Anda di halaman 1dari 20

SATANOLOGI

(Iblis dan Malaikat)


by: Abraham Andy-Niel-Tamba
Pendahuluan
Doktrin tentang kerajaan Iblis merupakan suatu pokok pembicaraan yang
paling kontroversial dan membingungkan bagi orang orang Kristen. Banyak praktek
praktek doktrin doktrin yang ekstrim yang timbul dalam dunia Kristen. Hal yang sangat
disayangkan ialah banyak orang Kristen menjadi salah karena kurang menyelidiki Firman
Allah yang tertulis dan apa yang dikatakan Firman itu tentang masalah ini.
Iblis merupakan musuh dari manusia yang ingin menjerumuskan manusia agar
tidak diselamatkan. Oleh karena itu melalui makalah ini kami akan mencoba mengupas
mengenai dunia Iblis serta kerajaannya dan bagaimana cara mereka menjatuhkan manusia
untuk memberontak melawan Tuhan.
Asal usul Iblis
Asal usul iblis diterangkan di beberapa bagian di Alkitab. Ada didalam
Yesaya. ada di Yehezkieal, ada juga tercatat di dalam kitab Wahyu dan juga di dalam Injil
Injil dan surat surat rasuli. Pada mulanya Allah tidak menciptakan setan sebagai mahluk
jahat, melainkan mahluk yang sempurna dan baik, karena Iblis itu berasal dari ciptaan
Allah yang disebut Malaikat yang bernama Lucifer (Yes 14:12). Arti nama Lusifer adalah
'bintang yang bersinar'. Lusifer melambangkan kesempurnaan dalam kecantikan dan
hikmat (Yeh 28:12). Dia adalah kerub yang diurapi (Yeh 28:14). Kerubim adalah mahluk
mahluk yang tinggal sangat dekat dengan Allah. Tabut Perjanjian dibuat dengan tutup
perdamaian yang ditutup oleh sayap sayap kerubim (Kel 25:22).
Malaikat dan kerubim diciptakan dengan keinginan bebas seperti manusia.
Dewasa ini malaikatlah yang melaksanakan semua perintah Allah keseluruh bumi ini
semua rencana rencana Allah terlaksana. Fakta dimana para malaikat ini dapat taat pada
perintah Allah secara logika membuktikan bahwa mereka bukan robot robot melainkan
mahluk yang mempunyai kehendak bebas. Setelah melayani Allah untuk suatu waktu
yang tidak diketahui, Lusifer merasa bahwa dia sudah tau segala sesuatunya tentang
Allah. Dia merasa bahwa dia dapat menyingkirkan Allah dengan bekerja sama dengan
sebagian malaikat yang lainnya dan menjadi Allah sendiri (Yes 14:13,14)
Dalam keangkuhannya, Lucifer memberontak bersama sepertiga dari malaikat
(Yeh 28:17; Wahyu 12:4). Dalam penghakiman, Allah membuang Lusifer keluar dari

surga dan menghancurkan dia (mencabut semua kuasa yang diberikan Allah kepadanya
Yeh 28:16). Dia dikenal sebagai setan atau iblis, si penuduh, yang menentang semua
pekerjaan Allah. Semua ini terjadi sebelum penciptaan dunia ini seperti yang dicatat
dalam Kitab Kejadian pasal satu.
Kejatuhan Adam
Setelah kejatuhan malaikat (Lusifer) yang disebut iblis, Allah menciptakan
Adam dan Hawa. Allah memberikan semua otoritas dan kuasa atas bumi ini kepada
Adam (Kej 1:26-28). Otoritas Adam ini termasuk hak untuk datang ke tahta Allah. Dia
dapat datang kepada Allah dengan bebas dan leluasa. Setan diam diam masuk kedalam
taman itu dan menaklukkan Adam melalui godaan. Adam yang seharusnya menggunakan
otoritasnya, malah jatuh karena tipu daya iblis. Di dalam kejatuhannya dia kehilangan
semua hak keuntungan dan otoritasnya dan menyerahkannya kepada setan.
Dalam godoaan yang digunakan setan kepada Yesus, setan atau iblis
mengingatkan kenyataan itu bahwa semua otoritas telah diserahkan kepada setan (Luk
4:6). Adamlah yang karena ketidak sengajaannya menyerahkan semua otoritasnya kepada
setan. Setan masuk ke taman Eden dengan tidak membawa apa apa tetapi meninggalkan
taman itu dengan segala sesuatu yang sebenarnya dimiliki Adam. Sejak kejatuhan Adam
itu, Setan memiliki seluruh kuasa yang ada di bumi ini dan mempunyai hak untuk datang
ke tahta Allah melalui otoritas yang diberikan kepada Adam. Dia memakai hak ini dan
menjadi penuduh (Ayub 1:5-12; Wahyu 12:10).
Pada waktu Allah memberi kuasa kepada Adam, Allah membuat suatu
perjanjian kontrak. Karena alasan inilah, seluruh pengikut pengikut setan tahu bahwa
pada suatu saat kontrak bumi ini akan berakhir dan hari penghakiman akan datang.
Ketika Yesus datang sebagai manusia, iblis merasa heran sebab kontrak itu belum
berakhir. Mereka bertanya kepadaNya kenapa Dia datang menyiksa mereka sebelum
saatnya (Mat 8:29).
Roh Roh Jahat di Udara
Dalam Kitab Efesus dijelaskan ada 4 kelas iblis, Mereka dicatat menurut
tingkatan dimulai dari bawah, yaitu : pemerintah-pemerintah, penguasa-penguasa,
penghulu penghulu dunia yang gelap dan roh roh jahat diudara (Efesus 6:12). Malaikat

malaikat yang jatuh kembali menjadi iblis-iblis yang menduduki tingkat tertinggi.
Mereka disebut roh roh jahat diudara. Di udara maksudnya adalah ruang angkasa
(atmosfir) bumi ini. Mereka inilah penguasa penguasa atas wilayah wilayah dibumi ini.
Penguasa penguasa inilah yang berani menghalangi malaikat Gabriel (Dan 10:13; Wahy
12:7).
Malaikat malaikat yang jatuh itu tidak suka tinggal dibumi ini. Mereka
mendirikan tahta tahta mereka di dalam atmosfir di atas bumi ini. Inilah sebabnya mereka
disebut roh roh jahat diudara. Mereka hanya turun ke bumi untuk melakukan tugas tugas
yang diberikan oleh si iblis dan akan kembali ke tahta mereka di atmosfir itu setelah
tugas mereka terlaksana. Merekalah pasukan perang bagi setan yang dapat memberi
pengaruh yang sangat besar dalam mengatur peristiwa peristiwa dunia ini dan juga politik
dari bangsa bangsa di bumi ini.
Pencemaran Manusia dan Malaikat
Sebagian dari malaikat malaikat yang jatuh ini ditugaskan untuk berzinah
dengan anak-anak perempuan manusia (Kej 6:1-4). Sebagian ahli ahli Teologi
mengartikan ungkapan 'anak-anak Allah' sebagai anak-anak 'Set'. Mempertaruhkan
pandangan anak anak Allah sebagai anak anak Set merupakan suatu pandangan yang
tidak didukung oleh ayat ayat Alkitab. Terlebih lagi hal ini akan menunjukan bahwa
kekudusan didasarkan oleh foktor keturunan gen.
Perkataan 'anak-anak Allah' yang dipergunakan empat kali dalam Perjanjian
Lama (Kej6:2; Ayub 1:6; 2:1; 38:7). Perkataan 'anak-anak Allah' ini digunakan tiga kali
dalam kitab Ayub yang diartikan sebagai malaikat malaikat. Dari bukti bukkti dalam ayatayat lainnya, perkataan ini dalam kitab Kejadian juga berarti malaikat. Petrus dalam
suratnya menceritakan tentang malaikat malaikat yang telah berdosa dan sekarang
terbelenggu dalam dunia kegelapan (2 Pet 2:4-5). Yudas juga berbicara mengenai
malaikat malaikat yang telah melanggar batas batas wewenang mereka dan meninggalkan
tempat kediaman mereka (Yud 1:6). Yudas menyamakan malaikat malaikat ini dengan
pelaku-pelaku kejahatan di Sodom dan Gomora (Yud 1:7).
Sekarang jelaslah bahwa sebagian dari Malaikat-malaikat yang jatuh ini
memiliki kemampuan untuk hidup bersama wanita-wanita dan menghasilkan keturunan.

Kelompok yang terpencil ini bahkan sudah dibelenggu sebelum hari penghakiman.
Turunan-turunan yang dihasilkan dari hubungan zinah ini merupakan raksasa raksasa
yang bukan manusia ataupun malaikat. Karena peristiwa yang besar inilah maka Allah
menjatuhkan hukuman dibumi dan menghancurkan bumi ini seluruhnya kecuali Nuh dan
keluarganya yang merupakan keturunan Adam seutuhnya.
Ketika bumi dihancurkan, seluruh daging mati, jiwa jiwa dari manusiamanusia berdosa akan masuk ke Hades untuk menunggu hari penghakiman. Tetapi apa
yang akan terjadi dengan mahluk setengah manusia dan malaikat ini? Kemungkinan
bahwa roh roh dari mahluk setengah manusia dan malaikat ini menjadi berbagai kelas
iblis. Sebagian ahli Teologi mengatakan bahwa bahwa berbagai kelas iblis berasal dari
dunia sebelum Adam yang juga merupakan suatu kemungkinan.
Klasifikasi Roh Roh Jahat
Roh roh tanpa tubuh ini mengembara diseluruh dunia mencari tubuh manusia
untuk bermanifestasi. Mereka tidak sama dengan malaikat malaikat yang berdosa. Roh
roh tanpa tubuh ini tidak membuat markas mereka di udara. Mereka ingin mengusai
tubuh manusia. Mereka bervariasi dalam bentuk, rupa, tinggi, penampilan dan kekuatan
(kuasa).
Tingkatan tertinggi dari roh roh tanpa tubuh ini adalah penghulu penghulu
dunia kegelapan (Ef 6:12). Inilah kuasa kuasa iblis yang memimpin untuk
mencengkramkan jiwa manusia. Kalau seseorang dikuasai oleh banyak roh roh jahat,
biasanya dipimpin oleh satu pemimpin, itulah penghulu dunia kegelapan.
Di dalam kasus seseorang manusia dikuasai oleh legion (Markus 5:9,15; Luk
8:30), yang mungkin berjumlah enam ribu roh roh jahat, hanya ada satu penghulu yang
menjadi kepala. Ketika Yesus menanyakan namanya, dia menjawab namanya Legion
(Markus 5:9). Orang yang mengerti akan kebenaran ini tidak akan membutuhkan waktu
lama untuk membebaskan orang yang dikuasai oleh banyak roh roh jahat. Yang perlu kita
lakukan hanya menghadapi dengan roh yang memegang peranan, yang menjadi
pemimpin dari kelompok itu, dan semuanya akan keluar.
Kita tidak perlu mengeluarkan roh roh jahat satu persatu. Kalau seseorang
mempunyai enam ribu roh roh jahat dan kita mengusir tiga sehari, maka kita akan

membutuhkan hampir enam tahun untuk mengusir semuanya. Tetapi kalau kita
menggunakan otoritas atas pimpinannya dan memerintahkannya beserta pengikutnya
maka kita dapat membebaskan orang itu pada saat itu juga.
Penghulu penghulu kegelapanlah yang mempunyai peranan dalam menggoda
manusia dan menguasainya. Dua kategori dari roh roh jahat seperti pemerintah
pemerintah dan penguasa penguasa tidak memiliki kuasa yang besar. Beberapa jenis dari
mereka kelihatannya seperti tuyul tuyul kecil yang mempunyai sedikit kuasa tetapi
memainkan peranan mereka untuk menggangu dan menjengkelkan seseorang dalam
hidupnya.
PENGHAKIMAN SETAN
Tujuan Yesus datang ke dunia ini bukanlah semata mata untuk mati bagi dosa
dosa kita saja. Dia juga datang untuk menghancurkan pekerjaan setan (1 Yoh 3:8). Yesus
datang sebagai manusia untuk menghancurkan setan dan memulihkan semua otoritas
yang sebenarnya milik manusia. Melalui kematian di kayu salib, Yesus membayar semua
harga resmi yang harus dilunasinya karena ketidaktaatan manusia dan karena itu Dia
memiliki hak yang sah untuk mengambil alih semua otoritas di bumi ini.
Di kayu salib, setan dihakimi (Yoh 12:31; 16:11). Kuasa resmi yang dimiliki
setan atas dunia ini dipatahkan dan setan diusir keluar (Yoh 12:31). Sekarang setan
berada diluar hukum kekuasaan itu. Dalam Kematian Yesus, Yesus menghancurkan iblis
(Ibr 2:14). Kata 'menghancurkan' berarti 'melumpuhkan' (bahasa Yunani katargeo). Kuasa
setan beserta seluruh otoritasnya yang dulu dia curi dari Adam semuanya dihancurkan
dan dilucuti.
Setan telah hilang seluruh kuasanya atas kunci maut dan kerajaan maut (Why
1:18). Dia kehilangan semua hak diatas bumi ini maupun di surga (Mat 28:18). Yesus
melucuti seluruh pengikut pengikut iblis dan menjadikan mereka tontonan umum
(Kol2:15). Sehala sesuatu yang disurga, dibumi dan di neraka sekarang berada dibawah
kuasa dan wewenang Yesus (Ibr 2:8; 1 Kor 15:24-28; Ef 1:22). Semua orang percaya
bukan saja mempunyai otoritas atas segala pengikut setan, bahkan mereka mempunyai
otoritas atas setan itu sendiri (Markus 16:17; Yak 4:7,8).
TINGKATAN KEKUASAAN IBLIS
5

Seluruh kuasa kegelapan yang berada dibawah iblis berusaha untuk


menguasai dan memiliki dunia ini. Mereka tahu bahwa waktu mereka sudah sangat
singkat, dan oleh karena itu mereka berusaha untuk menghancurkan dunia ini semampu
mereka sebelum hari penghakiman mereka. Tidak ada keselamatan bagi mereka, sebab
mereka jatuh bukan karena godaan tetapi atas pilihan mereka sendiri. Mereka jatuh
setelah mengenal dalam dalam kesucian Allah dan setelah melayani Allah secara intim.
Manusia sekalipun telah mengenal ALlah secara intim tetapi memilih untuk menolak
Tuhan tidak akan memperoleh keselamatan lagi. (Ibr 6:4-6; 10:26-29).
Lautan Api sama sekali bukan diciptakan untuk manusia. Semua itu
diciptakan untuk setan dan para pengikutnya (Mat 25:41). Iblis dalam kejahatannya
berusaha untuk membawa jiwa jiwa manusia bersama dengan dia masuk kedalamLautan
Api.
Pengaruh Iblis dalam Peristiwa peristiwa dunia
Roh Roh jahat di udara mempengaruhi peristiwa peristiwa yang terjadi di
dalam dunia ini. Sewaktu Yosua berperang secara jasmani, Allah mengirimkan sepasukan
malaikat untuk berperang bagi Yosua (Yos 5:13-15). Roh roh jahat memerintah tanah
Kanaan harus dikalahkan habis habisan seperti bangsa Kanaan itu sendiri. Kalau roh jahat
itu tidak dikalahkan maka kekalahan secara jasmani tidak akan berhasil.
Ketika Daniel berpuasa selama dua puluh satu hari, ada peperangan rohani
terjadi di dalam roh. Gabriel ditahan oleh Roh jahat yang disebut pangeran (raja) Persia
(Dan 10:13). Hanya setelah Michael peghulu malaikat itu memabantu di dalam
peperangan maka Gabriel terlepas untuk datang ke Daniel. Peperangan rohani ini terjadi
pada masa Koresy (Dan 10:1).
Gabriel berkata bahwa ia akan kembali untuk berperang melawan pangeran
Persia itu (Dan 10:20). Setelah kekalahan pangeran Persia itu maka kerajaan Persia
sebenarnya yang ada di bumi runtuh. Pada saat yang sama roh jahat yang bernama
pangeran Yunani bangkit (Dan 10:20). Pada saat kebangkitan ini maka yaakerajaan
Yunani sebenarnya dibawah Alexander agungpun bangkit.
Alam jasmani adalah gambaran dari alam roh. Sebagian peristiwa peristiwa
yang terjadi di dalam dunia ini merupakan manisfestasi dari kegiatan kerajaan iblis.

Peristiwa peristiwa dunia lainnya adalah hasil dari suatu intervensi malaikat malaikat
Allah melalui doa orang orang kudus. Begitu juga sensus yang dilakukan oleh kerajaan
Romawi pada jaman Yesus dulu diatur oleh malaikat malaikat sehingga nubuat tentang
kelahiran Mesisas di Betlehem dapat digenapi (Luk 2:1,2)
Penguasaan Iblis pada Manusia
Ada 3 unsur dari penguasaan iblis atas manusia. Pertama, Penguasaan atau
penderitaan pada tubuh manusia disebut (demonic oppression). Kedua, Penguasaan pada
jiwa manusia disebut sebagai cengkraman setan (demonic obssesion). Dan Ketiga,
Penguasaan atas roh manusia yang biasa disebut sebagai 'kerasukan setan' (demonic
possesion). Kadang kadang orang memutarbalikan istilah istilah itu dan menyebabkan
banyak orang Kristen bingung.
Alkitab menyebutkan orang-orang yang menderita sakit penyakit itu sebagai
akibat siksaan setan (demonic oppression ) contoh Kis 10:38ka. Yesus berkeliling
menyembuhkan semua orang yang disiksa oleh iblis. Siksaan adalah kerjaan iblis atas
tubuh manusia. Mereka menyebabkan buta, tuli, dan seluruh kelemahan tubuh lainnya.
Tidak semua penyakit disebabkan langsung oleh setan, Sebagian disebabkan oleh faktor
alamiah. Namun, penyakit penyakit yang disebabkan oleh setan tidak dapat disembuhkan
atau didiagnosa oleh cara-cara atau alat alat duniawi. Hanya kalau roh roh jahat diusir
keluar dari dalam tubuh orang tersebut barulah penyakit penyakit itu sembuh.
Pekerjaan iblis pada jiwa dan kehidupan pikiran didefinisikan sebagai
cengkraman setan (obsession). Iblis dapat menyerang emosi dari jiwa seseorang dengan
depresi dan kesedihan. Mereka menyerang kehendak jiwa dengan tekanan. Namun,
seluruh pekerjaan iblis atas jiwa dapat digolongkan sebagai cengkraman (obsession)
sebabakibatnya adalah membuat seseorang orang itu mempunyai pikiran pikiran yang
salah atau konsep konsep berpikir yang keliru.
Seseorang dapat dibelenggu oleh kuasa setan hanya karena satu pikiran saja.
Pikiran itu menjadi suatu ikatan yang kuat dan merusakan kehidupan orang itu (2 Kor
10:4,5). John Osteen menulis dalam bukunya 'Pulling Down Strongholds' yang berhasil
disembuhkan (hak-14-17). Dia dibelenggu oleh satu pikiran bahwa ALlah yang
mengirimkan penyakit itu padanya. Ketika ia menolak pikiran itu, dia dibebaskan

seketika. Suatu kehidupan yang penuh penderitaan, keluar masuk rumah sakit berakhir
ketika dia lepaskan pada hari itu.
Simon si penyihir dibelenggu oleh kejahatannya karena pikiran yang ada
dalam hatinya (Kis 8:22-23) Pemikiran yang salah itulah yang menyebabkan ia
mengajukan permintaan yang salah. Ikatan ikatan atas jiwa dan kehidupan berasal dari
pikiran pikiran kita yang terbelenggu. Ananias dan Safira dicengkram oleh pikiran untuk
menipu (Kis 5:3-5).
Kerasukan setan atau possesion adalah suatu penaklukan total roh manusia.
Pada tingkatan ini, seluruh penguasaan roh, jiwa dan tubuh manusia telah diambil alih.
Kepribadian yang sebenarnya dari jiwa manusia itu terbelenggu dan hanya kepribadian
iblislah yang muncul seperti pada kasus orang dirasuk setan (Markus 5:1-5).
Orang Kristen dibawah kuasa setan.
Pertanyaan yang selalu diajukan adalah "Dapatkah orang Kristen dapat
dirasuk setan?". Orang-orang Kristen yang percaya bahwa orang risten dapat kerasukan
setan biasanya mengartikan kerasukan setan itu sebagai penguasaan setan atas tubuh,
jiwa, dan roh. Mereka tidak membedakan tingkat penguasaan atas masing masing dari
ketiga unsur tersebut. Begitu iblis berbicara melalui mulut seseorang, mereka langsung
menganggap ia sudah kerasukan setan (possesion).
Mereka yang tidak percaya bahwa orang Kristen dapat kerasukan mengatakan
bahwa Kristen tidak mungkin mempunyai roh jahat atau dirasuk iblis. Menurut Peter Tan,
ia lebih senang membedakan penguasaan atas roh, jiwa, dan tubuh sebagai kerasukan
(possession), cengkraman (obssesion), dan siksaan (oppression). Ini dilakukan supaya
teologi tetap akurat.
Tidaklah Alkitabiah kalau kita berpendapat bahwa Roh orang Kristen dapat
dirasuk setan (possession). Alkitab mengatakan bahwa Dia yang ada dalam diri kita lebih
besar dari dia yang ada di dunia ini(1 Yoh 4:4). Roh Kudus hidup didalam roh orangorang Kristen yang telah lahir baru (Yeh 36:26,27). Hanya jiwa dan tubuh orang Kristen
yang dapat dikuasai kalau mereka membuka celah melalui dosa dan ketaatan.
Satu-satunya kemungkinan yang dapat diterima secar teologi yaitu kalau
seorang Kristen dirasuk roh, jiwa dan tubuhnya hanyalah kalau ia menolak Kristusdan

menjadi murtad. Alkitab membenarkan kemungkinan orang Kristen menjadi murtad (Ibr
6:4-6; 10:26-29).
Tiga tingkatan serangan iblis
Allah bekerja melalui Roh Kudus, pertama tama dalam roh kita, kemudian
jiwa dan memperbudak roh. Setiap serangan musuh selalu dimulai melalui lima panca
indera. Semua godaannya melalui hal hal yang duniawi. Kalau kita terus menerus
menjaga kelima indera kita setan tidak akan punya kesempatan sama sekali untuk
menggoda kita untuk berbuat dosa.
Serangan tingkat pertama adalah membuat manusia menjadi hamba dari hawa
nafsunya dan kesenangan tubuh jasmaninya. Serangan kepada Hawa dilakukan melalui
kesenangan matanya. Hawa melihat bahwa pohon pengetahuan itu baik untuk dimakan,
sedap kelihatannya dan menarik hati karena memberikan pengetahuan (Kej 3:6). Akhan
jatuh karena melihat jubah yang indah dari Babilon dan perak dan emas (Yos 7:21) Raja
Daud jatuh karena nafsu yang timbul dari matanya (2 Sam 11:2).
Setan mempergunakan rasa lapar Yesus untuk menggodai Dia (Mat 4:2,3).
Karena gagal, setan mencoba untuk menggunakan harta dan kemuliaan dunia untuk
menggoda Yesus (Mat 4:8). Yesus dicobai dalam segala hal seperti kita, namun Dia tidak
berdosa (Ibr 4:15). Sebagian orang yang agak lemah, telah memberikan kesempatan
kepada iblis untuk membuat mereka menjadi seperti binatang binatang buas; hidup hanya
untuk memuaskan keinginan keinginan tubuh dan hawa nafsu mereka. Orang orang
seperti itu mengalami penderitaan pada saat yang tenang, merasa seperti budak belian
yang terperangkap dalam tubuh jasmani mereka sendiri.
Serangan kedua terjadi di alam jiwa. Roh roh jahat berusaha menguasai jiwa
kita melalui unsur dalam jiwa kita yaitu kehendak, emosi dan pikiran. Dengan
mempergunakan manusia manusia lainnya, roh roh jahat mematikan inisiatif dan
kehendak bebas kita. Mereka berhasil kalau membuat satu jiwa menjadi liar. Hal ini akan
membuka celah dimana roh roh jahat secara perlahan lahan menguasai dan
mengendalikan jiwa itu. Mereka menyerang emosi melalui krisis krisis dan perubahan
perubahan mendadak dalam hubungan seseorang. Roh roh jahat menyerang melalui

pikiran yang salah, doktrin doktrin yang keliru dan kesimpulan kesimpulan yang
menyesatkan.
Serangan ketiga, yaitu menyerang manusia dengan penglihatan penglihatan
dan wahyu wahyu palsu. Mereka kadang kadang berbicara langsung kepada manuisa
manusia korban mereka melalui suara yang terang mengatasnamakan Allah. Inilah roh
roh penipu yang menyesatkan orang orang (1 Tim 4:1).
Orang orang Kristen tidak perlu takut akan serangan serangan roh roh jahat
karena kehadiran Roh Kudusada di dalam kehidupan mereka. Mereka tidak perlu terlalu
sadar akan kehadiran roh roh jahat. Yang paling perlu untuk mereka sadari adalah
kehadiran hadirat Allah dan selalu dipenuhi Roh Kudus. Roh roh jahat tidak suka berada
dekat dengan orang Kristen yang selalu berdoa, menyembah Allah dan selalu berbicara
sesuai dengan Firman Tuhan.
Selama orang orang Kristen tidak mendukakan Roh Kudus, sesungguhnya
mereka selalu berada dalam perlindungan yang Maha Tinggi dimana tidak ada satu
malapetaka atau kejahatan yang dapat datang ketempat kediaman mereka. Perhatikan
nasihat dari Rasul Paulus untuk tidak memberi tempat pada iblis terdapat dalam pasal
yang sama yang juga mengatakan kepada kita jangan dukakan Roh Kudus (Efesus 4:2630).
Efesus 4:26-29 (TB) Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat
dosa: janganlah matahari terbenam, sebelum padam amarahmu

dan janganlah beri

kesempatan kepada Iblis.


Orang yang mencuri, janganlah ia mencuri lagi, tetapi baiklah ia bekerja keras
dan melakukan pekerjaan yang baik dengan tangannya sendiri, supaya ia dapat
membagikan sesuatu kepada orang yang berkekurangan.Janganlah ada perkataan kotor
keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana
perlu, supaya mereka yang mendengarnya, beroleh kasih karunia.
Cara Iblis dalam mempengaruhi pikiran
Alam Kehidupan pikiran adalah tempat dimana iblis bekerja. Semua pekerjaan
tekanan (opression), cengkraman (obsession), maupun belenggu (possession) dimulai
dalam kehidupan pikiran kita. Pikiran pikiran yang salah menimbulkan banyak persoalan
10

dan menjadi pemicu dari aktifitas pekerjaan iblis. Kita harus menjaga kehidupan pikiran
kita dan jangan membiarkan kelemahan kelemahan timbul dalam pikiran kita ini.
Kubu Kubu dalam pikiran kita
Serangan Iblis mulai dengan godaan. Sewaktu seseorang menerima godaan
dan berdiam disitu, imajinasinya menjadi terifeksi. Imajinasi salah yang terus menerus
akan mengembangkan suatu pola pikir yang salah. Pada tahap ini kehidupan orang akan
menjadi terpengaruh oleh aktifitas iblis dan sebagian dari tindakan orang itu merupakan
hasil dari inspirasi iblis. Pada tahap ini iblis telah berhasil mendirikan suatu kubu dalam
kehidupan orang itu (2 Kor 10:4,5).
Semua manusia termasuk Yesus sebagai Anak Manusia, mengalami godaan.
Namun kita tidak perlu menerima atau mengijinkannya mendirikan suatu kubu atas
kehidupan kita. Burung-burung terbang diatas di kepala kita tetapi jangan biarkan mereka
membangun sarang diatas dikepala kita. Oleh karena itu, kita harusnya menggunakan
waktu kita setiap hari di dalam Firman Allah agar supaya kehidupan pikiran kita
terbentuk sesuai dengan Firman Allah.
MALAIKAT
Apabila kita berhadapan dengan dunia roh, satu hal yang sangat penting ialah
kesadaran akan Allah dan malaikatNya daripada akan setan. Ada lebih banyak malaikat
Allah yang bekerja sama dengan kita dari pada roh-roh jahat yang bekerja sama dengan
setan. Malaikat-malaikat dikirim Allah untuk melayani bersama sama dengan kita. Kita
perlu mempelajari hukum-hukum dalam dunia roh untuk dapat bekerja sama dengan
malaikat-malaikat.
Malaikat adalah makhluk yang merupakan utusan Tuhan. Bahasa Yunani
(angelos) merupakan terjemahan dari bahasa Ibrani

(mal'akh) yang

memiliki akar kata yang sama dengan bahasa Arab ( Malkah) yang juga terdapat
dalam tulisan Al-Quran. Istilah "malaikat" dalam Alkitab, '( malakh"), mendapatkan
artinya hanya ketika disebutkan bersama-sama dengan pengutusnya, yaitu Allah sendiri,
seperti misalnya dalam "malaikat TUHAN," atau "malaikat Allah" (Zakharia 12:8).

11

JENIS JENIS MALAIKAT


Dalam "Jewish Encyclopedia" mencatat beberapa nama-nama malaikat yang
dikenal dalam budaya dan tradisi Ibrani, namun dalam daftar dibawah ini adalah jenis
malaikat yang tercatat di Alkitab saja. Dalam Perjanjian Lama Kitab Daniel adalah orang
pertama yang menyebutkan malaikat sesuai dengan namanya. Daniel 9:21 "sementara
aku berbicara dalam doa, terbanglah dengan cepat ke arahku Gabriel, dia yang telah
kulihat dalam penglihatan yang dahulu itu pada waktu persembahan korban petang hari."
Daniel 10:13 "tetapi kemudian Mikhael, salah seorang dari pemimpin-pemimpin
terkemuka, datang menolong aku, dan aku meninggalkan dia di sana berhadapan dengan
raja-raja orang Persia."
Alkitab sendiri hanya mencatat dua nama yaitu Gabriel dan Mikhael, namun
ada beberapa sumber lain yang mencatat nama-nama malaikat. Dalam tradisi Kristen,
dikenal dengan sebutan tujuh Malaikat Utama. Berikut adalah nama nama para malaikat:
Gabriel (pelindung Tuhan)
Malaikat Gabriel adalah salah satu Malaikat terpenting dalam Alkitab. Dalam
tradisi para Rabi Yahudi, Gabriel termasuk salah satu dari empat Malaikat penting yang
disebut "sarei ha-panim", yang merupakan para malaikat tertinggi. Gabriel sendiri
bertahta di tangan kiri Tuhan. Itu sebabnya dalam tradisi Kristen ataupun Islam, bahkan
dalam Kitab 1 Henokh (salah satu kitab Yahudi), dia disebut juga sebagai Pangeran Api
(kata "api" yang dimaksud tidak ada hubungannya dengan neraka). Gabriel (GamalBeith-Resh-Alaph-Lamadh) berasal dari kata Gbra yang berarti pelindung, perkasa,
benteng dan El yang artinya

Allah, Tuhan, Eloah. Secara hurufiah bisa berarti:

pelindung-Tuhan, perkasa-Tuhan, benteng-Tuhan


Gabriel adalah Malaikat yang bertugas untuk menyampaikan pewahyuan
ataupun pesan yang ingin Tuhan sampaikan kepada nabinya atau umatnya. Bersama
Mikhael (Michael), dia merupakan Malaikat yang menyaksikan kejatuhan Adam dan
Hawa serta menjadi salah satu dari tiga malaikat yang memunculkan diri kepada
Abraham dan memberitahukan mengenai kelahiran Ishak. Dia juga adalah Malaikat yang
menghancurkan kota Sodom dan Gomora. Dalam kitab Daniel 8 dan 9, bersama Mikhael,
dia memberikan pewahyuan mengenai akhir zaman kepada Daniel.

12

Selain itu, Gabriel juga bertugas sebagai Malaikat pelindung. Dalam masa tua
Abraham, Gabriel menjaga Abraham dengan tangannya. Dia juga yang menjaga bangsa
Israel ketika dalam masa penjajahan di Mesir (sumber: Yalkut Exodus; Sot 12b). Dalam
Perjanjian Baru, Gabriel juga memberitakan kabar dari Tuhan mengenai kelahiran
Yohanes Pembaptis serta kelahiran Yesus kepada Maria dan Yusuf. Menurut tradisi Ibrani
lisan (tidak berdasarkan tulisan) pada akhir zaman nanti, Gabriel akan meniupkan
terompet atau sangkakala tanda akhir zaman.
Mikhael atau Michael (penghulu malaikat)
Mikhael mengalahkan Lucifer
Malaikat Mikail (bahasa Ibrani Micha'el atau Mkhl, bahasa Latin
Michael atau Mchal) adalah penghulu malaikat atau pemimpin bala tentara surga yang
disebut dalam Kitab Wahyu 12:7. Dalam bahasa Ibrani, nama Mikhael berarti "Siapa
yang seperti Tuhan" (Mi- Siapa, Ke-sebagai El-Allah). Atau terjemahan sederhananya
adalah "Tidak ada yang seperti Tuhan".
Mikhael atau dalam bahasa Inggris disebut dengan Michael berasal dari kata
Ibrani yang memiliki ejaan sama dengan Bahasa Indonesia dan juga bahasa Yunani.
Mikhael adalah komandan dari para Malaikat yang sering disebut sebagai bala tentara
Allah. Dalam kitab Daniel, Yudas dan Wahyu disebutkan bahwa Mikhael terlibat
peperangan dengan pasukan Iblis (Lucifer) ketika berperang.
Dalam Yosua 5:13-15 dikatakan "Ketika Yosua dekat Yerikho, ia melayangkan
pandangnya, dilihatnya seorang laki-laki berdiri di depannya dengan pedang terhunus di
tangannya. Yosua mendekatinya dan bertanya kepadanya: "Kawankah engkau atau
lawan?" Jawabnya: "Bukan, tetapi akulah Panglima Balatentara TUHAN. Sekarang aku
datang." Lalu sujudlah Yosua dengan mukanya ke tanah, menyembah dan berkata
kepadanya: "Apakah yang akan dikatakan tuanku kepada hambanya ini?" Dan Panglima
Balatentara TUHAN itu berkata kepada Yosua: "Tanggalkanlah kasutmu dari kakimu,
sebab tempat engkau berdiri itu kudus." Dan Yosua berbuat demikian."
Saksi Yehova yang merupakan aliran sesat terbodoh yang pernah ada memiliki
kepercayaan bahwa Mikhael dan Yesus merupakan orang yang sama. Mikhael dipercayai

13

menjelmakan dirinya menjadi seorang manusia tak berdosa yang mengambil rupa
manusia, yaitu Yesus.
Rafael atau Raphael (satu dari malaikat tertinggi)
"I am the Angel of Raphael, one of the seven who stand before the Lord"
(Tobit 12:15)
Dari ayat tersebut dapat kita ambil kesimpulan bahwa ternyata ada tujuh
Malaikat yang mempunyai pangkat yang sangat tinggi di Sorga. Nama malaikat Rafael
memang tidak ditemukan di Alkitab secara umumnya tetapi terdapat di Deutrokanonika
atau yang lebih dikenal dengan Alkitab orang Katolik. Nama Raphael terambil dari
bahasa Ibrani , Rppl, "Allah Penyembuh.
Malaikat Raphael seringkali digambarkan dengan orang yang sedang
memegang ikan yang sangat besar. Menurut kitab Tobit, Raphael pernah ditugaskan
Tuhan untuk memberikan kesembuhan kepada Tobit dan untuk melepaskan adik iparnya
yang bernama Sarah dari ikatan malaikat gelap bernama Asmodeus.
Uriel (Malaikat Kerub)
Berasal dari bahasa Ibrani ("El/God is my light - Tuhan adalah
Terangku]", Auriel/Oriel (God is my light). Dalam budaya Ibrani kuno, Uriel termasuk ke
dalam jenis Malaikat dengan tingkat "Kerub", karena ketika Tuhan mengusir Adam dan
Hawa dari Eden, Malaikat Uriel adalah Malaikat yang memimpin pasukan untuk menjaga
agar manusia tidak bisa masuk ke taman Eden lagi. Nama Uriel disebutkan dalam Kitab
Kuno Yahudi yaitu Kitab Henokh dan juga Kebijaksanaan Salomo (kitab ini terdapat
dalam Alkitab Katolik).
Raguel (Malaikat keadilan dan Harmoni)
Raguel (Raguil, Rasuil, Rufael, Suryan, Akrasiel) memiliki arti "Sahabat
Allah". Raguel sering digambarkan sebagai Malaikat Keadilan dan Harmoni. Dalam buku
Henokh, Raguel adalah salah satu dari tujuh Malaikat yang bertugas untuk menghukum
dunia (pada zaman Perjanjian Lama) terhadap orang-orang yang melawan Tuhan. Dialah
Malaikat yang menghukum dengan api bagi orang-orang yang melawan Tuhan.

14

Dalam kitab Wahyu, Raguel sering dihubungkan dengan Malaikat yang ada di
jemaat Filadelfia (Wahy 3:7). Sama seperti Uriel dan Rafael, Raguel sama sekali tidak
tercatat dalam Alkitab namun terdapat dalam Kitab Henokh.
Serafim (Malaikat pemuji Allah)
Serafim (Heb. , pl. Seraphim, lat. seraph[us], pl. seraphi[m]) adalah
salah satu makhluk surga yang disebutkan sekali di dalam Kitab Suci Yahudi (Tanakh
atau Perjanjian Lama), di dalam Yesaya.
Berbeda dengan nama-nama Malaikat di atas, gambaran kaum Yahudi atas
makhluk ini kemudian menjadikan mereka dalam bentuk manusia, dan bentuk inilah yang
kemudian mereka teruskan ke dalam tingkatan-tingkatan malaikat Kristen. Dalam
hierarki malaikat Kristen, serafim mewakili tingkatan tertinggi para malaikat.
Serafim berasal dari bahasa Ibrani yang berarti "yang terbakar". Kata serafim
merupakan kata jamak yang berbentuk tunggal seraf atau sarap. Artinya bahwa serafim
bukanlah nama pribadi malaikat seperti Gabriel atau Mikhael, melainkan nama kelompok
atau jenis malaikat.
Dalam tradisi Kristen, serafim merupakan malaikat paduan suara yang
mengisi tahta Tuhan dengan pujian "Kudus, Kudus, Kuduslah Tuhan". Serafim adalah
para malaikat yang tetap setia kepada Tuhan walaupun mantan pemimpin mereka yang
bernama Luci-El memberontak terhadap Tuhan dan kemudian berganti nama menjadi
Lucifer.
Kerub atau Kerubim (malaikat dengan empat wajah)
Kerub, Malaikat dengan empat wajah. Dalam Alkitab, Kerubim merupakan
Malaikat yang bertugas untuk menjaga kekudusan. Dalam Kejadian 3:24, Kerub
ditugaskan untuk menjaga Taman Eden agar manusia berdosa tidak dapat lagi masuk
kedalamnya."Ia menghalau manusia itu dan di sebelah timur taman Eden ditempatkanNyalah beberapa kerub dengan pedang yang bernyala-nyala dan menyambar-nyambar,
untuk menjaga jalan ke pohon kehidupan."
Dalam Keluaran 25, Allah menyuruh Musa untuk membuat Tabut Perjanjian
sebagai tanda kehadiran Tuhan di tengah umatNya. Dan di tiap ujung dari tabut tersebut
15

haruslah dibuat bentuk dari malaikat Kerub. Ini sebagai pertanda bahwa apa yang ada
dalam tabut tersebut merupakan benda yang sangat suci dan kudus.
Dari penjelasan Alkitab baik dalam Perjanjian Lama maupun dalam Perjanjian
Baru, dapat dipisahkan di dalam empat rupa/bentuk/wujudnya (Yehezkiel 10 dan Wahyu
4):
Mahluk pertama sama seperti singa, Mahluk kedua sama seperti anak
lembu/atau muka kerub
Mahluk yang ke tiga, mempunyai muka seperti muka manusia, dan Mahluk
yang ke empat sama dengan seperti burung nazar yang sedang terbang/atau muka
rajawali.
Disamping kerub-kerub itu terdapat empat roda (roda-roda ini kelihatannya
seperti permata yaspis), dan ke empat mahluk tersebut masing-masing bersayap enam
(dua sayap terdepan mirip seperti ke dua tangan). Ke empat mahluk itu menyokong
takhta Anak Domba dan tujuh obor/tujuh Roh Allah.
Tugas Malaikat sebagai pengawal manusia
Pada setiap kelahiran seorang manusia, Allah menugaskan satu malaikat
pengawal untuk menjaga kehidupan orang itu. Malaikat malaikat ini melaksanakan tugas
tugas mereka sebanyak yang mereka dapat lakukan secara resmi bagi mereka. Yesus
berbicara mengenai malaikat malaikat pengawal anak anak yang selalu memandang
wajah Bapa di surga (Mat 18:10). Ketika pelayan wanita itu melihat Petrus yang
seharusnya dipenjara berdiri di depan pintu, orang orang Kristen yang ada di dalam
rumah itu mengira bahwa itu adalah malaikat malaikat pengawal Petrus (Kis 12:15).
Tetapi hak yang sah bagi malaikat malaikat yang melindungi anak anak dan
keluarga sangatlah terbatas kalau para orang tua memilih untuk memberikan anak
anaknya berhala untuk disembah atau mereka sendiri secara terbuka mengundang roh roh
jahat masuk dalam kehidupan keluarga mereka.
Malaikat malaikat tidak dapat mencegah kita untuk masuk kedalam wilayah
wilayah yang berbahaya di mana kita sendiri ingin memasukinya. Mereka hanya dapat
menutupi wilayah wilayah tersembunyi dimana kita tidak mampu untuk mempergunakan

16

kehendak bebas kita. Seperti Allah, Malaikat malaikat tidak dapat memaksa atau bekerja
melawan pilihan bebas kita.
Namun, kalau kita secara terbuka memilih untuk mengundang mereka masuk
ke dalam wilayah wilayah dari kehidupan kita, malaikat malaikat itu akan mempunyai
jangkauan lebih besar yang mereka dapat kerjakan. Pilihan bebas kita untuk mengundang
mereka secara terbuka memberi hak yang sah kepada mereka untuk turut campur dalam
segala sesuatu yang mendatangkan kebaikan bagi kita. Abraham menyadari kehadiran
malaikat Allah yang membantu dia dalam setiap kehidupannya (Kej 24:7). Yakub
mengaku bahwa malaikatlah yang melindungi dia dari segala kejahatan (Kej 48:16).
Sebagaimana setiap manusia bertumbuh menjadi dewasa, kebebasannya untuk
melakukan kejahatan menghalangi malaikat pengawalnya untuk bekerja baginya. Kalau
manusia itu berpaling kepada Allah dan bergaul erat dengan Allah maka malaikat
malaikat pengawalnya akan lebih mampu

untuk bekerja dengan efektif. Ada

kemungkinan bahwa malaikat pengawal Korneliuslah Yang menyuruh Dia mennundan


Petrus.
Malaikat malaikat yang bertugas
Meskipun malaikat malaikat sepetinya menyatakan diri hanya pada waktu
waktu yang tertentu dalam Alkitab, mereka tetap bekerja dua puluh empat jam sehari
secara tidak kelihatan. Waktu waktu mereka untuk menyatakan diri mereka merupakan
peristiwa peristiwa yang khusus yang diperkenankan oleh Bapa. Mereka tetap bekerja
walaupun mereka tidak menyatakan diri , maka kita dapat melihat sebagian pekerjaan
yang mereka lakukan bagi manusia.
Ketika bangsa bangsa berperang. Yosua melihat kapten perang dari malaikat
memimpin peperangan dalam alam roh (Yos 5:14). Allah mengutus satu malaikat untuk
memimpin Musa dan bangsa Israel dipadang gurun (Kel 3:2; Kis 7:30). Kenyataan bahwa
dengan Musa mengangkat tangannya, sewaktu berperang melawan bangsa Amalek,
mendatangkan bantuan malaikat malaikat kepada Yosua (Kel 17:8-16).
Malaikat-malaikat membawa persediaan persediaan dan bantuan bantuan
dalam masa masa kebutuhan. Seorang malaikat membawa makanan supranatural bagi
Elia (1 Raj 19:5). Manna yang dimakan oleh bangsa Israel selama empat puluh tahun

17

sesungguhnya adalah makanan malaikat (Mazmur 78:24,25). Kemungkinan malaikat


malaikatlah yang bertanggung jawab untuk memberikannya setiap pagi selama empat
puluh tahun.
Malaikat malaikat bekerja sama secara langsung dengan hamba hamba Allah
di dalam pelayanan. Elia kelihatannya merupakan nabi yang bekerja sama erat sekali
dengan para malaikat. Malaikat memberi semangat kepadanya sewaktu ia lagi sedih (1
Raj 19:7). Dia bekerja sama erat sekali dengan malaikat yang diutus Allah kepadanya (2
Raja 1:3,15). Nabi Zakharia melakukan banyak percakapan dengan malaikat-malaikat
(Zakaria 4:1; 5:10; 6:4).
Malaikat malaikat telah membawa wahyu kepada hamba hamba Tuhan.
Gabriel yang merupakan penghulu malaikat diutus khusus untuk memberi Wahyu kepad
Daniel (Dan 9:22). Malaikatlah yang menjelaskan sebagian penglihatan yang diberikan
Zakaria (a 1:9; 4:4; 5:2,6). Penting sekali dicatat disini bahwa semua pewahyuan yang
diterima dengan cara apapun haruslah sejalan dengan Firman Allah.
Paulus berkata bahwa walaupun seorang malaikat atau siapapun yang
memberitakan Injil yang bertentangan dengan yang telah dia beritakan, orang itu atau
malaikat itu harus ditolak (Gal 1:8). Kitapun tidak boleh menyembah malaikat malaikat
(Kol 2:18). Setan juga dapat mencoba menyamar menjadi malaikat malaikat (2 Kor
11:14). Semua pernyataan dan pewahyuan yang diterima melalui melaikat harus diuji
dengan Firman Allah yang tertulis dan dengan kesaksian batiniah dan dengan buah yang
dihasilkan.
Malaikat malaikat yang telah memberikan kekuatan kepada Tuhan Yesus
dalam beberapa kesempatan dalam pelayanannya. Setelah godaan selama empat puluh
hari empat puluh malam, malaikat malaikat datang dan melayani Dia (Markus 1:13).
Selama pergumulanNya yang luar biasa dibukit Getsemani, Allah mengirimkan seorang
malaikat yang kuat untuk menguatkanNya (Lukas 22:43). Malaikat juga menyatakan diri
pada waktu kelahiranNyadan juga kebangkitanNya (Luk 1:30; 2:9,10; Yoh 20:12).
Para Rasul didalam kitab Kisah Para Rasul bekerja sama dengan malaikat
malaikat. Seorang malaikat membebaskan mereka dua kali dari penjara (Kis 5:19;
12:7,8). Seorang malaikat membunuh Herodes yang menghina gereja (Kis 12:23). Paulus
mempunyai seorang malaikat pengawal dalam seluruh pelayanannya dan ketika dia
18

dalam bahaya karena kapalnya kandas, malaikat ini menampakan diri kepadanya (Kis
27:23). Semua dua ratus tujuh puluh enam orang yang ada diatas kapal itu yang bekerja
(Kis 27:24;37).
Dalam masa masa akhir ini, kita dapat mengharapkan untuk menyaksikan
lebih banyak pernyataan pernyataan malaikat. Jangan sampai kita disesatkan oleh
pernyataan dan wahyu wahyu yang tidak alkitabiah. Tetapi terbukalah terhadap pelayanan
malaikat dalam kehidupan kita. Belajarlah untuk bekerja sama dengan malaikat malaikat
Allah. Carilah keseimbangan dalam Firman Allah.
Prinsip-prinsip yang menggerakan pelayanan Malaikat
Ada prinsip prinsip yang akan menggerakan pelayanan pelayanan malaikat
dalam kehidupan kita. Karya malaikat didalam hal hal yang tidak dapat kita lihat (hal-hal
dimana kita tidak mungkin mungkin menggunakan kehendak bebas kita untuk memilih),
mereka akan mengerjakannya secara otomatis. Tetapi pelayanan malaikat didalam
wilayah wilayah kehendak bebas kita juga dapat terlaksana apabila kita taat kepada
prinsip prinsip Allah.
Malaikat suka berkemah disekitar orang-orang yang takut akan Tuhan
(Mazmur 34:7). Hal ini berarti suatu kehidupan yang saleh dan dalam kebenaran. Mereka
akan menjadikan Allah sebagai benteng mereka dan kepercayaan mereka karena memiliki
malaikat malaikat yang menjaga mereka (Mazmur 91:11). Kalau saudara ingin malaikat
berkemah disekitar saudara setiap saat, jadikanlah Allah tempat tinggal saudara dan
bernaung dibawah lindungan yang Maha Tinggi (Mazmur 91:1). Ini berarti menggunakan
waktu menantikan Allah dan melayani Dia. Malaikat malaikat suka menyembah Allah.
Penyembah penyembah Allah yang benar akan selalu dikelilingi oleh malaikat malaikat.
Puasa dan doa menggerakan malaikat malaikat untuk membantu kita. Gabriel
mengatakan pada Daniel bahwa pada hari pertama puasanya, Allah telah mendengarkan
doanya dan mengutus Gabriel (Dan 10:12). Seorang malaikat datang membebaskan
Petrus dari penjara karena doa yang terus dinaikan bainya oleh gerejanya (Kis 12:5-7).
Untuk menanggapi doa, Allah mengirim malaikat untuk menghancurkan orang orang
Asyur (2 Raja 19:15,35). Doa Daniel membuat Malaikat Gabriel melaksanakan tugasnya
dengan lancar (Dan 9:21).

19

Berhati hatilah dengan kata kata yang kita ucapkan karena kata kata kita bisa
dijadikan landasan bagi roh roh jahat atau malaikat malaikat untuk bertindak. Dalam
Matius 12 :36,37 dikatakan bahwa perkataan yang kita ucapkan dapat menjadikan kita
disalahkan atau dibenarkan. Perkataanlah yang mengatur terjadinya sesuatu di alam
jasmani (Yak 3:6). Gabriel mengatakan pada Daniel bahwa kata kata Daniellah yang
membuat dia datang (Dan 10:12). Ucapkanlah kata kata yang sejajar dengan Firman
Allah kalau saudara mau malaikat bekerja aktif bagi saudara.
Bangunlah kehidupan kita untuk menyembah, berdoa dan meditasi Firman
Allah. Ketiga prinsip ini akan menghasilkan aktifitas malaikat yang lebih besar bagi kita.
Tujuan pasal ini (Dan 10:12) ialah untuk lebih menyadarkan orang orang Kristen atas
kesadarannya akan Allah dan malaikat malaikatNya dari pada kesadaran akan roh roh
jahat. Kita tidak dapat mempelajari mengenai demonologi atau satanologi secara lengkap
tanpa mempelajari tentang malaikat malaikat. Setelah mempelajari apa yang terjadi
dipihak musuh, kita juga harus tahu apa yang terjadi pada kita sendiri.
Segala ketakutan akan roh roh jahat dan iblis harus dilenyapkan dari
kehidupan Kekristenan. Ada lebih banyak malaikat bekerja sama dengan kita daripada
roh roh jahat yang bekerja bagi iblis. Kita jauh melebihi mereka dan diatas segala
galanya, kita memiliki Allah yang maha kuasa (Bapa-Anak-Roh Kudus) bersama ada
didalam kita. Kalau Allah dipihak kita siapakah yang dapat melawan kita (Roma 8:31).
Kita harus percaya bahwa segalanya tunduk dibawah kaki Tuhan kita Yesus Kristus (1
Kor 15:24; Efesus 1:22,23). Setiap lutut bertelut dan setiap lidah mengaku bahwa Yesus
Kristus adalah Tuhan (Filipi 2:9-11).

20