Anda di halaman 1dari 26

KANBAN INVENTORY

Video

KANBAN INVENTORY

Kanban berasal dari kata Kan yang berarti


warna; dan Ban yang berarti kartu.
Jadi, Kanban berarti kartu berwarna.
Kanban ini merupakan alat bantu visual yang
dipakai untuk membantu pengelolaan
inventory.

MANFAAT KANBAN

Menurunkan inventory.
Menurunkan kebutuhan ruang penyimpanan.
Menghindari stock-outs (barang kosong).
Menghindari barang rusak/kadaluwarsa.
Menurunkan beban kerja di gudang.
Menurunkan biaya keseluruhan.
Meningkatkan mutu.

Langkah - Langkah

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.

Tentukan Satuan Kebutuhan


Tentukan Supply Time
Tentukan Buffer/Safety Stock
Tentukan Periode Stock
Tentukan Reorder Point
Tentukan Order Quantity
Membuat Kartu Kanban
Membuat Kotak Kanban

Menentukan Satuan Kebutuhan

Yang dimaksud satuan kebutuhan adalah


jumlah barang yang dibutuhkan untuk suatu
waktu tertentu.
Contoh: Sarung tangan merek Sensi Gloves
dibutuhkan sebanyak satu dus per hari.
Satuan kebutuhan = satu dus perhari.
Cara mendapatkannya adalah dengan
melakukan penghitungan rata-rata pemakaian
dalam suatu kurun waktu tertentu.

Tentukan Supply Time

Supply Time adalah waktu yang dibutuhkan


oleh supplier untuk memasok barang sejak
dipesan sampai dengan barang tiba di gudang.
Sarung tangan merek Sensi Gloves dapat
dikirim satu hari setelah pemesanan. Supply
time = satu hari

Menentukan Buffer Stock

Buffer stock adalah persediaan tambahan


yang digunakan sebagai cadangan untuk
keadaan yang diluar kebiasaan. Biasanya ada
dua keadaan diluar kebiasaan yang perlu
diperhitungkan:
Fluktuasi pemakaian
Fluktuasi waktu pengiriman

Fluktuasi Pemakaian

Contoh: sarung tangan merek Sensi Gloves


kadang-kadang sehari dibutuhkan satu dus,
tapi di lain hari kadang-kadang dibutuhkan
dua dus. Perhitungan buffer stock untuk
mengantisipasi fluktuasi pemakaian itu adalah
: dua dus dikurang satu dus, sama dengan satu
dus.

Fluktuasi Waktu Pengiriman

Contoh: sarung tangan merek Sensi Gloves


kadang-kadang dapat dikirim satu hari setelah
pemesanan, tapi kadang-kadang juga terjadi
tiga hari setelah pemesanan. Perhitungan
buffer stock untuk mengantisipasi fluktuasi
waktu pengiriman adalah tiga hari dikurang
satu hari, sama dengan dua hari. Karena
kebutuhan rata-rata satu hari adalah satu dus,
maka dibutuhkan buffer stock dua dus.

Buffer Stock

Total buffer stock yang dibutuhkan adalah


penjumlahan dari buffer stock akibat fluktuasi
pemakaian (satu dus) dengan buffer stock
akibat fluktuasi waktu pengiriman (dua dus);
yaitu tiga dus.

Menentukan Periode Stock

Periode stock adalah dalam jangka waktu


berapa lama stock akan disimpan.
Contoh: sarung tangan merek Sensi Gloves
periode stocknya satu minggu. Maka
dibutuhkan tujuh dus sarung tangan merek
Sensi Gloves disimpan di gudang untuk
kebutuhan satu minggu.

Menentukan Reorder Point

Reorder point adalah suatu kondisi jumlah


stock tertentu dimana kita harus melakukan
pemesanan berikutnya.
Reorder point ini sangat erat hubungannya
dengan supply time dan buffer stock. Seperti
dalam contoh sebelumnya, jika supply time
nya satu hari dan buffer stock nya adalah tiga
dus, maka reorder point nya adalah pada saat
persediaan sarung tangan merek Sensi Gloves
tinggal empat dus.

Menentukan Order Quantity

Order quantity adalah jumlah barang yang


akan dipesan. Caranya adalah dengan
mengalikan antara satuan kebutuhan dengan
periode stock. Nah, pada contoh di atas,
satuan kebutuhannya adalah satu dus per
hari, dan periode stocknya adalah satu
minggu. Jadi, order quantity nya adalah tujuh
dus.

Membuat Kartu Kanban

Lihat contoh gambar di bawah. Inilah contoh


kartu kanban untuk sarung tangan merek
Sensi Gloves sesuai dengan uraian di atas.

SINYAL INVENTORY
Nama Produk
Lokasi Penyimpanan
Vendor
Kode Barang
Reorder Point
Order Quantity

: ATORVASTATIN 20MG TABLET / 30-S


: Rak No. 1 papan A kolom 2
: PT Indofarma
: 09000066
: 1 KERANJANG
: 1 BOX (30 TABLET)

JIKA MUNCUL, LETAKKAN KARTU INI DI


KOTAK KANBAN PERMINTAAN

Kotak Kanban Pemesanan

Kotak kanban pemesanan berguna untuk


meletakkan kartu kanban yang muncul.
Sehingga, setiap ada kartu kanban yang
muncul, petugas yang melihat langsung
meletakkan kartu itu di kotak kanban.

Kotak Kanban yang Sudah Dipesan

Setelah barang dipesan, kartu kanban


diletakkan di kotak kartu kanban yang sudah
dipesan. Hal ini dilakukan agar dapat
dibedakan mana barang yang sudah dipesan
dan mana yang belum. Selanjutnya, jika
barang yang dipesan sudah datang, kartu
kanban dikembalikan di posisi semula sesuai
keterangan pada kartu tersebut (reorder
point).

Dan dengan kembalinya kartu kanban ke


tempat semula, selesailah satu siklus
pemesanan barang.

SIKLUS NORMAL TANPA FLUKTUASI


Hari
1

Letak Kartu
Kanban
(Reorder Point)

Buffer
Stock

Hari
2

Hari
3

Hari
4

Hari
5

Hari
6

Hari
7

Hari
1

SIKLUS DENGAN FLUKTUASI


PEMAKAIAN
Hari
1

Letak Kartu
Kanban
(Reorder Point)

Buffer
Stock

Hari
2

Hari
3

Hari
4

Hari
5

Hari
6

Hari
7

Hari
1

SIKLUS DENGAN FLUKTUASI


WAKTU PENGIRIMAN
Hari
1

Hari
2

Hari
3

Hari
4

Hari
5

Hari
6

Hari
7

Hari
8

Hari
9

Hari
1

SIKLUS DENGAN FLUKTUASI PEMAKAIAN


DAN WAKTU PENGIRIMAN
Hari
1

Hari
2

Hari
3

Hari
4

Hari
5

Hari
6

Hari
7

Hari
8

Hari
9

Hari
1