Anda di halaman 1dari 3

C.

Gambaran Singkat Mengenai Aspek-Aspek Bisnis


1. Aspek Produksi
Pada proses pembuatan batik ikat jumput milik ibu Sriwinarni masih
secara manual, hal ini yang menjadikan kekuatan (strengths) dalam usaha
yang dirintis karena motif yang dihasilkan berdasarkan kreativitas dari sang
perajin sendiri. Pelanggan lebih senang jika motif yang dihasilkan semakin
abstrak karena hal tersebut dianggap unik oleh pelanggannya. Selain itu, tidak
hanya berupa kain batik saja namun di olah menjadi kerajinan sepatu, baju
batik, rok, serta seragam yang dipesan oleh pelanggannya.
Dalam proses produksi ada kegiatan-kegiatan yang tidak berjalan dengan
baik atau memiliki kelemahan (weaknesses) yaitu pada penggunaan pewarna
alami dengan menggunakan daun mangga kain harus dicelup selama 30 kali
agar warna alami bisa meresap pada kain. Hal tersebut menyebabkan lamanya
proses pembuatan batik ikat jumput. Selain itu dalam proses pembilasan juga
memakan waktu yang lama jika menggunakan air dingin, sehingga pada
proses pembilasan menggunakan air hangat agar cepat bersih.
Tingkat kualitas barang yang diproduksi akan memberikan kesempatan
(Opportunity) untuk mengembangkan usaha yang dilakukan agar lebih maju
lagi.
Terdapat faktor negatif dari lingkungan yang memberikan hambatan bagi
berkembangnya atau berjalannya sebuah usaha (Threath) misalnya barang
yang di produksi sudah banyak. Pada usaha ini memang sudah banyak
menekuni, namun ibu Sriwinarni tetap menjalankan usahanya dengan inovasi
pola-pola dalam pembuatan motif batik ikat jumput tersebut.
2. Aspek Pemasaran
Dalam menjalankan aktivitas usahanya, setiap perusahaan baik yang
bergerak dalam bidang jasa maupun barang mempunyai tujuan yang sama
yaitu memperoleh keuntungan. Selain itu juga perusahaan ingin memberikan
kepuasan kepada konsumen atas produk yang dihasilkannya, karena kepuasan
konsumen menjadi tolak ukur atas keberhasilan yang diperoleh perusahaan
dalam menghasilkan produk yang berkualitas, dan sesuai dengan kebutuhan
dan keinginan konsumen.

Pada usaha ini pemasaran dilakukan melalui online juga berupa facebook
dan buka lapak.com. Selain melalui online pemasaran juga dilakukan melalui
pameran-pameran yang dilakukan di daerah Surabaya dan Sidoarjo.
Pemasaran produk-produk ini juga melalui UKM MERR dan men-stock hasil
produksi di ITC lantai 1, Siola, dan PTC. Banyak ibu-ibu untuk membuat
seragam dari kain batik ikat jumput ini. Produk-produk yang ditawarkan juga
sesuai dengan permintaan pasar, misalnya sepatu yang laris dikalangan anak
muda karena desain yang dihasilkan disesuaikan dengan trend masa kini. Hal
tersebut merupakan kekuatan (Strenghts) dari usaha yang dilakukan dalam
aspek pemasaran.
Kendala atau kelemahan (Weaknesses) dalam aspek pemasaran yaitu
kurang lancarnya dalam penggunaan sosial media, sehingga pada pemasaran
melalui online usaha batik ikat jumput ini tidak selalu tanggap dalam
merespon konsumen. Opportunity atau peluang dalam aspek pemasaran yaitu
melihat jumlah produksi yang ada di pasaran dengan sasaran produk yang
dituju. Pada analisis Threat dari aspek pemasaran yaitu adanya hambatan
tentang keterampilan dalam menggunakan sosial media.

DOKUMENTASI

Gambar

1.

Kain

Gambar

2.

Produksi

Gambar 3. Produksi

yang diikat sebelum

kain batik ikat jumput

kain

melalui

dibuat

jumput dibuat rok.

proses

kain

dan

batik

ikat

sepatu.

pewarnaan

Gambar 4. Produksi

Gambar

kain

Wawancara dengan

kain

ibu Sriwinarni

jumput dibuat baju

jumput
sepatu.

batik

ikat
dibuat

5.

Gambar 6. Produksi

dress.

batik

ikat