Anda di halaman 1dari 14

STRATEGY ANALYSIS AND CHOICE

Sebisa mungkin faktor-faktor SWOT bentuknya kuantitatif


Dalam sel strategis Referensi ke faktor yang menjadi
dasar pengambilan analisis.
S1,O2 artinya analisis
merujuk pada Kekuatan no 1 dan Peluang nomor 2 di
daftar.
Tidak semua strategi akan dilakukan, matriks ini
memberikan alternatif pilihan strategi.

a. Kerangka Perumusan Strategi yang Komprehensif


Kerangka
analitis
perumusan
strategi
dapat
diimplementasikan kedalam suatu kerangka dengan tiga
tahap analitis sbb:
1)

2)

3)

Tahap Input Stage


Berisi Informasi input dasar yang dibutuhkan untuk
merumuskan strategi. Terdiri dari tiga metode evaluasi
yang telh disebutkan di bab 3&4 sebelumnya yaitu :
Matriks Evaluasi Faktor Eksternal (EFE),
Matriks Profil Kompetitif (CPM) dan
Matriks Evaluasi Faktor Internal (IFE).
Tahap Pencocokan (Matching Stage)
Berfokus pada pada penciptaan strategi alternatif yang
masuk
akal
dengan
memperhatikan
faktor-faktor
eksternal dan internal utama. Terdiri dari lima Matriks sbb:
Matriks Kekuatan-Kelemahan-Peluang-Ancaman (SWOT)
Matriks Posisi Strategis dan Evaluasi Tindakan (SPACE)
Matriks Boston Consulting (BCG)
Matriks Internal-Eksternal (IE)
Matriks Strategi Besar
Tahap Keputusan (Decision Stage)
Satu teknik saja yaitu Matriks Perencanaan Strategis
Kuantitatif (QSPM)

Kesembilan teknik dalam kerangka perumusan strategi


(strategy formulation framework) diatas membutuhkan
gabungan intuisi dan analisis.
Yuk kita lihat satu-satu..
Tahap Input Stage cek chapter sebelumnya ya..
Tahap Matching Stage:
1) Matriks Strengths-Weakness-Opportunities-ThreatsSWOT
Sederhananya
menganalisis
strategi
dengan
menggunakan empat (4) strategi turunan yakni :
a) SO Strategies (Kekuatan Internal memanfaatkan
Peluang Eksternal)
b) WO Strategies ( Memperbaiki Kelemahan Internal
untuk memanfaatkan Peluang Eksternal)
c) ST Strategies (Menggunakan Kekuatan Internal untuk
menghindari atau mengurangi Ancaman Eksternal)
d) WT Strategies (Mengurangi Kelemahan Internal dan
Menghindari Ancaman)
Langkah-Langkahnya :
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.

Kelemahan Matriks SWOT :

Tidak menunjukan cara mencapai suatu keunggulan


kompetitif
Memberikan penilaian statis/ terpotong2 dan tunduk oleh
waktu
Membuat perusahaan memberi penekanan berlebihan
pada satu faktor internal dan eksternal dalam
merumuskan strategi.

2)

Strategic
(SPACE)

Position

and

Action

Evaluation

Matriks kerangka empat kuadran dengan empat strategi


yaitu Agresif, Konservatif, Defensif dan Kompetitif sbb ed 14 :

Sumbu matriks SPACE menunjukan dua dimensi internal


(Kekuatan Keuangan-FP dan Keunggulan Kompetitif-CP)
dan dua dimensi eksternal yaitu (Stabilitas LingkunganES/P dan Kekuatan Industri-IS/P). Ingat yang digaris tebal
saja..Matriks
EFE
dan
IFE
dipertimbangkan
dalam
mengembangkan Matriks SPACE. contoh faktornya:

Buat daftar peluang-peluang eksternal perusahaan.


Buat daftar ancaman-ancaman eksternal perusahaan.
Buat daftar kekuatan-kekuatan internal perusahaan.
Buat
daftar
kelemahan-kelemahan
internal
perusahaan.
Cocokkan
kekuatan
internal
dengan
peluang
eksternal, dan hasilnya pada sel SO Strategi.
Cocokkan kelemahan internal dengan peluang
eksternal, dan hasilnya dicatat dalam sel WO
Strategi.
Cocokkan kekuatan internal dengan ancaman
eksternal, dan catat hasilnya dalam sel ST Strategi.
Cocokkan kelemahan internal dengan ancaman
eksternal, dan catat hasilnya dalam sel WT Strategi.

Matriks Sederhananya :
Sel Strengths (S)

Sel Weakness (W)

Sel Peluang (O)

Sel SO Strtegies

1..

Sel
Strategies

WO

1..
Sel Ancaman (T)

Sel ST Strategies

Sel WT Strategis

1..

1..

Lihat Contoh lengkap Matriks 6-3 di hal 328.


Aspek penting yang perlu diperhatikan :

Langkah-Langkah mengembangkan Matriks SPACE :


1.
2.

Pilih satu set variabel untuk menentukan posisi


keuangan (FP) , posisi kompetitif ( CP ) , Posisi
stabilitas ( SP ) , dan posisi industri ( IP ).
Menetapkan skala mulai dari +1 ( terburuk ) hingga +7
( terbaik ) untuk setiap variabel yang membentuk FP dan
IP. Menetapkan skala mulai dari -1 ( terbaik ) ke -7
( terburuk ) untuk masing-masing variabel yang
membentuk SP dan CP. Membuat perbandingan dengan

3.

4.
5.

6.

7.

pesaing di sumbu FP dan CP. Membuat dibandingkan


dengan industri lainnya pada sumbu IP dan SP.
Hitung nilai rata-rata untuk FP , CP , IP , dan SP dengan
menjumlahkan nilai-nilai yang diberikan kepada variabel
masing-masing dimensi dan kemudian dengan membagi
dengan jumlah variabel dalam dimensi masing-masing .
Petakan nilai rata-rata untuk FP , IP , SP , dan CP pada
sumbu yang ssuai di Matrix SPACE.
Jumlahkan nilai rata-rata pada sumbu x (CP, IP) dan
petakan hasilnya pada sumbu X. Jumlahkan nilai rata-rata
pada sumbu y (FP,SP) petakan hasilnya pada sumbu Y.
Petakan perpotongan kedua titik X dan Y (xy baru).
Gambarlah vektor arah dari asal Matrix SPACE (0,0)
melalui
baru
titik
persimpangan
.
Vektor
ini
mengungkapkan tipe strategi yang direkomendasikan
untuk organisasi: agresif , kompetitif , defensif , atau
konservatif .
Contoh profil strategi di halaman 335..fahami cara
bacanya. Berikut contohnya di hal 338 :

pertumbuhan tinggi. Pada umumnya kebutuhan kas


organisasi tinggi tapi pendapatan kas organisasi rendah.
Bisnis ini dinamakan tanda Tanya karena perusahaan
harus memutuskan apakah akan memperkuat bisnis atau
menjualnya.
Kuadran Stars.
Bisnis di kuadran stars mengambarkan peluang
pertumbuhan dan profitabilitas jangka panjang terbaik
organisasi. Kalau sudah sampai di posisi star dimana
market share sudah dominan, tapi growth masih
berpotensi, advertising bisa seperlunya saja, penambahan
fitur minor bisa dilakukan, kerjasama dengan club dan
jaringan juga bisa digiaatkan lagi dalam promosi.
Kuadran Cash Cows
menunjukkan bisnis yang memiliki posisi pangsa pasar
yang
tinggi
tetapi
memiliki
pertumbuhan
yang
rendah.dinamakan Cash Cows karena bisnis ini
menghasilkan kas melebihi kebutuhan dan sering
diperah. mempertahankan produk perusahaan dapat
menjaga satabilitas dari tingkat pemasaran produk dan
harga. Divisi ini harus dikelola agar posisinya bertahan
kuat selama mungkin. Contoh strategi yang digunakan
bisa pengembangan produk atau diversifikasi.
Kuadran Dogs.
Bisnis di posisi ini memiliki posisi pangsa pasar rendah
dan bersaing dalam industry yang tumbuh lambat. Oleh
karena posisi internal dan eksternal yang tidak baik,
bisnis ini sering dilikuidasi, divestasi atau dipangkas
mengecil.
Matriks BCG memiliki beberapa keterbatasan, pertama
terlalu menyederahanakn posisi bisnis organisasi, banyak
bisnis yang masuk kategori tengah karena tidak dapat
diklasifikasikan dengan mudah. Kedua, Matriks BCG tidak
mencerminkan apakah berbagai divisi atau industry
bertumbuh dari waktu ke waktu.
4)

Matriks IE (Internal-Eksternal),

memosisikan berbagai divisi organisasi dalam grafik Sembilan


sel. Matriks IE serupa dengan Matriks BCG karena kedua
matriks tersebut menempatkan posisi divisi organisasi dalam
sebuah diagram sistematis. Akan tetapi terdapat perbedaan.
Pertama, sumbunya tidak sama. Kedua, matriks IE
membutuhkan lebih banyak informasi mengenai divisi
daripada matriks BCG. Ketiga, implikasi strategis setiap
matriks berbeda. Oleh karena itu para penyusun strategi di
berbagai perusahaan multidivisional sering mengembangkan
matriks BCG maupun matriks IE dalam merumuskan strategi.
3)

Boston Consulting Group (BCG)


Langsung saja Matriksnya :

Skor Total IFE

High
3,0 4,0
Skor
Total
EFE

Kuadran Question Marks.


Bisnis di kuadran ini memiliki posisi pangsa pasar yang
rendah dan bersaing di industry yang memiliki tingkat

Medium

Low

3,0
4,0

2,0
2,99

1,0
1,99

II

III

IV

VI

VII

VIII

IX

Medium
2,0
2,99
Low

Inget???
Notes:
Sumbu X Market Share (pangsa pasar relatif) dapat
dikuantitatifkan dengan skala 0 rendah (makin ke kanan)
dan 1 Tinggi.
Sumbu Y Market Growth (pertumbuhan penjualan industri)
dapat dikuantitatifkan Rendah -20 (makin ke atas) sd
tinggi+20( makin ke bawah).
Cara menganalisis quadran:

High

1,0
1,99

Matriks IE dibagi menjadi tiga bagian besar yang mempunyai


implikasi strategi berbeda.

Bagian Tumbuh dan Membangun (Grow and Build),


masuk dalam sel I II dan IV. Strategi yang tepat bagi
divisi ini adalah yang intensif (penetrasi pasar,
pengembangan pasar, pengembangan produk) atau
integrative (integrasi horizontal atau vertikal)
Bagian menjaga dan mempertahankan (Hold and
Maintain). Strategi yang biasa digunakan bagian ini
adalah penetrasi pasar dan pengembangan produk.


5)

Bagian Panen atau Divestasi (Harvest or Divest).


Matriks Stategi Besar (Grand Matriks Strategi).

d.

e.

f.

Step 4 Determine the Attractiveness Scores (AS) defined


as numerical values that indicate the relative
attractiveness of each strategy in a given set of
alternatives.
Step 5 Compute the Total Attractiveness Scores. Total
Attractiveness Scores (TAS) are defined as the product of
multiplying the weights (Step 2) by the Attractiveness
Scores (Step 4) in each row.
Step 6 Compute the Sum Total Attractiveness Score. Add
Total Attractiveness Scores in each strategy column of the
QSPM. The Sum Total Attractiveness Scores (STAS) reveal
which strategy is most attractive in each set of
alternatives. Higher scores indicate more attractive
strategies, considering all the relevant external and
internal factors that could affect the strategic decisions.

Keistimewaan QSPM.
Matriks ini didasarkan pada dua dimensi evaluative, posisi
kompetitif dan pertumbuhan pasar.

Bisnis dalam Kuadran I memiliki sumber daya


memadai untuk mengambil keuntungan dari berbagai
peluang eksternal yang muncul di banyak bidang
Bisnis dalam kuadran II harus mengevaluasi
pendekatan mereka terhadap pasar. Walau industry
mereka sedang tumbuh, tapi mereka tidak mampu
bersaing efektif. Mereka perlu mencari tahu
bagaimana memperbaiki daya saing.
Bisnis dalam kuadran III bersaing di industry yang
pertumbuhan lambat serta memiliki posisi kompetitif
lemah. Perusahaan harus membuat perubahan
drastic untuk menghindari penurunan lebih jauh.
Bisnis dalam kuadran IV memiliki posisi kompetitig
yang kuat tapi berada dalam industry yang
pertumbuhannya lambat. Perusahaan ini memiliki
kekuatan untuk membuat diversifikasi ke bidang baru
yang lebih menjanjikan.

Salah satu keistimewaan QSPM adalan rangkaian strateginya


dapat
diamati
secara
berurutan
atau
bersamaan.
Keistimewaan lain, mendorong para penyusun strategi untuk
memasukkan factor internal dan eksternal yang relevan ke
dalam proses keputusan.
Keterbatasan QSPM.
QSPM membutuhkan penilaian intuitif dan asumsi yang
berdasar. Pemberian peringkat dan skor membutuhkan
keputusan penilaian yang baik dan didasarkan informasi yang
objektif.

Strategi 1.
Membangun
toko baru
yang lebih
besar

Faktor Utama

Tahap Decision Stage


Teknik pencocokan yang sebelumnya dibahas memaparkan
berbagai alternative strategi yang bisa ditempuh. Para
manajer dan karyawan dapat memberikan peringkat berbagai
strategi tersebut dalam skala 1 sampai 4. Ada satu teknik
analisis untuk menentukan daya tarik dari berbagai alternative
strategi. Teknik tersebut adalah Matriks QSPM (Quantitativ
Strategic Planning Matrix).
Matriks QSPM (Quantitative Strategic Planning Matrix)
adalah alat yang memungkinkan para manajer mengevaluasi
berbagai strategi secara objektif berdasarkan factor penting
eksternal dan internal yang diidentifikasi sebelumnya. QSPM
membutuhkan penilaian intuitif yang baik. Bentuk dasar QSPM
diilustrasikan dalam table dibawah. Kolom kiri QSPM
mencakup factor internal dan eksternal utama yang diperoleh
dari matriks IFE dan EFE (Tahap I). Baris teratas QSPM berisi
strategi alternative yang diperoleh dari Matriks SWOT, Matriks
SPACE, Matriks BCG, Matriks IE, Matriks Strategi Besar. Tidak
semua strategi harus dievaluasi dengna QSPM. Para penyusun
strategi harus menggunakan penilaian intuitif untuk memilih
strategi yang akan di evaluasi dalam QSPM.
a.

b.

c.

Langkah menyusunnya:
Step 1 Make a list of the firms key external
opportunities/threats and internal strengths/weaknesses
in the left column of the QSPM. This information should be
taken directly from the EFE Matrix and IFE Matrix. A
minimum of 10 external key success factors and 10
internal key success factors should be included in the
QSPM.
Step 2 Assign weights to each key external and internal
factor. These weights are identical to those in the EFE
Matrix and the IFE Matrix. The weights are presented in a
straight column just to the right of the external and
internal critical success factors.
Step 3 Examine the Stage 2 (matching) matrices, and
identify alternative strategies that the organization should
consider implementing. Record these strategies in the top
row of the QSPM. Group the strategies into mutually
exclusive sets if possible.

Strategi
2.
Merenov
asi total
toko
yang ada

Faktor
Eksternal

Bob
ot

AS

Total
AS

AS

Tot
al
AS

Populasi
Penduduk
meningkat 10%

0,10

0,40

0,20

Toko
pesaing
berjarak 2 Km

0,10

0,20

0,40

Lalu
lintas
kendaraan yang
melewati took
meningkat 12%

0,08

0,08

0,32

Ada
took
pesaing baru di
buka
berdekatan

0,15

0,60

0,45

Ada
jalan
utama
baru
yang
akan
mengalihkan
lalu
lintas
depan toko

0,12

0,48

0,12

Ada mall yang


baru di buka

0,08

0,16

0,32

0,07

0,14

0,28

Faktor
Internal
Rata-rata
tingkat belanja
konsumen
meningkat dari
$97
menjadi

Strategi 1.
Membangun
toko baru
yang lebih
besar

Faktor Utama

Strategi
2.
Merenov
asi total
toko
yang ada

Bob
ot

AS

Total
AS

AS

Tot
al
AS

Pendapatan
dari
segmen
jasa
servis
meningkat 16%

0,15

0,60

0,45

Rasio
hutang
terhadap asset
turun 34%

0,03

0,12

0,06

Lokasi
toko
dirugikan oleh
jalan
utama
yang baru

0,15

0,60

0,15

Karpet dan cat


di toko dalam
kondisi
memrihatinkan

0,02

0,02

0,08

Kamar
mandi
toko
perlu
perbaikan

0,02

0,02

0,08

Pendapatan
bisnis turun 8%

0,04

0,12

0,16

Pelanggan
sering
antri
lama di kasir

0,05

0,10

0,20

Total

1.00

Faktor
Eksternal
$128

4.36

3.27

Keterangan:
AS : Attractiveness Score, Skor daya tarik. Merupakan nilai
numeric yang mengindikasikan daya tarik relative dari setiap
strategi
Note by sum total attractiveness scores of 4.63 versus 3.27
that the analysis indicates the business should buy new land
and build a new larger store. Note the use of dashes to
indicate which factors do not affect the strategy choice being
considered

Faktor Lain dalam Pengambilan Keputusan


Budaya. Keberhasilan seringkali bergantung dari berapa
besar dukungan yang diperoleh strategi itu dari budaya
perusahaan.
Politik pemilihan strategi. Analisis harus objektif agar
keputusan strategi tidak didkte oleh factor politis
Isu Tata Kelola Dewan Direksi
IMPLEMENTING STRATEGIES: MANAGEMENT AND
OPERATIONS ISSUES
It is always more difficult to do something (strategy
implementation) than to say you are going to do it (strategy
formulation)

1.Explain why strategy implementation is more difficult


than strategy formulation.
Sifat Pengimplementasian Strategi
Perancangan sebuah strategi lebih mudah dilakukan
dibandingkan
ketika
strategi
tersebut
akan
diimplementasikan. Walaupun berkaitan, perancangan strategi
dan pengimplementasian sebuah strategi merupakan dua hal
yang sangat berbeda. Proses perancangan sebuah strategi di
perusahaan kecil, menengah, sedang, non profit, atau profit
tidak terlalu jauh berbeda. Hal yang berkebalikan terjadi
dalam hal pengimplementasiannya, di mana dibutuhkan

banyak aktifitas yang perlu dilakukan seperti altering sales


territories, adding new departments, closing facilities, hiring
newemployees, changing an organizations pricing strategy,
developing financial budgets, developing new employee
benefits, establishing cost-control procedures, changing
advertising strategies, building new facilities, training new
employees. Dan beda type dan ukuran serta jenis perusahaan
berbeda pula aktifitas yang dilakukan.
Perspektif Manajemen
Perpindahan
dari
perancangan
strategi
ke
pengimplementasian strategi membutuhkan pergeseran
tanggung jawab. Pergeseran tanggung jawab inilah yang
kemudian bisa menimbulan masalah. Oleh karena itu
sebaiknya manajer dilibatkan dalam perancangan sebuah
strategi, dan juga seorang perancang strategi dilibatkan
dalam pengimplementasian strategi tersebut. Berikut isu2 pas
implementing strategi:
Establish annual objectives
Devise policies
Allocate resources
Alter an existing organizational structure
Restructure and reengineer
Revise reward and incentive plans
Minimize resistance to change
Match managers with strategy
Develop a strategy-supportive culture
Adapt production/operations processes
Develop an effective human resources function
Downsize and furlough as needed
Link performance and pay to strategies

2.Discuss the importance of annual objectives and


policies in achieving organizational commitment for
strategies to be implemented.
Menetapkan tujuan tahunan merupakan kegiatan yang
melibatkan semua manajer dalam sebuah organisasi.
Penetapan target tahunan diperlukan untuk mendapatkan
gambaran jelas mengenai apa yang ingin dicapai dalam tahun
berjalan. Tujuan tahunan penting dalam hal penerapan sebuah
strategi karena:
menggambarkan dasar pengalokasian sumber daya
cara utama untuk mengevaluasi seorang manajer
instrumen utama dalam hal memonitoring pencapaian tujuan
jangka panjang, dan
menetapkan prioritas perusahaan.
Tujuan tahunan harus measurable, consistent, reasonable,
challenging,
clear,
communicated
throughout
the
organization,
characterized
by
an
appropriate
time
dimension,and accompanied by commensurate rewards and
sanctions. Objectives should state quantity, quality, cost, and
timeand also be verifiable. Terms and phrases such as
maximize, minimize, as soon as possible, and adequate should
be avoided. Annual objectives should be compatible with
employees and managers values and should be supported by
clearly stated policies. Target tahunan yang jelas tidak
menjadi jaminan suksesnya pengimplementasian sebuah
strategi, akan tetapi dapat mendorong tercapainya tujuan
personal atau tujuan organisasi.
Kebijakan adalah panduan spesifik, metode, prosedur,
aturan, bentuk, dan kegiatan administratif yang dibuat untuk
menunjang dan mendorong agar tujuan dapat dicapai.
Kebijakan adalah instrument dalam pengimplementasian
sebuah strategi. Kebijakan membuat manajer dan pegawai
mengetahui apa yang diharapkan dari keduanya, yang mana
akan membantu pengimplementasian strategi menjadi
berhasil. Kebijakan menjadi basis kontrol manajemen, menjadi
koordinasi antar unit organisasi, dan menghilangkan waktu
yang dibutuhkan manajer untuk membuat keputusan.
Kebijakan juga menegaskan mengenai apa yang harus
dilakukan dan oleh siapa. Setiap perusahaan biasanya
mempunyai beberapa kebijakan yang digunakan sebagai
panduan.
Alokasi sumber daya adalah aktifitas manajemen penting
dalam melaksanakan strategi. Di perusahaan yang tidak
menerapkan pendekatan manajemen stratejik, pengalokasian
sumber daya terkadang hanya didasarkan pada faktor
perorangan atau politik. Manajemen stratejik mengalokasikan
sumber daya sesuai dengan prioritas berdasarkan tujuan
tahunan. Semua organisasi memiliki setidaknya empat jenis

sumber daya untuk mencapai tujuan. Yaitu sumber daya


keuangan, sumber daya fisik, sumber daya manusia, dan
sumber daya teknologi. Mengalokasikan sumber daya ke divisi
atau departemen tertentu tidak menjamin strategi dapat
diimplementasikan
dengan
sukses.
Beberapa
faktor
mempengaruhi pengalokasian sumber daya yang efisien,
termasuk terlalu melindungi sumberdaya, politik organisasi,
target strategi yang tidak jelas, keengganan mengambil
resiko, dan kurangnya pengalaman. Strategic management
itself is sometimes referred to as a resource allocation
process.
Interdependency of objectives and competition for limited
resources often leads to conflict. Konflik ialah terjadinya
ketidaksepahaman antara dua pihak atau lebih mengenai satu
atau lebih dari sebuah isu. Menetapkan tujuan tahunan dapat
menyebabkan konflik karena setiap orang memiliki tujuan dan
keinginan yang berbeda, jadwal yang menciptakan tekanan,
ketidakcocokan antar personil, dan kesalahpahaman antar
manajer. Menetapkan tujuan tahunan dapat menyebabkan
konflik karena manajer dan pembuat strategi harus melakukan
pilihan. Apakah akan mengutamankan keuntungan jangka
pendek atau pertumbuhan jangka panjang, Penetrasi pasar
atau pertumbuhan pasar, pertumbuhan atau stabilitas, resiko
tinggi atau resiko rendah. Konflik tidak dapat dihindarkan dari
sebuah organisasi, oleh karena itu dibutuhkan manajemen
konflik yang baik agar konflik tidak meluas dan mengganggu
performa organisasi. Tidak adanya konflik dalam sebuah
organisasi juga merupakan hal yang buruk karena
mengindikasikan adanya sikap apatis dan tidak adanya
perbedaan.
Pendekatan dalam memanajemen dan menyelesaikan konflik
dibagi menjadi tiga kategori. Yaitu pencegahan, defusi dan
konfrontasi. Pencegahan dapat berupa pembiaran yang mana
diharapkan konflik akan mereda dengan sendirinya. Defusi
mencoba menyatukan perbedaan di antara pihak yang
berkonflik dengan mencari persamaan dan mengarahkan
bahwa tidak ada pihak yang menang atau kalah secara jelas.
Konfrontasi bisa dengan cara mengganti pihak yang berkonflik
atau mengadakan rapat dengan menghadirkan dua pihak
yang berkonflik agar mereka dapat mempresentasikan
pandangan mereka dan bekerja dalam perbedaan.
3.Explain why organizational structure is so important in
strategy implementation.
Perubahan strategi terkadang membutuhkan perubahan
structur organisasi setidaknya dalam dua alasan utama, yakni
Struktur sangat mempengaruhi bagaimana tujuan dan
kebijakan akan dibuat,
kenapa perubahan perubahan strategi terkadang harus diikuti
dengan perubahan dalam struktur karena struktur
mempengaruhi bagaimana sumberdaya akan dilalokasikan.
Struktur harus dibuat untuk memfasilitasi tujuan strategis dari
perusahaan dan selanjutnya mengikuti strategi. Tanpa strategi
sebuah perusaan akan kesulitan mendesain struktur yang
efektif.
Tidak ada satu desain atau struktur organisasi yang optimal
untuk sebuah strategi yang diberikan atau satu tipe organisasi
tertentu. Satu struktur yang cocok untuk satu organisasi
belum tentu cocok untuk organisasi yang lain, walaupun
kecenderungannya
perusahaan
yang
sejenis
akan
mengorganisasikan perusahaannya dalam bentuk yang sama.
Structure undeniably can and does influence strategy but
more important
concern is determining what types of structural changes are
needed to implement new strategies and how these changes
can best be accomplished. We examine this issue by focusing
on seven basic types of organizational structure:
functional,
divisional by geographic area,
divisional by product,
divisional by customer,
divisional process,
strategic business unit (SBU), and
matrix.
A functional structure groups tasks and activities by
business
function,
such
as
production/operations,
marketing,finance/accounting, research and development,
and management information systems.

Divisional atau struktur desentralisasi menjadi kebutuhan


untuk memotivasi pegawai, mengkontrol operasi, dan
bersaing secara sukses di lokasi berbeda. Struktur divisional
bisa dibentuk dalam empat cara, berdasarkan area geografi,
berdasarkan produk atau servis, berdasarkan pelanggan,
atau berdasarkan proses. Dengan struktur divisional,
kegiatan fungsional both centrally and in each separate
division

A divisional structure by geographic area is appropriate for


organizations whose strategies need to be tailored to fit the
particular needs and characteristics of customers in
different geographic areas. The divisional structure by
product (or services) is most effective for implementing
strategies when specific products or services need special
emphasis. When a few major customers are of paramount
importance and many different services are provided to
these customers, then a divisional structure by customer
can be the most effective way to implement strategies. A
divisional structure by process is similar to a functional
structure, because activities are organized according to the
way work is actually performed.
Struktur Strategic Businnes Unit (SBU) menyatukan divisi
yang sejenis ke dalam strategic business unit dan
menyerahkan otoritas dan tanggung jawab kepada seorang
eksekutif senior yang dalam pelaksanaannya bertanggung
langsung jawab kepada Chief Executive Officer. Dua
kelemahan dari SBU, yang pertama adalah dibutuhkannya
tambahan lapisan manajemen yang otomatis akan
menambah biaya gaji. Dan yang kedua adalah tugas
sekelompok wakil presiden terkadang tidak jelas. Akan
tetapi kelemahan tersebut ditutupi dengan meningkatnya
koordinasi dan akuntabilitas. Kelebihan lainnya dari SBU
adalah SBU membuat perencaan tugas dan control oleh
perusahaan menjadi lebih terkendali.
Struktur Matrix adalah struktur yang paling kompleks
karena bergantung kepada aliran otoritas dan komunikasi
secara vertical dan horizontal. Sangat berbeda dengan
fungsional dan divisional struktur di mana aliran otoritas
dan komunikasi hanya berbetuk vertical. Struktur matriks
akan menyebabkan pengeluaran yang lebih besar karena
terciptanya lebih banyak posisi manajemen. Kelemahan
lainnya matriks struktur adalah menyebabkan terjadinya
kompleksitas termasuk dua jalur otoritas keuangan,
dualisme penetapan reward and punishment, otoritas yang
terbagi, dua jalur otoritas pelaporan, dan butuh system
komunikasi yang ekstensif dan efisien. For a matrix
structure to be effective, organizations need participative
planning, training,clear mutual understanding of roles and
responsibilities, excellent internal communication, and
mutual trust and confidence.

Dos and Donts


First of all, reserve the title CEO for the top executive of the
firm. Dont use the title president for the top person; use it

for the division top managers if there are divisions within


the firm. Also, do not use the title president for functional
business executives. They should have the title chief, or
vice president, or manager, or officer, such as Chief
Information Officer, or VP of Human Resources. Further,
do not recommend a dual title (such as CEO and
president)for just one executive. Dalam mendesain struktur
organisasi harus dihindarkan adanya seseorang yang
bertanggung jawab kepada orang yang dalam struktur
berada dua tingkat di atasnya. Karena hal ini menyalahi
prinsip unity-of-command yang menyebutkan setiap
pegawai hanya boleh memiliki satu atasan. Dan juga
jangan membuat CFO, CIO, CSO, human resource officer
dan posisi fungsional lain bertanggung jawab kepada COO,
semua posisi tersebut harus melapor kepada CEO.
Pertimbangan kunci dari perancangan struktur organisasi
adalah melihat ke divisi. Apakah divisi dari organisasi
tersebut dibuat berdasarkan kondisi geografis, pelanggan,
produk atau proses.
4.Compare and contrast restructuring and reengineering.
Restructuring

Reengineering

Disebut
juga
pengurangan
jumlah,
penyesuaian
jumlah,
atau delayering.*
*Delayering
is
a
reduction in the number
of
levels
in
an
organisation's hierarchy.

Disebut juga manajemen


proses, inovasi dalam
proses, atau mendesain
ulang proses.

Termasuk
mengurangi
ukuran
perusahaan
(konteks pegawai),
jumlah
divisi,
dan
struktur organisasi.
pengurangan
ini
bertujuan
untuk
meningkatkan efisiensi
dan efektivitas.

Termasuk
mendesain
ulang
pekerjaan,
dan
proses
untuk
memperbaiki
biaya,
kualitas, servis, dan lama
pengerjaan.

Mempengaruhi struktur
organisasi
dan
menyebabkan
pemecatan pegawai.

Tidak
mempengaruhi
struktur organisasi dan
tidak
menyebabkan
pemecatan pegawai.

Restructuring
pro
shareholder
well-being
ketimbang
employee well-being.

Reengineering
pro
employee dan customer
well-being ketimbang
shareholder well-being.

Restructuring
mempengaruhi
keputusan
panjang.

Reengineering
mempengaruhi
keputusan
pendek.

jangka

jangka

5.Describe
the
relationships
between
production/operations and strategy implementation.
6.Explain how a firm can effectively link performance and
pay to strategies.
Bagaimana reward system dalam organisasi berkaitan dengan
strategic performance? Bagaimana agar keputusan menaikkan
gaji karyawan benar untuk mendukung tujuan jangka panjang
organisasi?
Gunakan bonus system yang berdasar pada annual objectives
dan long-term objectives. Bonus tahunan manajer terkait
tujuan jangka pendek dan jangka panjang perusahaan
haruslah berbeda. Bonus tahunan seorang CEO bisa saja 75%
terkait tujuan jangka pendek, dan 25% terkait tujuan jangka
panjang.
Profit sharing is another widely used form of incentive
compensation Tetapi banyak menyalahgunakan maksud profit
sharing
ini
untuk
menghindari
pajak.
Gain
sharing, bisa didapat setelah karyawan atau divisi mencapai
target tertentu. Jika hasilnya melebihi target tersebut, semua
karyawan akan mendapatkan bonus.
Perbedaa
n

Profit Sharing

Gain Sharing

Pengukur
an

Pembayaran
bonus
dari
keuntungan
perusahaan
yang
melebihi
target.

Pembayaran bonus
berdasarkan
ukuran operasional
(produktivitas,
kualitas, servis).

Asal
dana

Dari keuntungan
perusahaan.

Dari saving
dihasilkan
peningkatan
kinerja.

yang
dari

Criteria such as sales, profit, production efficiency, quality, and


safety could also serve as bases for an effective bonus
system. Lima test untuk menentukan apakah bonus
berdasarkan performa akan memberi benefit bagi organisasi:

Apakan rencana adanya insentif tersebut menarik perhatian?


Are people talking more about their activities and taking
pride in early successes under the plan?
Apakah karyawan paham akan rencana ini? Can participants
explain how it works and what they need to do to earn the
incentive?
Apakah
rencana
ini
akan
memotivasi
peningkatan
pengetahuan karyawan tentang perusahaan? Do employees
know more than they used to about the companys mission,
plans, and objectives?
Apakah sudah yakin mampu langsung membayar insentif
ketika indikator tercapai? Are incentives being paid for
desired resultsand being withheld when objectives are not
met?
Apakah performa naik? Apakah profit meningkat? Are profits
up? Has market share grown? Have gains resulted in part
from the incentives?
So DJP jadi Badan Penerimaan Negara (BANANA)??:p
In addition to a dual bonus system, a combination of reward
strategy incentives, such as salary raises, stock options, fringe
benefits, promotions, praise, recognition, criticism, fear,
increased job autonomy, and awards, can be used to
encourage managers and employees to push hard for
successful strategic implementation.
Resistance to change can be considered the single greatest
threat to successful strategy implementation. Resistance
regularly occurs in organizations in the form of sabotaging
production
machines,
absenteeism,
filing
unfounded
grievances, and an unwillingness to cooperate. Orang
cenderung menolak implementasi sebuah strategi karena
mereka tidak memahami apa yang sedang terjadi atau
mengapa terjadi perubahan dalam bisnis. Dalam kasus seperti
ini,
karyawan
harus
diberi
informasi
sejelas
mungkin.Implementasi strategi yang sukses bergantung
kepada kemampuan manajer untuk membentuk situasi yang
kondusif dalam menyambut perubahan. Perubahan haruslah
dipandang sebagai peluang, dan bukan sebagai ancaman.
Tiga strategi yang sering dipakai untuk menyambut
perubahan:
1. Strategi memaksa: menerbitkan peraturan dan mewajibkan
untuk menaatinya. Kelebihan: cepat. Kekurangan: komitmen
yang rendah dan perlawanan yang tinggi.
2. Strategi edukatif: memberikan informasi untuk meyakinkan
orang-orang akan kebutuhan untuk berubah. Kekurangan:
Lambat dan relatif susah.
3. Strategi rasional: memiliki empat tahap:
Karyawan diundang untuk pembahasan bersama terkait
perubahan yang terjadi.
Beri motivasi, beri insentif.
Komunikasi sampai karyawan paham.
Feedback, sehingga semua orang menikmati dalam
menjalani perubahan tersebut.
Perubahan haruslah dipandang sebagai proses berkelanjutan,
dan bukan hanya sebuah kegiatan sesekali. Organisasi yang
sukses selalu beradapatasi secara berkelanjutan terhadap
lingkungan yang semakin kompetitif. Hanya reaktif terhadap
perubahan tidaklah cukup. Manajer perlu mengantisipasinya,
dan jika perlu menjadi creator dari perubahan tersebut.
Strategists should strive to preserve, emphasize, and build
upon aspects of an existing culture that support proposed new
strategies. Schein indicated that the following elements are
most useful in linking culture to
strategy:

1. Formal statements of organizational philosophy, charters,


creeds, materials used for recruitment and selection, and
socialization
2. Designing of physical spaces, facades, buildings
3. Deliberate role modeling, teaching, and coaching by leaders
4. Explicit reward and status system, promotion criteria
5. Stories, legends, myths, and parables about key people and
events dst
Numerous techniques are available to alter an organizations
culture, including recruitment, training, transfer, promotion,
restructure of an organizations design, role modeling, positive
reinforcement, and mentoring.
Perhatian
pada
Produksi/Operasi
saat
mengimplementasikan strategi.
Proses produksi biasanya mencakup 70% dari total aset
perusahaan, sehingga pengimpelemntasi strategi ini paling
banyak dilakukan di lokasi produksi. Tahapan ini bisa dijadikan
kunci sukses atau gagalnya suatu usaha pengimplementasian
strategi. Penggunaan JIT (JUst-In-Time) sudah teruji waktu. JIT
secara
signifikan
dapat
mengurangi
biaya
pengimplementasian strategi. Dengan JIT, parts dan materials
bisa dikirim ke lokasi produksi pas saat dibutuhkan saja,
sehingga tidak perlu melakukan stok. Hal-hal yang perlu
dipertimbangkan
ketika
menentukan
lokasi
produksi
melingkupi: Bagaimana SDM disana? Bagaimana upah pekerja
disana? Bagaimana transportasi disana? Adakah pasar disana?
Bagaimana situasi politik disana?
Perhatian pada SDM dalam pengimplementasian
strategi
Seringkali perusahaan menyuruh cuti pada pegawainya guna
memangkas biaya. Riset menunjukkan bahwa 11% dari
perusahaan di US mengimpelementasikan cuti paksa ini saat
krisis ekonomi global. A well-designed strategic-management
system bisa gagal jika kita mengabaikan dimensi SDM.
Masalah SDM yang muncul ketika mengimpelentasikan
strategi:

gangguan sosial dan politik,

kegagalan untuk mencocokkan bakat individu dengan


tugas-tugas pelaksanaan,dan

dukungan top management tidak memadai untuk


pelaksanaan kegiatan.
Mungkin, metode terbaik untuk mencegah dan mengatasi
masalah sumber daya manusia dalam manajemen strategi
adalah dengan secara aktif melibatkan banyak manajer dan
karyawan dalam proses perumusan kebijakannya. Meskipun
takes time, pendekatan ini mampu membangun pemahaman,
kepercayaan, komitmen, kepemilikan dan mengurangi konflik.
Kunci
sesungguhnya
dari
perumusan
strategi
dan
implementasi strategi berada pada SDM.
7.Discuss employee stock ownership plans (ESOPs) as a
strategicmanagement concept.
ESOP adalah fasilitas dimana karyawan bisa membeli saham
perusahaan melalui uang tunai atau pinjaman. ESOP
memberdayakan karyawan untuk bekerja sebagai pemilik, ini
adalah alasan utama mengapa jumlah ESOP telah tumbuh
secara dramatis. Selain mengurangi perasaan keterasingan
yang dirasakan para pekerja serta mampu merangsang
produktivitas, ESOP juga memungkinkan adanya manfaat lain,
yaitu penghematan pajak yang cukup besar. Pokok, bunga,
dan dividen dari pembayaran ESOP dapat dikurangkan
pajaknya.
8.Describe how to modify an organizational culture to
support new strategies.
Balancing Work Life and Home Life
Strategi work/life telah menjadi populer di kalangan
perusahaan dan merupakan keunggulan kompetitif bagi
perusahaan-perusahaan yang menawarkan manfaat, seperti,
bantuan perawatan orang tua, flexi time, perawatan hewan
peliharaan, dan lain-lain. Some organizations have developed
family days, when family members are invited into the
workplace, taken on plant or office tours, dined by
management, and given a chance to see exactly what other
family members do each day. Isunya juga tentang Glass
ceiling which is refers to the invisible barrier in many firms
that bars women and minorities from top-level management

positions. Toyota has committed almost $8 billion over 10


years to diversify its workforce and to use more minority
suppliers
Corporate Wellness Programs
Banyak perusahaan seperti Scotts Miracle-Gro Company
(based in Marysville, Ohio), IBM, and Microsoft menerapkan
program kesehatan. Program ini menuntut karyawan untuk
menjadi sehat atau membayar premi asuransi yang lebih
tinggi jika kurang sehat.Karyawan yang sehat akan
mendapatkan bonus, perjalanan gratis, dan membayar premi
kesehatan yang lebih rendah. Karyawan yang tidak sehat
membayar premi yang lebih tinggi.
Implementing Strategies: Marketing, Finance/
Accounting, R&D, and MIS Issues
1.Explain market segmentation and product positioning
as strategy-implementation tools.
Penerapan Strategi mempengaruhi secara langsung semua
pihak di dalam perusahaan, mulai dari manajer, supervisor,
hingga semua karyawan. Dalam beberapa situasi, seseorang
mungkin saja tidak dilibatkan sama sekali dalam formulasi
strategi tersebut dan mungkin saja tidak bisa menghargai,
mengerti, bahkan tidak dapat menerima usaha dan pemikiran
yang dimasukkan ke dalam formulasi strategi tersebut. Hingga
pada akhirnya, bisa terjadi mogok kerja, ataupun perlawanan
dalam bentuk lain yang dilakukan para manajer dan karyawan
yang terlibat dampak penerapan strategi dengan harapan
perusahaan menarik penerapan strategi tersebut.
Current Issues terkait bidang Pemasaran.
Beberapa contoh keputusan di bidang Pemasaran yang
mungkin membutuhkan kebijakan tertentu antara lain:
a. menggunakan satu dealer secara ekslusif atau membuka
banyak cabang
b. memasang iklan di televisi secara intensif, biasa saja, atau
tidak sama sekali
c. membatasi atau tidak membatasi banyaknya kerjasama bisnis
dengan satu pelanggan
d. menjadi penentu harga atau pengikut harga
e. menawarkan garansi secara utuh atau terbatas
f. memutuskan memberi reward para salesman berdasarkan
gaji, komisi, atau kombinasi keduanya
g. mengiklankan secara online atau tidak
Saat ini isu yang sedang berkembang di dunia Pemasaran
adalah bagaimana perusahaan dapat melacak pergerakan
seseorang
di
dunia
Internet,
dan
bahkan
dapat
mengidentifikasi seseorang hanya dari nama dan alamat email nya. Pemasaran masa kini, telah berkembang menjadi
bagaimana cara untuk membangun komunikasi dua arah
dengan pelanggan daripada hanya memberikan informasi
mengenai produk dan jasa yang ditawarkan. Selain itu juga
sebaiknya perusahaan memberikan hak bagi pelanggan untuk
membagi pikiran, pendapat, dan pengalamannya di situs
perusahaan. Perhaps offer points or discounts for customers
who provide ideas and suggestions. This practice will not only
encourage participation but will allow both the company and
other customers to interact with experts.
Prinsip-prinsip baru di bidang Pemasaran menurut Parise,
Guinan, dan Weinberg dalam jurnal mereka The Secrets of
Marketing in a Web 2.0 World antara lain:
Jangan hanya berbicara, bekerjasamalah dengan pelanggan
dalam proses pemasaran anda.
Berikan alasan agar pelanggan berpartisipasi.
Dengarkan dan terlibat di dalam perbincangan diluar situs
perusahaan anda.
Hapus hasrat anda untuk menjual, tanamkan pemikiran untuk
menarik pelanggan.
Temukan seorang Marketing Technologist, seseorang yang
menguasai secara ahli tiga bidang (pemasaran, teknologi,
dan interaksi sosial).
Hadapi pesan instan dan chat.
Media Iklan.
Saat ini, internet telah menjadi media utama pemasaran yang
efektif, mengalahkan televisi dan media iklan lain yang sudah
ketinggalan zaman seperti media cetak. Dengan kemajuan
teknologi, pelanggan pun menjadi semakin pintar dan selektif.
CEO dari JC Penney Mike Ullman mengatakan, Pelanggan
sekarang
membeli
barang
yang
mereka
butuhkan,

mengurangi pembelian barang yang mereka inginkan, dan


kebutuhan mereka tidaklah banyak. Saat ini pelanggan lebih
banyak menunggu barang kebutuhan mereka untuk
mendapatkan
diskon
daripada langsung
membelinya.
Pelanggan saat ini lebih berhati-hati dalam membelanjakan
uang mereka.
Pemasaran Berdasarkan Tujuan.
Menurut Kepala Pemasaran Global di Procter & Gamble, Jim
Stengel, pemasaran berdasarkan tujuan adalah jenis
pemasaran yang dilakukan dengan membangun kepercayaan
dan hubungan emosi dengan pelanggan agar produk tersebut
terdiferensiasi dengan produk lainnya. Stengel menambahkan,
saat ekonomi melemah, pelanggan cenderung akan memilih
barang yang harganya lebih murah, maka tunjukkanlah
bagaimana produk tersebut akan meningkatan atau
melengkapi hidup mereka. Sebuah iklan itu harus
menunjukkan bahwa produk tersebut harganya murah, tetapi
iklan tersebut harus juga menampakkan nilai intrinsik dari
produk tersebut yang dapat meyakinkan pelanggan bahwa
produk tersebut memang pilihan terbaik.
Segmentasi Pasar.
Segmentasi pasar banyak digunakan dalam menerapkan
strategi, khususnya untuk perusahaan kecil dan spesifik.
Segmentasi pasar dapat diartikan sebagai pembagian pasar
sesuai dengan beberapa karakteristik tertentu dari pelanggan
berdasarkan kebutuhan dan kebiasaan berbelanjanya.
Setidaknya ada tiga alasan utama mengapa segmentasi pasar
itu penting:
Strategi
perusahaan
seperti
pengembangan
pasar,
pengembangan produk, penetrasi pasar, dan diversifikasi
memerlukan penjualan yang meningkat melalui pasar dan
produk yang baru. Untuk keberhasilan penerapan strategi
tersebut, pendekatan segmentasi pasar baik yang baru
ataupun hasil pengembangan sebelumnya akan diperlukan.
Segmentasi pasar akan memberikan perusahaan kemampuan
untuk beroperasi dengan sumber daya yang terbatas.
Keputusan segmentasi pasar mempengaruhi kombinasi
variabel dalam proses pemasaran.
Internet mempermudah proses segmentasi pasar karena
dengan mudah seorang pemasaran mencari target mereka
melalui topik-topik yang spesifik dan mengetahui apa yang
mereka butuhkan dan inginkan.

2.Discuss procedures for determining the worth of a


business.
Konsep mengenai dunia Keuangan/Akuntansi terkadang
menjadi pertimbangan yang utama dalam menentukan
strategi
yang
diterapkan;
memperoleh
modal
yang
dibutuhkan,
membuat
proyeksi
laporan
keuangan,
mempersiapkan anggaran keuangan, dan mengevaluasi nilai
sebuah kegiatan bisnis. Beberapa contoh keputusan yang
penentuannya membutuhkan kebijakan antara lain:
memperoleh sumber pendanaan, apakah dari utang jangka
pendek, utang jangka panjang, preferred stock, atau
common stock
memperoleh aset dengan lease atau membeli
menentukan rasio pembayaran dividen yang tepat
menggunakan apakah LIFO, FIFO atau nilai pasar sebagai
pendekatan akuntansi yang digunakan
memperpanjang masa piutang
memberikan diskon tertentu dalam rentang waktu tertentu
pula
menentukan jumlah uang yang dipegang
Mengevaluasi nilai sebuah kegiatan bisnis adalah pusat dari
penerapan strategi karena strategi yang bersifat integratif,
intensif, dan diversifikatif sering diimplementasikan dalam
kegiatan mengakuisisi perusahaan lain. Strategi lain, seperti
penghematan/perampingan
dan
pembuangan,
dapat
berakibat kepada penjualan sebuah divisi dari organisasi atau
bahkan perusahaan itu sendiri. Semua jenis pendekatan untuk
menaksir nilai sebuah kegiatan bisnis dapat dibagi menjadi
tiga hal; apa yang perusahaan itu miliki, apa yang perusahaan
dapatkan, dan apa yang perusahaan itu akan keluarkan di
pasar. Namun penaksiran nilai perusahaan bukan ilmu pasti,
selalu ada yang belum tampak di laporan keuangan seperti
basis pelanggan setia, sejarah perusahaan, tuntutan hukum
yang masih ditahan, pegawai yang berdedikasi, dsb.
Karenanya, dibagi dua pendekatan yang dianggap paling
mendekati; pertama, dengan menentukan nilai bersih
perusahaan atau modalnya; kedua, dengan meyakini bahwa
nilai perusahaan seharusnya didasarkan pada keuntungan di
masa datang yang akan dihasilkan bagi pemiliknya.

Product Positioning banyak digunakan untuk mengidentifikasi


bagaimana untuk memfokuskan pemasaran dengan cara
mempertemukan kebutuhan dan keinginan dari kelompok
pelanggan tertentu. Penempatan Produk membentuk skema
yang dapat merepresentasikan bagaimana produk anda
dibandingkan dengan produk pesaingnya dilihat dari dimensi
yang paling penting untuk dapat berhasil. Langkah-langkah
yang diperlukan antara lain:
Pilihlah kriteria kunci yang mendiferensiasi produk atau jasa di
dalam industri secara efektif.
Buat diagram dua dimensi dengan kriteria diatas di tiap-tiap
3.Explain why projected financial statement analysis is a
sumbunya.
central strategy-implementation tool.
Posisikan/tempatkan produk atau jasa pesaing yang utama
dalam matriks yang sekarang berbentuk empat arah.
Projected financial statement analysis is a central strategyIdentifikasi area dimana produk anda paling berpotensi untuk
implementation technique because it allows an organization to
mengisi target pasar tersebut. Lihat area yang masih
examine the expected results of various actions and
kosong (vacant areas/niches).
approaches. Tipe strategi ini dapat digunakan untuk
Buat rencana pemasaran untuk menempatkan produk atau
memperkirakan dampak atau efek dari setiap kemungkinan
jasa anda secara tepat.
startegi pembiayaan yang mungkin bisa dilakukan oleh
Karena hanya dua kriteria yang dapat dilihat dari satu diagram
perusahaan. Saat ini, semua lembaga keuangan meminta
penempatan produk, maka dapat digunakan beberapa
proyeksi laporan keuangan perusahaan untuk jangka waktu
diagram secara bersamaan untuk menentukan pendekatan
periode 3 tahun sebagai syarat jika ingin mengajukan
berbeda dalam penerapan strateginya (multidimensional
pinjaman. Proyeksi atas laporan laba rugi dan neraca akan
scaling). Sebuah penempatan produk yang efektif memenuhi
memudahkan perusahaan dalam menghitung proyeksi atas
dua kriteria: (1)membedakan perusahaan dalam persaingan
rasio keuangan perusahaan dalam berbagai skenario strategi
secara
unik,
dan
(2)
menuntun
pelanggan
untuk
implementasi.
menempatkan harapan mereka sedikit dibawah kemampuan
Ada 6 langkah yang harus dilakukan untuk dapat menyususn
perusahaan untuk memenuhinya.
proyeksi atas performa laporan keuangan perusahaan:
1. Menyiapkan proyeksi laporan laba rugi perusahaan
terlebih dulu daripada laporan posisi keuangan
perusahaan.
Dimulai
dengan
memprediksi
angka
penjualan yang paling mungkin dapat diperoleh
perusahaan (mendekati akurat). Harus diperhatikan,
dalam menentukan angka penjualan jangan memakai
angka atas realisasi penjualan yang sudah terjadi pada
periode sebelumnya untuk dijadikan dasar perhitungan
atas kenaikan presentasi penjualan di periode berikutnya.

Manajemen harus mempertimbangkan dan menganalisa


sendiri bagaimana kondisi perusahaan dalam beberapa 4.Explain how to evaluate the attractiveness of debt
periode ke depan. Misalnya jika pada tahun lalu angka
versus stock as a source of capital to implement
penjualan tercatat 100 maka untuk proyeksinya tidak bisa
strategies.
memakai prediksi dengan asumsi kenaikan 10% di tiap
Penerapan strategi yang sukses seringkali memerlukan
tahun atau sederhananya pada periode berikut angka
tambahan modal. Diluar laba bersih hasil usaha dan penjualan
penjualan menjadi 110. Dalam hal ini perusahaan harus
aset, pada dasarnya untuk memperoleh tambahan modal
mempertimbangkan setiap hal, misalnya jika perusahaan
dapat juga melalui utang dan penerbitan saham. Untuk
sudah memiliki perjanjian dengan pihak lain untuk
menentukan mana yang lebih baik; utang, saham, atau
memperoduksi barang yang jumlahnya cukup besarmaka
kombinasi keduanya; cara yang paling sering digunakan
ada kemungkinan perusahaan harus menambah mesin
adalah analisis Earnings Per Share/Earnings Before Income
dan sebagainya.
and Tax (EPS/EBIT). Analisis ini menggambarkan bagaimana
2. Gunakan metode percentage-of-sales untuk memprediksi
dampak dari pemilihan utang atau modal dalam menambah
biaya COGS yang mungkin timbul. Misalnya, pada tahun
modal terhadap Earnings Per Share (EPS) dalam berbagai
lalu beban COGS perusahaan adalah 70% dari penjualan.
asumsi yang berbeda terhadap EBIT sebagai bahan dalam
Maka asumsikan untuk periode berikutnya beban COGS
pengambilan keputusan. Secara teori, setiap perusahaan
juga dengan metode 70% atas penjualan kecuali memang
harus memiliki proporsi hutang yang cukup dalam struktur
ada perhitungan lain. Untuk beban lain selain COGS,
permodalannya. Artinya untuk pembiayaan perusahaan dalam
seperti beban bunga, divide dsb tidak bisa memakai
jangka pendek, biaya untuk hutang tidak boleh melebihi
metode ini.
return yang bisa dihasilkan dalam periode tersebut. Harus
3. Hitung berapa proyeksi atas laba bersih yang dapat
dipahami, dengan semakin membengkaknya proporsi hutang
diperoleh perusahaan jika 2 langkah diatas sudah
maka kewajiban jangka pendek perusahaan juga membengkak
dilakukan.
yaitu dalam hal membayar beban bunga nya. Oleh karena
4. Setelah itu, kurangi dari laba bersih yang sudah diperoeh
diperlukan strategi untuk dapat mensiasati pembiayaan
dengan dividen yang harus dibayar untuk tahun tersebut (
jangka pendek selain melalui hutang.
NI - DIV = RE ), kemudian masukkan RE ke dalam
Namun demikian, bukan berarti pembiyaan melalui penerbitan
laporan posisi keuangan. Dengan kata lain, setiap
saham selalu lebih baik. Penerbitan saham juga dapat
tahunnya perusahaan akan selalu menambahkan RE nya.
menimbulkan permasalahan, misalnya seperti efek dilusi
Oleh karena itu, jumlah RE yang tercatat pada laporan
saham, harga saham yang fluktuatif dan adanya pemegang
posisi keuangan bersifat kumulatif. RE merupakan kunci
saham baru yang mungkin dapat mempengaruhi pendapatan
terpenting dalam menyusun laporan keuangan dan
perusahaan melalui influence mereka.
laporan posisi keuangan, manajemen harus berhati-harti
Pada akhirnya penilaian manakah yang lebih bak diantara
ketika menyusun keduanya dan pastikan angka yang
kedua alternative tersebut menjadi relative. Analisis atas
dimasukkan sudah tepat dan benar.
EPS/EBIT dapat menjadi dasar penilaian untuk menentukan
5. Proyeksikan setiap item yang tercatat pada laporan posisi
manakah sumber pembiayaan yang lebih baik diantara
keuangan, dimulai memproyeksikan laba ditahan dan
keduanya. Dapat dilihat pada buku tabel 8-5 dibawah ini:
kemudian ekuitas, kewajiban jangka panjang, kewajiban
lancar, total kewajiban , total aset , aktiva tetap , dan
aktiva lancar. Gunakan rekening kas sebagai acuan untuk
menentukan proporsi kewajiban yang diperlukan. Sebagai
contoh, jika uang tunai yang dibutuhkan untuk
menyeimbangkan laporan terlalu kecil ( atau terlalu besar
), maka perusahaan harus mempertimbangkan dengan
meminjam lebih ( atau kurang ) uang dari yang
direncanakan.
Dapat dilihat bahwa pembiayaan melalui hutang adalah
6. Buat daftar komentar atas proyeksi laporan keuangan
alternative yang paling baik bagi perusahaan, hal ini dapat
yang sduah dibuat. Setiap kali ada perubahan yang
dilihat melalui EPS yang dihasilkan, terlihat nilai paling tinggi
signifikan terjadi dalam setiap item laporan keuangan
diperoleh jika perusahaan mengambil alternative ini.
dari tahun sebelumnya dengan tahun diproyeksikan,
Namun, jika kita menganalisis dengan memakai EAT sebagai
berikan penjelasan. Penjelasan tersebut sangat penting
analysis tools nya, maka dapat dilihat bahwa sumber
karena akan menjadi bahan pertimbangan manajemen
pembiayaan melalui penerbitan saham lah yang paling baik
untuk pembuatan proyeksi laporan keuangan ke
bagi perusahaan. Terlihat bahwa EAT (laba bersih) perusahaan
depannya.
yang paling tinggi diperoleh melalui alternative ini.
Tabel 8-6 dan 8-7 dibawah ini juga menggambarkan analisa
Sebuah
Financial
Budget
adalah
dokumen
yang
untuk 2 perusahaan jika analysis tools nya memakai EPS/EBIT:
mendeskripsikan secara detail bagaimana dana akan
diperoleh dan dihabiskan dalam suatu rentang waktu tertentu.
Anggaran tahunan adalah bentuk yang paling lazim, walaupun
rentang waktunya bisa bervariasi mulai dari harian hingga 10
tahun. Financial Budget dapat dilihat sebagai rencana alokasi
dana berdasarkan perkiraan penggunaan pada rentang waktu
tertentu.
Ada beberapa jenis dokumen anggaran yang sering
digunakan, diantaranya yang disyaratkan oleh FASB sebagai
dokumen tambahan Laporan Keuangan yaitu cash budget
(bhs. anggaran kas) yang dipresentasikan dalam bentuk
Laporan Arus Kas. Selain cash budget, anggaran bisa juga
berupa operating budgets, sales budgets, profit budgets,
factory budgets, capital budgets, expense budgets, divisional
budgets, variable budgets, flexible budgets, and fixed
Dapat dilihat pada tabel diatas ada beberapa alternative
budgets.
pembiayaan yang direncanakan. Untuk sumber pembiayaan
Financial Budgets memiliki beberapa keterbatasan. Pertama,
dengan strategi kombinasi antara penerbitan saham dan
penganggaran dapat menjadi sangat detail sehingga dapat
hutang dapat dieksplor lebih dalam lagi, idak hanya dengan
sangat merepotkan dan biayanya mahal. Kedua, financial
proporsi STOCK : DEBT =10:70 atau sebaliknya. Namun,
budgets dapat mengalihkan tujuan. Ketiga, penganggaran
terkadang dalam mempersiapkan grafik EPS / EBIT, akan
dapat menyembunyikan ketidakefisienan apabila didasarkan
terlihat garis berpotongan, sehingga dapat dilihat dimana titik
hanya kepada penganggaran lampau daripada evaluasi
break-even point (BEP) nya. Manajemen dapat melihat
kondisi dan standar secara periodik. Terakhir, penganggaran
alternatif pembiayaan mana yang lebih atau kurang menarik
sering
digunakan
secara
sewenang-wenang,
yang
daripada yang lain. Kemiringan setiap garis yang ada
mengakibatkan
munculnya
rasa
frustasi,
marah,
merupakan efek dari setiap perubahan harga saham yang
ketidakhadiran, dan pemberhentian dari pegawainya.

terjadi, efek dilusi, dsb. Seperti terlihat pada gambar dibawah


ini:

Dalam hal ini, EAT (earning after tax) merupakan tools yang
paling bagus untuk menganalisa performa keuangan
perusahaan. Namun EPS merupakan tools berupa rasio yang
paling mempengaruhi keputusan investasi oleh investor.
Sejatinya, dalam jangka pendek perusahaan dapat melakukan
berbagai cara untuk memaksimalkan keuntungan perusahaan,
sehingga dalam jangka pendek pun kesejahteraan investor
dan kreditor diasumsikan juga akan menningkat.
Menentukan Waktu yang Tepat untuk Go Public.
Going Public berarti menjual sebagian dari kepemilikan
perusahaan anda kepada pihak lain dalam rangka
meningkatkan modal, dengan konsekuensi mengurangi kontrol
pemilik terhadap perusahaan. Going Public ini haruslah
mempertimbangkan berapa besar penjualan perusahaan tiap
tahunnya, karena dari strategi ini akan muncul biaya-biaya
tertentu seperti biaya kepada pengacara dan akuntan.
5.Discuss the nature and role of research and
development in strategy implementation.

Tugas di bagian Litbang biasanya berkaitan dengan


bagaimana melakukan transfer teknologi yang kompleks,
menyesuaikan
proses
dengan
bahan
mentah
lokal,
mengadaptasi proses di pasar lokal, dan menyesuaikan
produk terhadap beberapa selera dan sesuai spesifikasi
tertentu. Strategi di bidang ini membutuhkan produk yang
baru sukses di pasaran dan produk yang lama berkembang
secara
signifikan.
Hampir
seluruh
perusahaan
keberlangsungan hidupnya bergantung kepada bagaimana
cara produknya berkembang untuk mendukung tingkat
profitabilitas dan pertumbuhan. Strategi di bidang Litbang
yang sukses mampu menyesuaikan peluang eksternal dengan
kemampuan internal perusahaan. Kebijakan di bidang Litbang
dapat meningkatkan usaha penerapan strategi untuk:
mengembangkan produk atau proses
mendorong produksi dasar atau menerapkan hasil penelitian
menjadi pemimpin atau pengikut dalam hal Litbang
mengembangkan sistem robotik/mesin atau tetap proses
manual
menghabiskan sedikit, cukup, atau banyak uang untuk Litbang
melakukan kegiatan Litbang didalam perusahaan atau diluar
perusahaan
menggunakan jasa peneliti dari universitas atau peneliti dari
pihak swasta
Harus terdapat sinergi antara bidang Litbang dengan bidang
yang lain seperti pemasaran, keuangan/akuntansi, bidang
Litbang lain, dsb. Untuk mencapai sinergi ini hanya perlu
menerapkan beberapa kebijakan dan misi yang jelas.
Setidaknya ada tiga pendekatan di bidang Litbang yang
utama, antara lain:
Menjadi perusahaan pertama yang memasarkan produk
dengan teknologi baru. Strategi ini menarik sekaligus pula
berbahaya karena sangat berisiko.
Menjadi perusahaan pengembang sekaligus peniru teknologi
yang telah ada sebelumnya, meminimalisir biaya dan risiko
untuk memulai teknologi tersebut. Strategi ini memerlukan
personel Litbang dan departemen pemasaran yang sangat
baik.
Menjadi perusahaan yang memproduksi barang serupa secara
masal tetapi dengan harga pokok yang dibawah harga
produk lain dari competitor.

6.Explain how management information systems can


determine the success of strategyimplementation
efforts.

Perusahaan yang sering berkumpul, bergabung dan


mengevaluasi informasi internal dan eksternal diantara
divisinya, secara efektif memiliki keuntungan untuk bersaing
dengan perusahaan lainnya. Memiliki Sistem Informasi
Manajemen (SIM) yang baik mungkin adalah faktor terpenting
dalam mencapai sukses disbanding perusahaan lain.
Pengumpulan, perolehan, dan penyimpanan informasi
merupakan proses yang dapat digunakan untuk memperoleh
keuntungan bersaing dari perusahaan lainnya. Seperti
persediaan dan sumber daya manusia, informasi sekarang
dianggap juga sebagai aset yang dapat dikendalikan dan
diatur. Perusahaan harus benar-benar menjaga informasi yang
dimilikinya agar tidak terdapat penyalahgunaan oleh pihak
tertentu seperti ancaman oleh hacker. Informasi yang baik
akan mengurangi biaya perusahaan. Biaya komunikasi dan
transportasi, misalnya, dengan kemajuan teknologi akan ada
beberapa proses yang dapat dipercepat demi lancarnya arus
informasi. Aliran informasi dari produsen - penyedia
distributor pemasaran konsumen dapat menjadi lebih
cepat dan mudah seolah-olah semuanya berada dalam satu
perusahaan.
Dengan
demikian
dapat
tercapailah
pengembangan produk dan jasa yang ditawarkan. Kemajuan
teknologi dan informasi juga memberikan sebuah tren baru di
dunia, officeless office, yang merupakan pemindahan tempat
kerja ke area pribadi seperti rumah namun pekerjaan tetap
dapat dilaksanakan melalui media internet.
STRATEGY REVIEW, EVALUATION,
AND CONTROL
1.Describe a practical framework for evaluating
strategies.
The best formulated and best implemented strategies become
obsolete as a firms external and internal environments
change.
It
is
essential,
therefore,
that
strategists
systematically review, evaluate, and control the execution of
strategies. Evaluasi strategi meliputi tiga aktivitas pokok,
yaitu:
penyelidikan atas landasan yang mendasari strategi
perusahaan,
pembandingan hasil yang diharapkan dengan hasil yang
sebenarnya, dan
pengambilan tindakan korektif untuk memastikan bahwa
kinerja sesuai dengan rencana.
Richard Rumelt memberikan empat kriteria yang dapat
digunakan untuk mengevaluasi suatu strategi, yaitu
consonance and advantage are mostly based on a firms
external assessment, whereas consistency and feasibility are
largely based on an internal assessment.
a. Consistency
Sebuah strategi tidak boleh menunjukkan tujuan & kebijakan
yang tidak konsisten. Pedoman yang menentukan apakan
persoalan organisasi disebabkan oleh ketidakkonsistenan
dalam strategi, yaitu:
Jika persoalan manajerial, cenderung berbasis isu, terus
berlangsung meski ada perubahan personel.
Jika keberhasilan
suatu departemen
organisasi bisa
diinterpretasikan sebagai kegagalan departemen lain.
Jika persoalan & isu kebijakan terus didorong ke atas untuk
mendapatkan resolusi.
b. Feasibility
Strategi tidak boleh menghabiskan seluruh sumber daya yang
tersedia atau menciptakan persoalan-persoalan lain yang
tidak terpecahkan. The final broad test of strategy is its
feasibility; that is, can the strategy be attempted within the
physical, human, and financial resources of the enterprise?
The financial resources of a business are the easiest to
quantify and are normally the first limitation against which
strategy is evaluated.
c. Consonance
Kesesuaian mengacu pada perlunya penyusun strategi untuk
mencermati serangkaian tren (sets of trends) dalam
mengevaluasi strstegi. Sebuah strategi harus mewakili respon
yang adaptif terhadap lingkungan eksternal dan perubahan
penting yang terjadi di dalamnya.
d. Advantage

Sebuah strategi harus memfasilitasi upaya menciptakan


dan/atau mepertahankan keunggulan kompetitif di bidang
aktivitas tertentu. Competitive advantages normally are the
result of superiority in one of three areas: (1) resources, (2)
skills, or (3) position.
Manfaat evaluasi strategi adalah sebagai berikut:
Memastikan bahwa tujuan yang direncanakan organisasi
sesuai dengan apa yang telah dicapai.
Organisasi dapat memanfaatkan kekuatan internal bagi
perkembangannya.
Organisasi dapat mengeksploitasi peluang yang ada bagi
perkembangannya.
Organisasi dapat menyadari & mempertahankan diri dari
ancaman internal maupun eksternal.
Organisasi dapat menghadapi perubahan dinamis dari
lingkungan internal & eksternal.
Evaluasi strategi lebih sulit dilaksanakan pada masa sekarang
diakibatkan hal-hal sebagai berikut:
meningkatnya kompleksitas lingkungan yang begitu dinamis,
semakin sulit untuk memprediksikan masa depan secara
akurat,
bertambahnya jumlah variabel,
cepatnya laju pengusangan,
semakin banyaknya kejadian di dalam & luarnegeri yang
memengaruhi organisasi, dan
berkurangnya rentang waktu untuk menjalankan perencanaan
dengan derajat kepastian tertentu.
Sebuah persoalan mendasar yang dihadapi para manajer
dewasa ini adalah bagaimana secara efektif mengawasi
karyawan dalam tuntutan organisasi modern akan fleksibilitas,
inovasi, kreativitas, dan inisiatif dari karyawan yang lebih
besar.
Ketika
karyawan
yang
diberdayakan
diminta
pertanggungjawabannya dan ditekan untuk mencapai tujuan
tertentu serta diberi keleluasaan dalam tindakan mereka
untuk
meraihnya,
bisa
jadi
akan
muncul
perilaku
disfungsional.
Strategy-evaluation activities should be performed on a
continuing basis, rather than at the end of specified periods of
time or just after problems occur. Waiting until the end of the
year, for example, could result in a firm closing the barn door
after the horses have already escaped. Successful strategies
combine patience with a willingness to promptly take
corrective actions when necessary. There always comes a time
when corrective actions are needed in an organization.always
a time for everything..Bahasanya blue ocean bingits
Kerangka Evaluasi Strategi
Pengkajian Ulang pokok-pokok dasar strategi sebuah
perusahaan dapat diketahui dan dikembangkan dengan
membuat EFE Matriks dan IFE Matriks dan melakukan revisi
atas kedua matriks tersebut.

Revisi EFE Matriks menunjukkan seefektif apakah


sebuah strategi perusahaan merespon peluang
ataupun ancaman kunci (eksternal)

Revisi
IFE
Matriks
menunjukkan
bagaimana
perusahaan fokus pada perubahan manajemen,
pemasaran, akuntansi, produksi, penelitian dan
pengembangan, dan manajemen sistem informasi.
(Internal)

Kedua hal tersebut dilakukan agar perusahaan dapat


mencapai tujuan jangka panjang dan tahunan dari faktorfaktor tertentu, misalnya:
para pesaing, perubahan
permintaan, perubahan ekonomi, perubahan teknologi,
pergeseran demografis dan kebijakan pemerintah. Oleh sebab
itu, peluang dan ancaman eksternal serta kekuatan dan
kelemahan internal tersebut yang menjadikan dasar kenapa
strategi perusahaan saat ini harus terus dipantau untuk
perubahan.

Another important strategy-evaluation activity is measuring


organizational
performance.
This
activity
includes
comparing expected results to actual results, investigating
deviations from plans, evaluating individual performance, and
examining progress being made toward meeting stated
objectives. Both long-term and annual objectives are
commonly used in this process. Criteria for evaluating
strategies should be measurable and easily verifiable.
Quantitative criteria commonly used to evaluate strategies are
financial ratios, which strategists use to make three critical
comparisons. Rasio yang sering dipake: Return on investment
(ROI),Return on equity (ROE),Profit margin, Market share,Debt
to equity,Earnings per share,Sales growth and Asset growth.
But some potential problems are associated with using
quantitative criteria for evaluating strategies. First, most
quantitative criteria are geared to annual objectives rather
than long-term objectives. Also, different accounting methods
can provide different results on many quantitative criteria.
Third, intuitive judgments are almost always involved in
deriving quantitative criteria. For these and other reasons,
qualitative criteria are also important in evaluating strategies.

Pengambilan tindakan korektif diperlukan untuk menjaga


organisasi berada di jalur untuk mencapai tujuan. The final
strategy-evaluation activity, taking corrective actions, requires
making changes to competitively reposition a firm for the
future misalnya:
Mengubah struktur perusahaan
Mengganti satu atau lebih individu
Melepaskan divisi
Mengubah visi dan / atau misi perusahaan
Mengubah tujuan
Mengubah strategi
Tindakan korektif tidak diperlukan ketika:
Faktor eksternal dan internal tidak merubah secara signifikan,
dan
Perusahaan mengalami kemajuan yang memuaskan dalam
mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
Pengambilan tindakan korektif menimbulkan kegelisahan pada
karyawan dan pegawai. Dan salah satu cara terbaik untuk
mengatasi resistensi individu untuk berubah adalah dengan
mengikutsertakan individu tersebut dalam evaluasi strategi.
Corrective actions should place an organization in a better
position to capitalize upon internal strengths; to take
advantage of key external opportunities; to avoid, reduce, or
mitigate external threats; and to improve internal weaknesses.
Corrective actions should have a proper time horizon and an
appropriate amount of risk. They should be internally
consistent and socially responsible.
Ketika membicarakan masalah evaluasi strategi, pengaruh
dari dunia luar dapat berdampak strategis bagi perusahaan.
Sejumlah penerbit majalah atau pemerhati di lingkungan
bisnis dapat membantu perusahaan dalam mengevaluasi
strateginya.
Sebagai
contoh
Forbes
secara
berkala
mengeluarkan daftarperingkat top 50 bagi perusahaan yang
sedang mengalami performa yang baik. Sehingga perusahaan
berusaha sebaik mungkin untuk masuk dalam daftar top 50
tersebut dan dapat meningkatkan nilai perusahaan di mata
customer.
Meskipun banyak penerbit atau pemerhati di
lingkungan bisnis hanya memperhatikan perusahaan dalam
skala besar, comparative ratio dan informasi yang digunakan
dalam daftar tersebut dapat juga digunakan secara luas untuk
mengevaluasi bisnis yang berskala kecil dan juga perusahaan
persekutuan.
Karakteristik dari Sistem Evaluasi yang Efektif
Agar sistem evaluasi dapat berjalan secara efektif. Perusahaan
dapat melakukan kegiatan sebagai berikut:

Kegiatan evaluasi strategi harus ekonomikal yang artinya


terlalu banyak informasi sama buruknya dengan sedikit
infomasi, dan terlalu banyak kendali dari atasan lebih
berdampak buruk bagi perusahaan.

Kegiatan evaluasi strategi juga harus sejalan dengan


tujuan perusahaan. Kegiatan tersebut dapat memberikan
informasi yang berguna kepada para manajer tentang
tugas apa saja yang dapat dikendalikan dan juga yang
dapat diberikan masukan.

Kegiatan evaluasi strategi harus dapat menyediakan


infomasi secara berkala, para manager di wilayah atau
situasi tertentu mungkin membutuhkan informasi setiap
hari , namun ada juga manager yang hanya
membutuhkan informasi dari kegiatan evaluasi strategi ini
setiap bulan atau bahkan setiap tahun.

Evaluasi
strategi
sebaiknya
dirancang
untuk
menggambarkan keadaan yang sebenarnya

Proses evaluasi strategi sebaiknya tidak mendominasi


keputusan perusahaan dan sebaiknya ini diterapkan
dengan pemahaman yang sejalan antara kepercayaan
dan logika.

Evaluasi strategi sebaiknya dibuat mudah, jangan terlalu


susah dicerna dan terlalu membatasi gerak. Sistem
evaluasi yang rumit biasanya membuat karyawan
bingung dan akhirnya tujuan perusahaan tidak dapat
tercapai. Indikator dari efektifnya suatu sistem evaluasi
adalah dari kegunaan atau manfaatnya bukan dari
kerumitannya.
Discuss the Balanced Scorecard.
Balanced Scorecard merupakan salah satu alat penting dalam
evaluasi strategi. It is a process that allows firms to evaluate
strategies from four perspectives: financial performance,
customer knowledge, internal business processes, and
learning and growth.
Banyak perusahaan menggunakan enam kunci untuk
mempelajari evaluasi strategi ini yaitu (1) Customers, (2)
Managers/Employees,
(3)
Operations/Processes,
(4)
Community/Social Responsibility, (5) Business Ethics/Natural
Environment, dan (6) Financial. Balanced scorecard digunakan
untuk menyeimbangkan tujuan jangka panjang dan tujuan
jangka pendek, juga untuk menyeimbangkan masalah
finansial
dan
non
finansial
dan
terakhir
untuk
menyeimbangkan masalah internal dengan masalah eksternal.
2.Discuss the importance of contingency planning in
strategy evaluation.
Selain harus memperhatikan masalah tentang formulasi,
implemetasi dan evaluasi strategi, perusahaan juga harus
memikirkan tentang rencana kontinjensinya. Cara suatu
perusahaan menangani masalah baik yang menguntungkan
perusahaan ataupun sebaliknya dapat mencerminkan
seberapa efektifinya manajemen stratejik perusahaan
tersebut. Suatu perusahaan harus mengembangkan dan
memasukkan rencana kontinjensinya dalam manajemen
stratejik untuk meminimalkan pengaruh dari ancaman atau
gangguan yang akan terjadi. Beberapa rencana kontinjensi
pada umumnya yang diterapkan perusahaan dijabarkan
sebagai berikut:
Jika pesaing utama mengundurkan diri dari suatu pasar
tertentu seperti yang dilaporkan para intelejen perusahaan,
apa yang sebaiknya dilakukan oleh perusahaan?
Jika tujuan penjualan kita tidak tercapai, apa yang sebaiknya
dilakukan perusahaan untuk menghindari kerugian.
Jika permintaan di lapangan untuk produk kita melebihi dari
prediksi permintaan yang ditentukan, langkah apa yang
diambil oleh perusahaan untuk memenuhi kelebihan
permintaan tersebut?
Jika kejadian buruk terjadi, seperti pencurian computer,
kehilangan perlindungan dari patent, atau kehancuran
peralatan kantor yang disebabkan oleh bencana alam
seperti angin topan dan banjir, langkah apa yang sebaiknya
dilakukan perusahaan?
Jika teknologi baru yang lebih canggih ternyata sudah tidak
dapat dijalankan ke produk perusahaan lebih cepat dari
yang
diharapkan,
apa
yang
sebaiknya
dilakukan
perusahaan?
They suggested that effective contingency planning involves a
seven-step process:
a. Identify both beneficial and unfavorable events that could
possibly derail the strategy or strategies.
b. Specify trigger points. Calculate about when contingent events
are likely to occur.
c. Assess the impact of each contingent event. Estimate the
potential benefit or harm of each contingent event.
d. Develop contingency plans. Be sure that contingency plans
are compatible with current strategy and are economically
feasible.

e. Assess the counterimpact of each contingency plan. That is,


estimate how much each contingency plan will capitalize on
or cancel out its associated contingent event. Doing this will
quantify the potential value of each contingency plan.
f. Determine early warning signals for key contingent events.
Monitor the early warning signals.
g. For contingent events with reliable early warning signals,
develop advance action plans to take advantage of the
available lead time.
3.Discuss the role of auditing in strategy evaluation.
Audit merupakan salah satu alat yang paling sering digunakan
dalam evaluasi strategi. Makna dari Audit menurut American
Accounting Association (AAA) adalah sebuah proses sistematis
untuk memperoleh dan mengevaluasi secara objektif bukti
atas asersi terkait tindakan dan kejadian ekonomi untuk
meyakinkan derajat kesesuaian antara asersi tersebut dengan
kriteria yang telah ditetapkan, dan mengkomunikasikan
hasilnya kepada pihak yang berkepentingan. Terkait
perubahan standar pelaporan, dari Generally Accepted
Accounting Principles (GAAP) ke International Financial
Reporting Standards (IFRS) mempengaruhi keseluruhan
operasi banyak perusahaan di Amerika Serikat, termasuk
dalam hal audit, penanganan kealpaan, manajemen kas,
pajak,
teknologi,
perangkat
lunak,
investasi,
perolehan(acquiring),
penggabungan,
impor,
ekspor,
perencanaan pensiun dan kemitraan.
4.Discuss three twenty-first-century challenges in
strategic management.
Di masa kini, ada tiga keputusan tentang manajemen strategi
yang harus diputuskan yaitu:

Apakah manajemen stratejik merupakan seni ataukah


ilmu?
Perspektif manajemen stratejik sebagai ilmu memandang
bahwa perusahaan perlu untuk secara sistematis menaksir
lingkungan eksternal dan internalnya, mengadakan penelitian,
secara hati-hati mengevaluasi kelebihan dan kekurangan
berbagai alternative, menganalisis, dan pada akhirnya
memutuskan tindakan yang akan diambil. Sebaliknya,
perspektif manajemen strategi sebagai sebuah seni
memandang keputusan stratejik dibuat berdasarkan pemikiran
menyeluruh, intuisi, kreativitas, serta imajinasi. Namun kedua
pendekatan ini tidaklah benar-benar eksklusif, dan keputusan
untuk menggunakan pendekatan yang mana berada di tangan
pembuat strategi perusahaan masing-masing.

Apakah
sebaiknya
strategi
diperlihatkan
ataukah
disembunyikan dari pemangku kepentingan?
Alasan-alasan untuk terbuka dalam hal manajemen stratejik
antara lain:
Manajer, pegawai dan pemangku kepentingan lain
dapat berkontribusi dalam proses manajemen
stratejik, sehingga kerahasiaan dapat mencegah ide
cemerlang;
Investor, kreditur dan pemangku kepentingan lainnya
akan lebih mendukung perusahaan ketika mereka
mengetahui apa yang diperbuat perusahaan dan ke
arah mana perusahaan menuju;
Keterbukaan mengarah ke demokrasi, sementara
kerahasiaan
mengarah
ke
otokrasi.
Banyak
perusahaan
lebih
memilih
gaya
manajemen
demokrasi daripada otokrasi;
Partisipasi
dan
keterbukaan
mempererat
pemahaman, komitmen dan komunikasi dalam
perusahaan.
Sedangkan alasan beberapa perusahaan merahasiakan
perencanaan stratejik dan hanya membolehkan manajemen
tertinggi untuk mengetahuinya antara lain:
Penjabaran strategi perusahaan secara bebas dapat
menjadi informasi berharga untuk digunakan oleh
perusahaan pesaing:
Kerahasiaan membatasi kritik, menebak-nebak, dan
hindsight;
Partisipan dalam proses stratejik yang terbuka akan
menarik perhatian perusahaan pesaing yang
mungkin membajak mereka;
Kerahasiaan membatasi perusahaan pesaing untuk
meniru strategi perusahaan dan merongrong
perusahaan.

Apakah sebaiknya digunakan pendekatan top-down


ataukah bottom-up?
Pendukung pendekatan top-down berpendapat bahwa
eksekutif tingkat teratas adalah satu-satunya pihak dalam
perusahaan
dengan
pengalaman,
kecerdasan
serta
tanggungjawab untuk membuat keputusan stratejik yang
penting. Sementara pendukung pendekatan bottom-up
menyanggah bahwa manajer tingkat bawah dan menengah
serta karyawan yang akan menerapkan strategi perlu untuk
dilibatkan secara aktif dalam proses perumusan strategi untuk
meyakinkan dukungan dan komitmen mereka.
"Although Plan A may be selected as the most
realistic ... the other major alternatives should not
be forgotten. They may well serve as contingency
plans."
Dale McConkey
Business Ethics/Social Responsibility/
Environmental Sustainability

honest. Being unethical is a recipe for headaches, inefficiency,


and waste.
Menurut Blacks Law Dictionary, suap berarti menawarkan,
memberikan, menerima, atau meminta sesuatu dengan tujuan
mempengaruhi pihak yang berwenang dalam pengambilan
putusanagar tidak sesuai ketentuan. Hadiahnya bisa berupa
uang, barang, kekayaan, kenaikan pangkat, hak istimewa,
honor, dan lain lain, di beberapa Negara, suap termasuk
tindak pidana.
Hubungan asmara dalam pekerjaan
Beberapa perusahaan membuat aturan yang tegas mengenai
pelarangan adanya hubungan asmara dalam organisasi,
Menurut World Bank, hal ini bertujuan untuk menghindari
konflik kepentingan.
3.Explain why whistle-blowing is important to encourage
in a firm.
Program pelatihan etika mencakup pesan-pesan untuk
meningkatkan etika bisnis, pengembangan dan diskusi terkait
kode etik, serta prosedur dalam melaporkan perilaku-perilaku
tidak etis di lingkungan organisasi. Biasanya, dibuat suatu
perjanjian/ kontrak kinerja/ pakta integritas untuk menjamin
proses bisnis berlangsung dengan sehat. Adanya sistem
whistle-blower mendorong seluruh staf memiliki tanggung
jawab untuk bersama-sama memantau dan mengawasi
perilaku tidak etis yang dilakukan oleh rekan kerjanya.
Whistle-blowing refers to policies that require employees to
report any unethical violations they discover or see in the firm.
The federal whistle-blower law protects the identity of the
plaintiff. In the drug industry, such suits are often filed
byformer employees.

1.Explain why good ethics is good business in strategic


management.
Many people, for example, consider it unethical for a firm to
be socially irresponsible. Tanggungjawab sosial mengacu
pada tindakan sebuah organisasi dalam melakukan suatu
kegiatan melampaui apa yang diwajibkan secara hukum untuk
melindungi atau meningkatkan kesejahteraan makhluk hidup.
Sustainability mengacu pada operasi dan tindakan
organisasi untuk melindungi, memperbaiki, serta melestarikan
dan bukannya membahayakan atau merusak lingkungan
4.Discuss the nature and role of corporate sustainability
alam.
reports.
Etika Bisnis
Tanggungjawab sosial utama dari perusahaan adalah
Good ethics is good business. Bad ethics can derail even the
memperoleh keuntungan yang cukup untuk menutup biaya
best strategic plans. Etika bisnis:prinsip-prinsip perilaku
perusahaan di masa depan karena jika hal ini tidak terpenuhi,
dalam organisasi yang memandu pengambilan keputusan dan
tanggungjawab sosial perusahaan lain tidak akan bisa
perilaku. Etika bisnis yang baik merupakan prasyarat untuk
terpenuhi. Strategists should examine social problems in
kebaikan strategis manajemen. Siapakah yang bertanggung
terms of potential costs and benefits to the firm, and focus on
jawab dalam penerapan etika bisnis dalam organisasi? CEO
social issues that could benefit the firm most.
dan pemilik bisnis itu sendiri. All strategy formulation,
Kebijakan sosial memperhatikan tentang tanggungjawab
implementation, and evaluation decisions have ethical
perusahaan
kepada
pegawai,
pelanggan,
pemerhati
ramifications.
lingkungan, kaum minoritas, komunitas-komunitas, pemangku
Salah contoh pelanggaran etika/moral bisnis yang berakibat
kepentingan dan pihak lain. Kebijakan sosial perusahaan
fatal adalah: sebuah perusahaan yang bernama Coast IRB LLC
seharusnya disusun saat perumusan strategi, dilaksanakan
di Colorado yang terpaksa ditutup akibat penemuan Food and
dalam penerapan strategi dan bias diteruskan atau diubah
Drugs Administration (FDA) mengenai studi palsu yang
selama evaluasi strategi.
mereka lakukan. Contoh lainnya: melakukan kebohongan
Kebijakan Sosial terkait Pensiun
dalam pemasaran/ pemasangan iklan mengenai produk/ jasa
Some countries around the world are facing severe workforce
yang mereka tawarkan, merusak lingkungan, barang yang
shortages associated with their aging populations. Pemerintah
tidak layak/ tidak aman untuk digunakan, menjual barang
Jepang menetapkan usia pensiun pada rentang antara 65
yang dilarang di dalam negeri di pasar luar negeri, melakukan
sampai 75 tahun. Hal ini, di samping kebijakan untuk
pembedaan
terhadap
gender
atau
kaum
minoritas,
membebaskan wanita bekerja di luar rumah, bertujuan untuk
mengenakan harga yang terlalu tinggi, mutasi pegawai keluar
memenuhi kebutuhan tenaga kerja di dalam negeri karena
negeri, dan pelecehan seksual.
Jepang tidak ingin bergantung pada imigran dalam jumlah
besar untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerjanya.
2.Explain how firms can best ensure that their code of
business ethics guides decision making instead of
Environmental Sustainability
being ignored.
Strategi perusahaan dan negara semakin diteliti dan
Kode Etik Bisnis merupakan dokumen yang menyajikan
pedoman perilaku dalam rangka pengambilan keputusan dan
perilaku dalam suatu organisasi. Memiliki Kode Etik Bisnis
tidaklah cukup dalam menjaga perilaku bisnis. Perlu diadakan
sosialisasi agar pegawai mengerti dan mempedomani etika
bisnis dalam organisasinya (reward dan punishment yang
kongkrit).
Budaya etika organisasi dapat diciptakan melalui berbagai
cara, misalnya melalui permainan dengan seluruh staf.
Permainannya disebut The World Ethic berupa simulasi
tentang apa saja hal-hal di luar kode etik yang dapat
mengancam keberlangsungan organisasi untuk melihat respon
para staf dalam menghadapi kondisi tersebut. Tanggung jawab
terciptanya budaya etik berada di tangan para manajer. No
society anywhere in the world can compete very long or
successfully with people
stealing from one another or not trusting one another, with
every bit of information requiring notarized confirmation, with
every disagreement ending up in litigation, or with
government having to regulate businesses to keep them

dievaluasi dari perspektif lingkungan alam. Perhatian


konsumen tinggi pada bisnis yang menjaga keseimbangan
ekologi lingkungan alam dan mengembangkan lingkungan
yang bersih dan sehat. According to the International
Standards Organization (ISO), the word environment is defined
as surroundings in which an organization operates, including
air, water, land, natural resources, flora, fauna, humans, and
their interrelation. No business wants a reputation as being a
polluter. A bad sustainability record will hurt the firm in the
market, jeopardize its standing in the community, and invite
scrutiny by regulators, investors, and environmentalists.
Banyak perusahaan kini yang secara tahunan menyediakan
Sustainability Report yang mengungkap bagaimana operasi
perusahan berpengaruh pada lingkungan. Dokumen ini
mengungkap informasi kepada pemegang kepentingan
tentang praktik ketenagakerjaan perusahaan, perolehan
produk, efisiensi energi, dampak ke lingkungan, dan etika
bisnis. Global Reporting Initiative telah merilis suatu set
panduan pelaporan terinci yang menentukan informasi yang
harus ada pada laporan keberlanjutan.
Institutional
Shareholder Services melaporkan bahwa meningkatnya grup

pemegang saham menekan perusahaan untuk menyediakan

Banyak konsumen, suplier, distributor, dan investor


informasi keberlanjutan setiap tahun.
Managers and
menghindari menjalin usaha dengan perusahaan yang
employees of firms must be careful not to become scapegoats
secara lingkungan lemah.
blamed for company environmental wrongdoings. Harming the

Meningkatnya tuntutan kewajiban dan denda pada


natural environment can be unethical, illegal, and costly.
perusahaan yang memiliki masalah lingkungan.
Beberapa tahun lalu, perusahaan dapat lolos dengan
Jadilah Proaktif, Bukan Reaktif
menempatkan terminologi hijau pada produk dan labelnya
Semakin
banyak
perusahaan
menjadi
proaktif
atas
dengan menggunakan kata organik, hijau, aman, ramah
lingkungan, yaitu melakukan lebih dari sekedar minimal untuk
lingkungan, tidak beracun, dan atau alami karena tidak
mengembangkan dan menerapkan strategi untuk menjaga
adanya definisi hukum atau yang diterima umum. Kini kata
lingkungan. Menjadi reaktif atas lingkungan, yaitu mengubah
seperti itu mengandung konotasi dan ekspektasi yang lebih
praktik hanya ketika dipaksa oleh hukum atau tekanan
spesifik. Standar yang seragam untuk mendefinisikan aksi
konsumen kini lebih sering menyebabkan biaya pembersihan
perusahaan yang bertanggung jawab atas lingkungan
yang tinggi, tuntutan kewajiban, penurunan pangsa pasar,
digabungkan pada ranah hukum. Semakin sulit bagi
penurunan loyalitas pelanggan, dan biaya medis yang lebih
perusahaan untuk menggunakan klaim hijau jika aksi
tinggi.
mereka tidak substantif, komprehensif, atau benar-benar
nyata.
6.Explain ISO 14000 and 14001.
Administrasi Obama di US memaksakan regulasi yang ketat
International Organization for Standardization (ISO) adalah
yang mengharuskan perusahaan untuk melestarikan energi.
pengembang terbesar dunia untuk standar berkelanjutan.
Perusahaan- energi alternatif, sibuk dengan pelangganStandar ISO adalah sukarela karena ISO tidak memiliki otoritas
pelanggan baru setiap hari karena paket stimulus federal
hukum untuk memaksakan penerapannya. ISO sendiri tidak
melibatkan
penambahan
infrastruktur
dengan
energi
meregulasi atau melegislasi. Adopsi standar tersebut
alternatif. Kepedulian lingkungan mencakup semua aspek
merupakan keputusan independen oleh otoritas regulatori,
pada operasi bisnis termasuk praktik pengungkapan risiko di
pemerintah, dan atau perusahaan bersangkutan.
tempat kerja, pengemasan, pengurangan limbah, penggunaan
Standar ISO 14000 menyangkut sejauh mana suatu
energi, bahan bakar alternatif, akuntansi biaya lingkungan,
perusahaan meminimalkan efek berbahaya ke lingkungan
dan daur ulang.
yang diakibatkan dari aktivitasnya dan terus memonitor dan
meningkatkan performa lingkungannya. Termasuk pada seri
5.Discuss specific ways that firms can be good stewards
ISO 14000 adalah standar ISO 14001 di bidang seperti audit
of the natural environment.
lingkungan,
evaluasi
performa
lingkungan,
labelisasi
lingkungan, dan penaksiran siklus umur. ISO 14001 adalah
Mengelola masalah lingkungan tidak dapat lagi sekedar fungsi
suatu set dari standar yang diadopsi oleh ribuan perusahaan
teknis yang dilakukan spesialis di perusahaan, perspektif
di seluruh dunia untuk mensertifikasi bahwa mereka
lingkungan harus lebih ditekankan di antara karyawan dan
menjalankan usaha dengan cara yang ramah lingkungan.
manajer perusahaan.
Strategi lingkungan dapat berupa
Standar ISO 14001 menawarkan standar teknis universal
pengembangan atau perolehan bisnis hijau, pelepasan atau
untuk kepatuhan lingkungan yang makin banyak perusahaan
pengubahan usaha yang merusak lingkungan, bertahan untuk
syaratkan tidak hanya untuk mereka sendiri, tetapi juga untuk
menjadi produser berbiaya rendah dengan minimalisasi
suplier dan distributornya. Standar ISO 14001 menyaratkan
limbah dan pelestarian energi, dan pencarian strategi
bahwa suatu komunitas atau organisasi menempatkan dan
diferensiasi melalui fitur produk hijau. Sebagai tambahan,
menerapkan suatu seri praktik dan prosedur yang jika
perusahaan dapat melibatkan perwakilan pakar lingkungan
dijalankan
bersamaan
menghasilkan
environmental
pada dewan direksinya, menjalankan audit lingkungan secara
management system (EMS).
reguler, menerapkan bonus atas hasil lingkungan yang
menguntungkan, terlibat pada isu dan program lingkungan,
Lebih dari 2000 ilmuwan berkumpul di Copenhagen pada
menggabungkan nilai lingkungan pada pernyataan misi,
Maret 2009 dan memperingatkan dunia bahwa pemanasan
menciptakan tujuan berorientasi lingkungan, mempelajari ilmu
global lebih buruk dari yang semula diduga. Mereka sangat
tentang lingkungan, dan menyediakan program pelatihan
mendorong perusahaan dan pemerintah untuk menerapkan
lingkungan untuk karyawan dan manajer perusahaan.
sarana teknologi dan ekonomis yang ada untuk mengurangi
Aspen Institute berpendapat bahwa sebagian besar sekolah
emisi gas rumah kaca yang memerangkap panas. Area dekat
bisnis kini seharusnya menggabungkan pelatihan lingkungan
pantai di seluruh dunia akan tenggelam pada akhir abad ini
pada semua faset kurikulum intinya dan tidak hanya pada
jika aksi drastis tidak diterapkan segera di seluruh dunia untuk
kursus pilihan saja.
Pelajar bisnis dengan pengetahuan
membatasi emisi gas rumah kaca dari perusahaan, mobil,
terbatas atas isu lingkungan dapat membuat keputusan yang
truk, pabrik penghasil tenaga, dan pesawat.
buruk sehingga sekolah bisnis seharusnya lebih membahas
Perusahaan saat ini berusaha sebisa mungkin untuk
atas lingkungan pada kurikulumnya. Kegagalan menjalankan
dipersepsikan sebagai good corporate citizens. Mereka
hal tersebut dapat mengakibatkan lulusan membuat
melakukan ini sebagai bagian dari masyarakat dan mencoba
keputusan bisnis yang tidak tepat terkait lingkungan alam.
berkontribusi terhadap komunitas, tidak hanya sebagai ukuran
Melestarikan
lingkungan
seharusnya
menjadi
bagian
kinerja ekonomi.
permanen dalam menjalankan usaha karena alasan-alasan
berikut:

Permintaan konsumen yang tinggi atas produk dan paket


Alam sekitar menjadi saksi..Jadi saksi akan keindahanmu..
yang aman terhadap lingkungan.
Kicau burung-burung..Memujipenciptaanmu..

Kuatnya tuntutan opini publik agar perusahaan


Aneka bunga merasa iri..Iri hati akan keindahanmu
menjalankan usaha dengan cara yang melestarikan
Karena kumbang-kumbang..Bersaing mempersuntingmu
lingkungan.
Rhoma Irama 1988

Grup advokasi lingkungan kini telah memiliki anggota 20


juta warga Amerika.
Together we can face any challenges as deep as the BLUE

Regulasi lingkungan berubah cepat dan menjadi makin


OCEAN and as high as the BLUE SKY.
kompleks.
Sonia Gandhi

Makin banyak pemberi pinjaman memeriksa kewajiban


lingkungan pada usaha yang mencari pinjaman.