Anda di halaman 1dari 14

Referensi Ilmiah Indonesia

Blog ini merupakan referensi ilmiah indonesia yang berisikan berbagai artikel, jurnal, karya
tulis, bahan kuliah diberbagai bidang khsusnya di pertambangan

Rabu, 16 Maret 2011


CRUSHER
DEFINISI CRUSHER
Crusher merupakan mesin yang dirancang untuk mengurangi besar batu ke batu yang
lebih kecil seperti kerikil atau debu batu. Crusher dapat digunakan untuk mengurangi ukuran
atau mengubah bentuk bahan tambang sehingga dapat diolah lebih lanjut. Cruseher
merupakan alat yang digunakan dalam proses crushing, Crushing merupakan proses yang
bertujuan untuk meliberasi mineral yang diinginkan dari mineral pengotornya. Crushing
biasanya dilakukan dengan proses kering, dan dibagi menjadi tiga tahap, yaitu Prymary
crushing, secondary crushing, dan fine crushing.
Prymari crushing merupakan Merupakan peremukan tahap pertama, alat peremuk yang
biasanya digunakan pada tahap ini adalah Jaw Crusher dan Gyratory Crusher. Umpan yang
digunakan biasanya berasal dari hasil penambangan dengan ukuran berkisar 1500 mm,
dengan ukuran setting antara 30 mm sampai 100 mm. Ukuran terbesar dari produk
peremukan tahap pertama biasanya kurang dari 200 mm.
Secondary Cruher merupakan peremukan tahap kedua, alat peremuk yang digunakan
adalah Jaw Crusher ukuran kecil, Gyratory Crusher ukuran kecil, Cone Crusher, Hammer
Mill dan Rolls. Umpan yang digunakan berkisar 150 mm, dengan ukuran antara 12,5 mm
sampai 25,4 mm. Produk terbesar yang dihasilkan adalah 75 m.
Fine crushing merupakan peremukan tahap lanjut dari secondary crushing, alat yang
digunakan adalah Rolls, Dry Ball Mills, Disc Mills dan Ring Mills. Umpan yang biasanya
digunakan kurang dari 25,4 mm.untuk memperkecil material hasil penambangan yang
umumnya masih berukuran bongkah digunakan alat peremuk. Material hasil dari peremukan
kemudian dilakukan pengayakan atau screening yang akan menghasilkan dua macam produk
yaitu produk yang lolos ayakan yang disebut undersize yang merupakan produk yang akan

diolah lebih lanjut atau sebagai produk akhir, dan material yang tidak lolos ayakan yang
disebut oversize yang merupakan produk yang harus dilakukan peremukan lagi.
Pada makalah ini akan dijelaskan masing-masing jenis crusher yang ada pada tiga tahap
tersebut, khususnya yang akan dibahas adalah Jaw Crusher, Cone Crusher, dan Roll Crusher.
Dan akan sedikit menggunakan batubara sebagai umpan disetiap prinsip crusher tersebut.
JAW CRUSHER
Prinsip dan Mekanisme Jaw Crusher
Jaw crusher merupakan crusher primer yang digunakan untuk memecahkan batuan
dengan ukuran setting antara 30 mm dan 100 mm. Jaw crusher terdiri dari dua tipe yaitu
blake dan dodge. Alat peremuk jaw crusher dalam prinsip kerjanya adalah alat ini memiliki 2
buah rahang dimana salah satu rahang diam dan yang satu dapat digerakan, sehingga dengan
adanya gerakan rahang tadi menyebabkan material yang masuk ke dalam kedua sisi rahang
akan mengalami proses penghancuran. Material yang masuk diantara dua rahang akan
mendapat jepitan atau kompresi. Ukuran material hasil peremukan tergantung pada
pengaturan mulut pengeluaran (setting), yaitu bukaan maksimum dari mulut alat peremuk.
Produk peremukan akan berukuran 85 % minus ukuran bukaan maksimum, sedangkan
ukuran umpan masuk adalah 85 % x gape. Berikut ini gambar jaw crusher

Gambar 1 bagian-bagian jaw cruher


Alat ini mempunyai dua jaw, yang satu dapat digerakkan (swing jaw) dan yang
lainnya tidak bergerak (fixed jaw). Berdasarkan porosnya jaw crusher terbagi dalam dua
macam :
a. Blake Jaw Crusher, dengan poros di atas
b. Dodge Jaw Crusher, dengan poros di bawah
Perbandingan Dodge dengan Blake Jaw Crusher, yaitu :

a. Ukuran produk pada Blake Jaw lebih heterogen dibandingkan dengan Dodge Jaw yang
relatif seragam.
b. Pada Blake Jaw porosnya di atas sehingga gaya yang terbesar mengenai partikel yang
terkecil.
c. Pada Dodge Jaw porosnya di bawah sehingga gaya yang terbesar mengenai partikel yang
terbesar sehingga gaya mekanis dari Dodge Jaw lebih besar doibandingkan dengan Blake
Jaw.
d. Kapasitas Dodge Jaw jauh lebih kecil dari Blake Jaw pada ukuran yang sama.
e. Pada Dodge Jaw sering terjadi penyumbatan.
Pecahnya batuan dari jaw crusher karena adanya :
a.

Daya tahan batuan lebih keci dari gaya yang menekan

b. Nip angle
c.

Resultante gaya yang arahnya ke bawah


Gaya-gaya yang ada pada jaw crusher, adalah :
a. Gaya tekan (aksi)
b. Gaya gesek
c. Gaya gravitasi
d. Gaya yang menahan (reaksi)
Arah-arah gaya tergantung dari kemiringan atau sudutnya. Resultante gaya akhir arahnya
harus ke bawah, yang berarti material itu dapat dihancurkan. Tapi jika gaya itu arahnya ke
atas maka material itu hanya meloncat-loncat ka atas saja.
Faktor-faktor yangmempengaruhi efisiensi jaw crusher :

a. Lebar lubang bukaan


b. Variasi dari throw
c. Kecepatan
d. Ukuran umpan
e. Reduction ratio (RR)
f. Kapasitas yang dipengaruhi oleh jumlah umpan per jam dan berat jenis umpan
Reduction ratio merupakan perbandingan antar ukuran umpan dengan ukuran produk.
Reduction ratio yang baik untuk ukuran primary crushing adalah 4 7, sedangkan untuk
secondary crushing adalah 14 20 dan fine crushing (mill) adalah 50 -100.
Jaw Crusher pada batubara biasanya tidak digunakan pada crushing primer tetapi sering
digunakan untuk operasi penambangan open pit dimana batu baranya keras atau lapisan
batuan yang sangat keras yang dijumpai dalam jumlah bervariasi. Ciri khas pada mesin tipe

ini adalah 2 buah plat pengahancur yang membuka dan menutup seperti rahang binatang. Jaw
diatur pada sudut kritis, 1 buah jaw diputar agar berayun terhadap yang lainnya.
Ada dua tipe jaw crusher yang dapat ditemui pada penghancuran batubara :
a. Single-toggle machine
b. Double-toggle machine
Keduanya sering digunakan sebagai Blake Crusher yang dicirikan adanya jaw bagian
atas yang bergerak. Single-toggle mesin memiliki jaw ayun yang dikurung pada batang
Eccentric, yang dibuat lebih ringan, lebih kompak dibanding double-toggle machine. Jaw
ayun bergerak berlawanan dengan jaw tetap tidak hanya karena aksi plat toggle tetapi juga
karenapergerakan vertical seperti perputaran Eccentic. Gerakan eliptikal ini membantu
menggerakan batuan melewati plat jaw dan menghancurkan batu. Single-toggle machine
lebih baik digunakan pada batubara yang rapuh dan material bershale karena biaya
pemasangan dan tenaga lebih kecil.
Pada Double-toggle machine, jaw ayun bergerak bolak-bailk yang disebabkan
pergerakan vertikal pitman. Hal ini disebabkan pergerakan naik turun front toggle yang
dihubungkan ke jaw ayun. Bagian back toggle menyebabkan pitman bergerak ke samping.
Double-toggle machine harganya 50 % lebih besar dibanding single-toggle machine pada
ukuran yang sama dan umumnya dipilih untuk menghancurkan material yang liat, keras dan
rapuh.
Kegunaan Jaw Crusher adalah untuk memecahkan bongkah bongkah yang sangat
kasar. Proses pemecahan dengan alat pemecah yang melawan bagian yang tidak bergerak,
gerakannya seperti rahang yang sedang menguyah. Penghancuran akan terjadi apabila crusher
melampaui batas plastis dari material yang dihancurkan.Untuk memperoleh ukuran dari
produk yang diinginkan dapat diperoleh dengan cara mengatur bukaan (feed).

Gambar 2 Single-toggle machine


Gambar 3 Double-toggle machine
Kapasitas Jaw Crusher
Faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan energi Jaw Crusher :
1.

Ukuran feed

2.

Ukuran produk

3.

Kapasitas mesin

4.

Sifat batuan

5.

Persen waktu yang tidak terpakai


Kapasitas mesin peremuk jaw crusher dibedakan menjadi kapasitas desain dan

kapasitas nyata. Kapasitas desain merupakan kemampuan produksi yang seharusnya dicapai
oleh mesin peremuk tersebut, sedang kapasitas nyata merupakan kemampuan produksi mesin
peremuk sesungguhnya yang didasarkan pada sistem produksi yang diterapkan. Kapasitas
desain diketahui dari spesifikasi yang dibuat oleh pabrik pembuat mesin peremuk dan
kapasitas nyata didapatkan dengan cara pengambilan conto produk yang dihasilkan.
Kapasitas Crusher menurut Taggart :
T = 0,6 L. S
Keterangan :
T = kapasitas (ton/jam)
L = Panjang lubang penerimaan (inchi)
S = Lebar lubang pengeluaran (inchi)

Gambar 4 Jaw Crusher


ROLLER CRUSHER
Prinsip dan Mekanisme Kerja Roller Crusher
Roll Crusher adalah mesin pereduksi ukuran yang menggunting dan menekan material
antara dua permukaan yang keras. Permukan yang digunakan biasanya berbentuk roll yang
berputar dan besi landasan yang diam, atau dua roll dengan diameter sama yang berputar

pada kecepatan sama dan arahnya berlawanan. Permukaan roll bisa rata, berkerut atau
bergigi. Untuk batubara dimana diperlukan rasio pereduksiannya tinggi dan hasil yang
bagus, beberapa bentuk permukaan biasanya dipilih sekaligus.
Roll crusher biasanya digunakan untuk mereduksi material yang keras. Karakteristik
mesin peremuk tipe ini adalah termasuk berkecepatan rendah dan relati memiliki rasio
reduksi yang rendah, berkisar 3 : 1 sampai

8 : 1. karena memiliki kecepatan rendah, maka

laju keausan alat ini relatif rendah. Produk dari crusher tipe ini biasanya berbentuk butiran
(gravel) dan sedikit yang berbentuk halus. Kandungan air yang pada material yang melebihi
5% akan menyulitkan operasi crusher, karena akan menyebabkan terjadinya penyumbatan
penyumbatan, terkecuali untuk roller crusher, karena itulah maka roller crusher lebih cocok
untuk material yang bersifat plastis seperti tanah liat atau batu silica yang lembab. Menurut
operasinya roller crusher dan gyratory crusher termasuk klasifikasi kontinyu sedangkan jaw
crusher termasuk intermittent.
Roll crusher terdiri dari dua macam yaitu single roll-crusher dan double roll-crusher.
Single roll-crusher
Single roll-crusher biasanya digunakan untuk penghancuran primer. Mesin ini terdiri
dari satu roll penghancur dan besi landasan yang melengkung. Besi landasan biasanya berada
pada bagian atas untuk melewatkan material yang terperangkap tanpa merusak mesin.
Kebanyakan single roll-crusher dipasang dengan pin penjepit atau bentuk lainnya untuk
melindungi system pengendali. Rasio pereduksian pada crushing primer biasanya antara 4:1
dan 6:1. sedangakn untuk crushing sekunder antara 200 mm dan 20 mm.

Gambar 4 Single roll-crusher


Double roll-crusher
Double atau tripel stage single roll merupakan pengembangan dari ukuran
pereduksian bentuk primer dan sekunder unit single. Double roll-crusher yang digunakan
untuk crushing primer dapat mereduksi batubara run of mine di atas 1 m 3 menjadi berukuran
sekitar 350-100 mm, tergantung pada sifat batubara. Mesin ini dapat digunakan sebagai
secondary raw-coal crusher, middling crusher atau produk sizing crusher. Secara luas
digunakan untuk menghasilkan stok produk dimana kelebihan serbuk halus harus dihindari.

Dari umpan yang berukuran 350 mm, Double roll-crusher dapat menghancurkan batubara
yang berukuran 50 dan 20 mm. kapasitas semua double roll-crusher antara 10 2000 t/unit
dengan konsumsi tenaga 5 100 KW. double roll-crusher juga diproduksi dalam 3 dan 4 roll,
2 tingkat konfigurasi. Tingkat paling atas menghasilkan penghancuran kasar sedangkan
tingkat bawah lebih halus pada unit triple roll bagian yang paling atas terdirir dari single rollcrusher, bagian yang lebih bawah terdiri dari double roll-unit. Pada four-roll unit, bagian atas
dan bawah terdiri dari double roll unit.
Gambar 5 Double Roll Crusher (crushing roll)

Gambar 6 Sudut gigit (Nip angle)


Kapasitas Roll Crusher
Kapasitas roller tergantung pada kecepatan roler, lebar permukaan roller, diameter dan
jarak antara roller yang satu dengan lainnya. Roller biasanya digunakan untuk batuan lunak
seperti

shale,

lempung

dan

material

lengket

sampai

setengah

keras.

Kapasitas roller dinyatakan dengan rumus sebagai berikut :


C = 0,0034 N x D x W x G x s
dimana :
N = jumlah putaran, rpm
D = diameter roll, inchi
W = lebar permukaan roll, inchi
G = berat jenis material
s = jarak antar roll, inchi
Hancurnya material dalam roll crushing dibedakan menjadi :
a. Choke Crushing
Penghancuran material tidak hanya dilakukan oleh permukaan roll tetapi juga aoleh
sesama material
b. Free Crushing

Yaitu

material

yang

masuk

langsung

dihancurkan

oleh

roll.

Kecepatan crushing tergantung pada kecepatan pemberian umpan (feed rate) dan macam
reduksi yang diinginkan.
CONE CRUSHER
Gambar 7 Bagian-bagian Cone Crusher
Prinsip dan Mekanisme Cone Crusher
Mesin Cone Crusher terdiri dari bingkai, perangkat transmisi, hollow eccentric shaft,
bearing berbentuk mangkuk, penghancur berbentuk kerucut, springs dan tempat pengaturan
tekanan hidrolik untuk mengatur discharging opening.
Selama masa pengoperasian, motor menjalankan eccentric shaft shell untuk berbalik
melalui poros horisontal dan sepasang bevel gear. Poros dari crushing cone berayunan dengan
kekuatan eccentric shaft shell sehingga permukaan dari dinding penghancur berdekatan
dengan dinding roll mortar dari waktu ke waktu. Dalam hal ini, bijih besi dan batu akan
tertekan dan kemudian hancur.
Pemanfaatan agregat dalam proyek konstruksi sangatlah luas. Salah satu pemanfaatan
agregat adalah sebagai bahan dasar pembuat beton dan campuran aspal. Selain itu juga
digunakan sebagai bahan pembuat jalan. Guna mendapatkan kerikil atau batuan pecah yang
sesuai dengan ukuran yang diharapkan maka diperlukan suatu alat untuk memotong material.
Alat pemecah batuan yang digunakan adalah crusher
Gambar 8 Cone Crusher
Cone Crusher digunakan dalam industri metalurgi, konstruksi, pembangunan jalan,
kimia dan industri fosfat. Cone crusher tepat untuk batu dan bijih keras dan setengah keras,
seperti bijih besi, bijih tembaga, batu kapur, kuarsa, granite, gritstone, dan sebagainya. Tipe
dari lubang crushing disesuaikan dengan bijih. Standard type digunakan untuk PYZ
(penghancuran sekunder); middle type untuk PYD (penghancuran tersier); short-head type
untuk penghancuran pertama dan kedua.
Keunggulan dari Mesin Cone Crusher
1. Tingkat produksi tinggi; kualitas tinggi
2. Mesin kurang menghentikan waktu

3. Mudah dalam perawatan dan rendah biaya


4. Sistem penghancuran yang unik meliputi primer, sekunder, dan tersier
Diposkan oleh sodikinmandala di 05.52
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Berbagi ke TwitterBerbagi ke FacebookBagikan ke
Pinterest
Label: PERTAMBANGAN
4 komentar:
1.
asuransimesinhostingobat3 Agustus 2013 13.54
terima kasih artikelnya lengkap sekali....izin tuk dijadikan referensi gan...
Balas
2.
Surya Teknik Dinamika10 Desember 2013 22.44
Artikel yang sangat menarik dan bermanfaat, Untuk mengetahui lebih banyak jenijenis crusher silahkan kunjungi website kami : http://suryateknikdinamika.com/
Terimakasih.
Balas
3.
septiadi sotek19 Februari 2014 08.59
gan, judul buku yang isinya tentang cruher apa aja??
Balas
4.
Unknown19 September 2015 01.07
Gan. refrensinya sangat bagus. daftar pustakanya kok tidak di cantumkan
Balas
Muat yang lain...
Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Poskan Komentar (Atom)

Ada kesalahan di dalam gadget ini

My Facebook
Sodikin Mandala Putra

Buat Lencana Anda

Daily Calendar
Ada kesalahan di dalam gadget ini

Fish
Ada kesalahan di dalam gadget ini

Video
Loading...

Total Tayangan Laman


34,254

Sekapur Sirih
Terimakasih telah menyempatkan diri untuk berkunjung di Blog saya, jangan lupa
komentarnya ya!

Label

ENERGI (1)

GEOLOGI (4)

PERTAMBANGAN (1)

PETROLOGI (1)

TEKNIK PELEDAKAN (1)

Cari Blog Ini


Memuat...

Entri Populer

CRUSHER
DEFINISI CRUSHER Crusher merupakan mesin yang dirancang untuk mengurangi
besar batu ke batu yang l...


STRUKTUR LIPATAN
STRUKTUR LIPATAN Struktur lipatan merupakan salah satu struktur geologi yang
paling umum dijumpai pa...

STRUKTUR PRIMER
STRUKTUR PRIMER
bersamaan dengan terbent...

Struktur primer merupakan sruktur yang terbentuk

STRUKTUR SESAR
STRUKTUR SESAR Sesar atau patahan adalah rekahan pada batuan yang telah
mengalami pergeseran yang ...

STRUKTUR KEKAR
STRUKTUR KEKAR Kekar adalah struktur rekahan pada batuan dimana tidak ada
atau relatif sedikit sekal...

Biomassa Sumber Energi Masa Depan Indonesia


Biomassa Sumber Energi Masa Depan Indonesia Oleh Sodikin Mandala Putra Sumber
energy baru terbarukan seda...

MINERAL
MINERAL A. Definisi Mineral Mineral diartikan sebagai benda padat yang
homogeny yang terdapat di ...

TUGAS KELOMPOK TEKPEL


POINT UNTUK TEKPEL A. PENGENALAN BAHAN PELEDAK 1.
bahan peledak 2.
Sejarah ...

Laman

Beranda

PERTAMBANGAN

Mengenai Saya

Arsip Blog

2011 (8)
o Maret (8)

sodikinmandala
Saya adalah seorang pemimpi
yang inngin menjadi seorang
ilmuan sejati dengan 1 milyar
gagasan dan 1 juta tindakan.
saya bermimpi dapat
menemukan suatu teori yang
setara dengan teori relativitas
einsten, saya ingin menjadi
seorang yang ahli di Bidang
Pertambangan dan Energi

STRUKTUR SESAR

STRUKTUR LIPATAN

STRUKTUR KEKAR

STRUKTUR PRIMER

Definisi

serta Kosep Ruang, waktu,


dan materi Berharap Allah
memudahkan jalanku.
Lihat profil lengkapku

MINERAL

TUGAS KELOMPOK TEKPEL

CRUSHER

Biomassa Sumber Energi Masa


Depan Indonesia

Pengikut
Template Picture Window. Gambar template oleh 4x6. Diberdayakan oleh Blogger.