Anda di halaman 1dari 9

Berdasarkan Surat Keputusan Direktur Utama Rumah Sakit Jiwa Prof. dr.

Soerojo Magelang,
menetapkan :
Nama

NIP

Pangkat /Gol ruang

Terhitung Mulai Tanggal 1 Mei 2014 sebagai KEPALA INSTALASI GAWAT DARURAT RS
JIWA PROF. dr. SOEROJO MAGELANG untuk menjalankan tugas pokok dan fungsinya.
KEPALA INSTALASI

Tugas Pokok :

Menyediakan sumber daya, fasilitas dan kompetensi untuk mendukung penyelenggaraan


kegiatan pelayanan, pendidikan, penelitian,
pengembangan di Instalasi Gawat
Darurat.

Ikhtisar Jabatan :

Menyusun rencana, melaksanakan kegiatan sesuai rencana, mengkoordinasi, mengevaluasi


dan mengawasi tata kerja pelayanan
Gawat Darurat meliputi pelaksanaan
tugas, mendistribusikan tugas kepada pelaksanaan tanggung jawab, penentuan target kerja,
dan
bimbingan pelaksanaan tugas.

Kewenangan :

Pengambilan keputusan dan kebijakan dalam ruang lingkup pelayanan Instalasi Gawat
Darurat.

Hasil Kerja :

Usulan rancangan kebijakan Instalasi Gawat Darurat.

Usulan RBA Instalasi Gawat Darurat meliputi :


o Usulan kebutuhan dan pemeliharaan sarana prasarana alat medis, non medis,
keperawatan dan obat.

o Usulan kebutuhan dan pengembangan SDM.


o Usulan SOP Instalasi Gawat Darurat.
o Usulan SPM Instalasi Gawat Darurat.
o Hasil koordinasi lintas program.

Hasil pantauan dan pelaksanaan kegiatan pelayanan di instalasi Gawat Darurat yang
optimal.

Hasil pemantauan efektifitas penggunaan aset dan barang sediaan Instalasi Gawat
Darurat.

Hasil pemantauan dan evaluasi kinerja.

Usulan tarip pelayanan Instalasi Gawat Darurat.

Usulan jasa pelayanan Instalasi Gawat darurat.

Laporan pelaksanaan kegiatan Instalasi Gawat Darurat.

Laporan pelaksanaan tugas kedinasan lainnya.

Uraian Tugas :

Menyusun usulan rancangan kebijakan Instalasi Gawat Darurat.

Menyusun usulan RBA Instalasi Gawat Darurat meliputi :

Menyusun usulan kebutuhan dan pemeliharaan sarana prasarana alat medis, non
medis, keperawatan dan obat.

Menyusun usulan kebutuhan dan pengembangan SDM.

Menyusun usulan SOP Instalasi Gawat Darurat.

Menyusun usulan SPM Instalasi Gawat Darurat.

Membuat hasil koordinasi lintas program.

Menyusun hasil pantauan dan pelaksanaan kegiatan pelayanan di instalasi Gawat


Darurat yang optimal.

Menyusun hasil pemantauan efektifitas penggunaan aset dan barang sediaan Instalasi
Gawat Darurat.

Menyusun hasil pemantauan dan evaluasi kinerja.

menyusun usulan tarip pelayanan Instalasi Gawat Darurat.

Menyusun usulan jasa pelayanan Instalasi Gawat darurat.

Membuat laporan pelaksanaan kegiatan Instalasi Gawat Darurat.

Melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang ditugaskan oleh atasan dalam rangka
kelancaran tugas rumah sakit.

TUPOKSI KEPALA INSTALASI RAWAT JALAN

1.
Instalasi rawat jalan mempunyai tugas pokok menyediakan fasilitas dan menyelenggarakan
kegiatan pelayanan rawat jalan yang terdiri dari poli klinik dalam berbagai disiplin
ilmu kedokteran klinis 2.
Instalasi rawat jalan dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksudkanpada hal di
atas menyelenggarakan fungsi

Penyusunan rancangan kebijakan dan prosedur pelayanan rawat jalan

Penyusunan rencana kerja instalasi rawat jalan

Penyusunan usulan kebutuhan fasilitas, tenaga, pemeliharaan sarana dan prasarana serta pendidikan
dan pelatihan pegawai di instalasi rawat jalan sebagai bahan penyusunan rencana kegiatan bidang ke
medic dan keperawatan

Penyusunan jadwal kegiatan instalasi rawat jalan

Pelaksanaan koordinasi kegiatan pelayanan pasien rawat jalan dengan bagian atau unit pelayanan
fungsional (UPF) dan berbagai disiplin ilmu dan unit kerja terkait

Pelaksanaan monitoring dan evaluasi pelaksanaan rawat jalan

Laporan pelaksanaan kegiatan diinstalasi rawat jalan

Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan dalam rangka kelancaran
pelaksanaan tugas

URAIAN TUGAS PETUGAS ADMINISTRASI DIINSTALASI RAWAT DARURAT


URAIAN TUGAS PETUGAS ADMINISTRASIDI INSTALASI RAWAT DARURATI.
Tanggung jawab
Secara administrasi bertanggung jawab kepada Ka. Ruangan IRD
II.
Uraian Tugas
1. Melaksanakan kelancaran tugas dalam hal surat menyurat2.
2. Mempersiapkan kelengkapan alat tulis kantor, status pasien, format format yang
diperlukan di IRD3.
3. Membuat Laporan sensus harian, laporan bulanan dan laporan tahunan dan laporan
ASKES
4. Menomori surat surat keluar, agenda surat masuk, pengarsipansekalian surat masuk,
pengarsipan seluruh daftar dinas yang terkaitdengan kelancaran tugas IRD serta
pengarsipan absensi / daftar hadirperawat dan dokter jaga serta daftar hadir petugas
terkait dengan IRD
5. Memperbanyak daftar dinas serta rekapitulasi absen petugas IRD6.
6. Pencatatan dan pembukuan keuangan IRD serta pengarsipan tandabukti pembayaran7.
7. Melaksanakan pencatatan dan registrasi kunjungan harian IRD danregistrasi pasien
yang dirawat di Pre-Op secara lengkap
8. Pencatatan dan pengiriman status / rekam medis rawat jalan ke pusat rekam medis
9. Pembuatan grafik grafik tentang kunjungan, jenis penyakit, macam,dan jumlah
kegiatan serta membuat daftar yang perlu dipampangkansebagai informasi10.
10. Mengisi daftar namanama pada papan daftar petugas jaga IRDsetiap hari ( termasuk
nama - nama perawat )
11. Melengkapi daftar absensi setiap minggu pada setiap bulan12.
12. Mempertanggung jawabkan peralatan administrasi1
13. Memelihara kebersihan kamar kerja administrasi1
14. Menjaga dan memelihara hubungan kerja sama yang harmonis dengan petugas IRD
lainnya

URAIAN TUGAS DAN WEWENANG KEPALA INSTALASI GAWAT


DARURAT
JABATAN :
Dihasilkan kualitas optimal perencanaan, penggerakan, pelaksanaan danpengendalian sarana
tenaga dengan menyediakan tatacara kerja danpengendalian kegiatan Instalasi serta kegiatan
kerumah tanggaan secara efektif dan efisien dalam rangka peningkatan mutu pelayanan
rumah sakit.
KEDUDUKAN :
Kepala Instalasi Gawat Darurat adalah dokter bersertifikat lulus pelatihanPenanggulangan
Penderita Gawat Darurat (PPDG), Advanced Trauma LifeSupport (ATLS), dan Advanced
Cardiac Life Support (ACLS), yang diangkat olehDirektur untuk mengkoordinir, mengawasi
dan mengendalikan kegiatanpelayanan Instalasi Gawat Darurat agar setiap pasien dan
pengunjungmemperoleh pelayanan yang cepat dan memuaskan sesuai dengan
kebutuhankasusnya.Kepala Instalasi Gawat Darurat bertanggung jawab langsung kepada
Direktur,membawahi langsung semua karyawan, dokter jaga, perawat, petugasadminstrasi
yang bekerja di Instalasi Gawat Darurat.
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB :
1. Mengupayakan pelayanan medik dan asuhan keperawatan yang baik,tepat, cepat
kepada pasien sesuai standar pelayanan medic dan asuhankeperawatan serta visi misi
RSUD Kota Dumai, sehingga pasien mendapatkesembuhan yang optimal dan dapat
dipertanggung jawabkan.
2. Membuat rencana kerja dan kebutuhan Instalasi setiap tahunnya, sertaevaluasi dari
rencana kerja dan kebutuhan tersebut.
3. Membuat prosedur standar pelayanan tetap di Instalasi Gawat Darurat.
4. Mengkoordinasi, membimbing dan mengawasi pelaksanaan tugas dokter,paramedic,
non medis di Instalasi Gawat Darurat.
5. Mengadakan pertemuan staf Instalasi dan diskusi kasus yang dianggap perlu.
6. Meningkatkan mutu pelayanan di Instalasi Gawat Darurat.
7. Mempergunakan obat obat yang tersedia di Rumah Sakit
8. Membuat laporan rutin bulanan dan laporan khusus sesegeranya bila adamasalah
kepada Direktur.
9. Mengevaluasi pelaksanaan standar pelayanan medik di Instalasi GawatDarurat.
10. Mengevaluasi pelaksanaan asuhan keperawatan bersamasama dengankepala ruangan
di Instalasi Gawat Darurat.
11. Menjalin kerja sama dengan tenaga medis, paramedis dan non medis di RSIA
Anugerah Pekalongan.
12. Mengamati dengan seksama, menyeleksi dan memilih bawahan yang lebihberpotensi
untuk mendapatkan bimbingan, pelatihan, serta penambahanilmu pengetahuannya
untuk peningkatan mutu pelayanan rumah sakit.
13. Menilai prestasi kerja dan kemampuan bawahan, mengajukan promosi,mutasi,
member peringatan lisan dan tertulis terhadap karyawan/ti yangtidak disiplin, kalau
perlu mengajukan keberatan kepada Direktur melaluisub komite kredensial dan
keperawatan atas karyawan/ti yang tidak maudisiplin setelah dibina dan ditegur
berulang kali.
WEWENANG :

1. Menanda tangani laporan Instalasi Gawat Darurat yang akan


disampaikankepada Direktur.
2. Menanda tangani pemberitaan dan instruksi yang berkaitan
denganpelaksanaan tugas dan tanggung jawab
3. Memberi rekomendasi dan menanda tangani suratsurat,
permohonancuti, promosi/mutasi jabatan, surat ijin dan surat
pengunduran diribawahan
URAIAN TUGAS PERAWAT KEPALA RUANGAN INSTALASI GAWAT
DARURAT
Pengertian
Seorang tenaga profesional yang bertanggung jawab dan berwenang dalammengelola
pelayanan keperawatan di ruang gawat darurat.
Tanggung Jawab
Secara struktural bertanggung jawab kepada Kepala perawatan.
Tugas-tugas
1.
Melaksanakan fungsi perencanaan (P1) :a. Menentukan macam, mutu,
dan jumlah alkes yang dibutuhkan dalampelayanan gawat darurat.b.
Membagi tugas harian dengan memperhatikan jumlah dan
tingkatkemampuan tenaga keperawatan.c. Berperan aktif menyusun
prosedur / tata kerja di ruang gawat darurat.
2.
d. Membuat dan menyusun program orientasi bagi
pegawai baru.e. Mentaati peraturan dan kebijakan yang
telah ditetapkan rumah sakit.2. Melaksanakan fungsi
menggerakkan dan pelaksanaan (P2) :a. Memonitor
anggota IGD dalam penerapan dan pelaksanaan etika
yangberlaku di ruang gawat darurat.b. Mengatur
pelayanan keperawatan dengan kebutuhan dan
kemampuantenaga
3.
c. Membuat jadwal kegiatan.d. Memantau pelaksanaan
tugas yang dibebankane. Mengatur pemanfaatan
sumber daya secara tepat guna dan hasil guna3.
Melaksanakan fungsi pengawasan, pengendalian dan
evaluasi (P3)a. Mengawasi pelaksanaan tugas masingmasing anggotab. Mengawasi dan mengatur alkes agar
selalu siap pakai dan tepat gunac. Mengawasi
pelaksanaan inventarisasi secara periodik.d.
Menganalisa masalah dan melakukan tindak lanjut.e.
Mengawasi kinerja perawat.
URAIAN TUGAS PERAWAT PELAKSANAINSTALASI GAWAT DARURAT
Pengertian
Seorang tenaga keperawatan yang bertanggung jawab dan berwenang dalammemberikan
pelayanan di IGD
Tanggung Jawab
Secara struktural bertanggung jawab kepada kepala ruangan IGD
Uraian Tugas
1.

Melakukan serah terima setiap pergantian dinas yang mencakup pasien danperalatan2.
Menyiapkan, memelihara dan menyimpan peralatan agar selalu siap pakai3.
Melakukan rotasi sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh Kepala ruanganIGD4.
Memelihara lingkungan IGD untuk kelancaran pelayanan5.
Membantu merujuk pasien kepada petugas kesehatan lainnya yang lebihmampu untuk
menyelesaikan masalah kesehatan yang dapat ditanggulangi6.
Menyiapkan pasien yang akan keluar meliputi :a. Menyiapkan formulir untuk penyelesaian
administrasi seperti :

Surat keterangan sakit / istirahat

Resep obat untuk di rumah jika diperlukan

Surat rujukan atau pemeriksaan pulang

Surat keterangan lunas pembayaran pulang


Memberi penyuluhan kesehatan kepada pasien dan keluarganya sesuaidengan keadaan dan
kebutuhan pasien mengenai :

Diet / pengobatan yang perlu dilanjutkan dan cara penggunaannya

Pentingnya pemeriksaan ulang di rumah sakit, dan institusipelayanan kesehatan lainnya


7.
Mentaati peraturan dan kebijakan yang telah ditetapkan rumah sakit.
BATAS KEWENANGAN DOKTER

Pengertian
Batasan tindakan medik adalah suatu kesepakatan formal yang menetapkantindakan medik
oleh Dokter RSUD Kota Dumai diagnostik maupun terapeutik yang diperkenankan pada
Dokter yang bersangkutan melaksanakan tugas diRSUD Kota Dumai.
Tujuan
Dokter mengetahui dengan jelas kewenangan selama berdinas.
Kebijakan
Semua Dokter yang berdinas mengetahui batas kewenangannya.
Prosedur
BATASAN YANG DITETAPKAN :
1.

Dokter umum memberikan pelayanan yang bersifat non spesifik meliputianamnesa


pemeriksaan dan pemeriksaan penunjang.2.
Memberikan pelayanan penyuluhan kepada pasien yang bersifat preventif

promotif sesuai standar pelayanan medis yang ditetapkan.3.


Memberikan pelayanan terapeutik kepada pasien sesuai penyakitnya.4.
Melakukan rujukan kepada spesialis pada kasus yang memerlukan.
BATASAN KEWENANGAN DOKTER SPESIALIS :
1.
Memberikan pelayanan kesehatan meliputi anamnesa, pemeriksaan, terapiberdasarkan
penyakitnya sesuai dengan standar pelayanan medis dan terapiyang ditetapkan.2.
Dokter spesialis wajib memberikan keterangan yang sejelas

jelasnya baik diminta atau tidak diminta oleh pasien, terhadap sesuatu yang
berhubungandengan penyakitnya, serta memberikan informed consent lisan maupuntertulis
untuk beberapa penyakit, sesuai dengan standar pelayanan medis.Dalam melakukan tugasnya
Dokter spesialis wajib berkonsultasi denganDokter spesialis dibidang yang lain apabila
ditemukan keterlibatan dalambidang spesialisasi yang lain.3.
Wajib memberikan bimbingan tentang disiplin ilmunya kepada Dokter umumyang melakukan
konsultasi dengan Dokter yang bersangkutan.
TUGAS JAGA DOKTER IGD
Pengertian :

Merupakan suatu prosedur dimana tugas jaga dokter dapat digantikan olehdokter lainnya
menurut jadwal yang sudah ditentukan.

Suatu ketentuan yang mengatur tugas

tugas dokter jaga IGD.


Tujuan :

Agar seorang dokter jaga IGD mengetahui tugas

tugasnya selama bertugasdi IGD.

Agar seorang dokter dapat bertugas sesuai dengan waktu yang telahditetapkan.
Kebijakan :
Seorang dokter jaga mengetahui tugas dan waktu jaga IGD.

Prosedur :
1.
Dokter penanggung jawab ruangan / instalasi dengan persetujuan paradokter yang akan
bertugas jaga membuat jadwal jaga dokter setiapbulannya.2.
Bila seorang dokter berhalangan jaga, harus melaporkan kepada dokterpenanggung jawab
untuk memudahkan mencari penggantinya. Segala halyang menjadi tanggung jawab dokter
tersebut akan menjadi tanggung jawabdokter pengganti dengan persetujuan dokter pertama.3.
Dokter jaga IGD bertugas dalam 3 shift, yaitu pagi, shift sore dan shiftmalam.
4.
Pada pergantian jaga, dokter jaga harus menunggu sampai dokter pengganti jaga datang.5.
Dokter jaga pada saat dinas, bertanggung jawab terhadap pelayanan danpengobatan pasien di
IGD.6.
Bila ada pasien gawat darurat diruang perawatan, dokter jaga dapat dipanggiluntuk
menggantikan dokter yang merawat pasien.7.
Bila dokter jaga IGD merasa perlu untuk melakukan konsul ke dokterspesialis, maka dokter
jaga IGD menghubungi dokter spesialis yang dimaksuduntuk melaporkan langsung pasien.8.
Bila terdapat hal

hal yang tidak dapat diselesaikan oleh dokter jaga, dokter jaga dapat menghubungi supervisor
atau dokter penanggung jawab IGD.