Anda di halaman 1dari 4

Syarat Umum Membentuk Kelompok Usaha Bersama

(KUBE)
Ada beberapa syarat secara umum yang harus dipenuhi dalam membentuk Kelompok Usaha
Bersama (KUBE) ini, seperti:
1. Anggota KUBE terdiri dari 5-10 anggota masyarakat
2. Memiliki anggota kepengurusan atau panitia yang nantinya akan mengelola kegiatan
usaha yang direncanakan, terdiri dari 1 ketua, 1 sekretaris, 1 bendahara, dan sisanya
berpean sebagai anggota.
3. Seluruh anggota yang tergabung merupakan anggota yang termasuk dalam golongan
masyarakat sangat miskin, yang dimaksudkan ialah kelompok yang tidak memiliki
mata pencaharian atau memiliki mata pencahrian namun tidak mencukupi untuk
kebutuhan pangan sehari-hari. Anggota KUBE bole saja dari luar golongan
masyarakat tersebut, namun masih termasuk golongan miskin atau hampir miskin.
4. Anggota KUBE saling mengenal satu sama lain dan memiliki jenis usaha yang
seragam (sama), misal anggota KUBE terdiri dari kelompok nelayan atau para petani.
Namun jenis usaha yang nantinya akan digeluti boleh beragam, semisal kelompok
KUBE pedagang.
5. Anggota KUBE merupakan kelompok yang memiliki usaha atau kemampuan dalam
menjalankan suatu usaha, yang dimaksudkan ialah potensi untuk memulai dan
menjalankan usaha.
6. Anggota KUBE merupakan anggota yang berasal dari desa atau dusun yang sama dan
memiliki visi serta misi yang sama
7. Memiliki satu kantor sebagai pusat pertemuan degan perlengkapan kantor yang
dibutuhkan. Kantor tersebut nantinya berfungsi sebagai fasilitas rapat dan diskusi
sesama anggota KUBE.
8. Anggota KUBE merupakan warga Negara asli Indonesia yang memiliki identitas
resmi (KTP dan KK)
9. Anggota KUBE merupakan masyarakata yang menjaga tanggungjawab, artinya agar
nantinya program KUBE ini tidak berjalan sia-sia (berhenti di tengah jalan karena
alasan pesimisme)
10. Memiliki modal swadaya
11. Harus ada legalitas dari kepala desa atau lurah setempat mengenai kegiatan KUBE
ini.
Home Blog Cara Membentuk Kelompok Usaha Bersama

Cara Membentuk Kelompok Usaha Bersama


Cara Membentuk Kelompok Usaha Bersama
usahabersama.net. Kelompok usaha bersama (KUBE) merupakan salah
satu program pemerintah, yang ditangani oleh kementerian sosial yang
tujuan secara umumnya ialah untuk mengentaskan kemiskinan dan
pengangguran di Indonesia (termasuk di dalamnya penyandang cacat).
Program KUBE ini terbentuk dalam dua versi, yakni kelompok yang
terbetuk oleh keinginan anggota atau masyarakat yang bersangkutan,
adapula yang terbentuk secara dadakan karena akan menerima bantuan
dana KUBE (lihat penelitian yang dilakukan oleh Edi Eriyanto). Dalam
penulisan artikel ini, penulis akan membahas mengenai proses atau cara
membuat kelompok usaha Bersama versi pertama, yakni pembentukan
anggota atau kelompok usaha bersama (KUBE) sesuai dengan keinginan
masyarakat.

Syarat Umum Membentuk Kelompok Usaha Bersama (KUBE)


Ada beberapa syarat secara umum yang harus dipenuhi dalam
membentuk Kelompok Usaha Bersama (KUBE) ini, seperti:
1. Anggota KUBE terdiri dari 5-10 anggota masyarakat
2. Memiliki anggota kepengurusan atau panitia yang nantinya akan
mengelola kegiatan usaha yang direncanakan, terdiri dari 1 ketua, 1
sekretaris, 1 bendahara, dan sisanya berpean sebagai anggota.

3. Seluruh anggota yang tergabung merupakan anggota yang


termasuk dalam golongan masyarakat sangat miskin, yang
dimaksudkan ialah kelompok yang tidak memiliki mata pencaharian
atau memiliki mata pencahrian namun tidak mencukupi untuk
kebutuhan pangan sehari-hari. Anggota KUBE bole saja dari luar
golongan masyarakat tersebut, namun masih termasuk golongan
miskin atau hampir miskin.
4. Anggota KUBE saling mengenal satu sama lain dan memiliki jenis
usaha yang seragam (sama), misal anggota KUBE terdiri dari
kelompok nelayan atau para petani. Namun jenis usaha yang
nantinya akan digeluti boleh beragam, semisal kelompok KUBE
pedagang.
5. Anggota KUBE merupakan kelompok yang memiliki usaha atau
kemampuan dalam menjalankan suatu usaha, yang dimaksudkan
ialah potensi untuk memulai dan menjalankan usaha.
6. Anggota KUBE merupakan anggota yang berasal dari desa atau
dusun yang sama dan memiliki visi serta misi yang sama
7. Memiliki satu kantor sebagai pusat pertemuan degan perlengkapan
kantor yang dibutuhkan. Kantor tersebut nantinya berfungsi sebagai
fasilitas rapat dan diskusi sesama anggota KUBE.
8. Anggota KUBE merupakan warga Negara asli Indonesia yang
memiliki identitas resmi (KTP dan KK)
9. Anggota KUBE merupakan masyarakata yang menjaga
tanggungjawab, artinya agar nantinya program KUBE ini tidak
berjalan sia-sia (berhenti di tengah jalan karena alasan pesimisme)
10.

Memiliki modal swadaya

11.
Harus ada legalitas dari kepala desa atau lurah setempat
mengenai kegiatan KUBE ini.
Syarat Membentuk KUBE Menurut Ahli
Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh Mutiara Pertiwi, Suatu
kelompok usaha bersama dianggap ada dengan syarat (Depsos RI, 2005):
1. Terdiri dari 5-10 anggota kelompok. Anggota KUBE terdiri dari
anggota fakir miskin, namun boleh juga dari luar anggota tersebut
(fakir miskin), tapi masih termasuk ke dalam anggota miskin atau
hampir miskin yang memiliki potensi secara umum (potensi =
kemampuan).
2. Ikatan pemersatu. Yang dimaksudkan dengan ikatan pemersatu
disini ialah kedekatan tempat tinggal para anggota, serta latar

belakang kehidupan budaya anggota, para anggota memiliki


motivasi yang sama, dan keberadaan anggota kelompok tersebut
telah tumbuh berkembang lama.
3. Terdapat struktur dan kepengurusan KUBE yang telah ditetapkan.
Panitian atau struktur yang terdapat dalam KUBE terdiri dari ketua
KUBE, sekretaris, dan bendahara.
Jika ingin mendapatkan dana tambahan yang berasal dari kementerian
sosial, maka kelompok usaha bersama (KUBE) perlu mengajukan proposal
peminjaman dana. Sebenarnya tingkat kesusahan persyaratan
pembentukan program KUBE ini berbeda tiap daerah, contohnya seperti
syarat yang ditentukan oleh dinas sosial kabupaten mojokerto
(lihat http://dinassosialkabmojokerto.blogspot.com/2012/06/infopendaftaran-orsos-dan-pembentukan.html?m=1). Pada halaman website
dinas sosial tersebut, syarat yang ditentukan dalam membentuk program
KUBE lebih sedikit dibandingkan dengan syarat-syarat umum yang
disebutkan di atas.
Sumber bacaan:
Mutiara pertiwi, 2008. Analisis Efektivitas Kelompok Usaha Bersama
sebagai Program Pemberdayaan Rakyat Miskin Perkotaan: Studi Kasus di
Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Bogor: Institut Pertanian
Bogor.

Anda mungkin juga menyukai