Anda di halaman 1dari 6

PENGELOLAAN LINEN

RSUD ENDE
Jl.Prof.W.Z.Yohanes Ende

SPO

PENGERTIAN

TUJUAN

KEBIJAKAN

No. Dokumen

No. Revisi

Halaman

................

.........

1 dari 2

Ditetapkan Oleh Direktur


RSUD ENDE
Tanggal Terbit

dr. Mariane Evelyn Pani, M.P.H


Pembina
NIP.19770619200212 2 007

Linen adalah bahan dari kain yang digunakan difasilitas pelayanan kesehatan,
seperti; selimut, penutup tempat tidur, penutup bantal, gaun bedah, kain
pembersih dan sebagainya.
Pengelolaan linen adalah suatu kegiatan yang dimulai dari pengumpulan
linen kotor dari masing-masing ruangan, pengangkutan, pencucian,
penyetrikaan penyimpanan, dan penggunaan kembali linen yang sudah bersih.
1. Untuk memutus mata rantai transmisi mikroorganisme dengn mengelola dan
mengendalikan bahan linen.
2. Untuk meminimalkan infeksi di rumah sakit dengan meningkatkan
kewaspadaan standar.
3. Menjaga citra rumah sakit dengan menciptakan ketersediaan bahan linen
sesuai dengan visi, misi dan filosofi rumah sakit.

Kebijakan Direktur RSUD ENDE Nomor : 36/TU.01/UM/IV/2015 tentang


Kebijakan Pelayanan Pencegahan dan Pengendalian Infeksi

Tangani linen yang sudah digunakan hati-hati dengan menggunakan APD


yang sesuai dan membersihkan tangan secara teratur. Risiko terpajan atau
mengalami ISPA akibat membawa linen yang sudah digunakan relatif kecil.
Prinsip Umum :

PROSEDUR

1. Semua linen yang sudah digunakan harus dimasukkan ke dalam kantong


atau wadah yang tidak rusak saat diangkut.
2. Pengantongan ganda tidak diperlukan untuk linen yang sudah digunakan.
Prosedur Pengelolaan Linen :
1. Semua bahan padat pada linen yng kotor harus dihilangkan dan dibilas
dengan air. Linen kotor tersebut kemudian langsung dimasukkan kedalam
kantong linen dikamar pasien.
2. Hilangkan bahan padat (misalnya : feses) dari linen yang sangat kotor
(menggunakan APD yang sesuai) dan buang limbah padat tersebut kedalam
toilet sebelum linen dimasukkan ke kantong cucian.
3. Linen yang sudah digunakan harus dibawa dengan hati-hati untuk
mencegah kontaminasi permukaan lingkungan atau orang-orang sekitarnya.

PENGELOLAAN LINEN

RSUD ENDE
Jl.Prof.W.Z.Yohanes Ende

PROSEDUR

UNIT TERKAIT

RSUD ENDE

No. Dokumen

No. Revisi

Halaman

............

.........

2 dari 2

4. Jangan memilih linen ditempat perawatan pasien. Masukkan linen yang


terkontaminasi langsung ke kantong cucian di ruang isolasi dengan
memanipulasi minimal atau mengibas-ibaskan untuk menghindari kontaminasi
udara dan orang.
5. Linen yang sudah digunakan kemudian harus dicuci sesuai prosedur
pencucian biasa.
6. Cuci dan keringkan linen sesuai dengan standar dan prosedur tetap fasilitas
pelayanan kesehatan. Untuk pencucian dengan air panas, cuci linen
menggunakan detergen/disinfektan dengan air 70C (160F) selama minimal
25 menit. Pilih bahan kimia yang cocok untuk pencucian temperatur rendah
dengan konsentrasi yang sesuai bila melakukan pencucian dengan temperatur
rendah <70C (<160F).
1.
2.
3.
4.
5.
6.

Instalasi Gawat Darurat


Instalasi Rawat Inap
Instalasi Rawat Jalan
Instalasi Kamar Operasi
Intensive Care Unit
Unit Laundry

TIM PPIRS

ALUR SIRKULASI LINEN

RSUD ENDE
TIM PPIRS

SKEMA PENGELOLAAN LINEN DI RUMAH SAKIT

DEPKES RI, 2004

RSPAD GATOT SOEBROTO DITKESAD


TIM PPIRS

Anda mungkin juga menyukai