Anda di halaman 1dari 4

BAB III

METODOLOGI PERCOBAAN
III.1 Variabel Percobaan
1. Pelumas FASTRON SAE 10W-40 : Pelumas MESRAN SAE 20
a. 10 mL : 0 mL
b. 8 mL : 2 mL
c. 6 mL : 4 mL
d. 4 mL : 6 mL
2. Reproducibility
: 4 kali
3. Penurunan Suhu
: 3oC
III.2 Peralatan Uji
1. Cooling bath
2. Gasket
3. Pipet tetes
4. Tabung reaksi
5. Termometer skala (-20C) - 100C
III.3 Bahan Percobaan
1. Es Batu
2. Garam
3. Pelumas Fastron SAE 40 dan Mesran SAE 20
III.4 Prosedur Percobaan
Tahap Persiapan
1. Menyiapkan sampel yang akan digunakan serta bahan-bahan lain yang akan
digunakan dalam percobaan yaitu es batu dan garam.
2. Menyiapkan alat-alat yang akan digunakan yaitu termometer skala (-20C) - 100C,
cooling bath, gasket, pipet tetes, tabung reaksi, bunsen serta aluminium foil
3. Mencuci alat-alat yang akan digunakan menggunakan sabun dan membilas hingga
bersih lalu mengeringkan dengan menggunakan tisu.
Tahap Pengamatan
1. Mengisi cooling bath dengan es batu yang dicampurkan dengan garam dapur untuk
digunakan sebagai media pendingin.
2. Perlakuan awal sampel
a. Menuangkan sampel sebanyak 10 mL pada gelas ukur 25 mL.
b. Memindahkan sampel dari gelas ukur pada tabung reaksi.
c. Memanaskan sampel dengan menggoyangkan tabung reaksi diatas api bunsen
hingga suhu sampel naik menjadi 55C.
3. Memindahkan sampel dari tabung reaksi kedalam tabung uji pour point.
4. Tabung uji pour point diletakkan kedalam gasket.
III-1

5.

BAB III METODOLOGI


PERCOBAAN
Gasket ditutup menggunakan aluminium foil yang telah diberi termometer skala (-

20C) - 100C.
6. Gasket lalu dimasukkan kedalam cooling bath untuk kemudian dilakukan
pengamatan waktu yang dibutuhkan untuk tiap penurunan suhu dan melakukan
pencatatan
7. Melakukan cara yang sama untuk variabel selanjutnya.
III.5 Diagram Alir Percobaan
Tahap Persiapan
Mulai

mpel yang akan digunakan serta bahan-bahan lain yang akan digunakan dalam percobaan yaitu es

an digunakan yaitu termometer skala (-20C) - 100C, cooling bath, gasket, pipet tetes, tabung rea

yang akan digunakan menggunakan sabun dan membilas hingga bersih lalu mengeringkan dengan

Selesai

Tahap Pengamatan
Mulai

Mengisi cooling bath dengan es batu yang dicampurkan dengan garam dapur untuk
digunakan sebagai media pendingin
Menuangkan sampel sebanyak 10 mL pada gelas ukur 25 mL
Memindahkan sampel dari gelas ukur pada tabung reaksi
A
Laboratorium Teknik
Pembakaran
Program Studi D3 Teknik Kimia
Fakultas Teknologi Industri
Institut Teknologi Sepuluh

III 2

BAB III METODOLOGI


PERCOBAAN

Memanaskan sampel dengan menggoyangkan tabung reaksi diatas api bunsen


hingga suhu sampel naik menjadi 55C
Memindahkan sampel dari tabung reaksi kedalam tabung uji pour point

Tabung uji pour point diletakkan kedalam gasket

Gasket ditutup menggunakan aluminium foil yang telah diberi termometer skala
(-20C) - 100C
Gasket lalu dimasukkan kedalam cooling bath untuk kemudian dilakukan
pengamatan waktu yang dibutuhkan untuk tiap penurunan suhu dan melakukan
pencatatan
Melakukan cara yang sama untuk variabel selanjutnya

Selesai

Laboratorium Teknik
Pembakaran
Program Studi D3 Teknik Kimia
Fakultas Teknologi Industri
Institut Teknologi Sepuluh

III 3

III.6 Rangkaian Alat Percobaan

BAB III METODOLOGI


PERCOBAAN

Termometer
Tabung uji pour
point
Aluminium foil
Gasket

Cooling bath
Gambar III.1 Rangkaian Alat Percobaan

Laboratorium Teknik
Pembakaran
Program Studi D3 Teknik Kimia
Fakultas Teknologi Industri
Institut Teknologi Sepuluh

III 4