Anda di halaman 1dari 33

MODUL PRAKTIKUM

PERANCANGAN ALAT PROSES

oleh
Dr.-Ing. Anton Irawan., ST., MT
Chemical Engineering Department
University of Sultan Ageng Tirtayasa
Cilegon, 2011

KATA PENGANTAR

Penulis

mengucapkan

syukur

Alhamdulillah

bahwa

modul

praktikum

tentang

PERANCANGAN ALAT PROSES dapat terselesaikan. Penulis berharap bahwa modul


praktikum ini menjadi salah satu pegangan dalam Praktikum Perancangan Alat Proses.
Dengan modul praktikum ini diharapkan mahasiswa akan lebih mudah memahami tentang
perancangan alat-alat proses di Industri Kimia.
Penulis mengucapkan banyak terima kasih kepada pengelola universitas Sultan Ageng
Tirtayasa yang memberikan kesempatan kepada penulis untuk membuat modul praktikum ini.
Ucapkan terima kasih juga penulis sampaikan kepada teman-teman dosen di Jurusan Teknik
Kimia yang telah mendukung dan memberikan motivasi dalam penulisan modul praktikum
ini. Tak lupa penulis juga ucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang ikut memberikan
masukan kepada penulis. Penulis juga menyadari bahwa modul praktikum ini masih jauh dari
sempurna oleh karena penulis berlapang dada untuk menerima masukan ataupun kritikan
untuk penyempurnaan modul ini.

Cilegon, 10 Maret 2010


Penulis

Dr.-Ing Anton Irawan, ST., MT

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR

MODUL 1.PENGENALAN SIMULASI DENGAN HYSYS


MODUL 2 SIMULASI ALAT ALIRAN FLUIDA MODUL 3
SIMULASI PENUKAR KALOR
MODUL 4 SIMULASI REAKTOR
MODUL 5 SIMULASI PEMISAH
MODUL 6 RANGKAIAN PROSES

MODUL I
PENGENALAN HYSYS

Hysys merupakan software process engineering untuk mensimulasikan suatu unit process atau
multi unit process yang terintegrasi, intuitive, iterative, open and extensible. Simulator Hysys
bermanfaat untuk aplikasi di industri kimia seperti
1. Perancangan suatu industri kimia
2. Memonitor kemampuan dari industri kimia yang telah exist
3. Melacak permasalahan process yang terjadi di industri kimia
4. Kemungkinan peningkatan kapasitas produksi dari plant
Area1
penggunaan
dari simulator Hysys adalah
Conceptual analysis
2
3
4
5

Process design
Project design
Operability and safety
Automation

6Asset utilization
Hysys dapat dipergunakan untuk mensimulasikan unit-unit process secara steady state dan
dynamic. Pada pelatihan ini hanya dijelaskan simulasi dengan Hysys dalam kondisi steady
state (tunak)
35:

Bagian-bagian dari Simulator Hysys


1Jendela awal: saat mengklik icon Hysys yang telah ada di desktop atau menu
program computer akan menampilkan jendela awal seperti gambar berikut ini

Menu bar

Desktop

Tool bar

Trace windows

Hysys juga menyediakan tombol-tombol langsung tanpa ke menu bar atau toolbar. Beberapa
tombol-

Langkah-langkah dasar untuk melakukan simulasi dengan Hysys


1.

Membuka case baru yang ada di bagian file ( File

New

Case)

2. Setelah dipilih new case kemudian muncul jendela simulation basis manager

Sebelum menuju ke simulation basis manager, satuan yang akan dipergunakan perlu diset.
Satuan yang tersedia dalam SI dan British. Tahapan untuk mengubah units atau satuan yaitu

klik menu bar tools


preference variables. Jendela untuk bagian Units adalah sebagai
berikut

Bila tidak semua unit akan diubah dalam SI atau british, Hysys menyediakan fasilitas clone
untuk mengubah beberapa variable dengan unit yang dikehendaki misalnya tekanan yang
tersedia dalam satuan SI adalah kPa kemudian diubah dalam atm atau bar, bisa dilakukan
dengan fasilitas clone tersebut. Caranya adalah
1Klick bagian clone maka akan muncul unit set baru dengan nama NewUser
2Kemudian pilih units variable yang akan diubah misalnya tekanan dari kPa ke bar
maka pilih pada bagian display units Pressure dan pilih satuan yang dikehendaki.
Selain perubahan units, bagian variables juga menyediakan bagian formats. Bagian ini
dipergunakan untuk mengubah jumlah digit dibelakang koma serta jumlah satuan.

Simulation basis manager terdiri dari beberapa bagian seperti


1Components
Pada bagian ini dipergunakan untuk memasukan data komponen-komponen yang
terlibat pada unit-unit process yang akan disimulasikan (fasilitas add). Hysys telah
mengelompokan komponen-komponen dalam satu group seperti Hydrocarbon, Solid,
Alkohol dengan menggunakan fasilitas View Filters. Group komponen yang telah
dipilih untuk simulasi Hysys dapat diberi nama lain (default Component List-1).
Komponen yang akan dipergunakan dapat dimasukkan ke dalam kolom selected
component dengan melalui tahap berikut ini:
1- masukkan formula atau nama dari komponen di bagian Match
2- bila komponen yang akan dipergunakan telah dimasukkan maka klik Add Pure
3- bila ingin menghilangkan komponen yang telah dipilih dengan komponent lain
cukup pilih komponen yang akan dipilih dan yang diganti kemudian klik bagian
Substitute

Jendela Component view list

Komponen-komponen yang telah dipilih dapat dilihat datanya dengan mengklik komponen
tersebut. Data tersebut adalah ID komponen di simulasi Hysys dan beberapa properties dari
komponen tersebut.
Contoh adalah komponen n-Pentana
1- Data ID adalah class (kelompok) Hydrocarbon dengan formulat C5H12
dengan ID number 7
2- Data critical seperti berat molekul dan titik didih

1Fluid Pkgs
Pemilihan persamaan keadaan termodinamika seperti Peng-Robinson, Van Laar,
Wilson, Margules, NRTL. Tahapan pemilihan fluid package adalah
1- Pada bagian simulation basis manager pilih fluid package dan klick add untuk
setiap kasus baru
2- Maka muncul windows seperti dibawah ini

1- Pada bagian Property Package Selection ditemui bermacam-macam Property


Package. Property Package tersebut dalam diseleksi dalam beberapa bagian
yaitu

Bagian Equation of State (Persamaan Keadaan)

Bagian Activity Models

Bagian Chao Seader Models

Bagian Vapour Pressure Model

Bagian lain-lain (Miscellaneous)

Gambar dibawah ini memperlihatkan algoritma untuk pemilihan suatu fluid package
untuk simulasi dengan Hysys.

Error yang akan terjadi dalam pemilihan Fluid Package adalah


1- Error dengan tampilan tidak direkomendasikan (not recommended) artinya
fluid package yang dipergunakan tidak direkomendasikan untuk menjalankan
simulasi tersebut maka dapat dilakukan dengan pemilihan fluid package yang
lainnya
2- Error dengan tampil incompactible component dengan perbaikan sama
mempergunakan fluid package lainnya yang cocok untuk komponent dalam
list tersebut

1Reaction
Dari simulation basis manager klik bagian Reactions kemudian klik Add Rxn,
maka akan muncul tipe dari reaksi.

Hysys menyediakan 5 macam tipe reaksi yaitu Conversion, Equilibrium, Kinetic,


Heterogen Catalytic dan Simple Rate

3.

Kemudian Press Enter Simulation Environment, maka muncul jendela PFD (Process
Flow Diagram) yang akan dipergunakan untuk menggambarkan process yang akan
disimulasikan dengan Hysys. Pada bagian kanan muncul pula unit-unit process yang
tersedia di program simulator Hysys ini.

Unit-unit process tersebut dapat dilihat dengan menekan tombol keyboard F12

Aliran massa dan energi


Aliran massa
Aliran massa dipergunakan untuk mengetahui kondisi dari komponen-komponen yang ada
dalam aliran tersebut pada tekanan (P) dan temperatur (T) yang terjadi pada aliran tersebut.
Pada aliran tersebut dapat diset P dan T atau fraksi mol dan tekanan (P).
o

Contoh kasus air (H20) pada tekanan 1 atm bila temperatur 50 C maka tidak terdapat phasa
o
uap bila pada temperature 110 C akan diperoleh seluruhnya berphasa uap.
Tanda panah dibawah ini menunjukkan kondisi dari data yang dimasukkan. Bila berwarna
biru muda maka data aliran belum lengkap dan biru tua menandakan data telah lengkap.
Data yang diberikan ke aliran belum lengkap

Data yang diberikan ke aliran telah lengkap

180 F
o

100 F
o

70 F

?????

Umpan Propylene Oxide


Temperatur
=
Tekanan
=
Laju alir
=

75 F
1.1 atm
150 lbmole/hr

Umpan Air
Temperatur
Tekanan
Laju alir

75 F
16.17 psia
11000 lb/hr

=
=
=

Feed

FD-1

T = 30 C
P = 1 atm

1. Penentuan Units yang akan dipergunakan dengan mengklik bagian tools


variables

preferences

tentukan units yang dipergunakan dengan melihat kondisi operasi seperti tekanan dan
temperatur yang akan dipergunakan. Dalam soal ini unit yang akan dipergunakan
semuanya dalam satuan SI maka pergunakan units ini.

2. Kemudian klik new case dibagian menu bar atau tool bar. Maka akan ditampilkan
windows simulation basis manager kemudian isilah bagian komponents dan fluid
package yang akan dipergunakan.
1Pada bagian komponent isilah komponen-komponen yang terlibat yaitu npentana (C5H12) dan n-hexana (C6H14)
2Pada bagian fluid package pergunakan Peng-Robinson sebagai persamaan
keadaan termodinamika karena Peng-Robinson sangat baik dipergunakan
untuk perhitungan termodinamika untuk kesetimbangan uap-cair

3. Kemudian Press Enter Simulation Environment dan muncul windows PFD


1Pergunakan aliran massa (tanda panah warna hijau) untuk aliran umpan
kemudian drag ke arah windows PFD. Kemudian isilah
Stream name
o
Temperature ( C)
Pressure (kPa)
Molar Flow (kgmol/h)

dengan
dengan
dengan
dengan

Hysys akan memperingatkan bagian mana yang belum diisi pada bagian bawah
dengan warna kuning
Kemudian klik bagian composition untuk mengisi komposisi umpan yaitu
n- Pentana
dengan 0.5000
n-Hexana
dengan 0.5000
Bila diisi lengkap maka keluar perintah OK dengan warna hijau dibagian bawah dari
kondisi Feed

4. Pilih unit operation dari flash distilation yaitu separator dengan memilih pada
jendelah unit operation atau tekan F11 dengan keluar unit-unit operation. Pilih bagian

Feed
50
5 atm
50

vessel kemudian separator. Maka akan keluar jendela sebagai berikut

Kemudian isilah bagian inlets dengan aliran feed yang telah didefinisikan sebelumnya dan
berapa hilang tekan atau tekanan yang dikondisikan didalam unit flash distilation dengan
mengisikan pada bagian parameters dengan isian (5-1) bar = 4 bar setelah itu Hysys meminta
data nama aliran keluar baik vapour dan liquid. Isilah aliran vapour outlet dengan product
vapour dan liquid outlet dengan product liquid.

Setelah diisi lengkah di bagian unit flash distilation maka muncul tanda hijau bagian bawah
menunjukan kalau perhitungan telah selesai dan hasil yang didapatkan dapat dilihat pada
baigan worksheet.

II: Unit Distilasi


Distilasi adalah proses pemisahan komponen-komponen dari umpan berdasarkan titik didih
komponen tersebut. Komponen yang mempunyai titik didih rendah akan dihasilkan sebagian
besar di distilate dan komponen dengan temperatur tinggi akan dihasilkan pada bagian bawah
(bottom).

Neraca massa total dan komponen untuk proses di distilasi adalah


NM-Total

F =D + B
F.zfi = Dxdi + Bxbi

NM-Komponen

Bagaimana kondisi distilate dan bottom sangat dipengaruhi oleh kondisi umpan (T,P, fraksi
uap), kondisi operasi dari kolom distilasi serta jumlah tahap pemisahan untuk kolom tray.
Hysys menyediakan fasilitas untuk perhitungan kondisi produk baik komposisi, temperatur
maupun tekanan yang dihasilkan untuk didistilate, bottom serta tiap tahap.
Contoh pemisahan antara ethanol dan air didalam kolom distilasi
Kondisi Umpan :
Komposisi Ethanol = 60 % dan Air = 40 %
o
P = 101.32 kPa , T = 80 C
F = 1000 kmole/jam
Kondisi Distilasi
P = 1 atm
Jumlah Tahap = 100 tahap
Posisi Umpan pada tahap 15
Hilang Tekan 0 kPa di Kolom Disitlasi, Reboiler, maupun Kondenser

Tahapan Penyelesaian adalah


1. Set Unit yang dipergunakan dalam units SI
2. Open new case dengan memasukkan komponen-komponene (Ethanol dan Air)

3. Pilih fluid package Wilson Ideal (Merupakan campuran liquid-liquid)


4. Buat aliran massa untuk umpan, distilate dan bottom serta aliran energi di condenser
dan reboiler
5. Gunakan unit operation distillation pada bagian unit operations
6. Isi aliran umpan, distilate, bottom energi condenser dan reboiler
7. Masukkan kondisi tekanan di kondensor dan reboiler ( 1 atm)
8. Massukan harga pressure drop di kondensor dan reboiler (0 atm)
9. Berapa laju alir dan refluks ratio sebagai parameters yang active (750 kmol/jam dan
1.2 untuk refluks ratio)
10. Kemudian lakukan run pada windows distillation
11. Bila didapatkan harga konvergen maka hasil dapat dilihat dengan mengplot untuk
beberapa variable pada bagian performance dan wsorksheet