Anda di halaman 1dari 9

BAB III AKUNTANSI KOMPARATIF: EROPA

A. Perancis
Akuntansi nasional Perancis diatur dalam Plan Comptable General, berisi:
1.

Tujuan dan prinsip laporan dan akuntansi keuangan.

2.

Definisi asset, utang, ekuitas pemegang saham, pendapatan, dan pengeluaran.

3.

Aturan-aturan valuasi dan pengakuan.

4.

Daftar akun, persyaratan penggunaannya, dan persyaratan tata buku lainnya yang telah
distandarisasi.

5.

Contoh laporan keuangan dan aturan presentasinya.

Regulasi dan Pelaksanaan Akuntansi


Ada lima perusahaan besar yang terlibat dalam penyusunan standar di Perancis:
1.

Counseil National de la Comptabilite, atau CNC (Badan Akuntansi Nasional).

2.

Comite de la Reglementation Comptable, atau CRC (Komite Regulasi Akuntansi).

3.

Autorite des Marches Financiers, atau AMF (Otoritas Pasar Keuangan).

4.

Ordre des Experts-Comptables, atau OEC (Institut Akuntan Publik).

5.

Compagnie Nationale des Commissaires aux Comptes, atau CNCC (Institut Nasional
Undang-undang Auditor).

Laporan Keuangan
Perusahaan Perancis harus melaporkan hal-hal berikut:
1.

Neraca

2.

Laporan Laba Rugi

3.

Catatan atas laporan keuangan

4.

Laporan Direktur

5.

Laporan Auditor

Patokan Akuntansi
1.

Aset-aset berwujud biasanya dihitung berdasarkan nilai perolehan.

2.

Depresiasi dilakukan menurut ketentuan pajak, biasanya dengan metode garis garis lurus atau
saldo menurun.

3.

Persediaan dinilai berdasarkan nilai terendah (FIFO) atau rata-rata tertimbang.

4.

Biaya riset dan pengembangan dibebankan pada saat terjadinya (akrual basis)

5.

Aset-aset yang dipinjamkan tidak dikapitalisasi, dan biaya sewa dibebankan.

6.

Utang untuk kepentingan pasca-pekerjaan tidak harus diakui dan pinjaman keuangan tidak
perlu dikapitalisasi.

7.

Pajak-pajak yang ditangguhkan dihitung menggunakan metode kewajiban, dan dipotong


ketika pembalikan perbedaan waktu bisa diperkirakan.

8.

Goodwill biasanya dikapitalisasi dan diamortisasi ke dalam pendapatan.

B. Jerman
Akuntansi nasional Jerman diatur dalam German Commercial Code (HGB), berisi:
1.

Memungkinkan perusahaan yang mengeluarkan ekuitas atau utang pada pasar modal resmi
untuk menggunakan prinsip akuntansi internasional dalam laporan keuangan gabungan mereka.

2.

Memungkinkan adanya penetapan perusahaan sector swasta untuk menyusun standar


akuntansi bagi laporan keuangan gabungan.

Regulasi dan Pelaksanaan Akuntansi


Ada lima perusahaan besar yang terlibat dalam penyusunan standar di Jerman:
1.

German Accounting Standards Committee atau GASC, atau dalam bahasa Jerman, Deutsches
Rechnungslegungs Standards Committee atau DRSC (Otoritas penyusun standar Jerman)

2.

Financial Accounting Control Act (Badan pengontrol kepatuhan).

3.

Financial Reporting Enforcement Panel atau FREP (Dewan sector swasta)

4.

Federal Financial Supervisory Authority (Dewan sector public)

5.

Wirtschaftsprufer atau WPs (Badan pemeriksa perusahaan)

Laporan Keuangan
Perusahaan Jerman harus melaporkan hal-hal berikut:
1.

Neraca

2.

Laporan Laba Rugi

3.

Catatan

4.

Laporan Manajemen

5.

Laporan Auditor

Pengukuran Akuntansi
1.

Metode pembelian (akuisisi) menggunakan metode penggabungan usaha.

2.

Aset dan utang dari badan usaha yang diakuisisi dinaikkan pada nilai yang ada

3.

Aset berwujud dinilai berdasarkan harga perolehan.

4.

Persediaan dicatat pada biaya atau pasar yang lebih rendah.

5.

Depresiasi dinilai sesuai dengan penurunan tingkat pajak

6.

Menggunakan pendekatan mata uang fungsional terhadap translasi mata uang asing.

7.

Goodwill diuji setiap tahun untuk mengetahui adanya penurunan

8.

Pajak-pajak yang ditangguhkan biasanya tidak muncul dalam akun perusahaan pribadi,
namun pajak tersebut bisa muncul dalam laporan gabungan.

C. Republik Ceko
Undang-undang dan praktik akuntansi Republik Ceko lebih menyesuaikan dengan standar
Barat yang menggambarkan prinsip-prinsip yang ditanamkan dalam European Union Directives.
Regulasi dan Pelaksanaan Akuntansi
1.

Accountancy Act: menentukan persyaratan untuk akuntansi.

2.

Fourth and Sevent Directives dari Uni Eropa: menetapkan penggunaan daftar perkiraan untuk
pembukuan catatn dan penyusunan laporan keuangan.

3.

Czech Securities Commission: bertanggung jawab mengawasi dan memantau pasar modal.

4.

Act on Auditors: Mengatur proses audit.

5.

Chamber of Auditors: mengawasi pendaftaran, pendidikan, pengujian dan menertibkan


auditor, penyusunan standar audit dan regulasi praktik audit seperti format laporan audit.

Laporan Keuangan
Laporan keuangan harus bersifat komparatif, terdiri atas:
1.

Neraca

2.

Akun keuntungan dan kerugian (Laporan Laba Rugi)

3.

Catatan

Pengukuran Akuntansi
1.

Metode Akuisisi (pembelian)

2.

Goodwill dikapitalisasi atau diamortisasi.

3.

Aset berwujud dan tidak berwujud dinilai berdasarkan biaya.

4.

Persediaan dinilai pada biaya rendah (FIFO) atau metode rata-rata.

5.

Biaya riset dan pengembangan dikapitalisasi.

6.

Pajak penghasilan yang ditangguhkan diberikan sepenuhnya untuk semua selisih sementara.

D. Belanda
Belanda memiliki undang-undang akuntansi dan persyaratan laporan keuangan yang cukup
bebas tapi standar praktik professional yang sangat tinggi.
Regulasi dan Pelaksanaan Akuntansi
Regulasi akuntansi di Belanda tetap bersifat liberal hingga munculnya Act on Annual
Financial Statements pada tahun 1970 yang berisi:
1.

Laporan keuangan tahunan harus menunjukkan gambaran yang jelas dari posisi keuangan dan
hasil tahun tersebut, dan semua artikelnya harus dikelompokkan dan dijelaskan dengan tepat.

2.

Laporan keuangan harus disusun berdasarkan praktik bisnis yang aman.

3.

Dasar-dasar untuk penulisan asset dan utang serta untuk menentukan hasil operasi harus
diungkapkan.

4.

Laporan keuangan harus disusun pada dasar yang konsisten, dan pengaruh material dari
perubahan dalam prinsip-prinsip akuntansi harus diungkapkan dengan tepat.

5.

Informasi keuangan yang komparatif untuk periode terdahulu harus diungkapkan dalam
laporan keuangan dan catatan kaki yang menyertainya.

Laporan Keuangan
Laporan keuangan harus meliputi hal-hal:
1.

Neraca

2.

Laporan Laba Rugi

3.

Catatan

4.

Laporan Direktur

5.

Informasi lain yang sudah ditentukan

Pengukuran Akuntansi
1.

Goodwill dikapitalisasi dan diamortisasi

2.

Persediaan dinilai dengan FIFO, LIFO atau rata-rata

3.

Semua asset tidak berwujud memiliki usia terbatas.

4.

Biaya riset dan pengembangan hanya dikapitalisasi ketika jumlahnya bisa ditutup kembali

5.

Pajak penghasilan yang ditangguhkan diakui berdasarkan konsep alokasi yang komprehensif.

E. Inggris
Sejak tahun 1970-an, sumber paling penting untuk pengembangan dalam undang-undang
perusahaan adalah EU Directives, terutama Fourth and Seventh Directive.
Regulasi dan Pelaksanaan Akuntansi
Undang-undang tahun 1981 memuat 5 prinsip akuntansi dasar, yaitu:
1.

Pendapatan dan beban disesuaikan dengan dasar akrual.

2.

Aset dan kewajiban individu dalam setiap golongan asset dan kewajiban dihitung secara
terpisah.

3.

Prinsip konservatisme (kehati-hatian) diterapkan, khususnya dalam pengenalan penghasilan


yang didapat dan semua kewajiban dan kerugian yang ditemukan.

4.

Penerapan kebijakan akuntansi yang konsisten diharuskan dari tahun ketahun.

5.

Prinsip perusahaan yang terus berjalan bisa diterapkan untuk entitas yang sedang dihitung.
Enam dewan akuntansi di Kerajaan Inggris:

1.

The Institute of Chartered Accountants in England dan Wales

2.

The Institute of Chartered Accountants in Ireland

3.

The Institute of Chartered Accountants in Scotland

4.

The Association of Chartered Certified Accountants

5.

The Chartered Institute of Management Accountants

6.

The Chartered Institute of Public Finance and Accountancy

Laporan Keuangan
Laporan keuangan Inggris mencakup hal-hal:
1.

Laporan direktur

2.

Akun Laba dan Rugi serta neraca

3.

Laporan arus kas

4.

Laporan keseluruhan laba dan rugi

5.

Laporan kebijakan akuntansi

6.

Catatan yang direferensikan dalam laporan keuangan

7.

Laporan auditor

Penghitungan akuntansi
1.

Goodwill dikapitalisasi dan diamortisasi selama kurang dari 20 tahun

2.

Aset-aset dihitung pada harga perolehan, biaya sekarang atau gabungan keduanya

3.

Depresiasi dan amortisasi harus berhubungan dengan dasar perhitungan yang digunakan
untuk asset-aset yang mendasarinya

4.

Persediaan dihitung berdasarkan FIFO atau rata-rata

5.

Pajak yang ditangguhkan dihitung menggunakan metode hutang dengan dasar provisi penuh
untuk perbedaan berdasarkan waktu.

BAB IV AKUNTANSI KOMPARATIF: AMERIKA DAN ASIA


A. Amerika
Akuntansi di Amerika Serikat diatur oleh badan sektor khusus Dewan Standar Akuntansi
Keuangan (Financial Accounting Board-FASB), namun yang menjadi penyokong kewenangan standar
akuntansinya adalah agensi kepemerintahan komisi keamanan dan kurs (Securities and Exchange
Commission-SEC).
Hingga tahun 2002, Institut Sertifikasi Akuntansi Publik Amerika (American Institute of
Certified Public Accounttants-AICPA), sebagai badan khusus lainnya juga mengaudit standar mereka.
Pada tahun tersebut, Public Company Accounting Oversight Board (PCAOB) didirikan, dengan
dewan yang berwenang untuk mengeluarkan regulasi audit dan auditor perusahaan publik.
Regulasi dan Pelaksanaan Akuntansi
SEC memiliki wewenang penuh untuk menjelaskan standar akuntansi dan laporan kepada
perusahaan publik tetapi bergantung pada sekdos swasta dalam menerapkan standar tersebut. Hal ini
bekerja dengan FASB dan bersifat menekan saat FASB dinilai bergerak terlalu lambat atau
menyimpang.
FASB dibentuk pada tahun 1973 dan desember 2006 mengeluarkan laporan standar akuntansi
keuangan 158. Tujuannya adalah untuk menyediakan informasi yang berguna untuk para infestor .
Prinsip akuntansi yang umum adalah GAAP.
Pada tahun 1991, FASB mengembangkan strategi rencana pertama untuk aktivitas
internasional. Tahun 1994, menambahkan promosi mengenai perbandingan internasional. FASB
merupakan anggota internasional kooperatif, berkomitmen,untuk fokus pada GAAP AS dan IFRS.
Tahun 2002 FASB dan IASB membentuk komitmen mereka untuk menyatukan tujuan dengan
menandatangani Norwalk Agreement yang kemudian ditegaskan kembali pada tahun 2005, dengan
beberapa tujuan yang akan dicapai pada tahun 2008.
Diantara semuanya yang paling penting adalah pembentuka PCAOB yaitu suatu organisasi
non profit yang diawasi langsung oleh SEC. PCAOB memiliki tanggung jawab sebagai berikut:
1.

Menerapkan audit, mengendalikan kuantitas, etika, kemandirian dan standarisasi lainnya yang

berhubungan dengan persiapan untuk laporan audit perusahaan agar aman diketahui publik.
2. Mengawasi subjek audit perusahaan publik terhadap keamanan hukum
3. Memeriksa akuntansi firma publik yang telah terdaftar.
4. Mendukung akuntansi firma publik, serta memberikan kasus kepada SEC atau badan lain
untuk menginvestigasi lebih lanjut.

B. Meksiko

Meksiko memiliki free market ekonomi yang besar, perekonomian free market mulai membaik
selama 1990-an yang membantu mengurangi inflasi, meningkatkan pertumbuhan ekonomi, serta
membawa dasar ekonomi yang lebih baik.
Regulasi dan Pelaksanaan Akuntansi
Di Meksiko standar akuntansi dikeluarkan oleh Council for Researchand Development of
Financial Information Standards yaitu CINIF. Mexican Institute of Public Accounting mengeluarkan
standarisasi proses audit melalui Auditing Standards and Procedures Commision. Pengaturan
standarisasi di meksiko menggunakan pendekatan sistem Inggris- Amerika, atau Anglo-Saxon dari
pada pendekatan Eropa Kontinental.
Persyaratan yang dbutuhkan untuk mempersiapkan laporan keuangan dan audit berbeda-beda,
bergantung pada tipe dan ukuran perusahaan. Semua perusahaan yang berada dibawah hukum
meksisko harus menunjukkan minimal satu auditor berwenang untuk melaporkan kepada para
pemegang saham terkait laporan keuangan tahunan.
C. Jepang
Pembukuan dan laporan keuangan jepang menggambarkan adanya percampuran dan pengaruh
domestik dan internasional. Pada setengah awal abad ke-20, pemikiran akuntansi merupakan refleksi
adanya pengaruh jerman, sisa abad selanjutnya adalah pemikiran AS. Pada 2001 terjadi perubahan
yang besar dengan pembentukan organisasi organisasi pengaturan standarisasi akuntansi sektor
swasta.
Regulasi dan Pelaksanaan Akuntansi
Undang-undang perusahaan diatur oleh Ministry of Justice (MOJ). Proteksi pemegang saham
dan kreditor merupakan prinsip dasar, dengan kepercayaan yang inggi pada patokan harga perolehan.
Pengungkapan pada kelayakan kredit dan kemungkinan untuk mendapatkan untung karena distribusi
deviden menjadi hal yang diutamakan. Semua perusahaan yang didirikan berdasarkan undangundangperusahaan diwajibkan untuk memenuhi ketentuan akuntansi. Japanese institute of Certified
Publik Accountants (JICPA) merupakan organisasi profesional dari CPA di jepang. Sebagai tambahan
untuk memberikan panduan mengenai pelaksanaan audit, JICPA mengeluarkan panduan mengenai
permasalahan akuntansi, serta menyediakan input dalam mengembangkan standardisasi akuntansi.
Standardisasi proses audit yang berlaku umum dikeluarkan oleh BAC daripada JICPA. Certified
Public Accountant and Auditing Oversight Board dibentuk pada tahun 2003. Agensi pemerintah,
didesain untuk mengawasi dan mengontrol auditor serta meningkatkan kualitas audit di jepang. Hal
ini dicantumkan dalam FSA pada tahun 2004.
D. Cina

Pada akhir tahun 1970-an, pemimpin cina mulai menggerakan ekonomi dari program terpusat
gaya soviet menuju sistem yang berorientasi kepada pasar namun masih dala kondisi partai komunis.
Pada 1993, kepemimpina cina menyetujui reformasi jangka panjang lagi yang dimaksudkan supaya
memberikan fleksibelitas yang lebih pada institusi yang berorientasi pasar.
Karakteristik dasar akuntansi cina dimulai sejak pembentukan RRC pada tahun 1949
menerapkan sistem ekonomi terpusat, memperlihatkan prinsip dan pola marxis meniru sistem
kesatuan soviet. Pelaporan keuangan terjadwal dan lengkap, fitur utamanya adalah orientasi
pengaturan dana dimana dana berarti properti, barang dan material yang digunakan dalam produksi.
Pelaporan keuangan ditekankan adanya neraca, yang memfleksikan sumber daya dan kebijakan
pemerintah.
Regulasi dan Pelaksanaan Akuntansi
The state council/dewan pemerintah (sebuah lembaga eksekutif yang berhubungan dengan
kabinet) mengeluarkan aturan pelaporan dan akuntansi keuangan perusahaan (Financial Accounting
and Reporting Rules for Enterprises-FARR). Semua peraturan fokus pada pembukuan, persiapan
laporan keuangan, praktik pelaporan dan akuntansi keuangan lainnya dan berbagai hal tentang
pelaporan.
Pada tahun 1992, departemen keuangan mengeluarkan Accounting Standards for Business
Enterprises (ASBE), sebuah konsep kerangka kerja yang dirancang untuk menuntut perkembangan
standar baru akuntansi yang pada akhirnya menyeragamkan praktik domestik dan akuntansi cina
dengan praktik internasional.
Komite standar akuntansi cina (CASC) telah didirikan pada tahun 1998 sebagai lembaga
berwenang didalam departemen keuangan yang berwenang didalam departemen keuangan yang
bertanggung jawab untuk mengembangkan standar akuntansi.
Tahun 2006 sebuah susunan baru ASBE telah dikeluarkan dengan pendekatan big bang
mengenai konvergensi. Komisi pengaturan sekuritas cina CSRC mengatur 2 bursa saham cina:
Shanghai, yang dibuka tahun 1990, dan shanzen, yang dibuka tahun 1991. Sampai tahun 1995 cina
memiliki 2 organisasi akuntansi profesional. CICPA didirikan tahun 1988 mengatur sektor perusahaan
swasta. CACPA bertanggungjawab atas audit perusahaan-perusahaan pemerintah dan dibawah
otorisasi agen yang terpisah, badan administrasi audit negara. Pada tahun 1995 CICPA dan CACPA
bergabung, dengan mengusung nama CICPA, mengembangkan standar pengauditan dan
bertanggungjawab atas kode etik profesional.
E. India
Perekonomian eropa mulai bersaing dengan india setelah portugis tiba pada tahun 1498.
Benteng luar pertama orang Inggris dibentuk diperusahaan india bagian selatan tahun 1619, dan
satuan perdagangan terus menerus dibuka dibagian lain selama tahun 1850-an. Demonstrasi masa

terhadap aturan kolonial Inggris mulai pada tahun 1920-an dibawah kepemimpinan Mohandas Gandhi
dan Jawaharlal Nehru.
Dari 1947 sampai akhir 1970-an, ekonomi india digolongkan dengan bergaya program
sosialis pemerintah terpusat dan industri pengganti barang impor. Menghadapi krisis ekonomi
pemerintah mulai melaksanakan ekonomi terbuka pada tahun 1991. Perubahan yang dimulai 1991
telah memutus kendali birokrasi dan mendorong terciptanya pasar yang lebih kompetitif.
Regulasi dan Pelaksanaan Akuntansi
Penetapan lembaga pertama diatur dalam undang-undang tahu 1857, dan hukum pertama
berhubungan dengan pemeliharaan dan pemerisaan catatan akuntansi yang telah dilaksanakan tahun
1866, bersama dengan kualifikasi resmi auditor pertama berlandaskan hukum Inggris.
Akta perusahaan 1956 diatur dan diperbaharui oleh agen pemerintah, departemen urusan
perusahaan. Akta tersebut menyediakan cara kerja yang luas yang disebut kitab akuntansi dan
persyaratan untuk sebuah audit.
The Institute of Chartered Accountants of India yang didirikan pada tahun 1949 mengatur izin
profesi akuntansi dan bertanggungjawab untuk mengembangkan standar akuntansi dan proses audit.
Tahun 2006 pemerintah mengumumkan bahwa hal itu cenderung untuk memperkenalkan legislasi
perusahaan yang menyertakan AS dengan International Financial Reporting Standards.