Anda di halaman 1dari 8

TUGAS DINAMIKA STRUKTUR LANJUT

Analisis Dinamik Metode Runge-Kutta


Dosen : Prof. Dr. Ir. Herlien D. Setio

Nama : Indra Sidik Permadi (25014325)

PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL


FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN LINGKUNGAN
INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG
BANDUNG
2016

I. ANALISIS DINAMIK SINGLE DEGREE OF FREEDOM


Suatu struktur mempunyai data-data sebagai berikut:

q1

H1

F sin Ot

Gambar 1. Struktur Single Degree of Freedom

H1
L
q1
g
I
E

=
=
=
=
=
=

6m
6m
2500 N/m
9.81 cm/s2
3.25 x 10-4 m4
23500 MPa = 2.35 x 1010 N/m2

Dengan menggunakan pemograman Matlab, maka didapat parameter massa dan


kekakuan sebagai berikut:
Bahasa Program :

% Massa Struktur
g=9.81; %(m/s^2)
disp(' Input beban q (N/m): ');
q1=input(' ');
disp(' Input Panjang Struktur L (m): ');
L=input(' ');
massa=(q1*L)/g;
disp([' Massa : ' num2str(massa)]);
% Kekakuan Struktur
disp(' Input Panjang Elemen H (m): ');
H=input(' ');
disp(' Input Momen Inersia I (m4): ');
I=input(' ');
disp(' Input Modulus Elastisitas E (N/m2): ');
E=input(' ');
k=(12*E*(2*I))/H^3; % Tumpuan Jepit
disp([' Kekakuan (N/m) : ' num2str(k)]);
% Frekuensi Natural
wn=sqrt(k/massa);
disp([' Frekuensi Natural (rad/s) : ' num2str(wn)]);

Dinamika Struktur Lanjut - 2

Output Hasil Program :


Masukan nilai beban q (N/m)
Masukan nilai Panjang Struktur L (m)
Massa
Masukan Panjang Elemen H (m)
Masukan Momen Inersia I (m 4)
Modulus Elastisitas E (N/m 2)
Kekakuan (N/m)

= 2500
=6
= 1529.052
=6
= 3.25E-04
= 2.35E10
= 848611.1111

Frekuensi natural dari struktur :

k
m

Maka didapat frekuensi natural dari struktur yang ditinjau adalah 23.5583 rad/s.
II. RESPON STRUKTUR
Respon struktur yang ditinjau yaitu berupa grafik time domain dari percepatan, kecepatan
dan perpindahan struktur. Untuk menentukan respon struktur dapat dilakukan dengan
metode integrasi numerik Runge-Kutta.
Integrasi numerik dengan menggunakan metode Runge-Kutta banyak digunakan karenan
ketepatan dan kemudahannya. Metode ini digunakan untuk menyelesaikan persamaan
diferensial tingkat satu. Untuk menyelesaikan persamaan dinamik yang merupakan
persamaan diferensial tingkat dua, persamaan tersebut harus dibuat menjadi persamaan
diferensial tingkat satu.
Untuk sistem dinamik dengan banyak derajat kebebasan yang mengalami beban
sembarang seperti beban gempa, angin, gelombang laut, beban mesin atau beban
dinamik sembarang lainnya, respon struktur dapat dihitung dengan menggunakan integrasi
numerik Runge-Kutta.
Persamaan diferensial tingkat dua dari suatu sistem dinamik dengan satu derajat
kebebasan adalah:
=

1
[()

] = (, , )...........................(3-106)

Dengan membuat = , maka persamaan (3-106) dapat ditulis menjadi dua persamaan
diferensial tingkat satu:
=
= (, , )
Respon struktur sebagai fungsi waktu untuk setiap interval waktu t dapat dihitung dengan
menggunakan persamaan:
1
( + ) = ( ) + (1 + 22 + 23 + 4 )
6
1
( + ) = ( ) + (1 + 22 + 23 + 4 )
6

Dinamika Struktur Lanjut - 3

( ) =

1
[( ) ( ) ( )]

Dengan
1 =

1 =

1 = (1 , , )

1 =

2 = +

2 = + 1

2 = + 1

2 = (2 , 2 , 2 )

3 = +

3 = + 2

3 = + 2

3 = (3 , 3 , 3 )

y4 = + 3

4 = (4 , 4 , 4 )

4 = +

4 = + 3

dan adalah vektor respon awal pada setiap iterasi yang diperoleh dari iterasi
sebelumnya.

III.

HASIL ANALISIS
Berikut adalah pemograman Runge-Kutta untuk analisis dinamik struktur SDOF terhadap
beban luar harmonik. Parameter awal untuk input ke dalam pemograman adalah :
: F sin t = 1500 sin 10 t
: 0 s/d 20.47 detik dengan t = 0.01 detik
: 5%
:0

Beban luar harmonik


Interval waktu
Rasio redaman
Koefisien nonlinier ()

3.1. Mendefinisikan Gaya Luar yang Bekerja pada Struktur


Bahasa Program :

%Subroutine gaya luar


function P=gaya_luar1(F,omega,t)
P=F*sin(omega*t); % Persamaan Gerak Harmonik

Output Hasil Program :


Gaya Luar yang Bekerja pada Struktur
1500

Amplitudo gaya luar

1000

500

-500

-1000

-1500

10

15

20

25

t (seconds)

Gambar 2. Respon gaya luar yang bekerja pada struktur


Dinamika Struktur Lanjut - 4

3.2. Metode Runge-Kutta


Bahasa Program :

% Respon Struktur Metode Runge-Kutta


% Paramater
t=0:0.01:20.47; % Interval waktu
nload=size(t,2);
disp(' ');
disp(' Parameter gaya luar ');
disp(' Input Frekuensi gaya luar: ');
omega=input(' '); % Frekuensi gaya luar
disp(' Input Amplitudo gaya luar: ');
F=input(' '); % Amplitudo gaya luar
P=gaya_luar1(F,omega,t); % Gaya Luar Harmonik
dt=0.01;
disp(' ');
disp(' Parameter redaman dan alfa nonlinier ');
disp(' Input Rasio redaman: ');
si=input(' '); % Rasio redaman (%)
c=si*2*sqrt(k*massa); % Redaman Struktur
disp(' Input Faktor gaya non linier: ');
alfa=input(' '); % Koefisien gaya non linier
u(1)=0; % Initial Condition
v(1)=0; % Initial Condition
% Runge-Kutta Processing Data
% Processing Data
a(1)=(P(1)-alfa*u(1)^3-c*v(1)-k*u(1))/massa;
for i=2:nload
ui=u(i-1);
vi=v(i-1);
ai=a(i-1);
V(1)=vi;
A(1)=ai;
for j=2:3
U=ui+(V(j-1)*dt/2);
V(j)=vi+(A(j-1)*dt/2);
A(j)=(P(i)-c*V(j)-k*U)/massa;
end
U=ui+V(3)*dt;
V(4)=vi+A(3)*dt;
A(4)=(P(i)-c*V(j)-k*U)/massa;
% Result
u(i)=ui+(V(1)+2*V(2)+2*V(3)+V(4))*dt/6;
v(i)=vi+(A(1)+2*A(2)+2*A(3)+A(4))*dt/6;
a(i)=(P(i)-alfa*u(i)^3-c*v(i)-k*u(i))/massa;
end
for i=1:nload
time(i)=(i-1)*dt;
end

Dinamika Struktur Lanjut - 5

3.3. Respon Perpindahan


-3

x 10

Respon Perpindahan Akibat Gaya Luar Harmonik

Perpindahan (m)

-1

-2

-3

10

15

20

25

t (seconds)

Gambar 3. Respon perpindahan pada struktur akibat gaya luar harmonik

3.4. Respon Kecepatan


Respon Kecepatan Akibat Gaya Luar Harmonik
0.04
0.03

Kecepatan (m/s)

0.02
0.01
0
-0.01
-0.02
-0.03
-0.04

10

15

20

25

t (seconds)

Gambar 4. Respon kecepatan pada struktur akibat gaya luar harmonik

Dinamika Struktur Lanjut - 6

3.5. Respon Percepatan


Respon Percepatan Akibat Gaya Luar Harmonik
0.6

0.4

Percepatan (m/s2)

0.2

-0.2

-0.4

-0.6

-0.8

10

15

20

25

t (seconds)

Gambar 5. Respon percepatan pada struktur akibat gaya luar harmonik

IV.

KESIMPULAN
Analisis dinamik dengan metode integrasi numerik Runge-Kutta memberikan output
berupa kurva time domain perpindahan, kecepatan dan percepatan dari struktur. Pada
metode ini struktur harus dibebani dengan gaya luar, bisa berupa beban harmonik atau
beban gempa. Dengan input perpindahan awal dan kecepatan awal serta beban luar dari
t0 sampai tn, maka respon struktur dapat dianalisis dengan menggunakan metode ini.

Dinamika Struktur Lanjut - 7

LAMPIRAN
Hasil Pemograman pada Matlab

Anda mungkin juga menyukai