Anda di halaman 1dari 38

TUGAS ORGANISASI KESEHATAN

SISTEM KESEHATAN DI SWEDIA


Oleh :

Kelompok 4
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Calvin Lukas Nababan


Hana E.E. P
Ruslan Zuhair
Mirza Aulia
Nur Ina Supriani Piliang
Diah Rahmawati
Furi Ayu S.

131000659
131000560
131000597
131000628
131000621
131000109
131000566

FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT


UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
2015
BAB 1
PENDAHULUAN

1.1 Latar belakang


Kesehatan merupakan hak asasi manusia sekaligus investasi dalam pembangunan
bangsa. Penyelenggaraan pembangunan kesehatan dilakukan secara menyeluruh dan
berkesinambungan, dengan tujuan guna meningkatkan ksadaran, kemauan dan kemampuan
hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan yang setinggi-tingginya.
Kesehatan mempunyai peranan besar dalam meningkatkan derajat hidup masyarakat, maka
dari itu semua negara berupaya menyelenggarakan pelayanan kesehatan yang sebaik-baikny.
Pelayanan kesehatan berarti setap upaya yang sendiri atau bersama-sama dalam suatu
organisasi untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan, mencegah dan mengobati
penyakit, serta memulihkan kesehatan perorangan, kelompok ataupun masyarakat.
Di Indonesia sendiri pembangunan kesehatan secara berkesinambungan telah dimulai
sejak dicanangkannya Rencana Pembangunan Lima Tahun I pada tahun 1969 yang secara
nyata telah berhasil mengembangkan berbagai sumber daya kesehatan, serta melaksanakan
upaya kesehatan yang berdampak pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat.
Sistem adalah kumpulan-kumpulan dari komponen-komponen yang memiliki unsur
keterkaitan antara satu dengan yang lainnya. Sistem Kesehatan adalah suatu jaringan
penyedia pelayanan kesehatan (supply side) dan orang-orang yang menggunakan pelayanan
tersebut (demand side) di setiap wilayah, serta negara dan organisasi yang melahirkan sumber
daya tersebut, dalam bentuk material. Dalam definisi yang lebih luas lagi, sistem kesehatan
mencakup sektor-sektor lain seperti pertanian dan lainnya .
System kesehatan di Indonesia telah mulai dikembangkan sejak tahun 1962 yaitu
ketika Departemen Kesehatan RI menyusun dokumen system kesehatan di Indonesia yang
disebut Sistem Kesehatan Nasional (SKN). Penyusunan dokumen tersebut didasarkan pada
tujuan nasional bangsa Indonesia sesuai dengan Pembukaan UUD1945 yaitu melindungi
segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan
umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang
berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial. Untuk mencapai tujuan
tersebut, maka di bentuklah program pembangunan nasional secara menyeluruh dan
berkesinambungan. Pembangunan kesehatan adalah bagian dari pembangunan nasional yang
bertujuan meningkatkan kesadaran, kemauan dan kempuan hidup sehat bagi setiap orang agar
terwujud derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya. Pembangunan kesehatan

tersebut merupakan upaya seluruh potensi bangsa Indonesia, baik masyarakat, swasta
maupun pemerintah.
Dewasa ini, pembangunan kesehatan yang telah dilaksanakan masih menghadapi
berbagai masalah yang belum sepenuhnya dapat diatasi. Sehingga diperlukan pemantapan
dan percepatan melalui SKN sebagai pengelolaan kesehatan. Salah satu cara untuk
memantapkan Sistem Kesehatan Nasioanal yaitu dengan melihat bagaimana Sistem
kesehatan di negara Eropa. Sistem kesehatan di Eropa sudah sangat maju, terdapat 10 negara
yang memliki system keshatan terbaik. Salah satunya yang bisa ke pedomani adalah Swedia.
Oleh karena itu, disini penulis ingin membahas bagaimana system kesehatan di
Swedia.

1.2 Rumusan Masalah


1.2.1 Bagaimana system kesehatan di swedia?
1.2.2 Bagaimana perbandingan system kesehatan di swedia dengan Indonesia ?

1.3 Tujuan
1.3.1 Untuk mengetahui system kesehatan di swedia
1.3.2 Untuk mengetahui perbandingan system kesehatan di swedia dengan Indonesia

BAB 2

PEMBAHASAN
2.1 Organisasi dan Pemerintahan
2.1.1 Sistem Kesehatan
Sistem pelayanan kesehatan Swedia disusun dalam tiga tingkatan yakni nasional,
regional dan lokal. Undang-Undang yang berkaitan dengan pelayanan kesehatan tahun 1982
mengatur tentang jaminan pemerintah dalam mengakses pelayanan kesehatan yang baik di
tingkat kabupaten/kota bagi setiap warga negara dengan mudah. Melalui Kementerian
Kesehatan dan Sosial, negara bertanggung jawab dalam membuat kebijakan yang
berhubungan dengan pelayanan kesehatan secara menyeluruh.
Terdapat 8 lembaga pemerintahan yang terlibat langsung dalam bidang pelayanan
kesehatan dan kesehatan masyarakat yaitu: Departemen Kesehatan dan Kesejahteraan
Nasional, HSAN, Departemen Penilaian Teknologi Pelayanan Kesehatan Swedia, MPA, TLV,
Lembaga Kesehatan dan Analisis Pelayanan Kesehatan Swedia , Institusi Kesehatan
Masyarakat Nasional dan Lembaga Asuransi Sosial Swedia.

Terdapat 17 kabupaten dan 4 lembaga regional yang bertanggung jawab dalam


pembiayaan dan penyediaan layanan kesehatan di Swedia. Secara hukum 290 kota

diwajibkan untuk melakukan pelayanan kesehatan di rumah bagi lansia dan penyandang
cacat. Terdapat 1100 pelayanan kesehatan primer di seluruh Swedia dan ada sekitar 70 rumah
sakit berada di tingkat kabupaten.
Pelayanan khusus yang membutuhkan peralatan teknis dilakukan di tujuh rumah sakit.
Kabupaten dikelompokkan menjadi enam wilayah perawatan medis untuk bekerjasama
dengan pelayanan kesehatan tersier. Institusi Kesehatan Masyarakat Nasional bertanggung
jawab dalam pengembangan lintas sektor dan evaluasi kebijakan kesehatan masyarakat
Swedia
Pemerintah daerah diwakili oleh SALAR yang bertugas memberikan pedoman dalam
hal pelayanan dan pengobatan pada pasien yang menderita penyakit kronis. Dalam hal ini,
Departemen Kesehatan dan Kesejahteraan Nasional bekerja sama dengan Departemen
Penilaian Teknologi dan Pelayanan Kesehatan Swedia, MPA dan TLV.
2.1.2

Organisasi
A. Tingkat Nasional
Kementerian Kesehatan dan Sosial dibentuk untuk mencapai tujuan yang ditetapkan
oleh Riksdag di bidang pelayanan kesehatan, masalah kesehatan dan sosial/asuransi termasuk
keamanan finansial seseorang, pelayanan sosial, pelayanan kesehatan, kesehatan masyarakat,
hak-hak anak dan orang-orang penyandang cacat. Terdapat 8 lembaga pemerintahan yang
terlibat langsung dalam bidang pelayanan kesehatan dan kesehatan masyarakat seperti yang
telah disebutkan diatas yakni:
a) Departemen Kesehatan dan Kesejahteraan Nasional
Departemen Kesehatan dan Kesejahteraan Nasional terlibat dalam berbagai kegiatan
seperti di bidang pelayanan sosial, pelayanan kesehatan, kesehatan lingkungan, pencegahan
penyakit menular, kegiatan epidemiologi,

mengumpulkan dan menganalisis data, serta

menyebarkan informasi. Selain itu, departemen ini juga mengolah data statistik secara resmi.
Semua personil kesehatan berada di bawah pengawasan Departemen Kesehatan dan
Kesejahteraan Nasional
b) HSAN (Hlso- och Sjukvrdens Ansvarsnmnd)
HSAN adalah instansi pemerintah yang mengatur tentang keluhan pasien dan juga
kemungkinan terjadinya tindakan malpraktek.

c) SBU (Statens Beredning fr Medicinsk Utvrdering)


Tujuan utama dari SBU adalah mengatur penggunaan biaya teknologi kesehatan
secara efektif. SBU memiliki wewenang untuk mengawasi dan mengevaluasi teknologi
kesehatan, ekonomi, etika dan sosial. Informasi tentang ulasan bukti disebarluaskan ke pusat
dan daerah untuk dijadikan data dasar dalam pengambilan keputusan pada tindakan medis.
d) MPA (Lkemedelsverket)
MPA merupakan lembaga nasional Swedia yang bertanggungjawab dalam pembuatan
kebijakan, pengawasan pembuatan dan penjualan obat-obatan. Semua obat yang dijual di
Swedia harus disetujui dan terdaftar di MPA.
e) TLV (Tandvrds- och Lkemedelsfrmnsverket)
TLV mulai beroperasi pada bulan Oktober 2002 dengan tugas utamanya adalah
menentukan kelayakan subsidi suatu obat dan pelayanan kesehatan gigi. Selain itu, TLV
juga bertanggung jawab dalam memantau kegiatan farmasi di pasaran.
f) Lembaga Kesehatan dan Analisis Pelayanan Kesehatan Swedia
Lembaga Kesehatan dan Analisis Pelayanan Kesehatan Swedia, didirikan oleh
pemerintah pada tanggal 1 Januari 2011, yang bertugas menganalisa dan mengevaluasi
langkah-langkah dan ketersediaan informasi dalam ruang lingkup kesehatan dan kebijakan
pelayanan kesehatan berdasarkan perspektif warga dan pasien.
g) Institusi Kesehatan Masyarakat Nasional
Di bidang kesehatan masyarakat, Institusi Kesehatan Masyarakat Nasional juga
merupakan lembaga pemerintah yang berada di bawah Kementerian Kesehatan dan Sosial.
Lembaga ini sama dengan departemen kesehatan pemerintah yang ada di banyak negara di
dunia. Tugas utama dari lembaga ini adalah promosi kesehatan dan pencegahan penyakit.
h) Lembaga Asuransi Sosial Swedia
Mengenai keamanan finansial, Lembaga Asuransi Sosial Swedia merupakan lembaga
yang bertanggungjawab dalam mengelola berbagai jenis asuransi. Asuransi yang diperoleh
yakni asuransi kesehatan, asuransi jaminan hari tua, pensiun dasar, pensiun tambahan, dan
tunjangan anak. Lembaga ini juga berwenang dalam mencegah dan mengurangi angka
kesakitan melalui tindakan proaktif yang positif. Lembaga Asuransi Sosial Swedia memiliki
kantor cabang di masing-masing kabupaten/kota untuk memproses masalah-masalah individu
di tingkat regional dan lokal.
B. Tingkat Regional

Di tingkat regional, struktur perawatan dapat dibagi menjadi perawatan primer,


perawatan kabupaten kota dan perawatan daerah. Ada sekitar 1.100 pusat perawatan primer,
sekitar 70 rumah sakit kabupaten kota dan 7 rumah sakit daerah / rumah sakit universitas.
Dewan pemerintahan memiliki tanggung jawab keseluruhan untuk semua layanan perawatan
kesehatan yang disampaikan (termasuk peduli gigi). Dewan eksekutif negara, atau badan
rumah sakit terpilih, memutuskan bagaimana mengatur manajemen.
Dewan negara mengelompokkan menjadi enam wilayah perawatan medis (wilayah
Stockholm, Wilayah Selatan-Timur, wilayah selatan, wilayah barat , wilayah Uppsala-rebro
dan Wilayah Utara). Ini daerah yang dibentuk untuk memfasilitasi kerjasama dalam
perawatan tersier antara dewan Negara (lihat bagian 2.5).Setiap daerah melayani rata-rata
populasi lebih dari 1 juta orang.
Rumah sakit terutama milik publik. Ada enam rumah sakit swasta di
negara

yang

tiga

tidak-untuk

keuntungan

(lihat

bagian

5.4)

proporsi

.suatu

unit perawatan primer swasta bervariasi secara substansial antara dewan negara.
Di Stockholm, Halland dan Vstmanland sekitar setengah dari semua unit pribadi
dimiliki, sedangkan hanya ada beberapa unit perawatan primer swasta di beberapa daerah
dewan, misalnya di bagian utara negara itu.
C. Tingkat Kota
Organisasi tradisional dari kota melibatkan dewan eksekutif kota, dewan kota dan
beberapa

komite

pemerintah

daerah.

Dewan

eksekutif

kota

mengarahkan

dan

mengkoordinasikan seluruh kotamadya bisnis dan bertindak sebagai pengawas untuk komite.
Dewan bertanggung jawab kepada dewan kota untuk menindaklanjuti hal-hal yang
mempengaruhi pengembangan dan ekonomi dari pemerintah kota. Tugas dewan kota ini
adalah untuk membuat keputusan tentang pajak, tujuan dan anggaran untuk semua bisnis
yang dikelola masyarakat, dan tentang organisasi dan tugas komite.
Tanggung
lingkungan
layanan,

jawab

Kotamadya

langsung
jalan,

air,

dari

meliputi

warga,

saluran

air,

isu-isu

misalnya
energi,

dll.

yang

sekolah,
Selain

berkaitan

dengan

kesejahteraan

sosial

menyediakan

keuangan

bantuan, pelayanan sosial di Swedia menutupi perawatan anak, layanan kesehatan sekolah,
kebersihan lingkungan, dan perawatan untuk orang tua dan cacat dan jangka panjang
pasien

kejiwaan.

Pasien

yang

telah

sepenuhnya

diobati

secara

medis

dan

telah keluar dari perawatan darurat rumah sakit atau rumah sakit geriatric yang jatuh tanpa
mengurangi dalam kotamadya. Baik panti jompo publik dan swasta dan penyedia perawatan
di rumah.
2.1.3 Desentralisasi dan sentralisasi
Pemerintah daerah sendiri memiliki tradisi yang sangat panjang dan dimaksudkan
untuk menciptakan peluang bagi pengembangan dalam penyediaan layanan di seluruh negeri.
Desentralisasi tanggung jawab sistem perawatan kesehatan di Swedia tidak hanya mengacu
pada hubungan antara pusat dan daerah pemerintah, tetapi juga desentralisasi dalam setiap
dewan negara. Sejak 1970, tanggung jawab keuangan secara bertahap didesentralisasikan ke
penyedia dalam setiap dewan negara. Perencanaan keuangan dan kabupaten dewan tanggung
jawab pelayanan kesehatan jelas diartikulasikan pada tahun 1982 dalam Kesehatan dan
Layanan Medis Act, dan telah lebih tercermin dalam desentralisasi upaya dalam setiap dewan
negara. Perubahan sistem manajemen dewan negara mencerminkan tujuan dan masalah yang
politisi terhadap dewan daerah dan pejabat yang bertanggung jawab. Tingkat desentralisasi,
organisasi dan manajemen telah datang untuk bervariasi antara dewan negara. Akibatnya,
tradisi lokal pemerintahan sendiri telah menyebabkan daerah perbedaan dalam pemerintahan
dan penyediaan pelayanan kesehatan antara dewan negara. Lokal pemerintahan sendiri
sebagian dimaksudkan untuk menciptakan solusi yang berbeda untuk pelayanan daripada
layanan serupa di semua dewan daerah dan daerah. Tradisi yang kuat dari diri-pemerintah
daerah namun juga menyebabkan perbedaan regional yang kurang menguntungkan, misalnya
sehubungan dengan serapan obat-obatan baru. Perbedaan regional yang berkaitan dengan
pengobatan dan praksis. Hasil pengobatan serta kesulitan dalam koordinasi perawatan antara
dewan negara dan kota telah diperdebatkan selama tahun 2000-an (Dewan Kesehatan dan
Kesejahteraan Nasional, 2011a; SOU 2007: 10).
Sejak akhir 1990-an dan 2000-an ada upaya untuk memperkuat pengaruh nasional,
sebagian didorong oleh kebutuhan untuk lebih mengkoordinasikan perawatan dan untuk
mengurangi perbedaan regional. Salah satu contoh adalah memperkuat peran lembaga
pemerintah. Dewan Kesehatan dan Kesejahteraan Nasional ditugaskan oleh pemerintah untuk
memberikan bukti berbasis pedoman untuk perawatan dan pengobatan pasien dengan
penyakit kronis serius. Pedoman termasuk rekomendasi untuk keputusan tentang penetapan
prioritas, dan memberikan dukungan pengambil keputusan nasional untuk membantu
perawatan kesehatan (dewan negara dan kotamadya) dan penyedia dalam membangun

program perawatan kesehatan dan Prioritas pengaturan. Contoh lain adalah pengembangan
nasional " rencana tindakan ", didukung oleh hibah pemerintah tambahan yang telah
dilaksanakan untuk memperkuat sumber daya yang tersedia dan untuk mendorong koordinasi
antara merawat orang tua, perawatan kejiwaan dan perawatan primer.
Sejak akhir 1990-an, ada juga kecenderungan daerah konsentrasi atau pemusatan
melalui merger dari rumah sakit dan dewan negara dan peningkatan kerja sama antara
berbagai tingkat perawatan dan antara rumah sakit. Dua daerah - Skne dan Vstra Gtaland
dibentuk pada tahun 1999. Kebijakan nasional desentralisasi sebelumnya telah digantikan
oleh tren kebalikan dari sentralisasi dan regionalisasi dalam penyampaian perawatan selama
tahun 2000-an. Dalam sebuah laporan dari Komite Tanggung Jawab Sektor Publik
(SOU 2007: 10), diusulkan bahwa 21 dewan county harus diganti antara 6 dan 9 pemerintah
daerah, dengan tanggung jawab untuk penyediaan kesehatan tetapi juga dengan peningkatan
tanggung jawab untuk hal-hal regional lainnya. Dua contoh lain dari sentralisasi termasuk
pembentukan Komite Nasional Khusus Perawatan Medis (Rikssjukvrdsnmnden) pada
tahun 2007 dan pengembangan pusat-pusat kanker daerah.
2.1.4 Perencanaan
Menurut

Kesehatan

dan

Pelayanan

Medis

Act

of

1982,

dewan

negara

diharapkan untuk merencanakan pengembangan dan organisasi pelayanan kesehatan sesuai


dengan kebutuhan penduduk mereka. Dengan demikian, dewan kabupaten / daerah membuat
sebagian besar keputusan alokasi sumber daya mengenai layanan kesehatan dalam
wilayah geografis mereka. Secara tradisional, pemerintah pusat dan dewan negara telah
bekerjasama
untuk

secara

daerah

ekstensif

layanan

mengenai

(tersier)

perencanaan

kesehatan

yang

dan

alokasi

sumber

sangat

khusus

dan

daya

tertentu

investasi dalam teknologi tinggi. Dewan Kesehatan dan Kesejahteraan Nasional dan lembaga
lainnya
dan

menghasilkan

tuntutan

masa

informasi
depan

dalam

dan
populasi

statistik
dewan

mengenai
negara

dan

saat
daerah

dapat mendasarkan keputusan mereka.


2.1.5 Lintas Sektoral
Tanggung jawab untuk melakukan lintas sektoral tindak lanjut dan evaluasi
kebijakan

kesehatan

masyarakat

nasional

terletak

pada

Institusi

Nasional

Kesehatan Masyarakat. Kebijakan kesehatan masyarakat nasional didasarkan pada 11 tujuan

kesehatan masyarakat utama, yang meliputi faktor-faktor penentu yang paling penting dari
kesehatan masyarakat Swedia dan dimana semua otoritas publik yang terkena dampak di
semua tingkatan harus dibimbing.
Partisipasi dan pengaruh dalam masyarakat merupakan jumlah domain tujuan satu.
RUU kesehatan masyarakat menekankan bahwa upaya untuk memperkuat demokrasi dan
membela hak asasi manusia memperkuat perasaan afinitas dalam masyarakat secara
keseluruhan dan meningkatkan kepercayaan antara orang yang mempromosikan kesehatan
yang baik. Kebijakan pasar tenaga kerja, kebijakan media, kesetaraan gender, kebijakan
integrasi dan cacat yang dipengaruhi oleh domain ini. Upaya kesehatan masyarakat yang
berfokus pada pengembangan indikator dan target yang memungkinkan prioritas dan tindak
lanjut.
Prasyarat dan kondisi ekonomi dan sosial selama masa kanak-kanak dan
remaja merupakan domain tujuan nomor dua dan tiga. Di area ini dinyatakan bahwa
keamanan finansial dan sosial, kesetaraan dalam kondisi hidup, persamaan hak dan keadilan
harus dicapai untuk menghindari stres keuangan dan sosial ketidakamanan yang
menyebabkan kesehatan yang buruk dan menyebabkan peningkatan kesenjangan kesehatan.
Sasaran utama untuk intervensi kesehatan masyarakat mengenai domain tersebut
adalah transfer keuangan untuk keluarga, dukungan dari orang tua yang baik, berkualitas
tinggi pra-sekolah untuk semua anak, sekolah berkualitas tinggi dan akses ke kegiatan
rekreasi merupakan dukungan perkembangan yang sehat.
Kesehatan dalam kehidupan kerja merupakan domain tujuan nomor empat. Baik
kehidupan kerja yang berfungsi dengan baik kondisi kerja mengurangi pekerjaan terkait
penyakit dan perbedaan sosial dalam penyakit, dan memberikan kontribusi untuk
meningkatkan kesehatan masyarakat secara umum; juga merupakan prasyarat yang
diperlukan untuk pertumbuhan yang berkelanjutan. Di Swedia, tanggung jawab majikan
diatur di Undang-Undang Lingkungan Kerja. Lingkungan yang sehat dan produk yang aman,
merupakan domain tujuan lima, meliputi jenis yang sangat berbeda dari lingkungan dan
situasi paparan mengenai kualitas suara lingkungan / udara luar, produk suara, terdengar
dalam ruangan dan lingkungan setempat (termasuk suara) dan lingkungan yang aman dan
produk-produk.
Pelayanan kesehatan, promosi kesehatan merupakan domain tujuan nomor enam.
Domain ini mengartikulasikan bahwa lebih mempromosikan kesehatan dan perspektif

penyakit-preventif harus menembus semua pelayanan kesehatan dan menjadi bagian jelas
dari semua perawatan dan pengobatan. Selain itu, pentingnya layanan perawatan primer
berfungsi dengan baik dan kuat harus ditunjukkan. Perhatian khusus diberikan untuk
mendukung individu atau kelompok rentan, dan untuk mendukung kesehatan yang sama pada
tingkat populasi. Pekerjaan yang bertujuan populasi mencakup pelaporan penyebab
kesenjangan kesehatan serta bekerja sama dengan aktor kunci dalam promosi kesehatan
dan upaya preventif.
Tujuan domain tujuh dan delapan adalah perlindungan terhadap penyakit menular, dan
seksualitas dan kesehatan reproduksi. ini bekerja di daerah terkonsentrasi pada langkahlangkah pencegahan seperti informasi yang ditargetkan kampanye, program vaksinasi dan
langkah-langkah menargetkan pengujian dan pelacakan kontak (lihat bagian 1.4). Karya
terbaru di bidang penyakit menular termasuk diintensifkan kerja sama internasional di bidang
pencegahan penyakit menular. Pemerintah Swedia memberikan prioritas tinggi untuk
masalah pencegahan penyakit menular baik dalam kerja sama yang berlangsung di
Uni Eropa,

di lingkungan sekitarnya,

dan bekerja

sama dengan

yang

terjadi

di bawah arahan WHO dan sisanya dari sistem PBB secara global.
Aktivitas

fisik

merupakan

domain

tujuan

nomor

sembilan.

Target

upaya untuk banyak otoritas dan pemangku kepentingan dipengaruhi oleh daerah ini
adalah bagi masyarakat untuk dibentuk sehingga menyediakan kondisi untuk meningkatkan
aktivitas

fisik

untuk

seluruh

populasi.

Diharapkan

bahwa

ini

akan

menjadi

pencapaian terutama melalui upaya yang merangsang aktivitas fisik yang lebih besar
di pra-sekolah dan sekolah, dan dalam hubungannya dengan pekerjaan dan selama waktu
liburan, serta menawarkan peluang untuk latihan atau pelatihan untuk orang tua,
mereka yang mengalami penyakit jangka panjang dan orang-orang cacat dengan cara mereka
sendiri.
Terhubung ke ini adalah tujuan domain kesepuluh - kebiasaan makan dan makanan.
Pemerintah menekankan dalam RUU kesehatan masyarakat urgensi merumuskan
menargetkan untuk upaya masyarakat yang berkaitan dengan kebiasaan makan. Tujuan dari
kebijakan pangan ekologis, produksi pangan yang berkelanjutan secara ekonomi dan sosial.
Tembakau, alkohol, obat-obatan terlarang, doping dan perjudian merupakan tujuan
Jumlah domain sebelas. Pemerintah telah menetapkan target yang ambisius di daerah ini.

Untuk mengurangi penggunaan tembakau, untuk mengurangi kerusakan medis dan sosial
alkohol, memiliki masyarakat yang bebas dari obat-obatan terlarang, untuk mengurangi
kerusakan dari perjudian yang berlebihan dan memiliki masyarakat yang bebas dari doping.
Mengurangi konsumsi alkohol dan penggunaan tembakau, dan bekerja untuk masyarakat
bebas narkotika adalah masalah kesehatan masyarakat yang penting dan bagian alami dari
kebijakan kesejahteraan di Swedia.
2.1.6 Manajemen informasi kesehatan
A. Sistem informasi
Seperti dalam bidang lain dalam kesehatan dan perawatan medis tradisi lokal
pemerintahan sendiri telah menyebabkan perbedaan regional dalam penggunaan sistem
informasi. Berbeda dewan kota, daerah dan kota telah datang dengan solusi yang berbeda dan
menggunakan sistem informasi yang berbeda yang tidak selalu kompatibel di seluruh atau
bahkan dalam dewan Kota / daerah dan tingkat perawatan. Pasien database terletak di setiap
dewan county adalah sumber informasi yang penting. Database ini didasarkan pada nomor
identifikasi individu dan mencakup informasi tentang pengobatan rawat inap dan klinis
investigasi / tes dan beberapa informasi tentang perawatan rawat jalan.
Kemungkinan Keseluruhan untuk mengumpulkan dan memelihara database untuk
pengawasan epidemiologi terletak pada Pusat Epidemiologi, yang merupakan bagian dari
Dewan Nasional Kesehatan dan Kesejahteraan. Tujuan keseluruhan dari Pusat Epidemiologi
adalah untuk menggambarkan, menganalisis dan melaporkan distribusi dan pengembangan
kesehatan, penyakit dan masalah-masalah sosial, dan pemanfaatan layanan kesehatan dan
sosial dan faktor-faktor penentu dalam kelompok populasi yang berbeda dalam Swedia.
Bekerja sama dengan Kantor Wilayah WHO untuk Eropa, Pusat Epidemiologi telah
mengembangkan database informasi epidemiologi dan sosial meliputi data nasional, regional
dan kota. Selain itu, di tingkat nasional ada register yang meliputi aspek yang berbeda dari
status kesehatan penduduk Swedia, yaitu, register pasien, register medis lahir dan bawaan
malformasi, register kanker dan penyebab kematian mendaftar.
The Swedish Institute for Infectious Disease Control (Smittskyddsinstitutet) adalah
otoritas ahli pemerintah yang memonitor epidemiologi penyakit menular di kalangan warga
Swedia dan mempromosikan kontrol dan pencegahan penyakit tersebut. Dua tugas utama dari
Swedish Institute for Infectious Disease Control adalah surveilans penyakit menular dan

analisis situasi epidemiologi saat ini di Swedia (dan internasional). Surveilans yang dilakukan
dalam kerjasama erat dengan Petugas County Medis Penyakit Menular. Dasar surveilans
adalah pendaftaran penyakit dilaporkan ditentukan dalam Penyakit Menular UU 1988.
Menurut UU ini, dokter berada di bawah kewajiban untuk melaporkan kasus (diagnosa) dari
54 penyakit menular dikelompokkan menjadi penyakit berbahaya kepada masyarakat
(misalnya difteri , hepatitis, kolera dan rabies), penyakit menular seksual (seperti gonore dan
HIV), dan penyakit dilaporkan lainnya (seperti malaria dan campak). Patogen ini harus
dilaporkan, secara paralel, ke Swedish Institute for Infectious Disease Control dan Petugas
Medis County, baik oleh dokter dan laboratorium.
Ada sekitar 90 register kualitas nasional di Swedia yang mewakili sumber data primer
yang komprehensif untuk studi banding dan memainkan peran penting dalam pekerjaan
terkait dengan pemantauan dan evaluasi kualitas pelayanan kesehatan. Sebuah registri
kualitas nasional berisi data individual mengenai masalah pasien, konvensi- antar medis dan
hasil af ter t reat ment (lihat bagian 6.1.7 Sebuah muncul paradigma kinerja dalam
pemerintahan perawatan kesehatan). Hal ini setiap tahunnya dipantau dan disetujui untuk
dukungan keuangan oleh komite eksekutif. Ada empat pusat kompetensi untuk pendaftar
kualitas nasional yang menerima dana pusat. Di pusat kompetensi, beberapa pendaftar
berbagi biaya untuk staf dan sistem yang tidak akan mungkin untuk registri tunggal untuk
mendanai. Visi untuk pendaftar kualitas dan pusat kompetensi adalah untuk membentuk suatu
sistem pengetahuan keseluruhan yang secara aktif digunakan pada semua tingkatan untuk
belajar terus menerus, peningkatan kualitas dan pengelolaan semua layanan kesehatan.
Register pada waktu tunggu, Barometer Kesehatan Nasional Survey dan Survei
Pasien Nasional dalam perawatan primer dan dalam perawatan khusus dioperasikan di bawah
naungan Salar. Informasi tentang waktu tunggu dilaporkan oleh semua dewan daerah dan
daerah ke Salar. Salar mengkompilasi informasi dalam database yang berisi informasi
nasional tentang menunggu kali di kedua perawatan primer dan perawatan khusus di rumah
sakit. Ada juga proyek ditargetkan bertujuan mengumpulkan informasi tentang ketersediaan
dan menunggu waktu untuk kelompok pasien tertentu, misalnya untuk pasien kanker (Dewan
Nasional Kesehatan dan Kesejahteraan, 2011a). Hasilnya diterbitkan melalui Internet dan
perbandingan hasil antara penyedia yang berbeda dimaksudkan untuk membimbing pasien
dalam pilihan mereka tentang di mana untuk mencari perawatan atau dengan yang perawatan
primer penyedia untuk mendaftar (lihat bagian 2.9.1 Informasi pasien). Informasi yang

diterima dan diterbitkan dari Survei Nasional Pasien juga ditujukan untuk meningkatkan
kualitas pelayanan di seluruh penyedia sejak publikasi data kinerja mungkin memiliki efek
positif pada perilaku penyedia.
Kotamadya dan Anggota Dewan mengumpulkan informasi tentang manajemen dan
pembiayaan dan penyediaan pelayanan kesehatan, baik untuk tujuan mereka sendiri dan
untuk tujuan pelaporan. Informasi mengenai pembiayaan dan penyediaan layanan kesehatan
dilaporkan ke Salar dan Statistik Swedia.
B. penilaian teknologi kesehatan
Di bawah hukum Swedia, wakil staf harus bekerja sesuai dengan pengetahuan ilmiah
dan standar yang diterima praktek. Hasil penelitian dan pengalaman klinis yang komprehensif
harus memandu pemberian perawatan kesehatan. SBU memiliki mandat pemerintah Swedia
untuk meninjau dan mengevaluasi teknologi perawatan kesehatan dari titik medis, ekonomi,
etika dan sosial. SBU ulasan manfaat, risiko dan biaya metode yang digunakan dalam
penyediaan layanan kesehatan, dengan tujuan mengidentifikasi metode mana yang paling
tepat untuk mengobati penyakit tertentu dan kelompok pasien, tetapi juga untuk menentukan
metode yang tidak efektif atau tidak efektif , sehingga mereka dapat dihindari. SBU juga
mengidentifikasi kesenjangan pengetahuan penting, yaitu, daerah di mana penelitian lebih
lanjut sangat diperlukan.
SBU menyelenggarakan bekerja berdasarkan proyek. Untuk setiap proyek, tim
multidisiplin, yang terdiri dari para ahli terkemuka nasional yang direkrut. Tim melakukan
penilaian yang komprehensif dengan sistematis mencari, memilih, meninjau dan
mengevaluasi hasil penelitian dari seluruh dunia. Biasanya, proyek mencakup tinjauan
literatur sistematis. Ketika penilaian menangani daerah yang sangat luas penyakit (misalnya
kecemasan, depresi, nyeri punggung, penyalahgunaan zat, obesitas), proses dapat memakan
waktu beberapa tahun; proyek yang membahas intervensi tunggal selesai lebih cepat.
Informasi tentang hasil disebarluaskan kepada para pejabat pemerintah pusat dan daerah dan
staf medis untuk menyediakan data dasar untuk keperluan pengambilan keputusan.
Utama penilaian tubuh teknologi kesehatan tentang obat-obatan adalah TLV, yang
menilai efektivitas biaya dari kedua resep dan rumah sakit obat. Sejak tahun 2002, TLV
memiliki mandat untuk memutuskan apakah obat harus dimasukkan dalam Skema Manfaat
Obat Nasional. Berkenaan dengan produk baru, TLV membuat keputusan pada aplikasi dari

perusahaan yang ingin obat mereka untuk memenuhi persyaratan untuk penggantian. Selain
itu, TLV bertanggung jawab untuk menilai obat-obatan yang termasuk dalam skema manfaat
sebelum 2002. harga berdasarkan nilai-dipraktekkan untuk obat resep di SwediaThe TLV
dipandu dalam keputusan penggantian sebesar tiga prinsip yang berlaku untuk semua
perawatan kesehatan di Swedia :
Prinsip nilai manusia, yang menggarisbawahi menghormati kesetaraan semua
manusia dan integritas setiap individu. Ini berarti bahwa TLV tidak mendiskriminasikan
orang karena jenis kelamin, ras, usia dan sebagainya ketika membuat keputusan tentang
penggantian.
Kebutuhan dan solidaritas prinsip, yang menyiratkan bahwa mereka yang terbesar
perlu diutamakan ketika datang ke penggantian obat-obatan. Dengan demikian, orang-orang
dengan penyakit yang lebih berat diprioritaskan lebih orang dengan kondisi kurang parah.
Prinsip efektivitas biaya, yang menyatakan bahwa biaya penggunaan obat harus
masuk akal dari perspektif ekonomi medis, kemanusiaan dan sosial.
Nasional Dewan Kesehatan dan Kesejahteraan diutus oleh pemerintah untuk
menyediakan pedoman berbasis bukti untuk perawatan dan pengobatan pasien. Pedoman
diproduksi bekerja sama dengan aktor-aktor lain, seperti SBU, MPA dan TLV. Tujuan
keseluruhan adalah untuk memberikan kontribusi untuk penggunaan sumber daya secara
efektif perawatan kesehatan, dialokasikan atas dasar kebutuhan dan diatur oleh keputusan
terbuka dan transparan pada prioritas. Pedoman termasuk rekomendasi untuk keputusan
tentang penetapan prioritas, dan memberikan dukungan nasional untuk membantu penyedia
layanan kesehatan dalam membangun program penyakit-manajemen dan menetapkan
prioritas. Tiga versi pedoman biasanya harus diterbitkan: satu untuk perawatan kesehatan
pengambil keputusan, satu untuk tenaga kesehatan, dan satu untuk pasien dan keluarga
mereka.
Meskipun pedoman nasional, variasi tetap dalam perawatan dan pengobatan pasien
dengan misalnya penyakit kronis. Pedoman juga telah dikritik karena memiliki link lemah
untuk praktek klinis. Sebagai hasil dari kesenjangan antara pedoman dan praktek klinis yang
sebenarnya, kerja kebijakan baru-baru ini di daerah telah datang untuk fokus pada strategi
untuk pelaksanaan pedoman dan rekomendasi. Saat menetapkan pedoman, para anggota
Dewan mempertimbangkan tiga prinsip dasar etika yang berlaku, oleh hukum, untuk semua

perawatan kesehatan di Swedia. Seperti yang diarahkan oleh pemerintah, Dewan harus
melaporkan tentang bagaimana pedoman mempengaruhi praktek kedokteran (Dewan
Nasional Kesehatan dan Kesejahteraan, 2003b). Pada tahun 2011, pedoman termasuk
rekomendasi untuk keputusan lokal pada pengaturan prioritas telah dikembangkan untuk
bidang-bidang berikut: pencegahan, perawatan gigi, skizofrenia, demensia, depresi dan
kecemasan, diabetes, stroke, perawatan jantung, alkohol dan penyalahgunaan narkoba, serta
breast- , lung-, colorectal- dan kanker prostat.
2.1.7 Peraturan
Departemen Kesehatan dan Sosial Urusan bertanggung jawab untuk perkembangan di
bidang-bidang seperti kesehatan, kesehatan masyarakat, asuransi sosial dan isu-isu sosial.
Kementerian menyusun kerangka acuan untuk komisi pemerintah dan rancangan proposal
untuk parlemen pada undang-undang baru, dan mempersiapkan peraturan pemerintah
lainnya. Hukum yang paling penting yang mengatur penyediaan pelayanan kesehatan adalah
Kesehatan dan Pelayanan Medis Act of 1982. Undang-undang mengharuskan dewan daerah
untuk meningkatkan kesehatan warga mereka dan untuk menjamin akses yang sama ke
perawatan kesehatan. Merawat lebih tua dan orang cacat oleh pemerintah kota diatur oleh
Dinas Sosial Act of 1980, yang menyatakan bahwa orang tua memiliki hak untuk menerima
pelayanan publik dan membantu pada semua tahap kehidupan. Penyandang cacat berhak
untuk mendukung juga berdasarkan Undang-Undang Tentang Dukungan dan layanan untuk
orang-orang dengan Gangguan Fungsional Tertentu (1993). Hukum yang paling penting
mengenai perawatan gigi adalah Perawatan Gigi Act of 1985 (1985), yang menyatakan
bahwa dewan kabupaten bertanggung jawab untuk menyediakan perawatan gigi berkualitas
tinggi bagi semua warga negara mereka. Hukum lainnya mengatur tanggung jawab dan
kewajiban personil, kerahasiaan, kualifikasi yang dibutuhkan untuk dapat mempraktekkan
obat-obatan dan aturan tentang bagaimana menangani catatan pasien.
A. Peraturan dan tata kelola pembayar pihak ketiga
Pasar untuk VHI masih kecil dibandingkan dengan negara-negara Eropa lainnya tetapi
tumbuh. Alasan penting untuk memiliki asuransi swasta individu untuk bisa mendapatkan
akses cepat ke dokter spesialis dalam perawatan rawat jalan dan untuk menghindari daftar
tunggu untuk perawatan elektif. Pada tahun 2000, sekitar 103 000 orang memiliki asuransi
kesehatan swasta dibandingkan dengan 382 000 orang pada tahun 2010. Lebih dari 80% dari
semua asuransi kesehatan swasta, bagaimanapun, dibayar oleh pengusaha pada tahun 2010

dan hanya 6% dibayar langsung oleh individu (Swedia Asuransi Federasi, 2011). Asuransi
kesehatan swasta dengan demikian untuk sebagian besar terkait dengan pelayanan kesehatan
kerja.
B. Peraturan dan tata kelola penyedia
Nasional Dewan Kesehatan dan Kesejahteraan adalah penasehat pusat pemerintah dan
lembaga pengawas di bidang pelayanan kesehatan, perlindungan kesehatan dan pelayanan
sosial. Badan ini harus menindaklanjuti dan mengevaluasi layanan yang diberikan untuk
menentukan apakah mereka sesuai dengan tujuan yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.
Peraturan diproduksi oleh Dewan Nasional Kesehatan dan negara Kesejahteraan bahwa
pekerjaan rutin, sistematis dan didokumentasikan harus dilakukan untuk menjamin kualitas
pelayanan. Selanjutnya, semua anggota staf secara resmi diwajibkan untuk berpartisipasi
dalam program jaminan kualitas.
Pada tahun 2011 Undang-Undang Keselamatan Pasien baru (2010) mulai berlaku. Menurut
Undang-Undang, petugas kesehatan secara pribadi bertanggung jawab atas tindakan mereka
sendiri. Undang-Undang menyatakan bahwa tanggung jawab penyedia layanan kesehatan
meliputi: pelaksanaan sistematis kerja keselamatan pasien dan bekerja preventif; kewajiban
untuk menganalisis efek samping; persyaratan untuk menginformasikan pasien dan keluarga
sesegera mungkin ketika bahaya terjadi; dan bahwa pasien dan keluarga harus menjadi bagian
dari pekerjaan keselamatan pasien. Jika seorang pasien menderita cedera atau penyakit yang
berhubungan dengan / pengobatan nya, atau terkena risiko karena / pengobatan nya, penyedia
berkewajiban untuk melaporkan kejadian tersebut kepada Dewan Nasional Kesehatan dan
Kesejahteraan. Juga pasien dan keluarga dapat membuat rujukan kepada Dewan Nasional
Kesehatan dan Kesejahteraan. Dewan kemudian dapat mengeluarkan kritik terhadap penyedia
dan dapat mengirimkan laporan kepada Hsan dengan permintaan mengenai tindakan disiplin.
Lima prinsip berlaku untuk semua pengadaan publik sesuai dengan UU. "Prinsip nondiskriminasi" berarti bahwa dilarang untuk melakukan diskriminasi terhadap pemasok,
langsung atau tidak langsung, dengan alasan kebangsaan. "Prinsip perlakuan yang sama"
berarti bahwa semua pemasok harus diperlakukan sama, misalnya, memiliki akses ke
informasi yang sama. "Prinsip transparansi" berarti kewajiban untuk pemberi kontrak untuk
membuat transparansi dengan memberikan informasi tentang prosedur pengadaan dan
bagaimana hal itu akan dilakukan. "Prinsip proporsionalitas" berarti bahwa persyaratan untuk
pemasok dan persyaratan dalam spesifikasi harus memiliki link yang jelas dengan dan

proporsional dalam kaitannya dengan subyek kontrak. "Prinsip saling pengakuan" berarti
bahwa ijazah dan sertifikat yang dikeluarkan oleh otoritas yang berwenang oleh Negara
Anggota juga akan berlaku di negara-negara / Area Uni Eropa Eropa Ekonomi lainnya.
Sebuah dewan county tidak bisa mencegah praktisi agar tidak membuat praktek swasta;
kekuatan regulasi dibatasi untuk mengendalikan pembiayaan publik praktisi swasta. County
dewan mengatur pembentukan praktek perawatan baru swasta utama yang memenuhi syarat
untuk dana publik melalui kondisi akreditasi. Sebuah penyedia layanan kesehatan swasta
harus memiliki kesepakatan dengan dewan county untuk diganti publik. Jika penyedia swasta
tidak memiliki kesepakatan, penyedia tidak diganti dan pasien harus membayar biaya penuh
untuk provider. Karena tanggung jawab penyediaan perawatan didesentralisasikan ke 21
dewan daerah dan daerah kondisi akreditasi bervariasi di seluruh negeri. Mengenai reformasi
perawatan kesehatan primer baru-baru diimplementasikan, itu diatur oleh hukum (UU
Kebebasan Memilih di Sektor Publik) bahwa kebebasan pendirian berlaku untuk semua
penyedia layanan kesehatan (publik dan swasta) yang memenuhi persyaratan diputuskan oleh
dewan daerah setempat . Persyaratan terutama berfokus pada tingkat minimum kompetensi
klinis diwakili di unit perawatan primer. Persyaratan yang sama berlaku untuk penyedia
swasta dan publik.
C. Pendaftaran dan perencanaan sumber daya manusia
Semua tenaga kesehatan berada di bawah pengawasan Dewan Nasional Kesehatan dan
Kesejahteraan. Dewan juga otoritas perizinan untuk dokter, dokter gigi dan staf pelayanan
kesehatan lainnya (lihat bagian 4.2.3 Pelatihan tenaga kesehatan). Selain itu, Dewan adalah
otoritas yang ditunjuk di bawah Eropa Directive Komunitas untuk saling pengakuan ijazah
dan sertifikat yang berkaitan dengan profesi kesehatan. Lisensi tidak diberikan untuk jangka
waktu tertentu, yaitu, tenaga kesehatan tidak perlu mendaftar ulang untuk menjaga lisensi
mereka. Namun, dalam kasus-kasus malpraktik Dewan Nasional Kesehatan dan
Kesejahteraan dapat menarik lisensi setelah keputusan oleh Hsan
D. Pendaftaran dan Perencanaan Sumber Daya Manusia
Semua tenaga kesehatan berada di bawah pengawasan Dewan Nasional Kesehatan
dan Kesejahteraan . Dewan juga otoritas perizinan untuk dokter , dokter gigi dan staf
pelayanan kesehatan lainnya ( lihat bagian 4.2.3 Pelatihan tenaga kesehatan ) . Selain itu,
Dewan adalah otoritas yang ditunjuk di bawah Eropa Directive Komunitas untuk pengakuan

ijazah dan sertifikat yang berkaitan dengan profesi kesehatan . Lisensi tidak diberikan untuk
jangka waktu tertentu , yaitu , tenaga kesehatan tidak perlu mendaftar ulang untuk menjaga
lisensi mereka . Namun , dalam kasus-kasus malpraktik Dewan Nasional Kesehatan dan
Kesejahteraan dapat menarik lisensi setelah keputusan oleh Hsan.
E. Peraturan dan tata kelola farmasi
The MPA adalah badan pemerintah dibebankan dengan menyetujui produk farmasi baru dan
pemberian izin untuk produksi obat . Kegiatannya diatur oleh undang-undang yang mengatur
produk medis , yang telah diadaptasi agar sesuai peraturan Uni Eropa . MPA juga
bertanggung jawab untuk memberikan informasi tentang obat-obatan , memberikan izin
untuk melaksanakan uji klinis , menyetujui lisensi dan mengendalikan solusi alami dan
produk obat - terkait lainnya .
Medical Products Act of 1992 merupakan dasar untuk semua kegiatan yang berkaitan dengan
obat-obatan dan distribusi obat di Swedia . Persyaratan mendasar untuk produk obat yang
tercantum dalam Medical Products Act ( 1992) juga berlaku untuk solusi alami . Sebuah obat
alami baru hanya boleh dijual ketika MPA telah diberikan izin edar . Otorisasi ini berlaku
selama lima tahun dan kemudian dapat diperpanjang untuk setiap periode lima tahun
berikutnya .
Daftar obat yang termasuk dalam Skema Manfaat Obat Nasional telah didirikan oleh TLV
sejak tahun 2002. Selain itu, pada tahun 2010 mandat TLV itu ditambah juga mencakup
penilaian obat rumah sakit. Pemerintah Swedia telah menetapkan batas waktu 120 hari untuk
keputusan tentang penggantian dan harga di Swedia. Harga-nilai berdasarkan dipraktekkan
untuk obat resep, yang berarti bahwa harga obat harus mencerminkan nilai kepada
masyarakat daripada biaya marjinal produksi atau harga di negara lain. Sebuah perspektif
sosial digunakan ketika TLV menilai efektivitas biaya farmasi dan membuat keputusan
mengenai penggantian. Semua biaya dan manfaat yang terkait dengan pengobatan harus
diperhitungkan, terlepas dari mana dalam masyarakat mereka terjadi. Lebih disukai
efektivitas biaya harus dinyatakan sebagai biaya per berkualitas disesuaikan hidup-tahun
ketika perusahaan mengajukan permohonan penggantian. Sistem penggantian Swedia
terutama produk berorientasi. Ini berarti bahwa obat-obatan yang baik diberikan atau ditolak
statusnya penggantian untuk seluruh wilayah disetujui nya (oleh MPA).TLV mungkin,
bagaimanapun, membatasi penggantian farmasi untuk kelompok pasien sempit daripada
disetujui oleh MPA.

Berkenaan dengan produk baru, TLV membuat keputusan tentang aplikasi dari perusahaan
yang ingin obat mereka memenuhi persyaratan untuk penggantian . Pada tahun 2010, TLV
ditangani 100 aplikasi mengenai produk baru - 54 mengenai obat-obatan dan 46 mengenai
produk obat . Aplikasi untuk obat-obatan , 44 keputusan mengenai persiapan asli baru dibuat .
Dari mereka , 2 aplikasi ditolak penggantian dan 28 disetujui dengan pembatasan , misalnya
mengenai populasi pasien sempit telah diterapkan untuk ( TLV , 2011) . Tugas lain untuk
TLV adalah untuk menilai obat-obatan yang termasuk dalam skema manfaat sebelum tahun
2002. Latihan ini dimulai pada akhir tahun 2003 dan sedang berlangsung . Obat-obatan
ditinjau menurut kelompok terapi .
Monopoli farmasi Swedia dideregulasi pada tahun 2009 , yang memungkinkan pemilik baru
dan rantai untuk mengoperasikan apotek di Swedia . Pada tahun 2011 terdapat 13 operator
farmasi di Swedia , dibandingkan dengan situasi monopoli sebelumnya dengan satu apotek
lain milik . Ada sekitar 1.200 apotek di seluruh negeri . Apotek diwajibkan untuk
menyediakan semua obat yang diresepkan dalam batas waktu 24 jam . Penjualan yang dipilih
OTC obat, seperti semprotan hidung dan obat penghilang rasa sakit , di fasilitas berlisensi
apotek di luar juga diperbolehkan dari 2009 .
Di tingkat lokal , dewan county memiliki komite formularium ( lkemedelskommitt ) yang
bertanggungjawab untuk membuat rekomendasi tentang penggunaan obat-obatan . Secara
hukum setiap dewan county harus memiliki setidaknya satu panitia formularium ( Medical
Products Komite UU 1996) .
Peraturan produk obat mirip dengan obat-obatan . MPA bekerja untuk memastikan bahwa
produk obat yang aman , efektif dan berkualitas baik dan TLV memutuskan produk obat
yangmmharus dimasukkan dalam sistem subsidi.
F. Peraturan Perangkat Medis dan Alat Bantu Menurut Swedia Alat Kesehatan Act
(1993 ) dan Alat Kesehatan Ordonansi (1993 )
Perangkat medis harus mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebagai ditunjuk oleh produsen
dan melibatkan tidak ada risiko yang tidak dapat diterima untuk pasien , staf atau pihak
ketiga. Undang-undang peralatan medis diawasi oleh MPA . Setiap perangkat medis
ditempatkan di pasar harus memenuhi persyaratan dalam Alat Kesehatan UU , terlepas dari
bagaimana perangkat akan digunakan dan risiko yang terkait dengan penggunaannya .
Perangkat dianggap cocok jika , bila digunakan sebagaimana dimaksud , itu mencapai kinerja

yang diharapkan oleh produsen dan memenuhi standar yang tinggi untuk perlindungan
kehidupan , keselamatan pribadi dan kesehatan pasien dan lain-lain .
G. Peraturan Investasi Modal
Ada anggaran berulang dan modal untuk perawatan kesehatan di tingkat organisasi yang
berbeda , yaitu, dewan county , kabupaten dan tingkat klinik . Keputusan tentang investasi
modal dapat terjadi pada setiap level tersebut , tergantung pada ukuran investasi . Untuk
investasi yang lebih kecil , keputusan dapat dibuat di tingkat klinik , sementara investasi yang
lebih besar memerlukan keputusan pada tingkat yang lebih tinggi . Dengan demikian , klinik
meminta dana dari dewan distrik , yang pada gilirannya dapat meminta dana dari dewan
county . Semua pengadaan publik atas nilai tertentu tunduk pada Undang-Undang Pengadaan
Publik ( bagian 2.8.2 Peraturan dan tata kelola penyedia ) .
2.1.8 Pemberdayaan Pasien
A. Informasi Pasien
Semua dewan daerah dan daerah memberikan informasi tentang bagaimana dan di mana
untuk mencari perawatan melalui situs Web mereka. Ada juga beberapa proyek nasional yang
bertujuan untuk meningkatkan akses dan penggunaan informasi untuk pasien dan warga.
Inisiatif 1177.se adalah proyek kolaborasi antara semua dewan county dan wilayah di
Swedia. Pada situs web 1177. Informasi yang ditulis oleh staf medis tentang obat-obatan,
kondisi medis yang berbeda dan jalur untuk mencari perawatan, dll disediakan. Ada juga
chat-layanan di mana orang dapat mengajukan pertanyaan dan mendapatkan jawaban cepat.
Pada saluran telepon 1177, yang buka 24 jam setiap hari, staf medis yang tersedia untuk
memberikan nasihat tentang kondisi medis dan mana atau pada tingkat apa untuk mencari
perawatan jika diperlukan. Warga juga dapat membuat account mereka sendiri di situs web di
mana mereka dapat, misalnya, membuat janji perawatan kesehatan, memperbaharui resep
obat dan mendapatkan informasi tentang hasil tes. Ada juga inisiatif swasta seperti omvard.se
yang merupakan situs web yang dibiayai oleh Konfederasi Swedia Enterprise (Svenskt
Nringsliv). Salah satu tujuan penting dari omvard.se adalah untuk memberikan warga dan
pasien dengan informasi komparatif tentang penyedia yang menjadi dasar pilihan mereka
penyedia. Perbandingan penyedia sebagian didasarkan pada informasi yang dikumpulkan
melalui Survei Pasien Nasional.

Perkembangan terhadap pilihan dan privatisasi telah menciptakan kebutuhan untuk informasi
tentang perbedaan kualitas dan kepuasan pasien di seluruh penyedia . Sebuah Survey Pasien
Nasional berulang ( Nationella Patientenkten ) diberikan kepada semua penyedia layanan
kesehatan dalam perawatan primer ( sejak 2009 ) dan perawatan rumah sakit khusus ( sejak
2010 ) dalam berpartisipasi dewan county . Survei Nasional Pasien dikoordinasikan oleh
Salar dan dilakukan setiap dua tahun . Semua dewan daerah dan daerah diharapkan untuk
berpartisipasi dalam survei 2011 di perawatan primer . Informasi yang dihasilkan melalui
survei ini memungkinkan untuk membandingkan penyedia dalam perawatan primer sejak
2010 dan dalam perawatan khusus sejak 2011. Hasilnya publik dan salah satu tujuannya
adalah untuk membimbing orang dalam memilih penyedia (lihat sistem bagian 2.7.1
Informasi ) .
Ada informasi yang terbatas pada penggunaan yang sebenarnya dari informasi masyarakat
tentang kualitas perawatan pasien dan warga . Dalam penelitian terbaru , berdasarkan survei
penduduk di tiga kabupaten Swedia, ditemukan bahwa orang agak pasif dalam pencarian
mereka untuk informasi ketika memilih penyedia perawatan primer ( Glenng rd , Anell &
Beckman , 2011) . Orang cenderung untuk mendapatkan informasi mereka dari penyedia
dengan siapa mereka sebelumnya telah di kontak.
B. Pilihan Pasien
Pilihan penyedia layanan kesehatan telah diperkenalkan secara bertahap sejak tahun 1990-an .
Pada fase awal dari perkembangan ini , pilihan penyedia untuk pasien tidak dikombinasikan
dengan privatisasi dan kebebasan pembentukan penyedia , dan pembayaran kepada penyedia
jarang diikuti pilihan pasien . Pada tahun 1991 , rekomendasi dikeluarkan oleh Federasi
County Dewan memberikan pasien hak untuk memilih penyedia mereka dalam perawatan
primer dan untuk mencari perawatan pada setiap rumah sakit atau spesialis dalam dewan
county . Beberapa dewan county sepakat untuk memperluas pilihan untuk memilih oleh
tetangga termasuk dewan county . Pada tahun 2001 , rekomendasi itu direvisi untuk
memasukkan pengobatan
Pilihan penyedia perawatan primer bagi penduduk dikombinasikan dengan kebebasan
pendirian untuk penyedia diakreditasi oleh dewan daerah setempat menjadi wajib di Swedia
pada Januari 2010. Hal ini tertuang dalam Undang-Undang Kesehatan dan Pelayanan
Kesehatan disahkan oleh parlemen. Lebih dari 200 penyedia perawatan primer swasta telah

didirikan sehubungan dengan atau setelah pengenalan kebebasan berdirinya pada perawatan
primer Swedia (Swedish Competition Authority, 2010b). Pasien dapat mendaftar dengan
penyedia publik atau swasta terakreditasi oleh dewan daerah setempat. Dalam semua dewan
county, kecuali dewan county Stockholm, pendaftaran pasif dipraktekkan bagi individu yang
tidak membuat pilihan yang aktif penyedia perawatan primer. Pendaftaran pasif seperti ini
didasarkan pada kunjungan terbaru atau jarak geografis terpendek untuk penyedia. Sebuah
penelitian baru menunjukkan bahwa sekitar 60% dari populasi di tiga kabupaten di Swedia
(Halland, Sk ne dan V stra G taland) merasa bahwa mereka telah membuat pilihan
penyedia perawatan primer sehubungan dengan atau setelah pengenalan reformasi (Glenng
rd, Anell & Beckman, 2011).
Secara historis, hak pasien untuk memilih penyedia belum menjadi bagian dari legislasi
nasional resmi di Swedia melainkan telah diadopsi oleh dewan county dan kota atas dasar
sukarela. Pada tahun 1992, jaminan nasional pengobatan untuk 12 perawatan elektif
diperkenalkan. Jaminan tersebut adalah hasil kesepakatan di tingkat nasional antara
Departemen Kesehatan dan Sosial dan Federasi County Dewan. Pemerintah memberikan
dana tambahan untuk dewan daerah dan memberi pasien yang tidak menerima perawatan
dalam waktu tiga bulan hak untuk mencari pengobatan di rumah sakit lain, baik di daerah
yang sama atau di luar county pasien tinggal. Dalam prakteknya, jaminan ini memiliki efek
terbatas karena kebanyakan pasien memilih untuk menunggu untuk perawatan di rumah sakit
"mereka", bahkan jika waktu tunggu melebihi tiga bulan. Sejak tahun 2005, telah ada jaminan
perawatan baru, berdasarkan pada "0-7-90-90" aturan - yang berarti kontak instan (nol delay)
dengan sistem perawatan kesehatan untuk konsultasi; karena GP dalam waktu 7 hari;
konsultasi spesialis dalam waktu 90 hari; dan menunggu tidak lebih dari 90 hari setelah
didiagnosis untuk menerima perawatan. Jaminan ini berlaku untuk seluruh negara dan juga
mencakup semua perawatan elektif di dewan county. Pada tahun 2010, jaminan itu
dimasukkan ke dalam undang-undang nasional melalui perubahan dalam UU Kesehatan dan
Pelayanan Kesehatan.
C. Hak Pasien
Tidak ada hukum khusus yang mengatur hak-hak pasien 'di Swedia, sebagai lawan di negaranegara Nordik lainnya. Sebaliknya, hak yang berbeda untuk pasien, seperti pilihan pasien
atau hak atas informasi, dimasukkan dalam undang-undang lain dan dirumuskan dalam
perjanjian kebijakan antara negara dan dewan county melalui Salar. Peraturan terutama

ditargetkan pada perilaku personil dan secara tidak langsung pada hak pasien. Misalnya,
personil wajib memberikan informasi yang dirancang secara individual tetapi pasien tidak
memiliki hak diartikulasikan untuk menerima informasi tersebut (Winblad & Ringard 2009).
Pada bulan Maret 2001, namun, pemerintah menunjuk sebuah komite penyelidikan dengan
tugas menyelidiki bagaimana memperkuat posisi dan pengaruh atas perawatan dan
mengembangkan proposal untuk pasien baru 'pasien tindakan (Departemen Kesehatan dan
Sosial 2011). Hasil awal yang akan disampaikan pada bulan Juni 2012 dan proposisi akhir
paling lambat pada bulan Januari 2013. Proposal tersebut harus mencakup bagaimana: memberikan pelayanan kesehatan pada istilah yang sama untuk penduduk; - Peningkatan dan
memperkuat pilihan pasien; - Meningkatkan akses informasi dan saran; - Mendorong instansi
pemerintah yang berbeda untuk pergi tentang memperkuat posisi pasien; dan - meningkatkan
pertukaran informasi yang lebih baik antara pasien dan pengasuh.
Prinsip dasar dari pemberian pelayanan kesehatan di Swedia adalah bahwa setiap orang
memiliki hak yang sama untuk kualitas layanan yang baik . 1982 Kesehatan dan Pelayanan
Medis Undang-Undang mendefinisikan tanggung jawab kabupaten dewan ' untuk
memberikan semua warga negara mereka dengan pelayanan kesehatan berkualitas tinggi .
Ada beberapa benda yang berbeda berbagi tugas menjaga kepentingan pasien dalam
menerima pelayanan kesehatan yang memadai dan aman . Pada tahun 1999 , pasien hak
dalam sistem perawatan kesehatan yang diperkuat ketika county dewan ' kewajiban terhadap
mereka meningkat melalui perubahan dalam UU . Menurut Undang-Undang revisi , sistem
perawatan kesehatan bertanggung jawab untuk memperkuat posisi pasien melalui individual
informasi , kesempatan untuk memilih antara pengobatan alternatif dan hak untuk pendapat
kedua , ketika menderita penyakit terutama serius atau lainnya yang mengancam jiwa atau
cedera .
Selain itu , setiap dewan kabupaten dan kota harus memiliki komite pasien . Komite harus
mendukung dan membantu pasien individu dan berkontribusi pada pembangunan kualitas
dalam sistem perawatan kesehatan dengan membantu pasien untuk mendapatkan informasi
yang mereka butuhkan untuk melindungi kepentingan mereka , mempromosikan kontak
antara pasien dan tenaga kesehatan , membantu pasien untuk berhubungan dengan tepat
lembaga dan pelaporan peduli penyedia dan peduli unit setiap pengamatan dan
penyimpangan dari makna kepada pasien .
D. Pengaduan Prosedur

Hsan adalah instansi pemerintah yang memutuskan tindakan disipliner dalam hal keluhan
atau mungkin malpraktik . Hal ini dapat menegakkan tindakan disipliner seperti peringatan ,
atau dapat membatasi - atau bahkan menarik diri - benar seorang profesional perawatan
kesehatan untuk berlatih . Pada tahun 2010 , 4563 pengaduan dibuat , dan Hsan dinilai jumlah
yang sama kasus . Sekitar 11% dari semua keluhan menyebabkan tindakan disipliner dan
mayoritas dari semua kasus yang bersangkutan dokter . Sekitar 20 penarikan hak perawatan
kesehatan profesional ' untuk berlatih ( dokter , perawat , dokter gigi ) yang dibuat setiap
tahun ( Hsan , 2011) .
Proses mengenai keluhan terhubung ke staf medis dipisahkan dari sistem yang
mengkompensasi pasien untuk cedera. Pada tahun 1997, setiap otoritas kesehatan menjadi
hukum wajib memberikan kompensasi untuk cedera dalam perjalanan prosedur klinis,
terlepas dari kesalahan. Setiap institusi menyediakan layanan kesehatan memiliki kewajiban
hukum untuk memberikan kompensasi untuk cedera yang terjadi dalam perjalanan kegiatan
mereka. Menurut ketentuan Pasien Cedera Act, setiap orang yang menderita cedera
sehubungan dengan perawatan medis atau gigi di Swedia adalah, dalam kasus-kasus tertentu,
berhak atas kompensasi di bawah skema asuransi cedera pasien. Untuk pasien yang
menerima pengobatan melalui salah satu dewan kabupaten atau dari penyedia perawatan
pribadi dengan siapa dewan county telah menandatangani perjanjian perawatan, dewan
county diasuransikan oleh County Council 'Mutual Insurance Company (Landstingens
msesidiga Frskringsbolag). Kompensasi dapat dibayar jika pasien telah: (1) mengalami
cedera yang bisa dicegah; (2) yang terjadi infeksi dalam hubungannya dengan pengobatan;
(3) mengalami kecelakaan selama pengobatan medis atau gigi; (4) telah diresepkan obat yang
salah; (5) telah salah didiagnosis; atau (6) jika peralatan medis atau gigi yang rusak telah
digunakan. Pasien dapat dikompensasikan untuk hilangnya pendapatan, biaya tambahan, rasa
sakit dan penderitaan, dan untuk cacat atau cacat tetap.
Pada sekitar 45 % dari semua kasus pasien diberikan kompensasi . Di bawah Pasien Cedera
UU , lembaga diasuransikan untuk memenuhi tuntutan ganti rugi keuangan dari pasien yang
menderita cedera seperti (county Dewan ' Mutual Insurance Company , 2011) . Selama tahun
1997, sekitar 8.000 pengaduan dibuat . Angka ini meningkat menjadi sekitar 9000 pada tahun
2000 dan telah cukup stabil sejak saat itu . Selama tahun 2010 , 10 500 pengaduan dibuat dan
SEK 420 juta ( 47.000.000 ) telah dibayarkan sebagai ganti rugi kepada pasien yang

menderita luka yang bisa dicegah atau kerabat mereka . Jumlah kompensasi adalah sekitar
SEK 25 000 ( 2.800 ) per pasien (county Dewan ' Mutual Insurance Company , 2011) .
E. Partisipasi Publik
Cara yang paling penting dari partisipasi publik di Swedia adalah pemilihan umum yang
diselenggarakan setiap tahun keempat. Dalam pemilu 2010 hampir 85 % dari mereka yang
berhak memilih menggunakan hak pilihnya dalam pemilihan umum di tingkat nasional,
dewan daerah dan kota tingkat ( Pemilu Authority , 2011) . Yang paling penting untuk
perawatan kesehatan adalah pemilihan di tingkat dewan county , karena tugas yang paling
penting dari dewan county adalah perawatan kesehatan . Hampir 90 % dari anggaran daerah
dewan ' dialokasikan untuk kesehatan , medis dan perawatan gigi ( lihat bab 3 ) .
Ada lebih dari 100 organisasi pasien dan konsumen dalam negeri yang mewakili kelompok
pasien yang berbeda . Ukuran dari organisasi bervariasi . Organisasi terbesar
( Reumatikerfrbundet ) memiliki lebih dari 60 000 anggota sedangkan yang terkecil
( Freningen fr Neurossedysskadade ) memiliki kurang dari 300 anggota . Menurut sebuah
survei di antara 60 organisasi di Swedia , tujuan yang paling penting dari organisasi adalah
untuk melindungi kepentingan anggotanya dengan cara mempengaruhi pengambil keputusan
( Virdeborn , 2006) . Keberhasilan yang sebenarnya dalam mempengaruhi pengambil
keputusan tentu saja bervariasi antara organisasi pasien dan ada kurangnya informasi tentang
bagaimana berpengaruh organisasi tersebut telah di proses kebijakan ( Winblad & Ringard ,
2009) .
F. Pasien dan Pasien Perawatan Kesehatan
Lintas batas memiliki hak untuk mencari perawatan di rumah sakit atau dengan spesialis
( baik swasta dan publik ) di seluruh negeri , terlepas dari mana dewan county atau wilayah
mereka tinggal di berdasarkan perjanjian antara dewan daerah dan Departemen Kesehatan
dan Sosial ( lihat bagian 2.9.2 pilihan Pasien ) .

2.2 Ketetapan tentang Jenis Pelayanan


Mayoritas kesejahteraan pelayanan sangat mempengaruhi pada tingkat daerah dan
local setempat di Swedia. Pemerintah daerah bertugas untuk mengatur dan mengelola
pelayanan kesehatan , sementara pemerintah kota madya bertugas untuk mengatur tentang

pengaturan mata pelajaran wajib dan mata pelajaran tambahan dalam system pendidikan ,
playgroup , perawatan untuk masyarakat lansia, tata jalan raya, air , limbah dan energi.
Swedia mengadopsi kebijakan kesehatan masyarakat tahun 2003 , dimana kebijakan tersebut
mengatakan bahwa para pihak-pihak yang berwenang atas masyarakat umum sebaiknya
dipedomani dengan kebijakan mengenai 11 daerah kekuasaan objektif yang melandasi faktor
terpenting untuk kesehatan Negara Swedia
Di Swedia , sumber ketersediaan pelayanan medis secara relative merupakan bagian
yang besar dimana telah dialokasikan kedalam kebijakan perawatan di tingkat rumah sakit.
Rumah sakit dikelompokkan menjadi rumah sakit daerah dan rumah sakit regional/
universitas .

Terdapat 1200 apotik yang tersebar di Negara ini , distribusi obat dengan resep

dokter ataupun non-resep dokter kepada populasi dan semua rumah sakit dan pelayanan
kesehatan lainnya.
Terdapat 7 rumah sakit regional / universitas dan 70 rumash sakit daerah yang
menyediakan pelayanan kesehatan rawat inap dan rawat jalan untuk pasien khusus somatic
dan psikologis. Terdapat dua atau tiga rumah sakit daerah yang merupakan rumah sakit
khusus melayani penyakit akut / genting dimana pelayanannya selama 24 jam setiap hari dan
terdapat juga ahli klinis yang berkompeten yang mewakili disebuag rumah sakit local. Untuk
pelayanan penyakit spesialis terdapat di rumah sakit regional/ universitas. Daerah di Swedia
terbgi kedalam enam group pelayanan medis daerah dan tujuh rumah sakit regiona/
universitas untuk memfasilitasi kerjasama dan mempertahankan tingkat yang tinggi dari
sebuah pelayanan media yang lebih tinggi.
2.2.1 Kesehatan masyarakat
Mayoritas kesejahteraan pelayanan sangat mempengaruhi pada tingkat daerah dan
local setempat di Swedia. Pemerintah daerah bertugas untuk mengatur dan mengelola
pelayanan kesehatan , sementara pemerintah kota madya bertugas untuk mengatur tentang
pengaturan mata pelajaran wajib dan mata pelajaran tambahan dalam system pendidikan ,
playgroup , perawatan untuk masyarakat lansia, tata jalan raya, air , limbah dan energi.
Swedia mengadopsi kebijakan kesehatan masyarakat tahun 2003 , dimana kebijakan tersebut
mengatakan bahwa para pihak-pihak yang berwenang atas masyarakat umum sebaiknya
dipedomani dengan kebijakan mengenai 11 daerah kekuasaan objektif yang melandasi faktor
terpenting untuk kesehatan Negara Swedia , yaitu :

1. berpartisipasi dan mempengaruhi terhadap masyarakat


2. Prasyarat bidang ekonomi dan social
3. Kondisi / keadaan pada masa anak-anak dan remaja
4. Kesehatan kehidupan pekerja
5. Lingkungan dan produksi dari lingkungan
6. Pelayanan promosi kesehatan
7. Pencegahan terhadap penyakit infeksi
8. Kesehatan reproduksi
9. Kegiatan fisik
10. Pola makan
11. Penggunaan rokok , alcohol, penjulan narkotika illegal , pendadahan dan
perjudian.
Kebijakan tersebut diamandemen pada tahun 2008 dengan menambahkan syaratsyarat yang lebih baik untuk memilih pihak-pihak berwenang yang lebih bertanggung jawab.
Kebijakan kesehatan yang baru ini , memfokuskan sasaran pelayanan kesehatan kepada anakanak dan masyarakat muda serta masyarakat lansia. Perhatian khusus kepada inisiatif yang
disasarkan kepada pengokohan dan pendukung kepada cara orang tua menjalanlan perannya ,
meningkatkan pencegahan bunuh diri , promosi kesehatan pola makan dan kegiatan fisik ,
dan mengurangi penggunaan tembakau. ( Swedish National Institute 2011)
Progam-Progam yang telah dirancang untuk mencegah kecelakaan dan penyakit telah
berhasil dilaksanakan di Swedia. Kematian akibat kecelakaan lalu lintas telah berturut-turut
menurun sejak 1970-an. Pada tahun 1997, Pemerintah Swedia mengadopsi sebuah slogan
zero-vision, yang terinspirasi untuk membuat angka kematian dan angka kesakitan akibat
kecelakaan lalu lintas. Jumlah kematian yang berkaitan dengan lalu lintas menurun dari 16.2
menjadi 3.8 kematian per 100000 penduduk pada tahun 1970 2009.
Jumlah perokok harian telah menurun drastic selama 30 tahun . Proporsi perokok
harian diantara leki- laki di Swedia lenih rendah dari pada Negara di Eropa lainnya. Jumlah
reduksi perokok harian telah dicapai sebagian oleh kampanye aksi anti merokok kemudian
mereka mengkampanyekan untuk menaikkan pajak rokok atau tembakau.
Beberapa progam lain seperti perawatan untuk mencegah kematian akibat kanker
payudara juga telah berhasil dilaksanakan dengan hasil penurunan angka kematian kanker
payudara dari 32.8 menjadi 25.9 kematian per 100000 penduduk pada tahun 1993 menjadi
2009. Wanita diatas umur 40 dan yang berumur 25 tahun, masing masing ditawarkan
kesempatan untuk ikut dalam progam screening untuk melawan kanker payudara dan serviks.
Laki- laki diatas umur 50 tahun biasanya ditawari tes PSA untuk mendeteksi kanker prostat.

Terlebih lagi , mereka juga ditawarkan untuk screening pembengkakan pembuluh darah dan
kanker usus.
Semua wanita ditawarkan pelayanan pemeriksaan kesehatan umum , screening ,
pendukung secara psikologis dan edukasi ketika masa kehamilan. Menurut data mayoritas
wanita di Swedia bepartisipasi dalam progam-progam ini. Di Swedia , kematian ibu dan anak
merupakan angka kemarian terendah didunia. Perhatian khusus

diberikan untuk

mengindentifikasi dan menolong wanita yang secara social mudah diserang atau tindak
kekerasan. Semua bayi yang baru lahir telah di test untuk phenylketonuria. Sehubungan
dengan imunisasi anak , seua orang tua ditawarkan vaksinasi untuk melawan 10 penyakit
serius untuk anak-anak mereka dan pelayanan ini tidak dipungut biaya. Perlindungan untuk
pelayanan ini sangat dijaga di Negara Swedia.
Universitas Pengontrolan Penyakit Menular di Swedia bertanggung jawab untuk
surveilans penyakit menular dan menganalisis situasi epidemiologi terbaru di Swedia.
Surveilans ini melakukan kolaburasi dengan petugas pengontrolan penyakit menular di
pemerintah daerah. Surveilans tersebut didasari dengan pendaftaran pelaporan penyakit
spesifik seperti yang telah diatur dalam Undang Undang Penyakit Mnular 1998. Menurut
undang-undang tersebut , seorang ahli ilmu fisika diwajibkan untuk menyadari 54 kasus
mengenai penyakit menular yang dikelompokan menjadi ; peyakit yang membahayakan
masyarakat ( diptera, hepatitis, kolera dan rabies) , Penyakit seksual menular ( gonore dan
HIV) , dan penyakit lainnya seperti malaria dan cacar. Patogen pathogen ini merupakan
pathogen yang harus dilaporkan secara parallel ke Universitas Pengontrolan Penyakit
Menular dan petugas pengontrolan penyakit menular di pemerintah daerah oleh dokter klinik
dan laboratorium.
2.2.2 Alur Pasien
Sejak tahun 2005, terdapat jaminan pelayanan baru (vrdgaranti) di Swedia, dimana
disatukan disatukan menjadi legislatif nasional melalui amandemen undang undang
kesehatan dan pelayanan kesehatan tahun 2010. Jaminan tersebut memiliki target untuk
memperkokoh posisi pasien, meningkatkan aksesbilitas dan memastikan pelayanan kesehatan
yang tidak memandang tingkatan melainkan sederajat atau sama tentang pilihan pelayanan
kesehatan apapun yang diinginkan pasien. Jaminan ini dilandasi oleh pertauran0-7-90-90.
Penjabaran dari peraturan tersebut yaitu dimulai dari instant contact (zero delay) diamana
seseorang sebelumnya belum pernah konsultasi kesehatan sebelumnya, kemudian selama 7

hari menemui Pelayan Kesehatan kemudian konsultasi dengan dokter spesialis selama 90 hari
kemudian tidak lagi menunggu

hingga lebih dari 90 hari setelah didiagnosa untuk

mendapatkan pelayanan perawatan kesehatan. Jaminan ini diberlakukan untuk semua negara
dan termasuk semua jenis pilihan pelayanan perawatan kesehatan di daerah / kabupaten.
Di Swedia , seorang wanita memerlukan pergantian modern akan memilih untuk
mengikuti langkah berikut;
Pertemuan pertama dengan penyedia perawatan umum yang telah ia pilih untuk
dilaporkan. Menurut jaminan kesehatan , ia harus mengakses pelayanan kesehatan dengan
dokter umum selama 7 hari , tetapi secara khusus ia akan mendapatkan pertemuan sekitar
satu atau dua hari. Ia akan membayar sekitar SEK 100 dan SEK 200 untuk pertemuannya ,
tergantung dengan Negara mana ia tinggal. Pelayanan kesehatan umum oleh dokter akan
merujuk dia ke rumash sakit special, pada kasus ini spesialis tulang. Karena tidak ada syaratsyarat peran khusus atau resmi di sebuah Negara , maka secara alteratif dan tergantung
dengan keberadaan dokter , ia dapat menghubungi dokternya secara langsung.
Ia dapat memilih rumash sakit apapun ( umum atau swasta) jika ia tidak mau
ditempati di rumah sakit sekitar rumahnya. Informasi tentang waktu tunggu dan beberapa
parameter sehubungan dengan kualitas pelayanan tersedia untuknya melalui website SALAR.
Menurut jaminan kesehatan, ia tidak perlu menunggu lebih dari 3 bulan untuk menjumpai
dokter spesialis. Setelah ia bertemu dengan dokter spesialis , ida dapat menunggu sekitar 3
bulan kemudian untuk menjalankan operasinya.
Jika ia mau melwati daftar tunggu , ia dapat mengaskses penyedia pribadi dan
membayar perawatannya dari dana pribadi melalui VHI. Beberapa masyarakat memiliki
VHI , terutama masyarakat lansia.
2.2.3 Pelayanan Umum
Pilihan penyedia pelayanan umum untuk populasi dan kebebasan dalam pendirian
penyediaan diakui secara resmi oleh perintah pemerintah daerah local di Swedia semenjak
Januari tahun 2010. Pasien dapat mendaftar dengan penyedia public atau swasta yang diakui
secara resmi oleh pemerintah daerah local dan pelaporan dilandasi oleh kunjungan terakhir
atau jarak geografis terpendek oleh pemerintah daerah jika pasien tidak memilih penyedia
pelayanan kesehatan. Pasien dapat menghubungi dokter secara langsung tanpa perantara yang
resmi. Terdapat 1100 unit pelayanan umum di Stockholm , halland dan Vstmanland hamper

setengah dari total unit adalah milik pribadi, dimana hanya beberapa unit pelayan umum yang
ada di daerah lain seperti Jmtland and Vsternorrlan . ( Swedish Competition Authority ,
2006)
Pelayanan umum meliputi pelayann yang tidak memerlukan perlatan medis yang
sanat canggih atau terbaru dan bertanggung jawab juga untuk memandu pasien menuju
tingkat yang tepat dengan system kesehatan. GPs , perawat- perawat , bidan-bidan, petugas
fisioterapis , petugas psikolog dan perawatan ginecologis, saran dan pencegahan pelayanan
kesea=hatan . kelompok yang didasarkan oleh fasilitas pelayanan umum dengan empat
sampai enam GPs , dilengkapi dengan kategris staff lainnya, hal ini merupakan bentuk baru
yang umum untuk pelatihan pelyanan umum di Swedia. Pelatihan Pribadi dengan satu GPs
saja ada , tetapi jarang. Pelaynan umum meliputi progam vaksinasi untuk anak-anak ,
pengecekan dan konsultasi kesehatan dan beberapa jenis pelayana umum lainnya. GP
biasanya menyediakan pelayanan kesehatan pertama untuk asyarakat umur dewasa dan
lansia yang secara umum memiliki masalah pada kesehatan fisik atau masalah kesehatan
minor mental. Masyarkat yang memiliki masalah mental yang serius biasanya mencari
pelayanan kesehatan kepada pelayanan spesialis psikriatik secara langsung. Pada beberapa
kasus , GP juga menyediakan pelayanan kesehatan perta,a untuk anak-anak , walaupun
fungsinya juga dibagikan kepada para dokter anak dan perawat distrik.
Perawat distrik memiliki peran khusus , seberapa banyak panggilan pertama dengan
system pelayanan kesehatan adalah tanggung jawab mereka. Perawat distrik bekerja juga
dengan pelayanan umum dan sector kota. Perawat distrik direkrut oleh pemerintah kota
madya dan jugaterlibat dalam pelayanan kesehatan ke rumah dan secara regular melakuka
kunjungan terutama kepada masyarakat lansia. Mereka memiliki hak terbatas untuk
menentukan hal-hal yang berkaitan dengan kefarmasia. Tetapi , mereka tidak memiliki
kewajiban medis tunggal , tetapi bertindak atau bekerja dengan pengawasan para dokter.
Satu sasarn penting dibalik perubahan struktur di pelayana kesehatan sejak tahun
1990-an di Swedia telah di dari rawat inap rumah sakit menjadi rawat jalan di rumah sakit
serta pelaayanan perawatan umum. Secara jelas jumlah perte,uan konsultasi dengan dokter
per pasien pada perawatan umum meningkat lebih dari 10% pada tahun 2005 hingga
2009.selama tahun 2009 , jumlah rata-rata pasien.. berkonsultasi untuk perawtan umum per
pasien sekitar 2.8 di Swedia. Angka ini lebih rendah dibandingkan dengan Negara Nordic
selama kenaikan di tahun ini. Hampir lebih dari setengah jumlah kunjungan.. pda

perawatan umum dan. System rumah sakit ( National Board of Health dan welfare, 2011a).
Pelayanan kesehatan umum berkisar antara 17% atau SEK 33 juta dari pemerintah daerah
. Di Swedia tahun 2009.
2.2.4 Pelayanan Spesialis Somatik
Pelayanan special somatic meliputi

kesehatan dan perawatan medis yang

menggunakan alat atau teknologi lainnya yang tidak dapat disediakan pada perawatan
kesehatan umum sehingga membutuhkan pelayanan kesehatan di rumah sakit. Rumah sakit
umum dikelompokan enjadi rumash sakit daerah dan rumah sakit regional/ universitas .
terdapat 7 rumah sakit regional / universitas dan sekitar 70 rumah sakit di kota madya
menyediakan pelayanan kesehatan somatic untuk para pasien. Rumah sakit daerah dapat
dibedakan menjadi rumah sakit penyakit akut dan rumah sakit local. Di rumah sakit penyakit
akut , pelayanan kesehatan membuka pelayanan selama 24 jam per hari dn jumlah petugas
kesehatan yang berkompeten sangat banyak di rumah sakit jenis local. Terdapat 6 rumah sakit
pribdi di Swedia dan ketiganya memiliki ciri-ciri non-profit making.
A. Perawatan harian
Perawatan harian meliputi operasi harian (dagkirurgi) dan pelayanan harian
(dagmedicin). Pada tahun 2009 , sekitar 1,7 million perawatan harian telah diproduksi di
Swedia ( SALAR, 2010a). sekitar satu sampai tiga perawatan per harinya adalah operasi.
Pada tahun 2008 , sekitar 560.000 hari yang menangani kasus operasi di rumah sakit Swedia,
terhitung sekitar 30% utuk semua pelayanan operasi. Beberapa kondisi seperti operasi katarak
secara ekslusif dibelakukan untuk para pasien( National Board of Health and Welfare,
2010b). Perawatan harian meliputi pasien kanker dan perawatan penyakit diabetes dengan
tipe pelayanan yang rehabilitataif.
2.2.5 Perawatan Genting
Terdapat sekitar 60 perawatan penyakit akut di rumah sakit Swedia, sekitar 7
rumahh sakit regional/ universitas dan sekitar2 sampai 3 rumah sakit daerah. Rumah sakit
yang melayani peyakit akut melayani selama 24 jam per hari , setiap harinya epanjang tahun.
Terdapat angka yang stabil menurun untuk pelayanan penyakit akut yaitu 24/7 kasus selama
30 tahun. Karena kasus pelayanan dojter spesialis yang dibutuhkan sangat tinggi, pelayanan
penyakit akut harus menyediakan jumlah pasien yang tetap banyak untuk mempertahankan
keseimbangan antara petugas pelayanan kesehatan yang berkompeten dan alat-alat medis.

Terlebih lagi , standard seorang pertugas kesehatan telah dirubah pada beberapa decade
sebelumnya. Pada tahun 2011 , terdapat satu perawat dengan pelatihan khusus sebelum di
pekerjakan di rumah sakit , 3 tahun pelatihan untuk menjadi perawat dan ditambah 1 tahun
lagi pelatihan khusus. Untuk mabulans tiap daerah , tiap perlengkapan fasilitas di ambulans
telah tersedia secara lengkap dan telah diperbaharui. Secara umum , diagnosis dan perawatan
pertama kali dimulai dari petugas paramedic sebelum ia sampai di rumah sakit. Hal ini
mengarah kepada peningkatan beberapa penghasilan pelayanan kesehatan, sebagai contoh
menurunnya angka kematian akibat penyakit cardiac aarrest ( SALAR, 2006)

jumlah

pasien yang mencari pelayanan kesehatan penyakit akut selama beberapa tahun telah
menghasilkan beberapa masalah dengan waktu tunggu yang terlalu lama untuk pelayanan
genting. Tetapi masi beluam ada rencana atau wacana untuk menambah jumlah rumah sakit
dengan pelayanan genting dengan jam kerja yang penuh. Kegiatannya lebih terfokus kepada
menginformasi dan mengedukasi populasi masyarakat tentang perawatan kesehatan dalam
perubahan prilaku , dan peningkatan penggunaan dan pemamfaatan pelayanan kesehatan
umum dan pencegahan kesehatan penyakit akut.
2.2.6 pelayanan farmasi / obat-obatan
Terdapat 1200 apotik tersebar di Negara Swedia, penyebaran obat resep dokter dan
non resep terhadap populasi dan terhadap rumah sakit dan pelayanan kesehatan lainnya.
Hingga 2009 , semua apotik di Swedia didistribusikan dan dijual kepada pemerintahan umum
, National Coporation of Swedish Pharmacies ( Apoteket AB) . Pasar Farmasi Swedia telah
diatur ulang , dengan memperbolehkan pemilik baru untuk mengoperasikan apotik dari tahun
2009 dan memperbolehkan penjualan obat OTC diluar apotik. Contoh seperti di swalayan.
Dalam waktu yang sama , hampir setengah area yang terdapat apotik dioperasikan oleh
National Corporation of Swedish Pharmaces telah dijual. Jumlah apotik meningkat sekitar
20% mengikuti perbaikan dan perkembangan zaman. ( Research based Pharmaceutical
Industrty , 2010).
Terdapat sekitar 9000 apotik yang teregistrasi dan sekitar 1200 substansi yang aktif di
Swedia. Total penjualan yang dihasilkan oleh apotik berkisar SEK 35.7 miliar pada tahun
2009.Ketika rumash saki mengeluarkan obat-obatan untuk perawatan pasien.., mereka
melakukan negosiasi terlebih dahulu tentang potongan harga obat-obatan tersebut dengan
suppliernya. Sebelumnya di tahun 2002 , pengeluaran apotik meningkat sekitar 10% per

tahun di Swedia. Diantara 2002 dan 2003 kenaikan pengeluaran apotik hanya sekitar 2%,
sebagian karena perkenalan penggantian generic dan kadarluasa hak paten.
2.2.7 Rehabilitasi / Perawatan Menengah.
Pemerintah daaerah bertanggung jawab kepada pasien sampai pasien tersebut sampai
ia mendapatkan perawatan penuh hingga pasien tersebut tidak lagi membutuhkan pelayanan
perawatan kesehatan. Kemudian dokter umum akan menyediakan perawatan yang didesign
untuk mencapai rehabilitasi lanjut. Setelah sekali perawatan telah dijalanani, pertanggung
jawaban terhadap pasien akan dialihkan ke pemerintah kota madya.
2.2.8 Perawatan jangka panjang
Pertanggung jawaban untuk perhitungan rata-rata , pendanaan dan organisasi untuk pelayanan
perawatan jangka panjang untuk masyarakat lansia dan menyedian pendukung masyarkat
dengan kekurangan fisiologis di kota madya Swedia.
2.2.9 Pelayanan perawatan informal
Semua masyarakat berhak untuk menerima perawatan seluruh tingkat hidup yang
layak., tidak ada kewajiban yang legal bagi masyarakat untuk menyediakan perawatan untuk
relative mereka. Perawatan informal mempengaruhi susbtansi proposi untuk masyarakat
lansia. Pemerintah kota madya dapat menentukan pembayaran perawatan informal dibawah
keadaan yang baik selama 2003 , hingga 5500 orang berumur 65 tahun keatas berhak untuk
menikmati perawatan yang relative. Sebagai tambahan 2000 orang menerima bantuan dari
relative pekerja oleh pemerintah kota madya yang dikenal dengan perawatan pekerja
relative. ( Swedish Association of Local Authorities , 2004).
Tidak ada bukti yang menunjukan bahwa perkembangan dari system perawatan
formal telah membuat penurunan angka perawatan informal. Data dari survey nasional
diantara masyarakat lansia yang tinggal di rumah menunjukan bahwa perawatan informal
yang menyediakan peningkatan jumlah perawatan. Hal ini berkaitan dengan fakta yang
menyatakan bahwa akan bertambah sulit untuk mendapatkan pelayanan pertolongan di rumah
selama beberapa tahun yang lalu dan berkaitan juga dengan kebutuhan finansial yang
memaksa di beberapaa sector.
2.2.10 Perawatan Penyembuhan

Sesuai dengan National Board of Health and Welfare , Definisi perawatan


penyembuhan didalam kamus Swedia secara umum bedasarkan pengertian WHO. Perawatan
penyembuhan adalah jenis pelayanan kesehatan yang mendekati kegiatan meningkatkan
kualitas hidup dari seorang pasien dan keluarga mereka dalam menghadapi masalah
masalah asosiasi dengan penyakit yang mengancam nyawa, melalui pencegahan dan
keringanan penderitaan dengan cara indentifikasi dan pengobatan awal , pengobatan terhadap
rasa sakit dan penyakit lainnya, fisiologis , spikologis dan spiritual. Perawatan penyembuhan
meliputi pertolongan dan keringanan untuk rasa sakit, dll. Alamat dan relative pasien harus
dilaporkan ( National Board of Helath and welfare, 2004b)
2.2.11 Perawatan Kesehatan Mental
Perawatan kesehatan mental adalah bagian yang terintegrasi dari system
perawatan kesehatan dan hal ini merupakan salah satu subjek legistatif yang sama dengan
system pelayanan kesehatan. Legislatif tambahan sehubungan kewajiban perawatan mental
ditetapkan dalam dua hokum yang terpisah. Masyarakat dengan masalah kesehatan mental
yang rendah biasanya sering menumui pelayan kesehatan seperti therapist , psikologis
ataupun GP. Pasien dengan masalah kesehatan mental yang berat akan ditunjukan kepada
pelayanan dengan spesialis psikiatrik di rumah sakit. Sekitar 7% semua pelayanan spesialis
psikiatrik secara private disediakan. ( SALAR, 2010a).
The Swedish disability act and the Act Concerning Support and Services dor
People qith certain Functional Impairments (1993) mendata jumlah formulir spesifik yang
membutuhkan bantuan kepada masyarakat yang memiliki masalah kesehatan mental berhak
menerima pelaynan konseling dan dukungan , asisten personal , perumahan dengan
pelayanan special dan aksestabilitas untuk menghubungi masyarakat dan perusahaan.
Pelayanan psikritiatik spesialis di Swedia meliputi konsultasi dengan psikriatrik , pelayanan
psikriatik harian , pelayanan psikriatrik dirumah dan perawatan prikriatrik pasien.
2.2.12 Perawatan gigi
Pemerintah kota madya bertanggung jawab untuk memastikan pelayanan
perawatan gigi tersedia kepada seluruh lapisan masyarakat. Perawatan gigi disediakan oleh
pelayanan Kesehatan Gigi umum dan penyedia pelayanan pribadi. Pemerintah daerah
mengalokasikan sekitar SEK 5 milliar untuk pelayanan kesehatan gigi pada tahun
2009(SALAR, 2010a). pelayanan kesehatan gigi tidak dipungut biaya apapun dari umur 20

tahun kebawah. Hampir setengah dari pengelaran pemerintah daearah untuk perawatan
kesehatan gigi yang dialokasikan untuk anak-anak dan remaja. Anak-anak dan remaja selalu
dipanggil untuk dating ke dokter gigi setiap tahunya atau dua tahun sekali untuk pengecekan
umum , konsultasi dan jika sibutuhkan akan diberikan pengobatan. Orang tua disarankan
untuk mendaftarkan anak-anak mereka ke dokter gigi dari umur 3 tahun.
Untuk perawatan gigi bagi masyarakat yang berumur 20 tahun atau lebih , di
sediakan oleh dokter gigi umum atau pribadi. Sekitar 60% hingga 80% pelayanan perawatan
kesehatan gigi disediakan oleh pribadi. Secara umum masyarakat dewasa memiliki kesehatan
gigi yang baik dan dokter gigi biasanya memanggil pasien yang telah teregistrasi untuk
pengecekan umum dan pengobatan awal.
2.2.13 obat-obatan yang lengkap dan alternatifnya
Terdapat sekitar 200 teknologi pengobatan alternatif di Swedia. Beberapa
dari teknologi tersebut secara relative umum dengan system kesehatan di Swedia, seperti
chiropratic , naturopathy , dan nature cure medicine . sejak tahun 1993 , obat-obat natural
telah diatur dibawah naungan Undang-Undang Produk Medis. Berbagai macam survey
epidemiologi yang berbeda menunjukan bahwa penggunaan obat-obat natural telah tersebar
luas di Swedia dan ini merupakan hal umum diantara wanita dan laki-laki dengan tingkat
pendidikan yang tinggi. ( National Coorporation of Swedish Pharmacies , 2009).
2.2.14 Pelayanan Kesehatan untuk populasi yang spesifik
Sistem kesehatan Swedia disusun dan dibentuk untuk secara social bertanggung jawab
dengan system yang berkeadilan. Menurut dengan houkum Swedia , semua masyarakat
berhak untuk mendapatkan pelayanan / pengobatan tentang kesehatan atau penyakit yang
layak. Swmua tingkat social masyarakat memiliki hak yang sama , tidak mengenal status
mereka di komunitas dan bagi masyarakat yang sedang sangat memerlukan pelaynanan
kesehatan atau pengobatan akan menjadi prioatas untuk ditanggunglangi terlebih dahulu.
Pelayanan kesehatan , medis dan gigi untuk rumah sakit jiwa dan kantor migrasi
diatur oleh Health and Medical Care for Asylum Seekers and Other Act (2008) and
theCommunicable Diseases Act (2004). Rumah sakit jiwa untuk ank memiliki hak untuk
dapat menerima subsidi kesehatan dan perawatan medis. Rumah saki jiwa dewasa memiliki
hak untuk tidak akan ditunda untuk pelayanan kesehatan ibu , perawatan ketika aborsi dan
konsultasi menggunakan alat kontrasepsi. Secara formal , imigran yang tidak terdaftar juga

memiliki hak untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dan perawatan medis. Anak-anak
dibawah 18 tahun yang tidak terdaftar memiliki hak yang sama untuk disubsidi pelayanan
kesehatan.

2.2 Perbandingan system kesehatan di Swedia dengan di Indonesia


Semua penduduk di Swedia memiliki akses yang sama ke perawatan kesehatan. Tidak
terdapat system kelas seperti di Indonesia yang memiliki perbedaan kelas contahnya kelas
vvip dan vip. Sistem ini didanai oleh pajak dan terdesentralisasi. Tanggung jawab untuk
system perawatan kesehatan terletak pada pemerintahan federal, dewan daerah dan
pemerintahan kota. Di swedia pelayanan kesehatannya bersubsidi.

BAB 3
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Sistem pelayanan kesehatan Swedia disusun dalam tiga tingkatan yakni nasional, regional
dan lokal.

Undang-Undang yang berkaitan dengan pelayanan kesehatan tahun 1982

mengatur tentang jaminan pemerintah dalam mengakses pelayanan kesehatan yang baik di
tingkat kabupaten/kota bagi setiap warga negara dengan mudah.
Semua penduduk di Swedia memiliki akses yang sama ke perawatan kesehatan. System
ini didanai oleh pajak dan terdesentralisasi. Mengingat bahwa Swedia memiliki salah satu
system perawatan kesehatan terbaik, harapan hidup naik hingga 79 tahun untuk pria dan 83
untuk wanita pada 2008. Tanggung jawab untuk system perawatan kesehatan terletak pada
pemerintahan federal, dewan daerah dan pemerintahan kota. Yang cukup menarik , jika
pegawai sakit dan tidak mampu bekerja, bos akan tetap membayar upah pegawa sampai 14
hari.
3.2 Saran
Hendaklah Indonesia berbenah mulai dari sistem pendidikan dibidang kedokteran,
keperawatan dan kesehatan masyarakat, kepastian hukum, dukungan politik dan finansial dari

pemerintah, pengelolaan pajak, sistem asuransi sosial, administrasi kependudukan, informasi


dan komunikasi kepada masyarakat, penggunaan teknologi sampai kepada sistem pelayanan
kesehatan masyarakat itu sendiri.

DAFTAR PUSTAKA