Anda di halaman 1dari 5

MENGHITUNG PENGHEMATAN ENERGI UNTUK SEBUAH PELUANG

6.1

Gambaran Umum Menghitung Penghematan Energi


a. Tujuan :
Setelah peluang efisiensi energi telah dilaksanankan, penghematan energi yang
dihasilkan perlu diukur untuk menentukan keberhasilan dari sebuah peluang. Bagian
ini menjelaskan tentang langkah-langkah yang terlibat dalam menghitung
penghematan energi.
b. Menghitung penghematan energi
Ada 3 macam perhitungan penghematan energi, masing-masing digunakan untuk
aplikasi yang berbeda
- Partial measurement (perhitungan sebagian)
- Full measurement (perhitungan penuh)
- Measurement via modeling (perhitungan dengan model)
c. Hasil pada section ini
Diakhir bagian ini, kita dapat :

6.2

- Memilih dan menerapkan metode sesuai untuk menghitung penghematan energi


- Mengukur secara akurat penghematan energi untuk setiap peluang
- Menghitung penghematan energi
Menghitung Penghematan Energi
Ada beberapa faktor yang mempengaruhi konsumsi energi dari waktu ke waktu.
Setiap perubahan sejak analisis awal perlu dimasukkan ke dalam dasar energi. dasar
energi direvisi menjadi titik referensi dari mana tabungan peluang ini diukur. Ini akan
memastikan penghematan energi yang diukur hanya mewakili penghematan energi
terkait langsung dengan pelaksanaan peluang. Membandingkan titik referensi ini
dengan konsumsi energi diukur sebenarnya setelah implementasi memungkinkan
perhitungan penghematan energi kesempatan ini.

6.3

Metode untuk menghitung penghematan energi


a. Perhitungan parsial (sebagian)
Metode ini digunakan ketika ketersediaan data dan hasil pengukuran yang terbatas.
Metode ini menggunakan batasan untuk parameter lain yang tidak tersedia dengan
berdasarkan perhitungan dan asumsi.
1. Mengetahui seluruh parameter yang tersedia

2.
3.
4.
5.

Mengumpulkan data sebanyak-banyaknya


Tentukan batasan untuk parameter yang tidak tersedia (buku, datasheet, jurnal)
Kombinasikan data untuk menentukan penggunaan energi
Hitung penghematan energi

Keakuratan metode ini berbanding terbalik dengan kompleksitas dari proyeknya.


b. Perhitungan menyeluruh
Metode ini digunakan ketika ketersediaan data dan hasil pengukuran telah memenuhi
kebutuhan untuk dapat dilakukan perhitungan.
1. Menghitung penggunaan energi
2. Menghitung penghematan energi
Jika terdapat berbagai opsi penghematan akan sulit memisahkan hasil penghematan
energi untuk tiap opsi penghematan. Pengembangan cakupan perhitungan hingga
menyeluruh ke seluruh proses akan menghasilkan perhitungan penghematan energi
keseluruhan proses
c. Perhitungan dengan model
Metode ini menggunakan model untuk menetapkan baseline yang dapat digunakan
untuk menentukan dan menghitung penghematan energi dengan memanipulasi
variabel masukkan model dengan berbagai kondisi energi.
1. Menetapkan model
2. Hitung variable kunci
3. Masukkan variable ke dalam model
4. Jalankan model
5. Hitung penghematan energi
Jika opsi penghematan melibatkan komponen atau proses baru, maka tidak memiliki
baseline konsumsi energi. Model harus diupdate untuk dapat menghitung
penghematan energi pada tiap level proses dimana akan diketahui penghematan energi
keseluruhan proses.
6.4

Penghematan Energi Perusahaan Fair Dinkum Milk


Untuk menentukan penghematan gas, Fair Dinkum Milk Company membandingkan
konsumsi gas aktual dalam periode pasca pelaksanaan/pengukuran terhadap nilai
energi dasar yang diperbaiki jika proyek belum dilaksanakan. Apabila proyek belum
dilaksanakan maka Nilai energi dasar, ditentukan dengan memasukkan data produksi
sebenarnya/aktual pasca-pelaksanaan ke dalam persamaan regresi asli.

Dasar pengukuran
Perkiraan energi dasar perlu direvisi dengan cara memasukkan tingkat produksi aktual
pasca pelaksanaan. Ini diperlukan untuk memisahkan peluang penghematan gas dari
perubahan konsumsi gas secara keseluruhan selama penghematan .Mengaplikasikan

persamaan regresi asli terhadap tingkat produksi pasca pelaksanaan dapat


menyediakan/menetapkan nilai energi dasar yang diperbaiki, yang mana mewakili
bagiamana besar konsumsi gas yang akan terjadi jika sistem pemanfataan kembali
panas tidak pernah diinstal. dasar energi yang telah diperbaiki menjadi titik referensi
dari beberapa penghematan energi yang akan diukur. Nilai energi dasar diperkirakan
akan menjadi 278 GJ / d berdasarkan perkiraan produksi yang tersedia. Nilai Produksi
aktual telah turun lebih dari yang diperkirakan. Energi dasar yang telah revisi adalah

275 GJ / d.
Mengukur penghematan energi
Karena gas terukur,maka konsumsi energi pasca pelaksanaan dapat diukur. Langkahlangkah berikut merujuk ke metode 2 yaitu pengukuran penuh (full measurement)
(Bagian 6.3.2) yang digunakan untuk mengukur peluang/seberapa besar energi yang
bisa dihemat.
1. Ukur energi gas yang digunakan
Konsumsi gas aktual terukur dan data yang sering ditangkap secara berkala. Ratarata penggunaan gas yang terukur pasca pelaksanaan adalah 247 GJ / d 0,5%.
2. Ukur penghematan energi
Konsumsi gas aktual pasca-pelaksanaan dibandingkan nilai dasar energi yang
telah diperbaiki yang memiliki peluang belum dilaksanakan. Perbandingan ini
ditunjukkan pada Gambar 6.2. Garis merah adalah data aktual yang terukur pasca
pelaksanaan, sedangkan garis biru adalah dasar energi yang telah diperbaiki,
ditetapkan dengan cara memasukkan nilai produksi aktual ke dalam persamaan
regresi asli.

Daerah yang diarsir pada Gambar 6.2 (awal Oktober hingga November) menunjukkan
periode ketika tampak tidak ada penghematan gas. Tim produksi dari perusahaan
menyelidiki dan menemukan bahwa selama waktu itu,komponen pre heater
(recuperator , alat yang digunakan untuk memanfaatkan kembali panas yang
dibuang) belum dioperasikan. Data pada periode ini telah dihapus dari analisis, karena
tidak mencerminkan secara benar skenario pasca-pelaksanaan di mana pre-heater
akan beroperasi terus menerus. Perbedaan antara konsumsi energi pasca pelaksanaan
yang terukur (247 GJ / d) dan dasar energi yang telah (275 GJ / d) akan menghasilkan
sebuah nilai penghematan energi yang terukur (28 GJ / d). penghematan energi yang
terukur adalah

28 GJ / d dan ini lebih rendah dari perkiraan nilai 30 GJ / d.

Penghematan bersih tahunan yang dihasilkan dari penerapan peluang yang


diperkirakan dapat dihitung didasarkan selama 280 hari operasi per tahun:
= penghematan energi yang terukur per hari X hari operasi x harga gas
= 28 GJ/hari 28,43 x 280 hari x $ 6,00 /GJ
= $ 47040 $ 2229
6.5

Ringkasan
Penghematan energi pasca pelaksanaan diukur dengan membandingkan data dasar
energi direvisi dan menghitung konsumsi energi
Tiga metode untuk menghitung penghematan energi yang sebenarnya adalah:
perhitungan parsial
perhitungan penuh
perhitungan melalui pemodelan

Kelompok 6
Adinda Ayu Lestari
Ilham Wirahadisukma
Setiawan Akbar