Anda di halaman 1dari 2

PENGAPLIKASIAN RESTRAIN

No. Dokumen

No. Revisi

Halaman

01.15.10

1/2

RSU. SARI
MUTIARA
LUBUK PAKAM
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Tanggal Terbit
12 Agustus
2016

Ditetapkan oleh :
Direktur,
dr. Musa Togi Marpaung

Pengertian

Adalah suatu cara/ metode/ restriksi yang disengaja


terhadap gerakan/ perilaku seseorang. Dalam hal ini
perilaku yang dimaksudkan adalah tindakan yang
direncanakan, bukan suatu tindakan yang tidak disadari/
tidak disengaja/ sebagai suatu reflek

Tujuan

Untuk mengontrol perilaku pasien yang dapat


membahayakan dirinya sendiri maupun orang lain .

Setiap pasien yang memiliki resiko jatuh, kecenderungan


melukai diri sendiri, menghambat proses pengobatan

Kebijakan

perlu dilakukan restrain. (Sesuai Dengan SK Direktur


RSU. Sari Mutiara No.452/08/V111/SK-DIR- Keb/2016
Tentang kebijakan pelayanan RSU. Sari Mutiara).

Prosedur

1. Lakukan penilaian kebutuhan pasien dan intervensi


restrain yang akan digunakan.
2. Jelaskan alasan penggunaan restrain
3. Singkirkan semua benda yang berpotensi
membahayakan, sebelum aplikasi restrain
4. Inspeksi keamanan tempat tidur, tempat duduk dan
peralatan yang akan digunakan selama proses
restrain.
5. Observasi pasien setelah aplikasi restrain
6. Penuhi kebutuhan pasien seperti : makan, minum,
mandi dan toileting
7. Lakukan pemantauan secara berkala setiap
1) 4 jam untuk dewasa 18 tahun keatas

PENGAPLIKASIAN RESTRAIN
No. Dokumen

No. Revisi

Halaman

01.15.10

1/2

RSU. SARI
MUTIARA
LUBUK PAKAM
Tanggal Terbit
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Ditetapkan oleh :
Direktur,

12 Agustus
2016
dr. Musa Togi Marpaung

Prosedur

2) 2 jam untuk anak dan remaja usia 9 17 tahun


3) 1 jam untuk anak 9 tahun.
Evaluasi meliputi : tanda vital, posisi tubuh
pasien, keamanan restrain dan kenyamanan
pasien
8. Catat dan laporkan perubahan perilaku pasien pada
DPJP.

Unit Terkait

IRJ, IGD, IRI, IRI, IBS