Anda di halaman 1dari 9

Extruder

Ada yang dimaksut extruder adalah mesin yang terdiri dari Hopper, Barrel/screw
dan Die. Berikut gambaran extruder yang sering ada saat ini.

Hopper
Semua extruder pasti mempunyai masukan untuk bahan biji/pellet plastik yang
melalui lubang yang nantinya mengalir dalam dinding dinding extruder tsb, hopper
biasanya terbuat dari lembaran baja atau stainless steel yang berbentuk untuk
menampung sejumlah bahan pelet plastik untuk stock beberapa jam pemrosesan.
Hopper ada yang disediakan pemanas awal jika diperlukan proses pellet yang
memerlukan pemanasan awal sebelum pellet memasuki extruder.

Screw
Screw adalah jantungnya extruder, screw mengalirkan polimer yang telah meleleh
ke kepala die setelah mengalami proses pencampuran dan homogenisasi pada
lelehan polimer tersebut
w = Flight Width (~ 0.1 D) W = Pitch (1.0D)
H = Flight Diameter (HF ~ 0.1D) = Flight Tip/Barrel Clearance (0.001C)
HF/Hm = Comprission Rasio (2-4) = Helix Angle (17.70)

Gambar Parameter Screw

Ada beberapa pertimbangan dalam mendesign sebuah screw untuk jenis material
tertentu, yang paling penting adalah Depth of Chanel (kedalaman kanal). Mesikipun
screw itu mempunyai fungsi sama secara umum, alangkah baiknya merancang
disesuaikan dengan tipe material yang dipakai untuk mendapatkan hasil yang
terbaik. Jadi untuk contoh optimal proses screw bahn PVC, kemudian diikuti screw
untuk bahan PP/PE

Screw PVC
Karena kita ketahui PVC adalah material yang tidak stabil dalam keadaan panas,
maka untuk proses ini memerlukan screw dengan kedalaman chanel yang lebih,
sedikit bahkan tidak ada zona metering sama sekali, bahan dilapisi dengan hard
chrom, ujung screw berbentuk kerucut menhindari material tertahan. Diameter scrw
bervariasi antara 30mm s/d 140mm. L/D rasio berfariasi antara 18 - 22 untuk
singgle screw dan 16 - 18 untuk double/twin screw. Compresion rasio bervariasi
antra 1.5 -2.2 : 1 baik untuk screw singgle maupun twin. Venting(lubang) pada
extruder di pakai untuk menghilangkan uap/gas.

Screw PP/PE
Screw PP/PE hampir sama, tetapi screw ini di desain dengan chanel yang dangkal,
compressi tiba-tiba dan zona matering yang lebih panjang. L/D rasio bervariasi 24:1
s/d 33:1, diameter screw 20mm s/d 250mm, compresi rasio 2.5 s/d 3.1

Type Screw Barrier (2 ulir)

Pada kasus-kasus tertentu atau permintaan design khusus, screw tidak dapat
menyelesaikan proses leleh secara sempurna. Jadi dalam kasus tertentu extruser
berisi material plastik yang belum leleh, ini dapat di cegah dengan membuat screw
ulir kedua (barrier) pada kanal (lihat gambar). Barier ini dapat memotong dan
memaksa hanya plastik yang leleh bisa lewat. Jadi design barrier ini memastikan
lelehan plastis komplit /selesai pada extruder

ada bebrapa jenis yang berbeda screw barrier yang ada dipasaran saat ini. Adalah
seperti contoh dibawah dimana mempunyai karakteristik sendiri sendiri.
1. Maillefer / Uniroyal
2. Hartig
3. Bar I dan Bar II

Kepala Mixing
Daerah metering pada screw standar tidak membunyai pencampuran yang baik.
Aliran lapisan-lapisan halus plastik berjalan secara tetap pada dalam screw.
Sehingga jiga ada lapisan yang tidak sama tidak akan bercampur dengan baik,
kepala Mixer dibuat pada secrew agar dapat mencapur antar lapisan tersebut
sehingga lebih merata dan homogen.
Pin Mixer (Dupon Mixer) adalah sample mixer yang menggunakan pin dengan
gesekan rendah, alat ini mudah di pasang pada screw yang ada untuk
meningkatkan performance dari screw

Dupon Mixer

Type lain dari Mixer adalah Maddock (Union Carbide) dam Egan, mixer jenis ini
beroperasi pada lelehan material dengan gaya gesek tinggi sehingga dapat lebih
sempurna percampurannya. Mixer maddock cara kerja operasi seperti screw type
barrier, putarannya mengakibatkan material bergerak maju dan tertekan sehingga
membantu material lebih homogen.
Maddock Mixer

Egan Mixer

Breaker Plate /Screen Park(saringan)


Breker Plate dengan saringan dimasukkan kedalam adapter, yang mana
menghubungkan antara ujung extruder dan pangkal die. Peralatan ini mempunyai
beberapa fungsi sebgai berikut
Meredam puteran rotasinal lelehan dan dirubah menjadi searah
Memperbaiki homogenisasi dengan memecah dan menggabungkan lagi
Memperbaiki mixing dengan meningkatnya tekanan balik
Menghilangkan kotoran dan materil tidak leleh.
Saringan dibuat beberapa lapis dan tiap lapis mempunyai perbedaan mesh,
saringan paling kasar sebagai penopang diletakkan menghadap breker plate
kemudian ke yang paling halus terakhir
Dies
Variasi type dies digunakan untuk proses bahan PVC atau PP/PE. Ini bisa berbentuk
Flat atau model lingkaran. Tyope dies dapat dilihat sebagai berikut.

Dies PVC
PVC adalah bahan panas tidak stabil, maka die untuk PVC harus memiliki alur yang
sempurna. Spiral mandrel pada die berguna untuk membagi lelehan merata dan
membantu lebih homogen sehingga aliran menjadi lebih halus merata ke luar dies

Mandrel untuk bahan PVC

Dies PP/PE
Untuk memroses bahan PP/PE die menggunakan spiral seperti gambar. Plastik leleh
mengalir dari lubang masuk ke putraan spiral pada die. Dari gambar tersebut ini
jelas bahwa kedalam antara sepiral dan dinding betambah seiring bertambahnya
material dalam die itu sendiri, sebagi hasilnya penyebaran diseluruh die lebih
merata sehingga mudah untuk di adjust ketebalan dari tabung / balon.

Peralatan tambahan
Ketika produk keluar dalam bentuk lelehan (spt. Film, sheet, Pipa, FIBER dll) keluar
dari dies ini didinginkan oleh air/udara/rol dingin dam kemudian dipotong menjadi
barang jadi dengan berbagai teknik. Dalam berapa proses seperti BOPP, tali rafia,
fiber dll, setelah pendinginan awal kemudian akan dipanaskan kembali melalui oven
pemanas dan kemudian di lemaskan untuk memperoleh sifat mekanik dan sifat
optik lebih baik. Bebrapa peralatan pendinginan dan pemanasan sbb

Variasi Dies untuk perbedaan die gap untuk aplikasi PE/PP/PVC

II. TINJAUAN PUSTAKA

1.2 Vacuum Frying (penggorengan vakum)


Menurut Anonim a(2011)
Mesin penggoreng hampa (en:Vacuum Fryer)adalah mesin produksi untuk
menggoreng berbagai macam buah dan sayurandengan cara penggorengan hampa.
Penggorengan vacuum merupakan cara pengolahan yang tepat untuk menghasilkan
kripik buah dengan mutu tinggi. Caramenggoreng dengan menggunakan
penggoreng vacuum (hampa udara), akanmenghasilkan kripik dengan warna dan
aroma buah asli serta rasa lebih renyahdan nilai gizi tidak banyak berubah.
Kerenyahan tersebut diperoleh karena proses penurunan kadar air dalam buah
terjadi secara berangsur-angsur dengan suhu penggorengan yang rendah.
Teknik penggorengan hampa yaitu menggoreng bahan baku (biasanya buah-buahan
atau sayuran) dengan menurunkan tekananudara pada ruang penggorengan
sehingga menurunkan titik didih air sampai 50-60 C..
Teknik penggorengan hampa ini akan menghasilkan kualitas yang lebih baik
dibandingkan dengan cara penggorengan biasa, diantaranya
1.Tidak mengubah warna buah atau sayuran
2.Hasil penggorengan lebih renyah
3.Aroma tidak berubah
4.Kandungan serat tinggi
5.Lebih tahan lama meskipun tanpa bahan pengawet

2.1.1 Bagian-bagian Vacuum Frying (penggorengan vakum)


M enurut Anonim b(2011) bagian-bagian vacuum frying (penggorenganvakum)
meliputi :
1. Sumber panas
2.Tabung penggoreng
3.Tuas pengaduk
4. Pengendali suhu
5. Penampungkondensat
6. Pengukur vakum
8. Kondensor
7.Keranjang penampung bahan
9. Saluran hisap uap air
10. Water-jet
11. Pompa sirkulasi
12. Saluran air pendingin
13. Bak air sirkulasi
14. Kerangka
2.1.2 Prinsip Kerja Vacuum Frying (penggorengan vakum)
Prinsip kerja vacuum frying (penggorengan vakum) adalah menghisapkadar air
dalam sayuran dan buah dengan kecepatan tinggi agar pori-pori daging buah-sayur
tiak cepat menutup, sehingga kadar air dalam buah dapat diserapdengan
sempurna. Prinsip kerja dengan mengatur keseimbangan suhu dantekanan vakum.
Untuk menghailkan produk dengan kualitas yang bagus dalamartian warna, aroma,
dan ras buah-sayur tidak berubah dan wrenyah pengaturansuhu tidak boleh
melebih 85 C dan tekanan vakum antara 65 76 cmHg.Sebaiknya air dalam bak
penampung pada vacuum frying (penggorenganvakum) tidak mengandung partikel
besi karena dapat menyebabkan air keruh dan dapat merusak pompa vakum yang
akhirnya mempengaruhi kerenyahankeripik . Kondisi vakum ini dapat menyebabkan
penurunan titik didih minyak dari 110 C 200 C menjadi 80 C 100 C sehingga
dapat mencegahterjadinya perubahan rasa, aroma, dan warna bahan seperti
mangga dan buahanlainnya. Bahan yang digoreng diletakkan di dalam keranjang
berangka segiempat yang bagian bawahnya terbuat dari bahan tahan panas dan

karat, dengandiameter sekitar 2 mm. keranjang dan bahannya ditempatkan secara


manual didalam penggorengan. Faktor faktor yang mempengaruhi mutu akhir
produk yang digoreng adalah kualitas bahan yang digoreng, kualitas minyak
goreng, jenis alat penggorengan dan sistem kemasan produk akhir. Selama
penyimpanan, produk yang digoreng dapat pula mengalami kerusakan
yaituterjadinya ketengikan dan perubahan tekstur pada produk. Ketengikan
dapatterjadi karena minyak/ lemak mengalami oksidasi. Hal ini dipengaruhi
olehmutu minyak, kondisi proses penggorengan dan sistem pengemasan
yangdigunakan. Pada alat penggoreng vakum ini Uap air yang terjadi sewaktu
proses penggorengan disedot oleh pompa vakum. Setelah melaluikondensor uap air
mengembun dan kondensat yang terjadi dpat dikeluarkan.Sirkulasi air pendingin
pada kondensor dihidupkan sewaktu proses penggorengan. (Argo, 2005)

2.2 Vacuum Packaging (pengemasan vakum)


Packing Vacuum (pengemasan vakum) adalah metode untuk menyimpanmakanan
dan menyajikannya untuk dijual. tepat jenis kanan disimpan dalamlingkungan
pengap, biasanya dalam paket udara-ketat atau botol untuk mencegah
pertumbuhan mikroorganisme. Lingkungan vakum menghilangkan oksigenatmosfer,
melindungi makanan dari merusak dengan membatasi pertumbuhan bakteri aerobik
atau jamur, dan mencegah penguapan komponen volatile. Vacuumkemasan ini
biasanya digunakan untuk penyimpanan jangka panjang darimakanan kering
seperti sereal, kacang-kacangan, sembuh daging, keju, ikan asap,kopi, dan keripik
kentang (keripik). Hal ini juga untuk penyimpanan makanansegar seperti sayuran,
daging, dan cairan seperti sup dalam jangka pendek karenakondisi vakum tidak
dapat menghentikan bakteri dari mendapatkan air yang dapatmendorong
pertumbuhan mereka. makanan kemasan Vacuum dapatmemperpanjang hidupnya
hingga 3-5 kali (Anonima, 2011)
Mesin ini berfungsi sebagai pengepak kedap udara.
Menggunakan tenagalistrik. Plastik yang digunakan untuk mesin ini menggunakan
plastic Nylon yanglentur & kedap udara / plastik vacum. Pengoperasiannya sangat
mudah & cepat.Kekuatan Vaccum & panas sealnya bisa diatur sesuai kebutuhan
dengan penunjuk Digital (Anonimc, 2011)