Anda di halaman 1dari 11

Jurnal

PEMANFAATAN NEW MEDIA DALAM KOMUNIKASI PEMASARAN


PT. SEMEN INDONESIA MELALUI INTERNET
Oleh: Octabian Sandy Retmoko (105120201111044)

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pemanfaatan
new media dalam komunikasi pemasaran PT Semen Indonesia melalui internet.
Penelitian ini menarik untuk diteliti karena Pemanfaatan internet marketing
semakin mendesak di masa kini ketika konsumen seringkali memanfaatkan
internet sebagai bahan untuk mendapatkan informasi mengenai berbagai produk
atau jasa, atau sekadar bernavigasi untuk mendapatkan informasi dan pengalaman
baru. Melalui pemasaran internet, konsumen bisa membangun hubungan yang
dekat dengan konsumen atau calon konsumennya.
Kata Kunci: New Media, Komunikasi Pemasaran
PENDAHULUAN
Pemanfaatan internet marketing juga semakin mendesak di masa kini
ketika konsumen seringkali memanfaatkan internet sebagai bahan untuk
mendapatkan informasi mengenai berbagai produk atau jasa, atau sekadar
bernavigasi untuk mendapatkan informasi baru. Melalui pemasaran internet,
konsumen bisa membangun hubungan yang dekat dengan konsumen atau calon
konsumennya.
Salah satu media internet yang bisa dimanfaatkan oleh perusahaan ialah
situs. Menurut Usnodo, (2009, h. 35), terdapat dua macam yaitu: situs perusahaan
(corporate website) dan situs pemasaran (marketing website). Situs perusahaan
merupakan situs yang dirancang untuk membangun hubungan yang baik dengan
pelanggan. Situs pemasaran merupakan situs yang melibatkan konsumen dalam
interaksi yang dapat membuat mereka semakin dekat dengan pembeli online dan
hasil kegiatan pemasaran lainya.
Selain situs, sebuah perusahaan juga bisa memasang iklan online di
berbagai situs yang tingkat pengunjungnya tinggi. Ada berbagai bentuk iklan
online yang tersedia di dunia internet. Setiap bentuk memiliki keunggulan dan

kelemahannya masing-masing dan tentu harus disesuaikan dengan tujuan


pemasangan iklan dan tujuan komunikasi pemasaran dari perusahaan.
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (dahulu PT Semen Gresik (Persero)
Tbk) adalah produsen semen yang terbesar di Indonesia yang tentunya
membutuhkan optimalisasi komunikasi pemasaran dalam memberikan informasi
terhadap masyarakat atau pelanggan mengenai keinginan dan kebutuhan
konsumen. Seperti melakukan survei pemetaan dan penentuan daerah wilayah
pemasaran yang sesuai dengan target audience PT Semen Indonesia, Kepala Biro
Perencanaan Pemasaran dan Pelayanan Pelanggan membuat isi komunikasi
produk di media internet serta melakukan pengawasan terhadap penayangan
komunikasi pemasaran di internet tersebut (Instruksi Kerja Perencanaan dan
Pelaksanaan Komunikasi Pemasaran PT Semen Indonesia, tahun 2014).
PT Semen Indonesia saat ini sudah memanfaatkan internet dalam
berkomunikasi dengan pelanggan. Selain situs corporate, PT Semen Indonesia
juga telah memiliki akun di facebook, twitter, dan linkedin. Salah satu prasyarat
penting untuk bisa menjadi besar ialah kekuatan mereknya. Perusahaan bisa
menjadi bertambah besar atau mengalami kemerosotan tajam bergantung pada
sampai sejauh mana mereknya dikenal masyarakat (Durianto, 2004, h. 54).
Masalahannya adalah belum optimalnya pemanfaatan internet di PT Semen
Indonesia karena beberapa kendala. Mengacu hasil wawancara dengan dengan
Kepala Seksi Komunikasi Pemasaran di PT Semen Indonesia, menyatakan:
Selama ini masih terdapat kendala dalam memanfaatkan internet di PT Semen
Indonesia, seperti belum dioptimalkan sebagai bagian dari komunikasi pemasaran.
Ketiga media jejaring sosial tersebut lebih digunakan sebagai alat untuk
menyampaikan informasi mengenai kegiatan yang dilakukan perusahaan, dan
belum menjadi bagian dari aktivitas pemasaran PT Semen Indonesia. Ini membuat
pemutakhiran data di ketiga jejaring sosial tersebut relatif lamban. Jejaring sosial
facebook misalnya, pemutakhiran terakhir dilakukan 24 September 2013, padahal,
penjualan dan pemasaran berkaitan erat dengan frekuensi iklan diterima dan
diolah oleh konsumen. (Hasil wawancara dengan Budi Nendro Trisno, selaku
Kasi Komunikasi Pemasaran).

PEMBAHASAN
Perencanaan Komunikasi Pemasaran PT Semen Indonesia Melalui Internet
Mengacu dari hasil penelitian mengenai pemanfaatan new media dalam
komunikasi pemasaran PT Semen Indonesia (Produk Semen Gresik) melalui
internet yang diperoleh data bahwa kegiatan komunikasi pemasaran melalui
internet yang dilakukan oleh PT Semen Indonesia merupakan keputusan yang
dibuat melalui beberapa tahap dengan bebagai pertimbangan yang mendasarinya.
Sebelum menetapkan suatu kegiatan komunikasi pemasaran PT Semen Indonesia
melakukan analisis. Analisis tersebut berupa analisis internal,yaitu mengenai
kekuatan dan kelemahan perusahaan,serta analisis eksternal,yaitu mengenai
peluang dan kondisi pasar. Hal ini seperti yang dinyatakan Fisher, & Jaworski
(2003, h. 4), bahwa terdapat lima komponen dalam pemasaran internet, yaitu :
1. Proses, dimana pemasaran internet merupakan sebuah proses dimana pihak
perusahaan berusaha membangun komunikasi yang intensif dan interaktif
dengan pelanggan. Karena merupakan sebuah proses, pemasaran internet
bersifat kontinyu dan selalu butuh pemutakhiran.
2. Membangun dan mempertahankan hubungan dengan pelanggan, artinya
membangun

dan

mempertahankan

hubungan

dengan

pelanggan

merupakan tujuan dari pemasaran. Tiga tahapan hubungan dengan


pelanggan adalah awareness, exploration, dan commitment. Program
pemasaran dapat dikatakan efektif apabila mampu untuk mengarahkan
pelanggan sampai pada tahap komitmen pada perusahaan.
3. Online, artinya bahwa pemasaran internet adalah pemasaran yang
dilakukan dalam dunia internet, namun tetap terkait dengan program
pemasaran secara tradisional.
4. Pertukaran, dimana dampak dari program pemasaran online adalah
pertukaran yang tidak hanya terjadi di dalam dunia internet saja atau
online, namun juga harus berdampak pada pertukaran di penjualan secara
nyata.
5. Pemenuhan kepuasan kebutuhan kedua belah pihak, dimana dengan
adanya pemasaran internet, pemenuhan kepuasan akan kedua belah pihak

lebih cepat terpenuhi, yaitu dari segi perusahaan seperti meningkatnya laba
perusahaan, pangsa pasar yang semakin luas, dan lain-lain. Dari segi
pelanggan adalah terpenuhinya kebutuhan seperti mendapatkan informasi
yang dibutuhkan dengan lebih cepat.
Berdasarkan

hasil

wawancara

dengan

beberapa

responden

bahwa

perencanaan komunikasi pemasaran yang dilakukan adalah dengan terlebih


dahulu menganalisis situasi, dalam hal ini menentukan tujuan-tujuan pemasaran
yang akan dicapai. Selain itu kami juga mengidentifikasi khlayak sasaran dan
menentukan

tujuan

komunikasi

pemasaran

serta

menetapkan

anggaran

komunikasi pemasaran dan mengembangkan program komunikasi pemasaran


seperti twitter, facebook,

Website Semen Indonesia, website media luar

menggunakan corporate website untuk di link kan dengan majalah dan elektronik.
Teori Seven Stage of Internet Marketing (Fisher, & Jaworski.2003,h. 9)
dijelaskan bahwa sebuah usaha untuk mengidentifikasikan pelanggan prioritas
mengarah pada pengertian mendasar terhadap segmen target dari perusahaan.
Pendapatan dalam segmentasi ada bermacam-macam, contohnya

secara

demografis, geografis, perilaku, occasion, psikografis, keuntungan, serta


kepercayaan dan sifat dari pelanggan. Selain itu mencari dan menemukan segmen
pasar yang sesuai dengan produk dan layanan, harga, atau karakteristik program
pemasaran yang mempunyai nilai untuk meningkatkan penjualan dan pemenuhan
kebutuhan pelanggan.
PT. Semen Indonesia dalam berkomunikasi dengan pelanggan menggunakan
website, baik yang statis maupun yang dinamis. Website statis adalah berisi profil
PT. Semen Indonesia, sedangkan website dinamis adalah seperti Friendster,
Multiply, dll. Dalam sisi pengembangannya, website statis hanya bisa diupdate
oleh pemiliknya saja, sedangkan website dinamis bisa diupdate oleh pengguna
maupun pemilik. Selanjutnya dinyatakan (Fisher, & Jaworski.2003,h. 9), bahwa
communication menunjuk kepada dialog antara website dengan user. Terdiri atas
3 macam, yaitu: Perusahaan ke user (contoh: email notification). User ke
perusahaan (contoh: customer service). User ke user (contoh: instant messaging).
Marketing komunikasi sebagai sebuah kegiatan yang menginformasikan satu atau

lebih grup target customer tentang perusahaan dan produknya. Marketing


komunikasi meliputi seluruh tipe komunikasi dari setiap level perusahaan meliputi
public relation, penggunaan sales, dan iklan secara online.
Meningkatnya penggunaan internet merupakan sebuah hal yang wajar mengingat
kini terdapat warnetwarnet yang menjamur dimanamana hingga ke pelosok
daerah. Adanya kemudahan dalam mengaskses internet tidak dipungkiri akan
menambah jumlah pengguna internet setiap tahunnya. Peningkatan jumlah
pengguna internet menjadi sebuah peluang bagi pengusaha untuk melakukan
promosi penjualan, selain menjadi produk lokal namun dengan adanya internet
produk dapat menjadi sebuah produk global.

Pelaksanaan Komunikasi Pemasaran PT Semen Indonesia Melalui Internet


Internet marketing, juga disebut sebagai i-marketing, web marketing,
pemasaran online, atau eMarketing, adalah segala usaha yang dilakukan untuk
melakukan pemasaran suatu produk atau jasa melalui atau menggunakan media
Internet. Kata e dalam e-pemasaran ini berarti elektronik (electronic) yang artinya
kegiatan pemasaran yang dimaksud dilaksanakan secara elektronik lewat Internet
atau jaringan cyber. Internet telah memberikan banyak manfaat untuk pemasaran,
salah satunya adalah biaya yang lebih rendah dan memiliki kemampuan lebih
besar untuk mendistribusikan informasi dan media ke khalayak ramai.
Seperti kegiatan komunikasi pemasaran di PT Semen Indonesia melalui
internet adalah solusi efektif menarik dan memperkuat komunikasi customer serta
brand awarness. Pihak pemasaran berasumsi karena banyaknya pengguna internet
yang akan terus berkembang dari waktu- ke waktu, ditambah lagi akses tanpa
batas. Saat ini akses internet tidak hanya dapat diakses melalui komputer namun
juga dapat melalui handphone, sehingga netizen (sebutan untuk pengguna
internet) jumlahnya semakin banyak terlebih lagi masyarakat yang menggunakan
facebook.
Melihat dari data diatas maka dapat diambil kesimpulan bahwa pada saat
ini media online merupakan tuntutan bagi sebuah perusahaan jika ingin mencapai
tujuan perusahaan, baik itu tujuan pemasaran, tujuan penjualan dan lain

sebagainya. Pergeseran penggunaan media yang terjadi merupakan sebuah


tuntutan selaras dengan kemajuan jaman dan kemajuan teknologi. Dalam hal ini
terdapat berbagai macam cara dalam melakukan komunikasi pemasaran melalui
internet, yang sering dilakukan adalah dengan menggunakan email, blog dan juga
Website seperti yang dilakukan oleh PT Semen Indonesia. Persaingan yang sangat
ketat diantara produkproduk sejenis menyebabkan perusahaan mencari beragai
macam bentuk promosi yang paling efektif dan efisien untuk memperkenalkan
produknya kapada khalayak. Iklan merupakan media promosi yang paling efektif
namun dalam kenyataannya pemilihan media merupakan salah satu unsur yang
terpenting dalam keberhasilan sebuah promosi produk. Hal tersebut dikarenakan
tidak semua produk yang ditawarkan akan menjadi sebuah iklan yang efektif dan
efisien jika tidak menilai dengan baik media yang akan digunakan.
Jika mengacu teori Siklus Tujuh Tahap (Fisher & Jaworski, 2003, h. 9),
internet yang merupakan aktivitas pemasaran yang berusaha menyampaikan
informasi, mempengaruhi untuk dapat menarik minat konsumen. Jadi peran
komunikasi pemasaran dalam pengelolaan sebuah perusahaan sangatlah penting.
Terlebih lagi dengan semakin maraknya persaingan bisnis di segala sector usaha.
Hal ini membuat perusahaan wajib membina komunikasi dan hubungan dengan
pelanggannya supaya tetap dapat bertahan. Oleh karena itu, komunikasi
pemasaran tidak lagi hanya menjadi beban pemikiran divisi pemasaran saja,
melainkan menjadi tugas dan tanggung jawab seluruh divisi. Bisa dikatakan,
komunikasi pemasaran merupakan bagian dari solusi bisnis.
Maka media jejaring sosial yang digunakan oleh PT Semen Indonesia
untuk meningkatkan kualitas informasi adalah twitter, facebook, website Semen
Indonesia. Website media luar menggunakan corporate website untuk di link kan
dengan website media luar (Majalah elektronik). Bentuk komunikasi pemasaran
ini dapat lihat di Idea Online, tabloidrumah. com, buildingindonesia. co.id.
Pemilihan metode dalam melakukan komunikasi pemasaran pada akhirnya
menjadi sebuah hal yang sangat penting mengingat bahwa dengan memilih
metode komunikasi pemasaran yang tepat maka pesan, informasi atau tujuan yang
akan disampaikan akan menuju kepada sasaran yang tepat (efektif).

Pergeseran komunikasi pemasaran yang dilakukan PT Semen Indonesia


pada awalnya menggunakan media konvensional seperti koran atau surat kabar
diakibatkan oleh adanya tuntutan oleh khalayak bahwa mereka membutuhkan
sebuah media yang bersifat interaktif dan menarik. Media yang interaktif
diperlukan agar sifat promosi yang selama ini bersifat satu arah akan menjadi
sebuah komunikasi yang berjalan 2 arah, sehingga antara produsen dan konsumen
akan dapat saling berinteraksi. Sebuah interaksi antara produsen dan konsumen
menjadi penting karena akan mendekatkan hubungan antara keduanya sehingga
hubungan yang baik akan menguntungkan keduanya, baik pihak pemasar maupun
pelanggan. Karena adanya tingkatan-tingkatan dalam merek menunjukkan adanya
perbedaan tingkat kesadaran yang berbeda-beda pada masing-masing individu.
Produsen mendapatkan masukan informasi dari konsumen mengenai produk
semen gresik yang mereka gunakan sedangkan konsumen juga dapat mengetahui
mengenai produk yang mereka gunakan, selain itu konsumen juga dapat berkeluh
kesah mengenai produk yang mereka konsumsi langsung kepada produsen. Kata
lain dari hubungan ini adalah bahwa adanya sebuah simbiosis mutualisme yang
dilakukan produsen dan konsumen.

Evaluasi Komunikasi Pemasaran Melalui Internet


PT Semen Indonesia saat ini memiliki Website, karena adanya Website
tersebut seolaholah menjadi sebuah kebutuhan pertukaran informasi antara
produsen dan konsumen. Keberadaan Website yang dimiliki PT Semen Indonesia
tentu akan mempersulit tingkat persaingan yang ada oleh karena itu Website harus
diolah sedemikian rupa agar terlihat bagus dan menarik. Dengan demikian
internet adalah sarana yang ideal agar mudah untuk melacak jumlah orang yang
telah mengunjungi iklan yang dipasang. Walaupun pemanfaatan internet di PT
Semen Indonesia saat ini masih kurang maksimal, namun ada upaya dari Semen
Indonesia untuk meningkatkan kualitas komunikasi pemasaran melalui follower
nya.
Kegiatan atau program-program dari strategi komunikasi pemasaran melalui
internet tersebut, tidak lain untuk membangkitkan keinginan akan suatu produk,

menciptakan kesadaran merek, mendorong sikap positif terhadap produk serta


memfasilitasi pembelian, yang diselaraskan dengan tujuan perusahaan yang
tercantum dalam visi perusahaan yaitu Menjadi Perusahaan Persemenan
terkemuka di Indonesia dan Asia Tenggara. Sebagai aktivitas komunikasi,
pemasaran disini merupakan upaya menyampaikan pesan kepada orang lain.
Menyampaikan pesan dalam hal ini menitikberatkan pada dua makna utama yaitu
pertama, untuk memberitahu atau menginformasikan (to inform) kepada orang
lain atas produk yang dibuat. Kedua, merupakan upaya mempengaruhi atau
membujuk (to persuade) calon konsumen supaya membeli, menggunakan produk
atau agar mereka tetap setia dengan produk semen gresik.
Agar komunikasi marketing dapat berjalan efektif tentunya pihak pemasaran
PT Semen Indonesia selalu update informasi terkini melalui media online
sehingga konsumen lebih mengetahui hal terkait mengenai produk semen gresik.
Karena saat ini jejaring sosial merupakan salah satu dari social media yang
merupakan sebuah wadah yang fokus membangun dan merefleksikan jaringan
sosial atau hubungan sosial masyarakat yang bisa membagikan aktivitas. Untuk
dapat melakukan kegiatan pemasaran tersebut, harus menetapkan terlebih dulu
mengenai produk yang akan dihasilkan, untuk siapa produk tersebut, dan
bagaimana strategi yang harus dilaksanakan agar mencapai tujuan yang telah
ditetapkan. Maka dari itu, di sinilah peran segmenting, targeting, dan positioning
menjadi sangat penting, karena 3 hal tersebut merupakan langkah awal untuk
mengaplikasikan kegiatan pemasaran menjadi bentuk kegiatan komunikasi
pemasaran.
Menurut Shimp (2003, h. 4), pelaksanaan komunikasi pemasaran
disesuaikan dengan perkembangan yang ada saat ini, dimana kegiatan pemasaran
banyak

melibatkan

aktivitas

komunikasi.

Jadi

komunikasi

pemasaran

memprsentasikan gabungan semua unsur dalam bauran pemasaran, yang


memfasilitasi terjadinya pertukaran dengan menciptakan suatu arti yang
disebarluaskan kepada pelanggan atau klien. Semua pihak yang terlibat dalam
komunikasi pemasaran melakukan cara yang sama, yaitu mendengarkan, bereaksi,
dan berbicara sampai tercipta hubungan pertukaran yang memuaskan, pertukaran

informasi, penjelasan-penjelasan yang bersifat membujuk, dan negosiasi


merupakan seluruh bagian dari proses tersebut.
Hanya saja dengan mengacu pada fakta yang terjadi di PT Semen Indonesia
pemasaran melalui internet masih belum maksimal, dikarenakan banyak faktor
kendala seperti keterbatasan operator untuk mengelola konten yang ada.
Keterbatasan kuota internet yang disediakan perusahaan pada seksi komunikasi
Pemasaran dan belum ada respon positif/ dukungan dari pihak atasan. Namun
demikian upaya memperbaiki komunikasi pemasaran selama ini terus menerus
dilakukan oleh PT Semen Indonesia. Karena itu pihak pemasaran meminta pihak
luar untuk mengevaluasi kegiatan di seksi Komunikasi Pemasaran yang telah
dilaksanakan untuk diberi masukkan/saran positif guna meningkatkan kualitas
kerja.
Evaluasi program komunikasi pemasaran ini sangatlah penting dan
bermanfaat, terutama untuk proses pengambilan keputusan yang akan menentukan
tindak lanjut dari program yang sedang atau telah dilaksanakan. Evaluasi tersebut
perlu dilakukan untuk bahan pertimbangan dalam perencanaan program
komunikasi pemasaran melalui internet yang baru. Secara teoritis dan praktis,
hasil penelitian mengenai evaluasi komunikasi pemasaran melalui internet ini
peneliti memandang bahwa program komunikasi pemasaran melalui internet yang
dilaksanakan tidak sesuai dengan tujuan dari misi PT Semen Indonesia, yaitu
memproduksi, memperdagangkan semen dan produk terkait lainya yang
beroirientasikan kepuasan konsumen dengan menggunakan teknologi ramah
lingkungan. Mewujudkan manajemen perusahaan berstandart internasional
dengan menjunjung tinggi etika bisnis dan semangat kebersamaan, serta bertindak
proaktif, efisien dan inovatif dalam setiap karya. Meningkatkan keunggulan
bersaing dalam industri semen domestik dan internasional.
Maka dari itu diperlukan perancangan ulang program komunikasi pemasaran
melalui internet untuk dapat mewujudkan tujuan dari perusahaan tersebut. Karena
jika PT Semen Indonesia terus menerus mengkomunikasikan kepada konsumen
bahwa yang perusahaan miliki merupakan elemen tambahan saja, maka lambat
laun persepsi di benak konsumen pun akan berubah lagi.

Menurut Fisher, & Jaworski (2003, h. 4), bahwa komponen dalam


pemasaran internet, salah satunya adalah Membangun dan mempertahankan
hubungan dengan pelanggan merupakan tujuan dari pemasaran. Tiga tahapan
hubungan dengan pelanggan adalah awareness, exploration, dan commitment.
Program pemasaran dapat dikatakan efektif apabila mampu untuk mengarahkan
pelanggan sampai pada tahap komitmen pada perusahaan.
KESIMPULAN
Perencanaan komunikasi pemasaran PT Semen Indonesia melalui internet
dengan terlebih dahulu menganalisis situasi, dalam hal ini menentukan tujuantujuan pemasaran yang akan dicapai dengan menggunakan analisis swot. Selain
itu juga mengidentifikasi khlayak sasaran dan menentukan tujuan komunikasi
pemasaran

serta

menetapkan

anggaran

komunikasi

pemasaran

dan

mengembangkan program komunikasi pemasaran seperti twitter, facebook,


Website Semen Indonesia, website media luar menggunakan corporate website
untuk di link kan dengan majalah dan elektronik.
Pelaksanaan komunikasi pemasaran PT Semen Indonesia melalui internet
adalah dengan menggunakan twitter, facebook, website Semen Indonesia yang
dapat lihat pada alamat Idea Online, tabloidrumah.com, buildingindonesia.co.id.
Selain itu selalu update isue terkini melalui media online sehingga konsumen
lebih mengetahui hal terkait mengenai produk semen gresik. Karena saat ini
jejaring sosial merupakan salah satu dari social media yang merupakan sebuah
wadah yang fokus membangun dan merefleksikan jaringan sosial atau hubungan
sosial masyarakat yang bisa membagikan aktivitas.
Evaluasi komunikasi pemasaran PT Semen Indonesia melalui internet masih
belum optimal dikarenakan banyak factor kendala seperti keterbatasan operator
untuk mengelola konten yang ada. Keterbatasan kuota internet yang disediakan
perusahaan pada seksi komunikasi pemasaran dan belum ada respon positif/
dukungan dari pihak atasan. Namun ada upaya dari Semen Indonesia untuk
meningkatkan kualitas komunikasi pemasaran melalui follower yaitu dengan
meminta pihak luar untuk mengevaluasi kegiatan di seksi Komunikasi Pemasaran
yang telah dilaksanakan untuk diberi saran guna meningkatkan kualitas kerja.

DAFTAR PUSTAKA
Basu Swastha, 2000, Pengantar Bisnis Modern, Pengantar Ekonomi Perusahaan
Modern, Jakarta : Liberty.
Buchari, A. (2000). Manajemen pemasaran dan pemasaran jasa (cetakan kelima).
Bandung : Alfabeta.
Chaffey, Dave, Meyer, Johnston dan Chadwick. (2000). Internet marketing:
Strategy, implementation and practice: Harlow: Prentice Hall.
Dharmesta dan Irawan. (2005). Manajemen pemasaran modern (Edisi Kedua).
Yogyakarta : Liberty.
Dharmesta, B.S. (2002). Azas-azas marketing. Yogyakarta : Liberty.
Durianto, Darmadi, Sugiarto, dan Toni. S (2004). Strategi menaklukkan pasar:
Melalui riset ekuitas dan perilaku merek. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Fisher, & Jaworski. (2003). Internet marketing: Building advantage in a
networked economy. 2nd Edition. Singapore: McGraw-Hill.
Handayani, D. (2010). Brand operation. Jakarta: Esensi.
Haryanto,J.O.(2009). Pengaruh upaya ekstra dalam meningkatkan intensi
membeli konsumen. Jurnal Bunga Rampai Perilaku Konsumen,1(8):191-08.
Kertajaya, H. (2009). New wave marketing. Jakarta: Gramedia Pustaka. Utama.
Kiang, Melody Y. dan Robert T. 2001. A Framework for analyzing the potential
benefits of internet marketing. Dalam journal of electronic commerce
research, Vol. 2, No. 4, 2001
Kotler, P. dan Gary A. (2008). Prinsip-prinsip pemasaran (Edisi ke-12. Jilid ke1). Jakarta: Erlangga.
Kotler, P. (2000). Manajemen pemasaran di indonesia: Analisis, perencanaan,
implementasi, dan pengendalian (buku satu, terjemahan A.B Susanto).
Jakarta: Salemba Empat.
Kotler, P. (2001). Manajemen pemasaran di Indonesia: Analisis, perencanaan,
implementasi, dan pengendalian (buku dua, terjemahan A.B Susanto).
Jakarta: Salemba Empat.
Kotler, P, dan Gary A. (2003). Dasardasar pemasaran. Jilid 1 (Edisi
Kesembilan, Terjemahan Drs. Alexander Sindoro). Jakarta: PT. Indeks.
Kotler, P, dan Gary A. (2004). Marketing Insight from A to Z 80 Konsep Yang
Harus Dipahami Setiap Manager. Jakarta: Penerbit Erlangga.
Kriyantono, R. (2006). Teknik praktis riset komunikasi. Jakarta : Kencana
Lupiyoadi, R dan Hamdani (2006). Manajemen pemasaran jasa (Edisi Kedua).
Jakarta: Salemba Empat.
Miles, M.B dan Huberman, A. (1992). Analisis data kualitatif. Jakarta: UI-Press
Moekijat. (2000). Kamus manajemen. Bandung: Penerbit CV. Mandar Maju.
Muslimin, (2002), Metode penelitian di bidang sosial, Malang:Bayu Media.
UMM Press.
Radiosunu. (2001). Manajemen pemasaran suatu pendekatan analisis. (Edisi
Kedua). Yogyakarta: Universitas Gajah Mada.
Rangkuti, F. (2004). The power of brand. PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.
Saladin, D. (2003). Intisari pemasaran dan unsur-unsur pemasaran. (Cetakan
Ketiga). Bandung: Linda Karya.