Anda di halaman 1dari 11

LAMPIRAN

ATURAN PEMILIHAN KETUA DAN SENATOR KMIL ITB


BAB I KETENTUAN UMUM
PASAL 1 PENGERTIAN
(1) Dalam aturan ini yang dimaksud dengan:
a. Keluarga Mahasiswa Infrastruktur Lingkungan yang selanjutnya disebut KMIL ITB adalah wadah
formal dan legal bagi seluruh aktivitas kemahasiswaan di program studi Rekayasa Infrastruktur
Lingkungan.
b. AD/ART adalah ketetapan dasar bagi seluruh kegiatan kemahasiswaan di KMIL ITB.
c. BPA KMIL ITB yang selanjutnya disebut BPA KMIL ITB merupakan lenbaga legislative yang ada di
KMIL ITB yang terdiri dari perwakilan setiap angkatan.
d. Musyawarah Pemilihan Ketua dan Senator Keluarga Mahasiswa Infrastruktur Lingkungan Institut
Teknologi Bandung yang selanjutnya disebut Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB adalah
rangkaian pelaksanaan pemilihan umum yang dilakukan oleh KMIL ITB untuk memilih Ketua dan
Senator ITB.
e. Panitia Pelaksana Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB yang selanjutnya disebut Panitia Pemilihan
Ketua dan Senator KMIL ITB adalah panitia yang diamanahkan oleh BPA KMIL ITB sebagai
penyelenggara Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB .
f. Peserta Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB adalah kandidat yang dicalonkan dan atau dicalonkan
sebagai Ketua dan Senator KMIL ITB.
g. Kandidat Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB adalah pendaftar Kandidat Ketua Kabinet KMIL
ITB atau MWA WM ITB yang telah melalui proses uji kelayakan administrasi dan diumumkan secara
resmi oleh Panitia Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB .
h. Peserta musyawarah pemilih ketua dan senator KMIL ITB adalah Anggota Biasa KMIL ITB.

BAB II ASAS, TUJUAN, DAN PENYELENGGARAAN PEMILIHAN KETUA DAN SENATOR KMIL
ITB
PASAL 2 ASAS
(1) Musyawarah Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB memiliki asas mufakat.
a. Mufakat berarti peserta musyawarah sepakat dan setuju atas penentuan Ketua dan Senator terpilih
setelah proses penilaian berdasarkan parameter yang telah disepakati.
PASAL 3 TUJUAN
(1) Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB bertujuan untuk memilih Ketua dan Senator KMIL ITB dan
MWA WM ITB.
PASAL 4 PENYELENGGARAAN
(1) Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB dimulai sejak terpilihnya Ketua Panitia Pemilihan Ketua dan
Senator KMIL ITB hingga penetapan keabsahan Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB .
(2) Pemilihan Ketua KMIL ITB periode selanjutnya diselenggarakan dalam rentang waktu yang ditentukan
oleh BPA KMIL ITB.
(3) Pemilihan Senator periode selanjutnya diselenggaraakan dalam rentang waktu yang ditentukan oleh
BPA KMIL ITB
(4) Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB diselenggarakan di tempat Institut Teknologi Bandung berada,
kecuali pada kondisi tertentu yang diatur oleh Ketetapan BPA KMIL ITB.
(5) Penyelenggaraan Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB wajib meliputi :
a. Sosialisasi kepada massa KMIL ITB;
b. Musyawarah pencalonan Kandidat Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB;
c. Penetapan Kandidat Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB;
d. Masa kampanye;
e. Masa tenang;
f. Musyawarah penentuan Ketua dan Senator KMIL ITB
g. Penetapan Ketua dan Senator KMIL ITB terpilih;
(6) Penyelenggaraan Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB diatur dalam Tata Cara Penyelenggaraan
Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB.
PASAL 5 PENYELENGGARA
(1) Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB diselenggarakan oleh BPA KMIL ITB melalui Panitia
Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB .
(2) Panitia Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB dibentuk sebelum penyelenggaraan Pemilihan Ketua
dan Senator KMIL ITB.

(3) Pengawasan penyelenggaraan Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB dilakukan oleh BPA KMIL
ITB.

BAB III PENGAWASAN PELAKSANAAN PEMILIHAN KETUA DAN SENATOR KMIL ITB
PASAL 6 UMUM
(1) Dalam mengawasi penyelenggaraan Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB, BPA KMIL ITB bebas
dari pengaruh pihak manapun berkaitan dengan pelaksanaan tugas dan wewenangnya.
(2) Keberjalanan Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB oleh Panitia Pemilihan Ketua dan Senator
KMIL ITB dikontrol oleh BPA.
PASAL 7 TUGAS DAN WEWENANG BPA KMIL ITB DALAM PENGAWASAN PEMILIHAN
KETUA DAN SENATOR KMIL ITB
(1) Tugas BPA dalam mengawasi Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB adalah:
a. Mengawasi dan mendokumentasikan pengawasan penyelenggaraan Pemilihan Ketua dan Senator
KMIL ITB dan dalam bentuk Laporan Pengawasan;
b. Mengawasi pemenuhan tugas dan wewenang Panitia Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB;
c. Memvalidasi atas penyampaian paporan yang berkaitan dengan dugaan pelanggaran Panitia
Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB kepada BPA KMIL ITB;
d. Memberi peringatan berdasarkan bukti kepada Panitia Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB
terkait pelanggaran terhadap Tata Cara Penyelenggaraan Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB;
e. Bersikap proaktif dalam mencegah dan menanggulangi dugaan pelanggaran terhadap pelaksanaan
Tata Cara Penyelenggaraan Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB ;
f. Berkoordinasi dengan Panitia Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB dalam setiap
penyelenggaraan Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB yang tercantum pada Pasal 4 ayat (5);
BAB IV PANITIA PEMILIHAN KETUA DAN SENATOR KMIL ITB
PASAL 8 UMUM
(1) Dalam menyelenggarakan Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB , Panitia Pemilihan Ketua dan
Senator KMIL ITB wajib bebas dari pengaruh pihak manapun berkaitan dengan pelaksanaan tugas dan
wewenangnya.
(2) Pembentukan struktur, pembagian tugas dan wewenang Panitia Pemilihan Ketua dan Senator KMIL
ITB diserahkan kepada internal Panitia Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB .
PASAL 9 SUSUNAN DAN KEANGGOTAAN
(1) Syarat keanggotaan Panitia Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB adalah :
a. Anggota biasa KMIL ITB
b. Bersifat objektif dan tidak berpihak kepada salah satu Peserta Pemilihan Ketua dan Senator
KMIL ITB dan Kandidat Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB .
(2) Panitia Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB dipimpin oleh seorang ketua yang ditetapkan dan
diberhentikan oleh BPA KMIL ITB.
(3) Masa kerja Panitia Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB wajib terhitung sejak Ketua Panitia
Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB ditetapkan oleh BPA KMIL ITB sampai dengan diterimanya
Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB oleh BPA KMIL
ITB.

(4) Status ketua Panitia Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB dapat ditinjau ulang,
(5) Apabila di tengah masa tugasnya Ketua Panitia Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB tidak dapat
melanjutkan tugasnya, maka BPA KMIL ITB harus memilih seorang pengganti Ketua Panitia
Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB dengan mekanisme yang ditentukan oleh BPA KMIL ITB.
PASAL 10 TUGAS DAN WEWENANG PANITIA PEMILIHAN KETUA DAN SENATOR KMIL ITB
(1) Tugas Panitia Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB adalah:
a. Merencanakan penyelenggaraan Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB ;
b. Membuat struktur dan pembagian tugas Tim Panitia Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB ;
c. Melaksanakan sosialisasi penyelenggaraan Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB kepada seluruh
mahasiswa ITB;
d. Membuat syarat administrasi bagi peserta Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB;
e. Menetapkan Kandidat Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB berdasarkan verifikasi;
f. Mengumumkan Kandidat Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB berdasarkan hasil verifikasi;
g. Menetapkan waktu dan tempat pelaksanaan kampanye, musyawarah pencalonan dan musyawarah
penetapan;
h. Menindaklanjuti dengan segera temuan dan laporan yang disampaikan oleh BPA KMIL ITB ;
i.

Berkoordinasi dengan BPA KMIL ITB dalam setiap penyelenggaraan Pemilihan Ketua dan Senator
KMIL ITB yang tercantum pada Pasal 4 ayat (5);

j.

Membuat tata cara pelaksanaan kampanye, pemungutan suara, dan penghitungan suara yang tidak
bertentangan dengan AD/ART KMIL ITB dan Aturan Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB yang
dikeluarkan oleh BPA KMIL ITB;

k.

Menyerahkan Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB
maksimal 30 (tiga puluh) hari setelah penetapan hasil Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB ;

l.

Melaksanakan tugas lain yang ditetapkan oleh ketetapan BPA KMIL ITB tentang Pemilihan Ketua
dan Senator KMIL ITB ;

m. Menyampaikan informasi kegiatan kepada Kandidat Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB ;
n.

Memelihara arsip dan dokumen terkait pelaksanaan Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB ;

o.

Mengelola barang inventaris Panitia Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB ;

p. Melaksanakan tugas tanpa diskriminatif.


(2) Wewenang Panitia Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB adalah:
a. Memberikan sanksi atas pelanggaran tata cara Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB ;
b. Mengesahkan materi kampanye yang akan dipakai oleh Kandidat Pemilihan Ketua dan Senator
KMIL ITB ;

c. Melarang keterlibatan pihak-pihak yang tidak berkepentingan dalam Pemilihan Ketua dan Senator
KMIL ITB ;
d. Berhubungan dengan pihak pihak lain yang dianggap perlu serta tidak bertentangan dengan aturan
yang berlaku dalam KMIL ITB;
e. Melaksanakan wewenang lain yang ditetapkan oleh ketetapan BPA KMIL ITB tentang Pemilihan
Ketua dan Senator KMIL ITB ;
BAB V PRODUK HUKUM PENYELENGGARAAN PEMILIHAN KETUA DAN SENATOR KMIL
ITB
PASAL 11 TATA CARA
(1) Untuk penyelenggaraan Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB , Panitia Pemilihan Ketua dan
Senator KMIL ITB membuat Tata Cara Penyelenggaraan Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB.
(2) Tata Cara Penyelenggaraan Pemilihan Ketua dan Senator KMIL sebagaimana dimaksud pada Ayat (1)
merupakan pengejawantahan aturan Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB .
(3) Tata Cara Penyelenggaraan Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB ditetapakan oleh BPA KMIL ITB.
BAB VI PESERTA PEMILIHAN KETUA DAN SENATOR KMIL ITB
PASAL 12 PESERTA PEMILIHAN KETUA DAN SENATOR KMIL ITB
(1) Peserta Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB adalah perseorangan.
(2) Peserta Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB sebagaimana dimaksud Ayat (1) dapat menjadi
Kandidat Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB setelah memenuhi persyaratan.
(3) Jumlah Kandidat Ketua KMIL ITB minimal 2 orang.
(4) Jumlah Kandidat Senator KMIL ITB minimal 2 orang.
(5) Apabila jumlah kandidat sebagaimana dimaksud pada Ayat (3) dan (4) tidak terpenuhi, maka
mekanisme dikembalikan kepada BPA KMIL ITB.
PASAL 13 PERSYARATAN PESERTA
(1) Persyaratan Peserta Ketua KMIL ITB
a. Warga Negara Indonesia
b. Telah 1 tahun menjadi anggota biasa KMIL ITB terhitung pada saat mencalonkan dan atau
dicalonkan menjadi Bakal Kandidat Ketua dan Senator KMIL ITB.
c. Tidak sedang terkena sanksi, baik akademis maupun organisasi dalam KMIL ITB yang
nantinya dibuktikan pada saat penyerahan berkas
d. Tidak sedang menjabat sebagai ketua di organisasi atau kepanitiaan lain.
e. Tidak menjadi anggota partai politik dan/atau organisasi sayapnya terhitung saat penyerahan
berkas.
f. Harus mendapat dukungan suara pada saat musyawarah pencalonan dari massa KMIL dan
secara sah ditetapkan sebagai kandidat ketua dan senator KMIL ITB pada saat musyawarah
g. Bakal kandidat wajib menyerahkan berkas yang ditentukan oleh Panitia Pemilihan Ketua dan
Senator KMIL ITB

h. Bersedia menaati semua tata cara dan petunjuk pelaksanaan yang telah ditetapkan oleh Panpel
KMIL ITB
i. Bersedia melaksanakan syarat-syarat pengunduran diri yang ditetapkan oleh Panpel KMIL
ITB, apabila Bakal Kandidat Ketua dan Senator KMIL ITB mengundurkan diri setelah
ditetapkan menjadi Kandidat Ketua dan Sentor KMIL ITB.
(2) Persyaratan Peserta untuk pemilihan Senator Kabinet KMIL ITB adalah :
a. Warga Negara Indonesia
b. Telah 1 tahun menjadi anggota biasa KMIL ITB terhitung pada saat mencalonkan dan atau
dicalonkan menjadi Bakal Kandidat Ketua dan Senator KMIL ITB.
c. Tidak sedang terkena sanksi, baik akademis maupun organisasi dalam KMIL ITB yang
nantinya dibuktikan pada saat penyerahan berkas
d. Tidak sedang menjabat sebagai ketua di organisasi atau kepanitiaan lain.
e. Tidak menjadi anggota partai politik dan/atau organisasi sayapnya terhitung saat penyerahan
berkas.
f. Harus mendapat dukungan suara pada saat musyawarah pencalonan dari massa KMIL dan
secara sah ditetapkan sebagai kandidat ketua dan senator KMIL ITB pada saat musyawarah
g. Bakal kandidat wajib menyerahkan berkas yang ditentukan oleh Panitia Pemilihan Ketua dan
Senator KMIL ITB
h. Bersedia menaati semua tata cara dan petunjuk pelaksanaan yang telah ditetapkan oleh Panpel
KMIL ITB
i. Bersedia melaksanakan syarat-syarat pengunduran diri yang ditetapkan oleh Panpel KMIL
ITB, apabila Bakal Kandidat Ketua dan Senator KMIL ITB mengundurkan diri setelah
ditetapkan menjadi Kandidat Ketua dan Sentor KMIL ITB.
(3) Tata cara dan petunjuk pelaksanaan pencalonan Peserta Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB diatur
dan ditentukan oleh Panitia Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB berkoordinasi dengan BPA KMIL
ITB.
BAB VII KEABSAHAN PEMILIHAN KETUA DAN SENATOR KMIL ITB
PASAL 14 SYARAT SAH PEMILIHAN KETUA DAN SENATOR KMIL ITB
(1) Penyelenggaraan Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB mengikuti asas sebagaimana yang
tercantum pada Pasal 2.
(2) Penyelenggaraan Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB meliputi hal hal yang ada pada pasal 4 ayat
(5).
PASAL 15 KEABSAHAN PEMILIHAN KETUA DAN SENATOR KMIL ITB
(1) Keabsahan Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB ditentukan melalui Rapat Anggota oleh BPA
KMIL ITB yang dihadiri oleh Anggota Biasa KMIL ITB.
(2) Jika Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB tidak sah, mekanisme selanjutnya akan dikembalikan
kepada BPA KMIL ITB.
PASAL 16 SOSIALISASI
(1) BPA KMIL ITB wajib melakukan sosialisasi mengenai sistem KMIL ITB ke Anggota Biasa KMIL ITB
dan mendokumentasikannya dalam bentuk Berita Acara Sosialisasi.

(2) BPA KMIL ITB wajib melakukan sosialisasi mengenai GBHP KMIL ITB yang berlaku untuk
kepengurusan periode selanjutnya ke seluruh lembaga dan mendokumentasikannya dalam bentuk
Berita Acara Sosialisasi.
(3) Panitia Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB wajib melakukan sosialisasi mengenai rangkaian
acara Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB
PASAL 17 MUSYAWARAH PENCALONAN KANDIDAT KETUA DAN SENATOR KMIL ITB
(1) Musyawarah pencalonan untuk menentukan dan menetapkan Kandidat Ketua dan Senator KMIL ITB
(2) Mekanisme pelaksanaan musyawarah pencalonan diatur oleh Panitia Pemilihan Ketua dan Senator
KMIL ITB berkoordinasi dengan BPA KMIL ITB.
PASAL 18 KAMPANYE
(1) Kampanye dalam Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB dimaksudkan sebagai sarana sosialisasi
mengenai Kandidat Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB dan pendekatan diri Kandidat Ketua
Kabinet KMIL ITB kepada Anggota Biasa KMIL ITB.
(2) Kampanye terdiri dari dua jenis, yaitu kampanye langsung dan kampanye tidak langsung.
(3) Kampanye langsung adalah sosialisasi dua arah antara Kandidat dengan Anggota Biasa KMITB.
(4) Kampanye langsung terbagi menjadi dua macam, yaitu kampanye langsung yang diselenggarakan oleh
Panitia Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB dan kampanye langsung atas inisiatif Kandidat
Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB .
(5) Kampanye langsung yang diselenggarakan oleh Panitia Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB bagi
Kandidat Ketua Kabinet KMIL ITB wajib diikuti oleh seluruh Kandidat Ketua Kabinet KMIL ITB.
(6) Kampanye langsung atas inisiatif Kandidat Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB dapat dilakukan
oleh Kandidat Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB di luar kampanye langsung yang
diselenggarakan oleh Panitia Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB , dengan berkoordinasi dan
mengikuti aturan yang ditentukan oleh Panitia Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB.
(7) Kampanye tidak langsung adalah sosialisasi satu arah antara Kandidat Ketua Kebinet KMIL ITB
dengan Anggota Biasa KMIL.
(8) Tata cara dan petunjuk pelaksanaan kampanye diatur dan ditentukan oleh Panitia Pemilihan Ketua dan
Senator KMIL ITB yang berkoordinasi dengan BPA KMIL ITB.
(9) BPA KMIL ITB memastikan bahwa tidak ada kecurangan yang terjadi selama masa kampanye
berlangsung.
(10) Panitia Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB dan BPA KMIL ITB memastikan bahwa Kandidat
Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB tidak melakukan kampanye setelah masa kampanye berakhir.

PASAL 19 MASA TENANG


(1) Masa tenang adalah masa tidak diperbolehkan adanya kampanye dalam bentuk apapun.
(2) Masa tenang diadakan untuk memberikan kesempatan bagi pemilih untuk memikirkan pilihannya
tanpa ada pengaruh dari para Kandidat Ketua dan Senator KMIL ITB.
(3) Pelaksanaan dan pengawasan masa tenang diatur dan ditentukan oleh Panitia Pemilihan Ketua dan
Senator KMIL ITB berkoordinasi dengan BPA KMIL ITB.
PASAL 20 MUSYAWARAH PENENTUAN KANDIDAT KETUA DAN SENATOR KMIL ITB
(1) Musyawarah penetapan untuk menentukan dan menetapkan Ketua dan Senator KMIL ITB terpilih
berdasarkan penilaian parameter yang telah di sepakati pada musyawarah pencalonan.
(2) Mekanisme musyawarah penetapan diatur oleh Panitia Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB
berkoordinasi dengan BPA KMIL ITB.
PASAL 21 REKAPITULASI PENILAIAN PARAMETER
(1) Penghitungan nilai dilakukan untuk mendapatkan hasil jumlah penilaian yang masuk.
(2) Penghitungan nilai dilakukan oleh Panitia Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB dengan disaksikan
oleh BPA KMIL ITB dan dihadiri seluruh Anggota Biasa KMIL ITB beserta Kandidat Pemilihan Ketua
dan Senator KMIL ITB.
(3) Tata cara dan petunjuk pelaksanaan penghitungan suara diatur oleh Panitia Pemilihan Ketua dan
Senator KMIL ITB berkoordinasi dengan BPA KMIL ITB .
PASAL 22 PENETAPAN KANDIDAT TERPILIH
(1) Kandidat Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB yang dinyatakan terpilih sebagai Ketua KMIL ITB
adalah Kandidat Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB yang memperoleh rekapitulasi penilaian
tertinggi pada pemilihan Ketua KMIL ITB.
(2) Kandidat Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB yang dinyatakan terpilih sebagai Senator KMIL ITB
adalah Kandidat Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB yang memperoleh rekapitulasi penilaian
tertinggi pada pemilihan Senator KMIL ITB.
PASAL 23 PELANGGARAN
(1) Pelanggaran terhadap Aturan Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB akan ditindaklanjuti oleh BPA
KMIL ITB.
(2) Pelanggaran terhadap Tata Cara Penyelenggaraan Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB , akan
dikenakan sanksi sesuai dengan jenis pelanggarannya melalui mekanisme yang diatur oleh Panitia
Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB dengan sepengetahuan BPA KMIL ITB.
(3) Apabila ada perselisihan antara Kandidat Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB dengan Panitia
Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB mengenai pelanggaran dan/atau sanksi yang dikenakan, maka
penyelesaiannya dilakukan melalui mekanisme yang diatur BPA KMIL ITB.

BAB VIII ATURAN TAMBAHAN


PASAL 24 ATURAN TAMBAHAN
(1) Jika terjadi kondisi yang tidak memungkinkan untuk dilaksanakannya Pemilihan Ketua dan Senator
KMIL ITB , mekanisme selanjutnya dikembalikan kepada BPA KMIL ITB.
(2) Perubahan Aturan Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB dilakukan oleh BPA KMIL ITB.
(3) Hal-hal yang belum diatur dalam Aturan Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB ini akan diatur
dalam ketentuan lainnya. Pengambilan keputusan peraturan di bawahnya akan mengikuti mekanisme
pengambilan keputusan Panitia Pemilihan Ketua dan Senator KMIL ITB dan BPA KMIL ITB sesuai
dengan tugas dan wewenang yang diberikan kepada mereka sebagaimana tercantum dalam aturan ini