di Laporan laba Rugi :


Pendapatan
catat

kurang

Beban tidak terdampak


120

Laba
catat

bersih

Laporan

kurang

posisi

keuangan :
Asset
terdampak
lebih catat

tidak
liabilitas

Ekuitas pemilik (modal


lurang catat
PENDAPATAN YANG MASIH AKAN DITERIMA
Jasa telah
diberikan
tapi belum
ditagihkan
,
bunga

Jasa telah diberikan


kepada peanggan,
tapi
belum
ditagihkan
atau
dicatat. Pendapatan

yang
bunga telah terjadi
masih akn tapi belum diterima
diterima
atau dicatat.

Aset
D.

Piutang usaha

500 Laporan Laba Rugi :

Pendapatan jasa

Pendapatan
jasa
K.

500

Pendapatan
catat

Kurang

Beban Tidak terdampak


Laba
catat

bersih

Laporan
keuangan :

Kurang

posisi

Asset Kurang cepat


Lianbilitas
terdampak

Tidak

Ekuitas
Pemilik
(modal) Kurang catat
BEBAN YANG MASIH HARUS DIBAYAR
Gajih atau
upah telah
terjadi
tapi belum
dicatat,
bunga
terjadi
tapi belum

Beban telah terjadi, Beban


tapi
belum D.
dibayarkan
atau
Liabilitas
dicatat.
K.

Beban upah
Utang
250

250

Laporan Laba Rugi :

upah Pendapatan
terdampak

tidak

Beban Kurang catat


Laba bersih lebih catat

dibyarkan

Laporan
keuangan :

posisi

Asset Tidak terdampak


Liabilitas Kurang catat
Ekuitas pemilik (modal)
Lebih catat
PENYUSUTAN
Penyusuta
n
peralatan
dan
bangunna
n

Nilai asset tetap Beban


menyusut karena
Kontra
digunakan/dikonsu
K.
msi dalam operasi
bisnis.

D.
Aset

Beban
50

penyusutan Laporan Laba Rugi :

Akum. Peny.Peralatan
50

Pendapatan
terdmpak

tidak

kantor Beban kursng catat


Laba bersih lebih catat

Laporan
keuangan :

posisi

Asset lebih catat


Liabilitas
temdapak

tidak

Ekuitas pemilik (modal)


lebih catat

TA M P I LA N

Seputar Bisnis
Microsoft Corporation
Microsoft corporation mengembangkan, menghasilkan, mengeluarkan lisensi, dan mendukung
sejumlah besar produk peranti lunak untuk komputer, termasuk windows 7, windows 8,
xindowsXP, excel dan sistem permainan Xbox. Ketika microsoft menjual produk-produknya,
muncul kewajiban untuk mendukung peranti lunak dengan dukungan teknis dan pembaruan
secara periodik. Hasilnya, tidak semua pendapatan diterima saat tanggal penjualan;
Sebagian pendpatan saat tanggal penjualan merupakan pendapatan diterima di muka. Porsi
pendapatan yang terkait dengan jasa pendukung, seperti informasi perkembangan dan dukungan
teknis, diterima dengan berlalunya waktu dan jasa telah diberikan pelanggan. Jadi, setiap tahun
Microsoft membuat ayat jurnal penyesuaian untuk mengubah sebagian pendpatan yang diterima
di muka menjadi pendapatan. Kutipan berikut diambil dari laporan keuangan Microsoft
Persentase pendapatan yang diatat sebagai pendapatan diterima di
muka.... rata-rata
Berkisar antara 15% sampai 25% dari harga jual windows XP Home,
rata rata 5% sampai 15%

T A M P I L A N 10
dengan Ayat Jurnal Penyesuaian- SolusiNet

Buku

besar

TA M P I LA N
(Lanjutan)

10

Buku besar dengan ayat jurnal Penyesuaian SolusiNet

T A M P I L A N 10

Buku besar dengan ayat jurnal Penyesuaian SolusiNet

(Lanjutan)

Daftar Saldo Disesuaikan

Setelah semua ayat jurnal penyesuain telah diposting, daftar saldo disesuaikan
(adjusted trial balance) disiapkan. Daftar saldo disesuaikan memeriksa kesimbangan
jumlah saldo debit dan kredit sebelum menyiapkan laporan-laporan keuangan. Jika
daftar saldo disesuaikan tidak berimbang, berarti kesalahan telah terjadi. Akan tetapi,
seperti yang telah dibahas sebelumnya di Bab 2, kesalahan dapat timbul meskipun
daftar saldo disesuaikan telah sama. Sebagai contoh, jumlah daftar saldo disesuaikan
akan sama jika ayat jurnal penyesuaian ditiadakan.
Tampilan 11 menunjukan daftar saldo disesuaikan untuk SolusiNet per 31 Desember
2014. Pada Bab 4 akan dibahas bagaimana laporan keuangan, termasuk laporan posisi
keuangan dapat disiapkan dari suatu daftar saldo disesuaikan.
T A M P I L A N 11

Daftar saldo disesuaikan

Contoh Latihan 3-9 Dampak Kesalahan pada Daftar Saldo Disesuaikan


Untuk setiap kesalahan berikut ini, dianggap tidak berhubungan, tunjukkan apakah
kesalahan akan menyebabkan jumlah daftar saldo disesuaikan menjadi tidak
berimbang. Jika kesalahan akan menyebabkan jumlah daftar saldo disesuaikan tidak
berimbang, tunjukkan apakah jumlah debit atau kredit yang lebih tinggi dan berapa
besarnya.
a. Penyesuaian untuk pendapatan yang masih akan diterima Rp 5.340.000
dijurnal sebagai debit pada Utang Usaha sebesar Rp 5.340.000 dan kredit pada
pendapatan jasa sebesar Rp 5.340.000.

b. Penyesuaian untuk penyusutan Rp 3.260.000 dijurnal sebagai debit pada


beban penyusutan sebesar Rp 3.620.000 dan lredit pada Akumulasi
Penyusutan sebesar Rp 3.260.000.

Jawaban latihan 3-9

a. Jumlah berimbang meskipun seharusnya dijurnal debit pada Piutang, bukan


Utang Usaha
b. Jumlah tidak berimbang. Jumlah debit lebih tinggi sebesar Rp 360.000 (Rp
3.620.000 Rp 3.260.000)

Analisis dan Interpretasi Keuangan : Analisis Vertikal


Membandingkan setiap pos dalam laporan keuangan dengan
jumlah total dari laporan yang sama berguna untuk menganalisis hubungan
antar-pos dalam laporan keuangan. Analisi vertikal (vertical analysis) adalah
istirahat yang digunakan untuk menjelaskan perbandingan tersebut.
Dalam analisis vertikal, sebuah laporan posisi keuangan, setiap
pos aset dinyatakan sebagai persentase terhadap total aset. Setiap pos liabilitas dan
ekuitas pemilik dinyatakan sebagai persentase terhadapa total liabilitas dan ekuitas
pemilik. Dalam
Analisis vertikal laporan laba rugi, setiap pos dinyatakan sebagai persentase terhadap
pendapatan atau pendapatan jasa.
Analisis vertikal juga berguna untuk menganalisis perubahan dalam laporan
keuangan selama periode tertentu. Sebagai ilustrasi, dapat dilihat analisis vertical pada
laporan laba rugi selama dua tahun pada kantor Konsultan Hukum J.Haryanto sebagai
berikut.

Analisis vertikal di atas menunjukan tren menguntungkan dan tidak

menguntungkan yang berdampak pada laporan laba rugi kantor Konsultan Hukum J.
Haryanto. Kenaikan beban upah 2% (32% - 30%) adalah tren yang tidak
menguntungkan sebagaimana kenaikan beban utilitas 0,7% (6,7% - 6,0%). Tren yang
menguntungkan terlihat dari penurunan beban bahan habis pakai sebesar 0,6% (2% 1,4%). Presentase beban sewa dan beban lain-lain terhadap pendapatan jasa tidak
berubah. Hasil bersih dari tren ini adalah persentase laba bersih terhadap pendapatan
jasa menurun dari 52,8% menjadi 50,7%.
Analisis berbagai persentase yang ditunjukkan oleh kantor Konsultan Hukum
J. Haryanto bias diperkuat dengan perbandingan rata-rata industry. Rata-rata tersebut
biasanya dipublikasikan oleh asosiasi dagang dan penyedia inpormasi keuangan.
Perbedaan besar antara rata-rata industry dengan perusahaan harus diinvestigasi.
Analisis vertikal laba operasi yang diambil dari laporan laba rugi selama dua
tahun pada Jaringan Utama ditunjukan sebagai berikut.

Analisis di atas menunjukkan bahwa Jaringan Utama mengalami kerugian operasi


sebesar 8,6% dari pendapatan di Tahun 2. Analisis tersebut mengindikasikan bahwa
kerugian operasi turun secara signifikan ditahun 2 jika dibandingkan dengan Tahun 1
sebesar 42,2% dari pendapatan. Setiap beban sebagai bagian persen dari pendapatan
mengalami penurunan di Tahun 2. Penurunan terbesar terjadi pada kategori beban
lain-lain (net) yang mengalami penurunan sebesar 23,2% (53,2%-30%). Pemeriksaan
terhadap laporan tahunan Jaringan Utama menunjukkan bahwa sebagian besar beban
lain-lain pada Tahun 1 disebabkan oleh hilangnya nila asset jangka panjangb sebagai
imbas dari krisis di dunia ekonomi di Tahun 1. Beban penjualan menurun dari 35,4%
dari pendapatan di Tahun 1 menjadi 29,8% di Tahun 2, menurun sebesar 5,6%. Beban

pendapatan turun sebesar 3,5% (39,5% - 36,0%) dan Beban administrasi menurun
sebesar 1,3% (14,1% - 12,8%).
Meskipun Jaringan Utama masih melaporkan kerugian di Tahun 2, perusahaan
telah meningkatkan control Terhadap beban secara signifikan dibandingkan dengan
Tahun 1. Namun, penurunan pendapatan dari Rp562.264 ke Rp401.733 menjadi
perhatian besar. Rupanya, Jaringan Utama mengurangi beban-beban sebagai respons
dari penurunan pendapatan.

Contoh Latihan 3-10 Analisis Vertikal


Berikut adalah dua laporan laba rugi untuk perusahaan Fardana.

a. Buatlah sebuah analisa vertikal dari laporan Laba Rugi Perusahaan Fardana.
b. Apakah analysis vertikal mengindikasi tren yang menguntungkan atau tidak?

Jawab Latihan 3-10


a.

b. Analisis tersebut mengindikasikan tren yang tidak menguntungkan dari


peningkatan beban operasi dan penurunan pendapatan operasi

Sekilas Pandang Bab 3

1. Menjelaskan Karakteristik proses Penyesuaian


Poin penting Akuntansi berbasis akrual mengharuskan pendapatan dilaporkan pada
periode pendapatan tersebut terjadi dan beban sesuai dengan pendapatan yang
dihasilkannya. Memperbrui akun pada akhir periode akuntansi disebut proses
penyesuaian. Setiap ayat jurnal penyesuaian mempengaruhi akun laporan laba rugi
dan laporan posisi keuangan. Empat jenis akun yang memerluan ayat jurnal
penyesuaian adalah beban dibayar dimuka, pendapatan yang masih akan diterima, dan
beban yang harus dibayar.

Contoh

Hasil Pembelajaran

Menjelaskan mengapa akuntansi berbasis


akrual

mengaruskan

ayat

Latihan Praktik

latihan

jurnal

penyesuaian.

Membuat daftar akun yang memerlukan


dan

tidak

memerlukan

ayat

jurnal

penyesuaian pada akhir periode akuntansi.

Cl 3-1

Memberi contohbeban di bayar muka,


pendapatan diterima di muka, dan beban
yang masih harus dibayar

CL 3-2

LP 3-1A, 3-1B

LP 3-2A, 3-2B

2. Membuat

ayat

jurnal

untuk

akun

yang

memerlukan

penyesuaian
Poin penting Ayat jurnal penyesuaian yang dibahas di bab ini termasuk beban
dibayar di muka, pendapatan diterima di muka, pendapatan yang masih akan diterima,
dan beban yang masih harus dibayar. Selain itu, ayat jurnnal penyesuian yang
diperlukan untuk mencatat penyusutan pada aset tetap juga dipelajari.

Contoh
latihan

Hasil Pembelajaran

Menyiapkan

ayat

jurnal

penyesuaian

untuk beban dibayar di muka.

Menyiapkan

ayat

jurnal

Latihan praktik

CL 3-3
penyesuaian

LP 3-3A, 3-3B

untuk pendapatan diterima di muka

Menyiapakan ayat jurnal penyesuaian


unttuk pendapatan yang masih akan
diterima

Menyiapkan

ayat

jurnal

penyesuaian

CL 3-4

LP 3-4A, 3-5B

untuk beban yang masih harus dibayar

Menyiapkan

ayat

jurnal

penyesuaian

CL 3-5

LP 3-5A, 3-5B

CL 3-6

LP 3-6A, 3-6B

CL 3-7

LP 3-7A, 3-7B

untuk beban penyusutan

3. Meringkas proses penyesuaian


Poin penting ringkasan penyesuain, termasuk jenis penyesuaian, ayat jurnal
penyesuain, dan pengaruh kelalaian dalam menyesuaikan laporan keuangan,
ditunjukkan di Tampilan 8.

Hasil pembelajaran

Contoh
latihan

Latihan praktik

Menentukan pengaruh kelalaian dalam


mencatat ayat jurnal penyesuaian untuk
beban dibayar di muka, pendapatan
LP 3-8A, 3-8B
diterima di muka, pendapatan yang masih
akan diterima, beban yang masih harus
dibayar, dan penyusutan

CL 3-9

4. Menyiapkan daftar saldo disesuaikan


Poin penting setelah semua ayat jurnal penyesuaian telah diposting,
keseimbangan jumlah saldo debit dan kredit diperiksa dengan menyiapkan daftar
saldo disesuaikan.

Hasil Pembelajaran

Menyiapkan daftar saldo disesuaikan


Menentukan
pengaruh
kesalahn
terhadap keseimbangan jumlah saldo
dalam daftar saldo disesuaikan

Contoh
latihan

CL 3-9

Latihan praktik

LP 3-9A, 3-9B

5. Menjelaskan dan memberi ilustrasi penggunaan analisis


vertikal dalam mengevaluasi kinerja dan kondisi keuangan
perusahaan.
Poin penting membandingkan setiap akun pada laporan keuangn dengan jumlah
total dari laporan yang sama disebut analisis vertikal. Pada laporan posisi
keuangan, setiap aset ditampilkan sebagai persentase dari total aset dan setiap
liabilitas dan ekuitas pemilik. Pada laporan laba rugi, setiap pendapatan dan beban
ditampilkan sebagai persentase total pendapatan dan persentase dari seluruh
pendapatan atau pendapatan jasa yang diterima.

Hasil pembelajaran

Mendeskripsikan analisis vertikal


Menyiapkan laporan analisis vertikal

Contoh
latihan

Latihan praktik

dari laporan keuangan

CL 3-10

LP 3-10A, 3-10B

Istilah penting

Akumulasi
akuntansi berbasis akrual

penyusutan

(accumulated depreciation)

(accrual basts of accounting)

Akun kontra atau akun aset kontra

akuntasi berbasis kas

(contra accounting or contra aset account)

(casb basis of accounting)

Aset tetap
dibayar

beban

(fixed asset or plant)

(accrued expense)

Analisis vertikal

beban dibayar di muka

(vertical analysis)

(prepaid expense)

Ayat jurnal penyesuaian

beban penyusutan

(adjusted entries)

(depreciation expense)

Daftar saldo disesuaikan


atau

konsep atau prinsip pemadanan

(adjusted trial balance)

konsep pertandingan

matching

(matching
Principle)

Konsep pengakuan pendapatan

yang

masih

concept

harus

atau

pendapatan diterima di muka

(revenue recognition concept)

(unearned revenues)

Konsep periode akuntansi

Penyusutan

(accounting period concept)

(depreciation)

Nilai buku aset

proses penyeseuaian

(atau nilai buku bersih) (book value of

(adjusting process)

The asset or net book value)


Pendapatan yang masih akan diterima
(accrued revenues)

Soal Ilustratif
Tiga tahun yang lalu, Aria mendirikan perusahaan Tugu Realty. Pada tanggal 31 Juli
2015, akhir tahun berjalan, daftar saldo Tugu Setia yang belum pernah disesuaikan
adalah sebagai berikut :

Data yang diperlukan untuk menentukan penyesuaian akhir tahun adalah sebagai
berikut :
a.
b.
c.
d.
e.

Sisa bahan habis pakai padaa 31 Juli 2015, Rp 380.000.


Premi asuransi yang sudah terpakai selama tahun berjalan, Rp 315.000.
Penyusutan peralatan selama tahun berjalan, Rp 4.950.000.
Gaji terutang , tetapi belum dibayarkan pada 31 Juli 2015, Rp 440.000.
Pendapatan telah dihasilkan, tetapi belum dicatat pada 31 Juli 2015, Rp
1.000.000.
f. Pendapatan diterima di muka pada 31 Juli 2015, Rp 750.000.
Intruksi

1. Buatlah ayat jurnal penyesuaian yang diperlukan, termasuk penjelasan ayat


jurnal.
2. Hitung saldo akun-akun yang terpengaruh oleh ayat jurnal penyesuaian
dan siapkan daftar saldo disesuaikan

Solusi

Diskusi

1. Bagaimana pendapatan dan beban dilaporkan dalam laporan laba rugi dengan
menggunakan (a) akuntansi berbasis kas dan (b) akuntansi berbasis akrual?
2. Apakah konsep pemadanan (matchingconcept) berhubungan dengan (a)
akuntansi berbasis kas, atau (b) akuntansi berbasis akrual?

3. Mengapa ayat jurnal penyesuaian diperlukan pada akhir periode akuntansi?


4. Apakah perbedaan antara ayat jurnal penyesuaian dan ayat jurnal koreksi?
5. Sebutkan empat kategori berbeda dari ayat jyrnal penyesuaian yang secara
berkala diperlukan pada akhir periode akuntansi.
6. Jika pengaruh pos debit dari ayat jurnal penyesuian adalah untuk meingkatkan
saldo akun aset, pernyataan berikut yang manakah yang menjelaskan pengaruh
porsi debit dari ayat jurnal tersebut?
a. Meningkatkan saldo akun pendapatan.
b. Meingkatkan saldo akun beban
c. Meningkatkan saldo akun liabilitas.
7. Jika pengaruh porsi krdit dari ayat jurnal penyesuaian adalah untuk
meningkatkan saldo akun liabilitas, pernyataan berikut yang manakah yang
menjelaskan pengaruh porsi debit dari ayat jurnal tersebut?
a. Meningkatkan saldo akun pendapatan.
b. Mingkatkan saldo akun beban.
c. Meningkatkan saldo akun aset
8. Apakah setiap jurnal penyesuaian memiliki pengaruh dalam menentukan
jumlah laba bersih dalam suatu periode? Jelaskan.
9. Pada tanggal 1 november tahun berjalan, perusahaan membayar sewa gedung
bulan Agustus yang dihuninnya. (a) apakah hak yang diperoleh pada tanggal 1
november mencerminkan suatu aset atau beban? (b) apakah alasan
pembenaran untuk mendebit baban sewa pada saat pembayaran?
10. (a) jelaskan tujuan dua akun : beban penyusutan dan akumulasi penyusutan.
(b) apakah saldo normal masing-masing akun tersebut? (c) apakah wajar jika
saldo dua akun tersebut sama jumlahnya? (d) dalam laporan keuangan
manakah masing-masing akun tersebut mujumla asuransi uang terpakai selama
tahu berjalah adalah Rp 16.400.000.

Latihan praktik

CL 3-1

LP 3-1A Akun-akun yang memerlukan penyesuaian

Jawablah dengan Ya atau Tidak apakah setiap akun berikut biasanya memerlukan
ayat jurnal penyesuaian.
a. Akumulasi Penyusutan
habis pakai
b. Prive, Andi Wongso
diterima di Muka

CL 3-1

c. Tanah

e. Bahan

d. Utang gaji

f. Sewa

LP 3-1B Akun-akun yang memerlukan penyesuaian

Jawablah dengan Ya atau Tidak apakah setiap akun berikut biasanya memerlukan ayat
jurnal penyesuaian.
a. Gedung
e. Modal, Narji siregar
b. Kas
f. Asuransi di bayar di muka

CL 3-2

c. Beban Bunga
d. Beban Lain-lain

LP 3-2A Jrnis Penyesuaian

Masukkan pos-pos berikut dalam golongan (1) beban dibayar di muka, (2) pendapatan
diterima di muka, (3) pendapatan yang masih akan dterima, atau (4) beban yang
masih harus dibayar.
a.
b.
c.
d.

CL 3-2

Kas sudah diterima untuk jasa yang belum diberikan


Asuransi sudah dibayar untuk tahun depan
Pendapatan atas sewa yang sudah jatuh tempo, tetapi kasnya belum diterima
Gaji yang terutang tapi belum dibayar

LP 3-2B jenis Penyesuaian

Masukkan pos-pos berikut dalam golongan (1) beban dibayar di muka, (2) pendapatan
diterima di muka, (3) pendapatan yang masih akan diterima, atau (4) beban yang
masih harus dibayar.
a. Kas diterima atas penggunaan tanah bulan depan
b. Pendapatan sudah jatuh tempo, tetapi kasnya belum diterima
c. Beban sewa yang sudah jatuh tempo, tapi belom dibayar

d. Sisa bahan habis pakai

CL 3-3

LP 3-3A Penyesuain untuk bahan habis pakai yang digunakan

Akun bahan habis pakai memiliki saldo awal Rp 1.975.000 dan didebit sebesar Rp
4.125.000 untuk bahan habs pakai yang dibeli selama setahun berjalan. Buatlah ayat
jurnal penyesuaian yang diperlukan pada akhir tahun diasumsikan jumlah sisa bahan
habis pakai adalah Rp 1.850.000.
CL 3-3

LP 3-3B Penyesuaian untuk asuransi yang terpakai

Akun asuransi dibayar di muka memilki saldo awal Rp 9.600.000 dan didebit sebesar
Rp 12.900.000 untuk premi yang dibayar selama setahun berjalan. Buatlah ayat jurnal
penyesuaian yang diperlukan pada akhir tahun diasumsikan jumlah asuransi yang
belum terpakai untuk periode mendatang adalah Rp 33.675.000.
CL 3-4

LP 3-4A Penyesuaian untuk pendapatan diterima di muka

Saldo akun pendapatan diterima di muka, sebelum penyesuaian pada akhir tahun
sebesar Rp 78.500.000. buatlah ayat jurnal penyesuaian yang diperlukan diasumsikan
jumlah pendapatan diterima di muka pada akhir tahun adalah sebesar Rp 33.675.000.
CL 3-4

LP 3-4B Penyesuaian untuk sewa diterima di muka

Pada tanggal 1 juni 2015, Mariko menerima Rp 18.900.000 untuk sewa tanah selama
12 bulan. Buatlah ayat jurnal penyesuaian yang diperlukan untuk sewa diterima di
muka pada tanggal 31 Desember 2015.
CL 3-5
diterima

LP 3-5A Penyesuaian untuk pendapatan yang masih akan

Pada akhir tahun berjalan, pendapatan yang telah dihasilkan, tetapi belum ditagih ke
klien adalah sebesar Rp 12.840.000. Buatlah ayat jurnal penyesuaian untuk mencatat
pendapatan yang masih akan diterima.
CL 3-5B
diterima

LP 3-5B Penyesuian unntuk pendapatan yang masih akan

Pada akhir tahun berjalan, pendapatan yang telah dihasilkan, tetapi belum ditagih ke
klien adlah sebesar Rp17.555.000. Buatlah ayat jurnal penyesuaian untuk mencatat
pendapatan yang masih akan diterima.

CL

3-6

LP 3-6A Penyesuaian untun beban yang masih harus

dibayar
Tri Hapsari membayar gaji mingguan sebesar Rp16.250.000 pada hari Jumat untuk
lima hari kerja yang berkahir pada hari tersebut. Buatlah ayat jurnal penyesuaian yang
diperlukan pada akhir periode akuntasi diasumsikan periode tersebut berakhir pada
hari Rabu.

Sebagai gambaran, jawaban untuk akun pertama ditunjukkan berikut ini.

Akun
Jawaban
Piutang usaha
membutuhkan penyesuaian (AR)

Biasanya

Kas
Beban Bunga
Piutang Bunga
Modal, Johan Sani
Tanah
Peralatan kantor
Sewa Dibayar di Muka
Bahan Habis Pakai
Pendapatan Diterima di Muka

L 3-3 Ayat jurnal penyesuaian untuk bahan habis pakai


Saldo akun Bahan Habis Pakai, sebelum penyesuaian pada akhir tahun, sebesar Rp
2.389.000.

Buatlah ayat jurnal penyesuaian yang diperlukan jika jumlah sisa bahan habis pakai
pada akhir tahun
sebesar Rp 830.000.

L 3-4 Menentukan bahan habis pakai yang dibeli


Akun bahan habis pakai dan beban bahan habis pakai pada tanggal 31 Desember,
setelah ayat jurnal penyesuaian di-psting pada akhir tahun pertama operasinya,
ditunjukkan dalam akun T berikut ini :

Bahan
Beban Bahan Habis Pakai
Saldo

1.560.000

Habis

Pakai

Saldo

4.250.000

Hitunglah jumlah bahan habis pakai yang dibeli selama tahun berjalan.

L 3-5 Pengaruh menghilangkan ayat jurnal penyesuain


Pada tanggal 31 Maret, akhir bulan pertama operasi, perusahaan lupa membuat ayat
jurnal penyesuaian yang biasa dibuat untuk memindahkan asuransi dibayar di muka
yang terpakai ke akun beban. Pos-pos apa sajakah yang akan salah disajikan karena
kekeliruan tersbut, dalam (a) laporan lapa rugi untuk bulan Desember dan (b) laporan
posisi keuangan per 31 Desember? Juga tunjukkan apakah pos-pos tersebut akan catat
atau kurang catat.

L 3-6 Ayat jurnal penyesuaian untuk asuransi dibayar di muka


Saldo akun asuransi dibayar di muka, sebelum penyesuaian pada akhir tahun sebesar
Rp 21.700.000. Buatlah ayat jurnal penyesuaian yang diperlukan dalam setiap pilihan
berikut untuk menentukan jumlah penyesuaian: (a) jumlah asuransi yang terpakai
selama tahun tersebut sebesar Rp 16.450.000; (b) jumlah asuransi yang belum
terpakai untuk periode mendatang sebesar Rp 5.250.000.

L 3-7 Ayat jurnal penyesuaian untuk asuransi dibayar di muka

Akun asuransi dibayar di muka bersaldo Rp 12.000.000 pada awal tahun. Akun
didebit Rp 18.000.000 untuk premi atas polis yang dibeli selama tahun berjalan.
Buatlah ayat jurnal penyesuaian yang diperlukan pada akhir tahun untuk setiap situasi
berikut : (a) jumlah asuransi yang belum terpakai untuk periode mendatang Rp
13.600.000; (b) jumlah asuransi yang terpakai selama tahun berjalan adalah Rp
16.400.000.

L 3-8 Ayat jurnal penyesuaian untuk pendapatan diterima di muka


Saldo akun pendaptan diterima di muka, sebelum penyesuaian pada akhir tahun,
adalah Rp 37.500.000. Buatlah ayat jurnal penyesuain yang diperlukan jika jumlah
pendapatan dterima di muka pada akhir tahun adalah Rp 12.300.000.

L 3-9 Pengaruh menghilangkan ayat jurnal penyesuaian


Pada akhir juli, bulan pertma perusahaan beroperasi, perusahaan ternyata lupa
membuat ayat jurnal penyesuaian untuk memindahkan sewa diterima ke akun
pendapatan dari akun sewa diterima di muka. Tunjukkan pos-pos manakah yang akan
salah disajikan karena kekeliruan

L 3-10 Ayat jurnal penyesuaian untuk pendapatan yang masih akan


diterima
Pada akhir tahun berjalan, pendapatan telah dihasilkan tetapi belum ditagih ke klien
sebesar Rp 8.450.000.
a. Buatlah ayat jurnal penyesuaian untuk mencatat pendapatan yang masih akan
diterima.
b. Jika basis kas, dan bukan basis akrual, telah digunaka, apakah ayat jurnal
penyesuaian tetap diperlukan? Jelaskan.

L 3-11 Ayat jurnal penyesuaian untuk pendapatan diterima di muka


dan pendapatan yang masih akan diterima
Saldo akun pendapatan diterima di muka, sebelum penyesuaian pada aakhir tahun,
adalah Rp 112.000.000. Hanya Rp 71.600.000 saja yang telah dihasiklan. Sebagai

tambahan, pendapatan yang telah dihasilkan, tetapi belum ditagih sebesar Rp


47.400.000. buatlah ayat jurnal penyesuaian (a) untuk menyesuaikan akun pendapatan
diterima di muka dan (B) untuk mencatat pendapatan yang masih akan diterima.

L3-12 Pengaruh dihilangkannya ayat jurnal penyesuaian


Ayat jurnal penyesuian untuk pendapatan yang masih akan diterima dihilangkan pada
tanggal 31 Oktober, akhir tahun berjalan. Tunjukan pos-pos apa saja yang akan salah
disajikan, di (a) laporan laba rugi tahun berjalan dan (b) laporan posisi keuangan per
31 Dsember. Tentukan juga apakah pos-pos tersebut akan lebih atau kurang catat.

L3-13 Ayat jurnal penyesuaian untuk gaji yang harus dibayar


Mega Sari membayar gaji mingguan sebesar Rp 11.750.000 pada hari Jumat untuk
lima hari kerja yang berakhir pada hari tersebut. Buatlah ayat jurnal penyesuaian pada
akhir periode akuntansi, diasumsikan periode berakhir pada (a) hari Rabu, (b) hari
Kamis.

L3-14 Menghitung upah yang dibayrakan


Akun utang upah dan beban upah pada tanggal 31 Mei, setelah ayat jurnal
penyesuaian di-posting pada akhir bulan pertama operasi, ditunjukkan dalam akun-T
berikut ini :
Utang Upah
Saldo

7.175.000

Beban Upah
Saldo

73.250.000

Hitunglah jumlah upah yang dibayarkan selama bulan tersebut.

LP 3-6B Penyesuaian untuk beban yang masih harus dibayar


Karina membayar gaji mingguan sebesar Rp27.600.000 pada hari senin untuk enam
hari kerja yang berakhir pada hari sabtu sebelumnya. Buatlah ayat jurnal penyesuaian
yang diperlukan pada akhir periode akuntansi diasumsikan periode tersebut berakhir
pada hari jumat.

LP 3-7A Penyesuaian untuk penyusutan


Perkiraan jumlah penyusutan pada peralatan untuk tahun berjalan adalah Rp9.100.000.
Buatlah ayat jurnal penyesuain untuk mencatat penyusutan.

LP 3-7B Penyesuaian untuk penyusutan


Perkiraan jumlah peyusutan pada peralatan untuk tahun berjalan adalah Rp7.700.000.
Buatlah ayat jurnal penyesuaian untuk mencatat penyusutan.

LP 3-8A Pengaruh menghilangkan penyesuaian


Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Agustus 2015, Miracle Medical lupa
membuat ayat jurnal penyesuaian untuk (1) beban penyusutan, Rp5.800.000, (2)
pendapatan dihasilkan, tetapi belum ditagih, Rp44.500.000, dan (3) upah yang harus
masih dibayar, Rp7.300.000. Tentukan pengaruh keseluruhan kesalahan terhadap (a)
Pendapatan, (b) beban, dan (c) laba bersih untuk tahunan yang berakhir pada tanggal
31 Agustus 2015.

LP 3-8B Pengaruh menghilangkan penyesuaian


Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 April 2015, Ambulatory Medical
Service lupa membuat ayat jurnal penyesuaian untuk (1) bahan habis pakai yang
digunakan, Rp1.400.000, (2) pendapatan diterima di muka, tetapi telah dihasilkan,
Rp6.600.000, dan (3) asuransi yang telah terpakai, Rp9.000.000. Tentukan pengaruh
keseluruhan kesalahan terhadap (a) Pendapatan, (b) bahan, (c) laba bersih untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 30 April 2015.

LP 3-9A Pengaruh kesalahan terhadap daftar saldo yang disesuaikan


Untuk masing-masing kesalahan berikut, tunjukan apakah kesalahan akan
menyebabkan jumlah daftar saldo yang disesuaikan tidak sama. Jika kesalahan
menyebabkan jumlah daftar saldo yang disesuaikan tidak sama, hitunglah apakah
jumlah debit atau kredit yang lebih besar dan berapa besaranya.
a. Penyesuaian Rp9.800.000 untuk pendapatan jasa yang masih harus dibayar dijurnal
sebagai debit pada piutang usaha Rp9.800.000 dan kredit pada pendapatan jasa
Rp8.900.000.
b. Penyesuaian penyusutan Rp.3.600.000 tidak dimasukan pada ayat jurnal penyesuaian
akhir periode.

LP 3-9B pengaruh kesalahan terhadap daftar saldo disesuaikan


Untuk masing-masing kesalahan berikut, tunjukan apakah kesalahan akan
menyebabkan jumlah daftar saldo yang disesuaikan tidak sama. Jika kesalahan
menyebabkan jumlah daftar saldo yang disesuaikan tidak sama, hitunglah apakah
jumlah debit atau kredit yang lebih besar dan berapa besaranya.
a. Penyesuaian untuk upah yang masih harus dibayar Rp5.200.000 dijurnal
sebagai debit pada beban upah Rp5.200.000 dan kredit pada Utang Usaha
Rp5.200.000.
b. Ayat jurnal untuk bahan habis pakai yang digunakan selama periode tersebut
sebesar Rp.1.125.000 dijurnal sebagai debit pada beban bahan habis pakai
Rp1.125.000 dan kredit pada Bahan Habis Pakai Rp1.152.000.

LP 3-10A Analisis vertical


Dua laporan laba rugi untuk Perusahaan Hanidar ditunjukan sebagai berikut.

a. Siapkan sebuah analisis vertikal terhadap laporan laba rugi Perusahaan


Hanidar
b. Apakah analisis vertikal tersebut mengindikasikan sebuah tren yang
diinginkan atau tidak?

LP 3-10B Analisis vertical


Dua laporan laba rugi untuk Perusahaan Hanidar ditunjukan sebagai berikut.

a. Siapkan sebuah analisis vertical terhadap laporan laba rugi Perusahaan Kurnia
b. Apakah analisis vertikal tersebut mengindikasikan sebuah tren yang
diinginkan atau tidak?

Latihan
L 3-1 Menggolongkan jenis penyesuaian
Masukan pos-pos berikutdalam golongan (a) beban beban dibayar di muka, (b)
pendapatan diterima di muka, (c) pendapatan yang masih akan diterima, atau (d)
beban yang masih harus dibayar.
1. Premi tiga tahun dibayarkan atas polis asuransi kebakaran
2. Pendapatan telah dihasilkan, tetapi kasnya belum diterima
3. Pendapatan yang kasnya telah diterima, tetapi belum dihasilkan.
4. Gaji yang terutang, tetapi belum dibayar.
5. Uang berlangganan diterima di muka oleh perusahaan penertiban majalah.
6. Sisa bahan habis pakai.
7. Pajak terutang, tetapi baru dibayarkan pada periode berikutnya.
8. Tagihan utilitas yang terutang, tetapi belum dibayar.

L 3-2 Menggolongkan ayat jurnal penyesuaian


Akun-akun berikut ini diambil dari daftar saldo yang belum disesuaikan dari
Denta, firma konsultan pajak. Tunjukkan apakah setiap akun biasanya
memerlukan ayat jurnal penyesuaian. Jika akun biasanya memerlukan ayat jurnal

penyesuaian, gunakan catatan berikut untuk menunjukkan jenis penyesuaian:


AE Accrued Expense (Beban yang Masih Harus Dibayar)
AR Accrued Revenue (Pendapatan yang Masih Akan Diterima)
PE Prepaid Expense (Beban Dibayar di Muka)
UR Unearned Revenue (Pendapatan Diterima di Muka)

S3-1B Jurnal penyesuaian


Pada tanggal 31 Juli 2010, data berikut ini diperoleh untuk membantu akuntan dalam
menyiapkan ayat jurnal penyesuaian untuk Rejeki Meruya:

a. Saldo akun Bahan Habis Pakai per 31 Juli adalah Rp1.975.000. Sisa bahan habis pakai
per 31 Juli adalah Rp625.000.
b. Saldo akun sewa diterima di muka per 31 Juli adalah Rp3.750.000, mencerminkan
penerimaan pembayaran di muka pada tanggal 1 Juli untuk tiga bulan sewa dari
penyewa.
c. Akruan gaji yang belum dibayar per 31 Juli sebesar Rp1.000.000.
d. Akruan pendapatan yang belum ditagih per 31 Juli sebesar Rp12.275.000.
Penyusutan peralatan kantor adalah Rp850.000.
Instruksi
1. Buatlah ayat jurnal penyesuaian yang diperlukan per 31 Juli 2010.
2. Jelaskan dengan singkat perbedaan antara ayat jurnal penyesuaian dan ayat jurnal
yang dibuat untuk memperbaiki kesalahan.
Saldo akun terpilih sebelum penyesuaian untuk Darma Inti Permai pada tanggal 31
Desember 2010, akhir tahun berjalan, adalah sebagai beriku
Debit
Kredit
Piutang Usaha Rp 18.250.000
Peralatan
72.500.000
Akumulasi Penyusutan
Rp11.900.000
Sewa Dibayar di Muka7.500.000
Bahan Habis Pakai 2.050.000
Utang Gaji

Pendapatan Diterima di Muka


8.500.000
Pendapatan Honor
187.950.000
Beban Gaji
60.100.000
Beban Sewa

Beban Penyusutan

Beban Bahan Habis Pakai


Data yang diperlukan untuk penyesuaian akhir tahun adalah sebagai berikut:

a. Pendapatan yang belum ditagih per 31 Desember, Rp1.650.000.


b. Sisa bahan habis pakai per 31 Desember, Rp200.000.
c. Sewa yang terpakai, Rp5.000.000.

d. Penyusutan peralatan selama tahun berjalan, Rp1.150.000.


e. Pendapatan diterima di muka per 31 Desember, Rp1.500.000.

Tujuan 2
S 3-2B Ayat jurnal penyesuaian

Instruksi
Buatlah enam ayat jurnal penyesuaian yang diperlukan per 31 Desember
berdasarkan
data yang disajikan.
Vivaria Indonesia, sebuah toko perbaikan elektronik, menyiapkan daftar saldo
yang
belum disesuaikan pada akhir tahun pertama operasinya sebagai berikut.
Untuk menyiapkan ayat jurnal penyesuaian, data berikut ini disiapkan:
a. Pendapatan yang telah dihasilkan, tetapi belum ditagih per 30 April,
Rp1.775.000.
b. Sisa bahan habis pakai per 30 April, Rp1.200.000.
c. Penyusutan peralatan diperkirakan Rp4.100.000 untuk tahun berjalan.
d. Saldo pendapatan diterima di muka mencerminkan penerimaan di muka
pada
tanggal 1 April untuk jasa yang akan diberikan. Jasa yang diberikan antara
tanga1
e. dan 30 April hanya Rp1.750.000.

Instruksi
Buatlah ayat jurnal penyesuaian yang diperlukan per 30 April 2010.
Vivaria Indonesia
Daftar Saldo yang Belum Disesuaikan
30 April 2010
Saldo Debit
Kas .................

.3.450.000

Piutang Usaha..

.22.500.000

Saldo Kredit

Bahan Habis Pakai5.400.000


Peralatan ..........113.700.000
Utang Usaha.........................................................5.250.000

Pendapatan Diterima di Muka...............................6.000.000


Modal, Wawan Kuncoro........................................78.000.000
Prive, Wawan Kuncoro..........................................4.500.000
Pendapatan Honor................................................135.750.000
Beban gaji.....................31.500.000
Beban Sewa.................24.000.000
Beban Utilitas................17.250.000
Beban Lain-lain...............2.700.000
225.000.000

225.000.000

Optima Shop bergerak di bidang perbaikan peralatan alat-alat musik yang


dimiliki dan
dikelola oleh Andri Ramza. Pada tanggal 30 April 2010, akhir tahun berjalan,
akuntan
Optima Shop menyiapkan daftar saldo berikut.
Optima Shop
Daftar Saldo
30 April 2010
Belum Disesuaikan
Disesuaikan
Saldo Debit
Saldo Kredit
Saldo Debit
Saldo Kredit
Kas
......................................................
12.750.000
12.750.000
Piutang Usaha
.....................................
36.500.000
36.500.000
Bahan Habis Pakai
..............................
3.750.000
900.000
Asuransi Dibayar di Muka
...................

4.750.000
1.500.000

S 3-3B
Ayat jurnal
penyesuaian
Tujuan 2

S 3-3B
Ayat jurnal
penyesuaian
Tujuan 2

S 3-4B
Ayat jurnal
penyesuaian
Tujuan 2, 3, 4

S 3-4B
Ayat jurnal
penyesuaian
Tujuan 2, 3, 4

Bab
3
Proses Penyesuaian

3
Optima Shop
Daftar Saldo
30 April 2010
Belum Disesuaikan
Disesuaikan
Saldo Debit
Saldo Kredit
Saldo Debit
Saldo Kredit
Peralatan
.............................................
120.150.000
120.150.000
Akumulasi PenyusutanPeralatan
....
31.500.000
34.000.000
Mobil
....................................................

36.500.000
36.500.000
Akumulasi PenyusutanMobil
...........
18.250.000
20.400.000
Utang Usaha
.......................................
8.310.000
8.800.000
Utang Gaji
...........................................

2.000.000
Pendapatan Jasa Diterima di Muka
....
6.000.000
2.900.000
Modal, Andri Ramza
............................
131.340.000
131.340.000
Prive, Andri Ramza
..............................
25.000.000
25.000.000
Pendapatan Jasa
................................
244.600.000
247.700.000
Beban Gaji
...........................................
172.300.000
174.300.000
Beban Sewa
........................................
18.000.000
18.000.000
Beban Bahan Habis Pakai
..................

2.850.000
Beban PenyusutanPeralatan
...........


2.500.000
Beban PenyusutanMobil
.................

2.150.000
Beban Utilitas
......................................
4.300.000
4.790.000
Beban Pajak
........................................
2.725.000
2.725.000
Beban Asuransi
...................................

3.250.000
Beban Lain-lain
...................................
3.275.000
3.275.000
440.000.000
440.000.000
447.140.000
447.140.000

Instruksi
Buatlah tujuh ayat jurnal penyesuaian per 30 April. Tidak ada akun yang
terpengaruh
oleh lebih dari satu ayat jurnal penyesuaian.
Darma Solusi adalah perusahaan jasa editorial berskala kecil yang dimiliki dan
dikelola
oleh Arya Heru. Pada tanggal 31 Desember 2010, akhir tahun berjalan, staf
akuntansi
Darma Solusi menyiapkan daftar saldo yang belum disesuaikan.
Darma Solusi
Daftar Saldo yang Belum Disesuaikan
31 Desember 2010
Saldo Debit
Saldo Kredit
Kas
.......................................................................................................
5.550.000
Piutang Usaha

......................................................................................
28.350.000
Asuransi Dibayar di Muka
....................................................................
7.200.000
Bahan Habis Pakai
...............................................................................
1.980.000
Tanah
....................................................................................................
112.500.000
Gedung
................................................................................................
212.250.000
Akumulasi PenyusutanGedung
........................................................
137.550.000
Peralatan
..............................................................................................
135.300.000
Akumulasi PenyusutanPeralatan
.....................................................
97.950.000
Utang Usaha
........................................................................................
12.150.000
Sewa Diterima di Muka
........................................................................
6.750.000
Modal, Arya Heru
.................................................................................
201.000.000
Prive, Arya Heru
...................................................................................
15.000.000
Pendapatan Honor
...............................................................................
294.600.000
Beban Gaji
............................................................................................
143.370.000

S 3-5B
Ayat jurnal
penyesuaian dan

daftar saldo yang


disesuaikan
Tujuan 2, 3, 4
2. Jumlah
Kolom Debit:
Rp765.000.000

S 3-5B
Ayat jurnal
penyesuaian dan
daftar saldo yang
disesuaikan
Tujuan 2, 3, 4
2. Jumlah
Kolom Debit:
Rp765.000.000

Pengantar Akuntansi
Darma Solusi
Daftar Saldo yang Belum Disesuaikan
31 Desember 2010
Saldo Debit
Saldo Kredit
Beban Utilitas
.......................................................................................
42.375.000
Beban Iklan
..........................................................................................
22.800.000
Beban Perbaikan
..................................................................................
17.250.000
Beban Lain-lain
....................................................................................
6.075
.000
750.000.000
750.000.000

Data yang diperlukan untuk menentukan penyesuaian akhir tahun adalah sebagai
berikut:
a.
Asuransi belum terpakai per 31 Desember, Rp2.700.000.
b.

Sisa bahan habis pakai per 31 Desember, Rp480.000.


c.
Penyusutan gedung selama tahun berjalan, Rp1.600.000.
d.
Penyusutan peralatan selama tahun berjalan, Rp4.400.000.
e.
Sewa diterima di muka per 31 Desember, Rp3.250.000.
f.
Akruan gaji per 31 Desember, Rp2.800.000.
g.
Pendapatan yang telah dihasilkan, tetapi belum ditagih per 31 Desember,
Rp6.200.000.
Instruksi
1.
Buatlah ayat jurnal penyesuaian. Tambahkan akun lain jika diperlukan.
2.
Tentukan saldo akun-akun yang terpengaruh oleh ayat jurnal penyesuaian dan
siapkan daftar saldo yang disesuaikan.
Pada akhir bulan Juni, bulan pertama operasinya, data terpilih berikut diambil
dari
laporan keuangan Angga Abimanyu, seorang pengacara:
Laba bersih bulan Juni
Rp 155.000.000
Jumlah aset per 30 Juni
350.000.000
Jumlah kewajiban per 30 Juni
120.000.000
Jumlah ekuitas pemilik per 30 Juni
230.000.000

Dalam menyiapkan laporan keuangan, penyesuaian untuk data berikut


terlewatkan:
a.
Bahan habis pakai yang digunakan selama bulan Juni, Rp1.800.000.
b.
Pendapatan yang telah dihasilkan, namun belum ditagih per 30 Juni,
Rp11.600.000.
c.
Penyusutan peralatan bulan Juni, Rp4.950.000.
d.
Akruan gaji per 30 Juni Rp2.250.000.
Instruksi
1.
Buatlah jurnal untuk memperbaiki penyesuaian yang tidak dicatat.
2.

Tentukan jumlah laba bersih yang benar untuk bulan Juni dan jumlah aset,
kewajiban, dan ekuitas pemilik per 30 Juni. Selain itu, tunjukkan pengaruh dari
setiap jurnal penyesuaian yang lupa dicatat dengan membuat dan menyelesaikan
tabel berikut ini. Penyesuaian (a) disajikan sebagai contoh.
S 3-6
B
Jurnal penye
suaian dan
.....

S 3-6
B
Jurnal penye
suaian dan
.....

S 36
B
Ayat jurnal
penyesuaian dan
kesalahan
Tujuan 3
2. Laba Bersih
yang Dikoreksi:
Rp157.600.000

Bab
3
Proses Penyesuaian
Laba
Bersih
Jumlah
Aset
Jumlah
Kewajiban
Jumlah
Ekuitas
Pemilik
Jumlah yang dilaporkan
Rp 155.000.000

Rp 350.000.000
Rp 120.000.000
Rp 230.000.000
Koreksi:
Penyesuaian (a)
1.800.0000
1.800.0000
0.000
1.800.000
Penyesuaian (b)
Penyesuaian (c)
Penyesuaian (d)
Jumlah yang dikoreksi

Aktivitas Khusus
Mardian Sanjaya mendirikan perusahaan Amanah Real Estate pada tanggal 1
Januari
2009. Pada akhir tahun pertama, perusahaan membutuhkan tambahan modal.
Atas
nama Amanah Real Estate, Mardian Sanjaya mengajukan permintaan pinjaman
sebesar
Rp200.000.000 ke Bank Permata. Berdasarkan laporan keuangan Amanah Real
Estate,
yang telah disiapkan menurut basis kas, staf bagian kredit Bank Permata
menolak
permintaan pinjaman karena dianggap terlalu berisiko.
Setelah menerima pemberitahuan penolakan, Mardian memerintahkan
akuntannya
untuk menyiapkan laporan keuangan menurut basis akrual. Laporan keuangan
ini meliputi piutang usaha Rp31.500.000 dan utang usaha Rp10.200.000.
Mardian
kemudian memerintahkan akuntannya untuk mencatat tambahan piutang usaha
sebesar
Rp10.000.000 untuk komisi properti untuk kontrak yang telah ditandatangani
pada
tanggal 28 Desember 2009, namun kepemilikan formalnya baru berpindah
tangan pada
5 Januari 2010.
Kemudian, Mardian mengajukan permintaan pinjaman Rp200.000.000 ke Bank
Danamon, menggunakan laporan keuangan yang telah direvisi. Pada pengajuan
kali ini,
Mardian menyatakan bahwa ia belum pernah ditolak dalam mendapatkan kredit.
Diskusikan mengenai masalah etika dan tindakan profesional Mardian Sanjaya
dalam mengajukan pinjaman pada Bank Danamon.

Pada tanggal 30 Desember 2010, Anda membeli sebuah motor


Yamaha
dengan
garansi tiga tahun atau 36.000 kilometer, mana yang lebih dulu tercapai. Pada
tanggal
5 Maret 2011, Anda mengembalikan kendaraan tersebut ke diler karena alasan
tertentu
yang masih dilindungi oleh garansi. Biaya perbaikan yang ditanggung diler
adalah
Rp1.560.000. Di tahun ke berapakah, 2010 atau 2011, Yamaha harus mengakui
biaya
perbaikan garansi sebagai beban?
Berikut ini adalah kutipan pembicaraan antara Santi Tobing dan Andito Prakoso
sebelum
mendarat dalam penerbangan mereka ke Surabaya menggunakan
Lion Air
. Mereka
pergi ke Surabaya untuk menghadiri konferensi penjualan tahunan perusahaan.
Santi:
Andito, bukankah waktu kuliah dulu kau pernah mengambil mata kuliah
pengantar akuntansi?
KP 3-1
Etika dan tindakan
profesional dalam
bisnis
E
T
I
K
A

KP 3-1
Etika dan tindakan
profesional dalam
bisnis
E
T
I
K
A

KP3-2
Akruan beban
D
u
n

I
A
n
y
A
T
A

KP 3-2
Akruan beban
D
u
n
I
A
n
y
A
T
A

KP3-3
Akruan pendapatan

KP 3-3
Akruan pendapatan
Pengantar Akuntansi

Andito:
Ya, tapi itu sudah lama sekali. Aku pikir sudah waktunya aku belajar akuntansi
lagi. Kau tahu tidak, bonus tahunan kita diputuskan berdasarkan angka penjualan
yang diperoleh dari departemen akuntansi.
Santi:
Rasanya aku tidak pernah berpikir sampai ke situ.
Andito:
Anda harus memikirkannya! Tahun lalu, aku mencatatkan pesanan sebesar
Rp500.000.000 pada 28 Desember. Tetapi ketika aku mendapatkan bonus,
pesanan
tersebut tidak diperhitungkan. Mereka mengatakan pesanan tersebut belum
dikirimkan sampai tanggal 3 Januari, jadi baru akan diperhitungkan dalam bonus
tahun depan.
Santi: Wah
, sungguh mengesalkan!
Andito:
Benar! Padahal, aku menghitung bonus dengan memasukkan penjualan
Rp500.000.000 tersebut.
Santi:

Kau sudah mengajukan protes?


Andito:
Ya, tapi tidak banyak berguna. Bu Mira, manajer keuangan kita, mengatakan
sesuatu mengenai menandingkan pendapatan dengan beban. Juga, sesuatu
mengenai
tidak mencatat pendapatan sampai penjualan tersebut final. Mungkin sebaiknya
aku
kuliah akuntansi dan mencari tahu apakah dia membodohi aku.
Santi:
Aku tidak pernah berpikir sampai ke sana. Kapan kau pikir Lion Air mencatat
pendapatannya dari penerbangan ini?
Andito: Mmm
... Aku rasa mereka mencatat pendapatan saat mereka menjual tiket . . . atau
. . . ketika kartu keberangkatan diambil di pintu . . . atau . . . ketika kita naik
pesawat..
atau ketika perusahaan kita membayar tiket ke agen perjalanan . . . atau . . .
waduh
,
aku tidak tahu. Nanti kutanyakan pada dosen Akuntansiku.
Diskusikan kapan Lion Air harus mencatat pendapatan dari penjualan tiket agar
pendapatan sesuai dengan beban.
Beberapa tahun yang lalu, paman Anda membuka usaha jasa perbaikan motor
dengan
nama Bengkel Jaya. Investasi awalnya yang tidak terlalu besar dan ia
menambahkan
uang dari rekening pribadi sesuai kebutuhan. Ia mengambil uang untuk
kebutuhan
hidup pada waktu yang tidak menentu. Seiring dengan berkembangnya usaha,
paman
Anda mempekerjakan seorang asisten. Saat ini, ia sedang mempertimbangkan
untuk
menambah karyawan, membeli motor operasional, dan membeli tanah yang
disewanya.
Untuk mendapatkan dana ekspansi usaha, ia mengajukan permohonan pinjaman
ke
bank dan memberikan laporan keuangan terakhir berikut yang disiapkan dari
akunakun yang dikelola oleh staf pembukuan paruh waktu.
KP 3-4
Penyesuaian dan
laporan keuangan

KP 3-4
Penyesuaian dan
laporan keuangan

Bab
3
Proses Penyesuaian
Bengkel Jaya
Laporan Laba Rugi
Untuk Tahun yang Berakhir pada 31 Juli 2010
Pendapatan Jasa
................................................................................
Rp90,000,000
Dikurangi:
Sewa dibayarkan
............................................................
Rp 30.000.000
Gaji dibayarkan
...............................................................
28.500.000
Utilitas dibayarkan
...........................................................
5.100.000
Asuransi dibayarkan
.......................................................
3.175.000
Pembayaran lain-lain
......................................................
2.400.000
3.600.000
72.775.000
Rp 17.225.000
Bengkel Jaya
Neraca
31 Juli 2010
Aset
Kas
.................................................................................................................................
Rp 10.600.000
Piutang Pelanggan
.........................................................................................................
12.500.000
Kendaraan
......................................................................................................................
36.900.000
Total aset
........................................................................................................................

Rp 60.000.000
Ekuitas Pemilik
Ekuitas pemilik
...............................................................................................................
Rp 60.000.000

Setelah memeriksa laporan keuangan, pejabat kredit di bank menanyakan paman


Anda
jika ia menggunakan akuntansi berbasis akrual untuk pendapatan dan beban.
Paman
Anda mengiyakan dan mengatakan itulah alasannya memasukkan akun Piutang
Pelanggan. Pejabat kredit tersebut kemudian menanyakan apakah akun-akun
sudah
disesuaikan sebelum laporan keuangan disiapkan. Paman Anda menjawab
bahwa akunakun tersebut belum disesuaikan.
a. Mengapa Anda berpikir bahwa petugas bank menduga akun-akun belum
disesuaikan sebelum laporan keuangan disiapkan?
b. Tunjukkan akun-akun yang mungkin memerlukan penyesuaian sebelum
laporan
keuangan yang akurat disiapkan.
KP 3-5 KODE ETIK
Carilah aturan mengenai kode etik mahasiswa di kampus Anda. Dalam
kelompok yang
terdiri atas tiga atau empat orang, jawablah pertanyaan berikut.
1. Bandingkan kode etik tersebut dengan Kode Etik Profesional akuntan yang
terhubung dengan situs buku teks ini di
www.thomsonedu.com/accounting/
warren
2. Salah seorang teman sekelas Anda meminta izin untuk menyalin
tugas Anda yang
akan dikumpulkan dan diberi nilai oleh dosen Anda sebagai bagian dari nilai
akhir
keseluruhan. Meskipun dosen Anda tidak menyatakan apakah seorang
mahasiswa
boleh menyalin tugas mahasiswa lain, apakah mengizinkan teman sekelas
menyalin
tugas Anda merupakan tindakan yang etis bagi Anda?

Anda mungkin juga menyukai