Anda di halaman 1dari 2

TUGAS BERPIKIR KRITIS SEBAGAI BUDAYA ILMIAH

JURNAL ILMIAH
PENGARUH KITOSAN SECARA TOPICAL TERHADAP PENYEMBUHAN
LUKA BAKAR KIMIAWI PADA KULIT RATTUS NORVEGICUS

OLEH :
DIAN KAHAFASINDAYA (22010115120035)
AINUN NIDA DUSTURIA (22010115120075)
HENING PANGESTI WULANDARU (22010115120095)
BRILLIANI BINTANG PERMATASARI (22010115130205)
UTTA GATRA PERMATASARI (22010115130236)

Setelah membaca Jurnal Mutiara Mudika Volume 12, Nomor 3, September 2012
dengan artikel penelitian berjudul Pengarh Kitosan

secara Topikal terhadap

Penyembuhan Luka Bakar Kimiawi pada Kulit Rattus norvegicus) kami telah
merumuskan sebagai berikut :
1. Masalah
Masalah yang dibahas dalam jurnal ini adalah kontak kulit dengan asam sulfat
akan menyebabkan luka bakar kimiawi.
2. Tujuan
Tujuan yang ingin dicapai adalah untuk menganalisis pengaruh sitosan secara
topical terhadap penyembuhan luka bakar kimiawi pada kulit tikus putih
terinduksi asam sulfat.
3. Metode
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adadalah experimental in vivo.
4. Hasil
Data dianalisis dengan metode ANAVA dilanjutkan dengan uji Tuckey. Waktu
sembuh paling cepat adalah kelompok salep kitosan dosis 2,5% (20,2 +- 2,9
hari) dan paling lama adalah kelompok kontrol tanpa perlakuan (30,4 +- 4,8
hari). Pemberian salep kitosan dosis 1,25%, 2,5%, dan 5% signifikan
mempercepat waktu sembuh dibandingkan kontrol tanpa perlakuan dan
vaselin. Salep kitosan 2,5% paling signifikan mempercepat waktu sembuh
dibandingkan kontrol perlakuan dan vaselin (p=0,003); (p=0,006). Persentase
penyembuhan kelompok salep kitosan 1,25%,2,5% dan 5% mempunyai kurva
peningkatan persentase lebih tinggi dari semua kelompok kontrol. Salep
kitosan 2,5% signifikan peningkatan persentase penyembuhan dibandingkan
semua kelompok kontrol termasuk kontrol positif (p=0,008).
5. Kesimpulan
Kitosan mempunyai pengaruh terhadap penyembuhan luka bakar kimiawi.
Pengaruh paling signifikan adalah pada salep kitosan 2,5%.