Anda di halaman 1dari 7

Klasifikasi

Kingdom
Filum
Kelas
Ordo
Family
Genus
Spesies

:
:
:
:
:
:

Plantae
Magnoliophyta
Liliopsida
Potamogetonales
Cymadoceacea
Halodule
: Halodule uninervis

Ciri- Ciri : tiap nodus hanya terdiri dari satu tegakan, tiap tangkai daun terdiri
dari 1 sampai 2 helai daun, tiap nodus berakar tunggal dan banyak. Tidak
bercabang, rimpangnya berbuku buku. Jarak antar nodus + 2 cm, ujung daun
merbentuk gelombang menyerupai huruf W (Nontji, 1993).
Habitat : umumnya di temukan pada zona sublittoral, tumbuh di kedalaman
hingga 20 meter di laguna, pada terumbu, dan dalam banyak jenis habitat laut
hanya lepas pantai. Daat ditemui di perairan Asia di sepanjang pantai Jepang,
Cina, Vietnam, Indonesia, dan negara-negara lainnya.

Klasifikasi
Kingdom
Filum
Kelas
Ordo
Family
Genus
Spesies

:
:
:
:
:

Plantae
Phaeophyta
Phaeophyceae
Dictyotales
Dictyotaceae
: Padina
: Padina australis

Ciri-ciri
: Padina sp memiliki berbentuk seperti batang, berdaun banyak
atau seperti pedang, berbentuk seperti kipas dan mempunyai warna cokelat.
Akarnya berbentuk serabut yang disebut holdfast untuk menempel kuat pada
substrat sehingga dapat digunakan untuk beradaptasi terhadap gerakan ombak
pada daerah intertidal.
Habitat : ditemukan hidup di bebatuan pada rataan terumbu karang di
pinggiran pantai, baik di tempat-tempat yang terkena hempasan ombak maupun
yang terlindungi. Padina australis meluas hingga di Perairan Pasifik Selatan dan
Perairan Samudera Hindia.

Klasifikasi
Kingdom
: Plantae
Filum
: Thallophyta
Kelas
: Phaeophyceae
Ordo
: Fucales
Family
: Fucaceae
Genus
: Sargassum
Spesies
: Sargassum polycystrum
Ciri-ciri : Sargassum polycystum tidak jauh berbeda dengan cirri-ciri umum
Phaeophyta. Thalus silindris berduri-duri kecil merapat, holdfast membentuk
cakram kecil dengan di atasnya secara karakteristik terdapat perakaran/stolon
yang rimbun berekspansi ke segala arah. Batang pendek dengan percabangan
utama tumbuh rimbun.
Habitat : Di daerah tropis, Sargassum, Turbinaria, dan Hormophysa merupakan
spesies utama penghasil alginat. Namun di Indonesia marga yang lebih umum
dijumpai dan melimpah ruah adalah Sargassum dan Turbinaria
Klasifikasi
Kingdom
: Plantae
Filum
: Chlorophyta
Kelas
: Ulvaphyceae
Ordo
: Cladophorales
Family
: Chaetomorpha crassa
Genus
: Chaetomorpha
Spesies
: Chaetomorpha crassa
Ciri-ciri : terdiri dari filamen bercabang membentuk gumpalan longgar terjerat
dengan spesies alga lain; Rumpun yang berwarna hijau cerah dengan beberapa
bagian putih kehijauan; fragmen terdiri dari sel-sel silinder, 600-700 diameter.
Habitat : Chaetomorpha crassa Banyak ditemukan di zona pasang surut.
Membentuk koloni yang tebal dan sering menutupi perairan. Menempel atau
mengaitkan diri pada benda-benda padat (sisa tali, jarring atau sisa bangunan) di
perairan dangkal.
Klasifikasi
Kingdom
: Plantae
Filum
: Clorophyta
Kelas
: Ulvaphyceae
Ordo
: Ulvales
Family
: Ulvaceae
Genus
: Ulva
Spesies
: Ulva lactuca
Ciri-ciri : Ia menempel di batu. Ia berwarna hijau ke hijau gelap. Chlorophyta ini
adalah alga berbentuk lembaran yang terdiri atas dua sel. Ulva, di antara
ganggang hijau lainnya, sangat subur di area di mana ada banyak nutrisi
tersedia.

Habitat : dapat ditemukan menempel pada batu dan kerang , tetapi juga umum
ditemukan mengambang bebas. Di antara yang paling akrab hidup di perairan
dangkal, sering ditemukan di daerah terkena omabk pada batu dan di kolam
pasang surut. Dapat ditemukan juga di kedalaman 75 kaki atau lebih. tumbuh di
kedua zona intertidal
Klasifikasi
Kingdom
Filum
Kelas
Ordo
Family
Genus
Spesies

:
:
:
:
:
:

Plantae
Phaeophyta
Phaeophyceae
Fucales
Sargassaceae
Turbinaria
: Turbinaria ornate

Ciri-ciri : Turbinaria ornata Memiliki struktur thalus agak keras atau kaku, tebal,
serta tubuh yang tegak. Perbedaan dengan jenis lainnya, jenis ini memiliki
blade yang umumnya seperti corong dengan pinggir bergerigi. Karakteristik
jenis ini adalah pinggir bladeya membentuk bibir dengan bagian tengah blade
melengkung ke dalam.
Habitat : umumnya ditemukan di karang dengan pasang surut rendah dan area
pasang sampai ke daerah dengan ombak sedang hingga ombak tinggi dan bisa
juga ditemukan di zona tenang. Tingkat ombak, salintas, pH dan pergerakan air
di sisi lain merupakan faktor utama tempat tumbuhnya rumput laut ini.Turbinaria
ornata juga menstimulasi tumbuhnya dinoflagelata, dan juga merupakan habitat
bagi hydroid, polychaeta.

Klasifikasi
Kingdom
Filum
Kelas
Ordo
Family
Genus
Spesies

:
:
:
:
:
:

Plantae
Rhodophyta
Rhodophyceae
Gracilariales
Gracilariaceae
Gracilaria
: Gracilaria multipartit

Ciri-ciri : anggang, tembus ungu atau coklat kemerahan kusam yang memiliki
daun yang mengukur sampai 25 cm. Hal ini rawan, sangat rapuh, dan memiliki
Stipe terkompres.
Habitat : Banyak dijumpai pada kedalaman kurang lebih 312 m. Alga jenis ini
sekarang merupakan tanaman budidaya di tambak yang banyak dijumpai di
daerah Takalar, Sulawesi Selatan.

Klasifikasi
Kingdom
Filum
Kelas
Ordo
Family
Genus
Spesies

:
:
:
:
:
:

Plantae
Rhodophyta
Rhodophyceae
Gracilariales
Gracilariaceae
Gracilaria
: Gracilaria multipartit

Ciri-ciri : Mempunyai talus silindris berduri-duri kecil yang menyerupai akar,


batang, dan daun, talus bercabang dan percabangannya dinamakan
percabangan pinnatus alternatus, sedangkan anak-anak cabang berbentuk daun,
holdfast membentuk cakram kecil dengan di atasnya terdapat perakaran/stolon
yang rimbun ke segala arah. Holdfast ini berfungsi sebagai akar yang dapat
melekat pada batu karang yang merupakan habitat aslinya di pantai, warna talus
coklat.
Habitat : Tumbuh melekat pada substrat batu daerah pinggir luar rataan
terumbu. Sebarannya tidak begitu meluas dan tidak umum dijumpai antara lain
terdapat di perairan pantai selatan Jawa, Selat Sunda dan Bali.
Klasifikasi
Kingdom
Filum
Kelas
Ordo
Family
Genus
Spesies

:
:
:
:
:
:

Plantae
Thallophyta
Phaeophyceae
Fucales
Fucaceae
Sargassum
: Sargassum muticum

Ciri-ciri : Tumbuhan algae yang tallusnya memiliki percabangan menggarpu.


Alat perekatnya berbentuk cakram, memiliki warna coklat karena warna yang
dominan muncul adalah zat warna fikosianin yang menutupi zat warna lain.
Mempunyai rhizoid dan melekat pada substrat. Substrat merekat pada karangkarang. Ujung-ujung cabang thallusnya agak membesar dan bergerigi.
Habitat : umumnya hidup di daerah perairan yang jernih yang mempunyai
substrat dasar batu karang, karang mati, batuan vulkanik dan benda-benda yang
bersifat massive yang berada di dasar perairan. Algae Sargassum tumbuh dari
daerah intertidal, subtidal sampai daerah tubir dengan ombak besar dan arus
deras. Kedalaman untuk pertumbuhan dari 0,5 10 m.

Klasifikasi
Kingdom
Filum
Kelas
Ordo
Family
Genus
Spesies

:
:
:
:
:
:

Plantae
Rhodophyta
Rhodophyceae
Gigartinales
Solieriaceae
Eucheuma
: Eucheuma spinosum

Ciri-ciri : thallusnya (kerangka tubuh) bulat silindris, percabangan tidak teratur,


memiliki benjolan-benjolan atau duri-duri lunak. Tekstur tubuh lunak seperti
tulang rawan. Warnanya merah atau merah kecokelatan.
Habitat : tumbuh pada tempat-tempat yang sesuai dengan persyaratan
tumbuhnya, antara lain tumbuh pada perairan yang jernih, dasar perairannya
berpasir atau berlumpur dan hidupnya menempel pada karang yang mati.
Persyaratan hidup lainnya yaitu ada arus atau terkena gerakan air. Kadar
garamnya antara 28-36 %. Dari beberapa persyaratan, yang terpenting adalah
Eucheuma spinosum memerlukan sinar matahari untuk dapat melakukan
fotosintesis.

Klasifikasi
Kingdom
Filum
Kelas
Ordo
Family
Genus
Spesies

:
:
:
:
:
:

Plantae
Rhodophyta
Rhodophyceae
Gigartinales
Hypneaceae
Hypnea
: Hypnea musciformis

Ciri-ciri : Rumput laut jenis ini adalah bahan mentah untuk phycocolloid yang
mirip dengan karagenan dari Chondrus crispus dengan fraksi kappa dan lambda.
Hypnea musciformistermasuk kedalam kelompok ganggang atau alga. Thallus
berbentuk silinder dengan diameter 0.5cm - 1cm. Tinggi dariHypnea musciformis
yaitu sekitar 10-20cm.
Habitat : Hypnea musciformis ditemukan di seluruh dunia di laut yang hangat.
Diperkenalkan dari Florida ke Hawaii untuk budidaya karaginan pada tahun 1974,

juga telah diperkenalkan di tempat lain sebagai tanaman alga, di mana ia telah
sejak mengambil alih komunitas terumbu.

Klasifikasi
Kingdom
Filum
Kelas
Ordo
Family
Genus
Spesies

:
:
:
:
:
:

Plantae
Rhodophyta
Rhodophyceae
Gracilariales
Gracilariaceae
Gracilaria
: Gracilaria canaliculata

Ciri-ciri : berbentuk silinder, 5-13 cm, melekat substratum yang oleh pegangan
erat diskoid besar dan oleh holdfasts sekunder yang terbentuk pada bagian
bawah cabang. Cabang subdichotomously, unconstricted dengan apeks tumpul.
Tanaman segar perusahaan dalam tekstur dan cahaya untuk berwarna merah
terang. Permukaan cabang biasanya ditutupi dengan banyak bintik-bintik putih
tembus di seluruh. Sel rambut yang hadir, ditanggung dalam kelompok terlihat
sebagai bintik-bintik putih pada permukaan daun palem.
Habitat : Banyak dijumpai pada kedalaman kurang lebih 312 m, menempel
pada karang , hidup di daerah pasang surut.
Klasifikasi
Kingdom
Filum
Kelas
Ordo
Family
Genus
Spesies

:
:
:
:
:
:

Plantae
Rhodophyta
Rhodophyceae
Gracilariales
Gracilariaceae
Gracilaria
: Gracilaria cervicornis

Ciri-ciri
:
Tanaman
tipis,
rapuh,
coklat
kemerahan;
bercabang
pseudodichotomous bawah dan tidak teratur di atas. Sumbu utama Terete ke
dikompresi (<2 mm lebar), branchlets pendek, silinder dengan tips akut. Sel
medula besar, 320-400 mm., Agak bulat. Transisi dari medula ke sel kortikal
bertahap. Cortex dari 4 lapisan sel, sel-sel kortikal dalam 45 m diam, sel-sel
permukaan ~ 12 m.

Habitat : Ditemukan di intertidal melekat substrat berbatu dan puing-puing.

Klasifikasi
Kingdom
Filum
Kelas
Ordo
Family
Genus
Spesies

:
:
:
:
:
:

Plantae
Thallophyta
Rhodophyceae
Nemastomales
Gracilariaceae
Gracilaria
: Gracilaria corticata

Ciri-ciri : Glacilaria corticata memiliki tallus yang masih sederhana dengan


percabangan menggarpu. Bentuk tubuh memanjang. Mempunyai warna merah
karena mengandung zat warna fikoeritrin yang lebih dominan menutupi zat
warna lain yaitu klorofil-a dan karotenoid. Sehingga tumbuhan ini masuk dalam
classis Rhodophyceae dan sub classis Floridae.
Habitat: di air laut, hidupnya melekat pada substrat, substrat berupa karangkarang.