Anda di halaman 1dari 2

TOPOGRAFI

KALIMANTAN TENGAH
Topografi
Sebagian besar wilayah Kalimantan Tengah merupakan daerah dataran rendah
dengan topografi yang relatif datar mulai dari wilayah bagian selatan, tengah
dari barat hingga ke timur. Pada sektor tengah wilayah Kalimantan
Tengah mulai dijumpai perbukitan dengan variasi topografi dari landai hingga
kemiringan tertentu, dengan pola intensitas kemiringan yang meningkat ke arah
utara. Sektor utara merupakan rangkaian pegunungan dengan dominasi topografi
curam, bagian wilayah ini memanjang dari barat daya ke timur. Titik tertinggi wilayah
Kalimantan Tengah terdapat di Gunung Batu Sambang dengan ketinggian hingga
1660 Meter dpl.
Proporsi dari
daerah

areal yang

bertopografi

lebih

banyak

dijumpai di

yang berada di kawasan atas, sebaliknya areal-areal bertopografi

lebih ringan terdapat di daerah-daerah yang berada di kawasan bawah. Tabel 2.3
berikut

merinci

keadaan

topografi

menurut

kemiringan

lahan

di

tiap-tiap

kabupaten/kota.
Tabel 1.
Luas Areal Menurut Kemiringan Lahan di Kabupaten/Kota
Provinsi Kalimantan Tengah
No

Luas Menurut Kemiringan Lahan (Ha)

Kabupaten/Kota

1. Kotawaringin Barat
2. Kotawaringin Timur
3. Kapuas
4. Barsel
5. Barito Utara
6. Sukamara
7. Lamandau
8. Seruyan
9. Katingan
10. Pulang Pisau
11. Gunung Mas
12. Barito Timur
13. Murung Raya
14. Palangka Raya
Kalimantan
(Ha)
Tengah
(%)

0-2%
504.000
549.861
675.713
555.747
58.057
168.361
16
660.440
692.075
850.324
38.692
108.346
15.894
177.036
5.054.562
32,92

2-15%
311.148
637.717
541.654
199.075
228.914
132.843
26.806
377.128
381.106
49.376
395.651
164.254
91.433
62.526
3.599.631
23,34

15-40%
211.146
408.074
256.225
107.195
493.677
78.422
386.455
442.477
460.308
0
465.419
110.064
1.190.015
4.609.915
4.609.915
30,02

>40%
49.606
53.948
26.308
20.938
49.352
3.074
228.123
160.355
146.511
0
180.638
736
1.072.658
0
2.092.292
13,62

Jumlah
1.075.900
1.649.600
1.499.900
883.000
830.000
382.700
641.400
1.640.400
1.780.000
899.700
1.080.400
383.400
2.370.000
240.000
15.356.400
100,00

Sumber: Diolah dari Peta-peta Dasar Rupa Bumi Indonesia, Bakorsurtanal, 2005

3. Geologi dan Tanah


Dalam rangka pengembangan wilayah di Kalimantan Tengah, berbagai data
dan informasi dasar terkait dengan potensi kesuburan tanah, bahan tambang, air
tanah, daya dukung dan kerawanan fisik berbagai daerah di Kalimantan Tengah
sangat dibutuhkan.
Berdasarkan formasi batuannya, bumi Kalimantan Tengah berasal dari formasiformasi geologis yang tergolong tua. Adapun penyebaran formasi batuannya terdiri
dari:
- Aluvium, endapan sungai dan laut, wilayah berawa dan bergambut.
- Batuan sedimen yang kaya akan mineral kuarsa.
- Batuan sedimen klastik, mineral kuarsa dengan sedikit material vulkanik.
- Batuan beku.
- Batuan vulkanik tua, menghasilkan jenis tanah yang kaya unsur hara.
- Batuan metamorf.

Terkait dengan potensi kesuburan tanah, wilayah-wilayah di Kalimantan Tengah


tergolong memiliki potensi kesuburan rendah. Menurut tingkat kesuburannya, tanah di
Kalimantan Tengah termasuk dalam kelas IV, V dan III dengan jenis tanah terdiri dari
Organosol, Aluvial, Regosol, PMK, Podsol, Latosol, Litosol dan Laterit.
Sementara, terkait dengan sumber daya mineral, bumi Kalimantan Tengah
mengandung:
1)

Mineral Logam, berupa: emas primer, emas sekunder dan bijih besi. Ditinjau
dari kelayakan ekonomisnya, mineral logam yang layak ditambang adalah
emas. Selanjutnya, mengingat adanya peningkatan kebutuhan terhadap baja di
pasar dunia kini maka nilai kelayakan ekonomis cadangan bijih besi bumi
Kalimantan Tengah juga mengalami kenaikan.

2)

Mineral Non Logam, berupa: pasir kuarsa, bentonit, kaolin, mika dan batu
gamping. Mineral non logam yang memiliki prospek dan cukup luas
penyebarannya adalah pasir kuarsa dan kaolin. Untuk mineral non logam jenis
mika dapat ditemui khususnya di wilayah fisiografi perbukitan dan pegunungan.
Sedangkan jenis batu gamping dapat dijumpai terutama di bagian timur, dekat
perbatasan Provinsi Kalimantan Selatan.

3)

Batu Permata, berupa intan dan kecubung. Batu permata jenis intan terdapat di
aluvium pada aliran sungai Barito yang terletak di Puruk Cahu, sedangkan jenis
kecubung dapat dijumpai di bagian utara Pangkalan Bun.

4)

Mineral Energi, berupa minyak bumi dan batubara. Cadangan minyak bumi
terdapat di sektor tengah yang berbatasan dengan Kalimantan Selatan.
Sedangkan cadangan batubara terdapat di sektor timur laut, menerus ke selatan
dan ke barat.