Anda di halaman 1dari 4

BERUSAHA

BERDOA

BISA!! SEMANGAT!!

Angka gangguan pendengaran di Indonesia cukup


mengejutkan, termasuk yang tertinggi di bilangan Asia
Tenggara yaitu 16.8% untuk gangguan pendengaran
(Soetjipto, 2010).
Data yang didapat dari BKIM kota Semarang pada November
2007 yang dilakukan pada anak-anak usia sekolah dasar,
dari 467 siswa kelas 1 yang diperiksa telinganya ditemukan
sebanyak 29,55% siswa mengalami gangguan pendengaran
yang diakibatkan oleh serumen obsturan, otitis media kronik
supuratif (OMKS) 1,28% dan sensory neural hearing loss
(SNHL) unilateral 0,21 %.. (Pujo Widodo, 2007)
Menurut The National Health and Nutrition Examination
Survey di United States, Amerika, pada tahun 1988, tercatat
15 % remaja mengalami masalah pada pendengaran. Jumlah
tersebut melonjak menjadi 19,5 % pada tahun 2000. (Niskar
AS, 2001)
The EUs Scientific Committee on Emerging and Newly
Identified Health Risks (SCENIHR) memperkirakan, sekitar 5
sampai 10 % pengguna alat pemutar musik berisiko
kehilangan pendengaran permanen jika mereka
mendengarkan musik lebih dari 1 jam sehari dengan tingkat
volume tinggi setidaknya untuk kurun waktu lima tahun.
Musik yang didengar melalui headset dalam telinga memihki
intensitas bising lebih besar daripada intensitas bising musik
yang didengar tanpa menggunakan headset dengan volume
yang sama karena jarak sumber suara lebih dekat. Selain itu,
headset dalam telinga tidak dapat sepenuhnya mencegah
masuknya suara-suara bising dari lingkungan sekitar,
sehingga penggunanya mempunyai kecenderungan untuk
mendengarkan musik dengan volume cukup besar
Pada saat ini, game online merupakan sarana
bermain
remaja maupun anak sekolahan, dilihat dari banyak
munculnya warung internet yang memang didominasi oleh
anak sekolahan untuk bermain games online. Warung
1 | Page

BERUSAHA

BERDOA

BISA!! SEMANGAT!!

internet biasanya menyediakan headset untuk digunakan


bermain. Oleh karena itu, peneliti ingin mengetahui
pengaruh penggunaan headset pada game online terhadap
gangguan pendengaran.
Proses mendengar diawali dengan ditangkapnya energi
bunyi oleh daun telinga dalam bentuk gelombang yang
dialirkan melalui udara atau tulang ke koklea. Getaran
tersebut menggetarkan membrane timpani diteruskan ke
telinga tengah melalui rangkaian tulang pendengaran yang
akan mengamplifikasi getaran melalui daya ungkit tulang
pendengaran dan perkalian perbandingan luas membrane
timpani dan tingkap lonjong. Energi getar yang telah
diamplifikasi ini akan diteruskan ke stapes yang
menggerakkan tingkap lonjong sehingga perilimfa pada
skala vestibule bergerak. Getaran diteruskan melalui
membrane Reissner yang mendorong endolimfa, sehingga
akan menimbulkan gerak relative antara membrane basilaris
dan membrane tektoria
Organ Corti, yang terletak di atas membrana basilaris, di
seluruh panjangnya mengandung sel-sel rambut yang
merupakan reseptor untuk suara. Sel-sel rambut
menghasilkan sinyal saraf jika rambut di permukaannya
secara mekanis mengalami perubahan bentuk yang
disebabkan oleh gerakan cairan di telinga dalam
Untuk menentukan sifat kelainan pendengaran, digunakan
audiometer. Alat ini merupakan earphone sederhana yang
dihubungkan dengan osilator elektronik yang mampu
memancarkan suara murni dengan kisaran dari frekuensi
rendah sampai frekuensi tinggi. Instrument ini di kalibrasi
sehingga tingkat intensitas nol dari suara pada setiap
frekuensi kekerasan yang hampir tidak dapat di dengar oleh
telinga normal. Control volume yang terkalibrasi dapat
meningkatkan kekerasan di atas tingkat nol. Jika kekerasan
harus ditingkatkan sampai 30 desibel di atas normal
2 | Page

BERUSAHA

BERDOA

BISA!! SEMANGAT!!

sebelum dapat didengar, orang tersebut dikatakan


mengalami kehilangan pendengaran 30 desibel untuk
frekuensi tertentu. (Guyton, 2007)
Dalam melakukan uji pendengaran dengan menggunakan
audiometer, satu pengujian kira-kira mencakup 8 sampai 10
frekuensi yang mencakup spectrum pendengaran, dan
kehilangan pendengaran di tentukan dari masing-masing
frekuensi ini. Audiometer, selain dilengkapi dengan alat
earphone untuk menguji konduksi suara oleh telinga, dapat
di tambah dengan vibrator mekanik untuk menguji konduksi
tulang dari prosesus mastoideus di kepala ke dalam koklea.
(Guyton, 2007)
Masing-masing untuk menukur ambang dengar melalui
hantaran udara dan hantaran tulang pada tingkat intensitas
nilai ambang, sehingga akan didapatkan kurva atau
Audiogram hantaran tulang dan hantaran udara. Dengan
membaca audiogram ini kita dapat mengtahui jenis dan
derajat kurang pendengaran seseorang. (Hernita, 2005)
Garputala terdiri dari 1 set ( 5 buah) dengan frekuensi 128
Hz, 256 Hz, 512 Hz, 1024 Hz, dan 2048 Hz.
Bising yang dapat menyebabkan gangguan pendengaran,
paling sering bersumber pada lalu lintas, pabrik industry dan
pengeras suara. Pengeras suara yang dimaksud pada
penelitian ini adalah headset yang dapat di gunakan dengan
berbagai macam cara selain pada pemutar music, juga
digunakan pada game online.
Mengkode data (data Coding) Memberi kode data untuk
masing-masing nomor pada kuisioner. Scoring yaitu
pemberian skor jawaban responden pada beberapa
pertanyaan kuisioner sehingga dapat digabungkan menjadi
satu variable.
Mengedit data ( data editing ) Editing adalah upaya untuk
memeriksa kembali kebenaran data yang di peroleh atau di
kumpulkan. Editing dapat dilakukan pada tahap

3 | Page

BERUSAHA

BERDOA

BISA!! SEMANGAT!!

pengumpulan data atau setelah data terkumpul (Alimul


Hidayat, 2007)
Memasukan data ( data entry) Data entry yaitu kegiatan
memasukkan data, perhitungan data dan penyimpanan data
dengan computer (SPSS)
Membersihkan data ( data cleaning ) Data cleaning yaitu
kegiatan pengecekan kembali data yang telah dimasukan
untuk memastikan data tersebut tidak ada yang salah,
sehingga dengan demikian data tersebut telah siap diolah
dan dianalisis.

4 | Page