Anda di halaman 1dari 6

AKTA PERUBAHAN JAMINAN FIDUSIA

Nomor :
-

Pada hari ini,

Pukul

Berhadapan

dengan

saya,

....................I,

Sarjana Hukum, Notaris di ......., dengan dihadiri oleh


saksi-saksi yang nama-namanya akan

disebut pada akhir

akta ini dan dikenal oleh saya, Notaris:


I.

untuk

selanjutnya

disebut

DEBITUR

BANK

Tbk.,

atau

Pemberi Fidusia.
II.1.

untuk

segenap

selanjutnya
pengganti

PT

haknya

MEGA

disebut

berikut

Penerima

Fidusia.
-

Para

tersebut
berikut:

penghadap
diatas

bertindak

menerangkan

dalam

terlebih

kedudukannya
dahulu

sebagai

a. bahwa,

diantara

Pemberi

Fidusia

dengan

Penerima

Fidusia telah ditandatangani Akta Perjanjian Kredit


tanggal .........nomor ...... yang dibuat dihadapan
......,

Sarjana

Hukum,

Notaris

di

Jakarta,

yang

salinan aslinya diperlihatkan kepada saya, Notaris,


dan

selanjutnya

telah

diubah

dengan

Perubahan

Kesatu Perjanjian Kredit tanggal 13-06-2008 (tiga


belas Juni dua ribu delapan) nomor 032/ADD-PK/LEGDCEL/08,
cukup

yang

dan

dibuat

telah

dibawah

dilegalisasi

tangan,
oleh

bermeterai

saya,

Notaris

pada tanggal 13-06-2008 (tiga belas Juni dua ribu


delapan)

dengan

nomor

061/Leg/VI/Rangkap2/2008,
Kedua

Perjanjian

Kredit

juncto
tanggal

legalisasi
akta

Perubahan

13-05-2009

(tiga

belas Mei dua ribu sembilan) nomor 11, yang dibuat


dihadapan saya, Notaris,
Perjanjian

Kredit

juncto

yang

dibuat

Perubahan

Ketiga

dibawah

tangan

bermeterai cukup tanggal 22-12-2009 (dua puluh dua


Desember dua ribu sembilan)
CRL/09, yang
dengan nomor

dilegalisasi

nomor
oleh

037/ADD-PK/LEGDsaya,

Notaris,

legalisasi 119/Leg/XII/Rangkap 2/2009,

terakhir juncto Akta Perubahan Keempat Perjanjian


Kredit

tanggal hari ini, yaitu tanggal 26-03-2010

(dua puluh enam Maret dua ribu sepuluh) nomor 16,


yang dibuat oleh saya, Notaris. (selanjutnya Akta
Perjanjian

Kredit

perubahan,

penambahan

Perjanjian Kredit).

tersebut
dan

berikut

perpanjangannya

segala
disebut

b. bahwa

untuk

lebih

terbayarnya
terutang

menjamin

dan

dengan

baik

segala

wajib

dibayar

oleh

dan

menanggung

sesuatu
Pemberi

yang

Fidusia

selaku DEBITOR, baik karena utang pokok, bunga dan


denda

dan

biaya-biaya

berdasarkan
telah

lainnya

Perjanjian

memberikan

Kredit,

agunan

yang

timbul

Pemberi

antara

Fidusia

lain

berupa

Piutang/Tagihan (Account Receivable) milik Pemberi


Fidusia

terhadap

pihak

manapun

sebagaimana

ditentukan di dalam Akta Jaminan Fidusia tanggal


15-06-2007 (lima belas Juni dua ribu tujuh), nomor
52, dibuat dihadapan

............, Sarjana Hukum,

Notaris di Jakarta, juncto Akta Perubahan Jaminan


Fidusia tanggal 13-05-2009 (tiga belas Mei dua ribu
sembilan)

nomor

12,

yang

dibuat

dihadapan

saya,

Notaris. (selanjutnya Akta Jaminan Fidusia berikut


setiap

perubahannya

disebut

Akta

Jaminan

Fidusia).
c. bahwa

Para

Penjaminan
yaitu

Pihak
yang

dengan

sepakat

telah

untuk

diberikan

menambah

nilai

mengubah
Pemberi

nilai

Fidusia,

penjaminan

atas

Piutang/Tagihan yang diberikan sampai dengan jumlah


nilai
(seratus

penjaminan
enam

puluh

sebesar
dua

Rp.162.500.000.000,-

miliar

lima

ratus

Rupiah), atas Obyek Jaminan Fidusia berupa :

juta

- Segala hak, hak-hak utama serta tuntutan-tuntutan


menurut hukum yang dapat dijalankan dan digunakan
atas

tagihan-tagihan/piutang

yang

sekarang

maupun

dikemudian hari dimiliki Pemberi Fidusia terhadap


pihak

manapun,

dimuat

tagihan-tagihan/piutang

dalam

(selanjutnya

Berikut

disebut

setiap

Daftar

mana

akan

perubahannya

Piutang),

dengan

total nilai tagihan saat ini sebesar (selanjutnya


disebut Obyek Jaminan Fidusia).
Berdasarkan hal-hal tersebut diatas, Pemberi Fidusia
dan Penerima Fidusia sepakat untuk mengubah syarat (syarat) dan ketentuan (-ketentuan) dalam Akta Jaminan
Fidusia dengan menandatangani

Akta Perubahan Jaminan

Fidusia.
Pasal 1
Pemberi

Fidusia

sepakat

dan

dan

setuju

Penerima
untuk

Fidusia

mengadakan

telah

saling

Perubahan

dalam

Akta Jaminan Fidusia sebagai berikut:


-

Mengubah pasal 3.1 Akta Jaminan Fidusia, sehingga


untuk selanjutnya pasal 3.1 Akta Jaminan Fidusia
berbunyi sebagai berikut :
3.1.

Pemberi
hasil
jumlah

Fidusia

harus

menjaga

agar

penagihan

Obyek

Jaminan

Fidusia

Obyek

Penjaminan

Jaminan

Fidusia,

jumlah

dengan

sekurang-kurangnya

dan

Nilai

sebesar

Rp.162.500.000.000,- (seratus enam puluh dua


miliar lima ratus juta Rupiah).

Dalam

Fidusia
minimum

hal

nilai

mencapai

tagihan

nilai

tersebut

Obyek

kurang

di

atas,

Jaminan

dari
maka

jumlah
Pemberi

Fidusia wajib memberikan penambahan terhadap


Obyek

Jaminan

Fidusia

untuk

menutupi

kekurangan tersebut.
Pasal 2
Semua syarat dan ketentuan sebagaimana ditetapkan dalam
Akta Jaminan Fidusia, kecuali khusus mengenai hal-hal
yang diatur dalam Perubahan Akta Jaminan Fidusia ini,
sehingga perubahan akta Jaminan Fidusia

merupakan satu

kesatuan yang tidak terpisah dari akta Jaminan Fidusia.


Pasal 3
Tentang perjanjian ini dan segala akibat hukumnya serta
pelaksanaannya, Pemberi Fidusia dan Penerima Fidusia
memilih domisili yang tetap dan seumumnya di Kantor
Panitera

Pengadilan

Negeri

Jakarta,

demikian

dengan

PenerimaFidusia
hukum terhadap

untuk
Pemberi

Kota

Jakarta

tidak

mengajukan
Fidusia

Selatan

mengurangi

di
hak

tuntutan-tuntutan

dihadapan

pengadilan-

pengadilan lain dalam wilayah Republik Indonesia.


-

Para penghadap dikenal oleh saya, Notaris.


-DEMIKIANLAH AKTA INI

Dibuat

dan

dilangsungkan

di

Jakarta,

pada

hari,

tanggal, serta pada jam seperti disebutkan pada bagian


awal akta ini dengan dihadiri oleh:

keduanya

adalah

pegawai

saya,

Notaris,

sebagai

saksi-saksi.
-

Segera,

Notaris

setelah

kepada

para

akta

ini

penghadap

dibacakan
dan

oleh

saksi-saksi,

saya,
maka

ditanda-tanganilah akta ini oleh para penghadap, saksisaksi dan saya, Notaris.
-

Dilangsungkan dengan