Anda di halaman 1dari 15

FLEXIBLE PIPE

Diajukan Sebagai Tugas Mata Kuliah Perpipaan


dan Perlengkapan

DISUSUN OLEH :
KELOMPOK I
SALMON PANGGAU ( D321 10 260 )
ABDUL MALIK ( D321 10 281 )
SEPNAT ASMAR JAYA ( D321 11 258 )
MUHAMMAD IQRA RAMADHAN ( D321 12 265 )
PUTRI AYU NOVIA LESTARI ( D321 13 309 )
TEKNIIK KELAUTAN JURUSAN PERKAPALAN
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS HASANUDDIN
2016

KATA PENGANTAR
Bismillaahirrahmanirrahiim....

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, yang atas


rahmat-Nya maka penulis dapat menyelesaikan penyusunan makalah
yang berjudul FLEXIBLE PIPE .
Penulisan makalah merupakan salah satu tugas dan persyaratan
untuk menyelesaikan tugas mata kuliah Perpipaan dan Perlengkapan
Jurusan Perkapalan Prodi Teknik Kelautan Fakultas Teknik Universitas
Hasanuddin.
Dalam penulisan makalah ini penulis menyampaikan ucapan terima
kasih yang tak terhingga kepada pihak-pihak yang membantu dalam
menyelesaikan makalah ini, khususnya kepada :
1.

Bapak Dr.Ashury,ST.MT. selaku dosen pembimbing mata kuliah


Perpipaan dan Perlengkapan yang telah meluangkan waktu, tenaga
dan pkiran dalam pelaksanaan bimbingan, pengarahan, dorongan
dalam rangka penyelesaian penyusunan makalah ini

2.

Rekan-rekan Kelompok I di kelas Teknik Kelautan 2010, 2011,


2012 dan 2013.
Akhirnya Kami berharap semoga Allah memberikan imbalan yang

setimpal pada mereka yang telah memberikan bantuan, dan dapat


menjadikan semua bantuan ini sebagai ibadah, Amiin Yaa Robbal
Alamiin.
Dalam

Penulisan

makalah

ini

kami

merasa

masih

banyak

kekurangan-kekurangan baik pada teknis penulisan maupun materi,


mengingat akan kemampuan yang dimiliki kami. Untuk itu kritik dan
saran dari semua pihak sangat kami harapkan demi penyempurnaan
pembuatan makalah ini.

Gowa, April 2016


Penulis

DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR............................................................................................................i
DAFTAR ISI.........................................................................................................................ii
DAFTAR GAMBAR...........................................................................................................iii
FLEXIBLE PIPE...................................................................................................................1
1.1. Umum..........................................................................................1
1.2. Pengertian Flexible Pipe...............................................................1
1.3. Jenis - Jenis Flexible Pipe..............................................................1
1.4. Komponen Komponen Flexible Pipe..........................................3
1.5. Fungsi Flexiblle Pipe.....................................................................4
1.6. Keunggulan Flexible Pipe.............................................................4
1.7. Pemasangan Pipa di Laut.............................................................5
REFERENSI.......................................................................................................................10

DAFTAR GAMBAR
Gambar 1.1. Bonded Flexiible Pipe.......................................................................................................2
Gambar 1.2. Unbonded Flexible Pipe...................................................................................................3
Gambar 1.3. Pemasangan Pipa dengan Teknik Reel Lay..............................................................6
Gambar 1.4. Pemasangan Pipa dengan Teknik Towing..................................................................7
Gambar 1.5. Pemasangan Pipa dengan Teknik J-Lay......................................................................8
Gambar 1. 6. Pemasangan Pipa dengan Teknik S-Lay...................................................................9

MAKALAH PERPIPAAN DAN PERLENGKAPAN T.A.


FLEXIBLE PIPE 2013

FLEXIBLE PIPE
1.1. Umum
Pada umumnya pipa bawah laut terbuat dari bahan carbon steel,
yaitu

bahan

baja

yang

memiliki

kekakuan

tertentu

sehingga

kemampuan lenturnya kecil. Seiring dengan perkembangan zaman,


banyak dibutuhkan pipa yang memiliki kelenturan tinggi sehingga pipa
dengan bahan carbon steel pipe saja tidak dapat digunakan.
Flexible pipelines ( yang dibedakan dengan reinforced connector
hose yang dipakai pada single buoy mooring ) peetama kali digunakan
pada tahun 1972. Setelah diterima oleh industry lepas pantai maka
lebih dari 3000 flexible pipelines dengan diameter range yang luas,
dipasa pada ladang produksi minyak diseluruh dunia, meliibatkan 300
dynamic riser yang dihubuungka sekitar 30 Floating Production
Storageand Offloading (FPSO) dan Floating Production Unit (FPU) yang
berada Flexy High Pressure flow Line yang pertama ( Tekanan 3000
lb/in , 4 diameter ).

1.2. Pengertian Flexible Pipe


Flexible pipe merupakan jenis pipa fleksibel yang dapat menerima
tekanan

lebih

dari

pada

pipa

bawah

laut

biasa. Sebuah pipa

fleksibel terdiri dari berbagai lapisan. Komponen utama adalah anti


bocor penghalang termoplastik dan kawat baja tahan korosi. Kawat
baja spiral memberikan struktur karakteristik tekanan tahanan yang
tinggi dan kelenturan yang tinggi sehingga memberikan fleksibilitas.

1.3. Jenis - Jenis Flexible Pipe


Ada dua jenis flexible pipeline, yaitu bonded

flexible pipe dan

unbounded flexible pipe.


1

MAKALAH PERPIPAAN DAN PERLENGKAPAN T.A.


FLEXIBLE PIPE 2013

A. Bonded Flexible Pipe


Bonded flexible pipe terdiri dari berbagai lapisan kain, elastomer
dan baja yang terikat bersama melalui proses vulkanisai. Pipa
jenis ini hanya digunakan pada bagian pipa pendek seperti pada
jumper. Adapun model pipa ini dapat dilihat pada gambar berikut
ini.

Gambar 1.1. Bonded Flexiible Pipe

B. Unbonded Flexible Pipe


Unbonded flexible pipe dapat digunakan pada bagian yang
panjang hingga ratusan meter. Pipa ini terdirii atas beberapa
lapisan sendiri yang terpisah dan tanpa ada satu perekat satu
sama lain. Lapisan lapisan tadi membungkus di atas lapisan
sebelumnya sepanjang pipa. Adapun model pipa ini dapat dilihat
pada gambar berikut ini.

MAKALAH PERPIPAAN DAN PERLENGKAPAN T.A.


FLEXIBLE PIPE 2013

Gambar 1.2. Unbonded Flexible Pipe


1.4. Komponen Komponen Flexible Pipe
Flexible pipe terdiri atas beberapa komponen penting yang
menyusun pipa tersebut. Adapun komponen flexible pipe antara lain :
1. Carcass merupakan bagian paling dalam dari pipa yang pada
umumnya terbuat dari bahan stainless steel. Carcass harus
memiliki sifat anti korosi karena akan terjadi kontak langsung
antara cacass dengan material yang disakurkan dalam pipa.
Fungsi utama carcass adalah untuk mencegah keruntuhan
pipa akibat tekanan hidrostatis atau penumpukan gas di
bagian annulus (ruang antara polimer internal dan polimer
eksternal).
2. Internal polymer sheath merupakan pembatas yang menjaga
keutuhan

cairan

yang

dibawa.

Bahan

yang

biasanya

digunakan untuk pembuatan polimer ini diantaranya adalah


Plyamide-11,

hidh

density

polyethylene (HDPE), cross

linked polyethylene (XLPE) dan PVDF.

MAKALAH PERPIPAAN DAN PERLENGKAPAN T.A.


FLEXIBLE PIPE 2013

3. Pressure armor berfungsi untuk menahan tekanan internal


akibat fluida yang dibawa. Pressure armor biasanya terbuat
dari bahan carbon steelberkekuatan tinggi.
4. Tensile armor berfungsi menyalurkan beban serta untuk
untuk menahan beban tarik akibat berat dari lapisan pipa
lainnya. Bagian ini biasanya terbuat dari sepasang kawat
persegi panjang datar yang disusun secara menyilang.
5. External polymer sheath bisa terbuat dari material yang
sama dengan internal polymer sheath. Fungsi utama lapisan
ini adalah sebagai pembatas bagian pipa dengan air laut
serta sebagai pelindung struktur pipa terhadap benturan
dengan benda lain saat instalasi.

1.5. Fungsi Flexiblle Pipe


Flexible pipe dipergunakan pada situasi yang beragam pada
subsea dan floating production system seperti :
1. Static dan Dynamic riser, guna menghubungkan subsea
wells.
2. Flexible Static Flowlines between Wellheads and manifold
user base.
3. Drilling, Well Test, dan Mud Kill Lines, guna menghubungkan
rig pengeboran dengan peralatan pendukung di bangunan
lepas pantai.
4. Gas Flaring and Injection Lines untuk atau dari separator.

MAKALAH PERPIPAAN DAN PERLENGKAPAN T.A.


FLEXIBLE PIPE 2013

1.6. Keunggulan Flexible Pipe


Keunggulan flexible pipeline diantaranya adalah sebagai berikut
1. Dapat digunakan dalam kondisi tertentu yang membutuhkan
sifat kelenturan pipa yang tinggi.
2. Kombinasi fleksibilitas pipa polimer dengan kekuatan dan
berat pipa baja.
3. Meminimalisir efek korosi eksternal akibat enkapsulasi armor
baja di dalam selubung luar polimer.
4. Transportasi dan instalasi lebih aman, cepat dan murah
dibandingkan jenis pipa yang lain.
1.7. Pemasangan Pipa di Laut
Untuk memasang pipa di dasar laut ada 4 teknik yang umum
dipakai seperti dijelaskan di bawah ini.
1. Reel Lay
Dalam metode ini umumnya pipa yang dinstall adalah pipa
berukuran diameter kecil atau pipa yang fleksibel. Pada instalasi ini
dibutuhkan vessel yang memiliki drum dengan ukuran besar karena
pipa tersebut digulung dalam drum ini. Jika pipa ini dinstall secara
horizontal maka akan berbentuk S-Lay namun jika dinstall secara
vertikal maka akan berbentuk J-Lay. Metode ini lebih murah jika
dibandingkan dengan metode lain ditinjau dari sisi waktu dan biaya,
namun terbatas untuk pipa dengan ukuran diameter kecil.
Semua pipa dilas di darat dan digulung sampai ukurannya komplit
atau sudah mencapai maksimum kapasitas reel- nya. Tidak semua
coating bisa dipakai seperti concrete dan beberapa coating yang kaku.
Tebalnya pipa ditentukan oleh kebutuhan minimum untuk menghindari
ovalisation dan diameter reel atau carousel. Pipa juga menjadi sangat
5

MAKALAH PERPIPAAN DAN PERLENGKAPAN T.A.


FLEXIBLE PIPE 2013

sensitif terhadap perubahan properti. Bisa dipakai pada kedalaman


100 sampai 1000 meter. Kecepatan pasang sekitar 14 km per hari.
Adapun contoh pemasangan pipa reel lay dapat dilihat pada gambar
berikut ini.

Gambar 1.3. Pemasangan Pipa dengan Teknik Reel Lay


2. Towing
Metode ini digunakan dengan cara menarik pipa yang sudah
disiapkan di darat dan kemudian ditarik ke tempat instalasi dengan cara
ditarik oleh tug boat.
Ada 4 jenis tow berdasarkan posisi pipa terhadap dasar laut:
bottom tow, off-bottom tow, controlled depth tow and surface tow.
Selain bottom tow, diperlukan minimal dua buah kapal, satu di depan
dan satu di belakang. Dalam controlled depth tow, kecepatan kapal
harus disesuaikan dengan kedalaman pipa yang diinginkan pada saat
towing. Dalam towing lay, semua fabrikasi dikerjakan di onshore
6

MAKALAH PERPIPAAN DAN PERLENGKAPAN T.A.


FLEXIBLE PIPE 2013

termasuk pemasangan anode dan coating di sambungan. Menarik buat


lapangan yang terletak tidak terlalu jauh dari pantai. Juga cocok untuk
aplikasi PIP dan pipe bundle. Adapun ilustrasi pemasangan pipa dengan
cara towing dapat dilihat pada gambar berikut ini.

Gambar 1.4. Pemasangan Pipa dengan Teknik Towing


3. J-Lay
Dalam metode ini, kapal menggunakan sebuah menara sentral,
biasanya

dikonversi

dari

kapal

pengeboran,

untuk

melakukan

pengelasan pada posisi vertikal dan peluncuran pipa dari menara. Pipa
dilepaskan dengan cara yang membentuk kelengkungan sagbending,
menghindari overbending, seperti yang ditunjukkan gambar dibawah.
Kesulitan

terbesar

dalam

metode

ini

adalah

untuk

melakukan

pengelasan vertikal, meskipun membawa keuntungan dibandingkan


dengan metode S-lay untuk perairan dalam. J-Lay memiliki tingkat
produksi yang relatif rendah karena terbatasnya jumlah work station.
Metode J-Lay sangat cocok untuk perairan dalam dan tidak cocok untuk
perairan dangkal.
Pengelasan dilakukan hanya oleh satu section jadi lebih lambat dari
7

MAKALAH PERPIPAAN DAN PERLENGKAPAN T.A.


FLEXIBLE PIPE 2013

S-lay dan untuk mempercepat proses, teknik pengelasan yang lebih


canggih seperti friction welding, electron beam welding atau laser
welding digunakan. Pipa yang akan dipasang mempunyai sudut yang
mendekati vertikal sehingga tidak butuh tensioner. Teknik ini sangat
cocok untuk instalasi di laut dalam. Beda dengan S-lay, J-lay tidak
membutuhkan stinger. Kecepatan pasang sekitar 1-1.5 km per hari.
Ukuran pipa maksimum yang bisa diinstal adalah 32 OD (Saipem S7000). Adapun ilustrasi pemasangan pipa dengan teknik J-Lay dapat
dilihat pada gamba berikut ini.

Gambar 1.5. Pemasangan Pipa dengan Teknik J-Lay


4. S-Lay
Pipeline difabrikasi di atas kapal untuk dengan satu, dua atau tiga
joints. Membutuhkan stinger untuk mengontrol bending bagian atas dan
tensioner untuk mengontrol bagian bawah. Laut yang lebih dalam
membutuhkan stinger yang lebih panjang dan tensioner yang lebih
kuat. S-lay laut dangkal hanya bisa dipakai sampai kedalaman sekitar
300 m saja. Untuk yang lebih dalam lagi, DP S-lay bisa dipakai sampai
kedalaman 700m. Kecepatan pasang sekitar 4 - 5 km per hari. Ukuran
pipa

maksimum yang bisa diinstal adalah 60 OD (Allseas Solitair).

MAKALAH PERPIPAAN DAN PERLENGKAPAN T.A.


FLEXIBLE PIPE 2013

Adapun ilustrasi pemasangan pipa dengan teknik S-Lay dapat dilihat


pada gambar berikut ini.

Gambar 1. 6. Pemasangan Pipa dengan Teknik S-Lay

MAKALAH PERPIPAAN DAN PERLENGKAPAN T.A.


FLEXIBLE PIPE 2013

REFERENSI
Soegiono. 2007. Pipa Laut. Surabaya : Airlangga Press
http://xa.yimg.com/kq/groups/8128318/682127395/name/Teknologi+da
n+Instalasi+Subsea
http://ametme.mnsu.edu/userfilesshared/DATA_ACQUISITION/mts/met27
7/9_13-12/MaterialData_14015-A36HotRolled.pdf
https://ajietukangpipa.wordpress.com/2012/02/12/metode-pemasanganpipa-bawah-laut/

10