Anda di halaman 1dari 30

BAB I

PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Angka kematian neonatal di Negara berkembang saat ini masih
sangat tinggi dijawa tengah yaitu sekitar 10 per 1000 kelahiran
hidup,meskipun demikian unit unit kesehatan belum bisa berbuat banyak
untuk keadaan tersebut,oleh karena adanya beberapa factor yang menjadi
kendala antara lain belum tersedianya infrastruktur dan peralatan yang
memadai,serta minimalnya tenaga medis dengan latar belakang pendidikan
khusus penanganan neonatal.
Penanganan neonatal pada dasarnya tidak bisa disamakan atau
disatukan dengan pasien dengan keluhan lain,untuk neonatal pasien harus
ditangani dan diperlakukan secara khusus sebab resiko kematian sangat
tinggi.
Perina merupakan ruang perawatan khusus untuk bayi baru lahir
yang bermasalah. ruang perina akan sangat membantu kesehatan bayi
baru lahir. Perinatal adalah masa menjelang seorang bayi dilahirkan sampai
satu bulan sesudah dilahirkan . Masa ini merupakan masa yang sangat
penting bagi kehidupan seorang bayi karena banyak sekali hal - hal yang
berbeda dari dalam rahim dan setelah dilahirkan . Jadi, RS PKU
Muhammadiyah wonosobo memberikan fasilitas ruang perina in i khusus
bagi bayi yang mengalami permasalahan selama proses adaptasi ini. Bayi
baru lahir harus banyak sekali melakukan adaptasi dengan lingkungan
baru.

B. Tujuan
Tujuan dibuatnya Pedoman Pengorganisasian ruang perinatal adalah
untuk memperlancar pengelolaan dan berjalannya organisasi diruang
perinatal. Pedoman ini diharapkan bisa berkontribusi bagi terwujudnya
pelayan perinataldi RS PKU Muhammadiyah Wonosobo.
C. Ruang Lingkup

Pedoman pengorganisasian ruang perinatal ini meliputi penataan


organisasi,

jabatan,

ketenagaan,

administrasi diruang perinatal

mekanisme

kerja

dan

penataan

BAB II
GAMBARAN UMUM RS PKU MUHAMMADIYAH WONOSOBO

A. Sejarah Berdiri
RS PKU Muhammadiyah Wonosobo mulai dibangun sejak tahun 2010.
Rumah Sakit ini sebenarnya rintisan dari Balai Pengobatan Siti Fatimah
yang sudah ada sejak tahun 1974 di kampung Sudagaran Wonosobo.
Dalam Perkembangannya Balai Pengobatan tersebut harus pindah lokasi di
Sudungdewo Kertek Wonosobo dengan nama RB Siti Fatimah sejak tahun
1982.
Selama operasionalnya terjadi pasang surut dalam melakukan
kegiatan

pelayanan,

baik

dari

sisi

kunjungan

pasien

maupun

pengelola/tenaga medisnya. Evaluasi terus dilakukan selama perjalanan


operasionalnya,
pengembangan
keputusan

hingga
klinik

untuk

pada
tersebut

dikembangkan

tahun
yang

2010
salah

menjadi

RS

dibentuklah
satunya
PKU

panitia

menghasilkan
Muhammadiyah

Wonosobo. Tim bentukan PDM Wonosobo kemudian meyiapkan segala


sesuatunya untuk segera mewujudkan Rumah Sakit sesuai amanat PDM
Wonosobo.
Proses pembangunan RS PKU Muhammadiyah Wonosobo kurang
lebih memakan waktu selama 3 tahun. Proses pembangunan fisik bukan
tanpa kendala, akan tetapi mengalami dinamika karena adanya perubahan
target, yang tadinya menjadi RS type D berubah menjadi RS type C yang
otomatis merubah anggaran dan rencana kerja pembangunannya.
Sejalan dengan pembangunan fisik, maka diiapkan tenaga kerja yang
sesuai dengan kebutuhan RS, alat kesehatan penunjang pekerjaan dan
pelayanan. Khusus untuk SDM, setelah menyelesaikan proses seleksi,
sebagian besar dikirimkan ke RS PKU Muhammadiyah Gombong untuk
melakukan OJT atau masa magang. Sekembalinya magang dari RS PKU
Muhammadiyah Gombong diharapkan semua sudah mempunyai bekal
yang cukup untuk langsung bekerja melakukan pelayanan.
B. Kondisi Saat Ini

Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Wonosobo saat ini merupakan


Rumah Sakit umum dengan pelayanan kesehatan mulai dari yang bersifat
umum sampai dengan yang bersifat spesialistik, yang dilengkapi dengan
pelayanan penunjang medis 24 jam. Selanjutnya tentang RS PKU
Muhammaadiyah Wonosobo adalah sebagai berikut:
1. Nama

: RS PKU Muhammadiyah Wonosobo

2. Alamat

: Jl. Gatot Subroto 1 Sudungdewo Kertek Wonosobo

3. Telp/faks

: (0286) 329185, (0286) 3320212

4. Email

: info@rspkuwonosobo.id / pkuwsb@yahoo.co.id

5. Website

: www.rspkuwonosobo.id

6. Pemilik

: Persyarikatan Muhammadiyah (PDM Wonosobo)

7. Penyelenggara

: MPKU PDM Wonosobo

8. Pengawas

: BPH RS PKU Muhammadiyah Wonosobo


9.Ijin Operasional

: SK Bupati No: 445.8/397/2015

tanggal 24 Agustus 2015


10.Pengelola
a. Direktur

:
: dr. Akhmad Muzairi, MARS

b. Wadir Pelayanan : c. Wadir penunjang : Dra. Dwi Pudjaningsih, MMR, Apt


d. Wadir Umum

: Ir. Abud Baasir

RS PKU Muhammadiyah Wonosobo diresmikan pada tanggal 18


November 2014, dengan status berada dibawah kepemilikan Persyarikatan
Muhammadiyah. RS PKU Muhammadiyah Wonosobo merupakan Rumah
Sakit tipe C yang melayani pasien umum dan BPJS.
Pelayanan yang bisa dilakukan saat ini meliputi IGD 24 jam, Poli
Umum, Gigi Umum, Poli Spesialis Penyakit Dalam, Bedah Umum,
Kesehatan Anak, Syaraf, Obsgyn, Mata, Gigi Orthodontia, Orthopedi,
Anastesi, Radiologi, Patologi Klinik.
Selain itu didukung juga oleh penunjang medis meliputi Pelayanan
Farmasi, Psikologi, Fisioterapi, Laborat, Radiologi, Gizi, Pelayanan Rawat
Inap terdiri dari 109 bed meliputi kamar VIP, kelas 1,2,3, ICU, PICU, NICU.

BAB III
VISI, MISI, FALSAFAH, TUJUAN, MOTTO
DAN NILAI-NILAI BUDAYA ORGANISASI

A. Visi:
Menjadi Rumah Sakit Syariah Terpadu (Integrated Sharia Hospital) yang
turut bertanggung jawab guna mewujudkan masyarakat utama yang
diridloi Allah SWT

B. Misi:
1. Memberikan pelayanan prima secara islami dan holistik dengan
mengutamakan mutu dan keselamatan pasien
2. Menyediakan Insan PKU yang berakhlak mulia, memegang teguh
nilai-nilai

syariah,

profesional

dan

kompeten

dengan

sistem

pendidikan berkelanjutan
3. Berperan aktif dalam dakwah pencerahan untuk meningkatkan
derajat kesehatan masyarakat
4. Menciptakan sistem kerja yang inovatif, efektif dan efisien dengan
fasilitas terbarukan berbasis ilmu pengetahuan, teknologi informasi
dan komunikasi
5. Bersinergi dengan

individu,

lembaga

lain,

komunitas

maupun

organisasi lain secara harmonis.


C. Falsafah
Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Wonosobo adalah lembaga dakwah
dalam bidang kesehatan.
D. Tujuan
Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Wonosobo bertujuan melaksanakan
upaya pelayanan kesehatan secara islami kepada masyarakat secara efektif
dan efisien dengan mengutamakan upaya penyembuhan dan pemulihan
yang dilaksanakan secara terpadu serta melaksanakan upaya rujukan.
E. Motto

Moto RS PKU Muhammadiyah Wonosob adalah Keramahan Sebenarnya

F. Nilai-nilai Budaya Organisasi


Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Wonosobo memiliki nilai-nilai budaya
organisasi RAMAH yang penjabarannya adalah sebagai berikut:
1. Respect
Kami berusaha untuk memahami, sehingga dapat berkomunikasi,
meningkatkan kerjasama, memberi manfaat dan edukasi.
2. Adaptive
Kami berusaha membuka pikiran, sehingga mengutamakan sikap
selalu belajar, berpikir terbuka, dinamis dan adaptif.
3. Morality
Kami berusaha menetapkan hati untuk selalu menjunjung tinggi
kejujuran, kepatuhan dan panggilan jiwa terhadap profesi.
4. Appreciative
Kami berusaha melaksanakan amanah dengan mengedepankan
pelayanan yang profesional, handal, antusias,

sabar, tekun dan

bertanggungjawab.
5. Hospitality
Kami berusaha melayani sepenuh hati karena kecintaan kepada Allah,
Rasul-Nya, sesama manusia dan alam semesta ciptaan-Nya

SPV. R. INAP, IBS, ICU

Gizi
Siulis V
RM & Pendaft
Dwi Yani Y

RI VIP
Heni I
Maternal
Wiwik
Perinatal
Kharil NK

RI lt 2
Nur W

RI lt 3
Singgih

Farmasi RI
Lestari

Laborat
Oktaria CN

CSSD Loundry

Radiologi
Alan Maulana

Fisio & Psiko Gudang Farm


Ratna M
Sri W

ICU
Dewi F

IBS
Rosyim, AMK

Farmasi RJ
Mustika

POLI
Muhani'ah

KA UNIT

Farmasi
Sri W, Apt

KA INSTALASI/P'JAWAB

SPV. PERB. MEDIS & JANGMED


SPV. PEL. PENUNJANG
Agustri Anthoni, Amd
Chintya PAT, S. Farm, Apt

MANAJER PENUNJANG
Indah S, S. Farm, Apt

WADIRPENUNJANG
Dra Dwi P, MMR, Apt

DIREKTUR
dr. Akhmad Muzairi, MARS

PENGAWAS
BPH

PENYELENGGARA
MPKU PDM WONOSOBO

PEMILIK
PDM WONOSOBO

IGD
Rohem, AMK

KA RUANGAN

SPV. SARANA & SDI KEP


Riendra, S. Kep, Ns

MJR. KEPERAWATAN
Notian F, Amd. Kep

SPV. P'AYANAN & ASKEP


Ari Nurlaeli, S. Kep, Ns

apabila ada struktur yang masih kosong, dihandle atasannya

IBS
dr. Meiky

KA INSTALASI/UNIT/PJ

SPV. R. JALAN DAN IGD

MANAJER PELAYANAN
dr. Dyan Ratna SYP

WADIR PELAYANAN

BOARDOFDIRECTOR

Lampiran SKBPHRSPKUMuhammadiyah Wonosobo


No: 152/ BPH.AU/ B/I/ 2016
TentangPenetapan Struktur RSPKUMuhammadiyah Wonosobo

Perpustakaan

Tata Usaha

Arsip&Surat

SPV. ADMIN DAN TU


Amin W, SE

Diklat

Legal
Slamet M

Pesonalia

SPV. SDI
Erwin Saleh

MANAJER KEU DAN SDI


Erwin Saleh

Keuangan
Ana Susanti

Kasir Billing
Mita

Accounting

Pajak

SPV. KEUANGAN
Danang Aji N, SE

WADIRUMUM & KEUANGAN


Ir. H. Abud Ba'asir

P'bekalan Um
Amin Budi

IT
Heri W

Rauf S

IPRS - 1

Nurhadi

Umum

Hastomo M

IPRS - 2

Binroh
Musbichun

SPV. ISPRS
Ir. Abud Ba'asir

Media Sosial
Agil R

CSO
Zulaekha W

Marketing

SPV. MKT DAN HUMAS


Aswandi DA, MM

MANAJER MKT & UMUM


Ir. H. Abud Ba'asir

3. Komite Mutu
4. Komite Farmasi dan Terapi
5. SPI
6. TimAkreditasi
7. TimPPI
8. Komite Etik dan Hukum
9.Panita dan Timlainnya

1. Komite Medis
2. Komite Keperawatan

BAB IV

STRUKTUR ORGANISASI RS

BAB V
STRUKTUR ORGANISASI RUANG PERINATAL

A. Struktur Organisasi Rekam Medis dan Pendaftaran


Struktur

organisasi

merupakan

perangkat

manajemen

yang

menggambarkan pembagian tugas, koordinasi dan kewenangan serta fungsi


dari setiap jabatan yang ada dalam organisasi. Struktur organisasi Instalasi
Rekam Medis dan Pendaftaran berpedoman pada struktur organisasi
rumah sakit yang ditetapkan oleh Badan Pelaksana Harian RS PKU
Muhammadiyah Wonosobo.
Adapun struktur organisasi di lingkungan ruang perinatal dapat
digambarkan sebagai berikut :

M anajer K EPE R AWATA N

Kepala RUAN G PER IN A L

PER AWAT PE L A K SAN A

B IDA N PE L AK SAN A

B. Keterangan Struktur:

1. Manajer keperawatan bertanggung jawab langsung kepada Wakil


Direktur Penunjang Medis.
2. Kepala ruang Unit perinatal

bertanggung jawab langsung kepada

Manajer manager keperawatan. Kepala ruang perinatal dalam


menjalankan tugasnya dibantu oleh:
a. Perawat pelaksana.
b. Bidan pelaksana.

BAB VI
URAIAN JABATAN

No
1
2

Informasi Jabatan
Nama Karyawan
Jabatan

Keterangan
Kharil nor khafifah.amd keb
Kepala Ruang
Kepala ruang adalah seorang tenaga perawat profesional

Ikhtisar Jabatan

4
5

perawatan
Atasan Langsung
Manajer Keperawatan
Bawahan Langsung 1. Staf
1. Pendidikan Minimal D3 Keperawatan/D3 Kebidanan

yang diberi tanggung jawab dan wewenang dalam


mengelola kegiatan pelayanan keperawatan di satu ruang

2. Diutamakan yang berpengalaman dibidangnya


3. Komitmen tinggi terhadap RS PKU dan Persyarikatan
6

Persyaratan Jabatan

Muhammadiyah
4. Mempunyai Jiwa Kepemimpinan
5. Mampu mengoperasikan komputer

Tugas Pokok dan

6. Mempunyai kemampuan berkomunikasi yang baik


1 Melaksanakan fungsi perencanaan, meliputi :

Fungsi

a. Merencanakan jumlah dan kategori tenaga perawatan


serta tenaga lain sesuai kebutuhan.
b. Merencanakan jumlah jenis peralatan perawatan yang
diperlukan sesuai kebutuhan.
c. Merencanakan dan menetukan jenis kegiatan / asuhan
keperawatan

yang

akan

diselenggarakan

sesuai

kebutuhan pasien.
2

Melaksanakan fungsi penggerakan dan pelaksanaan,


meliputi :
1. Mengatur dan mengkoordinasikan seluruh kegiatan
pelayanan ruang rawat.
2. Menyusun

dan

mengatur

daftar

dinas

tenaga

perawatan dan tenaga lain sesuai kebutuhan dan


ketentuan atau peraturan yang berlaku.

3. Melaksanakan program orientasi kepada tenaga


perawatan baru atau tenaga lain yang akan bekerja
diruangan.
4. Memberi pengarahan dan motivasi kepada tenaga
perawatan untuk melaksanakan asuhan keperawatan
sesuai ketentuan/standar.
5. Mengkoordinasikan seluruh kegiatan yang ada dengan
cara bekerjasama dengan berbagai pihak yang terlibat
dalam pelayanan di ruangan
6. Mengadakan pertemuan berkala dengan pelaksana
perawatan dan tenaga lain yang berada diwilayah
tanggug jawabnya.
7. Meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan di bidang
perawatan antara lain melalui pertemuan ilmiah.
8. Mengenal jenis dan kegunaan barang/peralatan serta
mengusahakan pengadaannya sesuai kebuthan pasien
agar tercapai pelayanan yang optimal.
9. Menyusun permintaan rutin meliputi kebutuhan alat,
obat dan bahan lain yang diperlukan diruang rawat.
10. Mengatur

dan

mengkoordinasikan

pemeliharaan

peralatan agar selalu dalam keadaan siap pakai.


11. Mempertangungjawabkan pelaksanan inventarisasi
peralatan.
12. Melaksanakan program orientasi kepada pasien dan
keluarganya, meliputi penjelasan tentang peraturan
rumah sakit, tata tertib, , fasilitas yang ada cara
penggunaannya.
13. Mendampingi dokter selama pemeriksaan pasien dan
mencatat program pengobatan, serta menyampikan
kepada staf untuk melaksanakannya.
14. Mengadakan pendekatan kepada setiap pasien yang
berobat untuk mengetahui keadaanya dan menampung
keluhan serta membantu memecahkan masalah yang
dihadapinya.

15. Mejaga perasaan pasien agar merasa aman dan


terlindungi selama pelaksanaan pelayanan perawatan
berlangsung.
16. Memberi penyuluhan kesehatan terhadap pasien atau
keluarga dalam batas kewenangan.
17. Menjaga perasaan petugas agar merasa aman dan
terlindungi selama pelaksanaan pelayanan perawatan
berlangsung.
18. Memelihara dan mengembangkan sistem pencatatan
dan pelaporan asuhan keperawatan dan kegiatan lain
yang dilakukan secara tepat dan benar. Untuk
tindakan perawatan selanjutnya.
19. Mengadakan kerjasama yang baik dengan kepala
ruang yang lain, seluruh kepala bidang, kepala bagian,
kepala instalasi dan kepala unit di RS.
20. Menciptakan dan memelihara suasana kerja yang baik
antara petugas, pasien dan keluarganya, sehingga
memberikan ketenangan.
21. Meneliti pengisian formulir pasien
22. Memelihara buku register dan berkas catatan medik.
23. Membuat laporan harian dan bulanan mengenai
pelaksanaan kegiatan asuhan keperawatan, serta
kegiatan lain di ruang rawat.
3

Melaksanakan fungsi pengawasan, pengendalian dan


penilaian meliputi :
a. Mengawasi dan menilai pelaksanaan asuhan
keperawatan yang telah ditentukan.
b. Melaksanakan

penilaian

terhadap

upaya

peningkatan pengetahuan dan ketrampilan di


bidang perawatan.
c. Mengawasi dan mengendalaikan pendayagunaan
peralatan perawatan serta obat-obatan secara
efektif dan efisien,
4. Mengawasi

pelaksanaan

sistem

pencatatan

dan

pelaporan kegiatan asuhan keperawatan serta mencatat


kegiatan lain di ruang rawat

1.

No
1

Informasi Jabatan
Jabatan

Ikhtisar Jabatan

3
4

Atasan Langsung
Bawahan Langsung

Persyaratan Jabatan

Tugas Pokok dan


Fungsi

Keterangan
Perawat Assosiate (PA)
Perawat associate adalah perawat yang diberi wewenang
dan ditugaskan untuk memberikan pelayanan keperawatan
secara langsung pada pasien.
Kepala ruang

D3 kebidanan/ d3 keperawatan

Mampu melakukan tindakan-tindakan perawatan

Mampu membuat pendokumentasian catatan


keperawatan
1. Memberikan perawatan

secara langsung

berdasarkan

proses keperawatan dengan sentuhan kasih sayang.


a. Melaksanakan tindakan perawatan yang telah disusun
oleh perawat primer
b. Mengevaluasi

tindakan

keperawatan

yang

telah

diberikan.
c. Mencatat dan melaporkan semua tindakan perawatan dan
repons klien pada catatan perawatan.
2. Melaksanakan program medic dengan penuh tanggung
jawab.
a. Pemberian obat.
b. Pemeriksaan laboratorium.
c. Persiapan klien yang akan dioperasi.
3. Memperhatikan keseimbangan kebutuhan fisik , mental, dan
spiritual dari klien
4. Mempersiapkan klien secara fisik dan mental untuk
menghadapi tindakan perawatan dan pengobatan serta

diagnostik.
5. Memberi pertolongan segera pada klien gawat
6. Membantu kepala ruangan dalam ketatalaksaaan ruangan
secara administratif.
7. Menyiapkan data klien
8. Rujukan atau penyuluhan PKMRS.
9. Mengatur dan menyiapkan alat - alat yang ada diruangan.
10. Menciptkan

dan

memelihara

kebersihan,

keamanan,

kenyamanan dan keindahan ruangan.


11. Melaporkan segala sesuatu mengenai keadaan klien baik
lisan maupun tertulis kepada perawat primer.
12. Mengikuti serah terima.
13. Berkoordinasi dengan perawat associate yang lain dan
perawat primer.
14. Melakukan evaluasi formatif.
15. Pendokumentasian tindakan dan catatan perkembangan
pasien.
16. Melaporkan segala perubahan yang terjadi atas pasien
kepada perawat primer

BAB VII
TATA HUBUNGAN KERJA

a. Tata Hubungan Kerja Intern Unit Kerja


1.
KOORDINASI INTERNAL
A.
KOORDINASI ANTARA ..RUANG PERINATAL............
DENGAN.....VK.........
KOORDINASI DILAKUKAN SAAT ADA ADA PASIEN MELAHIRKAN
B.
KOORDINASI ANTARA.......RUANG PERINATAL....... DENGAN
....IBS..........
KOORDINASI DILAKUKAN JIKA ADA PASIEN BERSALIN DENGAN TIDAKAN
SC
C.

KOORDINASI ANTARA .....RUANG PERINATAL......... DENGAN

......IGD.........
KOORDINASI DILAKUKAN SAAT ADA PASIEN INDIKASI MASUK KE RUANG
PERINATAL
D.
KOORDINASI ANTARA ......RUANG PERINATAL........ DENGAN
......FARMASI...........
KOORDINASI DILAKUKAN UNTUK PEMENUHAN KEBUTUHAN ALKES DAN
OBAT
E.
2.
A.

KOORDINASI EKSTERNAL
KOORDINASI ANTARA.RUANG PERINATAL DENGAN RUMAH SAKIT

LAIN
KOORDINASI DILAKUKAN SAAT TERJADI PROSES RUJUKAN
B.
KOORDINASI ANTARA RUANG PERINATAL DENGAN PMI
KOORDINASI DILAKUKAN SAAT DIBUTUHKAN TRANSFUSI
DARAH UNTUK PASIEN

BAB VIII
POLA KETENAGAAN DAN KUALIFIKASI PERSONIL

A. Standarisasi dan Kualifikasi Personil


1. Standardisasi
Pola ketenagaan di bagian Rekam Medis Rumah Sakit PKU
Muhammadiyah Wonosobo merupakan salah satu bagian dari arah
pengembangan

tenaga

kesehatan

di

Rumah

Sakit

PKU

Muhammadiyah Wonosobo khususnya tenaga perekam medis. Pola


ketenagaan ini terdiri dari kebutuhan tenaga berdasarkan standar
ketenagaan Departemen Kesehatan RI dan standar akreditasi Rumah
Sakit yang dikompilasikan dengan kemampuan Rumah Sakit PKU
Muhammadiyah Wonosobo. Apabila standarisasi kebutuhan tenaga
dilakukan secara tepat, maka pola ketenagaan ini dapat tersusun
dengan

baik

sehingga

pelaksanaan

kegiatan

pelayanan

dapat

mencapai target yang telah ditentukan.


Adapun secara khusus pola ketenagaan di bagian rekam medis
disusun berdasarkan kebutuhan dan tujuan pelayanan rekam medis
di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Wonosobo. Tujuan pelayanan di
bagian rekam medis adalah memberikan pelayanan rekam medis
profesional dan bermutu sesuai dengan target yang ingin dicapai.
Sedangkan dalam menentukan kebutuhan tenaga di bagian rekam
medis harus sesuai dengan standar tertentu melalui proses yang
sistematis serta alasan yang jelas mengenai jumlah dan jenis tenaga
yang dibutuhkan.
2. Kualifikasi Personil
No
1

Jabatan
Kepala
perinatal

Unit

Persyaratan

Persyaratan Tambahan
Pendidikan
Minimal
D3 1. Diutamakan
berstatus
Rekam

Medis

dengan
pengalaman

karyawan

tetap

minimal

tahun.
2. Menguasai manajemen penge
3. Mampu
mengoperasikan

kerja

komputer

dibidangnya

>

2 tahun.
2

minimal

Microsoft

Office dan Excel.


4. Diharapkan aktif di kegiatan
Muhammadiyah.

Bagian

Pendidikan

Pendaftaran

min.

SLTA

1. kebidanan/

dengan

telah

keperawatan
2. Mampu melakukan

mengikuti

d3

tindakan-tindakan

pelatihan

perawatan
3. Mampu
membuat

rekam medis

pendokumentasian
catatan keperawatan

B. Kondisi Ketenagaan
Kondisi Tenaga Kerja di RM dan Pendaftaran saat ini adalah:
No
1

Nama Jabatan

Pendidikan

Kepala Unit RUANG

1. D3 kebidanan

PERINATAL

2. Bekerja lebih dari

Tenaga yang
ada
1 orang

5tahun.
3. Memiliki STR
4. Pelatihan managemen
vaksin dan konselor
2

Perawat pelaksana
33 Bidan pelaksana
3

menyusui
1. D3 keperawatan

1 orang

2. Memiliki str
1. D3 kebidanan

3 orang

2. Memiliki STR

C. Dasar Perhitungan Ketenagaan

D. Pengembangan SDI
Tantangan kedepan tentunya mewajibkan setiap Rumah Sakit harus
menyiapkan Sumber Daya-nya untuk bisa bertahan ditengah persaingan
yang ketat. Salah satu hal yang penting adalah menyiapkan tenaga kerja
yang profesional yang bisa mewujudkan visi misi Rumah Sakit.
Untuk itu pelatihan atau kursus-kursus yang bisa menunjang
keberhasilan peningkatan kualitas SDI menjadi satu hal yang wajib
dilakukan. Hal yang mendesak untuk dilakukan adalah terait dengan
pengembangan SDI yaitu pelatihan kegawat daruratan neonatal.
Mutu pelayanan kepada pasien juga akan ditingkatkan dengan
mengadakan pelatihan pelatihan in house traning dengan dokter spesialis
anak.

BAB IX
KEGIATAN ORIENTASI

a. Orientasi Umum Rumah Sakit


Orientasi adalah usaha membantu para karyawan agar mengenali
secara baik dan mampu beradaptasi dengan suatu situasi atau dengan
lingkungan/iklim bisnis suatu organisasi/perusahaan.

Orientasi harus

mampu membantu para karyawan baru untuk memahami dan bersedia


melaksanakan perilaku sosial yang mewarnai kehidupan organisasi /
perusahaan sehari-hari.
Orientasi juga harus mampu membantu para karyawan baru untuk
mengetahui dan memahami berbagai aspek teknis pekerjaan/ jabatannya,
agar mampu melaksanakan tugas-tugasnya secara efektif, efisien dan
produktif.
Orientasi Umum diikuti oleh semua karyawan yang baru saja masuk,
untuk mengetahui gambaran secara umum RS PKU Muhammadiyah
Wonosobo, dengan jadwal sebagai berikut:

No
1

Hari/Tanggal/Jam
Hari ke 1
07.30-08.00
08.00-08.30
08.30-10.00
10.00-10.15
10.15-11.45
11.45-13.00
13.00-14.45
14.45-15.15
15.15-16.30
Hari ke 2
07.30-09.00

Materi

Pemateri

Pembukaan
Pre Tes
Aqidah
Break
Akhlaq
Ishoma
Ibadah
Break Ashar
Kemuhammadiyahan

BPH
Panitia
PDM
Panitia
PDM
Panitia
PDM
Panitia
PDM

Gambaran Pelayanan RS PKU

Manajer

09.00-10.30

Struktur dan Visi Misi Rumah

Pelayanan
Direksi

10.30-10.45
10.45-12.00

Sakit
Break
Pencegahan

Panitia
Team PPI

dan

Pengendalian

Infeksi (PPI Dasar)


Ishoma
Sasaran Keselamatan Pasien
Mengenal Lagu Sang Surya
Break Ashar
K3RS

Panitia
Team PMKP
Team PADUS
Panitia
Team K3RS

Kepegawaian
Service Excellent
Break
Pengenalan SIMRS
Ishoma
BLS

Team SDI
CSO
Panita
Team IT
Panitia
Team
Code

14.30-15.00
15.00-15.15
15.15-16.00
16.00-16.30
Hari ke 4 dan

Post Tes
Break Ashar
Hospital Tour
Penutupan
Orientasi
khusus

Blue
Panitia
Panitia
Panitia
Direksi
Manajer/

Ka

seterusnya

masing

Unit/

ka

12.00-13.00
13.00-14.30
14.30-15.00
15.00-15.15
15.15-16.30
Hari ke 3
07.30-09.00
09.00-10.30
10.30-10.45
10.45-12.00
12.00-13.00
13.00-14.30

unit,

orientasi

secara

dengan pekerjaan

masingdilanjutkan
langsung

Ruangan

selama 3-6

bulan
b. Orientasi Bagian/Unit Kerja Klasikal
Orientasi khusus ini adalah lanjutan dari orientasi umum. Setelah
menyelesaikan orientasi umum, maka semua karyawan akan mengikuti
orientasi khusus di masing-masing unit dengan metode klasikal dan
praktek kerja. Metode klasikal akan berangsung 1 sampai 3 hari, kemudian
dilanjutkan langsung apikasi di lapangan dengan pendampingan khusus
masing-masing kepala ruangan atau unit selama 3-6 bulan, dan bisa
diperpanjang apabila belum optimal. Adapun materi Orientasi Khusus
tersebut adalah:

No

Hari

Tanggal/Jam
Hari ke 1

Materi
Pengenalan

Target

Pemateri

Mengetahui

keperawatn

07.30 09.00
2

09.00 11.00

11.00 13.30

13.30 14.00

personil

setiap

Orientasi ruangan

personil
Mengenal

dan

mengetahui

produk

nama
dan

keperawatn

rumah sakit

letak-letak

Sosialisasi

ruangan.
Lebih mengenal

Visi,

Misi dan struktur

dengan baik

organisasi

unit rekam

unit

rekam medis
Sosialisasi

medis
Personil

Peraturan

dan

kebijakan

rumah

sakit

Manager

dapat

keperawatan

keperawatan

mengaplikasika
n dalam dunia
kerja di RS PKU
Muhammadiyah
Wonosobo
khususnya unit

14.00 14.30

Sosialisasi
peraturan

dan

rekam medis
Personil
akan

Manager

lebih

keperawatan

paham

kebijakan

tentang

keperawatan

peraturan dalam
bekerja

di

RS

PKU
Muhammadiyah
6

Hari ke 2

Sosialisasi uraian

Wonosobo
Personil
lebih

07.30 09.30

jabatan dan tata

membangun

Rekam Medis

hubungan kerja

kerja sama baik

dan

dengan unit lain

Pendaftaran

Sosialisasi

yang terkait
Personil
dapat

keperawatan

pedoman kerja

bekerja

09.00 11.00

sesuai

Kepala

Unit

dengan

Hari Ke 3
07.30 09.30

pedoman

yang
lebih

Sosialisasi

teknis

ada
Personil

kegiatan

rekam

paham

medis

sesuai

berkerja

dalam
dan

dengan nama dan

mengurangi

jabatan

resiko kesalahan

Keperawatan
/kepala
ruang

dalam
melaksanakan
pekerjaannya.

Selain Orientasi yang sifatnya klaikal tersebut, dilanjutkan untuk


langsung praktek kerja selama 3-6 bulan dengan pengulangan sesuai
kebutuhan,:

BAB X
PERTEMUAN/RAPAT

Rapat merupakan suatu pertemuan yang terdiri dari beberapa orang yang
memiliki kepentingan dan tujuan yang sama untuk membicarakan atau
memecahkan suatu masalah tertentu.
A. Rapat Harian
Rapat yang dilaksanakan setiap hari, biasanya dalam bentuk operan
jaga ataupun briefing.
B. Rapat Bulanan
Rapat bulanan merupakan rapat yang diadakan setiap bulan sekali,
dengan perencanaan yang telah dibuat selama 1 bulan serta agenda rapat
yang telah ditentukan oleh koordinator unit rekam medis.
Rapat bulanan diselenggarakan pada :
Waktu
: Setiap tanggal 6 setiap bulannya.

Jam
Tempat
Peserta

: 09.00 selesai
: ruang diskusi
: Karu perinstsl, Penanggungjawab dan

Materi

Pelaksana
-

Evaluasi kinerja Staff di Unit Rekam

Medis
Evaluasi sistem pelayanan yang sedang
berjalan

Kelengkapan rapat

guna

pelayanan.
Rekomendasi

peningkatan
dan

usulan

peningkatan kinerja
- Pelayanan Unit perinatal
: Undangan, daftar hadir, notulen
laporan/rekomendasi/

usulan

kualitas
untuk

rapat,
kepada

pemimpin.

C. Rapat Mingguan
Rapat yang dilakukan setiap minggu untuk membahas hal-hal yang
terjadi selama seminggu di unit rekam medis. Rapat minggan dilakukan di
ruang kerja sekiranya ada hal-hal yang terjadi dalam pelayanan. Materi
rapat tergantung dari kejadian yang perlu dibahas dalam kurun waktu satu
minggu.
D. Rapat Insidentil
Unit Rekam Medis dan Pendaftaran melakukan rapat insidental jika
ada kejadian yang memang harus segera di lakukan pertemuan, untuk
mencari solusi bersama. Rapat Insidensial adalah

rapat yang dilakukan

sewaktu-waktu bila ada masalah atau sesuatu hal yang perlu dibahas
dengan segera.
Waktu : Sewaktu-waktu bila ada atau sesuatu hal yang perlu
dibahas dan diselesaikan segera.
Jam
: Sesuai Undangan
Tempat : Sesuai Undangan
Peserta :
Materi
:
- Evaluasi Kinerja Unit Rekam Medis
- Evaluasi SDM Unit Rekam Medis
- Perencanaan dan upaya peningkatan
-

pelayanan dan SDM.


Rekomendasi Pelayanan Unit perinatal

kualitas

Kelengkapan rapat

: Undangan,

daftar

hadir,

notulen

rapat,

laporan/rekomendasi/ usulan kepada pemimpin.

BAB XI
PELAPORAN
A. Laporan Harian
1. Laporan Internal:
Laporan jumlah kunjungan pasien rawat inap
B. Laporan Bulanan, terdiri dari :
1. Laporan Internal:
a. Laporan Kunjungan Rawat Inap
b. Laporan 10 besar penyakit
c. Laporan kematian bayi
d. Laporan mutu

BAB XII
PENUTUP
Demikian Pedoman Pengorganisasian Unit Rekam Medis dan Pendaftaran
RS PKU Muhammadiyah Wonosobo tahun 2016 ini dibuat sebagai acuan
pengorganisasian staf dan pimpinan di Unit RM dan Pendaftaran. Tidak ada
yang

sempurna

hasil

ciptaan

manusia

termasuk

pedoman

ini,

karena

kesempurnaan itu hanyalah milik Allah SWT. Untuk itu, masukan dan kritik
membangun sangat kami harapkan demi perbaikan pedoman ini di masa yang
akan datang.
Mudah-mudahan dengan adanya pedoman pengorganisasian ini, dapat
lebih memudahkan semua Pihak yang terkait dengan penyelenggaraan kegiatan
dan pelayanan internal maupun eksternan dengan tujuan meningkatkan mutu
dan keselamatan pasien.
Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kita semua limpahan Taufik
dan Hidayah-Nya kepada hamba-hamba yang selalu berlomba dalam kebaikan
dan berusaha secara terus menerus memperbaiki amaliyahnya, amiiin.
Akhirnya kami ucapkan Alhamdulillahi robbil alamin atas segala karunia
dan nikmat yang diberikan Allah SWT.

DAFTAR PUSTAKA