Anda di halaman 1dari 3

Merawat Mata Bayi Baru Lahir (Belekan)

Merawat bayi, apalagi bayi yang baru lahir merupakan hal yang belum
tentu mudah dilakukan oleh setiap ibu. Padahal jika tidak dirawat dengan benar
dan kebersihannya tidak dijaga, tubuhnya bakal rentan terhadap banyak penyakit.
Salah satu bagian tubuh dari bayi baru lahir yang penting dan perlu dirawat dan
dijaga kebersihannya adalah mata.
Pada mata terdapat sumber air mata yang terletak di atas mata. Dari hasil
penelitian sebelumnya membuktikkan bahwa setiap 3 detik, sumber air mata akan
mengeluarkan air mata, yang kemudian mengalir ke saluran di ujung tengah mata
dekat hidung. Pada bayi baru lahir, karena di kandungan belum pernah menangis,
maka sumber air mata belum bisa berproduksi. Jadi, salurannya masih tertutup.
Bisa juga, kadang terbuka tapi lalu menutup lagi, sehingga air mata yang
seharusnya sudah mengalir jadi tergenang.
Untuk mencegah terjadinya tahi mata tersebut, kita perlu melakukan
pemijatan di area sudut mata dengan menggunakan jari yang tak berkuku panjang
atau dapat juga menggunakan cotton buds yang sudah di basahi dengan air
matang. Lalu pijat lembut mulai dari sudut mata ke bawah dan ke arah hidung,
lakukan selama 5-10 kali. Hal ini dapat dilakukan sekitar 2 minggu sekali, karena
setelah dilakukan pemijatan, pada umumnya saluran air mata telah terbuka tetap
dan akan berfungsi secara normal. Untuk membersihkan tahi mata, gunakan kapas
steril yang dibasahi air matang, dan pada prinsipnya selalu gunakan satu kapas
steril untuk tiap mata. Penting diingat! Kalau kotoran mata si kecil tak juga hilang
meski selalu dibersihkan, segera bawa ke dokter, karena bisa jadi matanya
terinfeksi kuman.
Jangan lupa perhatikan kedua mata bayi yang baru lahir, apakah ada tandatanda infeksi mata. Mata yang terinfeksi akan banyak kotoran, sklera (bagian
putih) mata biasanya berwarna merah dan kelopak mata membengkak. Apabila
ada tanda-tanda tersebut konsultasikan dengan tenaga medis terdekat.
Anda harus mewaspadai jika mata belekan pada bayi baru lahir diiringi
dengan gejala lainnya seperti mata berwarna merah, bengkak, kedua kelopak mata
lengket, atau belek berwarna kuning kehijauan, dan pada kasus serangan bakteri

tertentu tidak hanya keluar belek, tetapi juga nanah. Jika ini yang terjadi, ada
kemungkinan terjadi infeksi selaput mata bayi Anda, yang didapat saat bayi keluar
dari jalan lahir. Penyebabnya dapat berupa iritasi kimia, bakteri, klamidia, virus
herpes simplek, atau bakteri patogen lainnya.
Cara menangani mata belekan pada bayi :
1. Memperhatikan kondisi mata bayi
Jangan panik dulu, Anda perlu memperhatikan apakah belekan yang terjadi masih
normal atau tidak. Jika masih normal, artinya hanya sedikit belek pada mata bayi
di pagi hari dan tidak sampai mengganggu (membuat mata bayi lengket), maka
Anda tidak perlu khawatir. Cukup dibersihkan saja matanya menggunakan kapas
dan air hangat. Arahnya dari bagian dalam ke arah luar mata. Namun jika
beleknya cukup banyak dan sampai menyebabkan matanya menjadi lengket, Anda
bisa mengompres matanya dengan kapas yang dicelupkan ke air hangat.
Biasanya, kotoran yang membuat mata bayi lengket akan lebih mudah
dibersihkan. Dan penting untuk Anda ketahui, jangan sekali-sekali menggunakan
cairan pembersih mata atau obat mata tetes.
2. Jika belekan lebih dari 3 hari segera dibawa ke dokter
Selalu perhatikan perkembangan bayi Anda, apakah bagian putih matanya merah
atau tidak. Jika dalam jangka waktu 3 hari tetap tidak ada perubahan, maka
sebaiknya Anda segera membawanya ke dokter. Sampaikan perkembangan
kondisi anak Anda dari hari ke hari.
3. Waspada terjadinya infeksi
Salah satu tanda mata bayi Anda terkena infeksi yaitu jika matanya kemerahan.
Dokter biasanya akan memberi obat untuk membantu mengatasi infeksi.
Perhatikan cara memberikan obat mata pada bayi, jangan lupa untuk menanyakan
dengan jelas cara pakainya.
4. Mengatasi tersumbatnya saluran air mata
Penyumbatan saluran air mata bisa Anda lakukan jika infeksi telah diatasi. Untuk
membuka saluran yang tersumbat, Anda bisa melakukan pemijatan. Lakukan
pemijatan secara halus di bagian dalam mata dekat dengan pangkal hidung bayi

untuk membantu membuka saluran air mata yang tersumbat, caranya sebagai
berikut:
1. Cuci tangan Anda sebelum memijat
2. Pijat dengan halus seperti mengusap-ngusap, dan usahakan jangan sampai
kuku jari tangan Anda melukai kulit bayi yang masih rentan. Dan jangan
terlalu keras saat memijatnya karena otot bayi masih sangat tipis
3. Lakukan pijatan lembut dengan melakukan gerakan putar-putar di pangkal
hidung bayi Anda atau menggerakkan ibu jari dari pangkal hidung bayi
(sudut mata sebelah dalam) ke arah hidung (ke arah bawah). Lakukan
pijat hidung bayi ini 2 3 kali sehari.