Anda di halaman 1dari 5

Pengertian Partisipasi Politik

Partisipan yaitu orang yang ikut berpastisipasi dalam satu kegiatan.


Menurut Miriam Budiardjo partisipasi politik adalah kegiatan seseorang dalam
partai politik.

Pembangunan nasional pada hakikatnya merupakan pembangunan


manusia Indonesia seutuhnya dan pembangunan seluruh masyarakat
indonesia. Oleh karena itu, peningkatan partisipasi rakyat dalam
pembangunan nasional mutlat di perlukan.
Organisasi sosial dan masyarakat merupakan sarana untuk menyalurkan
pendapat, aspirasi dan dukungan terhadap program pembangunan yang
sedang di jalankan.

2.

Bentuk-Bentuk Budaya Partisipan

Partisipan politik merupakan penentuan sikap dan keterlibatan setiap individu


dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dalam rangka mencapai-capai
cita-cita bangsa. Bentuknya di bedakan dalam kegiatan politik berbentuk
konvensional dan non konvensional.
Menurut Almond, Bentuk politik di bedakan :
a.

Konvensional

~ Pemberian suara (voting)


~ Diskusi kelompok
~ Kegiatan Kampanye
~ Membentuk dan bergabung dalam kelompok kepentingan
~ Komunikasi individual dengan pejabat politik/admistrasi
~ pengajuan Petisi

b.

Non Konvensional

~ Demokrasi
~ Konfrontasi
~ Mogok
~ Tindak kekerasan politik terhadap harta
~ Tindak kekerasan politik terhadap Manusia
~ Perang gerilya/revolusi

c.

Budaya politik tidak sesuai dengan semangat pembangun politik bangsa

Adapun budaya politik yang bertentangan dengan semangat pembangunan


politik bangsa antara lain :
1.

Terjadi demonstrasi yang mengganggu ketemtraman umum

2.

Timbul konflik di berbagai wilayah karena ketidak adilan.

3.

tindak kekerasan

4.

Aksi mogok oleh elemen masyarakat

5.

Berbagai macam pelanggaran HAM

d. Budaya politik partisipan dalam kehidupan masyarakat berbangsa dan


bernegara
Contohnya :
1. menjauhkan diri dari perbuatan perbuatan yang melanggar perbuatan
hukum
2.

menciptakan disiplin dalam segala aspek kehidupan

3.

berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan pembangunan

4.

membangun hak pilih dengan sebaik-baiknya

5.

bermusyawarah untuk menyelesaikan segala permasalahan

6.

taat dan patuh terhaddap aturan yang berlaku.

Contoh lainnya adalah:


1.

kritis memilih partai politik anggota parlemen

2.

kritis memilih presiden dan wakil presiden

3.

kritisme dalam mewujudkan pemilu Luber dan Jurdil

Untuk mewujudkan pemilu yang luber dan jurdil diantaranya sebagai berikut :
1.

peraturan pemilu tidak membuka peluang untuk kecurangan

2. peraturan pelaksanaan pemilu yang membuat petunjuk teknis dan


petunjuk pelaksanaan pemilu tidak membuaka peluang kecurangan
3.

harus mandiri dan independen

4.

parpol harus memiliki persiapan yang memadai

5.

lembaga pemilu harus aktif

1.

Pengertian Partisipasi Politik

Partisipan yaitu orang yang ikut berpastisipasi dalam satu kegiatan.


Menurut Miriam Budiardjo partisipasi politik adalah kegiatan seseorang dalam
partai politik.

Pembangunan nasional pada hakikatnya merupakan pembangunan


manusia Indonesia seutuhnya dan pembangunan seluruh masyarakat
indonesia. Oleh karena itu, peningkatan partisipasi rakyat dalam
pembangunan nasional mutlat di perlukan.
Organisasi sosial dan masyarakat merupakan sarana untuk menyalurkan
pendapat, aspirasi dan dukungan terhadap program pembangunan yang
sedang di jalankan.

2.

Bentuk-Bentuk Budaya Partisipan

Partisipan politik merupakan penentuan sikap dan keterlibatan setiap individu


dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dalam rangka mencapai-capai
cita-cita bangsa. Bentuknya di bedakan dalam kegiatan politik berbentuk

konvensional dan non konvensional.


Menurut Almond, Bentuk politik di bedakan :
a.

Konvensional

~ Pemberian suara (voting)


~ Diskusi kelompok
~ Kegiatan Kampanye
~ Membentuk dan bergabung dalam kelompok kepentingan
~ Komunikasi individual dengan pejabat politik/admistrasi
~ pengajuan Petisi

b.

Non Konvensional

~ Demokrasi
~ Konfrontasi
~ Mogok
~ Tindak kekerasan politik terhadap harta
~ Tindak kekerasan politik terhadap Manusia
~ Perang gerilya/revolusi

c.

Budaya politik tidak sesuai dengan semangat pembangun politik bangsa

Adapun budaya politik yang bertentangan dengan semangat pembangunan


politik bangsa antara lain :
1.

Terjadi demonstrasi yang mengganggu ketemtraman umum

2.

Timbul konflik di berbagai wilayah karena ketidak adilan.

3.

tindak kekerasan

4.

Aksi mogok oleh elemen masyarakat

5.

Berbagai macam pelanggaran HAM

d. Budaya politik partisipan dalam kehidupan masyarakat berbangsa dan


bernegara
Contohnya :
1. menjauhkan diri dari perbuatan perbuatan yang melanggar perbuatan
hukum
2.

menciptakan disiplin dalam segala aspek kehidupan

3.

berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan pembangunan

4.

membangun hak pilih dengan sebaik-baiknya

5.

bermusyawarah untuk menyelesaikan segala permasalahan

6.

taat dan patuh terhaddap aturan yang berlaku.

Contoh lainnya adalah:


1.

kritis memilih partai politik anggota parlemen

2.

kritis memilih presiden dan wakil presiden

3.

kritisme dalam mewujudkan pemilu Luber dan Jurdil

Untuk mewujudkan pemilu yang luber dan jurdil diantaranya sebagai berikut :
1.

peraturan pemilu tidak membuka peluang untuk kecurangan

2. peraturan pelaksanaan pemilu yang membuat petunjuk teknis dan


petunjuk pelaksanaan pemilu tidak membuaka peluang kecurangan
3.

harus mandiri dan independen

4.

parpol harus memiliki persiapan yang memadai

5.

lembaga pemilu harus aktif