Anda di halaman 1dari 15

NKRI

A. Indonesia Sebelum Kemerdekaan


1. Sejarah Nama Indonesia
a. Sejarah Indonesia dimulai sejak zaman prasejarah berdasarkan penemuan Manusia Jawa.
b. Secara geologi, wilayah nusantara merupakan pertemuan antara tiga lempeng benua, yaitu
Lempeng Eurasia
Lempeng Indo-Australia
Lempeng Pasifik.
c. Kerajaan Hindu (abad ke-5)
Para cendekiawan India telah menulis tentang Dwipantara atau kerajaan Hindu Jawa Dwipa
di pulau Jawa dan Sumatera sekitar 200 SM. Awal mula kerajaan Hindu di Indonesia:
Kerajaan Tarumanagara di Jawa Barat (dilanjutkan Kerajaan Sunda)
Kerajaan Kutai di pesisir Sungai Mahakam, Kalimantan
d. Kerajaan Budha (abad ke-7 hingga abad ke-14)
Kerajaan Sriwijaya di Palembang
Kerajaan Sriwijaya menguasai daerah sejauh Jawa Barat dan Semenanjung Melayu.
e. Kerajaan Majapahit (Hindu) di Jawa Timur (abad ke-14)
Patih Majapahit antara tahun 1331 hingga 1364, Gajah Mada berhasil memperoleh
kekuasaan atas wilayah yang kini sebagian besarnya adalah Indonesia beserta hampir
seluruh Semenanjung Melayu.
f. Sejarah pemberian nama Indonesia
1) Nan-hai
Menurut catatan bangsa Tionghoa, kawasan kepulauan kita dinamai Nan-hai atau
Kepulauan Laut Selatan.
2) Dwipantara
Diberikan oleh bangsa India, nama yang diturunkan dari kata Sansekerta, dwipa, yang
berarti pulau dan antara yang berarti luar atau seberang.
3) Jazair al-Jawi
Diberikan oleh bangsa Arab yang berarti Kepulauan Jawa.
4) Nusantara
Sebutan Nusantara diberikan oleh seorang pujangga pada masa Kerajaan Majapahit,
terinspirasi atas kejayaan Kerajaan Sriwijaya dan Majapahit.
5) Insulinde
Diusulkan oleh Eduard Douwes Dekker yang artinya Kepulauan Hindia
6) Hindia Belanda/ Nederlandsch- Indie

Berasal dari bahasa latin indus dan nesos yang berarti India dan pulau-pulau di
Samudera India.
7) Nusantara
Diusulkan oleh Ernest Francois Eugene Douwes Dekker. Nusantara kini memiliki
arti yang baru yaitu nusa di antara dua benua dan dua samudra
8) Hindia Timur/To-Indo
Nama resmi yang dipakai pemerintah Jepang ketika menjajah Indonesia
9) Indunesians/ Malayunesia
Diusulkan oleh George Windsor Earl yang artinya penduduk Kepulauan Hindia
10) Indonesia
Digunakan oleh Earl James Richardison Logan sebagai sinonim untuk Kepulauan
Hindia.
11) Melayu Nusantara (Malaische Archipel)
Digunakan oleh kalangan akademik Belanda yang enggan menyebut Indonesia.
12) Indonesia
Tahun1900 nama Indonesia menjadi lebih umum di kalangan akademik di luar
Belanda dan golongan nasionalis Indonesia menggunakan nama Indonesia untuk
ekspresi politiknya.
Sarjana bahasa Indonesia pertama yang menggunakan nama Indonesia adalah
Suwardi Suryaningrat (Ki Hajar Dewantara) ketika ia mendirikan kantor berita di
Belanda dengan nama Indonesisch Pers-Bureau di tahun1913.
g. Bersatunya Nusantara
Kerajaan Sriwijaya, Majapahit, dan Mataram menunjukkan kejayaan yang dimiliki
wilayah Nusantara dan pada waktu itu sejarah mencatat bahwa wilayah Nusantara
berhasil dipersatukan dan mengalami kemakmuran yang dirasakan seluruh rakyat.
Kerajaan Majapahit merupakan cikal bakal negara Indonesia. Gajah Mada adalah
Mahapatih Majapahit yang sangat disegani, dia lah yang berhasil menyatukan Nusantara
yang terkenal denganSumpah Palapa (sumpah yang menyatakan tidak akanpernah
beristirahat atau berhenti berpuasa sebelumNusantara bersatu).
Sumpah Palapa yang dikemukakan Mahapatih Gajah Mada yang kemudian setelah
Majapahit berhasil menyatukan daerah-daerah di luar Jawa Dwipa menjadi Patih
Dwipantara atau Nusantara, pada jamannya merupakan visi globalisasi Majapahit.
Bersatu dalamWawasan Nusantara dengan sesanti Bhinneka Tunggal Ika yang
mengandung arti beragam, tetapi sejatinya satu, yang seharusnya berada dalam satu
wadah.
Setelah wafatnya Gajah Mada, perlahan-lahan terjadi perpecahan di Kerajaan Majapahit
dengan ditandai lepasnya kerajaan-kerajaan yang semula berada dalam kekuasaan
Kerajaan Majapahit menjadi kerajaan-kerajaan kecil yang berdiri sendiri dan Majapahit
menuju kehancuran total.
Seiring dengan masuknya penjajah ke Nusantara, visi wawasan nusantara Mahapatih
Gajah Mada pada masa Majapahit benar-benar hancur.

2. Masa Penjajahan
a. Penjajahan Belanda
No
.

Perang perjuangan

Periode

1.

Perang Rakyat Maluku

1817

Lokasi

Tokoh

Saparua

Pattimura (Thomas

Pulau-pulau lain (Maluku)


2.

Perang Paderi

1821 1827

Bonjol (Sumatera barat)

3.

Perang Diponegoro

1825 1830

4.

Gua Selarong
Banyumas
Kedu
Demak
Surakarta
Semarang
Grogoban
Rembang
Madiun
Buleleng (Bali)

Matulessi)
Tuanku Imam
Bonjol (Peto
Syarif/Mohammad
Shahab)
Pangeran
Diponegoro (Raden
Mas Ontowiryo)

1846 1849

6.

Perang Puputan/Perang
Bali/Perang Buleleng
Perang Banjar
Perang Aceh

7.

Perang Tapanuli

1878 1907

No

Organisasi/Gerakan

Dibentuk

Tempat

1.

Budi Utomo

20 Mei 1908

Jakarta

Dr. Wahidin Sudirohusodo


dr. Sutomo

2.

Sarekat Dagang Islam

1911

Surakarta

Haji Samanhudi

3.

Sarekat Islam

1912

Surabaya

H. Oemar Said (H.O.S)

5.

I Gusti Ngurah Rai

1859 1862 Banjarmasin


1873 1905 Aceh

Pangeran Antasari

Tapanuli (Sumatera Utara)

Teuku Umar
Panglima Polim
Teuku Cik Ditiro
Cut Nyak Dien
Cut Meutia
Sisingamangaraja
XII

Tokoh

Cokroaminoto

4.

Muhammadiyah

18 November
1912
25 Desember
1912

Yogyakarta K.H. Ahmad Dahlan

5.

Indische Partij

6.
7.

Indische Vereeniging
Perhimpunan Indonesia
(PI)

Oktober 1908
1925

Belanda

8.

Pemuda Indonesia

20 Februari
1927

Bandung

9.

Partai Nasional
Indonesia (PNI)
Partai Indonesia
(Partindo)
Pendidikan Nasional
Indonesia (PNI Baru)
Taman Siswa

4 Juli 1927

Bandung

30 April 1931

Bandung

3 Juli 1922

Yogyakarta

Partai Indonesia Raya


(Parindra)
Gerakan Rakyat
Indonesia (Gerindo)

1935

Surabaya

24 Mei 1937

Jakarta

Gabungan Politik
Indonesia (GAPI)

1939

Jakarta

10.
11.
12.
13.
14.

15.

Bandung

1931

Tiga Serangkai:
Douwes Dekker
Raden Mas Suwardi
Suryaningrat/Ki Hajar Dewantara
Dr. Cipto Mangunkusumo
Noto Suroto
Drs. Mohammad Hatta
Mr. Ahmad Subardjo,
Sukiman
Ali Sastroamijoyo
Sunaryo
Sartono
Iwa Kusumasumantri
Sartono
Sunaryo
Sutan Syahrir
Suwiryo
Ir. Soekarno
Mr. Sartono
Ir. Sukarno
Drs. Mohammad Hatta
Sutan Syahrir
R.M. Suwardi Suryaningrat/Ki
Hajar Dewantara
dr. Sutomo

Dr. Adnan Kapau Gani


Mr. Sartono
Mr. Wilopo
Mr. Mohammad Husni
Thamri
Amir Syarifuddin
Sutarjo Kartohadikusumo

b. Penjajahan Jepang
No
1.

Organisasi/Gerakan
Gerakan Tiga A

Dibentuk
29 April 1942

Tokoh
Syamsudin

Tujuan
Menggerakkan rakyat
Indonesia untuk mendukung
Jepang melawan sekutu.
Semboyan Gerakan Tiga A:

2.

PUTERA (Pusat
Tenaga Rakyat)

3.

Jawa
Hokokai/Himpunan
Kebaktian Jawa

4.

Cuo Sangi In/Badan


Pertimbangan Pusat

5.

Masyumi

6.

Heiho/Pembantu
Prajurit

7.

PETA/Pembela Tanah
Air

Nippon Pemimpin Asia


Nippon Pelindung Asia
Nippon Cahaya Asia
9 Maret 1943
Empat serangkai: Mengerahkan tenaga rakyat
M. Hatta
Indonesia guna membantu
Ki Hajar
Jepang berperang melawan
Dewantara
Sekutu.
Ir. Sukarno
Mas Mansyur
8 Januari 1944 Orang-orang Menarik simpati rakyat
Jepang
dengan memanfaatkan para
Ir. Sukarno
tokoh Indonesia.
Hasyim Ashari
5 September
Mengajukan usul kepada
Ir. Sukarno
1943
pemerintah jepang.
Menjawab pertanyaan
pemerintah Jepang mengenai
masalah politik.
Memberi saran pemerintah
Jepang mengenai tindakan
yang perlu dilakukan.
Mas Mansyur Untuk memikat golongan
Hasyim Asyari
Islam.
Memanfaatkan pemuda
Indonesia menjadi prajurit
Jepang.
3 Oktober 1943 Gatot
Memberi latihan militer
Mangkupraja
pemuda Indonesia untuk
membantu tentara Jepang
menghadapi serangan Sekutu.

B. INDONESIA SETELAH KEMERDEKAAN


1. Sejarah Konsep Negara Kesatuan dalam Undang-Undang Dasar
No.
1.

Peristiwa
Pembentukan
BPUPKI (Dokuritsu
Junbi Cosakai)

Tanggal
1 Maret
1945

Tokoh
Ir. Soekarno
Radjiman
Wediodiningr
at (ketua)

2.

Pembentukan PPKI
(Dokuritsu Junbi

7 Agustus
1945

Ir. Soekarno
M. Hatta

Keterangan
BPUPKI merumuskan:
Pernyataan Indonesia
merdeka.
Pembukaan UUD 1945.
Batang tubuh UUD 1945.
Jepang menyerah pada sekutu
setelah tragedi bom atom.

Iinkai)

Radjiman

3.

Peristiwa
Rengasdengklok

16 Agustus
1945

4.

Proklamasi Republik
Indonesia

17 Agustus
1945

5.

Sidang I PPKI

18 Agustus
1945

5.

Sidang II PPKI

19 Agustus
1945

6.

Perundingan Linggajati

25 Maret
1947

Para tokoh dipanggil Jenderal


Terauchi ke Dalat, Vietnam
untuk menerima
kemerdekaan dari Jepang.
Ir. Soekarno Golongan muda mendesak
M. Hatta
Soekarno-Hatta untuk segera
memproklamasikan
kemerdekaan.
Perumusan naskah
proklamasi di rumah
Laksamana Maeda.
Ir. Soekarno Naskah proklamasi ditulis
M. Hatta
oleh Soekarno dan diketik
oleh Sayuti Melik.
Keputusan:
Penetapan dan pengesahan
Pembukaan UUD 1945.
Penetapan dan pengesahan
UUD 1945.
Pemilihan presiden dan
wapres.
Pembentukan Badan Komite
Nasional sebagai pembantu
presiden.
Keputusan:
Penetapan 12 menteri untuk
membantu tugas presiden.
Membagi wilayah Indonesia
menjadi 8 propinsi.
Sutan Syahrir Hasil:

(Indonesia)
Van Mook (
Belanda)

Belanda hanya mengakui


kekuasaan RI atas Jawa,
Sumatra, Madura.
RI dan Belanda bersama-sama
membentuk Negara Indonesia
Serikat dengan nama RIS.
Indonesia-Belanda akan
membentuk Uni IndonesiaBelanda dan Ratu Belanda
sebagai ketuanya.
Belanda harus segera
meninggalkan wilayah RI

7.

8.

Agresi Militer Belanda


I

Perjanjian Renville

9.

Agresi Militer Belanda


II

10.

Serangan Umum 1
Maret 1949

11.

Perjanjian RoemRoyen

21 Juli 1947

17 Januari
1948

paling lama 1 Januari 1949


Persengketaan setelah
Perjanjian Linggajati. Belanda
melancarkan serangan besarbesaran ke wilayah RI.

Belanda mendapat kecaman


dari DK PBB yang
memaksanya untuk
menghentikan agresi.
PBB membentuk Hasil:
KTN:
Belanda hanya mengakui
Wakil
Yogyakarta sebagai wilayah
Indonesia:
RI.
Richard Kirby TNI harus hijrah ke RI.
(Australia)
RI merupakan bagian dari
Wakil
RIS.
Belanda: Paul
Akan diadakan pemilu untuk
van Zeeland
membentuk dewan konstitusi
(Belgia)
RIS dalam waktu dekat.
Penengah:

Frank Graham
(AS)
19 Desember Jenderal
Belanda menduduki ibukota RI,
1948
Sudirman
Yogyakarta.
Syafruddin
Presiden Soekarno mengirimkan
Prawiranegara
mandat kepada Syafruddin
.
Prawiranegara, untuk
membentuk Pemerintah Darurat
RI (PDRI) dengan ibukota
Bukittinggi.
Belanda mendapat kecaman dari
DK PBB dan memaksanya
untuk kembali mengadakan
perundingan.
1 Maret 1949 Kolonel
TNI melakukan serangan umum
Soeharto
atas tentara Belanda yang
Sri Sultan
menduduki Yogyakarta.

TNI berhasil menguasai


Hamengkubu
wono IX,
Yogyakarta selama 6 jam.
Jenderal
Belanda keluar dari Yogyakarta.
Sudirman
7 Mei 1949 Moh. Roem
Hasil:
Pasukan Belanda akan ditarik
(Indonesia)
Dr. Van Royen
dari Yogyakarta.

(Belanda)

12.

Konferensi Meja
Bundar (KMB)

23 Agustus-2
November
1949

13.

Pembentukan RIS dan


Pengakuan Kedaulatan

Pembentukan
RIS:
16 Desember
1949
Pengakuan
Kedaulatan
di Belanda
dan
Indonesia: 27
Desember
1949

Belanda menghentikan agresi


militernya dan membebaskan
semua tahanan politik BA
Belanda menyetujui RI sebagai
bagian NIS.
RI akan turut serta dalam KMB.
Hasil:
M. Hatta
(Delegasi RI) Belanda mengakui RIS sebagai
Sultan Hamid
negara yang berdaulat dan
merdeka.
II (Delegasi
Penyerahan kedaulatan
BFO)
Van
Desember 1949.
RIS dan Belanda akan
Maarseveen
tergabung dalam Uni Indonesia(Delegasi
Belanda.
Belanda)
Kedudukan RIS dan Kerajaan
Belanda sejajar.
RIS akan mengembalikan
semua hak milik dan membayar
hutang-hutang Belanda setelah
tahun 1942 sebesar 4,3 milyar
gulden.
Status Irian Barat akan
dibicarakan setahun setelah
pengakuan kedaulatan.
Presiden RIS: Pengakuan kedaulatan di
Belanda:
Ir. Soekarno
Ratu Yuliana dan PM Willem
Perdana
Drees Drs. Moh. Hatta
Menteri RIS:

Pengakuan Kedaulatan di
Drs. Moh.
Indonesia:
Hatta
A.H.J. Lovink Sri
Presiden RI:
Sultan Hamengkubuwono IX
Mr. Asaat
Sejak 27 Desember 1949,
Belanda resmi mengakui
kemerdekaan dan kedaulatan
Indonesia.

Ancaman Disintegrasi Bangsa


No
1.

Organisasi
PKI

Daerah
Madiun

Tokoh
Muso
Semaun

Latar Belakang
Ingin mengubah
dasar negara

Penyelesaian
Muso ditembak
mati.

Dharsono
Amir
Syarifuddi
n

2.

DI/TII

3.

DI/TII

4.

DI/TII

5.

DI/TII

6.

DI/TII

Pancasila menjadi
komunis.

Semaun dan
Dharsono lari ke
Rusia.
Amir Syarifuddin
dan tokoh PKI dapat
ditangkap dan dapat
dijatuhi hukuman
mati
Jawa Barat Kartosuwiry Tidak setuju dengan Melakukan Operasi
perjanjian Renville.
Militer taktik pagar
o
Ingin
besi menggunakan
menyingkirkan
ratusan ribu tenaga
Pancasila sebagai
rakyat untuk
dasar negara.
mempersempit ruang
Ingin mendirikan
gerak.
Kartosuwiryo
Negara Islam
Indonesia.
berhasil ditangkap
oleh Pasukan
Siliwangi.
Jawa
Dilakukan Operasi
Amir Fatah Mengurus
Tengah
Kyai
penggabungan
Guntur, pada tahun
laskar-laskar masuk
1954 gerombolan
Sumolang
ke dalam TNI
dapat diceraiu
beraikan
Sulawesi
Abdul
Ingin menduduki
Dilakukan
Selatan
Kahar
jabatan sebagai
penyergapan oleh
Muzakar
pemimpin APRIS
pasukan TNI
Menuntuk agar
dan Kahar Muzakar
Komando Gerilya
tertembak mati
Sulawesi Selatan
dimasukkan dalam
APRIS dengan
nama Brigade
Hasanuddin.
Aceh
Daud
Status
Dihentikan dengan
Beureuh
keistimewaan Aceh
jalan Musyawarah
diturunkan menjadi
Kerukunan Rakyat
karesidenan.
Aceh (MKRA).
Kalimantan Ibnu Hajar Terjadi
Melakukan operasi
Selatan
pemberontakkan
militer ke
kesatuan
Kalimantan Selatan

masyarakat
tertindas

7.

APRA
(Angkatan
Perang
Ratu Adil)

Bandung
Sulawesi
Selatan

Kapten

Raymond
Westerling
Sultan
Hamid II

8.

Sulawesi
Selatan

Andi Aziz

RMS
(Republik
Maluku
Selatan)

Maluku
Selatan

Dr. CRS
Soumkil

PRRI

Sumatera

Pemberont
akan
APRIS

9.

10.

Kolonel

dan berhasil
menangkap Ibnu
Hajar yang akhirnya
dihukum mati.
Westerling
melarikan diri ke
luar negeri.

Menuntut
pemerintahan RIS
dan Negara
Pasundan mengakui
Sultan Hamid II
APRA sebagai
berhasil ditangkap
tentara Negara
pada tanggal 4 April
Pasundan.
1950
Menuntut Negara
Pasundan tidak
dilebur ke dalam
NKRI.
Melakukan kudeta
terhadap Soekarno
Melancarkan
ancaman
pembunuhan
pejabat negara.
Menolak
Andi Aziz
kedatangan TNI ke
diultimatum 4x24
Sulsel karena
jam untuk
suasana tidak aman
mempertanggungjaw
dan terjadi
abkan perbuatannya.

Andi Aziz terlambat


demonstrasi pro
melapor sehingga ia
kontra negara
ditangkap dan
federasi.
dipenjara 14 tahun
Tidak puas dengan Pemberontakan
terjadinya proses
berhasil ditumpas
kembali ke NKRI.
dengan dibayar oleh
Ingin mendirikan
gugurnya Letkol
Republik Maluku
Slamet Riyadi,
Selatan pada 25
Letkol Sudiarto,
April 1950.
Mayor Abdullah.
Soumokil dapat di
tangkap dan jatuhi
hukuman mati.
Beberapa daerah
Operasi militer

11.

12.

(Pemerinta
han
Revolusion
er Republik
Indonesia)
PERMEST Sulawesi
A (Piagam Utara
Perjuangan
Rakyat
Semesta)
G 30 S/PKI Jakarta

Ahmad
Husen

merasa
terbesar yang
diperlakukan tidak
dipimpin AE
adil pascapemilu I
Kawilarang berhasil
Keinginan adanya
kembali menguasai
otonomi yang luas
daerah.
DJ Somba Masyarakat di
Operasi militer untuk
Kolonel
Manado tidak puas
merebut kembali
Ventje
dengan keadaan
daerah yang sempat
Sumual
ekonomi
dikuasai
PERMESTA
DN Aidit
Ingin mengganti
Menginsyafkan
Pancasila dengan
kesatuan-kesatuan
Komunis-Marxis.
yang dimanfaatkan
PKI.
Merebut kantor
besar RRI dan
Telkom yang
dipimpin Kolonel
Sarwo Edhy
Wibowo.
Gerakan
pembersihan
tokoh-tokoh PKI.
Menyatakan PKI
sebagai partai
terlarang.
Pembubaran PKI
(era Soeharto).

Kabinet Masa Demokrasi Liberal


No Nama
Periode
Pemimpin
Prestasi
Sebab Jatuh
.
Kabinet
Kabinet
1.
Kabinet
6 Sept 1950 M. Natsir Mulai berlangsung Masalah Irian Barat
--------------Natsir
perundingan
buntu.
21 Mar 1951

Banyak
masalah Irian Barat.
pemberontakan di
dalam negeri
(DI/TII).
Adanya mosi tidak
percaya.

2.

Kabinet
Sukiman

27 Apr 1951
--------------3 Apr 1952

Sukiman
Meningkatkan
Wiryosanjo
keamanan dan
yo
ketenteraman
masyarakat

3.

Kabinet
Wilopo

3 Apr 1952
--------------3 Jun 1953

Mr. Wilopo -

4.

Kabinet
Ali I

31 Jul 1953
--------------12 Agt 1955

Ali
Persiapan pemilu
Sastroamijo
parlemen 29 Sep
yo
1955.
Mengadakan KAA
1955 di Bandung

5.

Kabinet
Burhanud
din
Harahap

12 Agt 1955
--------------3 Mar 1956

Burhanuddi Menyelenggarakan
n Harahap
pemilu demokratis
pertama:
Parlemen (29 Sep
1955)
Konstituante (15
Des 1955)
Pembubaran Uni
Indonesia-Belanda.
Pemberantasan
korupsi.
Hubungan baik

Adanya pertukaran
Nota Keuangan
antara Menlu
Indonesia-Dubes
AS sebagai bagian
dari MSA.
Masalah Irian barat
belum juga teratasi
Gerakan separatis di
Sumatera dan
Sulawesi.
Peristiwa 17
Oktober.
Peristiwa Tanjung
Morawa.
Krisis ekonomi
Kemelut di tubuh
TNI AD (pergantian
KSAD).
Masalah keamanan
di daerah belum
tuntas.
Keadaan ekonomi
memburuk.
Kepercayaan rakyat
pada pemerintah
memudar.
Konflik PNI dan
NU.
Pemilu tidak
menghasilkan
dukungan yang
cukup terhadap
kabinet sehingga
kabinet jatuh.
Banyaknya mutasi
di lingkungan
pemerintahan.

dengan TNI AD.


Menyelesaikan
kemelut di TNI AD.
6.

Kabinet
Ali II

20 Mar 1956 Ali


Pembatalan KMB.
--------------- Sastroamijo Pemulihan
4 Mar 1957 yo
keamanan dan
ketertiban
masyarakat.
Melaksanakan
keputusan KAA.

7.

Kabinet
Juanda

9 Apr 1957

Ir. Juanda

Mengatur kembali
batas perairan
nasional Indonesia
melalui Deklarasi
Djuanda.
Terbentuknya
Dewan Nasional.
Mengadakan
Musyawarah
Nasional untuk
meredakan gejolak
di daerah.
Diadakan
Musyawarah
Nasional
Pembangunan untuk
mengatasi masalah
krisis.

Timbul gerakan
anti-Cina.
Muncul gerakan
separatis di daerah
(PRRI dan
PERMESTA).
Krisis ekonomi
makin parah.
Perpecahan
Masyumi dan PNI.
Mundurnya
sejumlah menteri
dari Masyumi.
Kegagalan
menghadapi
pergolakan di
daerah.
Krisis ekonomi
makin parah.
Terjadinya upaya
pembunuhan pada
Ir. Soekarno
(Peristiwa Cikini)

2. Konsep Negara Kesatuan Menurut UUD 1945


a. Butir-butir dalam UUD 1945 menyatakan:
Pengukuhan keberadaan Indonesia sebagai Negara kesatuan (Pasal 1 ayat 1).
Menghilangkan keraguan terhadap pecahnya NKRI.

Memperkuat prinsip negara kesatuan dan tidak sedikit pun mengubahnya menjadi negara
federal.
Mendorong pelaksanaan otonomi daerah sebagai bagian tak terpisahkan dari Negara
kesatuan.
Meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah.
b. Asal usul Indonesia sebagai negara kesatuan
Pasal 1 ayat 1 UUD dirumuskan oleh PPKI yang merupakan tekad bangsa Indonesia
sejak Sumpah Pemuda 1928. Hal itu merupakan cita-cita luhur para pendiri bangsa.
Negara kesatuan adalah bentuk yang ditetapkan sejak awal berdirinya negara Indonesia
dan dipandang paling tepat untuk mewadahi ide persatuan sebuah bangsa yang majemuk
ditinjau dari berbagai latar belakang (dasar pemikiran).
c. Karena sifatnya yang supel (fleksibel), UUD 1945 memungkinkan untuk diubah pasalpasalnya mengikuti perkembangan zaman, kecuali:
Pembukaan UUD 1945.
Bentuk NKRI sebagai Negara kesatuan berbentuk republik (Pasal 1 ayat 1).
d. Mengapa Pembukaan UUD 1945 tidak boleh diubah?
Pembukaan UUD 1945 merupakan dasar dalam berdirinya bangsa Indonesia dalam
Negara Kesatuan, Pembukaan tersebut tetap dipertahankan dan dijadikan pedoman.
e. Mengapa Pasal 1 ayat 1 UUD 1945 tidak boleh diubah?
Pasal tersebut merupakan naskah asli yang tidak dilakukan perubahan karena merupakan
bagian dari komitmen MPR untuk tetap mempertahankan Negara Kesatuan dalam bentuk
Negara Republik Indonesia sehingga pasal ini mengayomi pula keberadaan pasal-pasal
selanjutnya dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
f. Mengapa Indonesia mempertahankan bentuk Negara kesatuan?
Kesepakatan untuk tetap mempertahankan bentuk negara kesatuan didasari pertimbangan
bahwa UUD 1945 secara nyata mengandung semangat agar Indonesia ini bersatu, baik
yang tercantum dalam Pembukaan maupun dalam pasal-pasal UUD 1945 yang langsung
menyebutkan tentang NKRI.
Prinsip kesatuan dalam NKRI dipertegas dalam alinea keempat Pembukaan UUD 1945
dalam upaya membentuk suatu Pemerintahan Negara Indonesia yang melindungi segenap
bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia.
g. Negara Kesatuan Republik Indonesia dinyatakan dibagi atas bukan terdiri atas. Kalimat
dibagi atas menunjukkan bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia tersebut adalah satu,
setelah itu baru kemudian dibagi atas daerah-daerah, sehingga Negara Kesatuan tidak bisa
dipisahkan satu sama lain.

h. NKRI memberikan tempat dan menghormati keberadaan masyarakat hukum adat berserta
hak-hak tradisionalnya yang memang sudah ada sejak lama bahkan masih hidup di tengahtengah masyarakat setempat. Pengakuan dan penghormatan negara tersebut justru dalam
rangka memperkuat Negara Kesatuan Republik Indonesia.
i. Sebagai negara kepulauan berciri Nusantara, wilayah perairan Indonesia meliputi batas laut
teritorial, batas landas kontinen, dan batas zona ekonomi eksklusif seperti yang telah
disepakati dalam Hukum Laut Internasional tahun 1982.
1) Batas Laut Teritorial
Suatu batas laut yang ditarik dari sebuah garis dasar dengan jarak 12 mil ke arah laut.
Garis dasar adalah garis khayal yang menghubungkan titik-titik dari ujung-ujung
terluar pulau di Indonesia. Di dalam batas laut teritorial ini, Indonesia mempunyai
hak kedaulatan sepenuhnya. Negara lain dapat berlayar di wilayah ini atas izin
pemerintah Indonesia.
2) Batas Landas Kontinen
Dasar laut yang jika dilihat dari segi geologi maupun geomorfologinya merupakan
kelanjutan dari kontinen atau benua. Kedalaman landas kontinen tidak lebih dari 150
meter. Batas landas kontinen diukur mulai dari garis dasar pantai ke arah luar dengan
jarak paling jauh adalah 200 mil.
3) Batas Zona Ekonomi Eksklusif
Deklarasi Juanda (13 Desember 1957) Laut sebagai pemersatu bangsa
Batas perairan wilayah Indonesia adalah 12 mil dari garis dasar pantai masingmasing pulau sampai titik terluar.
Batas Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE)
Wilayah laut sejauh 200 mil dari pulau terluar saat air surut. Pada zona ini
Indonesia memiliki hak untuk segala kegiatan eksplorasi dan eksploitasi sumber
daya alam permukaan laut, di dasar laut, dan di bawah laut serta mengadakan
penelitian sumber daya hayati maupun sumber daya laut lainnya.