Anda di halaman 1dari 13

UJIAN AKHIR SEMESTER

TELAAH KURIKULUM BIOLOGI SMA

DOSEN PENGAMPU :
Prof. Dr. APRIZAL LUKMAN, M.Pd.

NAMA : LILI SURYANI


NIM

: A1C414016

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI


JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENDIDIKAN ALAM
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS JAMBI
2016

SOAL

A. Telaah kurikulum biologi Sekolah Menegah pada kategori :


1. Menganalisis kurikulum 2013 revisi
2. Menganalisis kurikulum KTSP
B. Mengapa kurikulum biologi sekolah menegah perlu secara terus menerus disesuaikan
dengan kondisi actual dan konseptual
Jawab :
A. 1. Kurikulum 2013 Revisi
1.1 Analisis Tujuan
Tujuan Kurikulum 2013 revisi Secara Umum
Tujuan kurikulum 2013 revisi secara umum yaitu untuk mempersiapkan manusia
indonesia agar memiliki kemampuan hidup sebagai pribadi dan warga negara
yang beriman, produktif, kreatif, inovatif, dan afektif serta mampu berkontribusi
pada kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan peradaban dunia serta

lebih mempersiapkan manusia Indonesia untuk mampu bersaing dimasa depan.


Tujuan Kurikulum 2013 revisi Pada Jenjang Sekolah Menengah Atas
Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 Tentang Pengelolaan dan
Penyelenggaraan

Pendidikan

bertujuan

membangun

landasan

bagi

berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang :


1) Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, dan
berkpribadian luhur
2) Berilmu, cakap, kritis, kreatif, dan inovatif
3) Sehat, mandiri, dan percaya diri, dan
4) Toleran, peka sosial, demokratis, dan bertanggung jawab
1.2 Analisis Materi
NO
1.

Aspek
Silabus Kurikulum 2013 Revisi

Analisis
Pada silabus kurikulum 2013 Revisi terlihat lebih
sederhana namun terperinci terdapat kolom bagian
pertama yaitu Kompetensi Dasar (KD) ,kolom ke
dua terdapat materi pembelajaran serta kegiatan
pembelajaran. Perumusan KD pada kurikulum ini

2.

Rencana

harus mengacu ke Kompetensi Inti.


Pada kegiatan intinya berbeda dari kurikulum

PelaksanaanPembelajaran

sebelumnya , yakni kegiatan inti meliputi guru

( RPP)

mengamati, menanyakan, mengumpulkan data,


mengasosiasikan dan mengkomunikasikan.

Penilaian

- Dari aspek sosial dan spiritual keagamaan lebih


disederhanakan. Penilaian sosial dan keagamaan
siswa dilakukan oleh guru PPKN dan guru
pendidikan agama-budi pekerti. Sedangkan guru
mata pelajaran menilai dari aspek akademik. Guru
mata pelajaran boleh menilai dari segi aspek
sosial seperti siswa yang mencontek saat ujian,
dan nilainya langsung diberikan kepada guru
PPKN dan pendidikan agama.
- Penilaian sikap KI 1 & KI 2 sudah ditiadakan
disetiap mata pelajaran hanya agama dan PPKN.
- Penilaian yang dilakukan penilaian untuk
pembelajaran

(assessmet

for

learning)

dan

penilaian sebagai pembelajaran (assessment as


learning).
- Penilaian sikap dilakukan dengan menggunakan
observasi yang dituangkan dalam catatan guru
mata pelajaran, guru bimbingan konseling (BK),
dan wali kelas yang berupa catatan anekdot
(anecdotal record), catatan kejadian tertentu
(incidental record), dan informasi lain yang valid
dan relevan.
4

Kognitif

-Kemampuan berfikir siswa tidak ada batasan


akan tetapi siswa diarahkan dalam kurikulum ini
pada jenjang
memahami,

SD hanya sampai pada tingkat


siswa

SMP

sampai

tahap

menganalisis dan siswa SMA sampai kemampuan


berfikir pada tingkatan menciptakan
5

- Guru dituntut untuk menerapkan 5M


Struktur mata pelajaran dan Struktur mata pelajaran dan lama
alokasi waktu

waktu

pembelajaran tidak mengalami perubahan yaitu


dengan lama waktu yaitu 2 x 45 untuk satu kali
pertemuan dengan proses pembelajaran yang
menyenangkan.

6
7

Pendekatan pembelajaran
Metode pembelajaran

scientific approach/ilmiah
Ceramah, diskusi kelompok,
pengamatan

tanya

jawab,

mikroskopis, pengamatan

Model pembelajaran

Skala penilaian

gambar dan demonstrasi.


Model pembelajaran Cooperative Learning,
discovery dan diskusi.
Skala penilaian menjadi 1 - 100. Penilaian sikap

10

Sumber Belajar

diberikan dalam bentuk predikat dan deskripsi


Sumber belajar: Buku paket biologi kelas XI
SMA, Buku kreatif biologi (peminatan) kelas XI
semester 1 terbitan CV VIVA PAKARINDO, dan
Buku pelajaran biologi yang relevan.
Diah Aryulina dkk, 2006, Biologi SMA untuk
Kelas XI hal. 118 139, Jakarta: ESIS Erlangga
MGMP Kota Semarang, 2005, IPA Biologi untuk
SMA XI, Semarang: Pemkot Semarang dan buku

11

pelajaran biologi yang relevan lainnya.


Sel
Komponen kimiawi penyusun sel
Struktur dan fungsi bagian-bagian sel
Kegiatan sel sebagai unit struktural dan

Materi Pembelajaran

fungsional makhluk hidup


Tranpor membran
Sintesis protein untuk

menyusun

morfologis dan fisiologis sel


Reproduksi sel sebagai kegiatan
membentuk

morfologi

sifat
untuk

tubuh

memperbanyak tubuh

Silabus Kurikulum 2013 Revisi Pada Materi Pembelajaran Sel Kelas XI Biologi SMA/Ma
Kompetensi
Dasar
3.1 Memahami
komponen
kimiawi
penyusun sel,

Materi
Pembelajaran
Sel

Komponen kimiawi

penyusun sel
Struktur dan fungsi
bagian-bagian sel

Kegiatan
Pembelajaran
Membaca dan
mengkaji literatur
tentang komponen
kimiawi penyusun

dan

Kompetensi
Dasar
ciri hidup pada

Materi
Pembelajaran
Kegiatan sel sebagai

Kegiatan
Pembelajaran
sel, struktur sel,

sel yang

unit struktural dan

proses yang terjadi

ditunjukkan

fungsional makhluk

di dalamnya dan

oleh struktur,

hidup
Tranpor membran
Sintesis protein untuk

mengamati gambar

fungsi dan

proses yang

hewan dari berbagai

fisiologis sel
Reproduksi sel sebagai

terkecil

kegiatan untuk

kehidupan

membentuk morfologi

fakta yang

tumbuhan, sel

morfologis dan

dalam sel

4.1Menyajikan

prokariotik, sel

menyusun sifat

berlangsung di

sebagai unit

struktur sel

pengamatan
mikroskopik

tubuh dan

mengenai sel, sistem

memperbanyak tubuh

transpor zat pada

merepresentasi

membran sel, dan

kan

proses mitosis pada

pemahamannya

akar bawang

tentang

segar/preparat

struktur dan

awetan secara

fungsi sel
sebagai unit

sumber
Melakukan

kelompok
Membandingkan,

terkecil

menganalisis hasil

kehidupan dan

pengamatan dan

penerapannya

mempresentasikan

dalam berbagai

dalam berbagai

aspek

media tentang

kehidupan

hubungan antara

3.2 Menganalisis
bioproses pada
sel yang

makanan yang
dikonsumsi dengan
zat penyusun sel

Kompetensi
Dasar
meliputi:

Materi
Pembelajaran

Kegiatan
Pembelajaran

mekanisme
transport
membran
(difusi, osmosis,
transpor aktif,
endositosis dan
eksositosis) dan
proses-proses
lainnya sebagai
hasil aktivitas
berbagai
organel sel
4.2 Membuat karya
dengan
menerapkan
bioproses yang
berlangsung di
dalam sel

Berdasarkan analisis yang telah dipaparkan diatas sehingga dapat disimpulkan bahwa
jika ditinjau dari aspek tujuan kurikulum 2013 dengan kurikulum 2013 yang telah di revisi
tidak ada yang mengalami perubahan karena tujuan sebenarnya diterapkannya kurikulum
2013 ini bermaksud untuk menciptakan anak didik di indonesia memiliki kemampuan hidup
sebagai pribadi dan warga negara yang beriman, produktif, kreatif, inovatif, dan afektif serta
mampu berkontribusi pada kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan peradaban
dunia serta lebih mempersiapkan manusia Indonesia untuk mampu bersaing dimasa depan.
Sedangkan jika ditinjau dari segi materi yaitu pada bagian silabusnya yang lebih
disederhanakan dari kurikulum 2013 karena hanya terdiri dari tiga kolom yaitu kompetensi
inti, kompetensi dasar dan materi pembelajaran.

Sesuai dengan isi RPP dan silabus

kurikulum 2013 revisi bahwasanya dalam penilaian siswa dari aspek sosial dan agama
dilakukan oleh guru PPKN dan pendidikan agama sedangkan dari aspek akademik dilakukan
oleh guru mata pelajaran yang bersangkutan. Selain itu pada kurikulum 2013 revisi ini
menitik beratkan pada keterkaitan hubungan anatar kompetensi inti dan kompetensi dasar
dengan proses pembelajaran yang lebih menyenagkan sehingga pemeblajaran yang dilakukan
lebih bersifat konseptual dan actual yang disesuaikan dengan tuntutan zaman guna mencapai
tujuan yang telah ditetapkan.
2. Kurikulum Tingkat satuan Pendidikan (KTSP)
2.1 Analisis Tujuan
Tujuan Kurikulum KTSP Secara Umum & Khusus:
a. Secara umum tujuan diterapkannya KTSP adalah untuk memandirikan dan
memberdayakan satuan pendidikan melalui pemberian kewenangan (otonomi)
kepada lembaga pendidikan dan mendorong sekolah untuk melakukan pengambilan
keputusan secara patisipatif dalam pengembangan kurikulum.
b. Secara khusus tujuan diterapkannya KTSP adalah untuk:
Meningkatkan mutu pendidikan melalui kemandirian dan inisiatif sekolah dalam
mengembangkan kurikulum, mengelola dan memberdayakan suberdaya yang
tersedia.
Meningkatakan kepedulian warga sekolah dan masyarakat dalam pengembangan
kurikulum melalui pengambilan keputusan bersama.
Meningkatkan kompterisi yang sehat antar satuan pendidikan tentang kualitas

pendidikan yang akan dicapai.


Tujuan Kurikulum KTSP Pada Jenjang Sekolah Menengah Atas
Tujuan pendidikan tingkat satuan pendidikan dasar dan menengah dirumuskan

mengacu kepada tujuan umum pendidikan berikut.


a. Tujuan pendidikan dasar adalah meletakkan dasar kecerdasan, pengetahuan,
kepribadian, akhlak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti
pendidikan lebih lanjut.
b. Tujuan pendidikan menengah adalah meningkatkan kecerdasan, pengetahuan,
kepribadian, akhlak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti
pendidikan lebih lanjut.
c. Tujuan pendidikan menengah

kejuruan

adalah

meningkatkan

kecerdasan,

pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri dan
mengikuti pendidikan lebih lanjut sesuai dengan kejuruannya
2.2 Analisis isi (Materi)
NO

Aspek

Analisis

1.

Silabus

Silabus KTSP terdiri dari 8 kolom yaitu


kompetensi dasar, materi pembelajaran, indikator,
kegiatan pembelajaran,nilai karakter, penilaian

alokasi waktu, dan sumber belajar


Pelaksanaan RPP yang dicantumkan terdiri dari beberapa

Rencana
pembelajarn (RPP)

aspek yaitu kompetensi dasar, indikator, alokasi


waktu, strategi pembelajaran, metode, sumber

belajar dan penilaian.


Penilaian dilakukan berdasarkan Tugas individu,

Penilaian

tugas kelompok, observasi lapangan dan ulangan


yang dilakukan oleh guru mata pelajaran. Guru
mata pelajaran tidak hanya menilai dari segi
akademik tetapi juga dari segi sikap dan
4

keagamaan (spiritual)
Kurikulum KTSP masih menerapkan tingkat

Kognitif

kemampuan yang disesuaikan dengan jenjang


5

Struktur

pembelajaran

pendidikan.
dan Struktur mata

alokasi waktu
6
7

Pendekatan Pembelajaran
Metode pembelajaran

pelajaran

dan

lama

waktu

pembelajarn tidak mengalami perubahan yaitu


dengan lama waktu yaitu 8 x 45
Andragogi
Dua Tinggal Dua Tamu (Two Stay Two Stray)
Spencer Kagan 1992

Sumber belajar

Materi Pembelajaran

Buku Biologi kelas XII, Dyah aryulina, Esis

Buku kerja siswa IIIB. Ign. Khristoyono. Esis


Memahami Prinsip-Prinsip Dasar Berteknologi
Serta Implikasinya Pada Salingtemas

Pengertian bioteknologi

Perbedaan bioteknologi tradisional dan


modern

Rekayasa genetika

Tanaman transgenik dan dampaknya

SILABUS KEGIATAN PEMBELAJARAN

Tingkat Satuan Pendidikan


Mata Pelajaran
Kelas / Semester

: ...........................
: Biologi
: XII (Dua Belas) / II

Alokasi Waktu

: 8 45 Menit

Standar Kompetensi
Salingtemas

: 5. Memahami Prinsip-Prinsip Dasar Berteknologi Serta Implikasinya Pada

Kompetensi
Sebagai Hasil
Belajar

Kompetensi Dasar

5.1 Menjelaskan
arti, prinsip,
dasar, dan
jenis-jenis
bioteknologi

Mengu
mpulkan
berbagai
informasi
produk dan
proses
bioteknologi
tradisional
Menjel
askan proses
rekayasa
genetika
dalam
bioteknologi

Nilai Budaya
Dan Karakter
Bangsa

Kewirausaha
an/
Ekonomi
Kreatif

Jujur

Percaya diri

Kerja keras

Berorientasi
tugas dan hasil

Toleransi
Rasa ingin tahu

Materi
Pembelajaran

Komunikatif
Menghargai
prestasi
Tanggung
Jawab
Peduli
lingkungan

Penge
rtian
bioteknologi
Perbe
daan
bioteknologi
tradisional
dan modern
Rekay
asa
genetika

Kegiatan
Pembelajaran

Diskus
i pengertian
bioteknologi
tradisional
dan modern
Diskus
i penerapan
rekayasa
genetika
pada
bioteknologi
Melak
ukan
kegiatan
membuat
yogurt dan
ekstroksi
DNA

Indikator
Pencapaian
Kompetensi

Penilaian

Menje
Jenis
laskan
tagihan:
pengertian
1. Laporan
bioteknologi
hasil
kegiatan
Memb
2. Uji
edakan
Kompete
bioteknologi
nsi
tradisional
Bentuk
dan modern
instrumen:
Menje
1. Lembar
laskan
penilaian
prinsip
laporan
rekayasa
2. Soal uji
genetika
kompete
dan
nsi
hasilnya
tertulis
Memb
uat produk
bioteknologi
tradisional

Alok
asi
Wakt
u

Sumber
Belajar

6X

45
menit

Buku
Biologi
kelas
XII,
Dyah
aryulin
a, Esis
Buku
kerja
siswa
IIIB.
Ign.
Khristo
yono.
Esis

5.2 Menjelaskan
dan
menganalisi
s peran
bioteknologi
serta
implikasi
hasil-hasil
bioteknologi
pada

salingtemas

Percaya diri
Mengu
mpulkan
berbagai
metode
bioteknologi
modern dan
produknya
Menga
nalisis
berbagai
produk
bioteknologi
dan
dampaknya

Jujur

Berorientasi
tugas dan hasil

Kerja keras
Toleransi
Rasa ingin tahu
Komunikatif

Tanam
an
transgenik
dan

dampaknya

Diskus
i
Salingtemas
Memb
uat kliping

Menghargai
prestasi
Tanggung
Jawab
Peduli
lingkungan

Meng
ekstraksi
DNA

Meng
umpulkan
informasi
berbagai
produk
rekayasa
genetika
dan
dampaknya
Memb
uat
imajinasi
tentang
rekayasa
genetika

Jenis
tagihan
1.Tugas
fiksi
ilmiah
2.Laporan
diskusi
salingtem
as

Bentuk
instrumen:
1. Lembar
penilaian
makalah

Mengetahui,

,20

Kepala SMA

Guru mapel Biologi

(_________________________)

(_________________________)

NIP/NIK : ..................................
..

NIP/NIK : ....................................

2X
45
menit

Buku
Biologi
kelas
XII,
Dyah
aryulin
a, Esis
Buku
kerja
siswa
IIIB.
Ign.
Khristo
yono.
Esis

Berdasarkan analisis yang dipaparkan diatas dapat diketahui bahwa jika dilihat dari
segi tujuan kurikulum sebelumnya yaitu KBK yaitu lebih memberdayakan sekolah dan juga
peserta sesuai dengan kondisi lingkungan sedangkan tujuan kurikulum pada KTSP ini lebih
menitik beratkan pada

memandirikan dan memberdayakan satuan pendidikan melalui

pemberian kewenangan (otonomi) kepada lembaga pendidikan dan juga tujuan kurikulum
KTSP ini disesuaikan dengan jenjang pendidikan masing-masing.
Dari segi materi silabus yang terdapat pada KTSP terdiri dari 8 aspek .Kemudian
untuk RPP nya KTSP terdiri dari kompetensi dasar, indikator, alokasi waktu, strategi
pembelajaran, metode, sumber belajar dan penilaian sehingga dapat dikatakan struktur RPP
nya lebih kompleks. Penilaian siswa yang dilakukan oleh guru diembankan kepada guru
mata pelajaran baik dari segi sosial, agama maupun akademik.
Peninjauan dari segi waktu pembelajaran dapat diketahui bahwasanya waktu
pembelajaran cukup padat, dengan pendekatan andragogik yaitu pendekatan yang lebih
menitik beratkan pada proses pemecahan masalah ketimbang pada proses pemberian mata
pelajaran. Pada metode pemebalajaran Dua Tinggal Dua Tamu (Two Stay Two Stray) Spencer
Kagan 1992. Akan tetapi pada pelaksanaanya guru lebih mendominasi sehingga
pembelajarnnya lebih bersifat teacher center. Penerapan kognitif yang dilakukan disesuaikan
dengan jenjang pendidikan. Materi pembelajaran di KTSP terdiri dari mata pelajaran wajib
dan muatan lokal yang disesuaikan dengan potensi daerah masing-masing.
2. Pelaksanaan Kurikulum sekolah menegah harus disesuaikan dengan kondisi actual
maupun dengan kondisi kontekstual. Hal ini disebabkan karena pembelajaran biologi
sebagian besar bersifat abstrak sehingga perlu diketahui oleh peserta didik untuk
memahami pembelajaran biologi secara kontekstual sehingga peserta didik lebih
memahami pembelajaran biologi tidak hanya berupa teori saja namun diarahkan pada
kehidupan sehari-hari , dikaitkan dengan kenyataan ilmiahnya sehingga guru harus dapat
menunjukan object konkret kepada siswa sehingga siswa dapat memahami materi yang
disajikan oleh guru dalam bentuk media.
Selain kontekstual pemebelajaran yang dituntut dari masa kemasa adalah actual yaitu
suatu pembelajaran yang materinya disesuaikan dengan perkembangan zaman atau
tuntutan zaman. Dengan mengikuti perkembangan zaman maka materi pembelajaran
biologi pun juga harus mengalami perubahan. Teori-teori yang telah dicetuskan oleh para

pakar terdahulu harus diteliti lebih lanjut oleh para pakar biologi masa kini sehingga
pembelajaran biologi tidak hanya berupa teori-teori lama saja, melainkan harus
direalisasikan kebenaran dari teori lama sehingga para pakar biologi akan menemukan
fenomena baru, pembelajaran baru dan teknologi inovatif yang membawakan
pembelajaran biologi harus semestinya mengikuti arah tuntutan zaman. Sehingga peserta
didik yang di era sekarang lebih mengetahui lebih rinci dan jelas materi biologi tidak
hanya sekedar berupa materi abstrak saja, melainkan peserta didik mengetahui alasan
pembelajaran biologi bisa diterapkan pada masa sekarang atau secara actual. Maka dari itu
kurikulum biologi ini perlu disempurnakan lebih baik lagi mengingat pada masa sekarang
peserta didik lebih cenderung menggunakan teknologi, perlu diarahkan pengunaan
teknologi untuk peserta didik agar bisa menanamkan norma, dan hukum sesuai kaidahnya.
Sehingga pembelajaran yang terjadi pada peserta didik tidak menyimpang, dan harus
sesuai pada koridornya yang menjadikan generasi yang aktif, kreatif,toleransi, inovatif
serta saling mengahargai satu dengan yang lainnya.