Anda di halaman 1dari 12

BAB I

PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Penyelenggaraan kesehatan mempunyai tujuan untuk mencapai kemampuan hidup
sehat bagi setiap manusia. Adanya kemampuan hidup sehat merupakan syarat utama
bagi tercapainya derajat kesehatan yang optimal, yang selanjutnya menghasilkan
sumber daya manusia yang berkualitas. Anak usia sekolah yang mencakup kelompok
masyarakat yang berusia tujuh tahun sampai dengan dua belas tahun merupakan
kelompok yang rawan khususnya berada dalam masa pertumbuhan. Intensitas
pembianaan menuju terbentuknya perilaku hidup sehat merupakan bagian penting dari
pembinaaan kesehatan usia sekolah. Pembinaan kesehatan tersebut perlu dilaksanakan
oleh guru sebagai pendidik demi perkembangan dan pertumbuhan peserta didik yang
baik.
Pertumbuhan dan perkembangan peserta didik itu salah satunya dipengaruhi oleh
penyajian makanan sehat. Penyajian makanan sehat perlu diperhatikan dengan baik
agar anak tidak mengalami gangguan pertumbuhan dan perkembangan. Namun, di
beberapa sekolah masih belum memperhatikan makanan sehat bagi peserta didik. Hal
tersebut dapat dilihat dari banyaknya penjual makanan yang tidak sehat di lingkungan
sekolah. Sedangkan anak belum bisa membedakan mana makanan yang sehat dan
yang tidak sehat. Anak hanya bisa menilai dan menyukai makanan dari bentuk luarnya
saja misalnya warna yang begitu menggoda dan ukurannya besar sekaligus murah.
Akibatnya anak menjadi mudah terserang penyakit karena makanan tersebut. Realita
tersebut perlu adanya tindakan dari pihak sekolah. Salah satunya mengfungsikan peran
guru dalam menyajikan makanan sehat. Dengan hal tersebut pertumbuhan dan
perkembangan peserta didik tidak terabaikan.

BAB II
PEMBAHASAN
A. Makanan Sehat
1. Pengertian Makanan Sehat
Menurut Hulme, Makanan Sehat adalah makanan dalam arti yang
sesungguhnya dan mampu menikmati makanan tersebut. Makanan yang sehat
harus terdiri dari makanan utama dan makanan penunjang. Makanan sehat
tersebut juga dikenal dengan istilah 4 dan 5 sempurna, tetapi kepopulerannya
sudah mulai memudar karena berbagai alasan. Makan dengan lauk pauk tahu,
tempe, sepotong daging, dan serta semangkuk sayur masih belum cukup
memenuhi kebutuhan gizi. Bila dilihat, menu makan tersebut sudah dianggap
memenuhi kebutuhan kalori dan protein, tetapi apakah di dalamnya sudah
tercakup nutrisi lain yang diperluhkan tubuh.
Makanan sehat adalah makanan yang memenuhi syarat kesehatan dan jika
dimakan tidak menimbulkan penyakit serta keracunan. Sedangkan makanan
bergizi adalah makanan yang mengandung zat-zat yang diperlukan oleh tubuh
dalam jumlah memadai. Selain itu makanan sehat dapat diartikan makanan yang
beragam,bergizi, dan berimbang, serta aman bila dikonsumsi. Makanan bergizi
tidak harus berupa makanan yang berharga mahal dan lezat, tetapi yang
terpenting adalah zat-zat yang terkandung di dalamnya. Makanan bergizi harus
mengandung energy, pembangun, dan pengatur dalam jumlah yang seimbang.
Sedangkan makanan seimbang ialah makanan-makanan yang memiliki
kandungan gizi yang sesuai dengan asupan gizi yang dibutuhkan. Makanan
seimbang yang dimaksud haruslah memiliki kandungan zat gizi yang meliputi :
karbohidrat, lemak, protein,mineral, dan vitamin.
Makanan yang beragam, bergizi, dan berimbang dan aman untuk
dikonsumsi diimplementasikan kedalam 13 pesan dasar gizi seimbang
diperuntukkan untuk semua kelompok umur, kecuali bayi yang berumur antara
0 4 bulan (hanya asi saja), yaitu :
a. Makanlah aneka ragam makanan
b. Makanlah makanan untuk memenuhi kecukupan energy
c. Makanlah makanan sumber karbohidrat,setengah dari kecukupan energi
d. Batasi konsumsi lemak dan minyak sampai seperempat dari kecukupan
energy
e. Gunakan garam beryodium
f. Makanlah makanan sumber zat besi
2

g.
h.
i.
j.
k.
l.
m.

Berikan ASI saja pada bayi sampai umur 4 bulan


Biasakan makan pagi
Minumlah air bersih, aman, dan cukup jumlahnya
Lakukan kegiatan fisik dan olah raga secara teratur
Hindari minum minuman beralkohol
Makanlah makanan yang aman bagi kesehatan
Bacalah label pada makanan yang dikemas

2. Fungsi Makanan bagi Tubuh


Fungsi makanan bukan hanya sekedar untuk menhilangkan rasa lapar, tetapi
lebih utama adalah untuk mendapatkan tenaga, mendapatkan zat-zat
pembangun bagi sel-sel tubuh, mempertinggi daya tahan tubuh terhadap
penyakit, serta untuk menjamin kelancaran segala macam proses yang terjadi di
dalam tubuh. Untuk itu, makanan yang dikonsumsi setiap hari hendaknya
mengandung unsur-unsur pengasil tenaga, pembangun sel-sel, dan mengatur
segala macam proses dalam tubuh. Sesuai dengan kegunaannya, maka makanan
yang masuk ke dalam tubuh dapt dikelompokkan sebagai berikut :
a. Makanan sebagai sumber tenaga terutama yang mengandung hidrat arang.
b. Makanan sebagai sumber zat pembangun, digunakan sebagai pembentukan
sel-sel jaringan tubuh yang baru, pembentukan sel darah merah, sel darah
putih, dan zat kekebalan atau antibody.
c. Makanan sebagai sumber zat pengatur, mutlak diperlukan walaupun sangat
sedikit.
3. Ciri-ciri Makanan Sehat
a) Ciri-ciri Makanan Sehat
1) Tidak banyak mengandung lemak-lemak hewani
2) Rendah
garam,
penggunaan
penyedap
banyak

beredar

di

pasaran

memang

rasa

yang

membuat

terasa gurih dan nikmat, tapi bukan berarti menjadi lebih sehat
3) Banyak mengandung sayuran atau serat
4) Tidak/sedikit menggunakan bahan pengawet. Setiap
makanan yg

dikemas

makanan

bahan

umunya menggunakan bahan pengawet,

seperti bumbu kaldu, makanan kaleng dan sebagainya.


Menggunakan sedikit minyak goreng
Tidak bersantan
Tidak terlalu pedas
Dimasak matang, jadi tidak setengah matang atau terlalu lama matang
Mengandung zat-zat gizi, seperti :
a) Sumber tenaga, terkandung dalam karbohidrat, protein dan lemak
b) Sumber pembangun, terkandung dalam protein
c) Sumber pengatur, terkandung dalam mineral dan vitamin
b) Syarat Makanan Sehat
5)
6)
7)
8)
9)

Didalam pemberian makanan yang sehat pada balita mempunyai beberapa


kriteria yaitu:
1) Memenuhi kecukupan energi dan semua zat gizi sesuai dengan umur.
2) Susunan hidangan disesuaikan dengan pola menu seimbang , bahan
makanan yang tersedia setempat kebiasaan, dan selera terhadap
makanan
3) Bentuk dan porsi makanan disesuaikan dengan daya terima, toleransi,
dan keadaan bayi atau anak
4) Memperhatikan kebersihan perorangan dan lingkungan
c) Tips Memilih Makanan Sehat
Menuju hidup sehat dapat ditempuh dengan banyak cara. Salah satunya
lewat pola makan kita. Menurut para ahli, kunci jadi sehat adalah
mengkonsumsi makanan dengan gizi seimbang. Singkatnya, kita bisa
mengkonsumsi berbagai jenis makanan yang tak hanya mengandung banyak
kalori tapi kaya nutrisi. Berikut 10 tips yang dapat Anda ikuti untuk
mendapatkan makanan sehat, tapi juga masih terasa enak di lidah :
1) Konsumsi Makanan yang Kaya Nutrisi.
Dibutuhkan 40 jenis nutrisi untuk membuat tubuh Anda tetap sehat. Dan
satu jenis makanan saja tak bisa mencukupi asupan semua jenis ini.
Pilihan makanan sehari-hari Anda seharusnya mencakup karbohidrat
dan produk padi-padian penuh lainnya,buah-buahan, sayuran, produk
susu serta daging, ikan atau makanan yang mengandung protein lainnya.
2) Konsumsi Padi-Padian, Buah dan Sayuran.
Survey menunjukkan kalau kebanyakan orang tak cukup mengkonsumsi
jenis makanan ini. Apakah Anda sudah menyantap 6-1 porsi nasi atau
sereal, apakah 3 porsi dari jenis yang Anda makan ini termasuk padipadian penuh? Apa Anda sudah menyantap makanan yang terdiri dari 24 porsi buah dan 3-5 porsi sayuran? Jika Anda termasuk yang tak
menikmati jenis makanan ini sebelumnya, maka mulai saat ini beri
kesempatan pada diri Anda untuk mencicipinya.
3) Atur Berat Badan Seimbang.
Berat badan yang sesuai untuk Anda tergantung pada banyak faktor,
termasuk jenis kelamin, tinggi badan, usia dan keturunan. Kelebihan
berat

berat

badan

membuat

tekanan

darah Anda

meningkat,

menyebabkan sakit liver, stroke, diabetes, dan beberapa jenis kanker


atau penyakit lainnya. Tapi memiliki tubuh terlalu kurus juga bisa
menyebabkan osteoporosis, ketidakseimbangan menstruasi dan masalah

kesehatan lainnya. Jadi berat badan seimbang sangat mempengaruhi


kesehatan.
4) Makan dalam ukuran yang layak.
Jika Anda mempertahankan ukuran porsi Anda yang masuk akal, lebih
mudah untuk menyantap makanan yang Anda inginkan supaya Anda
tetap sehat. Apa Anda tahu rekomondasi makanan masak yang disajikan
adalah 3 ons. Ukuran sedang buah-buahan adalah satu porsi dan satu
cangkir pasta yang seimbang dua porsi, dan 4 porsi es krim.
5) Makan Secara Teratur.
Melewatkan jam makan hanya akan membuat kontrol rasa lapar hilang,
bahkan hasilnya malah jadi rasa lapar yang berlebihan. Saat Anda
merasa lapar, itu juga berarti Anda melupakan soal nutrisi dalam
makanan Anda. Menyantap camilan di antara jam makan satu-satunya
cara yang dapat membantu Anda mengatasi rasa lapar, tapi jangan
makan camilan berlebihan.

6) Kurangi, bukan membatasi porsi makan.


Kebanyakan orang menyantap makanan untuk menyenangkan diri. Jika
makanan favorit Anda jenis yang tinggi lemak, garam atau gula, kunci
untuk menjadikannya layak. Periksa terlebih dahulu kandungan dalam
diet makanan Anda dan ubahlah jika itu perlu. Bagi orang dewasa yang
mengkonsumsi makanan tinggi lemak atau produk susu penuh dalam
setiap makanan mereka, sebenarnya sudah menyantap terlalu banyak
lemak. Manfaatkan daftar nutrisi dalam label makanan untuk membantu
Anda menyeimbangkan pilihan makanan.
7) Seimbangkan Pilihan Makanan Anda Setiap Saat.
Tak semua makanan harus sempurna. Saat Anda menyantap makanan
tinggi lemak, garam atau gula, pilih yang bahan-bahannya paling
rendah. Jika Anda melewatkan kelompok makanan ini dalam sehari,
perbaiki di hari berikutnya.
8) Mengetahui Kesulitan Program Diet Anda.
Perbaiki kebiasaan makan Anda, pertama kenali apa yang salah dengan
pola makan Anda. Tuliskan apapun yang Anda makan dalam tiga hari,
lalu periksa daftar tersebut dan cocokkan dengan tips ini. Apa Anda
terlalu banyak menyantap mentega, saus, krim atau salad? Dari pada
5

menghilangkannya sama sekali, lebih baik kurangi porsi Anda. Apa


Anda merasa tak puas dengan menyantap buah dan sayuran? Jika tidak,
Anda mungkin melewatkan nutrisi vital dalam makanan.
9) Buat Perubahan Secara Bertahap.
Tak pernah ada 'makanan super' atau diet sehat yang mudah, jangan
mengharapkan bisa langsung menghapus kebiasaan makan Anda dalam
semalam. Mulai lah melakukan perubahan setahap demi setahap hingga
mencapai hasil positif, dan jadi kebiasaan pola makan sehat sepanjang
hidup. Untuk lebih mudahnya, jika Anda tak menyukai susu tanpa
lemak, coba susu redah lemak. Pada akhirnya mungkin Anda juga akan
menyukai susu tanpa lemak.

B. Kandungan Gizi dan Gizi Seimbang pada Makanan


Mengonsumsi pola makan yang seimbang merupakan sudah anjuran mendasar
yang hakiki bagi semua orang. Dimana asupan zat gizi yang terkonsumsi
menentukan aspek kesehatan nutrisi setiap individu. Pengertian gizi seimbang pada
pembahasan ini ialah penjabaran makanan-makanan yang memiliki kandungan gizi
yang sesuai dengan asupan gizi yang dibutuhkan. Penting untuk diketahui,
kebutuhan asupan gizi setiap orang berbeda-beda, tergantung dari jenis kelamin,
usia, kapasitas aktifitas keseharian, dan lainnya. Makanan seimbang yang dimaksud
haruslah memiliki kandungan zat gizi yang meliputi: Karbohidrat, Protein, Vitamin
dan Mineral, lemak dan serat.
a. Karbohidrat
Karbohidrat sangat dibutuhkan oleh tubuh, karena zat inilah yang memiliki
peran penting sebagai penopang sumber tenaga utama untuk kegiatan seharihari tubuh manusia. Zat karbohidrat terdapat pada makanan:
Tepung-tepungan
Penting adanya untuk senantiasa mengonsumsi salah satu makanan sumber
tepung-tepungan setiap kali makan. Contohnya: nasi, kentang mie, ubi,
singkong, dan lainnya. Bila tubuh mengalami ketidakcukupan zat
karbohidrat, maka gejala paling awal yang paling mudah didapati adalah
tubuh terasa lebih cepat lelah karena kekurangan tenaga dari biasanya.
Gula
Gula bisa didapat pada makanan, antara lain: gula pasir, gula merah, gula
batu, sirup, madu dan kue manis. Namun perlu diwaspadai, pola konsumsi
6

gula perlu dibatasi. Meninjau karena zat gula tidak memiliki kandungan zat
gizi lainnya kecuali karbohidrat. Dengan demikian kebanyakan gula hanya
akan mengakibatkan kegemukan pada tubuh.
Lemak
Banyak yang belum mengetahui, bahwasanya lemak merupakan sumber
tenaga juga, namun karena bentuknya lebih memakan waktu dan sulit
diserap oleh tubuh. Lemak merupakan zat yang bersifat sebagai cadangan
energi bagi tubuh. Lemak yang berlebihan dapat membuat tubuh menjadi
gemuk. Lemak terdapat pada minyak, margarin, santan, kulit ayam, kulit
bebek dan lemak hewan lainnya.
Protein
Protein berfungsi untuk pertumbuhan tubuh dan mengganti jaringan yang
rusak pada tubuh. Jelas sekali kebutuhan zat protein sudah mutlak
dibutuhkan oleh tubuh setiap hari. Protein terdapat pada: Ikan, ayam, daging,
telur, susu, tahu, tempe serta kacang-kacangan.
Vitamin dan Mineral
Seperti telah diketahui bersama, vitamin dan mineral memiliki fungsi untuk
membantu melancarkan kinerja tubuh. Vitamin dan mineral banyak terdapat
pada sayuran dan buah-buahan.
Serat
Serat memiliki banyak fungsi bagi tubuh, diantara lain:
1. Membantu menurunkan glukosa darah
2. Membantu menurunkan lemak darah
3. Melancarkan buang air besar
4. Membuat perut terasa lebih kenyang
5. Serat terdapat pada jenis makanan seperti, roti gandum, buah, sayuran
segar, kacang-kacangan, tahu, tempe an lain-lain.
C. Penilaian Gizi pada Makanan
Pengetahuan masyarakat tentang pemilihan makanan yang baik untuk mencapai
hidup yang sehat dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain ekonomi, sosial,
budaya dan kondisi kesehatan.
1. Pengaruh cara perlakuan (Pengolahan), penyimpanan (pengawetan)
terhadap kandungan gizi
a. Kerusakan Mikrobiologis
Mempunyai ciri khas sebagai berikut :
1) Pembusukan
2) Berlendir
3) Berlendir kental seperti tali
7

4) Perubahan warna
b. Kerusakan Mekanis
Dapat terjadi jika ada benturan-benturan mekanis, seperti benturan antar bahan
itu sendiri ataupun benturan bahan dengan alat.
c. Kerusakan fisik dan kimia
1) Kerusakan Fisik
Terjadi akibat perlakuan-perlakuan fisik seperti cara pengolahan dengan
penggorengan, pengeringan, dan pendinginan.
2) Kerusakan Kimia
Adanya perubahan secara kimiawi akibat adanya sinar, yang bisa merusak
vitamin A dan B pada bahan makanan.
d. Kerusakan Biologi
Yakni kerusakan yang disebabkan oleh serangga, binatang pengerat, dan rusak
secara fisiologis.
e. Tanda-tanda kerusakan bahan makanan
Produksi makanan kaleng akhir-akhir ini sudah semakin banyak dan
bervariasi, oleh sebab itu kita harus mengetahui tanda-tanda kerusakan pada
bahan makanan tersebut supaya kita terhindar dari dampak negatif apabila kita
mengkonsumsinya. Adapun beberapa jenis keruskan pada kaleng makanan
sebagai berikut :
1) Flipper
Kondisi kaleng flat, apabila salah satu ujung ditekan maka ujung kaleng
lain akan cembung atau akan cembung bila temperatur suhu ruangan
penyimpanan pangan naik, misalnya suhu ruangan penyimpanan panas.
2) Sprinter
Kedua ujung kaleng dapat cembung atau bila bagian yang cembung
ditekan, bagian lain akan menjadi cembung.
3) Soft Swell
Kedua ujung kaleng cembung tetapi tekanan gas cukup rendah sehingga
masih dapat dipenyokan dengan tekanan secara manual.
4) Hard Swell
Tekanan gas didalam kaleng tinggi sehingga tidak dapat dipenyokan
dengan tangan.
5) Breather
Kaleng dengan kebocoran singkat sehingga udara masuk atau keluar tetapi
mikroba tidak masuk.

2. Penanganan Pengolahan dan Penyimpanan Terhadap Kandungan Gizi


Makanan.
8

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pemilihan bahan pangan ialah
melihat keadaan atau mutu baik, normal, tidak/belum ada tanda-tanda kerusakan
baik secara organoleptik maupun secara objektif. Setelah memilih bahan
makanan, kita dapat mengolah langsung atau menyimpannya terlebih dahulu.
Prinsip dari penyimpanan bahan makanan adalah FIFO (First in First out) artinya
bahan yang kali disimpan harus digunakan pertama kali juga. Penanganan
selanjutnya adalah pengolahan atau pemasakan yang dilakukan untuk
meningkatkan keamanan pangan yaitu mematikan mikroorganisme atau racun
yang ada dalam bahan pangan.
3. Pengertian Makanan Siap saji dan Kesehatan Konsumen
a) Makanan Siap Saji
Jenis makanan yang dikemas, mudah disajikan, praktis atau diolah dengan
cara sederhana contohnya : mie instan, nugget dan lain-lain.
b) Zat Aditif Makanan
Adalah bahan kimia yang dicampurkan ke dalam makanan dengan tujuan
untuk meningkatkan kualitas, menambahkan rasa dan memantapkan
kesegaran produk tersebut
c) Kemasan Makanan
Adalah wadah atau tempat makanan agar kualitas makanan tetap baik,
meningkatkan penampilan produk, dan memudahkan transportasi
d) Sehat
Adalah berfungsinya organ tubuh secara fisiologis normal
4. Pengaruh Makanan Terhadap Kesehatan
Makanan sebagai sumber energy dan zat pembangun tubuh merupakan elemen
penting dalam tubuh manusia. Makanan akan memberikan dampak yang cukup
besar terhadap ketahanan dan kondisi tubuh serta pertumbuhan tulang dan gigi.
Makanan akan diproses didalam tubuh , dan diserap sari-sari makanannya untuk
kemudian dibakar dan diedarkan keseluruh bagian tubuh sesuai dengan
fungsinya. Makanan akan mempengaruhi perkembangan sel , jaringan serta organ
pada tubuh manusia. Apabila tubuh kemasukan bahan makanan yang
mengandung toksin maka tubuh akan bereaksi serta memicu kerusakan pada
bagian tubuh tertentu.
Tanpa makanan tubuh tidak akan bekerja dengan baik. Badan tidak akan
berkembang serta tumbuh dan bekerja dengan baik. Makanan mengandung
beberapa asupan bahan yang diperlukan oleh tubuh. Tapi terkadang kesadaran
akan pentingnya makanan yang sehat dihiraukan oleh masyarakat. Hal ini terjadi
karena rendahnya kesadaran masyyarakat akan pentingnya makanan sehat serta

kebutuhan akan efisiensi waktu dan ekonomi menyebabkan masyarakat lebih


memilih makanan instan dan murah.
Masyarakat tidak menyadari bahwa makanan-makanan instan, serta
makanan yang mengandung pemanis dan pengawet buatan uang banyak beredar
di masyarakat telah menyebabkan tingkat kesehatan menurun serta memicu
penyakit berbahaya dalam jangka panjang. Harga makanan yang cenderung
murah , menarik dan praktis menyebabkan makanan sehat terpinggirkan , apalagi
terkadang pengemasan makanan sehat kurang menarik dan kuran enak jika
dibandingkan dengan makanan cepat saji dan makanan yang mengandung bahan
berbahaya. Apalagi muncul makanan berformalin, boraks , ayam tiren, daging
gelonggongan merupakan bukti bahwa ekonomi menyebabkan masyarakat apatis
terhadap kesehatannya. Jika makanan yang dikonsumsi tidak mengandung bahanbahan yang diperlukan tubuh maka tubuh akan mengalami defisiensi seperti
busung lapar, lupus, dan lain-lain. Jika kelebihan makanan maka timbul penyakit
seperti obesitas, diabetes. Oleh karena itu pemenuhan gizi seimbang sangat
penting dalam upaya menjaga kesehatan.

BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Berdasarkan pemaparan diatas dapat disimpulkan sebagai berikut:
10

1. Makanan sehat adalah makanan yang beragam,bergizi, dan berimbang, serta


aman bila dikonsumsi.
2. Fungsi makanan bukan hanya sekedar untuk menghilangkan rasa lapar, tetapi
lebih utama adalah untuk mendapatkan tenaga, mendapatkan zat-zat
pembangun bagi sel-sel tubuh, mempertinggi daya tahan tubuh terhadap
penyakit, serta untuk menjamin kelancaran segala macam proses yang terjadi di
dalam tubuh.
3. Makanan sehat dan tidak sehat memiliki ciri-ciri khusus untuk dapat
membedakan antar keduanya.
4. Jangan membiasakan diri selalu mengkonsumsi makanan siap saji yang banyak
di pasaran, karena zat yang banyak terkandung didalamnya tidak baik untuk
kesehatan tubuh kita.
B. Saran
Setelah mengetahui pentingnya makanan sehat untuk memacu perkembangan dan
pertumbuhan anak-anak, maka harus diperhatikan beberapa hal :
1. Berikan penjelasan kepada anak tentang makanan sehat bagi tubuh dan
perkembangan anak sejak dini.
2. Berikanlah makanan kepada anak-anak dengan gizi yang seimbang.
3. Selalu mengingatkan dan menjelaskan kepada anak-anak tentang

zat-zat

negative yang ada di makanan siap saji dan dampaknya bagi kesehatan tubuh.
4. Selalu mengawasi jajanan anak yang dibelinya yang tidak jelas asal
pembuatanya.

DAFTAR PUSTAKA
Rustaman, Nuryani. 2013. Materi dan Pembelajaran IPA SD. Tangerang Selatan :
Universitas Terbuka
Nasution, Noehi. 2008. Pendidikan IPA di SD. Jakarta: Universitas Terbuka.
Toho Cholik M dan Rusli Lutan. 1997. Pendidikan Jasmani dan Kesehatan. Jakarta:
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Proyek
Pembinaan Tenaga Kependidikan.
11

http://fedelisrudi.blogspot.com/2012/04/penilaian-gizi-dan-makanan
http://sepengatahuanku.blogspot.com/2012/10/makalah-tentang-makanan-sehat
http://kumpulantugaskita.blogspot.com/2012/07/contoh-makalah-tentang-makanan

12

Anda mungkin juga menyukai