Anda di halaman 1dari 5

Explain the term limited assurance in the context of a review of a company's cash flow forecast and explain how

this differs from the


assurance provided by a statutory audit, compilation and agreed upon procedures engagements.
Use the following table for your answers.
Audit
Review

Compilation

Agreed Upon Procedures

Assurance level
Objective

Low, Moderate, High


Tujuan audit adalah
untuk memberikan
dasar memadai untuk
menyatakan suatu
pendapat mengenai
laporan keuangan
secara keseluruhan.

Sama dengan Audit


Tujuan review : Memberikan
keyakinan terbatas bahwa
laporan keuangan tidak
membutuhkan modifikasi
material agar sesuai dengan
PABU (Prinsip Akuntansi yang
Berlaku Umum)

Sama dengan Audit


Tujuan Kompilasi :
Menyajikan laporan keuangan,
bukan memberikan keyakinan
tertentu.

Tidak Berlaku
Tujuan praktisi dalam perikatan
prosedur yang disepakati adalah untuk
menyajikan temuan-temuan tertentu yang
membantu pemakai dalam mengevaluasi
asersi manajemen tentang kepatuhan
entitas terhadap persyaratan tertentu atau
tentang efektivitas pengendalian intern
terhadap kepatuhan berdasarkan prosedur
yang disepakati oleh pemakai laporan
tersebut.

Report

Pembuatan laporan
auditor adalah langkah
terakhir dan paling
penting dari
keseluruhan proses
audit. Secara umum
laporan auditor dapat
didefinisikan sebagai
laporan yang
menyatakan pendapat
auditor yang
independen mengenai
kelayakan atau
ketepatan pernyataan
klien bahwa laporan
keuangannya disajikan
secara wajar sesuai
dengan prinsip-prinsip
akuntan yang berlaku
umum, yang diterapkan
secara konsisten dengan
tahun sebelumnya.

Laporan review harus


menyatakan bahwa:
Review dilaksanakan
sesuai dengan Standar
Jasa Akuntansi dan
Review yang
ditetapkan IAI.
Semua informasi yang
dimasukkan dalam
laporan keuangan
adalah penyajian
manajemen.
Review terutama
mencakup permintaan
keterangan kepada
pejabat penting dan
prosedur analitik yang
diterapkan terhadap
data keuangan.
Lingkup review jauh
lebih sempit

Laporan akuntan tentang


kompilasi harus memuat
informasi bahwa:
Kompilasi telah
dilakukan.
Kompilasi terbatas pada
penyajian informasi
dalam bentuk laporan
keuangan yang
merupakan representasi
manajemen.
Laporan keuangan tidak
diaudit atau direview
dan dengan demikian
akuntan tidak
menyatakan pendapat
atau bentuk keyakinan
lain

Laporan akuntan atas penerapan prosedur


yang disepakati terhadap unsur, akun, atau
pos pelaporan keuangan harus dalam
bentuk prosedur dan temuan. Laporan
akuntan harus berisi unsur berikut ini:
a.
b.

c.
d.

e.

Suatu judul yang berisi kata


independen
Pengacuan ke unsur, akun, atau
pos tertentu laporan keuangan
entitas yang bersangkutan dan
sifat perikatan.
Identifikasi pemakai tertentu
(lihat paragraf 38).
Basis akuntansi untuk unsur,
akun, atau pos tertentu laporan
keuangan kecuali jika tidak jelas
buktinya.
Suatu pernyataan bahwa
prosedur yang dilaksanakan
adalah prosedur yang disepakati
oleh pemakai tertentu yang

Dalam menyiapkan dan


menerbitkan sebuah
laporan audit, auditor
harus berpedoman pada
empat standar
pelaporan yang terdapat
dalam Standar
Profesional Akuntan
Publik (SPA
Terdapat beberapa jenis
pendapat akuntan yang
diberikannya berkenaan
dengan
suatu
pemeriksaan
umum,
yaitu :
1.

2.

3.

Pendapat
wajar tanpa
pengecualian
WTP
(unqualified
opinion).
Pendapat
wajar tanpa
pengecualian
dengan bahasa
penjelasan
WTPDP
(unqualified
opinion with
explanatory
language).
Pendapat
wajar dengan
pengecualian
WDP
(qualified

dibandingkan lingkup
audit.
Akuntan tidak
mengetahui adanya
suatu modifikasi
material yang harus
dilakukan agar laporan
keuangan sesuai
dengan PABU.

f.
g.

h.

i.
j.

k.

diidentifikasi dalam laporan.


Pengacuan ke standar yang
ditetapkan Ikatan Akuntan
Indonesia.
Suatu pernyataan tentang
kecukupan prosedur sematamata merupakan tanggung
jawab pemakai tertentu dan
peryataan tidak bertanggung
jawab atas kecukupan prosedur
tersebut.
Suatu daftar prosedur yang
dilaksanakan (atau pengacuan ke
prosedur tersebut) dan temuan
yang berkaitan (akuntan dilarang
memberikan keyakinan negatiflihat paragraf 26).
Jika berlaku, suatu penjelasan
batas materialitas yang
disepakati (lihat paragraf 27).
Suatu pernyataan bahwa akuntan
tidak ditugasi untuk, dan tidak
melaksanakan, suatu audit atas
unsur, akun, atau pos tertentu;
suatu pernyataan tidak
memberikan pendapat atas
unsur, akun, atau pos tertentu;
dan suatu pernyataan bahwa jika
akuntan misalnya melaksanakan
prosedur tambahan,
kemungkinan akuntan akan
mengetahui hal lainnya dan hal
lain tersebut akan dilaporkan.
Suatu pernyataan tidak
memberikan pendapat atas
efektivitas pengendalian intern
atas pelaporan keuangan atau
bagian daripadanya pada waktu
auditor melaksanakan prosedur
sesuai dengan paragraf 20.

l.

Suatu pernyataan pembatasan


atas penggunaan laporan
tersebut karena laporan
dimaksudkan untuk digunakan
semata-mata oleh pemakai
tertentu. (Namun, jika laporan
tersebut merupakan bagian
catatan publik, akuntan harus
mencantumkan kalimat berikut
ini: Namun, laporan ini
merupakan bagian dari catatan
publik dan pendistribusiannya
tidak terbatas.)
m. Jika berlaku, keterbatasan
tentang prosedur atau temuan
sebagaimana yang dibahas
dalam paragraf 35, 37, 40 dan
41.
n. Jika berlaku, suatu penjelasan
tentang sifat bantuan yang
disediakan oleh spesialis
sebagaimana dibahas dalam
paragraph 21 dan 22.

opinion).

Procedures

4.

Pendapat tidak
wajar TW
(adverse
opinion).

5.

Pernyataan
tidak
memberikan
pendapat
(disclaimer of
opinion).

Konfirmasi, Bertanya
ke klien, prosedur
analitis, prosedur
substantive, Observasi,
Inspeksi, dll.

Memperoleh pengetahuan
tentang prinsip-prinsip
akuntansi dan industry klien,
Bertanya ke klien, Prosedur
analitis, dan mendapatkan surat
representasi.

Bertanya apabila informasi


tampak questionable

Prosedur yang digunakan oleh praktisi


umumnya dapat terbatas atau luas
sebagaimana ditentukan oleh keinginan
pemakai, sepanjang pemakai tertentu
setuju atas prosedur yang telah
dilaksanakan atau akan dilaksanakan dan
bertanggung jawab atas memadainya
prosedur yang disepakati untuk mencapai
tujuan. Contoh prosedur semestinya
mencakup:
a. Pelaksanaan penerapan sampling
setelah disepakati parameter yang
relevan.
b. Inspeksi dokumen tertentu yang
membuktikan tipe transaksi
tertentu atau atribut rinci yang

c.
d.
e.

f.

Example

Kami telah mengaudit


laporan posisi keuangan
PT ABC tanggal
31 Desember 2013,
serta laporan laba rugi
komprehensif, laporan
perubahan ekuitas, dan
laporan arus kas untuk
tahun yang berakhir
pada tanggal tersebut.
Laporan keuangan
adalah tanggung jawab
manajemen Perusahaan.
Tanggung jawab kami
terletak pada
pernyataan pendapat
atas laporan keuangan
berdasarkan audit kami.
Kami melaksanakan
audit berdasarkan
standar yang ditetapkan
Institut Akuntan Publik
Indonesia. Standar
tersebut mengharuskan
kami merencanakan dan

Kami telah melakukan review


neraca PT ABC tanggal 31
Desember 2009 serta laporan
rugi laba, laporan perubahan
ekuitas, dan laporan arus kas
yang berkaitan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal
tersebut sesuai dengan Standar
Jasa Akuntansi dan Review
yang ditetapkan oleh IAI.
Semua informasi yang dimuat
dalam laporan keuangan adalah
penyajian manajemen PT ABC.
Review terutama terdiri atas
permintaan keterangan kepada
pejabat perusahaan dan
prosedur analitik yang
diterapkan atas data keuangan.
Review mempunyai lingkup
yang jauh lebih sempit
dibandingkan dengan lingkup
audit yang dilakukan sesuai
dengan standar auditing yang
ditetapkan IAI dengan tujuan

Kami telah melakukan kompilasi


neraca prakiraan PT ABC
tanggal 31 Desember 20XX dan
laporan laba-rugi, laporan
perubahan ekuitas, serta laporan
arus kas prakiraan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal
tersebut, berdasarkan standar
yang ditetapkan Ikatan Akuntan
Indonesia.
Suatu kompilasi dibatasi pada
penyajian dalam bentuk
prakiraan informasi yang
merupakan penyajian
manajemen dan tidak mencakup
penilaian atas asumsi yang
mendasari prakiraan tersebut.
Kami tidak melakukan
pemeriksaan atas prakiraan
tersebut dan oleh karena itu
kami tidak memberikan
pendapat atau bentuk keyakinan
lain apa pun terhadap laporan
terlampir atau asumsinya. Lebih

terdapat didalamnya.
Konfirmasi informasi tertentu
dengan pihak ketiga.
Perbandingan dokumen, skedul,
atau analisis dengan atribut
tertentu.
Pelaksanaan prosedur tertentu
atas pekerjaan yang dilaksanakan
oleh orang lain (termasuk
pekerjaan auditor intern-lihat
paragraf 24 dan 25).
Pelaksanaan perhitungan
matematis.

Kami telah melaksanakan prosedur yang


diuraikan berikut ini, yang telah disepakati
oleh [sebutkan pemakai tertentu],
semata-mata untuk membantu Saudara
berkaitan dengan [acu ke unsur, akun, atau
pos tertentu laporan keuangan entitas yang
bersangkutan dan sifat perikatan].
Perikatan untuk menerapkan prosedur
yang disepakati ini dilaksanakan
berdasarkan standar yang ditetapkan
Ikatan Akuntan Indonesia. Kecukupan
prosedur semata-mata
merupakan tanggung jawab pemakai
tertentu laporan ini. Sebagai
konsekuensinya, kami tidak membuat repr
esentasi tentang kecukupan prosedur yang
dijelaskan berikut ini, baik untuk tujuan
laporan yang diminta atau untuk tujuan
lain.
Kami telah melaksanakan prosedur yang
diuraikan berikut ini, yang telah disepakati
oleh [sebutkan pemakai tertentu], sematamata untuk membantu Saudara berkaitan
dengan [acu ke unsur, akun, atau pos
tertentu laporan keuangan entitas yang

melaksanakan audit
agar memperoleh
keyakinan memadai
bahwa laporan
keuangan bebas dari
salah saji material.
Suatu audit meliputi
pemeriksaan, atas dasar
pengujian, bukti-bukti
yang mendukung
jumlah-jumlah dan
pengungkapan dalam
laporan keuangan.
Audit juga meliputi
penilaian atas prinsip
akuntansi yang
digunakan dan estimasi
signifikan yang dibuat
oleh manajemen, serta
penilaian terhadap
penyajian laporan
keuangan secara
keseluruhan. Kami
yakin bahwa audit kami
memberikan dasar yang
memadai untuk
menyatakan pendapat.
Other (if any)

untuk menyatakan pendapat


atas laporan keuangan secara
keseluruhan. Oleh karena itu,
kami tidak memberikan
pendapat semacam itu.
Berdasarkan review kami, tidak
terdapat penyebab yang
menjadikan kami yakin bahwa
laporan keuangan yang kami
sebutkan di atas tidak disajikan
sesuai dengan PABU.

lanjut, biasanya akan terdapat


perbedaan antara prakiraan dan
hasil sebenarnya karena
peristiwa dan keadaan sering
tidak terjadi sebagaimana yang
diharapkan, dan perbedaan
tersebut mungkin material. Kami
tidak bertanggung jawab untuk
memutakhirkan laporan ini
dengan adanya peristiwa dan
keadaan yang terjadi sesudah
tanggal laporan ini.

bersangkutan dan sifat perikatan].


Perikatan untuk menerapkan prosedur
yang disepakati ini dilaksanakan
berdasarkan standar yang ditetapkan
Ikatan Akuntan Indonesia. Kecukupan
prosedur semata-mata merupakan
tanggung jawab pemakai tertentu laporan
ini. Sebagai konsekuensinya, kami tidak
membuat representasi tentang kecukupan
prosedur yang dijelaskan berikut
ini, baik untuk tujuan laporan yang
diminta atau untuk tujuan lain.