Anda di halaman 1dari 3

2.

Economics of Biomass Heat and Power Plant


Dalam sebuah perencanaan projek produksi biomass harus mengetahui dan
mempertimbangkan keekonomian. Tujuannya untuk mengetahui apakah sebuah
kegiatan tersebut bernilai ekonomis atau tidak. Selain tujuan tersebut terdapat tujuan
dalam pehitungan ekonomi suatu projek produksi biomas, yaitu

Untuk mengetahui waktu ekonomis


mempelajari tentang bagaimana cara membuat projek biomass berjalan

ekonomis
mengestimasi biaya investasi biomass heat (andpower) plant
mengetahui biaya operasi dan maintenance projek biomass
mengetahui aspek penting dalam pembiayaan sebuah projek
mengetahui parameter terpenting dan sensitivitas sebuah projek

Biaya dalam sebuah dikelompokan menjadi, biaya investasi, biaya operasional


(personnel, perbaikan, analytics), biaya konsumsi (kelistrikan, bahan baku,
penanganan residu), biaya lain-lain (asuransi, dll). Berikut ini merupakan contoh
biaya pembiayaan pada heat and power plant 2 MWe di Jerman

Gambar 2.1 Biaya Investasi 2 Mwe

Gambar 2.2 Biaya Operasional dan Maintenance 2 Mwe

Revenue
Berikut ini merupakan item sumber pendapatan

Penjualan listrik, dapat menekan biaya listrik


penjualan panas, dapat menekan biaya bahan bakar
insentif renewable energi
- Tarif bahan baku untuk renewable energi
- Green certificates
- renewable obligation certificates
- pajak

Dalam projek biomass diperlukan analisis profit and loss balance. Berikut ini
merupakan contoh profit & loss balance untuk heat and power plant 2 Mwe. Pada
gambar terlihat bahwa net profit heat and power plant 2 MWe diperoleh pada jangka
waktu di tahun ke-8.

Gambar 2.3 Profit and loss balance for 2 Mwe

Kesimpulan

Energi listrik dan panas dari biomass lebih ekonomis pada jangka menengah

dan jangka panjang


Keberhasilan ekonomi sangat tergantung pada harga bahan baku