Anda di halaman 1dari 8

SATUAN ACARA PENYULUHAN

Materi

: Penyuluhan kesehatan tentang PHBS Menggunakan


jamban sehat

Penyuluh

Leader

:Jamalluddin

Co Leader :Heriyos
Observer

:Agata ampriana

Fasilitator :
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Afrina Wina Rejeki


Agustina Ina MK
Agustina Rita Mariani
Alberta Stepani
Ana Diana
Fransiskus Rudi
Vinsensia Karlinda

Tempat Pelaksanaan : Desa Bukit Batu, Dusun Capkala, Kecamatan Capkala


Pukul

: - WIB

Waktu Pertemuan

: 30 menit

Sasaran

:-

A. Tujuan
1. Tujuan instruksional umum

Setelah mengikuti penyuluhan, pasien dapat memahami tentang PHBS


(menggunakan jamban sehat)
2. Tujuan instruksional khusus
Setelah mengikuti penyuluhan ini, pasien akan dapat :
a. Menjelaskan pengertian tentang PHBS
b. Menyebutkan criteria PHBS
c. Menjelaskan pengertian jamban sehat
d. Menyebutkan jenis-jenis jamban yang biasa digunakan
e. Memilih jenis jamban yang sesuai dengan keadaan lingkungan
f. Menjelaskan pentingnya penggunaan
g. Menyebutkan syarat-syarat jamban sehat
h. Menjelaskan cara memilih jamban sehat
B. Pokok Bahasan : Pendidikan Kesehatan tentang Menggunakan jamban sehat
C. Metode
1) Ceramah
2) Tanya Jawab
D. Media dan Alat Bantu
1) Leaflat
2) Lembar balik
E. Kegiatan belajar mengajar
No.

Tahap

Waktu

Pendahuluan

5 menit

Penyajian

35

Kegiatan Pemateri

Membuka

pertemuan
Memberi salam
Memperkenalkan

pemateri
Menjelaskan

cakupan materi
Menjelaskan TIU

dan TIK
Menjelaskan

Kegiatan Peserta

Memberi salam
memperhatikan

Memperhatikan

menit

pengertian PHBS
a. Menanyakan
kepada
peserta
tentang
pengertian
PHBS
b. Menuliskan
jawaban
masyarakat
c. Menyimpul
pengertian

PHBS
Menjelaskan

criteria PHBS
Menjelaskan
pengertian

jamban sehat
Menjelaskan
jenis-jenis jamban
yang

biasa

digunakan
Menjelaskan cara
memilih

jamban

yang
dengan

sesuai
keadaan

lingkungan

Menjelaskan
pentingnya
penggunaan

jamban
Menjelaskan
syarat-syarat

jamban sehat
Menjelaskan cara
memilih

3.

Penutup

jamban

sehat
Melakukan
evaluasi

dan

Memberi pertanyaan

menutup

Memperhatikan

pertemuan
Mengundang

Memberi jawaban

pertanyaan

dan

komentar

dari

Memperhatikan

Membalas salam
peserta
Memberi jawaban

dari pertanyaan
Melakukan
evaluasi
memberikan

pertanyaan
Memberikan
kesimpulan

umum

tentang

materi PHBS
Member
salam
penutup

F. Materi Pengertian PHBS (menggunakan jamban sehat)


PHBS adalah semua perilaku yang dilakukan atas kesadaran sehingga
anggota keluarga atau keluarga dapat menolong dirinya sendiri di bidang
kesehatan dan berperan aktifdalam kegiatan kesehatan dimasyarakat.
PHBS itu jumlahnya banyak sekali, bisa ratusan. Misalnya tentang
gizi :makan beraneka ragam makanan, minum tablet darah, mengkonsumsi
garam beryodium,member bayi dan balita kapsul vitamin A. tentang
kesehatan lingkungan seperti membuang sampah pada tempatnya,
membersihkan lingkungan. Setiap rumah tangga dianjurkan untuk
melaksanakan semua perilaku kesehatan.
Kriteria PHBS
Tujuan indikator PHBS di rumah tangga:
1) Pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan.
2) Bayi diberi ASI saja sejak lahir sampai berusia enam bulan.
3) Mempunyai jaminan pemeliharaan kesehatan.
4) Ketersediaan air bersih.
5) Ketersediaan jamban.
6) Kesesuaian luas lantai dengan jumlah penghuni.
7) Lantai rumah bukan dari tanah.
Tiga indikator Gaya Hidup Sehat
1) Makan buah dan syur setiap hari
2) Melakukan aktivitas fisik setiap hari
3) Tidak merokok di dalam rumah
Pengertian jamban sehat

Jamban

adalah

suatu

ruangan

yang

mempunyai

fasilitas

pembuangan kotoran manusia yang terdiri atas tempat jongkok atau


tempat duduk dengan leher angsa yang dilengkapi dengan unit
penampungan kotoran dan air untuk membersihkannya.
Jenis-jenis jamban yang biasa digunakan :
1. Jamban cemplung
Adalah yang penampungannya berupa lubang yang berfungsi
menyimpan kotoran/tinja ke dalam tanah dan mengendapkan kotoran
ke dasar lubang. Untuk jamban cemplung diharuskan ada penutup agar
tidak bau.
2. Jamban tangki septik/leher angsa
Adalah jamban berbentuk leher angsa yang penampungannya berupa
tangki septik kedap air yang berfungsi sebagai wadah proses
penguraian kotoran manusia yang dilengkapi dengan resapan.
Jenis jamban yang sesuai dengan keadaan lingkungan
a. Jamban cemplung digunakan untuk daerah yang sulit air
b. Jamban tangki septik/leher angsa digunakan untuk :
1. Daerah yang cukup air
2. Daerah yang padat penduduk, karena menggunakan multiple
latrine yaitu satu lubang penampungan tinja/tangki septik
digunakan oleh beberapa jamban
3. Daerah pasang surut, tempat penampungan kotoran hendaknya
ditinggikan kurang lebih 60 cm dari permukaan air pasang.
Pentingnya penggunaan jamban :
a. Menjaga lingkungan bersih, sehat dan tidak berbau
b. Tidak mencemari sumber air yang ada di sekitar
c. Tidak mengundang datangnya lalat atau serangga yang dapat
menjadi penular penyakit diare, kolera, disentri, typus, cacingan,
penyakit saluran pencernaan, penyakit kulit dan keracunan.

Syarat-syarat jamban sehat :


1. Tidak mencemari sumber air minum
2. Tidak berbau
3. Kotoran tidak dapat dijamah oleh serangga dan tikus
4. Tidak mencemari tanah sekitarnya
5. Mudah dibersihkan dan aman digunakan
6. Dilengkapi dinding dan atap pelindung
7. Penerangan dan ventilasi yang cukup
8. Lantai kedap air dan luas ruangan memadai
9. Tersedia air, sabun, dan alat pembersih
Cara memelihara jamban sehat :
a. Lantai jamban hendaknya selalu bersih dan tidak ada genangan air
b. Bersihkan jamban secara teratur sehingga ruang jamban dalam
keadaan bersih
Di dalam jamban tidak ada kotoran yang terlihat
Tidak ada serangga
Tersedia alat pembersih
Bila ada kerusakan, segera perbaiki

c.
d.
e.
f.

G. Evaluasi
1. Klien dapat menjelaskan pengertian tentang PHBS
2. Klien dapat menyebutkan criteria PHBS
3. Klien dapat menjelaskan pengertian jamban sehat
4. Klien dapat menyebutkan jenis-jenis jamban yang biasa digunakan
5. Klien dapat memilih jenis jamban yang sesuai dengan keadaan lingkungan
6. Klien dapat menjelaskan pentingnya penggunaan jamban
7. Klien dapat menyebutkan syarat-syarat jamban sehat
8. Klien dapat menjelaskan cara memelihara jamban sehat
H. Materi terlampir
I. Referensi
Ekasari,Fatma.2007. Keperawatan Komunitas: Upaya Memandirikan
Masyarakat untuk Hidup Sehat. Jakarta: Trans Info Media.
Purnawijayanti,Hiasinta.2001.Sanitasi Higiene dan Keselamatan Keraja
dalam Pengolahan Makanan.Yogyakarta:Kanisius

Departemen Kesehatan RI.2009.Panduan Pembinaan dan Penilaian


Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di Rumah Tangga Melalui Tim
Penggerak PKK.Dinkes Provinsi Kalimantan Barat
Departemen Kesehatan RI.2009.Rumah Tangga Berprilaku Hidup Bersih
dan Sehat.Dinkes Provinsi Kalimantan Barat
www. Google.com/ www.puskesmas.com/10 indikator-PHBS-tatananrumah-tangga/.