Anda di halaman 1dari 8

KULIAH KERJA NYATA

No
:
40/SOP/KKN
Tanggal
: 08-032013
Mengganti No : Tanggal
:-

PEMBELAJARAN PEMBERDAYAAN
MASYARAKAT
KKN PPM UNIVERSITAS ANDALAS

DOK M.6
RENCANA KERJA (RENJA)
A. IDENTITAS
Nama
TRI NOVITA WULAN SARI
Nagari
No.
BP/No. 1110312091
Kab/kot
Reg
a
Fakultas
KEDOKTERAN
DPL

GUNUNG MEDAN
DHARMASRAYA
Prof.
Dr.
Ir.
SYAHRUDDIN, SU

ERMAN

B. UMUM
Program
Jenis
Kegiatan
Judul
Program
1

Nagari Sehat
A.1
Pelatihan Dokter Kecil

C. TOR ATAU KERANGKA ACUAN KEGIATAN


LATAR BELAKANG
Sekitar 1/3 waktu dalam sehari dihabiskan oleh anak di sekolah sehingga
sadar atau tidak lingkungan sekolah akan mempengaruhi pertumbuhan dan
perkembangan anak. Lingkungan sekolah yang baik akan menunjang
pertumbuhan dan perkembangan anak yang optimal, begitu juga sebaliknya.
Salah satu syarat sekolah yang baik adalah sekolah sehat.
Keberadaan Unit Kesehatan Sekolah (UKS) merupakan salah satu indikator
sekolah sehat. UKS berfungsi untuk early detection/warning dan health
promotion di lingkungan sekolah. Di dalam menjalankan fungsi tersebut,
haruslah terdapat sinergisitas antara elemen guru dan siswa. Salah satu
bentuk kontribusi aktif siswa dalam perwujudan usaha kesehatan sekolah
adalah dokter kecil.
Dokter kecil bukan bertugas dalam hal terapi, layaknya dokter di dunia medis.
Dalam upaya penciptaan upaya kesehatan sekolah yang mandiri, tugasnya
lebih ditekankan untuk deteksi dini dan menggerakkan siswa lainnya.
Penciptaan sekolah mandiri tidak akan berhasil jika tidak didahului oleh
penyadaran dan pendidikan berkesinambungan terkait masalah kesehatan di
sekolah.

TUJUAN
a. Memberikan pemahaman kepada elemen sekolah tentang pentingnya
kesehatan di lingkungan sekolah.
b. Meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya kesehatan.
c. Membekali siswa upaya pencegahan-pencegahan penyakit yang banyak
di lingkungan sekolah dan Nagari Kapa.
d. Menginiasisi /dan mengaktifkan UKS di sekolah bersangkutan.

SASARAN/PESERTA KEGIATAN
a. Majelis Guru
b. Siswa (Kelas III,IV,V dan VI masing-masing minimal 5 orang).

MATERI/AGENDA KEGIATAN DAN NARASUMBER


a. Arti Hidup dan Arti Pentingnya menjaga Kesehatan? (Puskesmas dan Tri
Novita Wulan Sari)
b. Arti Penting Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (Puskesmas dan Tri Novita
Wulan Sari)
c. Workshop Hand hygine, Bantuan hidup dasar, pengelolaan kasus gawat
darurat. (Puskesmas dan Tri Novita Wulan Sari)

JADWAL/VOLUME KEGIATAN
Meteri untuk seluruh siswa di lakukan satu kali seminggu selama sebulan,
pembinaan UKS dilakukan 2 kali seminggu*.
* waktu disesuaikan dengan jadwal akademik dinas pendidikan setempat

PERLENGKAPAN
a. Laptop 1 buah
b. Infocus 1 buah*
c. Kertas dan alat tulis*
*Conditional

KEPANITIAAN
a. 1 orang Koordinator : Koordinasi antar bidang
b. 2 orang perlengkapan :
Mempersiapkan alat-alat dan bahan yang dibutuhkan untuk
menunjang pendidikan.
Mempersiapkan materi yang akan disampaikan di sekolah
bersangkutan.
c. 2 orang bidang humas :
Mencari informasi tentang UKS di SD lingkupan kerja.
Mengkoordinasikan dengan sekolah bersangkutan tentang
perizinan dan pelaksanaan kegiatan.
Mengkoordinasikan dengan Puskesmas setempat

RENCANA ANGGARAN BIAYA (RAB)


Biaya Administrasi = Rp5.000,00 @pertemuan
Sumber
= Pendidik
PROSEDUR KEGIATAN
Jelaskan secara ringkas prosedur kegiatan dengan 3 tahap urutan sebagai
berikut:
a. Tahap persiapan
Koordinasi dengan dinas pendidikan tentang SD yang berada di
lingkup kerja.
Koordinasi dengan SD terkait tentang Keberadaan UKS di sekolah
bersangkutan.
Koordinasi jadwal dan daftar peserta dengan SD terkait.
b. Tahap pelaksanaan
Peserta didik yang sudah terdaftar bersiap untuk menerima materi
1x50 menit. Dilanjutkan dengan diskusi dan simulasi.
Di pertemuan terakhir akan di adakan perlombaan poster kesehatan
yang berhubungan dengan materi yang sudah diajarkan.

c. Tahap evaluasi
Evaluasi akan dilakukan berupa post test disetiap pertemuan.

No
:
40/SOP/KKN
Tanggal
: 08-032013
Mengganti No : Tanggal
:-

KULIAH KERJA NYATA

PEMBELAJARAN PEMBERDAYAAN
MASYARAKAT
KKN PPM UNIVERSITAS ANDALAS

DOK M.6
RENCANA KERJA (RENJA)
A. IDENTITAS
Nama
TRI NOVITA WULAN SARI
Nagari
No.
BP/No. 1110312091
Kab/kot
Reg
a
Fakultas
KEDOKTERAN
DPL

GUNUNG MEDAN
DHARMASRAYA
Prof.
Dr.
Ir.
SYAHRUDDIN, SU

ERMAN

B. UMUM
Program
Jenis
Kegiatan
Judul
Program

Nagari Sehat
A.2
Survey dan Skrining Penyakit Degeneratif (DM dan Hipertensi)

C. TOR ATAU KERANGKA ACUAN KEGIATAN


LATAR BELAKANG
Menurut World Health Organization (WHO), badan lembaga kesehatan dari
PBB, penyakit degeneratif merupakan salah satu penyebab kematian terbesar
di dunia, terdapat hampir sekitar 17 juta orang meninggal dunia akibat
penyakit degeneratif setiap tahun (Depkes RI, 2005).
Dalam rangka meningkatkan taraf kesehatan masyarakat, dibutuhkan empat
gerakan yang harus saling bersinergi yakni : promotif, preventif, kuratif, dan
rehabilitatif. Namun, yang terpenting dari empat ranah itu haruslah promotif
dan preventif karena kuratif dan rehabilitatif telah menimbulkan morbiditas
dan mortalitas yang dapat menurunkan kualitas hidup masyarakat. Agar
upaya promosi dan advokasi berjalan dengan efektif, maka dibutuhkan suatu
data yang valid perihal masalah kesehatan.
TUJUAN
a. Early detection dan screening kesehatan masyarakat (khususnya DM
dan Hipertensi).
b. Promosi kesehatan dalam rangka meningkatkan kesehatan masyarakat.

SASARAN/PESERTA KEGIATAN
a. Masyarakat Nagari Gunung Medan

MATERI/AGENDA KEGIATAN DAN NARASUMBER


Berupa deep interview bersamaan dengan pemeriksaan dan penyuluhan
kesehatan serta pengambilan sampel darah tepi masyarakat.

JADWAL/VOLUME KEGIATAN
15 kali (selang seling sehari selama sebulan)

PERLENGKAPAN
a. Kuesioner.
b. Tensimeter
c. Stetoskop
d. Glukocheck
e. Kapas Alkohol

7
8

KEPANITIAAN
RENCANA ANGGARAN BIAYA (RAB)
a. Strip glukocheck : Rp450.000,00
b. Sumber : Mahasiswa

PROSEDUR KEGIATAN
Ringkas prosedur kegiatan dengan 3 tahap urutan sebagai berikut:
a. Tahap persiapan
Pengumpulan informasi kependudukan Nagari Gunung Medan
Pengumpulan data masalah kesehatan utama di Nagari Gunung
Medan
Perizinan ke Puskesmas terkait.
b. Tahap pelaksanaan
Pelaksana akan mengunjungi door to door rumah masyarakat pada
sore hari.
Pemeriksaan fisik dan glukosa sampel darah tepi.
Diskusi seputar penyakit degenerative dan tindakan promotif dan
preventif yang dapat dilakukan oleh masyarakat.
c. Tahap evaluasi
Adanya peningkatan usaha kesehatan pada masyarakat terkait.

KULIAH KERJA NYATA

No
:
40/SOP/KKN
Tanggal
: 08-032013
Mengganti No : Tanggal
:-

PEMBELAJARAN PEMBERDAYAAN
MASYARAKAT
KKN PPM UNIVERSITAS ANDALAS

DOK M.6
RENCANA KERJA (RENJA)
A. IDENTITAS
Nama
TRI NOVITA WULAN SARI
Nagari
No.
BP/No. 1110312091
Kab/kot
Reg
a
Fakultas
KEDOKTERAN
DPL

GUNUNG MEDAN
DHARMASRAYA
Prof.
Dr.
Ir.
SYAHRUDDIN, SU

ERMAN

B. UMUM
Program
Jenis
Kegiatan
Judul
Program

Nagari Sehat
A.3
Penyuluhan kesehatan infeksi dan alergi pada peserta posyandu

C. TOR ATAU KERANGKA ACUAN KEGIATAN


LATAR BELAKANG
Dalam rangka meningkatkan taraf kesehatan masyarakat, dibutuhkan empat
gerakan yang harus saling bersinergi yakni : promotif, preventif, kuratif, dan
rehabilitatif. Namun, yang terpenting dari empat ranah itu haruslah promotif
dan preventif karena kuratif dan rehabilitatif telah menimbulkan morbiditas
dan mortalitas yang dapat menurunkan kualitas hidup masyarakat. Agar
upaya promosi dan advokasi berjalan dengan efektif, maka dibutuhkan suatu
data yang valid perihal masalah kesehatan.
Puskesmas Pembantu merupakan layanan kesehatan lini pertama di

masyarakat. Dalam pelaksanaan fungsinya, ada beberapa posyandu dan


beberapa layanan kesehatan lain yang dibinanya.
2

TUJUAN
a. Membantu kegiatan puskesmas Gunung Medan

SASARAN/PESERTA KEGIATAN
a. Masyarakat Jorong Palo Tabek
menggunakan layanan puskesmas.

Nagari

Gunung

Medan

yang

MATERI/AGENDA KEGIATAN DAN NARASUMBER


Penyuluhan kesehatan, pemeriksaan kesehatan, pembinaan posyandu, UKS,
dan mengikuti program lain dari puskesmas.

JADWAL/VOLUME KEGIATAN
Kondisional sesuai agenda Puskesmas dan Puskesmas Pembantu

PERLENGKAPAN
a. Materi penyuluhan
b. Brosur
c. Alat pemeriksaan fisik umum

KEPANITIAAN
RENCANA ANGGARAN BIAYA (RAB)
PROSEDUR KEGIATAN
Ringkas prosedur kegiatan dengan 3 tahap urutan sebagai berikut:
a. Tahap persiapan
Pengumpulan informasi kependudukan Nagari Gunung Medan
Pengumpulan data masalah kesehatan utama di Nagari Gunung
Medan
Perizinan ke Puskesmas dan puskesmas pembantu terkait.
b. Tahap pelaksanaan
Ikut serta program puskesmas dan puskesmas pembantu
c. Tahap evaluasi
Adanya peningkatan usaha kesehatan pada masyarakat terkait.

8
9

KULIAH KERJA NYATA

No
:
40/SOP/KKN
Tanggal
: 08-032013
Mengganti No : Tanggal
:-

PEMBELAJARAN PEMBERDAYAAN
MASYARAKAT
KKN PPM UNIVERSITAS ANDALAS

DOK M.6
RENCANA KERJA (RENJA)
A. IDENTITAS
Nama
TRI NOVITA WULAN SARI
Nagari
No.
BP/No. 1110312091
Kab/kot
Reg
a
Fakultas
KEDOKTERAN
DPL

GUNUNG MEDAN
DHARMASRAYA
Prof.
Dr.
Ir.
SYAHRUDDIN, SU

ERMAN

B. UMUM
Program
Jenis
Kegiatan
Judul
Program

Nagari Sehat
B.1
Pelatihan Pemanfaatan Sampah Botol Plastik dan Kardus Bekas

C. TOR ATAU KERANGKA ACUAN KEGIATAN


LATAR BELAKANG.
Sampah plastik dapat berasal dari botol-botol bekas minuman. Plastik sendiri
merupakan material yang sulit terurai oleh mikroorganisme tanah.

Pembuangan botol plastik secara sembarangan akan menimbulkan masalah


kesehatan baru seperti sebagai media perkembangbiakan vektor penyakit
Demam Berdarah (nyamuk Aedes aegypti). Dari permasalahan tersebut maka
diperlukan pengelolaan sampah botol plastik dan juga sampah lainnya seperti
kardus bekas menjadi material yang baru, unik, menarik dan bermanfaat.
2

TUJUAN
a. Memanfaatkan sampah agar tidak menjadi perkembangbiakan vektor
penyakit
b. Memanfaatkan sampah menjadi barang yang lebih menarik dan
bermanfaat

SASARAN/PESERTA KEGIATAN
Ibu-ibu dan anak-anak jorong Palo Tabek, Gunung Medan

MATERI/AGENDA KEGIATAN DAN NARASUMBER


Pembuatan prakarya sampah botol platik dan kardus bekas. (Tri Novita Wulan
Sari)

JADWAL/VOLUME KEGIATAN
2 x seminggu

PERLENGKAPAN
a. Botol-botol plastik
b. Kardus bekas
c. Cutter
d. dll

KEPANITIAAN

RENCANA ANGGARAN BIAYA (RAB)


-Rp. 50.000,PROSEDUR KEGIATAN
a. Tahap persiapan
Survey sumber penghasil sampah botol plastik dan kardus bekas
(sekolah)
Persiapan konsep pembuatan prakarya
b. Tahap pelaksanaan
Briefing dan penjelasan konsep pembuatan prakarya
Pelatihan yang didampingi oleh pelaksana
c. Tahap evaluasi
Di akhir kegiatan KKN, dilakukan evaluasi perkembangan dan
manfaat dari prakarya yang dibuat