Anda di halaman 1dari 9

Analisis Kinerja Pelayanan RSUD Kabupaten Sumedang

Adapun analisis Kinerja Pelayanan RSUD Kabupaten Sumedang yang ingin


dicapai adalah sebagai berikut :
1. Meningkatnya kualitas, kuantitas dan profesionalisme SDM dengan parameter
sebagai berikut :
-

Rasio Dokter : Pasien di Rawat jalan 1 : 15

Rasio Perawat : Pasien di Rawat jalan 1 : 15

Rasio Dokter : Pasien Rawat Darurat 1 : 10

Rasio Perawat : Pasien Rawat Darurat 1 : 5

Optimalisasi pendayagunaan tenaga 78%

Tersedianya anggaran pendidikan dan pelatihan minimal 1.5 % dari total anggaran

Tersedianya dokumen analisis jabatan dan pengembangan karir 100 %


2. Optimalisasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit :
-

Billing System Terpadu 100%

3. Meningkatnya sarana dan prasarana pelayanan :


-

Ratio Tempat Tidur dengan jumlah penduduk adalah 1 tempat tidur : 1000
penduduk (WHO)

Pengembangan fasilitas pelayanan dan alked mencapai 100 %

Penyediaan gedung pelayanan/perawatan ICU dan rawat inap 8 lantai


-

Rasio pelayanan, meliputi :

Pertumbuhan rata-rata kunjungan rawat jalan / hari 1,04 %

Pertumbuhan rata-rata tindakan rawat jalan/ hari 1,04 %

Pertumbuhan rata-rata kunjungan rawat darurat/ hari 1,06 %

Pertumbuhan rata-rata tindakan rawat darurat /hari 1,03 %

Pertumbuhan rata-rata pemeriksaan radiologi /hari 1,12 %

Pertumbuhan rata-rata operasi / hari 1,03 %

Pertumbuhan rata-rata rehabilitasi medik/ hari 1.05 %

Pertumbuhan rata hari perawatan/ hari 1,15 %

Bed Occupancy Ratio (BOR) 75.95 %

Average Length of Stay(ALOS) 2.88 hari

Bed Turn Over (BTO) 89.39 kali

Turn Over Internal (TOI) 0.98 hari

Angka Kematian Bayi (AKB) sebesar 64.28/1000 kelahiran hidup

Angka Kematian Ibu (AKI) sebesar 83.08/100.000

4. Meningkatnya kinerja Rumah Sakit untuk menjamin pelayanan kesehatan pada


masyarakat :

Kepuasan pasien 90%

Tersedianya SOP seluruh unit kepuasan pasien 100 %

Tersedianya Clinical Pathway 100%

Terselenggaranya koordinasi dengan SKPD terkait 4 kali dalam 1 tahun 100%

Unit-unit baru dalam menjaga Gugus Kendali Mutu 80 %

Rasio Mutu, meliputi :

Emergency Response Time Rate 5 menit

Lama Waktu Tunggu di Poli-klinik 55 menit

Angka Kematian di Gawat Darurat 0,33 %

Angka kematian > 48 jam (NDR) 2.5 %

Angka Pasien Rawat Inap yang dirujuk 1%

Post Operative Death Rate 1 %

Angka infeksi nosokomial 0,5%

Kecepatan Pelayanan resep


-

Obat jadi 35 menit

Obat Racikan 60 menit

Waktu tunggu sebelum operasi

Rasio Tempat Tidur kelas III 51%

Pemanfaatan Tempat Tidur (BOR) kelas III 74,70%

7hari

5. Terwujudnya otonomi pengelolaan Rumah Sakit dalam rangka menuju RS efektif


dan efisien:
-

Pelaksanaan

penatausahaan,

pengelolaan

dan

pertanggungjawaban

keuangan sebagai Badan Layanan Umum mencapai 100%


-

Pengelolaan keuangan sistem accrual basic mencapai 100%

Penetapan sistem akuntabilitas Rumah Sakit mencapai 100%

Pelaksanaan penatausahaan dan pertanggungjawaban klaim pada pihak ke 3


secara tepat waktu 100%
Secara keseluruhan pelayanan pasien selama kurun waktu tahun 2015

pelaksanaan PPK-BLUD RSUD Kabupaten Sumedang cenderung meningkat yang


dilihat dari berbagai aspek yaitu :
Customer Acquistion indikator ini digunakan untuk mengukur sampai sejauh
mana minat pasien baru menggunakan jasa layanan yang disediakan RSUD
Kabupaten Sumedang.

Customer loyality, ini bertujuan untuk mengukur sampai sejauh mana BLUD
RSUD Kabupaten Sumedang mampu mempertahankan pasien lama (kunjungan
ulang) untuk menggunakan jasa layanan yang disediakan.
Keluhan pasien: Indikator ini untuk mengukur sampai sejauh mana kepuasan
pasien

terhadap

layanan

yang

diberikan,

survey

kepuasan

pelanggan/masyarakat terhadap kualitas pelayanan dan unsur penunjang


pelayanan rumah sakit dilaksanakan 2 kali selama 2015
Quality of Place
Terdapat tiga indikator yang menggambarkan secara agregat kualitas fisik
layanan Rumah Sakit yaitu :
a) Angka Penggunaan Tempat Tidur (Bed Occupation Ratio = BOR),
yaitu prosentase pemakaian tempat tidur pada satu waktu tertentu. Indikator
ini memberikan gambaran tinggi rendahnya tingkat pemanfaatan tempat
tidur rumah sakit. Menurut Departemen Kesehatan RI (tahun 2005), nilai
parameter BOR yang ideal adalah antara 60-85%, dihitung berdasarkan
rumus, BOR = ((Jumlah hari perawatan rumah sakit / (Jumlah tempat tidur x
Jumlah hari dalam satu periode)) x 100%.

pemanfaatan tempat tidur

Menurut Departemen Kesehatan RI, RSUD sumedang dalam keadaan


efisien yaitu mencapai angka 75.95 %.
b) Angka Perputaran Tempat Tidur (Bed Turn Over = BTO),
yaitu frekuensi pemakaian tempat tidur pada satu periode, berapa kali
tempat tidur dipakai dalam satu satuan waktu tertentu. Menurut Departeman
Kesehatan RI (tahun 2005), idealnya dalam satu tahun satu tempat tidur
rata-rata dipakai 40-50 kali, dihitung berdasarkan rumus, BTO = Jumlah
pasien keluar (hidup + mati) / Jumlah tempat tidur. Indikator ini untuk
mengukur frekuensi pemakaian tempat tidur dalam satuan waktu. Rata-rata
frekuensi pemakaian tempat tidur selama tahun 2015 (89.39) mengalami
penurunan ke arah standar nasional dibanding tahun 2014.
c) Tenggang Perputaran (Turn Over Interval=TOI)
Adalah hari rata-rata di mana tempat tidur tidak ditempati dari setelah diisi
ke saat terisi berikutnya. Indikator ini memberikan gambaran tingkat efisiensi
penggunaan tempat tidur. Menurut Departemen Kesehatan RI, idealnya
tempat tidur kosong tidak terisi pada kisaran 1 - 3 hari, dihitung berdasarkan
rumus, TOI = (Jumlah tempat tidur x periode) hari perawatan) / Jumlah
pasien keluar (hidup+mati). TOI tahun 2015 (0.98) mengalami penurunan
dibanding tahun 2014 hal ini diakibatkan tingginya kunjungan dengan tingkat

morbiditas yang meningkat sehingga diperlukan adanya kebijakan agar


proses perawatan pasien berjalan lancar dengan tidak mengurangi kualitas
pelayanan.
Berdasarkan indikator-indikator kinerja diatas, quality of place BLUD RSUD
Kabupaten Sumedang relatif masih dalam kisaran yang diperkenankan oleh
Kementerian Kesehatan. Kondisi tersebut secara relatif terkait pengembangan
infrastruktur dan budaya kerja insan Rumah sakit yang belum sepenuhnya
berkorelasi langsung terhadap peningkatan kualitas fisik layanan.
Quality Of Services

Kualitas Layanan Rumah Sakit

dapat diwakili dari 5 indikator mutu sebagai

berikut :
a) Angka kematian Kasar (Gross Death Rate=GDR) :
digunakan untuk menilai angka kematian umum untuk setiap 1000 penderita
keluar,

dihitung

berdasarkan

rumus,

GDR

(Jumlah

pasien

mati

seluruhnya/Jumlah pasien keluar (hidup+mati)) x 1000.


Tahun 2015 Angka Kematian Kasar 33.67 , mengalami penurunan
dibandingkan tahun 2014 dimana masih dalam standar nasional yaitu tidak
lebih dari 45 per 1000 penderita keluar.
b) Angka Kematian Bersih (Net Death Rate=NDR):
Untuk menilai angka kematian di atas 48 jam setelah dirawat untuk setiap
1000 penderita keluar. Indikator ini memberikan gambaran mutu pelayanan
di rumah sakit, dihitung berdasarkan rumus, NDR = (Jumlah pasien mati > 48
jam / Jumlah pasien keluar (hidup+mati)) x 1000. Tahun 2015 rata-rata angka
Kematian bersih 18.78 mengalami kecenderungan naik dibandingkan
dengan tahun 2014 . Angka pencapaian NDR masih dalam nilai Standar
nasional yang dapat ditolerir yaitu 25 per 1000 penderita keluar.
c) Rata-rata Lamanya Pasien Dirawat (Average Length of Stay = AvLOS),
Rata-rata Lamanya Pasien Dirawat (Average Length of Stay = AvLOS),
Menurut Departemen Kesehatan RI (tahun 2005) nilai AvLOS yang ideal
antara 6 9 hari, dihitung berdasarkan rumus, AvLOS = Jumlah lama
dirawat / Jumlah pasien keluar (hidup+mati) AvLOS adalah rata-rata lama
dirawat seorang pasien di instalasi rawat inap. Indikator ini di samping
memberikan gambaran tingkat efisiensi, juga dapat memberikan gambaran
mutu pelayanan, apabila diterapkan pada diagnosis tertentu dapat dijadikan
hal yang perlu pengamatan lebih lanjut.
Tahun 2015 rata-rata AvLOS

2,90 hari

mengalami kecenderungan

meningkat bila dibanding tahun 2014 ,tetapi hasil tersebut masih di bawah

nilai yang ideal yaitu 6-9 hari.


d) Kematian Ibu
Untuk mengukur kematian ibu melahirkan dalam jangka waktu tertentu.
Tahun 2015 mengalami kecenderungan menurun jika dibanding dengan
tahun 2014. Kondisi ini menunjukkan peningkatan qualitas pelayanan
terutama pelayanan obstetri neonatal komprehensip .
Demikian juga dengan quality of services, secara umum relatif masih dalam
kisaran yang diperkenankan oleh Kementerian Kesehatan. Kondisi tersebut
diindikasikan masih adanya keberagaman persepsi strategi dari para
pengambil keputusan yang mempengaruhi implementasi rencana tindak
perbaikan mutu layanan,
Pencapaian Kinerja Pelayanan RSUD Kabupaten Sumedang pada tahun
2015 berdasarkan indikator kinerja yang sudah ditentukan dalam SPM, secara
keseluruhan sudah baik dan sesuai dengan standar yang telah ditentukan,walaupun
ada sebagian indikator yang sedikit belum tercapai diantaranya :
-

Waktu penyediaan dokumen rekam medik pelayanan rawat jalan standarnya


10 menit, realisasi 12.5 menit, ini dikarenakan untuk pengguna kartu BPJS perlu

verifikasi data dan pembuatan jaminan dari BPJS Center


Kelengkapan laporan
akuntabilitas kinerja standarnya 100% sedangkan
realisasinya baru 90%, dikarenakan ada sebagian Instalasi atau ruangan yang
data nya belum terintegrasi dengan bagian pelaporan,sehingga realisasinya baru

tercapai 90%
Ketepatan waktu pemberian imbalan (insentif ) sesuai kesepakatan waktu
standarnya 100 % sedangkan realisasinya 90%, dikarenakan RSUD Sumedang
menerapakan kerjasama untuk pelayanan penduduk miskin yaitu dengan
dengan Program JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) yaitu : JPKMM dan BPJS
Kesehatan

(Jamkesmas,KIS)

yang

dalam

Klaim

nya

terkadang

ada

keterlambatan.
-

Ketepatan waktu pemeliharaan alat standar nya 80 % sedangkan realisasi


capaian SPM 91,1%, dikarenakan ada sebagian alat yang perlu penggantian
suku cadang yang harus di beli dari luar, sehingga memakan waktu untuk
pengadaan suku cadang alat kesehatan tersebut.

Untuk Lebih jelasnya bisa dilihat dalam table 2.2 di bawah ini

A. Sarana Pelayanan
Rumah Sakit Umum Harapan Keluarga Menyelenggarakan pelayanan
kesehatan kepada masyarakat dalam berbagai unit pelayanan, sebagai berikut :
a) Pelayanan Gawat Darurat
b) Pelayanan Rawat Jalan, terdiri dari :
(1) Pelayanan Poli Penyakit Dalam
(2) Pelayanan Poli Gigi dan Mulut
(3) Pelayanan Poli Kebidanan dan Penyakit Kandungan
(4) Pelayanan Poli THT
(5) Pelayanan Poli Kesehatan Anak
(6) Pelayanan Poli Umum
(7) Pelayanan Poli KIA, KB dan Laktasi
(8) Pelayanan Poli Bedah
(9) Pelayanan Poli Kecantikan
c) Pelayanan Rawat Inap, terdiri dari :
(1) Perawatan Penyakit Dalam
(2) Perawatan Penyakit Anak
(3) Perawatan Penyakit Bedah
(4) Perawatan Kebidanan dan Kandungan
(5) Perawatan VIP
(6) Pelayanan Rawat Intensif : IHCU
(7) Pelayanan Bedah Sentral
(8) Pelayanan

PONEK/Pelayanan

Obstetri

Komprehensif
(9) Pelayanan Penunjang Medis terdiri dari :
a. Pelayanan Laboratorium Patologi Klinik
b. Pelayanan Famasi

Neonatal

Emergency

c. Pelayanan Gizi
d. Pelayanan Radiologi dan USG
e. Pelayanan EKG/EEG
f.

Pelayanan Laundry

g. Pelayanan CSSD

B. Tingkat Efektifitas Pengelolaan

Rumah Sakit Umum Daerah

Kabupaten Sumedang
Tabel 1.1. Kunjungan Pasien RSUD Kabupaten Sumedang
N
o

Tahun

Kunjunga
n

2011

2012

2013

2014

2015

50,
342

52,
433

46,
739

43,
330

134,
432
145,
504

135,
678
141,
633

144,
491
156,
012

159,
999
203,
329

Pasien
Baru

51,
180

Pasien
Lama

TOTAL

127,
884
179,
064

Tabel 1.2. Kunjungan Pasien Instalasi Rawat Jalan


Tahun

N
o

Kunjunga
n

2011

2012

2013

2014

2015

Pasien
Baru

28,750

27,495

27,962

23,973

20,277

Pasien
Lama

116,593

118,009

113,671

132,039

139,678

TOTAL

145,343

145,504

141,633

156,012

159,955

Tabel 1.3. Kunjungan Pasien Instalasi Rawat Inap


N
o

Kunjungan

Tahun
2011

2012

2013

2014

Jumlah pasien
keluar hidup

24
,650

26
,140

25
,464

24
,603

Jumlah pasien
keluar mati

736

862

892

795

TOTAL

2
5,386

2
7,002

2
6,356

2
5,398

2015
26,6
35
948
27,5
83

Tabel 1.4. Kunjungan Pasien IGD


N
o

Kunjungan

PASIEN BARU

PASIEN LAMA

TOTAL

Tahun
2011
14,
608
9,
285
23
,893

2012
14,
016
9,
854
23
,870

2013
14,
320
9,
921
24
,241

2014
12,
256
9,
188
21
,444

2015
12,
093
11,
564
23
,657

Tabel 1.5. Indikator Pelayanan Tahun 2011


NAMA
RUANGA
N
KELAS I
KELAS II
KELAS III

Tahun 2011
BOR
61.89
74.56
76.38

LOS
3.03
2.78
2.68

TOI
1.86
0.92
0.81

BTO
75.07
101.33
106.58

GDR
1.24
1.64
2.46

NDR
0.57
0.75
0.98

ICU
UTAMA
VIP A
VIP B
VIP C
PONEX
HCU
TOTAL

71.65
10.25
57.06
72.07
77.69
96.88
30.60
74.41

2.79
3.00
2.70
3.13
2.91
7.10
3.02
2.86

1.08
25.77
2.10
1.19
0.86
0.23
7.06
1.05

96.00
11.67
75.00
86.23
95.39
49.58
36.00
89.19

35.68
0.00
1.14
0.80
1.11
22.18
36.11
3.38

17.19
0.00
0.57
0.45
0.47
12.27
18.52
1.53

Tabel 1.6. Indikator Pelayanan Tahun 2012


NAMA
RUANGAN
KELAS I
KELAS II
KELAS III
ICU
HCU
VIP / ASTER

BOR
70.50
68.20
80.92
75.68
80.46
69.51

UTAMA /
TULIP
PONEX
TOTAL

74.28
114.38
78.05

LOS
3.11
2.85
2.67
2.64
3.01
3.07

Tahun 2012
TOI
BTO
1.29
83.50
1.29
89.93
0.62
112.72
0.83
107.00
0.72
99.67
1.33
83.65

GDR
1.33
1.25
2.36
38.55
36.45
0.84

NDR
0.68
0.64
1.04
17.52
19.73244
0.48

2.87
9.17
2.91

1.01
-1.16
0.86

0.95
22.43
3.53

0.60
10.66
1.66

93.22
45.33
93.25

Tabel 1.7. Indikator Pelayanan Tahun 2013


NAMA
RUANGAN

BOR

LOS

Tahun 2013
TOI
BTO

GDR

NDR

KELAS I
KELAS II
KELAS III
ICU
HCU
VIP / ASTER

70.13
67.55
83.54
74.45
80.69
74.67

2.97
3.03
2.74
2.73
2.77
3.17

1.26
1.43
0.53
0.93
0.64
1.06

87.00
82.93
113.29
100.75
110.33
87.33

0.90
1.39
2.65
36.97
40.18
0.27

0.45
0.66
1.09
15.14
18.13
0.11

UTAMA /
TULIP
HCU MELATI
TOTAL

77.29
277.05
79.98

2.97
8.50
2.89

0.91
-5.02
0.76

90.94
129.00
96.56

0.24
24.81
3.39

0.12
8.91
1.42

Tabel 1.8. Indikator Pelayanan Tahun 2014


NAMA
RUANGAN
KELAS I
KELAS II
KELAS III
ICU
HCU
VIP / ASTER
Kelas Khusus
UTAMA /
TULIP
HCU MELATI
TOTAL

BOR
73.41
69.46
72.51
16.63
60.45
496.72
42.25

LOS
2.91
2.98
2.54
1.21
1.38
3.30
9.11

Tahun 2014
TOI
BTO
1.15
84.37
1.14
98.23
0.91
110.90
10.20
29.93
1.88
77.00
-2.14
678.00
9.96
21.29

67.55
#DIV/0!
71.30

2.91
1.10
2.78

1.28
-2.79
1.11

92.72
#DIV/0!
94.34

GDR
1.42
1.60
2.10
38.66
40.91
1.13
12.53

NDR
0.87
0.90
0.96
29.12
34.74
0.69
2.68

0.36
30.77
3.19

0.06
5.13
1.82

GDR
0.55
2.03
3.00
19.35
38.96
1.80

NDR
0.55
2.03
2.04
3.23
29.87
0.60

Tabel 1.9. Indikator Pelayanan Tahun 2015


NAMA
RUANGAN
KELAS I
KELAS II
KELAS III
Kelas Khusus
ICU
VIP / ASTER
UTAMA /
TULIP
HCU MELATI
TOTAL

BOR
72.98
80.55
77.60
119.27
80.24
71.24

LOS
3.01
2.89
2.76
8.90
1.16
3.11

Tahun 2015
TOI
BTO
1.11
7.54
0.67
8.94
0.80
8.71
-2.39
2.58
0.64
9.63
1.28
6.96

73.96
0.00

3.22
0.00

1.20
0.00

6.71
0.00

0.00
0.00

0.00
0.00

71.30

2.78

1.11

94.34

3.19

1.82

Anda mungkin juga menyukai