Anda di halaman 1dari 5

BAB I

DEFINISI
A. PENGERTIAN
Provider Iniated HIV testing and counseling (PITC) adalah suatu tes
HIV dan Konseling atas insiasi petugas kesehatan kepada pengunjung
fasilitas layanan kesehatan sebagai bagian dari standar pelayanan
medis.(Kementrian Kesehatan RI,2011). Tujuan utamanya adalah
untuk mebuat keputusan klinis dan/atau menentukan pelayanan
medis khusus yang tidak mungkin dilaksanakan tanpa mengetahui
status HIV seseorang seperti misalnya ART.
Apabila

seseorang

yang

dating

ke

fasilitas

layanan

kesehatan

menunjukkan adanya tanda atau gejala yang dmengarah ke penyakit


terkait HIV maka tanggung jawab dari petugas kesehatan adalah
menawarkan tes HIV dan konseling kepada pasien tersebut sebagai
bagian dari tatalaksana klinis.
PITC juga bertujuan untuk mengidentifikasi infeksi HIV pada stadium
awal yang belum menunjukkan gekjala penyakit yang jelas karena
penurunan kekebalan.Oleh karena itu kadang-kadang konseling dan
tes HIV juga ditawarkan kepada pasien dengan gejala yang mungkin
tidak terkait dengan HIV sekalipun.
B. VISI DAN MISI
a. VISI
Menjadi Rumah Sakit Pilihan Utama / Kebanggaan Masyarakat
dan Pusat Rujukan Kesehatan di Kabupaten Batang dan
Sekitarnya
b. MISI
1. Memberikan pelayanan secara paripurna, bermutu dan
terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.
2. Meningkatkan profesionalisme seluruh karyawan rumah
sakit.

3. Melakukan kerjasama dengan pihak terkait dalam pelayanan


kesehatan.
C. TUJUAN
a. Memberikan pelayanan PITC yang berkualitas dan komprehensif
b. Memberikan informasi HIV/AIDS yang tepat dan dipahami klien
c. Menurunkan angka penularan HIV AIDS

BAB II
RUANG LINGKUP

A. PELAYANAN KONSELING PRA TES


Konseling terhadap klien yang menginginkan tes HIV sebelum
dilakukannya cek darah untuk pemeriksaan HIV
B. PELAYANAN TES HIV
Pengambilan darah serta pemeriksaan HIV oleh tenaga labolatorium
yang terlatih serta melakukan inform consent sebelum dilakukan
pengambilan darah maupun pemeriksaan HIV
C. PELAYANAN PASCA TEST
Konseling terhadap klien setelah dilakukan pengambilan darah dan
diketahui hasil pemeriksaannya
D. PELAYANAN RUJUKAN
Pelayanan rujukan ketika RSUD kabupaten batang belum tersedia
ataupun kurang kesiapan RS dalam memberikan pelayanan tersebut,
misalnya pada fasilitas pendukung yang belum bisa digunakan
dikarnakan sedang dalam perbaikan.

BAB III

TATALAKSANA
Kegiatan PITC
Keiatan PITC dilakukan atas inisiatif petugas kesehatan yang
menganjurkan kepada klien untuk dilakukan tes HIV, rincian
kegiatan antara lain :
A. KONSELING PRA TES
Dilakukan oleh konselor VCT tenaga terlatih kepada klien
yang menginginkan dilakukannya pemeriksaan HIV. materi
antara lain :
1. Informasi dasar tentang HIV AIDS
2. Informasi tentang tatacara penularan dan mengurangi faktor
resiko HIV
3. Dokumentasi dan diskusi tentang penggunaan kondom dan
jarum suntik steril
4. Keuntungan dan isu potensial berkaitan dengan konseling
5. Prosedur tes HIV dan penyampaian hasil tes HIV
6. Informasi rujukan dan dukungan
B. TES
Dilakukan pengambilan darah serta pemeriksaan HIV oleh tenaga
laborat yang terlatih dan dilakukan inform consent.
C. KONSELING PASCA TES
Membantu klien memahami dan menyesuaikan diri dengan hasil
tes, konselor melakukan :
1. Penjelasan tentang hasil tes
2. Pembacaan hasil tes
3. Pemberian informasi selanjutnya
4. Rujukan ke fasyankes lain apabila diperlukan
5. Diskusi untuk mengurangi resiko penularan HIV

BAB IV
PENUTUP
Panduan pelayanan VCT ini kami susun agar dapat digunakan sebagai
acuan Tim Pelayanan Penanggulangan HIV AIDS dan unit terkait dalam
melakukan pelayanan VCT secara komprehensif serta meningkatkatkan

mutu pelayanan penanggulangan HIV AIDS khususnya program VCT .


Tentunya masih banyak kekurangan dan kelemahan dalam pembuatan
panduan ini, karena terbatasnya pengetahuan dan kurangnya referensi.