Anda di halaman 1dari 2

CARA MENGGUNAKAN DIAGNOSA KEPERAWATAN NANDA DENGAN

KRITETRIA INTERVENSI NIC DAN KRITERIA HASIL NOC


CARA MENGGUNAKAN DIAGNOSA KEPERAWATAN NANDA
2009-2012
EDITOR : T. HEATER HERDMAN, PhD, RN
DAN
DENGAN KRITETRIA INTERVENSI NIC DAN KRITERIA HASIL NOC
JUDITH M. WILKINSON
Sebagai mahasiswa keperawatan, baik itu D III, D IV ataupun S 1 Keperawatan, sudah
pasti akan berkecimpung dengan dunia Asuhan Keperawatan. Sekarang ini, dengan maraknya
postingan blog tentang asuhan keperawatan, bisa membuat kualitas asuhan keperawatan
hanyalah menjadi sebuah dokumentasi belaka yang bisa di MODIFIKASI ATAU COPY PASTE
saja, hanya sekedar untuk memenuhi tugas kuliah yang diberikan. Tidak lagi berorientasi bahwa
Asuhan Keperawatan merupakan senjata utama bagi seorang perawat dalam melaksanakan
tugasnya merawat pasien.
Sebelumnya, saya juga sangat malas untuk menekuni Asuhan Keperawatan. Namun setelah
melanjutkan pendidikan, saya menyadari bahwa masalah utama dalam tubuh keperawatan adalah
berasal dari diri pribadi masing-masing perawat itu sendiri. Kita lebih bangga melakukan sesuatu
yang seharusnya bukanlah kompetensi utama seorang perawat. Asuhan keperawatan baik di
Rumah Sakit-Rumah Sakit sampai ke Puskesmas-Puskesmas Rawatan sebagian besar malas
untuk menerapkannya. Terlalu banyak alasan dan faktor-faktor teknis lain yang tidak seharusnya
ada. Asuhan Keperawatan bila dipahami merupakan suatu keharusan bagi seorang perawat untuk
melaksanakannya.
Buku-buku yang mempermudah saya dalam melaksanakan dan mendokumentasikan
Asuhan Keperawatan adalah dengan menggunakan Buku Diagnosis Keperawatan Nanda
Internasional dipadukan dengan Kriteria Intervensi NIC dan Kriteria Hasil NOC. Bila kita
pahami kedua buku ini, akan mempermudah kita dalam menegakkan diagnosa dan menentukan
langkah-langkah tindakan dan kriteria yang ingin kita capai......

Untuk itu saya ingin berbagi tehnik dan cara menggunakan kedua Buku tersebut (bagi
baru memilki kesulitan dan baru menggunakannya) yaitu :
1. Lakukan pengkajian secara komprehensif kepada pasien
2. Lakukan analasi data-data yang memungkinkan kita untuk menegakkan diagnosa
keperawatan
3. Untuk menegakkan Diagnosa NANDA, kita mulai dari penentuan Domain dan Taksonomi
(hal 429)
4. Tentukan Domain dan Kelas yang mungkin berhubungan dengan kriteria diagnosa yang akan
5.

kita angkat.
Setelah menentukkan Domain dan Kelas, kita melihat Diagnosa-diagnosa yang disetujui
NANDA pada halaman 431-443. Cari Domain dan kelas yang kita tentukan tadi, lihat apakah
ada diagnosa yang kita maksud. Jika tidak, kembali perhatikan Domain dan Kelas pada hal.

429
6. Bila diagnosa yang kita maksud sudah ada, lihat halamannya pada daftar Isi (sesuai domain
dan kelasnya)
7. Setelah kita membuka halaman diagnosa yang kita maksud, lihat batasan karakteristik dan
8.

faktor-faktor yang berhubungan. Sesuaikan dengan data yang kita miliki.


Apabila data yang kita miliki sesuai dengan karakteristik diagnosa keperawatan NANDA,

maka kita sudah dapat menegakkan diagnosa tersebut.


9. Setelah diagnosa keperawatan kita tentukan, gunakan kriteria Intervensi dan Hasil dalam
Buku NIC dan NOC untuk memudahkan kita dalam melaksanakan tindakan keperawatan
dengan hasil yang maksimal. Karena Asuhan Keperawatan dalam NIC dan NOC berorientasi
pada Diagnosa Keperawatan NANDA.
10. Untuk mempermudah mencarinya, lihat halaman Indeks bagian belakang buku NIC dan
NOC.
11. Sesuaikan dengan Diagnosa yang kita miliki dan pilihlah Kriteria Intervensi dan Hasil yang
disarankan. Sesuaikan dengan kondisi pasien serta fasilitas yang ada di tempat kita bekerja.
Semakin sering kita menggunakannya, mungkin selanjutnya kita tidak harus menempuh
langkah-langkah seperti di atas.
Inilah yang bisa saya bagi dalam postingan kali ini, semoga bermanfaat dan semakin
meningkatkan kualitas Asuhan Keperawatan yang kita lakukan.