Anda di halaman 1dari 4

7

Analisis Keuangan
1

Modal
Modal diperoleh dari pinjaman bank sebesar Rp 387.400.000,-

Pengeluaran Biaya
MODAL AWAL
a. Modal Tetap
1 Bangunan
2. Sarana Fisik Umum

Rp.

Lemari (lemari pendingin, lemari narkotik, lemari Rp.

10.000.000,00

bahan berbahaya, dll)


Etalase
Rp
Pendingin ruangan (AC di ruang tunggu, ruang racik, Rp.

8.000.000,00
6.000.000,00

Kipas angin di ruang konseling)


TV

Rp.

1.500.000,00

Rp.
Rp.
Rp.

600.000,00
200.000,00
126.300.000,00

Rp.
Rp.
Rp.
Rp.
Rp.
Rp.
Rp.
Rp.
Rp.
Rp.
Rp.

1.000.000,00
4.000.000,00
2.000.000,00
300.000,00
300.000,00
300.000,00
300.000,00
500.000,00
200.000,00
300.000,00
100.000,00

Neon box plang apotek


Alat-alat kebersihan
Jumlah :
Sarana Administrasi
Mesin fax + telepon
Set computer + program intranet
Set mesin kasir
Kalkulator
Nota, kwitansi, SP, dll
Stampel, tinta + bantalan
Alat tulis
Buku defekta, pesanan, penerimaan faktur datang
Kartu stock, catatan resep, copy resep, etiket
Blanko laporan narkotika dan psikotropika
Daftar harga obat

Jumlah :
4.

100.000.000,00

Sarana

Rp. 9.300.000,00
Pelayanan

(Alat

dan

Perbekalan

Farmasi)
Timbangan + Validasi
Meja racik
Kursi racik
Alat gelas (peralatan racik)
Plastik obat
Wadah pengemas
Wadah pengemas sekunder (identitas apotek)

Rp.
Rp.
Rp.
Rp.
Rp.
Rp
Rp.

1.000.000,00
1.000.000,00
500.000,00
3.000.000,00
300.000,00
1.000.000,00
300.000,00

Buku-buku standard apotek


Alat kesehatan (cek gula darah, kolesterol, dll)
Lap, tissue, dll
Jumlah :
b. Modal Obat-Obatan
Fixed Cost (Gaji karyawan dan Lain-lain)
*terlampir di tabel berikutnya
Cadangan modal
Total Modal :

Rp.
Rp.
Rp
Rp.
Rp.
Rp.

1.000.000,00
1.000.000,00
300.000,00
9.400.000,00
60.000.000,00
210.000.000,00

Rp
Rp.

8.400.000,00
387.400.000,00

Biaya Tetap (Fixed Cost)

Biaya Personalia per tahun

Biaya &Jumlah
Jumlah
Upah / bulan
Upah / tahun
THR
TOTAL BIAYA
Total

APA
1
4.700.000
56.400.000
4.700.000
61.000.000

Apoteker

Asisten Apoteker

Pendamping
1
2
3.000.000
5.000.000
36.000.000
60.000.000
3.000.000
5.000.000
39.000.000
65.000.000
Rp. 184.500.000

Umum
1
1.500.000
18.000.000
1.500.000
19.500.000

Biaya Lain-lain
Biaya pemeliharaan gedung dan peralatan
Biaya listrik dan air
Biaya telepon

Rp.
Rp.
Rp.

PBB
Jumlah :
Total Fixed Cost
3

Pembantu

1.000.000,00
3.000.000,00
1.500.000,00
1.500.000,00

Rp. 7.000.000,00
Rp. 191.500.000,00

Omzet Pertahun
a.

Proyeksi Pendapatan
Diperkirakan jumlah resep yang masuk rata-rata 40 lembar perhari dengan
harga rata-rata Rp. 100.000,00 = 4.000.000,00
Penjualan Resep (58%)
25 (hari) x Rp 4.000.000,00 x 12 (bulan)

Rp.

1.200.000.000,00

Penjualan Obat Bebas (42%)


25 (hari) x Rp 3.000.000,00 x 12 (bulan)
Total Pendapatan :
4

Rp. 900.000.000,00
Rp. 2.100.000.000,00

Keuntungan yang diinginkan


Dari penjualan resep

= 25 %

Dari penjualan OTC

= 20 %

Penjualan resep

: 100% + 25% = 125% (1,25)

Penjualan OTC

: 100% + 20% = 120% (1,20)

Indeks Penjualan
Indeks resep : 1,25 x 60% = 0,75

Indeks OTC

: 1,20 x 40% = 0,48

Total indeks

: 0,75 + 0,48 = 1,23

Laba Kotor
-

0,21/1,23 x 100%

= 17,36 %

17, 36% x Rp 900.000.000

= Rp 390.600.000,-

Biaya tetap

Laba = Rp 390.600.000 Rp 191.000.000 = Rp 199.600.000,-

= Rp 191.500.000,-

Payback Period
Total Investasi
x 1 tahun
Laba Netto
=

Rp . 387.400.000,00
x 1 tahun = 1,94 Tahun 2 tahun
Rp . 199.600.000,00

Return on Investment (ROI) (% untuk 1 tahun)


Laba Netto
x 1 00
Total Investasi
Rp . 199.600.000,00
x 1 00 = 51,52%
Rp . 387.400.000,00

Perhitungan BEP

BEP

1
x Fix Cost
= [1 Variable Cost ]
Total Revenue

1
x Rp1 91 .5 00.000,
[ 1( 1/1,24 ) ]

= Rp. 989.416.000,Dari penjualan resep = 58% x Rp. 989.416.000,= Rp. 573.861.000,-/tahun


= Rp. 47.821.773,-/bulan
= Rp. 1.912.870,-/hari (25 hari kerja)
1

Rp 10 0.000,

resep = Rp. 100.000 Rp1. 912 . 870 , x 1 resep = 19 resep/hari

Jadi, BEP terjadi pada jumlah penjualan sebanyak 19 resep per hari